MINSTAL HAVE A BABY?? OH NO~ [PART 10]


Author: richannyda

Cast: Minstal
Yoogeun
Other..

Yuri berjalan dengan penuh emosi menuju ke arah Krystal.

Wanita mana yang rela tunangannya bersama.. mantan isterinya? Atau lebih tepatnya status mereka sebenarnya memang masih suami isteri.

Yuri kini telah sampai dihadapan Krystal.

Diperhatikannya lekat-lekat wajah gadis itu dengan napas yang memburu..

“ kk.. kau Krystal Jung “

Yuri mengangkat tangannya, bermaksud melayangkan sebuah tamparan pada pipi mulus milik Krystal.

“ Noona.. jangan seperti ini.! Malu dilihat orang “ Minho menahan tangan Yuri sebelum telapak tangan itu sampai di pipi Krystal.

Kemudian menghempaskan tangan Yuri begitu saja.

“ kk.. Kau.. kau lebih memilih perempuan penggoda itu dibanding memilih calon isterimu sendiri, Choi Minho? “ Yuri berkata dengan sinisnya..

“ What? Wanita penggoda? Jaga bicaramu Nyonya Kwon Yuri yang terhormat atau.. kau ingin aku memanggilmu Nyonya Choi? Huh jangan bermimpi “

Amber berkata sambil menunjuk-nunjuk ke arah Yuri. Dia melangkah selangkah agar badannya tepat berada didepan Yuri.

“ Amber.. Amber sudah.. biarkan saja.. “ Krystal menarik tangan Amber agar dia kembali pada posisinya semula.

“ aahh Jungie, kau bisa diam tidak? Kau dengar? Dia memanggilmu wanita penggoda. Wanita penggoda “ Amber menekankan nada bicaranya. Sementara Krystal hanya sanggup menundukan wajahnya.

Dia tahu Yuri memang sudah keterlaluan, tapi bagaimanapun juga semua yang dikatakan Yuri itu benar. Mungkin Krystal hanya pengganggu hubungan mereka.

Krystal tahu kalau dia yang bersalah, andai dulu dia tidak meninggalkan Minho dan Yoogeun mungkin keadaannya tidak akan seperti ini.

“ kenapa? Kalian lihat sendiri kan? Bahkan dia tidak bisa membela dirinya sendiri. Atau karena kau memang merasa bersalah, Jung Soo Jung? “

Yuri maju selangkah ke arah Krystal, lalu mengangkat dagunya agar gadis itu dapat menatapnya lekat.

“ cukup! Siapa yang wanita penggoda? Krystal itu isteri sahnya Minho Oppa. Kau yang wanita penggoda, Kwon Yuri “ bentak Amber.

“ apa maksudnya dengan Krystal isteri sahnya Minho, Josephine? “ tanya Key tiba-tiba. Sejenak Krystal ataupun Amber lupa kalau Key masih berada ditengah-tengah mereka dan bingung dengan keadaan yang sedang terjadi.

Key memang tidak tahu apa-apa apalagi dengan masalah yang dirasa pelik ini.

“ ooh God, jadi calon suamimu sendiri tidak tahu kalau kau sudah menikah dan bahkan sudah punya anak haram dengan Minho “ seru Yuri.

Plllaakk..

“ apa maksudmu dengan mengatakan Yoogeun itu anak haram, Hah ? “ Minho melayangkan tamparannya pada Yuri.

Dia masih bisa menerima jika Yuri cemburu pada Krystal, tapi dia tidak bisa menerima jika Yoogeun disebut anak haram.

“ kau lebih memilih gadis itu kan, Choi Minho? “ balas Yuri tak kalah sinis.
Minho berjalan lalu menarik tangan Krystal begitu saja menuju mobilnya yang terparkir di depan butik.

“ YA.! Choi Minho, kau mau kemana? “ cegah Yuri.

“ Krystal “ panggil Amber, dia bermaksud mengejar Minho dan Krystal, tapi seseorang menahan langkahnya.

“ kau tidak boleh pergi, Josephine “ cegah Key. Dia menarik tangan Amber paksa.

“ aaiisshh Oppa lepaskan tanganku. “ seru Amber.

“ tidak akan sebelum kau menjelaskan semuanya. Siapa Minho dan siapa anak haramnya Krystal? “ Amber hanya diam, bingung harus berkata apa pada Key.

Dapat dipastikan Key akan membatalkan pernikahannya jika tahu semuanya dan Amber tidak mau kalau itu sampai terjadi.

“ maaf Tuan, tadi calon isteri anda pergi dengan gaun pengantinnya. Apa akan langsung dibeli? “ Key menatap pegawai butik itu. Baru dia sadari Krystal pergi dengan gaunnya.

“ ne, sekalian miliknya juga “ key sekilas melirik ke arah Amber, lalu membuka dompetnya. Sebuah kartu kredit dia keluarkan dari dompet hitam miliknya.

Pegawai itu menunduk lalu mengambil kartu kredit itu.

Key dan Amber masih berdiri dan diam ditempat yang sama, mungkin mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.

“ Tuan, ini kartu kredit milik anda dan ini baju milik nona Krystal dan nona Josephine “ pelayan itu memberikan kembali kartu kredit milik Key serta sebuah kantung jinjingan berisi pakaian milik Krystal dan Amber.

“ terima kasih, berikan saja kantung itu pada dia. Baju itu miliknya dan sahabatnya “ Key berkata dengan sinis, lalu meninggalkan pelayan yang sedang terheran-heran dengan kantung jinjingannya itu.

“ Key “ panggil Amber. Diambilnya kantung itu lalu berlari tergesa-gesa mengejar Key.

“ Key.. berhenti “ Amber terus berteriak memanggil namanya berlari sambil memegang gaunnya yang terjuntai kebawah, tapi Key tidak memperdulikannya. Dia tetap dengan egonya tanpa melirik Amber sedikitpun.

Merasa dibohongi, mungkin itu yang Key rasakan saat ini.

“ Aku bilang berhenti “ seru Amber lagi disaat Key sudah berada di depan pintu mobilnya.

“ masuklah.. “ Key membukakan pintu untuk Amber.

**
“ kita mau kemana? “ tanya Krystal. Dilihatnya pemandangan diluar jendela. Langit jingga dengan hiasan awan berwarna senada.

Burung-burung yang terbang kembali menuju sarangnya, deretan pohon kelapa yang berjejer dan deburan ombak yang terdengar sangat dekat.

“ ketempat yang jauh, bahkan tidak ada satupun yang bisa menemukan kita “ jawab Minho serius, dengan pandangan yang terus menatap jalan didepannya.

“ sejauh apapun kita pergi, kita tidak akan bisa menghindari takdir. Oppa ingat empat tahun yang lalu kau juga mengajakku dan Yoogeun untuk pergi, menghindari takdir kita..” Krystal tidak meneruskan kata-katanya, hanya air matanya yang berbicara.

Meski Minho tidak melihatnya, tapi dia tahu jika Krystal sedang menangis.

“ tapi kita tidak bisa menghindar dari takdir yang memisahkan kita, kan? Aku tidak pernah menyesal mengenalmu,tapi aku menyesal karena ada masalah diantara kita “ Krystal menghela napasnya sejenak, berusaha mengisi kerongkongannya dengan oksigen yang membuatnya sesak, membuat air matanya tertahan.

“ andai kita tidak bertemu dalam kondisi yang berbeda.. mungkin keadaannya tidak akan seperti ini, tapi inilah takdir yang menyatukan kita “ lanjutnya.

Cckkkiitt

Minho memarkirkan mobilnya diatas pasir putih itu, dibawah rindangnya pohon kelapa. Dia membuka silk belt miliknya lalu membukakan pintu mobil untuknya dan Krystal.

“ turunlah “ titahnya tanpa melihat sekilaspun pada Krystal.

“ dengan pakaian seperti ini? “

“ hhnngg ya, kupikir juga begitu, tinggal mencari pendeta dan pergi ke gereja didekat sini “ gurau Minho meski dia sebenarnya berkata jujur.

“ haha Oppa bercandamu keterlaluan.. “ gurau Krystal. Dia membuka pintu mobilnya perlahan, mengangkat gaunnya yang terjuntai keatas pasir putih.

“ kau buka sepatumu “ seru Minho ketika dilihatnya sepatu itu menghalangi langkah Krystal.

“ ne? “ bingung Krystal seakan perkataan Minho kurang jelas baginya. Minho- tanpa persetujuan Krystal- langsung mengangkat tubuh itu melewati pasir putih menuju ke arah pantai.

Lalu menurunkannya saat telapak kakinya menyentuh ombak.

Minho duduk lalu menyenderkan kepala Krystal pada bahunya.

Sejenak Krystal merasa nyaman, namun dia juga sadar jika kebersamaan ini mungkin hanya sementara.

“ apa tidak apa-apa, Oppa? “ tanyanya ragu, lalu menarik kembali kepalanya yang baru saja bersandar dibahu Minho.

Minho kembali meletakan kepala itu dengan hati-hati dibahunya. “ begini lebih baik, setidaknya biarkan aku menikmati saat-saat terakhir bersamamu sebelum kau menjadi milik orang lain “

Krystal hanya menurut, dibiarkannya tangan itu mengelus rambutnya lembut meski perlahan dirasakannya pipinya basah, bukan karena air matanya yang jatuh, tapi itu air mata Minho.

“ Oppa, kau menangis? “ tanyanya ragu. Krystal bangkit lalu menghapus air mata yang perlahan jatuh itu.

“ air mata bahagia, Chagia~ “ jawabnya terisak. “ bahagia karena kita bisa berada dalam jarak sedekat ini “ lanjutnya, lalu mengangkat dagu Krystal dan perlahan mendekatkan wajahnya.

Krystal hanya mampu memejamkan matanya, membiarkan Minho menguasai dirinya, merasakan deru napas namja itu mendekati wajahnya.

Sampai akhirnya bibir mereka bertemu.

Krystal hanya diam, tidak menolak ataupun membalas apa yang dilakukan Minho. Tanpa paksaan seperti ciuman pertama mereka di apartemen dulu.

Meski dia tahu ini berarti juga telah mengkhianati Key, tapi dia tidak bisa membohongi dirinya sendiri karena memang dia masih menyimpan rasa terhadap Minho.

“ Oppa, sudah hampir malam. Orang-orang pasti akan mengkhawatirkan kita “ seru Krystal berlari sambil menjinjing high heels miliknya.

“ Soo Jung “ panggil Minho hati-hati, namun Krystal masih bisa mendengarnya.

Dia berbalik, “ ne, Oppa? “

“ tentang tunanganmu itu, aku janji akan menjelaskan semuanya dan aku jamin dia tidak akan membatalkan pernikahan kalian. Aku minta maaf atas kelakuan Yuri noona di butik tadi “ sesal Minho.

Krystal hanya tersenyum. “ sudah aku maafkan. Oppa tidak perlu repot-repot melakukannya, aku bisa menjelaskan sendiri pada Key. Cepat ataupun lambat dia memang harus tahu tentang masa laluku. “

“ aha baiklah kalau begitu, sampaikan salamku untuk calon suamimu! Senang sekali bisa bertemu dengannya meski awalnya aku kira dia itu calon suami Amber “ jujur Minho.

Krystal hanya tertawa kecil. “ akan aku sampaikan, sampaikan salamku untuk calon isterimu juga Oppa. Ayo kita pulang “

Krystal bersiap-siap diikuti Minho dibelakangnya menuju mobil yang terparkir.

“ kita ke rumah Sulli dulu ya “ ucap Minho ketika menstarter mobilnya.

“ memangnya Sulli tinggal dimana? Kenapa kita harus kesana? “ bingung Krystal.

“ dia tinggal di rumah Taemin bersama mertuanya, kau masih ingat rumah Taemin kan? “ tanya Minho, sekilas melirik ke arah Krystal.

“ ne, dulu aku dan Sulli sering kesana. Yoogeun ada di rumah Sulli? “ tebak Krystal.

“ iya, sejak dari café Yoogeun tidak pulang, sepertinya memang disana “ jawab Minho.

“ masih jauh kan? Aku ingin tidur sebentar saja “ Krystal hanya memejamkan matanya, mencoba untuk tidur.

Minho meminggirkan mobilnya, dielusnya pipi Krystal lembut. “ tidurlah, jika itu bisa membuatmu melupakan masalahmu. “

Dikecupnya kening Krystal lembut, lalu segera menstarter mobilnya kembali.

**
“ Oppa, tumben kau kesini.. “ Luna melihat ke arah sekelilingnya. Hanya ada Jin Ki, tidak ada orang lain.

“ mau mengajakmu pergi, kau mau? “ tawar Jin Ki.

“ pergi? Dengan Victoria unni juga? “ tanya Luna heran.

Jin Ki hanya menjawab dengan anggukan. “ dia mengajak double date, dengan Jjong juga “ jawab Jin Ki dengan nada yang agak menggoda.

“ kau tidak keberatan, kan? “ lanjutnya meminta persetujuan dari gadis itu.

Luna hanya mengangguk, lagipula tugasnya mengantar undangan pernikahan Krystal sudah selesai.

Sebenarnya Luna bukannya tidak suka pada Jong Hyun, dia tampan dan memiliki suara yang bagus, tepat seperti tipe lelaki yang disukai Luna.

Hanya saja, kelakuannya saja yang aneh, sering senyum-senyum sendiri ataupun bertingkah aneh saat sedang bersama Luna.

Jika diingatpun, pertemuan pertama mereka bahkan sangat tidak menyenangkan, Kim Jong Hyun namja yang merebut first kissnya apalagi kondisinya saat itu sedang mabuk berat.
__

“ noona, untuk apa mengajakku kesini juga? “ gerutu Jong Hyun, sementara Victoria masih asik dengan cermin kecilnya, sembari sesekali mengoleskan bedak dipipinya.

“ kau memangnya mau aku tinggal di rumah sendiri? Amber kan sedang pergi ke butik bersama Krystal “ seru Victoria tak mau kalah.

“ aku bukan anak kecil yang takut sendirian di rumah, lagipula disini hanya dianggap pajangan “ Jjong mengerucutkan bibirnya.

“ ooh jadi kau sudah mulai membangkang pada noonamu ini, HAH? Baiklah jika nanti umma dan appa pulang dari China, habislah kau “ ancam Victoria membuat adiknya bergidig ngeri.

“ ne, baiklah tapi mana Jin Ki itu? “ tanya Jjong seakan meledek noonanya.

“ sstt panggil dia Hyung, kau tidak sopan sekali. Aahh itu dia, Jin Ki “ panggil Victoria. Jong Hyun hanya mencibir, tapi rasanya tidak sopan juga jika tidak menyapa calon kakak iparnya itu.

Jin Ki segera menghampiri Victoria bersama dengan seorang gadis cantik dibelakangnya, tapi Jonghyun tidak bisa melihat mereka karena posisi duduknya membelakangi kedua orang itu.

“ jonghyun, ayo berdiri kau tidak sopan “ bisik Victoria.

Mau tidak mau JongHyun berbalik dengan malas, tapi seketika raut wajahnya langsung berubah berseri-seri ketika matanya menangkap sosok Luna yang berada dibelakang Jin Ki.

“ kkyyaa Luna, aku tidak menyangka kalau noonaku yang galak ini memberikan kejutan yang sangat istimewa “

Jong Hyun baru saja berniat memeluk Luna dengan bebas, namun gadis itu segera memberikannya kepalan tangan, begitu juga dengan Victoria yang tidak rela dibilang galak didepan pacarnya.

Jong Hyun hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal, mencoba menghindari tatapan membunuh dari kedua yeoja itu.

**
“ sekarang kau bisa menceritakan semuanya kan? “ Key menghentikan mobilnya di ujung jalan sana. Sudah seharian mereka pergi tanpa berkata sepatah katapun.

Amber masih diam, mungkin bingung harus menceritakan mulai dari mana, “ siapa anak Krystal dan.. “ Key berusaha mengingat nama namja yang tadi bertemu dengannya.

“ Minho, namanya Choi Minho “ Amber menghela napasnya sejenak. “ dia saudara sepupuku, sekaligus kakak dari sahabatku dan Krystal “

“ bagaimana bisa mereka memiliki seorang anak? “ tanya Key, dia melonggarkan dasi hitam yang dirasa mencekik lehernya.

“ saat itu Minho Oppa sedang mabuk sehingga mereka melakukannya tanpa sadar “

“ dan setelah itu Krystal kembali ke Amerika dan menjalin hubungan lagi denganku, begitu? “ simpul Key. Amber hanya mengangguk pasrah.

“ aaarrrgghh lalu kenapa kau menginginkanku bersamanya, HAH? “ key memukul stir mobilnya emosi, membiarkan gadis yang dicintainya menangis ketakutan disampingnya.

“ siapa anak itu? “ tanyanya lagi, kali ini dengan nada yang lebih lembut dari sebelumnya.

“ Yoogeun, Jung Yoogeun anak yang tempo hari kita tolong “ Key tercengang kaget, tidak menyangka jika ternyata anak itu adalah anaknya Krystal.

“ baiklah, kita pulang sekarang dan besok aku akan bilang pada Yoona ahjumma dan Yunho ahjussi kalau aku tidak bisa bersama Soo Jung lagi “ Key baru saja akan kembali menstarter mobilnya.

Amber kembali menghela napas panjangnya. “ baiklah, terserah kau saja dan aku pastikan akan pergi ke China saat itu juga “ Amber melirik sinis ke arahnya.

“ Josephine! Aaiisshh KAU.! Baiklah aku akan menuruti perintahmu, kau puas? “ bentak Key, sembari sekali-kali memencet klakson agar tidak ada keheningan diantara mereka.

**
“ Soo Jung-ah, apa kabaaar? “ Sulli segera memeluk Krystal erat, selayaknya sahabat yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu.

“ kabarku baik, Sulli-ah.! Mana Yoogeun? Kami ingin menjemputnya “ Krystal melepaskan pelukannya.

“ ada didalam bersama Taemin Oppa dan putriku. Ayo masuk, Minho Oppa ayo masuk.! “
Krystal masuk kedalam rumah itu. Tidak ada yang berubah, masih sama seperti dulu hanya saja sekarang banyak sekali boneka dimana-mana, sepertinya mainan milik putri mereka.

“ Soo Jung, Minho Hyung “ panggil seseorang tiba-tiba.

Krystal dan Minho segera mengalihkan pandangannya pada orang itu.

Masih sama seperti dulu, namja imut bahkan mungkin tidak akan ada yang percaya jika namja itu sudah memiliki isteri dan seorang anak.

“ Taemin Oppa, Yoogeuni “ panggil Krystal.

Taemin segera menghampiri tamunya itu, meski tangan kirinya sedang menggendong Cheonsa dan tangan kanannya menuntun Yoogeun.

Krystal segera memeluk Yoogeun dengan erat meski tangan Yoogeun masih menggenggam erat tangan Taemin.

“ untuk apa umma dan appa kesini? Untuk memperlihatkan gaun umma ini? “ seru Yoogeun sinis, lalu berlari meninggalkan mereka begitu saja.

“ Oppa, berikan Cheonsa padaku. Aku akan mengejar Yoogeun, kau tetaplah disini bersama Soo Jung dan Minho Oppa “ Sulli segera membawa Cheonsa dengan hati-hati, lalu berlari mengejar Yoogeun.

“ biar aku susul Yoogeun juga “ seru Krystal.

“ jangan, biarkan Yoogeun sendiri dulu. dia butuh waktu untuk menenangkan diri “ nasehat Taemin.

“ ngomong-ngomong kenapa kalian kesini dengan pakaian seperti itu? Mau kawin lari yaa? “ tanyanya asal sembari melihat Krystal dari atas sampai bawah.

PPLLAAK

Minho menjitak kepala adik iparnya lembut. “ buat apa kawin lari? Nanti cape dong lari-larian haha “

“ ooh, jadi kalian kesini untuk menjemput Yoogeun? “ tebak Taemin. Minho dan Krystal hanya menjawab dengan anggukan.

“ biarkan saja dia disini dulu, nanti kami yang antar “ usul Taemin.

“ Yoogeun akan merepotkan, apalagi kalian punya bayi juga “ Krystal merasa tidak enak jika merepotkan terlalu banyak.

“ anniyo~ kalian ini bicara apa? Dia disini bersama ahjumma dan ahjussinya, lagipula Yoogeun bisa mengajak Cheonsa main “

“ sebenarnya kami menjemput Yoogeun karena Soo Jung begitupun dengan aku akan segera menikah “ ungkap Minho.

Seketika wajah Taemin berubah menjadi senang. “ cukkae akhirnya kalian akan menikah juga, aku akan segera memberi tahu Yoogeun “ Taemin baru saja beranjak dari duduknya.

“ maksudnya kami memang akan menikah, tapi dengan pasangan yang berbeda. Aku dengan Key Oppa dan Minho Oppa dengan Yuri unni “

Taemin berbalik, lalu menatap dua orang itu dengan tatapan tajam.

“ orang tua macam apa kalian itu? Tetap akan melangsungkan pernikahan sementara Yoogeun sedang terluka? “ Taemin berjalan meninggalkan mereka berdua.

“ Taemin-ah “ panggil Minho

**
Tiffany duduk di kursi ruang keluarganya, diambilnya kacamata miliknya sembari membolak-balik membuka album foto lama miliknya.

Foto-fotonya bersama Yoona, foto-foto pernikahannya dengan Siwon, foto-fotonya sewaktu di San Fransisco dulu dan foto-foto dirinya dengan Soo Young dan suaminya.

Kenapa aku bisa sejahat itu, sesalnya.

Mungkin pangkat, kedudukan dan kekayaan telah menyilaukan mata hatinya hingga tanpa terasa tetesan kristal jatuh di sudut matanya.

“ Chagia~, kau kenapa menangis? “ tanpa dia sadari Siwon sudah ada disampingnya. Merengkuhnya dalam pelukan hangat.

“ aku hanya kesepian, bahkan sekarang Sulli sudah tidak mau disini dan Minho tidak tahu sedang ada dimana sekarang “

“ sudahlah, masih ada aku disini. Yang lalu biarkanlah berlalu jangan disesali karena sudah tidak ada gunanya menyesali kesalahan yang dulu, lebih baik kita perbaiki saja kesalahan yang pernah kita perbuat “ Siwon mengelus punggung Tiffany lembut.

“ aku hanya merasa bersalah pada Yoona, padahal dia adalah sahabatku, tapi dulu aku memperlakukan putrinya dengan sangat kejam “ sesalnya.

“ kau tidak salah, Fany-ah. Masalahnya hanya karena video rekaman CCTV  yang ada di kamar Minho itu kan? “ Tiffany hanya mengangguk, padahal dulu dia bersikeras mempertahan harga
dirinya karena takut diinjak-injak keluarga Jung.

“ ne, andai saja tidak ada yang memberikan rekaman CCTV itu pada Yunho, mungkin keadaannya akan berbeda. Kau sudah tahu dalang dari semua ini? “ Siwon hanya mengangguk, lalu menghela napasnya sejenak.

“ saingan bisnis kita, dia sengaja ingin menghancurkan perusahaan lewat pertikaian anatara keluarga kita dan keluarga Jung “ jelasnya.

“ apa dia bisa dihukum dengan berat? Aku ingin dia membayar semua kesalahannya “ seru Tiffany.

Siwon mengalihkan pandangannya pada secangkir kopi yang tersedia di depannya, lalu menghisap kopi yang sudah dingin itu.

“ dia bebas dengan uang jaminan, lagipula kesalahannya tidak seberapa dan dia bersedia untuk minta maaf “ Tiffany mencoba mencerna semua ucapan Siwon.

“ kau sepertinya santai sekali, apa jangan-jangan Soo Young dan suaminya yang melakukan itu? “ tebaknya. Siwon menatapnya tajam.

“ mau sampai kapan kau mengira Soo Young yang tidak-tidak? Soo Young dan Hangeng gege cukup bahagia di China. “

Mungkin ini memang terdengar sangat menggelikan, tapi itulah alasan mengapa sampai sekarang Fany tidak bisa rukun dengan Soo Young.

Tiffany tahu kalau Minho adalah pewaris dari perusahaan Hyundai dan dia takut jika Jong Hyun merebut itu semua karena Jong Hyun juga memiliki hak yang sama sebagai cucu laki-laki keluarga Choi.

Tiffany hanya ingin yang terbaik untuk Minho meski kadang rasa sayangnya terlihat sangat berlebihan, tapi ini demi kebaikan Minho juga.

“ hhngg aku menyesal telah memisahkan Minho dan Krystal padahal aku yakin sampai sekarangpun mereka masih saling mencintai “ akunya.

“ lalu? Kau akan menggagalkan pernikahan Minho dengan Yuri? “ tanya Siwon ragu.

TBC

P.S: Mianhaee beneran gak nyangka kalau aku perlu nenangin diri ampe 2 minggu *ditabok

Gimana dengan part yang ini? Makin aneh kah? Haha

Oia tentang polling yang aku adakan kemarin ternyata yang paling banyak dipilih itu ‘ tamat dan ada after story dari tiap couple ‘

Makasi buat yang udah ikutan polling meski banyak juga yang pengen ada season 2, tapi gak sebanyak yang minta after story.

Dan seterusnya alhamdulillah minggu kemarin aku dinyatakan lulus SMA dengan nilai rata-rata 9,1 dan nilai UN yang paling kecil 9,00, jadi minggu besok mulai mengikuti seleksi masuk PTN

Jadi mohon doanya XD

Ok mungkin beribu ucapan terima kasih kalau bisa aku berikan pada kalian yang sudah mendukung adanya ff ini padahal ff ini ada tanpa kesengajaan, tapi akhirnya bisa seperti ini.

buat reader yang udah baca ff nc ku masih banyak udah ngasih komentarnya meski ada beberapa juga yang gak ngasih komentar, tapi udah aku black list ko

Dan juga aku terharu dengan adanya 100 reader yang komen di ffku yang sebelumnya karena biasanya paling banyak 60 sampai 70.

Gomawoo

richannyda

Advertisements

92 responses to “MINSTAL HAVE A BABY?? OH NO~ [PART 10]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s