It’s Hurt

Title: It’s Hurt

Author: dwiananing

Length: Oneshot

Main Cast: Sooyoung SNSD & Kyuhyun Super Junior

Minor Cast: Hyerim Wonder Girls, Eunhyuk Super Junior, Jihyun 4Minute, Bekah After School

Genre: Angst

Rating: G

A/N: Cerita ini sebagian kisah nyatanya author, dan baru aja terjadi kemarin, terutama soal SMS itu. Oh ya sekali lagi, gak semua cerita ini sesuai dengan kisah nyata, tapi ada fiktifnya juga 🙂

 

Sooyoung’s POV

Hari ini, aku merasa hariku sangat indah. Walaupun aku tadi bangun kesiangan, aku tetap masih bisa berkuliah karena aku diuntungkan dengan jadwal kuliahku yang ternyata masih 2 jam lagi. Aku menjalani hari kuliahku yang hanya satu mata kuliah ini dengan santai, walaupun sebenarnya hari ini istilahnya hari kejepit nasional. Selain itu rumahku juga cukup jauh dari kampus, tapi aku tidak mempermasalahkan hal itu. Setelah selesai kuliah, aku berniat untuk menginap di rumah Bibiku dengan diantar oleh sahabatku, Bekah. Aku sangat dekat dengan Bibiku dan juga keluarganya. Bisa dibilang aku ini seperti anaknya sendiri.

Setelah sampai di rumah Bibi, aku buru-buru kelantai dua untuk men-charge handphoneku karena baterai handphoneku yang habis. Dan tentu saja setelahnya aku sibuk dengan hal lainnya. Seperti online, nonton TV dan juga membantu Bibiku yang suka membuat kue. Pesanannya hari ini sangat banyak.

Aku yang sudah tidak sibuk lagi iseng membuka handphone dan alangkah kagetnya aku melihat ada 6 new messages dan juga 16 missed call. Tumben, sebelumnya tidak pernah aku mendapat notifikasi sebanyak ini. Aku yang lebih penasaran dengan SMSnya langsung membuka satu persatu SMS itu. Aku membaca SMS pertama, aku membaca isi SMS tersebut.

From: …….

To: Sooyoung

Hei Sooyoung. Apa kau masih ingat denganku, Cho Kyuhyun yang dulu berkuliah di Seoul Arts College?

Aku lalu membuka SMS yang kedua, masih dengan nomor yang sama. Aku perlahan membaca SMS  itu lagi.

From: ……..

To: Sooyoung

Sooyoung apa kau sedang sibuk?

Dan apa kalian ingin tahu perasaanku saat aku selesai membaca kedua SMS itu? Aku benar-benar shock. Aku rasa hari yang awalnya aku bilang indah, sudah menjadi hari terburuk sepanjang hidupku. Aku juga bingung darimana Cho Kyuhyun mendapat nomorku ini, padahal nomorku yang sekarang jelas saja sudah ganti beberapa kali. Cho Kyuhyun, mantan namjachinguku yang selama ini sudah aku lupakan, yang selama ini sudah aku hapus dari ingatanku, datang lagi ke kehidupanku. Bayangkan, sudah selama kurang lebih 5 tahun aku merasakan kembali indahnya hidup ini, dia kembali hadir di kehidupanku. Di kehidupanku yang sudah bisa aku bilang sangat indah dan damai. Tapi, hanya dari dua SMS itu, hidupku serasa berubah. Rasa kesal, kaget, bingung, marah dan tidak habis pikir.

Aku yang masih membuka aplikasi SMS membaca SMS yang ternyata dari temanku yang lain. Namun handphoneku kembali berbunyi, ada SMS darinya, lagi..

From: …….

To: Sooyoung

Kenapa kamu kuliah di Seoul Arts College gak bilang ke aku?

Setelah menerima SMS-SMS darinya, aku mulai berpikiran kalau missed call itu darinya, dan benar saja. Dari 16 missed call, ada 13 missed call darinya, yang 2 lainnya dari Ommaku.

Dalam hati aku berkata, hello Cho Kyuhyun. Kau siapa? Untuk apa aku bercerita padamu dimana aku berkuliah setelah apa yang kau lakukan selama ini padaku? Apa kau bodoh atau tidak tahu malu atau juga kau tidak punya harga diri?

Dan mungkin sampai sekarang kalian bingung kenapa aku begitu membencinya. Aku akan menceritakan sedikit memori yang dulu aku dan Cho Kyuhyun pernah lewati bersama. Sebenarnya aku sudah tidak mau mengingatnya lagi, tapi gara-gara hal ini, aku otomatis mengingat lagi, semua kenangan bersama dirinya.

***

Flashback

Aku berkenalan dengan Cho Kyuhyun, seorang mahasiswa Seoul Arts College diawali dari radio. Ya, dari siaran radio lah aku berkenalan dengannya. Aku sangat suka mendengarkan radio di salah satu channel radio kalangan anak muda yang sedang ngetrend saat itu, Kiss The Radio atau yang lebih dikenal dengan nama SUKIRA. Kalian semua sudah pasti tahu bukan? Saat itu Cho Kyuhyun menjadi salah satu penyiarnya, menggantikan Eunhyuk oppa beberapa hari karena Eunhyuk oppa sedang sakit. Dari awal aku mendengarkan suaranya, aku sudah jatuh cinta. Suaranya begitu merdu, dan aku yakin, bukan aku saja yang berpendapat seperti itu. Suatu hari aku iseng bermain ke SUKIRA dan tepat sekali saat Cho Kyuhyun sehabis siaran. Aku bertemu dengannya, mengobrol sedikit lalu kami saling bertukar nomor handphone.

Darisanalah aku merasa kalau aku makin kagum padanya, karena Cho Kyuhyun yang aku lihat langsung sangatlah perfect. Dia yang sangat ganteng, tinggi, berbadan tegap dan juga memiliki rambut yang agak keriting tersenyum manis ke arahku. Aku membalas senyuman mautnya itu dan setelah beberapa kali kita bertemu, aku dan Cho Kyuhyun akhirnya berpacaran. Apa kalian tahu? Saat berpacaran dengannya, aku masih kelas 3 SMP. Bayangkan anak kelas 3 SMP bisa dekat dengan seorang mahasiswa yang sudah tingkat atas? Saat ini Cho Kyuhyun berkuliah semester 4 diSeoulArtsCollege. Yah kadang memang benar kalau cinta itu buta.

Tentu saja di awal pacaran hubungannku dan Cho Kyuhyun masih baik-baik saja, walaupun aku suka dibuat cemburu olehnya yang mempunyai sahabat seorang yeoja yang bernama Hyerim. Untungnya, lama kelamaan aku bisa mengerti tentang hal itu. Aku mengerti bahwa mereka sudah bersahabat lama, jadi tentu saja mereka dekat.

Hari demi hari berlalu, aku dan Cho Kyuhyun sudah jarang bertemu. Aku yang tentu saja sibuk dengan UAN-ku dan dia dengan kuliahnya yang hampir tiap hari diisi dengan kegiatan praktikum dan juga tugas yang menumpuk, membuat komunikasiku dan Cho Kyuhyun sempat terputus. Sampai akhirnya setelah selesai berkutat dengan UAN-ku, aku bertemu lagi dengannya dan aku banyak bercerita dengannya. Istilahnya kami saling melepas rasa kangen.

Aku bercerita tentang teman-temanku di sekolah dan saat aku bercerita tentang sahabatku yang bernama Jihyun, dia terlihat salah tingkah. Aku melihat ada sesuatu yang ganjil, seperti ada suatu rahasia yang dia sembunyikan dariku. Dan setelah beberapa lama aku paksa, akhirnya dia mengaku kalau dia pernah berpacaran dengan Jihyun. Dan kalian tahu kapan mereka berpacaran? 3 bulan lalu, tentunya saat aku dan dia masih berpacaran. Aku dan Cho Kyuhyun sekarang sudah jalan 6 bulan, waktu yang cukup lama bukan?

Walaupun Cho Kyuhyun mau mengaku jujur kalau dia pernah berpacaran dengan Jihyun, aku tetap tidak bisa menerima hal itu. Aku menjauh darinya bukan karena aku punya selingkuhan, tapi karena aku memang sibuk belajar untuk persiapan UAN-ku. Saat itu, UAN adalah segalanya bagiku. Semua juga pasti sepertiku kan? Apakah Cho Kyuhyun segampang itu berpaling dariku? Aku tahu aku hanya gadis rumahan, tidak seperti Jihyun yang bisa dibilang sangat terkenal di sekolahku dan juga di luar sekolah.

Dan setelah itu aku mendapat info dari sahabatnya, Hyerim, kalau Cho Kyuhyun ternyata saat masih berpacaran denganku, suka pergi dengan yeoja lain. Bahkan hanya pergi berdua, dan itu sering terjadi terutama saat malam minggu. Hei Cho Kyuhyun, kau masih punya aku. Jadi kau membawa yeoja lain yang diibaratkan sepertimu yeojachingumu karena aku tidak bisa sering-sering menemanimu? Aku tidak menyangka kalau seorang Cho Kyuhyun akan sebejat itu. Aku yang benar-benar mencintainya tentu saja sangat sakit hati karena hal ini. Dan saat kutanya langsung padanya tentang segala hal yang diceritakan oleh Hyerim, Cho Kyuhyun akhirnya mengaku juga. Yah namja itu sepertinya memang benar-benar tidak punya hati.

Dua bulan setelah itu, aku masih berpacaran dengannya, begitu baiknya diriku yang masih mau mempertahankan hubunganku dengannya. Namun setelah aku pikir-pikir, kenapa aku seperti seorang yeoja bodoh, yang mau saja dibohongi seorang namja berkali-kali? Aku berpikir aku takut dia akan mengulangi hal itu lagi, toh aku nyatanya tidak memutuskannya juga. Aku memaafkannya, ya aku terlihat seperti memaafkannya, padahal hatiku ini sudah sangat sakit.

Perlahan aku mulai menjauh darinya. Dia tetap mengSMS dan juga meneleponku, mengajakku bertemu, namun tentu saja aku menolakknya. Sampai suatu hari aku memutuskannya lewat SMS. Tentu saja dia tidak bisa terima. Dia tetap tidak mau putus dariku, tetap memohon padaku. Dia bahkan mengancam kalau aku tetap meminta putus, dia akan menuliskan kata “I Love You” pada tangannya dengan menggunakan silet. Oh Cho Kyuhyun, aku bukan orang bodoh yang percaya akan hal itu, dan benar saja dia tidak melakukan itu sama sekali. Semua hanya bullshit.

Namun akhirnya dia mau putus dariku. Aku tersenyum lega. Akhirnya beban yang aku rasakan selama ini hilang juga. Bagaimanapun juga tidak segampang itu melupakannya, namun seiring berjalannya waktu, aku sudah benar-benar bisa melupakannya.

Flashback end

***

Aku mendapat SMS lagi. Dan lagi-lagi dari namja tidak tahu diri itu. Kali ini SMSnya seperti terulang dari SMS sebelumnya

From: …….

To: Sooyoung

Sooyoung, lagi sibuk ya?

Dan mungkin karena dia merasa kalau aku memang tidak ingin melihatnya, mengingatnya atau berhubungan dengannya lagi, dia mengirimiku SMS kelima.

From: …….

To: Sooyoung

Maaf kalau kehadiranku ganggu kamu. Kalau masih ada kesempatan kedua, aku gak akan sia-siain kamu lagi. Makasi udah pernah jadi bagian terindah dari hidupku

-Cho Kyuhyun-

Aku hanya bisa tertawa kecil dalam hati. Cho Kyuhyun oh Cho Kyuhyun, kenapa kau terlihat gampang sekali berkata seperti itu? Bahkan kau tidak ada mengatakan kata maaf atas tindakanmu dulu kepadaku. Ternyata namja yang pernah aku lihat sepintas di jalan saat bersama dengan sahabatku, Bekah, itu benar seorang Cho Kyuhyun. Aku takut, aku benar-benar tidak ingin bertemu dengannya lagi. Aku takut, kalau Cho Kyuhyun mencariku lagi karena akhirnya dia tahu dimana aku berkuliah sekarang.

Handphoneku berbunyi lagi, tanda ada SMS masuk, dan lagi-lagi dari namja sialan itu. Aku membaca dengan malas.

From: …….

To: Sooyoung

Selamat malam Sooyoung, selamat istirahat ya

Sekali lagi aku tertawa melihatnya. Katanya kau tidak akan menggangguku, tapi kenapa kau masih mengirimiku SMS? Bodoh. Kau memang namja bodoh. Tidak ada satupun SMS darinya yang aku balas. Sehabis SMS terakhir itu, aku menghapus semua SMSnya.

Tidak akan ada kesempatan kedua untukmu Cho Kyuhyun. Carilah yeoja lain yang bisa kau bohongi dengan mudahnya. Luka ini akan selalu membekas di hatiku. Apa kau tahu? Kaulah alasan mengapa sampai detik ini aku masih belum memiliki namjachingu lagi, aku takut sakit hati lagi, Cho Kyuhyun.

Dan mulai hari ini, jujur aku takut untuk berkuliah, karena aku tahu kalau dia tinggal di dekat Seoul Arts College. Dan aku juga tinggal di apartemen dekat Seoul Arts College. Oh Tuhan tolong aku, aku mohon, aku tidak ingin bertemu dengannya lagi.

THE END

Advertisements

22 responses to “It’s Hurt

  1. kk, kita kok senasib yh..
    aku jg ngalamin kyk gitu, kk kls lg,,
    bener2 bwt sakit hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s