(Oneshot)You’ll Be in My Heart

Cast:
Yoo Aera

Eunhyuk

Xiah Junsu

Genre: Romance

Ratings: General

Disclaimer:Jalan cerita,ide cerita semua milik saya kecuali superjuniornya saya Cuma pinjem nama sama muka mereka.

Seorang pemuda bertubuh kurus dan berambut jambrik sedang berjalan menyusuri aliran sungai Han.Kemilau matahari yang terpantul di Sungai terkenal di Korea memancarkan semburat warna jingga,membuat nuansa agak sedikit melankolis terutama bagi seorang pria berambut jambrik ini.
Eunhyuk memilih singgah di pinggir sungai dan melemparkan batu-batu kecil,membuat cipratan air di sepatunya,
Wajahnya tampak murung,gurat-gurat kesedihan masih menempel erat di wajah tirusnya.
Ini sudah kedua kalinya dia mengikuti audisi di sebuah agensi terkenal dan dua kali pula dia ditolak dengan alasan yang sama,”Kau tidak mempunyai Skill Dance.”Menyakitkan bagi seorang remaja Sma yang menjadikan sebuah dance sebagai bagian dari hidupnya.Hari ini pula dia menerima kabar dari sahabatnya Junsu.
“Hyukkie ya..dengar! aku baru saja diterima audisi.Apa kau percaya aku bisa mengalahkan ribuan peserta yang hadir..Ini hebat!”Junsu merangkul tubuh Eunhyuk dan menggumamkan rasa terimakasih.
“Jika tidak karena kau yang ngotot menyuruhku audisi aku pasti tidak akan bisa mewudkan impianku..Gomawo.”
Eunhyuk sama sekali tidak bisa berkata apa-apa,dia hanya menepuk bahu Junsu.Dia menangis di balik punggung sahabatnya tanpa Junsu sadari.Sahabatnya tak pernah ia beritahu bahwa dia mengikuti audisi yang sama,sebagai bagian dari kejutan pikir Eunhyuk saat itu.Dan kali ini Junsulah yang membawa kejutan bahagia sekaligus mengiris hatinya.
Aku gagal..aku orang yang gagal.
Eunhyuk sudah membenamkan kepala diantara kedua kakinya dan menangis.
Tuk..tuk..tuk…Seseorang mencolek pundaknya. Eunhyuk mencoba bersikap tidak peduli,dia membenamkan kepalanya lebih erat.Memasang pose bahwa dia tidak ingin diganggu.
Tuk..tuk..tuk..colekkan itu bertambah keras dan menyodok tulang keringnya.
“APA!!”Eunhyuk mendongak dengan wajah kesal.Sebuah pisang disodorkan oleh seseorang tepat ke hidungnya.Dia mengerjap kaget dan menatap seorang perempuan berambut pendek sedang tersenyum menampilkan deretan giginya.Eunhyuk menyipitkan kedua mata karena wajah perempuan itu tersorot oleh sinar matahari.
“Mwoya?”Tunjuk Eunhyuk kearah pisang yang masih disodorkan seorang gadis dengan semangat menggebu-gebu.
“Untukmu.”Sang gadis jongkok hingga tubuhnya sejajar dengan Eunhyuk.Wajahnya bulat dengan mata bersahabat,meskipun tidak cantik tapi sangat manis.
“Err..”Eunhyuk masih ragu-ragu menerima dari gadis aneh sepertinya.Sang gadis menggembungkan kedua pipinya dan mulai meracau tentang manfaat pisang.
“Pisang itu bisa menurunkan kadar darah,menyuplai energi,pisang juga dimakan oleh petenis wimbledon lho selain itu pisang juga mempunyai efek yang bisa membuat tubuh kita bersemangat lagi.”Dia tampak kelelahan setelah berbicara dengan satu tarikan napas.Eunhyuk bengong dan masih terheran-heran dengan gadis aneh ini.
“Kok tidak dimakan?”Ujar sang gadis membuyarkan lamunan Eunhyuk.
“Oh iya makasih.”Eunhyuk mulai membuka kulit pisang dan memasukkannya kedalam mulut.Eunhyuk mengunyah dengan tatapan berbinar dari gadis itu.
Rasa manis dari pisang pelan-pelan menjalar di mulutnya yang memang sudah terasa sangat asam.Sugesti apa yang diberikan gadis ini tapi sedetik kemudian Eunhyuk mulai merasa semangatnya yang hilang sudah kembali.
“Bagaimana?”
Eunhyuk tersenyum dan mengacungkan jempolnya.
“Enak!Terimakasih ya.”Sang gadis menghela napas lega..
“Enak?Baguslah…sebenarnya aku yang harus berterimakasih padamu karena aku tidak suka pisang dan ibu selalu menaruhnya di bekal makan siangku.”Jawaban gadis itu membuat Eunhyuk mengerutkan dahinya,bingung.
“Kau tidak suka tapi malah memaksaku untuk memakannya,dan apa pula khasiat pisang yang kau sebutkan kalau kau membencinya.”
Sang gadis terkikik geli dan mengulurkan tangannya.
“Namaku Yoo Aera.”
“Eunhyuk.”Eunhyuk membalas uluran tangan Aera.
“Aku memberikan pisang karena kau selalu mengingatkanku pada..”Aera mengambangkan kata-kata terakhirnya.
“Pada?”Ulang Eunhyuk penasaran.
“Pada monyetku yang sudah mati.”
****
Eunhyuk memandang langit-langit kamarnya,sebuah cuplikan lagu Queen yang sengaja ia tampilkan diatas.Dia bahkan tidak pernah tahu band Amerika ini sebelum Yoo Aera menyanyikannya.Gadis aneh ini bilang bahwa lirik lagu ini bisa membuat Eunhyuk tidak pernah berhenti untuk bermimpi.

Don’t Stop me now…I’m having such a good time
I’m burning to the sky
Two Hundred degrees
I’m driving to the speed of light
Don’t stop me now

Eunhyuk tersenyum,Yoo Aera nama gadis itu bahkan sedikit demi sedikit telah terukir di hatinya.Pertemuan aneh yang terus berlanjut hingga tiga bulan berikutnya telah membuat Aera menjadi seseorang yang spesial.Tangan Eunhyuk mengulur ke kolong tempat tidur,sebuah brosur audisi.Mata Eunhyuk menatap brosur itu.Brosur yang ia biarkan terbengkalai dan berdebu tapi selalu ia simpan.Akankah mimpi itu masih terbentang luas untuknya.
“Eunhyuk aku yakin kau bisa.”Suara selalu gadis itu ucapkan setiap kali mereka bertemu.
“Eunhyuk Hwaiting!”Lagi-lagi suara Aera yang bergema di pikiran Eunhyuk.Dia benar-benar merindukan sosoknya.
Eunhyuk mengambil ponsel dan menghubungi gadis aneh yang berhasil merasuki pikirannya.
“Eopseo..Aera.”
“E..eunhyuk..Aww..Appa jangan pukul aku!Mianhae..mianhae..Tuuutttttttttttttttttttt”
“Aera..AERA!”Eunhyuk Berteriak memanggil nama gadis itu berulang kali,tapi hanya suara menjengkelkan yang terdengar,ia langsung bangkit dan mengambil kunci motornya.
“Dimana rumah Aera?Bodoh!kenapa aku tidak pernah menanyakannya.”Eunhyuk menyesali kebodohannya,dia meliukkan motor dengan kecepatan diatas rata-rata.Menerobos lampu merah dan hampir menubruk sebuah truk pengangkut barang.Hanya ada satu tempat yang bisa ia pikirkan.
Suara decittan motor Eunhyuk berhenti tepat diatas sungai Han.Lampu-lampu yang terpajang di sekitar menyala bersinar indah.Hembusan angin malam menerpa wajah Eunhyuk.Eunhyuk menuruni tangga batu dan menemukan seorang gadis meringkuk di bawah pohon arbei.
Meski wajahnya tertutup oleh rambut,Eunhyuk masih bisa mengenali gadis itu.
“Aera!!”Sang gadis menoleh dan melihat Eunhyuk yang berlari kearahnya dengan raut cemas.
Eunhyuk mengguncang bahu Aera.
“Aera gwenchana?Bibirmu kenapa?”Eunhyuk mengusap bibir Aera yang berdarah.Aera meringis kesakitan saat Eunhyuk melakukannya.
“Eunhyuk berjanjilah padaku satu hal.”Aera menatap Eunhyuk dengan tatapan sungguh-sungguh,dia tidak menghiraukan pertanyaan Eunhyuk.
“Aera..”
“Berjanjilah padaku,kumohon!”Desakkan Aera membuat Eunhyuk menganggukan kepalanya.
“Berjanjilah kau akan meraih impianmu Eunhyuk.”Aera merogoh saku bajunya dan menyerahkan sebuah amplop kucel kearah Eunhyuk.
“Saat kau sudah ada diatas panggung bacalah suratku ini,kemungkinan besar aku tidak bisa mendampingimu saat itu.”Aera mencengkram bahu Eunhyuk,tangannya bergetar hebat.
“Jangan berkata seperti itu Aera.Ayo kita harus ke rumah sakit!”Eunhyuk bersiap membopong tubuh Aera sebelum dihentikan oleh Aera.
“Aku sudah lelah Eunhyuk..”
“Jangan mengatakan hal bodoh seperti itu..Saranghae Yoo Aera.”Eunhyuk menahan tangis,dia mengecup bibir Aera yang membiru.Aera menutup kedua matanya,meneteskan airmata terakhir.
“Nado Saranghae Hyukkie.”Lirih Aera lemah sebelum meregang nyawa.
“AERA!IREONA!AERA..!!!”Eunhyuk mengguncang tubuh Aera yang mulai mendingin.Titik-titik hujan mulai turun dari langit pekat seolah ikut berduka cita atas kepergian seorang anak manusia.Tubuh Eunhyuk bergetar dia berusaha melindungi tubuh Aera dari terpaan angin hujan.
Aera kau selalu menghangatkan hatiku
Untuk Sekarang biarlah giliranku untuk menghangatkan tubuhmu.
*****
“Eunhyuk..”Seorang pria dengan senyum lebar berlari dan memeluk Eunhyuk dari belakang.
“Junsu..kau ingin membuatku mati?”Eunhyuk menjitak kepala Junsu dengan komik One Piece yang baru ia baca.Junsu meringis dan terpaksa melepaskan pelukkanya.
“Aku senang sekarang kita satu manajemen.Tarianmu saat audisi itu membuat gempar banyak orang…kau memang hebat Hyukkie.”Junsu mengacak-acak rambut Eunhyuk dengan tawa membahana.Eunhyuk balas membalas dengan pukulan di lengan Junsu.
“Aku dengar debutmu akan dimulai sebentar lagi namanya apa?Dong..Tong…”Eunhyuk mengelus dagunya,berpikir keras.Junsu jadi geregetan sat melihat sahabatnya.
“Dongbangshinki.”Ujar Junsu.
“Hahaha oh iya Dongbangshinki..chukkae Junsu ya.”Eunhyuk menepuk bahu Junsu dan memberikan senyuman tulus.
“Gomawo..Eunhyuk aku ikut berduka cita.Aku melihat di surat kabar bahwa Yoo Aera meninggal dunia,aku tidak pernah menyangka dia sering mengalami siksaan oleh ayah tirinya.”Junsu menunduk sedih,dia kenal Yoo Aera hanya dari bibir Eunhyuk.Meskipun begitu dia tahu perasaan sahabatnya pada seorang gadis bernama Yoo Aera ini pastilah teramat besar.
Eunhyuk hanya tersenyum tanpa bisa menjawab.
“Eunhyuk!!”Donghae teman trainernya muncul dari ruang studio.
“Saatnya berlatih.”Ucapan Donghae membuat Eunhyuk berterimakasih,dia menepuk bahu Junsu sekali lagi.
“Aku pergi dulu Junsu.Suatu saat kita akan bertemu di satu panggung..kau,aku dan mimpi kita.”Eunhyuk berlari menyusul Donghae.Junsu menatap punggung sahabatnya,dia tersenyum.Punggung seorang pemimpi lebih bersinar dari apapun
dan yang membuatnya kagum adalah semangat yang selalu Eunhyuk tampilkan.
“Tentu,aku akan menunggumu Hyukkie.”
Epilog

“Eunhyuk tangkap.”Leeteuk melemparkan sebotol limun kearah Eunhyuk yang masih mengusap keringatnya.
“Gomawo Hyung.” Eunhyuk membuka tutup botolnya dan membiarkan air dingin mengalir memenuhi rongga tenggorokkannya.
“Koreografermu untuk lagu Twins memang sangat hebat.”Sungmin menepuk panggung Eunhyuk hingga membuatnya tersedak.
“Hyung!!”Eunhyuk berteriak dengan wajah kesal,Sungmin hanya terkekeh melihat tingkah dongsaengnya.
“Oii Eunhyuk apa kau punya cottonbad..telingaku berdenging terus sejak tadi.”Heechul menggosok kedua telinganya.
“Ada bentar Hyung.”Eunhyuk mengobrak-abrik isi tasnya dan menyembullah amplop kotor di tas Eunhyuk.Surat Aera…
“Aera apakah kini sudah saatnya aku membuka amplopmu?”Eunhyuk melepaskan perekat amplop dengan hati-hati dan membaca surat yang dipenuhi dengan tetesan air.Bekas tetesan airmata.

Eunhyuk kau hebat!jika kau sudah berhasil membaca suratku ini berarti impianmu sudah terkabul.Chukkae monkey..(jangan marah!itu julukkan sayangku padamu.)
Eunhyuk apakah kau ingat awal pertemuan kita?
Sebenarnya aku sudah mengenalmu sejak dulu..seorang laki-laki berambut jambrik yang menyerahkan sebuah pisang kepada gadis kecil untuk membujuknya agar berhenti menangis.Aku selalu tidak bisa berhenti tertawa saat mengingat reaksimu saat itu.Aku tahu pisang adalah kesukaanmu,dan malah kau berikan kepada seorang gadis kecil yang tersesat..ur so adorable Hyukkie.
Saat itu aku selalu memperhatikanmu.
Aku tahu kau seorang dancer..
Aku tahu kau bersekolah di Sma Paran..
Aku tahu buah kesukaanmu Pisang
Aku tahu kau gampang menangis
Aku tahu kau benci buah strawberry tapi sangat menyukai susu strawberry..
Aku tahu semuanya..
Maaf jika aku membohongimu berpura-pura tidak mengenalmu.Apakah kau tahu sosokmu saat di sungai Han membuat hatiku perih,bahumu bergetar menahan tangis.Dan seketika itupula aku mencari pisang,bahkan saat di bukan musimnya.
Eunhyuk aku sudah mencintaimu lebih dari yang kau bisa bayangkan.
Aku selalu ingin jadi seseorang yang menyemangatimu di kala kau putus asa
Selalu ingin membuatmu tertawa.
Maaf ya jika suratku sangat kotor,aku bahkan tidak bisa berhenti menangis saat menulis.Keadaan keluargaku saat ini memang tidak baik.
Apakah kau tahu aku menulis ini dengan ditemani oleh lagu Phil Collins.
Lagu ini menggambarkan semua hal yang kurasakan kepadamu.Aku akan menuliskan lirik lagu ini untukmu.

Don’t listen them..cause what do they know
We need each other to have to hold
They’ll see in times..i know
When Destiny calls you,you must be strong
I may not be with You,but you got to hold on
They’ll see in times..i know
We’ll show them together cause
You’ll be in my heart (believe me ..You’ll be in my heart)
Saranghaeiyo Eunhyuk..My Jewel Boy


Eunhyuk meraba kertas itu,merasakan lekukan-lekukan tempat Aera menekan bolpoinnya begitu kuat.Airmata mengalir membasahi kedua pipi Eunhyuk.Dia meremas dan mencium kertas itu berulang kali,sekelebat bayangan Aera yang sedang tersenyum kearahnya membuat tangisnya pecah.Aera seorang gadis yang tidak akan pernah tergantikan oleh siapapun di hati seorang pria bernama Eunhyuk.
You say I’am dreamer but iam not the only one..
Semua orang mempunyai mimpi dan semua orang berhak untuk meraihnya.

The End..

Maap kalau aneh trus banyak cuplikkan lagunya..awalnya sih pengen buat romance humor tapi kok malah jadi sedih gini..TT
Huhuhu…author buat sambil dengerin ost secret garden yang buat hati meyayat..
Jangan lupa komen,saran dan kritikkanya ya..*teteup*
Saranghae readers..jangan pernah berhenti untuk bermimpi..^^

Jangan lupa kunjungi blog fanficku ya..Obizienka.wordpress.com

Advertisements

23 responses to “(Oneshot)You’ll Be in My Heart

  1. DAE tothe BAK.. Uwauwauwa Unyuki kamu memang dancer terhebat sepanjang sejarah permonyetan kok u,u *dilindes* #oot

    sedih thor.. Saya jadi pingin pisang. Nyuk bagi pisangmu dong(?) eaaaaaaa

    ayok karya selanjutnya, semangat thor!! X)

    • wkwkwk..sejarah permonyetan.. nyukk kamu dibilang monyet tuh..kekekek..ntar aku paketin aja deh pisangnya heheh oke de…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s