Never Can’t Stop Loving U

*Cast*

Kim Joonghyun
Shin Se Kyung
Jung Yunho
Song Joongkie
Genre:Find it urself…*sok misterius*

Ost 7 years of love by Kyuhyun

ps:Kalau chingu punya lagunya putar berulang-ulang untuk mendapatkan feel ff ini.
Terinspirasi dari lagu itu dan berita tentang Jonghyun dan Shin Se Kyung yang baru aja putus xp

Start  *~*

Seorang lelaki berdiri terpaku mendongakkan wajahnya keatas langit.Bibirnya membiru karena kedinginan,hujan tak segan-segan membasahi seluruh tubuhnya.Membuat jas bewarna hitam itu tak berguna.

Dia menghela napas dalam-dalam,dengan langkah perlahan dia masuk kesebuah coffe shop yang terletak diujung jalan.

Dia memesan sebuah cappucino.

“Tanpa hati.”Ujarnya perlahan kearah barista yang siap melukis diatas cappucinonya yang sudah mengepul,membiarkan aromanya memenuhi ruangan.
Sang Barista tersenyum,alih-alih menggambarkan sebuah hati dia melukis dua panah yang saling bertentangan.

Sang pria mengambil cappucinonya dan mengernyitkan dahi saat melihat gambar itu.
“Hanya itu yang kupikirkan.”Ujar sang Barista.
Pria itu tersenyum dan tidak menjawab.Bibirnya meneguk pelan-pelan cappucino itu.
Dia memandangi jendela berembun,membuat segalanya tampak buram.
Dia hembuskan napas.kemudian menuliskan sebuah nama yang membuatnya tersakiti hari ini.
Shin Se Kyung.

“Jonghyun-ah…Jonghyun-ah….”Seorang gadis berambut cokelat berlari menghampiri laki-laki yang tertidur dengan majalah diatas kepalanya.Gadis itu mendecak,dengan kesal ia buka majalah itu hingga membuat sang pria mengernyitkan alis.Perlahan dibuka kelopak matanya….

“Se Kyung..sudah kubilang jangan menganggu tidur siangku.”
Se Kyung terkikik melihat amarah yang dikeluarkan pria itu,dia tidak menakutkan malah membuatnya semakin imut.

“Omo Jonghyunku semakin tampan saja…..”dia mengacak rambut keemasan Jonghyun dengan wajah ceria.
Jonghyun terkekeh,dia tidak pernah bisa marah dengan Se Kyung…dia lemah dengan semua aegyo yang Se Kyung keluarkan.
Se Kyung mengeluarkan sekotak cokelat yang sudah dihiasi pita pink terikat sangat cantik dan kontras dengan kotak bewarna biru laut.
“Apa menurutmu Yunho oppa akan menerimanya?”

Jonghyun terdiam mendengar nama pria itu dari mulut Se Kyung.Tapi entah kenapa sebuah senyum keterpaksaan tertarik dari bibirnya.
“Tentu dia akan menerimanya.”
*****
Jonghyun menggigit ujung pensil berusaha mencerna tugas yang dipenuhi dengan angka.
“Ahhh…kenapa aku bisa sebodoh ini!!”Rutuknya jengkel,mengacak-acak rambut keemasannya.
“Se Kyung…aku perlu bantuannya.”Jonghyun membuka laci,meraih ponsel yang ia letakkan begitu saja.Jonghyun hendak menekan tombol panggilan…
“Joghyun…aku akan kencan dengan Yunho oppa.”

Dengan cepat ditutup flip ponselnya,melempar keatas kasur.Dia tidak mungkin menganggu kencan Se Kyung begitu saja.Dan alasan lainnya lebih menyakitkan dia tidak mau Se Kyung menceritakan detail acara kencan kepadanya.
“Shin Se Kyung…apa yang harus kulakukan untuk bisa melepasmu.”Desah Jonghyun.
Dddrdd..Dddrrd..Ddrrd

Jonghyun tersadar dari lamunanya dan meraih ponsel.Baru saja ia menyebut nama gadis itu,dan sekarang caller id menunjukkan nama Se Kyung.
Dengan malas ia menjawab panggilannya.Bersiap memasang telinga dan hati untuk mendengarkan kicau gembira Se Kyung.

“Jo..Jonghyun..Jong..Hyun…”Suara isakkan tangis Se Kyung tak ayal membuat Jonghyun berdiri dari kursinya.

“Se kyung kau dimana?cepat katakan kau dimana?”Ujarnya setengah membentak.
Jonghyun mengambil mantel,meraih kunci motornya.Laju motor berada pada kecepatan 120 km/jam,untuk pertama kalinya Jonghyun tidak memperdulikan keselamatan.Yang ada dipikirannya hanyalah seorang gadis bernama Shin Se Kyung.
Decitan motor berhenti tepat disebuah taman kota.Taman itu tampak sepi,dan hanya sinar lampu taman yang temaram yang mampu mengenyahkan sedikit kegelapan.

Jonghyun melepas helmnya,berlari dengan keringat mengucur deras menjelajahi setiap sudut taman.
Dia melihatnya.,Se Kyung duduk meringkuk memegangi kakinya.Rok yang ia kenakan sedikit tersingkap,memperlihatkan luka didaerah kakinya.Se Kyung merunduk,membiarkan airmata turun membasahi pipinya.

“Se Kyung….”

Se Kyung mendongak,dengan cepat ia turunkan kaki penuh luka dan mencoba tersenyum kearah Jonghyun.

“Aku terjatuh….aku bodoh dan ceroboh ya?”Se Kyung memukul kepalanya dan tertawa tertahan.
Jonghyun menghampiri Se Kyung,memegang lengan Se Kyung yang masih memukul kepalanya.
“Apakah sakit Se Kyung?”Ujarnya perlahan.
Se Kyung tidak menjawab,dia merengkuh tubuh Jonghyun terisak sambil membenamkan wajah di dada Jonghyun.
“Sakit…sangat sakit Jonghyun.”Isaknya tertahan.
Jonghyun mengusap rambut Se Kyung,mencoba menenangkan Se Kyung meskipun saat ini hatinya berkobar menahan amarah.Se Kyung bodoh!apakah menurutmu aku tidak tahu yang telah terjadi.Jonghyun mengepalkan tangan,berjanji akan memukul wajah Yunho.
****
Bukkk….Tubuh Yunho terkapar penuh dengan rembesan darah.Jonghyun terenga-engah,kepalannya masih melayang di udara.Yunho mencibir mencoba mengusap aliran merah dari mulutnya.
“Hmph…hahahahaha.”Yunho tertawa semakin lama semakin keras.
“Apa yang kau tertawakan?”
Yunho tersenyum mengejek.
“Melihat ketololanmu Jonghyun,ah baiklah tolol tidak tepat ,eng seorang pengecut lebih tepatnya?”Tanyanya dengan nada merendahkan.
“Apa kau bilang?”Jonghyun mendesis penuh amarah,mungkin laki-laki dihadapannya sedang terkena pergeseran otak karena pukulannya.
“Shin Se Kyung…..aku tahu kau menyukainya.Sebenarnya aku menerima pernyataan cinta dari gadis itu hanya karena ingin melihat reaksimu.Tapi kau hanya tersenyum…saat itulah aku menertawai kepengecutanmu.Membuatku semakin penasaran apa reaksimu saat kau tahu aku memutuskan Se Kyung begitu saja.”

“BERENGSEK!!”Jonghyun merengsek maju,menghantam pukulan berkali-kali kearah Yunho.
“Jonghyun-ah…hentikan!!”Seorang gadis berdiri dan menatap ngeri melihat Ynho yang sudah terkapar dipenuhi lebam-lebam.Jonghyun menahan pukulannya,berdiri dan membuang ludah.
“Jangan dekati Se Kyung lagi.”
Jonghyun segera menarik lengan Se Kyung,menjauh dari tubuh Yunho yang terkapar tidak berdaya.Se Kyung menoleh merasa bersalah,sempat terpikir untuknya lari dan menolong Yunho.
“Jangan pernah…jangan pernah….melakukan hal itu Se Kyung-ah.”Ujar Jonghyun,seolah bisa membaca pikiran Se Kyung.
Se Kyung terdiam dan tidak menolak ajakkan Jonghyun.

****

Jonghyun nama pria yang sedang menyesap cappucinonya,tersentak saat Barista itu datang mendekat kearahnya.
“Mau kopi lagi?”Tawarnya.
Jonghyun baru menyadari cangkirnya sudah kosong,dan baru saja ia menyesap cangkir yang sudah tak berisi lagi.
“Boleh.”
Sang barista menuangkan kopi,dan untuk kali ini dia tidak repot-repot untuk membuatkan gambar yang pasti ditolak oleh Jonghyun.
“Black Coffee?”Tanya Jonghyun.
“Pahit black coffe setidaknya bisa mengalihkan kesedihan kita.”Ujar sang barista.
Dia berjalan pergi menuju tempatnya.
“Gratis.”Sang Barista membentuk huruf O dengan jari telunjuk dan jempolnya.
Jonghyun mengedikkan bahu,cara berterimakasih korea lewat bahasa tubuh.
*****
Hari ini adalah hari kelulusan.Jonghyun menghirup udara yang berembus menerbangkan sebagian daun yang berguguran.Se Kyung melakukan hal yang sama,ia malah melapangkan tangannya.
“Kita tetap bersahabat kan Jonghyun-ah?”Ujar Se Kyung masih memejamkan matanya.
Jonghyun membuka mata,dilihatnya wajah Se Kyung lekukkan sempurna dari samping wajahnya.
Ingin rasanya dia berteriak dia ingin lebih…lebih menjadi seorang sahabat.Ia ingin menjadi seseorang yang ada disamping Se Kyung,mengusap airmata Se kyung,menawarkan bahu setiap Se Kyung membutuhkannya.Berjalan bersisian disamping Se Kyung.
Jonghyun merunduk mencium bibir ranum Se Kyung.Se Kyung terperanjat saat ia rasakan bibir Jonghyun telah menyapu bibirnya.
Se Kyung tidak menolak,dia pejamkan mata untuk merasakan sentuhan hangat Joonghyun.Joonghyun melepaskan ciumannya,menatap bolamata cokelat milik Se Kyung dengan tatapan penuh kasih.
“Saranghae Se Kyung.”
“Nado Saranghae Joonghyun-ah.”
*****

“Mianhae Joonghyun-ah.Kita masih bisa berteman kan?”Lagi ucapan menyakitkan itu lagi yang Joonghyun dengar.
Joonghyun mengepalkan tangan,berusaha mengalihkan rasa sakitnya kepada kulit telapak tangan yang sudah ia lukai dengan kuku-kukunya.
“Aku mencintai orang lain.”
Joonghyun tidak menjawab,ia sudah tahu semenjak ia menangkap Se Kyung baru keluar dari mobil milik seorang pria.
Se Kyung merangkul bahu Joonghyun.
“Kau pasti bisa menemukan wanita yang lebih baik dariku.”
Sarkastis….ucapan Se Kyung tidak lebih hanyalah pemanis bagi kesedihan yang sudah membuncah di dada Jonghyun.
Tangan Jonghyun melepas tangan Se Kyung yang masih melingkar di lehernya.Ia berbalik,memunggungi Se Kyung dengan mata merah menahan airmata.
Airmata yang hanya ia teteskan untuk satu orang,untuk Se Kyung.

****
Jonghyun mengenggam sebuah amplop merah hati.Ia keluarkan isi amplop itu perlahan.Dan terpampanglah sebuah undangan pernikahan bertuliskan nama Shin Se Kyung dan Song Joongkie.
Ia terduduk lemas,dengan cepat ia teguk botol Soju berkali-kali hingga membuat perutnya memberontak.
Kali ini dia bahkan kehilangan kata-kata dan hanya menitikkkan airmata.

****
Joonghyun merapikan kemeja dan jasnya,membenarkan dasi yang agak kusut.Ia sisir rambut hitamnya perlahan,kini ia telah berubah.Dia bukanlah Kim Joonghyun yang lemah dan pengecut.Sebuah keputusan berat sudah ia ambil dan dia siap menanggung semua resiko itu.
Bel Gereja berdentang lebih dari lima kali.Semua orang menahan napas,berdiri dari tempat duduknya.Pintu besar terbuka dan keluarlah seorang gadis dibalut gaun pengantin dengan senyum bahagia.Ia mengenggam buket bunga lila,suara ketukkan hak sepatu dan riuhan pujian terdengar ramai.
Seorang pria dengan wajah tak kalah bahagia berdiri di depan altar.Ia melemparkan senyum saat matanya menatap calon istri yang sebentar lagi akan mendampingi hidupnya.
Se Kyung merunduk malu,perlahan ia mengenggam tangan Joogkie yang sudah terulur.
“Kau cantik…”
Kau juga tampan…”
Seorang laki-laki menyelinap diantara para undangan,ia mengenggam sebuah benda dari jas hitamnya.
Dooor….
Suara tembakkan bergema seiring dengan tubuh pengantin wanita yang sudah terkapar tidak berdaya tepat di punggungnya.
Keriuhan itu berubah menjadi pekik ketakutan…
Joongkie ternganga melihat Se Kyung penuh dengan rembesan darah,membuat gaun putih itu berubah menjadi bercak darah.
“Se Kyung-ah…Se Kyung..ah…”Joongkie menngoncangkan tubuh Se Kyung yang sudah tidak bernyawa.
Seorang laki-laki melihat adegan itu dengan lelehan airmata.Di tangannya tergenggam pistol illegal.Dengan cepat ia masukkan pistol itu kedalam jas dan berlari menjauh.
*****
Jonghyun menyesap black coffenya untuk terakhir kali,ia beranjak bangun dan menyerahkan lembaran won menggumamkan terimakasih untuk kopi gratisannya.Sang Barista tertawa,menepuk pundak Jonghyun dengan sangat bersahabat.
“Kembalilah lain kali.”
Joongyun tidak menjawab dan berjalan keluar dari ruangan penuh harum kpi dan kehangatan yang tidak pernah ia dapatkan.
Ia terduduk disebuah taman,mengeluarkan pistol.
Ia letakkan ujung pistol itu tepat ke pelipisnya,terbayang semua kenangan-kenangannya tentang Shin Se Kyung,wanita yang ia cintai telah ia bunuh.Kini sudah saatnya dia menemani Se Kyung disana.
Door…
Jonghyun kini tergeletak dengan rembesan darah dan airmata terakhir yang ia teteskan untuk cinta pertama dan cinta terakhirnya.

Fin…

Wah maaf,,,buat endingnya yang aneh..entah kenapa malah terpikir ending yang tragis.Dibuat di senggang pengerjaan LMUUL (ff tsepanjang,menguras emosi,serta pengerjaan terlama)

Buat FF NC  sequel  Three Ways To Get Ur Kiss akan upload err….hari minggu *maybe(?)*

so stay tune in my personal blog obizienka.wordpress.com 🙂

for maya…sorry i will use ur korean name..kalau keberatan aku ganti aja nama tokoh utama ceweknya…:)

Advertisements

24 responses to “Never Can’t Stop Loving U

  1. Aku gak nyangka endingnya kayak gitu, sadis banget. Tapi aku nyesek sendiri kalau ngebayangin Jjong beneran secinta itu sama Sekyung, hiks. Haha, keren chingu~ nice ff~!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s