[G/Drabble] Can I?

Title: Can I?

Author: Minhye_harmonic

Casts: Aiden=Donghae, Aiden’s parents, Rune (OC)

Rating: G

Length: Drabble

Genre: family

Warning: OOC, AU,

Photo credit: dapet di deviantart.com, editing by me

Disclaimer: Semua casts kecuali Minhye adalah milik Tuhan. Rune, aiden serta plot adalah milik saya seorang. *plak*

***

Lidah Aiden berdecak kesal. Dia baru saja duduk tenang di depan komputernya dan tiba-tiba Ibu menyuruhnya. Setengah tidak ikhlas dia menyahut dan menghampiri Ibu. Mendengar―setengah-setengah―perintah Ibu.

Lagi-lagi Aiden mengeluh panjang pendek. Dia harus menyelesaikan tugas, tapi Ibu menyuruh Aiden ini-itu.

“Aiden. Tolong itu-ini, itu-ini,”

Begitu seterusnya.

“Iya. Iya!” Entah, mungkin ada setan yang merasuki kepala Aiden. Hingga dia menjawab dengan sedikit membentak.

Hingga. Setan itu benar-benar menguasai hati serta pikiran Aiden…

“Aiden tolong―”

Aiden yang kala itu hendak beristirahat sehabis pertandingan bola mendadak emosi. “AH! Aku capek!” Serunya disertai suara bantingan pintu. Tanpa merasa bersalah Aiden melakukan semuanya………

***

“Aku pulang!” Teriak Aiden bersemangat di depan pintu. Dia masuk rumah dan mendapati-nya kosong.

Dia mulai berteriak lagi. Tapi tidak ada yang menyahut. Lengang… Aiden merasa dadanya sesak tiba-tiba.

“Kak Aiden. Apakah kamu sudah pulang?”

Aiden berbalik. Mendapati Rune, gadis tetangga sebelah yang terpaut usia empat tahun, datang dengan wajah sembab. “Ada, Rune?”

“Tadi, Tante pesen. Kalau Kak Aiden lapar, Kakak bisa memasak. Banyak bahan persediaan makanan di kulkas. Lalu, kalau Kak Aiden mau uang, ambil saja di dompet Tante. Tante pesen sebelum pergi tadi.” Rune sesegukan.

“Pergi?” Perasaan Aiden benar-benar tidak enak.

“Iya, Tante sama Om pergi. Tapi baru-baru ini dapat kabar. Mobil Om sama Tante kecelakaan. Masuk jurang. Tante sama Om udah nggak ada…” gemetar, Rune menjelaskan. Dia menangis tertahan. Bagaimana pun, kabar ini juga menyakiti hatinya. Ayah dan Ibu Aiden yang Rune anggap sebagai orang tua Rune juga sudah…

Rasanya. Aiden yang jatuh ke jurang…

“Rune! Kamu bohong kan!” Aiden menggerung marah. Dia mengguncang-guncang bahu Rune.

Makin marahlah ia. Melihat jawaban Rune. Seharusnya Rune menjawab dengan anggukan, bukan gelengan…

Aiden terduduk, lemas di lantai. Dia belum mengatakan semuanya… semuanya…

Air mata mulai berdesakan keluar. Mengucur deras.

Aiden belum minta maaf…belum minta maaf…minta maaf…

Dia memukul dadanya yang terasa sesak sekali. Belum mengucapkan ‘I love you’ untuk kedua orang tuanya. ‘terima kasih’ untuk mereka. Belum semua… Benar-benar hanya penyesalan yang ada…

Bisakah aku?

*OWARI*

Hai, datang dengan ff galau lagi…

Sumpah, dapat ide ini baru-baru aja…

Gara2 mimpi… T^T *crying*

Tetep komen yah… bT.Td

Advertisements

3 responses to “[G/Drabble] Can I?

  1. makanya penyesalan itu selalu ada.. minta maaf lah kpd ortu snlm terlambat.. ini kata2 org lain nih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s