Move on (Chapter 3)

Title: Move on (Chapter 3)
Pairing: IU/Yoseob, IU/Wooyoung, slight! Jiyeon/Junhyung
Member: G.O, Thunder
Author: junseobie
Rating: G
A/N: Kata katanya ada beberapa yang diubah. Ga enak aja gitu kalo pake kata yang terlalu baku terus cowok sama cowok manggil pake aku kamu -_- oh iya terus kalo ada yang digaris miringin itu bisa berarti dia ngomong sama diri sendiri ya.

(chap 1) (chap 2) (chap 4) (chap 5) (chap 6) (chap 7) (chap 8 ) (chap 9) (chap 10) (chap 11) (chap 12) (chap 13) (final chapter)

-Author POV-

Setelah G.O pulang dari sekolah, G.O pun menaruh tasnya diatas meja belajar. Lalu dia berjalan menuju kasur sambil membawa hp. Ketika dia hendak sms Ichi, dia teringat perkataan IU. Lalu dia langsung sms Wooyoung.

To: Wooyoung

Ya. Jadi minjem novelnya IU ga?

Beberapa menit kemudian, Wooyoung pun membalas sms G.O

From: Wooyoung

Jadi kok. Lo kenal IU? Boleh minta nomornya ga?

Sebelum membalas sms Wooyoung, G.O sms IU terlebih dahulu.

To: IU

Katanya Wooyoung jadi kok.

Lalu dia pun membalas sms Wooyoung. Beberapa menit kemudian IU membalas smsnya.

From: IU

oke oppa. Gomawoyo~

-dikamar IU- -IU POV-

eh siapa nih? G.O oppa? tumben banget bales cepet. Ucapnya dalam hati ketika hpnya bergetar. omo. Ternyata Wooyoung oppa!

From: 0812345678

Eh ini Wooyoung oppa. Kamu besok bawa ya novelnya hehe.

oh novel “when the winter’s come” ya? Hm novel itu kan bercerita tentang bagaimana pasangan kekasih saling menyelamatkan pasangannya masing-masing dan berakhir dengan mengenaskan. Aku langsung mengambil novel itu dari dalam lemari dan memasukkannya kedalam tasku. Sebelum tidur, aku membalas sms Wooyoung oppa terlebih dulu.

-Keesokkan harinya-

Ketika jam pelajaran kedua berbunyi, aku dan yang lainnya bergegas untuk moving. Ya, sekolahku memakai “moving class” yaitu ketika jam pelajaran pertama dan kedua usai, kita langsung pergi kekelas pelajaran berikutnya. Begitu juga seterusnya. Aku sampai didepan kelas 307. Ketika aku hendak masuk kedalam, aku melihat Wooyoung oppa masuk kekelas yang ada disamping kelasku. Dengan refleks tanganku mengambil hp yang ada disaku rokku dan mengetik sebuah sms.

To: Wooyoung oppa

Oppa. Jadi minjem novelnya ga? Kelas aku ada disamping kelas oppa.

Beberapa menit kemudian dia membalas sms ku.

From: Wooyoung oppa

Jadi kok. Nanti ya, ini lagi ada guru.

-1 setengah jam kemudian-

eh? kelasnya udah keluar? Mana orangnya? Aku berjalan kekelas berikutnya. Siapa tau nanti ketemu lagi. Oh itu dia! “oppa” panggilku. “ini dia orangnya” kata temanku sambil menunjuk diriku. “oooh dia. Oke deh makasih ya” sambil tersenyum kearah temanku tadi. “ini oppa bukunya” ucapku sambil memberikan novel itu. “ini ceritanya mereka semua nanti matikan?” tanya Wooyoung oppa. “iya. Kok tau? Udah pernah baca ya?” sambil menaikkan alis. “Diceritain sama temen kakak hehe” ucapnya. Lalu temannya mendekat kearah kami. “wah apaan nih? Buku yadong ya?” sambil melirik kearah novel itu. “hahaha apaan sih. Orang bukan juga yeeee” aku tersenyum saja melihat tingkah mereka. “oh iya makasih ya” ucapnya sambil tersenyum kepadaku. Aku dan dia berjalan bersama menuju kelas masing-masing.

-2 jam kemudian-
KRIIING!!! KRIIING!!!

Ketika bel istirahat telah berbunyi, akupun mengambil hp dan dompetku. Aku langsung berjalan kekelas Jiyeon yang berada disamping kelasku. Aku melambaikan tangan kearah Jiyeon agar dia melihatku dan kami pun berjalan kekantin bersama-sama.

“ya! Kemarin pulang sendiri?”

“enggak hehe”

“omo. Terus pulang sama Junhyung oppa?!” ucapku sambil sedikit berteriak.

“ya! suuuuut!!! Nanti dilabrak sama fansnya Junhyung oppa!” sambil menutup mulutku.

“iya iya maaf. Tapi ceritain sekarang!”

“nanti aja ditempat yang sepi. Biar ga ada yang denger hehe”

“UHUK! denger apa nih?” ucap seseorang dibelakang. Kami pun langsung menengok kebelakang.

“eh onnie, oppa. Anyeong!” ucap kami kikuk.

“ya! Kemarin kamu pulang bedua kan sama si Joker?”

“eh? Kok oppa tau? Oppa ngikutin ya?”

“Hahahaha iya. So sweeeet banget sih kalian bikin iri!” ucap Ichi.

“maksudnya apa nih?” G.O langsung melirik Ichi.

“Haha becanda! Terus kemarin ngomongin apa aja?”

“bukan apa apa kok~ aku beli makanan dulu ya!” ucap Jiyeon sambil meninggalkan kami bertiga.

“yaudah oppa sama onnie jajan dulu aja. Aku yang akan mengambil tempatnya”

Aku pun berjalan menuju tempat duduk yang berada ditengah-tengah kantin. Saat itu kantin sedang ramai sekali. Tempat duduk saja tinggal itu yang tersisa. Aku melihat-lihat kearah orang-orang yang berlalu lalang disampingku. Tiba-tiba ada seseorang yang tersenyum kearahku. Orang itu adalah Wooyoung oppa. Aku pun balik tersenyum kearahnya. Ia duduk disebelah kanan mejaku bersama pacar dan temannya.

Tak lama kemudian, Jiyeon datang sambil membawa makanan dan minumannya. “ya. Jajan sana gih. Aku yang akan disini” ucap Jiyeon sambil menyeruput es jeruknya. “enggak deh aku ga jajan” ucapku sambil memasang headset ditelingaku. Tak lama kemudian Ichi dan G.O pun datang. “Thunder sama Yoseob mana?” tanya Ichi. “ga tau tuh onnie”

“Aku kekelas duluan ya. Anyeong!” ucapku. Lalu aku meninggalkan mereka dan berjalan kekelas. Aku kenapa sih? kok sikap aku jadi kayak gini sih? aku ga biasanya kayak gini. A…apa aku cemburu melihat Wooyoung oppa bersama Syerin onnie? ah ga mungkin. Mungkin ini hanya perasaanku saja.

-Pulang sekolah- -Yoseob POV-

Aku berjalan menelusuri setiap sudut sekolah. Aku sedang mencari IU. Biasanya setiap hari kami selalu pulang bersama. Tapi hari ini aku tidak melihatnya sama sekali. Ada 1 tempat yang belum aku cari, yaitu taman. Kalau dia tidak ada disitu, tandanya dia sudah pulang.

Ah dia ada disitu! Sedang melukis sepertinya. Tapi tumben banget dia ngelukis disekolah. Biasanya taman yang didekat rumah. Mungkin dia sedang bosan? Who knows… Ketika aku melangkahkan kakiku, aku melihat seorang namja yang tidak asing lagi. Dia sedang berjalan mendekati IU. Namja itu adalah Wooyoung hyung. Aku perhatikan gerak-gerik IU. Kurasa dia sedang salah tingkah. Apa mungkin dia suka sama Wooyoung hyung? Yasudahlah kalau dia memang menyukainya. Lalu aku berjalan menjauhi mereka. Yang aku mau sekarang hanyalah pulang. Aku tidak tahan lagi melihat mereka berdua.

Tapi ketika aku baru melangkahkan kakiku, ada seseorang yang memanggil namaku. “Yoseob!” Suaranya sudah tak asing lagi. Lalu aku berbalik. “ya! mau kemana kamu? pulang?” tanyanya. “iya” sambil memberikan senyum palsu. “mau bareng ga?” tanyanya lagi. “ga usah. Kamu kan lagi sama Wooyoung hyung. Aku bisa pulang sendiri” jawabku. Lalu dia diam sejenak. “beneran bisa sendiri?” tanyanya sambil mengerutkan alis. “bisa kok. Aku duluan ya. Anyeong!” Lalu aku pergi meninggalkan mereka berdua sendiri.

-IU POV-

Jam 16.30. Biasanya jam segini aku sudah dirumah. Tapi hari ini aku masih ingin disini. Ingin merasakan sepinya sekolah. Ya, jam segini sekolah sudah sepi. Tinggal beberapa anak saja, itu juga paling mereka sedang mengerjakan tugas.

Ditaman ini aku berencana untuk menggambar sambil mendengarkan musik. Ya, taman ini memang sepi jadi biar aku tidak bosan, aku mendengarkan musik juga. Tak lama kemudian ada seseorang yang berdiri didepanku. Lalu aku mendongakan wajahku agar bisa melihat orang itu. “oh oppa. Sedang apa kamu disini?” sambil melepaskan headset yang masih menempel ditelingaku. “sedang mengitari sekolah” lalu dia melihat hasil gambarku “oh kamu lagi gambar ya? bagus loh gambarnya” sambil membalik-balikkan kertasnya. “gomawo” kataku tersipu malu. “kamu kok belum pulang?” tanyanya sambil mengembalikan bukuku tadi. “aku lagi males pulang. oppa? Syerin onnie mana?” ucapku sambil melirik-lirik sekitar taman. “lagi males pulang juga. Syerin tadi udah pulang. Kenal syerin?”

“enggak sih sebenernya. Cuman tau aja hehe” jawabku. Lalu Wooyoung oppa duduk disebelahku. Aduh kenapa jadi degdegan gini coba?! Akhirnya, untuk menghilangkan rasa canggung ini, aku membuka pembicaraan. “oppa udah baca novelnya?” sambil melirik kearah Wooyoung. “udah sih tapi baru berapa halaman doang” jawabnya. “oooh” ucapku sambil melihat sekeliling taman. mwo? itu kan Yoseob. Dia tadi mau kesini ya? “Yoseob!” ucapku sambil teriak.

Lalu dia membalikkan badannya “ya! mau kemana kamu? pulang?” tanyaku. “iya” ucapnya sambil tersenyum. Senyumnya terlihat beda. Dia kenapa ya? “Mau bareng ga?” tanyaku lagi. “ga usah. Kamu kan lagi sama Wooyoung hyung. Aku bisa pulang sendiri” jawabnya. Apa aku pulang saja ya? Tapi aku lagi males pulang. Kalau disini nanti diliat temennya Wooyoung oppa dan takutnya mereka mikir yang bukan-bukan. Akhirnya aku berkata “beneran bisa sendiri?” sambil mengerutkan alis. “bisa kok. Aku duluan ya. Anyeong!”

Aku terdiam sejenak melihat tingkah aneh Yoseob. “Dia kenapa?” tanya Wooyoung oppa kepadaku. “ga tau. Ga biasanya dia begini” jawabku. “oooh. Kamu ga mau pulang?” tanyanya lagi. “aku lagi males pulang oppa” jawabku lagi. “hm…kamu bisa dance?” sambil menatap mataku. “dance ya? dikiiit doang” “mau aku ajari?” “boleh”

Kemudian Wooyoung oppa menyetel lagu yang ada dihpnya. “watch and learn” lalu dia mulai dance. Uwooow dancenya keren! Ternyata dia bisa bboy juga ya. “oppa belajar bboy sama siapa? Jaebum oppa?” masih sambil melihat Wooyoung ngedance. “Jaebum? haha sedikit. Ayo coba yang kayak tadi” lalu akupun mencoba gerakan Wooyoung oppa yang tadi. Agak sedikit sulit sih tapi seru!

Kami terus dance sampai jam 17.30. “omo! udah jam segini aja. Rumah kamu dimana?” sambil melihat jam. “rumahku deket kok oppa” jawabku sambil membereskan tas. “mau oppa anterin ga? udah jam segini, cewek tuh ga boleh jalan sendiri” desaknya. “enggak usah gapapa. Aku sering kok pulang sendiri” jawabku lagi. “ga boleh! cewek ga boleh pulang sendiri. Udahlah oppa anterin aja” sambil menarik tanganku keluar gerbang sekolah. “rumah kamu arah mana?” lanjutnya. “sini” sambil menunjuk kearah kiri.

“oh ini toh rumah kamu? deket dong sama rumah temen oppa”

“siapa namanya?”

“Joon. Lee Joon. Kenal?”

“enggak” sambil menggelengkan kepalaku “itu siapa?”

“dia temen SMPnya oppa. Dia sekarang di Taeyang High School. Dia baru pindah kok kesini”

“oooh. Yaudah oppa, aku masuk dulu ya. Makasih udah nganterin” sambil membungkukkan badanku.

“oh iya sama-sama”

Setelah Wooyoung oppa pulang, aku pun segera masuk dan menaruh tasku diatas meja belajar. Aku ambil topi yang ada diatas meja belajar dan dance gerakan yang Wooyoung oppa ajarkan tadi. Lalu aku membuat beberapa gerakan baru. Sepertinya aku tertarik dengan dance. Entah kenapa dance itu terasa sangat seru. Kita bisa meluapkan emosi kita melalui dance. Ya, kurasa aku tertarik dengan dance. Hm apa ku ajak Yoseob dance juga ya? Yaudah deh besok aku ajak aja. Sekalian mau nanya kenapa sikap dia kayak tadi.

-Keesokkan harinya-

“Yoseob!” teriakku ketika melihat Yoseob yang baru keluar dari ruang guru. Dia membalikkan badannya dan berkata “kenapa?” dengan nada yang sedikit dingin. “kamu kenapa?” sambil menaruh tanganku didahinya. “ga kenapa-kenapa” jawabnya dengan nada dingin. “kemarin juga kenapa? ga biasanya kamu kayak gitu” sambil melipat kedua tanganku didada. “oh itu…” dia terdiam sejenak lalu melanjutkan “….bukan apa-apa” KRIIING!!! “udah bel nih. Aku kekelas ya. Anyeong” ucapnya sambil menjauhiku.

-Dikelas-
-Yoseob POV-

“Jadi kalau begini dinamakan 6-etil-2,3,6-trimetil-5-propildekana” saat pelajaran pun aku tidak bisa konsen. Aduuuuh kenapa jadi gini sih. Aku acak-acak terus rambutku sampai-sampai Thunder sudah tak tahan lagi melihatku. “ya. Lo kenapa sih?” “ituuu kemaren gue liat dia beduaan” sambil meremas kertas yang ada didepanku. “sama siapa emang? Wooyoung hyung?” “iya. Kok tau? Lo liat juga?” “liat lah. Orang gue juga liat lo ngintep dari sebrang” “…..” “tapi sikap lo ga berubahkan?” “berubah….ah gue bingung mau gimana lagi” “ih dodol! jangan berubah kenapa” “kenapa emang?” “mau nanti lo canggung pas kita lagi bareng sama yang laen? minggu depan kita juga udah ke dufan lagi” “iya deh iya nanti gue minta maaf” “gitu dong! udah ah jadi ketinggalan pelajarankan tuh gua”

-2 Jam kemudian-
KRIIING!!! KRIIING!!!

Aku dan Thunder langsung pergi kekantin. Kami sedang mencari G.O hyung, Ichi noona, Jiyeon dan IU. Kami memang biasanya sering makan bersama. Bahkan selalu saat istirahat pertama. “nah tuh mereka” ucap Thunder sambil menunjuk kearah pojokkan kantin. Aduh ketemu lagi.

“ya. kemarin kemana aja?” tanya G.O. “ah itu kita ada ulangan nah jam istirahat juga masih tetep dipake sama gurunya” jelas Thunder. “ooh. Yaudah sana gih kalian beli makan dulu” ucap Ichi. “ah kita lagi males noona” ucapku. “oh iya nanti mau ajak siapa aja kedufan?” tanya Jiyeon sambil melahap baksonya. “cowoknya Junhyung, Jaebum, Dujun, sama Wooyoung” ucap G.O sambil menyeruput es tehnya. “kalo ceweknya sih Hyuna sama Syerin doang” lanjut Ichi. “cuman 2? jadi ceweknya nanti cuman 5 dong? emang Jaebum oppa sama Dujun oppa belom punya pacar onn?” tanya IU sambil menaikkan alisnya. “belom. Kenapa? Tertarik?” ucap G.O cepat. “ih oppa apaan sih. Orang nanya doang juga”

-IU POV-

Aku merasakan hpku bergetar. Lalu aku ambil hpku dan membaca sebuah sms

From: Yoseob

Ya. Maafkan aku ya yang tadi pagi. Aku cuman lagi emosi aja. Maaf yaaa :(

Aku pun langsung membalas smsnya

To: Yoseob

Iya kok gapapa :)

Setelah membalas smsnya, aku pun langsung melihat kearah Yoseob sambil tersenyum. “ah jadinya ngumpul dimana?” tanya Thunder. “disekolahkan ya?” tanya Jiyeon lagi. “iya kok iya. Nanti kita berangkatnya bareng. Yang cewek bareng aku sama G.O nah nanti yang cowok sama Jaebum. Arraseo?” “ne arraseo”

-Next Chapter-

A/N: Kritik dan saran admin terima koook :) selalu :D . Oh iya next chapter kita akan ke Dufaaaan!!!! Stay tune aja okeee~

12 responses to “Move on (Chapter 3)

  1. “6-etil-2,3,6-trimetil-5-propildekana” onnie, itu pelajaran apa tuh??? SMA??? kelas berapa????
    BENTAR LAGI KE DUFAN!!!!!!!!!! YEIIIIIIIIIII!!!!!!!!!!!!! ke dufan dulu cuma sekali, kekeke…..
    nyaho, bakal ada CheonJi couple ga ya? coz aku suka Thunder-Jiyeon….. tapi kalo Jiyeon sama Joker sih ga papa, hehe… 😀

  2. Pingback: Move On (Chapter 5) « FFindo·

  3. Berkali2 ngadepin rumus kimia kek gt tetep aja ruwet bayanginnya wkwk
    aku ketinggalan banyak nih.. Aku baca trus ntar comment nya numpuk di part 8 ya.. Hehe
    *ngacir*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s