SWEET REVENGE [PROLOG + CHAPTER 1]

Title : Sweet Revenge

Author : Saikounolady

Main Cast : Sandara Park, Kwon Jiyong, Choi Seunghyun, Jung Yonghwa

Support Cast : Dong Youngbae, Seungri, Kang Daesung, and find out yourself 🙂

Genre : Romance, AU, Angst

Length : Chaptered

Rating : General

Disclaimer : Plot punya author, tapi pas buat ini entah kenapa kepikiran drama Nodame Cantabile,  jadinya  aku kasih sentuhan musikal~~


You said…

The mistakes i made.. they’re too big..

The pains i caused to you.. they could never be erased..

The decision i took.. they could not be forgiven..

Although i never did it by myself..

You hate me to death..

I dont know either why i still stand here..

Is it too late for me to step back?

Or i just step too far.. even you can kill me when i put one step.. more..

But i decide to walk slowly and become a light..

I believe.. inside of the darkness of your hatred u’re able to see even a sliver of light..

Like me..


Annyeong~~  i’m new author here and its my first FF, my first time to post here too.. hope its not that weird .__.

APPLER and VIP should read it keke.. FF ini bercerita bagaimana proses kebencian dan dendam perlahan mengubah hidup seseorang.. dan… (baca dong~)

Silahkan dibaca~~

Chapter 1: Decision

Besok hari pertama aku akan menginjak kampus baruku.. untuk kesekian kalinya, karena pekerjaan orang tuaku membuat aku harus berkali-kali pindah.. dan sekarang aku putuskan kembali ke Korea. Meski hanya sendiri dan ditentang habis-habisan, Aku terus meyakinkan orang tuaku dengan alasan mengejar mimpi membawa nama Korea di dunia Internasional suatu hari nanti.. sebagai pianist klasik terbaik.. dan akhirnya dengan perjuangan berat mereka mengizinkan..

Aku memilih keputusan ini bukan hanya mimpi itu ataupun ingin terlihat mandiri tapi, ada satu hal… jawaban yang hanya bisa aku temukan disini. Hampir 7 tahun aku tidak menginjakkan kaki di Korea..

Aku duduk di balkon atas.. menatap langit.. aku yakin sangat banyak kenangan di masa kecilku di kota ini.. aku pasti punya sahabat.. dan bukan dia, seperti yang orangtuaku selalu katakan. Aku tak pernah bisa mengingat kenangan lebih dari 7 tahun lalu.. tepatnya kenangan saat aku masih disini..

“Hah! minggu depan kau ke Itali?”

“Iya..”

“Kau harus janji.. pasti akan kembali dan menemui aku.. aku percaya kau pengantinku kelak Sandara..”

“Aku…jan-“

BRAAAAKKKK!

“Ahhhhhh!!!” Aku terjatuh dari tempat tidurku.. mimpi itu lagi… mimpi yang terus datang namun tak pernah selesai.. aku ingin tahu apa yang terjadi setelahnya.. kadang aku sengaja menanti mimpi itu datang… tapi sia-sia..

Kenapa Tuhan memilih diriku.. sampai sekarang orang terdekatku tak pernah memberitahu penyebab amnesia ini.. mereka bilang orang yang aku mimpikan adalah Yonghwa, dia juga sahabat yang aku lupakan.. tapi hatiku berkata lain.. itu yang membuat aku kembali ke sini..

***

“Sudah siap, nona? Kita segera berangkat.. mohon pakai sabuk pengamannya..”

Ucap Seunghyun, supirku yang sangat setia.. dia hanya 5 tahun di atasku.. sangat mengerti jalan pikiranku.. itu sebabnya aku tak pernah mau pergi tanpa dia.. ditambah lagi ehmm dia tampan dan tinggi.. cukup membuat teman-temanku menganga ketika aku bilang dia hanya supirku..

“Sudah kubilang jangan panggil aku nona.. panggil namaku saja, Sandara! Aku tak suka suasana formal..”

aku mengingatkan untuk ribuan kalinya.. tapi tetap tak ada perubahan.. tak pernah sekalipun dia HANYA memanggil namaku..

“Haha.. baiklah nona Sandara..”

aku menangkap senyum manisnya dari kaca, benar-benar manis.. entah kenapa membuat aku gusar, membuat aku kesal..

“Ah sudahlah! Terserah kau saja! cepat jalan!” dengan nada kesal.. tapi dia hanya tersenyum..

~Yonghwa baby calling~

“Halo.. ada apa pagi-pagi sudah menelepon ku! Kau tak tahu aku kesal!”

“Woo woo.. pacar tersayangmu menelpon malah disemprot.. aku kesepian disini.. tapi ini semua demi mimpimu.. ah.. ayahmu bilang kau hari ini masuk kuliah.. after i finish my work here i’ll move to Seoul too.. wait for me..”

“Ah.. yes cant wait, come asap! I’m lonely here darl!”

“Okay, Good luck.. i have many tasks to do.. and my dad coming now ah.. bye!”

“Click”

“What the hell!? How can you hang up… even… u havent said ‘i love you’.. uuurghh!”

Aku berteriak sendiri. Pagi ini benar-benar mengesalkan!

“Nona.. jangan marah-marah, nona terlihat jelek seperti itu..”

“Shut up! I’ll fire you if you still talking!”

“you won’t, you always need me”

Dia membalasku dengan senyuman lagi yang membuat aku bertambah jengkel..

“Kauu!! Berani-beraninya–“

“Sudah sampai nona, mari saya buka pintunya dulu..”

Dengan senyum itu lagi! Dan berjalan keluar membukakan pintuku.. Ahh… benar-benar orang ini..

“Ya! kau memotong kata-kataku.. berani-beraninya kau ini!”

sambil melangkah keluar aku memakinya.. tak sengaja mataku berhenti pada seseorang yang sedang berjalan dengan dua orang disampingnya.. seketika perasaan nyaman menyelimuti hatiku.. aura orang itu berbeda..

“Nona.. baik-baik saja?”

Seunghyun mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajahku yang tengah terpaku pada sosok itu.. aku segera sadar..

“Kau pikir apa yang sedang kau lakukan, hah? Tak sopan! Sudah minggir!”

aku memegang tangannya membuangnya ke samping..

Tunggu! Sejak kapan tangannya begitu… hangat.. sesuatu menyengat jantungku memacunya bekerja lebih cepat.. apa-apaan ini.. sangat tidak lucu.. aku segera melangkah pergi secepat mungkin..

“Have a nice day miss! I’ll pick you up at 2 pm”

Suara Seunghyun terdengar samar-samar.. aku hanya mengangguk sambil terus berjalan..

***

Aku melangkah percaya diri.. berpapasan dengan banyak orang yang tak kukenal sudah sangat biasa aku rasakan.. menghadapi tatapan asing, aneh mereka sudah menjadi makananku..

Aku mengambil subjek piano yang akan aku tekuni, Seoul Music & Art Academy merupakan sekolah seni terbaik di Korea selatan. aku bercita-cita menjadi pianist terhebat di Korea Selatan kemudian melakukan pertunjukkan ke seluruh penjuru dunia.  Aku berjalan menuju ruangku.. melangkah dengan semangat setengah berlari, tak sabar menunjukkan betapa hebatnya kemampuanku bermain piano..haha aku mewarisi darah seni ibuku..

Langkahku terhenti.. saat mendengar denting-denting piano… dari salah satu ruangan..  cara permainan yang sangat jarang aku temukan.. berhasil menyentuh hatiku hanya dengan lagu sesederhana itu.. aku merinding.. peristiwa yang sangat jarang aku rasakan. Penasaran.. aku berjalan ke ruang itu.. dan saat itu dari arah belakang seseorang memanggilku..

“Kau pasti Sandara Park? Ruanganmu disini.. ayo mulai sekarang, sudah terlambat 10 menit..” kemudian lelaki itu berlalu masuk ke ruangan..

Tapi.. tapi.. aku ingin tahu siapa yang.. ah sudahlah! Aku melupakan seseorang itu dan segera memasuki ruanganku.. saatnya aku berkonsentrasi..

“Saya Daesung, selama disini saya yang akan bertanggung jawab terhadap perkembanganmu, Sandara. Tunjukkan kemampuan dasar yang kau miliki sekarang..”

“Baiklah..”

Aku mulai bersiap-siap, kemampuan dasar dia bilang? aku sedang ingin memainkan Schubert Piano Sonata No. 16, A minor… baiklah…

“Waah.. masih banyak yang harus diperbaiki disana-sini.. kau harus belajar lebih giat..”

Apaa??! Aku tak salah dengar? aku sudah bersama piano sejak kecil.. semua orang selalu memuji permainanku.. tapi orang ini dengan cueknya berkata seperti itu.. ahhh!

“Maksudmu aku tak begitu bagus?!”

“Bukan tak bagus, tapi jelek. Aku tahu kau cukup mahir tapi tanpa kau sadari tempo tidak pas, terlalu cepat.. feel yang kau berikan juga tak sampai..”

“Bagaimana mungkin?? Aku.. aku lulusan Italy Musical High School!! bahkan untuk menggapai impianku aku tak perlu bersusah payah datang ke Seoul, di Eropa jauh lebih menjanjikan! Dan dengan entengnya kau menghina permainanku hah…. tak masuk akal!”

“Kalau begitu pulanglah kesana.. toh tak ada yang mengharapkan kehadiran orang sepertimu disini. Kami tak butuh mahasiswa arogan dan angkuh.” dia tersenyum walaupun kata-katanya begitu menyakitkan..

“Ini sheet yang harus kau pelajari 1 minggu ke depan.. bila kesulitan hubungi aku.. aku harus pergi sekarang..”

dia pergi begitu saja meninggalkanku.. yang masih syok..

***

Masih jam 1 siang.. Seunghyun belum menjemputku, sebenarnya aku bisa meneleponnya untuk menejemputku sekarang.. tapi entah kenapa aku hanya ingin berada disini sejenak.. ingin menyendiri.. ditambah lagi kekesalanku pada Daesung itu! Aku sangat ingin membuat dia menarik kata-katanya tadi.. aku terus berjalan dan berjalan..

“Dimana aku sekarang.. apa aku berjalan terlalu jauh.. bangunan ini terlihat jauh lebih megah..” aku bergumam sendiri.. tiba-tiba mataku tertuju  pada pusat ruangan dengan sebuah stage elegan diatasnya berdiri tiga orang.. satu dari mereka sedang bernyanyi, dua orang duduk masing-masing memegang piano dan biola.. aku mencoba mendekati kerumunan itu.. wajah 3 orang itu tak terlihat jelas tapi aku bisa mendengar permainan  mereka..

“Youngbae oppa! Youngbae oppa! Saranghaee!!~~”

“Awww… Seungri oppa kau seperti malaikat!!”

“Jiyong! Jiyong! kau yang terbaik!! We love youuu!!”

Itu hanya beberapa teriakan yang terdengar cukup jelas di telingaku, dan masih banyak teriakan-teriakan lain.. aku tak begitu mendengar.. aku fokus pada penampilan tiga orang itu..

Perpaduan suara yang mereka ciptakan sungguh membuat aku membeku sekitar 5 menit.. sangat indah.. terutama seseorang dengan piano itu.. perasaan yang sama seperti tadi pagi.. berhasil membuatku hanyut dalam permainannya.. siapa dia? Seseorang dengan nama Youngbae, Seungri, atau Jiyong?

***


Hehehehe…. (garing yaa..) chapter berikutnya menyusul.. menurut kalian siapa yang main piano itu?? jawab sekaligus komen yah.. kamsa!~~ ^^

Advertisements

36 responses to “SWEET REVENGE [PROLOG + CHAPTER 1]

  1. Kyaaaa. . . . Ak kmren dah prnah bca ni epep tp b’hbung wkt it ak katrok binti ndeso jd gk tw cra komen it gmana ==” jd ak blik bca lg wkekeke. . . Rndu sm epep ini :3

  2. yaakkhhh, jiyong dong.. Pasti jiyong pacar dara yg sebenar ny, bukan yonghwa,, ya kan ya kan ya kan

  3. Mnurut q iTu psti jiyong mna mungkin telinga dara tdk mnyadari dentingan piano yg jiyong mainkan……
    Dara amnesia?knp?trus jiyong,apakah dia seseorg yg selama ini dara impikan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s