[FREELANCE] 0330

Title                : 0330

Genre             : Romance

Rate                : All Age

Cast                : U-Kiss (all), Lee Youngah, Gikwang (Beast) etc

Author            : @kevio0330

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Hai hai. Ini ff pertamaku di FFINDO. Semoga chingudeul pada suka sama ff aku ini. FF ini terinspirasi tentunya dari MV baru U-Kiss, 0330.

Special thanksku untuk ka Dita yang udah bikinin fotonya. Makasih ya ka :* dan juga untuk teenlit-teenlitku di rumah yang merupakan inspirasi keduaku di ff ini. Thanks ya all =D

Karena disini namanya Youngah, anggap aja Youngah itu kamu. Oke? Chek out~

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Kevin POV

 

“Oppa! U-Kiss is so daebak. So proud to be Kiss Me!” kata Youngah tiba-tiba menemuiku di backstage Inkigayo. Hari ini adalah hari kedua comeback stage U-Kiss dengan lagu baru, 0330.

 

“Hai Youngah. Wah kau ini berlebihan,” kataku sambil tertawa. Youngah adalah adik Gikwang. Yang aneh, dia lebih suka U-Kiss daripada boyband oppanya sendiri, Beast.

 

“Ih aku serius loh. U-Kiss beneran keren dengan tambahan 2 member baru. Hey dimana oppadeul lain?”

 

“Tentu sudah masuk ke ruang ganti baju. Lagian kau mencegatku disini. Jadi hanya aku deh yang belum ganti baju,” kataku sambil berpura-pura kesal.

 

“Yasudah. Ayo oppa kita ke ruang ganti. Aku mau mencubit pipi Soohyun oppa lagi,” kata Youngah sambil terkikik dan kamipun masuk ke ruang ganti.

 

Lee Youngah. Dia adalah gadis berusia 17 tahun (94lines). Tingginya kira-kira se-Dongho. Youngah seorang Kiss Me yang sangat fanatik. Gikwang mengenalkan dia pada kami. Kata Gikwang, Youngah sangat ingin berkenalan dengan kami. Pada saat kami berkenalan dengan dia,  kami langsung suka. Dia anak yang cantik, ramah, baik, dan sangat menyenangkan.

 

Ruang ganti

 

“YOUNGAH!!” tiba-tiba suara koor Soohyun hyung, Eli, Dongho, dan Kiseop serempak menyebut nama Youngah.

 

“Annyeong oppadeulku sayang” Youngah memeluk Soohyun, Dongho, Eli, dan Kiseop satu per satu. “Oh iya. Annyeong juga AJ dan Hoon oppa. Boggapseumnida”

 

Lihat sendiri kan? Youngah sangat akrab dengan member U-Kiss (kecuali AJ & Hoon karena mereka berdua belum kenal Youngah). Tentu saja. Youngah sudah kami anggap adik sendiri.

 

“Ya ampun! Kau tambah cantik, dongsaeng. Bagaimana traineemu? Lancar kan?” tanya Soohyun hyung sambil mencubit pipi Youngah.

 

“Baik dong oppa. Aku kan ingin cepat-cepat bisa satu stage sama U-Kiss. Makanya aku baik-baik di trainee”

 

“Oh iya. AJ, Hoon, perkenalkan ini Lee Youngah. Adiknya Gikwang. Dia kerabat dekat U-Kiss,” aku memperkenalkan Youngah kepada 2 member baru U-Kiss itu.

 

“Bukan kerabat lagi. Mungkin sudah adik U-Kiss,” tambah Eli.

 

“Ya tepat sekali. Dia adik kita. Makanya jangan heran kalau kita akrab sekali dengan yeoja satu ini,” ujar Kiseop.

 

AJ dan Hoon mengangguk.

 

“Kau tadi kesini bersama Kevin hyung?” tanya Dongho.

 

“Ne, Dongho. Hey akhir-akhir ini kau sangat aktif di twitter,” kata Youngah kepada Dongho.

 

“Iya tuh. Lagi demen nonton youtube si Dongho. Ada proyek deh kayaknya dia,” hardik Hoon. Kami semua pun tertawa. Kecuali Dongho: mukanya masam.

 

Dongho POV

 

Youngah is back! Aku senang sekali. Oh tidak, aku sedih. Ah aku senang. Aduh aku bingung. Antara sedih dan senang. Tadi aku senang makanya aku terpekik ketika Youngah tiba-tiba ada di depanku. Lalu seketika aku broken heart ketika tau Youngah datangnya bersama Kevin hyung.

 

Ya ya ya. Aku akui deh. Aku memang suka Youngah. Tapi dia sepertinya lebih tertarik pada Kevin hyung. Waktu pertama masuk backstage U-Kiss, dia dengan malu-malu bilang mau foto bareng sama Kevin hyung. Bukan sama aku T__T

 

Waktu itu dia juga bilangnya mau duet End of The Road sama Kevin hyung (saat masih ada Kibum dan Xander hyung). Padahal Soohyun hyung lebih bagus suaranya daripada Kevin hyung. Makanya di facts tentang aku ada tulisan kalau aku iri dengan suara Kevin hyung kan? Nah itu karena aku suka Youngah!

 

“Woy jangan bengong. Nanti kesambet,” tiba-tiba Youngah duduk di sampingku. Aku melihat Youngah dari kaca di depanku.

 

“Sakit?” tanya Youngah lagi.

 

“Ah tidak,” aku nyengir sambil menggeleng.

 

“Kenapa? Cemburu ngeliat oppaku sama IU jadi MC bareng?”

 

Bukan bukan! Aku cemburu gara-gara kamu sama Kevin hyung mulu -_-

 

“Ah nggak sama sekali. Gak mungkin aku cemburu sama Gikwang hyung,” jawabku seringan mungkin.

 

“Jangan bohong. Aku tau kamu ngefans banget sama IU. IU tipe kamu kan?”

 

Iya, IU tipe aku. Tapi aku sukanya sama kamu!

 

“I..iya. tapi aku gak mungkin cemburu. Anak kecil banget kalau sampai aku cemburu”

 

“Lah memang kamu masih kecil, Dongho. Kamu kan magnae!” aku dan Youngah tertawa bersama. Ya, mengingat aku magnae, aku gak bisa nembak kamu Youngah.

 

“Youngah jadi gak beli ice cream? Ayo sebelum tutup. Kan tempatnya jauh,” tiba-tiba Soohyun hyung menghampiri kami.

 

“Hah? Mau pergi? Siapa aja yang ikut?” tanyaku refleks. Jeongmal babo Dongho! Ngapain kamu tanya? Pastilah sama Kevin hyung. Eh, itu kan yang nanya Soohyun hyung. Tapi bisa saja sih Soohyun hyung cuman nanya. Ah entahlah

 

“Aku, Kevin, sama Eli. Kiseop gak ikut. Dia mau cepat-cepat tidur gara-gara badannya pegal. Kamu mau ikut?” tawar Soohyun hyung.

 

“Eh gimana ya? Aduh nggak deh”

 

Youngah POV

 

Kyaaa! Aku adalah manusia paling beruntung di dunia ini di hari Minggu ini. Aku tadi habis jalan-jalan sama Kevin, Soohyun, dan Eli oppa. Aku ke kedai ice cream di pinggir Seoul. Disitu tidak perlu repot-repot nyamar karena suasananya desa banget dan gak ada yang kenal U-Kiss.

 

Oke aku akan jelasin satu per satu member U-Kiss menurut sudut pandangku.

 

Pertama, Soohyun oppa. Dia itu kayak appa buat aku. Dia pengertian dan selalu merhatiin aku. Bahkan, kalau aku pulang trainee jam 11 atau 12 malam, dia rela jemput aku. Dia juga baik banget. Tadi dia yang traktir aku ice cream.

 

Kedua, Eli oppa. Aku suka gaya tengil plus playboynya. Kalau aku lagi boring, aku paling suka telpon dia. Dia bisa loh disuruh ngelawak kalau aku lagi telpon mendadak begitu. Dia juga sering nanya-nanya tentang anak trainee yang cantik sama aku. Kadang aku ngakak kalau inget itu. Kadang kesal juga ==”

 

Ketiga, Kiseop oppa. Nah kalau ini si my lovely ulzzang oppa. Kadang aku suka cengo kalau selca bareng dia. Gayanya itu loh. Pas dan bagus banget! Dia yang ngajarin aku bisa jadi trend setter di kalangan teman-teman trainee aku. Ya secara Kiseop oppa kan fashionable + trendy abis.

 

Keempat, Dongho. Aku nganggap dia bukan sebagai kakak seperti aku nganggap member U-Kiss lain, tapi, teman. Dia seumuran sama aku. Dari semua member U-Kiss, aku paling nyambung ngobrol sama dia. Bisa dibilang, aku sama Dongho adalah sahabat baik.

 

Kelima, Kevin oppa. Inilah member favorit aku di U-Kiss. Pembawaannya tenang banget. Dia lebih suka dengerin lagu dan latihan ngedance sendiri dibanding ngobrol sama member U-Kiss lain. Hmm jujur aja. Aku punya perasaan gak hanya sekadar ngefans sama Keivn oppa. Mungkin….. ❤

 

Tadi aku senang banget jalan-jalan bareng oppadeul. Aku bener-bener merasa aku bagian dari U-Kiss.

 

Normal POV

 

7 bulan berlalu setelah U-Kiss comeback. Youngah telah tumbuh menjadi gadis cantik. Kini ia siap debut bersama girlbandnya. Girlband Youngah debut di CUBE Entertainment  1st concert. Member U-Kiss dan semua sunbae Youngah di CUBE Entertainment sudah mensupport Youngah.

 

Youngah POV

 

“Aaaah unni. Aku tegang. Sebentar lagi kita debut. Dan tak lama lagi seluruh Korea akan tau kita, “kataku pada leader girlbandku, Hyo unni.

 

“Iya, saeng. Gak cuman kamu yang tegang unni juga. Kita semua juga tegang banget,” jawab Hyo unni juga sama tegangnya denganku.

 

Aku kecewa. U-Kiss oppa gak bisa dateng karena mereka sedang rekaman untuk comeback mereka. Padahal aku berharap Kevin oppa bisa ngeliat aku dan bisa suka juga sama aku. Hihihi XD

 

Kini kami semua sudah ada tepat di belakang panggung. Begitu 4minute sunbae selesai perform dan tirai ini dibuka, resmilah kami jadi artis. Kami sudah minum, minuman yang entah apa namanya. Tapi rasanya benar-benar tidak enak. *kalau di Indonesia, mungkin bisa dibilang jahe*

 

 

 

Dongho POV

 

Hari ini Youngah resmi debut. MVnya sudah aku tonton. Disitu Youngah terlihat sangat dewasa dan cantik. Kami tadinya mau datang, tapi karena manager memaksa kami untuk rekaman, yasudah. Mau bagaimana.

 

Tadi Youngah mengirim sms kepada Kevin hyung kalau ia akan perform. Dia mengatakan sms itu tidak hanya ditujukkan untuk Kevin hyung. Tapi untuk U-Kiss. Tetap saja ya perantaranya Kevin hyung -__-

 

1 menit.. 2 menit.. 3 menit.. 4 menit.. Hey mengapa jantungku berdetak kencang? Aduh aku punya perasaan tidak enak. Tapi ada apa?

 

Kevin POV

 

Si Dongho mau kemana? Dia mengambil kunci mobil dan ia turun ke parkiran. Apakah dia sudah izin manager? Apa jangan-jangan dia nekat mau ketemu Youngah? Aku harus mengikutinya.

 

Dalam hitungan detik, aku mengambil jacket dan aku menaikki motor, mengikuti Dongho.

 

Youngah POV

 

“Aaakkhh unni…” aku memegang tangan Hyo unni. Kepalaku sakit sekali. Rasanya aku seperti diputar-putar. Mic yang kupegang sudah kujauhkan dari mulutku (micnya bukan mic yang dipegang)

 

“Youngah kau kenapa?” Hyo unni panik disusul semua member. Lampu diredupkan. Begitu juga mataku. Semuanya gelap…

 

Dongho POV

 

Benar dugaanku. Youngah kenapa-napa! Dia pingsan! Aku segera berlari ke belakang panggung. Tak peduli beberapa orang meneriakkan namaku. Ah yang penting Youngah selamat.

 

“Shin Dongho! Kau kemana? Cepat kembali. Sekarang atau kau ku keluarkan!!” tiba-tiba suara manager menggema di telingaku saat aku mengangkat telpon. Aku mencari dimana manager Youngah. Itu dia!

 

“Youngah kenapa hyung?”

 

“Dia pingsan. Sekarang kami akan membawanya ke rumah sakit”

 

Aku panik. Bagaimana ini? Youngah pingsan di hari debutnya.

 

“Hyung, bolehkah aku ikut ke rumah sakit?”

 

“Ya, silahkan. Kami sedang menghubungi ambulans”

 

“Tidak usah, hyung. Pakai mobilku saja!”

 

“Benarkah?”

 

“Iya. Silahkan saja”

 

CEPAT KAU KEMBALI SEKARANG JUGA ATAU KAU KU KELUARKAN! SHIN DONGHO, AKU SERIUS DENGAN ANCAMANKU. JANGAN MAIN-MAIN!

 

Bagaimana ini? Manager sudah berkata seperti ini. Manager Youngah sedang menggotong Youngah kearah mobilku.

 

Kevin POV

 

Youngah sakit. Filling Dongho kuat sekali. Aku saja yang juga suka padanya tidak sampai sekuat ini fillingnya. Dan sekarang mereka.. hey mereka menuju parkiran! Mati aku. Aku juga sedang di parkiran.

 

“Kevin hyung!” tiba-tiba Dongho menghampiriku.

 

“Eh.. eh.. i.. iya Dongho?”

 

“Untung kau disini. Bawa mobilku ya. Aku harus kembali ke kantor sekarang juga. Gomawo hyung”

 

Dongho segera meraih jacket dan kunci motorku. Aku segera berlari ke mobil dan menyetir. Aku juga panik!

 

Normal POV

 

3 hari sudah Youngah terbaring di rumah sakit. 2 hari pertama, Youngah belum siuman. Dan sekarang, syukurlah Youngah sudah bisa membuka matanya.

 

Masalahnya karena ada salah satu member girlband Youngah yang meracuni Youngah. Dia memang dari awal benci pada Youngah karena Youngah akrab dengan member U-Kiss. Kini orang itu sudah mendekam di penjara karena kasusnya.

 

Gikwang tak henti-hentinya menangis ketika tau adiknya tidak bisa debut saat itu. Gikwang terus berada di samping ranjang Youngah, menangis. Ibu mereka juga datang dan tak kalah shocknya.

 

Begitu juga member U-Kiss. Mereka juga sering mengirimkan buah. Terlebih Dongho. Pada saat hari kedua Youngah dirawat, Dongho tidak pulang. Ia tetap di kamar itu bersama Gikwang.

 

Kevin, dia juga suka dan ingin sekali bisa menemani Youngah setiap hari. Tapi ia harus menahan itu karena tidak ingin mengecewakan Dongho. Ia sangat sayang Youngah. Tapi tentu ia lebih memilih tidak mengecewakan Dongho karena ia dan Dongho sudah bersama selama beberapa tahun.

 

Youngah POV

 

“Youngah” aku terbangun dan tiba-tiba seluruh oppa U-Kiss sudah ada di sekelilingku. Yah memang aku sedih karena tidak bisa debut. Tapi aku mau bagaimana? Aku hanya bisa mensyukuri itu.

 

Dongho dan Kevin oppa ada di kananku. Mata mereka berdua sembab. Wah what’s wrong with they?

 

“Aku sangat kaget atas kejadian itu. Kini yang meracunimu itu sudah ada di penjara. Ah sudahlah. Lupakan dia,” kata Soohyun oppa.

 

“Aku semangat sekali waktu sidang. Pengacara dia sangat lemah karena dia 100% bersalah. Kalau aku bukan artis, aku sudah memanas-manasi keadaan,” ujar Hoon dengan semangat ’45 (?).

 

“Dia cantik sih,” Eli oppa berbicara dengan suara berat. “Tapi hatinya.. BUSUK!”

 

“Eli, tolonglah. Jangan kau katakan kata ‘cantik’ 1 hariiii saja. Oke? Jebal,” mohon Kiseop.

 

“Tapi dia cantik loh Kiseop. Bentuk badannya bagus, ….”

 

“Make up nya rapih, tutur katanya sopan, dan sangat pas dengan tipeku!”  suara koor Soohyun, Kiseop, AJ, dan Hoon memotong ucapan Eli oppa. Memang itulah yang dikatakan Eli oppa setiap bertemu perempuan.

 

Aku hanya cekikian memandang satu per satu oppadeul kesayanganku ini. Mereka membuatku cepat sembuh kalau begini.

 

“Hey kalian, sadarlah! Kita sedang di rumah sakit bukan di dorm,” tegur Kevin oppa.

 

“Iya deh kakek Kevin,” canda AJ oppa.

 

“Sudahlah, Kevin oppa. Aku senang kok ada hiburan,” jawabku ringan.

 

“Listen kevin. Listen,” kata oppadeul serempak.

 

Betapa kagetnya aku ketika tau kalau Dongho oppa sudah ada filling aku akan sakit di panggung. Soohyun oppa cerita saat member U-Kiss lain sedang membeli makanan. Soohyun oppa juga cerita kalau sebenarnya Dongho oppa sering memerhatikan aku diam-diam.

 

Ketika aku tanya maksudnya apa, Soohyun oppa tidak tau. Ya memang sepertinya harus aku yang menyelidiki sendiri. Aku jadi penasaran apa motif Dongho oppa begitu.

 

Dongho POV

 

“Ap… apa? Hyung menceritakan semuanya ke Youngah?” aku tersedak ketika Soohyun hyung cerita apa yang dia ceritakan kemarin ke Youngah. Aku yang memaksa dia untuk cerita.

 

“Lah memang kenapa? Aku tidak cerita kok kamu suka sama dia”

 

“Iya tapi tetap aja. Aku kan malu, hyung”

 

“Biarin aja dia nebak apakah kamu suka apa nggak sama dia. Kalau dia nebak kamu suka sama dia, dan kalau dia juga suka sama kamu, kamu pasti tambah deket deh sama dia,” terang Eli hyung dengan nada super duper playboynya.

 

“Awas nih ada saingan loh,” sela AJ hyung.

 

“Aaaww sakit,” AJ hyung terpekik.

 

Saingan? Wah siapa? Kiseop hyung? Kevin hyung? Kalau sampai Kevin hyung, mati aku! Pasti Kevin hyung yang dapat.

 

“Maksudnya?” tanyaku bingung.

 

“Nothing special. Just kidding,” ralat AJ hyung.

 

Beberapa hari kemudian…

 

Kevin POV

 

Hari ini adalah hari terakhir Youngah di rumah sakit. Aku sangat senang. Ah, tidak hanya aku. Semua orang yang sayang Youngah juga sangat senang. Beberapa hari ini, untunglah Gikwang bisa menjaga Youngah. Soalnya kalau tidak, bisa mati cemuburu aku si Dongho terus yang akan menjaga Youngah.

 

Sekarang aku sudah di depan kamar Youngah. Aku membuka pintu kamarnya dan melangkah masuk. Betapa cantiknya gadis ini. Tak heran kalau CEO Cube Ent. mendebutkan Youngah. Aku menyingkirkan poni yang menutup keningnya dan aku mencium keningnya.

 

“Oppa,” tiba-tiba Youngah terbangun. Wah gawat! Jangan sampai dia tau aku menciumnya tadi >_<

 

“Kau terbangun. Apakah aku menganggu?”

 

Youngah menggeleng. “Ani. Oppa baru datang?”

 

“Ne. Bagaimana keadaanmu? Kepalamu masih sering sakit?”

 

“Tidak sesakit seperti dulu. Aku sudah mendingan. Bagaimana tidak? Gikwang oppa itu selalu menjaga makanku. Aku dilarang keras makan banyak apel. Padahal aku apel holic. Aku tersiksa disini bersama Gikwang hyung,” curhatnya. Aku suka jika melihat muka Youngah yang sedang kesal. Lucu.

 

“Ya itu demi kebaikanmu juga”

 

“Oh ya, oppa. Mau tidak mengantarku keliling Seoul?”

 

“Mau ngapain?”

 

“Aku mau cari kado untuk Gikwang oppa. Dia kan selama ini baik sekali mau menjagaiku. Ayolah oppa. Jebal”

 

“Lantas bagaimana dengan umma dan Gikwang sendiri? Mereka nanti akan datang bukan?” tanyaku bingung. Kan tidak mungkin Gikwang tidak mengantar Youngah pulang.

 

“Mereka sudah ku suruh pulang. Aku bilang, nanti oppadeul U-Kiss yang akan mengantarku. Gikwang hyung oke oke saja”

 

Gikwang memang begitu. Sudah 100% percaya dengan U-Kiss. Dia saja tidak ragu untuk menitipkan Youngah kalau dia sedang ada tour keluar negri. Kadang Youngah suka ditinggal sendiri di rumah. Apalagi waktu Cube membuka pendaftaran baru. Youngah jadi sering di rumah karena agensinya sedang mengurus trainee baru. Di masa-masa itulah Youngah sering dititipkan ke kami.

 

“Aku gak bawa mobil, Youngah. Kita kan gak mungkin pakai kendaraan umum”

 

“Memang kenapa kita gak bisa pakai kendaraan umum, oppa?”

 

“Repot. Kalau pakai taxi, mahal banget. Kalau pakai bus, susah. Karena halte bus hanya ada di sudut kota Seoul dan jarak dari halte ke mall itu jauh sekali. Kau baru sembuh. Nanti kau sakit lagi”

 

“Pakai mobil aku saja”

 

Akkh. Pengacau itu datang lagi -_-

 

Dongho POV

 

“Pakai mobil aku saja,” kataku refleks ketika mendengar Youngah dan Kevin hyung akan pergi.

 

Gawat! Ada Kevin hyung di dalam. Mereka mau pergi berdua lagi. Ya aku tau kalau aku menawarkan mobil pasti aku akan dicuekkin habis-habisan karena mereka pasti akan asik ngobrol berdua. Tapi daripada aku uring-uringan dan yang kena dampaknya hyung-hyungku yang lain?

 

“Nah, Dongho. Akhirnya kau kembali juga,” kata Youngah.

 

“Memang Dongho sudah datang sebelumnya?” tanya Kevin hyung.

 

“Iya. Aku datang setengah jam lalu hyung,” jawabku. “Kalian mau pergi? Bagaimana kalau pakai mobilku saja? Aku yang nyetir deh”

 

“Eh beneran? Ah aku gak enak kalau kamu yang nyetir. Nanti kamu capek,” kata Youngah.

 

Mana mungkin aku capek untuk orang yang aku sayang?

 

“Gwenchana. Ayo kita pergi”

 

1 jam kemudian Youngah sudah melepas baju rumah sakitnya dan menggantinya dengan baju plus jacket yang membuatnya semakin cantik hari ini. Dugaanku tidak begitu meleset. Kevin hyung dan Youngah tidak begitu menyuekkiku.

 

Youngah POV

 

“Topi ini bagus loh Youngah”

 

“Jam tangan ini murah tapi bagus. Yang ini saja Youngah”

 

“Hey! Sepatu itu unik. Menurutku, kau belikan oppamu yang itu saja”

 

“Jacket itu cool, Youngah. Kasih kado yang itu saja”

 

Pusing pusing pusing. Kevin oppa dan Dongho daritadi menawarkanku barang-barang bagus untuk kuberikan ke Gikwang oppa. Aku semakin bingung. Mereka seperti berebut ingin menawarkan yang paling bagus.

 

Aku sadar daritadi banyak orang yang memerhatikanku. Ah lebih tepatnya mereka memandangku iri karena aku jalan dengan 2 namja ganteng. Untung mereka tidak sadar kalau Kevin dan Dongho artis. Maklum, ini daerah pinggir Seoul.

“Haduh kalian ini. Aku makin pusing tau!” kataku tibs-tiba berada di tengah mereka.

 

“Mi.. mianhae,” kata Dongho.

 

“Jeongmal mianhae, Youngah” kata Kevin oppa.

 

Hihihi. Lucu sekali ekspresi mereka yang serba bersalah itu.

 

“Nah ini bagus,” aku mengambil 1 jam tangan berwarna hitam. “Kalau Gikwang hyung pakai, pasti dia terlihat sangat keren. Aku gak salah masuk toko rupanya”

 

Aku melihat muka kecewa mereka berdua karena tidak ada salah satu pilihan mereka yang aku pilih. Lagian mereka juga yang aneh.

 

“Serautus lima puluh won,” kata kasir sambil membungkus jam yang kubeli.

 

Omo! Kevin oppa dan Dongho tiba-tiba menaruh uang 150 won bersamaan di meja kasir.

 

“Aku yang bayar,” kata Kevin oppa dan Dongho bersamaan.

 

“Sudah. Aku saja,” kata Kevin oppa.

 

“Aku saja ya, Youngah?” tawar Dongho.

 

“Kalian ini apa-apaan saja. Aku dong yang bayar. Kan hadiah ini dari aku untuk Gikwang hyung. Sudah sudah. Ambil uang kalian”

 

“Beneran nih, Youngah?” tanya Kevin oppa.

 

“Serius”

 

Aku benar-benar tidak bisa menahan rasa senangku. Aku seperti putri pada hari ini. Hehehehe. Aku ke ge-eran sekali ya? Tapi itulah yang aku rasakan sekarang. Bagaimana tidak? Aku seperti diperebutkan 2 orang pangeran.

 

Dongho POV

 

Ponselku berdering.

 

“Yoboseyo.. Ne umma waeyo?.. Ah ya aku lupa.. Oke umma. Aku akan segera melakukan itu.. Iya iya. Sudahlah umma. Jangan marah-marah disini.. Ne bye bye”

 

Itu yang selalu umma ucapkan padaku. 5 menit saja telat, pasti aku langsung.. ah kepalaku.. pusing.. semuanya gelap.

 

Normal POV

 

“Dongho kamu kenapa!!” Youngah terpekik keras ketika Dongho tiba-tiba jatuh pingsan. Kevin segera menggendong Dongho. Kevin melemparkan ponselnya ke Youngah.

 

“Ini. Kau cari di daftar telponku. Katakan padanya Dongho sakit dan aku di Seoul Hospital. Cepat!” perintah Kevin.

 

“Ne oppa”

 

Di mobil

 

“Kau sudah menelpon managerku kan?” tanya Kevin dengan pandangan masih tertuju ke jalan. Ia sangat panik.

 

“Sudah oppa. Katanya mereka sekarang sudah menuju kesana”

 

Youngah melirik Kevin takut. Kevin memang menyeramkan kalau sedang serius. Ia sama sekali tidak tersenyum. Youngah menganggukannya kepalanya.

 

Ya, aku harus menanyakan itu, batin Youngah.

 

“Oppa, bolehkah aku tanya sesuatu?”

 

“Apa?”

 

“Dongho sakit apa? Hanya pusing biasa? Kenapa ia bisa pingsan mendadak?”

 

Kevin menghela nafas panjang. Ia memandang Youngah sebentar lalu pandangannya beralih ke Dongho lewat kaca diatas *kebayang posisi kacanya kan?*

 

“Dongho.. anak itu sakit. Dia sakit kanker otak. Makanya dia sering ambruk begitu. Kalau dia telat minum obat 5 menit saja, pasti dia langsung ambruk begitu. Dia gak mau ngerepotin kami. Makanya dia suka gak bilang kalau sudah mau ambruk begitu,” jelas Kevin.

 

Youngah diam membeku. Ia berusaha mencerna kata-kata demi kata yang Kevin ucapkan. Bagaimana bisa Youngah menerima kenyataan kalau sahabat terbaiknya akan menggantikan dirinya di rumah sakit.

 

“Maafkan kami karena kami gak ngasih tau kamu,” Kevin menghela nafas panjang sekali lagi.

 

“Tapi kenapa? Oppa, aku gak sayang banget sama Dongho. Dongholah sahabat terbaikku. Kenapa kalian tega?”

 

Perlahan, air mata Youngah mulai turun. Youngah tau kalau ia tidak sepantasnya memperuet keadaan.

 

“Jeongmal mianhae, Youngah. Dongho yang melarang kami. Ia melarang kami mati-matian untuk memberitahu hal ini kepada mu”

 

“Kenapa, oppa? Kenapa?”

 

Kevin tidak perlu menjawab pertanyaan Youngah karena mereka sudah sampai di rumah sakit. Dongho kini sudah sampai di ruang ICU.

 

10 menit kemudian…

 

“Kevin, Youngah!” teriak Soohyun.

 

U-Kiss kini sudah sampai di rumah sakit tempat Dongho dirawat. Mereka secara berebut bertanya bagaimana cerita Dongho bisa sampai pingsan. Kevin dan Youngah dengan sabar menjawab pertanyaan mereka.

 

“Aku harap kamu gak ngecewain Dongho ketika bocah itu sudah bangun nanti,” bisik Eli ketika member U-Kiss satu per satu meninggalkan rumah sakit. Youngah tetap berada disitu. Menginap di rumah sakit.

 

Youngah POV

 

Kini semuanya sudah pulang. Tinggal aku sendiri. Umma Dongho aku paksa pulang. Ya, ummanya Dongho sudah tua. Harus banyak istirahat.

 

Aku tak pernah menyangka sahabat yang aku sayangi di dunia harus terbaring dengan mesin-mesin itu kini. Aku mengintipnya dari kaca. Muka Dongho polos. Menggambarkan kepasrahan akan nasib. Dongho, malang sekali kamu.

 

Di depanku, Dongho sangat kuat. Ia tak pernah mengeluh atau sakit sekalipun. Kadang, aku selalu kagum dengan sifatnya itu. Tapi aku tak menyangka, di belakang itu, dia punya penyakit yang mengancam hidupnya.

 

Keesokan harinya

 

“Annyeonghaseyo. Nona, bangun”

 

Aku terbangun kaget ketika ada yang mengguncang tubuhku. Wah, sepertinya itu dokter yang merawat Dongho.

 

“Eh.. eh.. iya dokter?” aku langsung berdiri. Tampaknya ada hal penting yang ingin diucapkan oleh dokter ini.

 

“Apakah kamu saudara dari Dongho?”

 

“Bukan. Saya teman dekatnya. Ada apa, dok? Saya bisa sampaikan kepada keluarga Dongho”

 

“Tidak. Saya harus memberitau hal ini pada keluarga Dongho..”

 

Nah kebetulan sekali. Itu kan umma dan appanya Dongho.

 

“Dok, itu appa dan umma Dongho”

 

Aku kok tegang ya? Fillingku tidak enak. Sepertinya akan terjadi suatu hal buruk yang menimpa Dongho. Lupakan itu Youngah. Kau tidak boleh berperisangka buruk seperti itu!

 

“Saya harus memberitau laporan terakhir mengenai keadaan Dongho,” kata Dokter itu. Wajahnya terlihat kecewa.

 

“Ada apa, dok? Tolong beritau kami. Saya sangat khawatir keadaan anak saya,” kata umma Dongho. Matanya sembap. Sepertinya umma Dongho habis menangis.

 

Dokter itu mengambil satu map yang dipegang oleh suster di belakangnya dan menunjukkan satu foto. Fotonya tidak jelas. Seperti foto kepala. Aku tidak mengerti ilmu kedokteran >_<

 

“Ini otak Dongho,” kata dokter sambil menunjuk foto hitam itu itu. “Dan ini penyakit yang menggerogoti kepalanya,” dokter menunjukkan gambar (gambarnya seperti urat) berwarna hijau kebiru-biruan (tosca).

 

“Dokter, banyak sekali penyakitnya. Apakah anak saya bisa selamat?” tanya appa Dongho cemas.

 

“Satu-satu caranya adalah operasi. Dongho sudah siuman. Anda bisa masuk untuk merayunya operasi. Baiklah saya permisi,” kata Dokter.

 

Penyakit Dongho sudah stadium akut! Aku hanya bisa menatap lemah kertas yang tadi dokter tunjukkan. Banyak sekali gambar urat-urat yang ada di kepala Dongho. Dongho harusnya istirahat selama ini. Tapi, mana bisa sahabatku itu dilarang? Yang ada dia malah akan mengamuk balik. Dia sangat ingin jadi penyanyi. Makanya dia begitu.

 

Umma dan Appa Dongho sudah masuk. Oppadeul U-Kiss juga sudah datang.

 

“Youngah bagaimana keadaan Dongho?” tanya Soohyun oppa.

 

Aku tertunduk lemas. “Penyakit Dongho sudah sampai stadium akut, oppa. Kini umma dan appa Dongho sedang merayu Dongho agar dia mau ikut operasi,” jelasku.

 

Semua member U-Kiss perlahan lemas. Mereka sedih. Ya, siapa yang tidak sedih seorang Dongho sakit?

 

“Katanya, dia mau kalian semua masuk,” tiba-tiba umma Dongho keluar dari kamar Dongho.

 

Kamipun melangkah masuk ke kamar Dongho. Kami heran, kenapa tadi Dongho hanya sebentar ya bicara dengan ummanya?

 

“Dongho”

 

“Hey kalian. Aku senang kalian bisa datang kesini!” kata Dongho sambil menunjukkan senyum super lebarnya. Tidak keliatan kalau ia sedang sakit.

 

“Bocah, kamu mau kan di operasi? Jangan bilang kamu gak mau,” kata Eli oppa.

 

“Ya mau dong, hyung. Aku kan pengen tetep jadi super duper cutie magnae Dongho,” kata Dongho diiringi tawa.

 

Aku membuang mukaku, menghapus air mataku yang turun. Dongho masih bisa tegar padahal dia sakit!

 

“Dongho, kamu kok masih happy-happy aja sih? Gak kepikiran sakitmu apa?” tanya AJ oppa.

 

“Yaelah, hyung. Santai aja lagi. Ngapain sih dipikirin? Penyakit itu aku abaikan aja. Aku gak pernah sedetik pun mikirin penyakitku,” jawab Dongho santai.

 

Kami semua kagum dengan jawaban Dongho. Bagaimana bisa ia berkata seperti itu? What the daebak! 5 menit kami terdiam. Tenggelam dalam pikiran masing-masing.

 

Dongho memegang tanganku. Omo dia mau ngapain ini?

 

“Lee Youngah”

 

Deg! Mampus ini Dongho mau ngapain coba?

 

“N.. ne?”

 

Aku melihat sekelilingku. Semua mata seperti meyakinkanku. Bahkan Soohyun oppa mengangguk kecil. Kecuali Kevin oppa. Dia menatapku pasrah.

 

“Tatap aku”

 

Aku menatapnya.

 

“Aku mau nanti setelah aku selesai di operasi, kau.. kau..”

 

Ucapan Dongho terhenti. Iya melihat kebelakangku. Seperti meminta keyakinan dia. Hahaha. Lucu si Dongho kalau sedang tidak pede begini.

 

“Setelah aku operasi, would you.. would you.. would you be my girl?”

 

Deg deg deg. Jantungku berdetak cepat. Sangat cepat. Dongho, aku ini sahabatmu. Aku sukanya sama Kevin oppa. Bukan sama kamu. Aku memandang Kevin oppa sejenak. Ia hanya berbalik memandangku pasrah.

 

“Youngah bagaimana? Setengah jam lagi aku operasi. Dan jika aku membuka mataku nanti, aku ingin kau yang ada di sampingku”

 

Aku menundukkan kepalaku. Aku tau, kalau aku bilang tidak, pasti penyakit Dongho makin parah. Jadi…

 

“Ne. Saranghaeyo, Dongho”

 

Maafkan aku Kevin oppa. Aku juga mencintaimu. Soohyun oppa pertama kali mengucapkan selamat kepadaku dan Dongho. Aku menatap Dongho. Dongho begitu bahagia. Tak pernah kulihat dia seceria ini.

 

Normal POV

 

2 jam berlalu. Kamar operasi belum menunjukkan tanda bahwa operasi akan berakhir. Kami semua menunggu dengan cemas. Youngah dan umma Dongho tak henti-hentinya berpegangan tangan. Eli dan Soohyun mondar-mandir karena tidak bisa sabar menunggu hasil operasi. Kevin dan Hoon duduk mendengarkan musik tanpa melakukakan gerak apapun. Kami semua tegang disini.

 

“Maafkan kami. Kami hanya bisa melakukan semaksimal mungkin. Tapi yang diatas tidak mengizinkan itu,” dokter tiba-tiba keluar ruangan.

 

“Mwo??” semua tercegang. Dongho kini tinggal kenangan. Kami semua masuk ke kamar Dongho.

 

Dongho kini telah menutup kedua matanya. Nafasnya sudah tidak ada. Detak jantungnya sudah berhenti. Dongho, dia telah tiada.

 

“ANAKKU!!” umma dan appa Dongho menangis melihat anak mereka sudah terbaring tanpa daya di ranjang ini.

 

Kevin merangkul Youngah yang juga menangis. Eli juga sangat terpukul. Dialah yang paling dekat dengan Dongho. Kiseop memeluk Eli, berusaha menabahkannya. Soohyun, AJ, dan Hoon hanya bisa menatap sahabat mereka dengan kesedihan. U-Kiss telah kehilangan magnae mereka.

 

“Dongho, adikku yang paling aku cintai. Semoga kau tenang di alam sana. Dukunglah kami Dongho. Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk membawa U-Kiss menjadi yang terbaik,” kata Soohyun sambil memeluk Dongho.

 

Terakhir, Youngah mencium Dongho. Dia tidak pernah menganggap Dongho pacarnya, tapi sahabat terbaiknya. Ya, selamat tinggal magnae Dongho :,(

 

Soohyun POV

 

2 tahun setelah kejadian tragis menimpa U-Kiss berakhir. Kami tetap menjadi U-Kiss. Kami sekarang berenam. Tanpa magnae. Ya, kami tidak menganggap Kevin magnae karena magnae tetaplah Dongho.

 

Kini aku berada di fanmeeting, U-Kiss akan segera comeback. Aku bersama 5 member lainnya duduk tersenyum memandang Kiss Me yang hadir disini.

 

Inilah statment yang paling kami tunggu, pengakuan Kevin.

 

“Kiss Me mungkin kecewa. Tapi aku yakin kalian tidak akan brutal. Aku yakin kalian akan menghargai keputusanku,” kata Kevin. “Aku ingin memperkenalkan tunanganku, Lee… Youngah”

 

Semua mata Kiss Me tertuju pada mata gadis cantik dengan menggunakan dress pink memasuki tempat duduk kami. Aku mendengar beberapa Kiss Me berdecak kagum, kaget, dan kecewa.

 

“Maafkan aku karena telah mengambil oppa kalian. Tapi aku akan menjaga dia kok. Aku janji!” kata Youngah. Terlihat sekali dia tidak memikirkan kata-katanya dengan matang. Tapi tak apa, itu lucu.

 

“AKU MENDUKUNGMU UNNI, OPPA!” tiba-tiba sebuah teriakkan keras dari salah satu Kiss Me menggema ruangan.

 

Aku tersenyum. Semua Kiss Me setuju. Mereka semua tepuk tangan. Youngah itu adalah member girlband yang terkenal punya kepribadian baik dan tidak pernah macam-macam. Tentu saja semua Kiss Me pasti setuju. Aku dan semua member U-Kiss setuju juga pastinya.

~The end~

 

Fanficku akhirnya selesai juga. Yey ^^ aku disini gak maksud jelek-jelekin satu boyband pun. Dan juga, cerita ini bener-bener khayalanku. Yang udah baca, tolong tinggalin komen ya. Maksih ^^

 

@kevio0330 =D

Advertisements

22 responses to “[FREELANCE] 0330

  1. gak apa-apa kok meskipun youngah sama Kevin(so Kevin juga lumayan… hehehe)

    tapi kasihan Dongho nya…………….. hikhikhikhikhikhikhik!!!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s