[Chapter 3] Music In Love

 

Thanks Poster: Elno oppa (elf4kimchi @mellowchicken.wp).

Title: Music In Love (Chapter 3).

Author: Khoirunnisa 안늘영♥~ (@unnikna).

Cast: Choi Sooyoung, Kim Kibum a.k.a Key, Cho Kyuhyun.

Other Cast: Kim Heechul, Choi Siwon.

Rating: PG-13.

Lenght: Chaptered.

Genre: Romance, Friendship.

Disclaimer: FF punya saya ASLI! Cast punya Tuhan! XD.

N.B: Kalo ada typo beberapa kata/kalimat mohon dimaklumi huhu ._.v 

PrologueChapter 1Chapter 2

Dilarang keras memplagiat FF saya!

Kyuhyun POV

Aishh apa-apaan aku ini malah kabur keluar dan bilang pergi ke kamar mandi, mana lagi aku sebenernya ga kebelet pipis. Yasudah kalau begini lebih baik aku ke kamar mandi sendirian.

—-

Hahh.. aku terdiam menatap diriku di depan cermin. Kurang apa aku? Aku terlahir dari keluarga yg sederhana, tapi wajahku memang tampan! Apa memang kepedeanku terlalu tinggi sehingga si koala itu tidak terlalu menyukaiku? Aishh aku ini sama aja namja lemah! Masa sudah hampir 2 tahun tidak menyatakan perasaannya kepada si yeoja! Rggghh..

 

Author POV

Kyuhyun terlihat menarik-narik rambutnya sendiri sembari menundukkan kepalanya dan menggerutu.

Kreett… Pintu toilet terbuka. 2 namja masuk dengan tertawa, saat melihat Kyuhyun, dengan hawa yg gelap, mereka terlihat shock. Kyuhyun yg sadar sepertinya ada yg masuk, lalu menoleh ke arah kanan dengan evil-smirknya. Yg dilihat hanya merasa shock, merinding dengan muka yg sangat babo lalu berlalu keluar toilet.

“SYETAAAAAAN!!” *dengan y maksa #ngakak*

“Baboya!” Sahut Kyuhyun kemudian. Kyuhyun masih melanjutkan aktivitasnya ._.

****

Kyuhyun akhirnya keluar dari toilet beberapa menit kemudian, tapi dia melihat kelas lain sudah keluar dan sepertinya sudah selesai dari pelajaranya, dosennya saja sudah tidak terlihat. “Aku kembali dulu deh ke kelas…” Kyuhyun berjalan ke arah kelas, tapi pikirannya kepada Sooyoung dan Key teringat kembali. Kyuhyun terdiam sejenak. “Aishh sudahlah lebih baik aku pulang saja” Kyuhyun malah pulang dengan dinginnya. Sebenarnya kelasnya sat ini baru pulang 10 menit kemudian.

****

Kembali ke Sooyoung yg kebingungan atas kehilangannya Kyuhyun untuk sementara.

“Seperti biasa anak itu selalu saja menyusahkanku” Sooyoung kesal karena dia membawa tasnya, biolanya dan gitanya Kyuhyun, sedangkan Key hanya membawa tasnya dan tasnya Kyuhyun. “Hhh awas saja kalau besok dia masuk, aku belah kepala dia jadi dua, aku…” Sooyoung terus ngomel di perjalanannya menuju gerbang. Key yg melihatnya hanya tertawa lucu melihatnya, dia menocba menahan tawanya. Sooyoung pun melihatnya. “Ish kau ini, kalau mau ketawa ketawa saja” Sooyoung semakin kesal karena Key tertawa diam-diam.“Hahaha iya Sooyoung, mianhae ya” Key menepuk-nepuk kepala Sooyoung dengan pelan.

Ckitt. Mobil Mercedes silver pun datang. Key pun berlari ke arah kanan, tempat supir tersebut. Key terlihat membisikan sesuatu ke arah supir tersebut. Sooyoung dari kejauhan hanya bisa bingung melihat kelakuan temannya itu.

“Key, mana tasnya si kunyuk itu” Saat Sooyung mau mengambilnya di gemggamannya Key, malah Key yg mengambil biola dan gitarnya. Sooyoung yg masih lemes-lemes jalan lalu kaget. “Ya! Kibum mau dikemanakan itu!” Key hanya tertawa.

Dia membuka pintu bagasi lalu menaruhnya. Sooyoung pun sampai di sebelah Key. Blam. Pintu bagasi pun ditutup. Key pun hanya tertawa melihat Sooyoung kecapean berlari. “Hhh… Hhh.. Ya! Keluarkan!” Sooyoung mengikuti Key yg masuk ke kursi belakang mobil. Blam. Pintu ditutup Key. Sooyoung diluar hanya diam, kesal dan amarah ingin dia keluarkan kepada semuanya. Dia mencoba untukmengatur nafasnya, dan mengetuk kaca mobilnya.

Tuk tuk tuk. Yg di dalam pun membuka dan bertanya tanpa dosa. “Waeyo? Apa ada yg bisa saya bantu? Phhfft” Key daritadi kerjaannya hanya menertawakan Sooyoung terus. “Begini, tuan Kim Kibum, apakah kau bisa buka bagasinya dan aku bisa mengambil alat musikku?” Key hanya menggeleng cengengesan. “Tidak bisa.” Key pun keluar lagi. Dan Key malah memeluk Sooyoung sambil tertawa.

****

Akhirnya Sooyoung menuruti Key, dia masuk ke dalam mobil Key, dan sekarang dia sedang bersebelahan dibelakang. Sooyoung masih diam, sedangkan Key hanya menunjukkan jalan yg sudah diberi Sooyoung. “Ke kiri” Supir hanya mengangguk dan belok ke kiri. Dan Key melihat rumah tingkat 2 dengan pagar berwarna putih. Key menyenggol bahu Sooyung dan Sooyoung terbangun dari lamunannya. “Ini rumahnya?” Sooyoung mengangguk. “Lumayan juga” Sooyoung hanya bengong melihat kelakuan teman barunya itu.

 

Sooyoung POV

Engga Key, engga si landak sama aja nyeselin! Kapan ya aku punya temen yg ga nyeselin kaya mereka berdua? Aku terus menggerutu di dalam hatiku. Ah sudahlah itu tidak penting.

Akupun membuka pintu, dan berjalan kearah bagasi, disana sudah ada Key dia sudah turun duluan tadi. Aku mau mengambil gitarnya si landak, tapi ditahan olehnya.

“Sudahlah, aku tau kau kelelahan. Lebih baik aku yg bawa ini, kau bawa ini saja ya” Key lalu memberikanku tas selempang si landak. Baiknya dia, Kyuhyun jarang banget dia baik kepadaku. Yang ada dia yg selalu menyuruhku dan menjahiliku.

Aku hanya mengangguk dan menunggunya. Blam. Pintu bagasi sudah ditutup lalu kami berdua berjalan ke pintu rumah si landak.

Aku yg menekan bel. Dan pintu pun dibuka oleh Eommanya Kyuhyun.

“Siapa… Ah Youngie, tumben kamu kemari” Sahut senang Ahjumma. “Eh iya, begini apakah Kyuhyun sudah pulang?”

“Iya, 10 menit yg lalu. Katanya dia sakit” Sooyoung agak bingung. “Ohh hehe. Memangnya dia sakit apa?” Tanyaku kembali. “Ah katanya dia pusing. Tapi dia katanya sudah izin kepada songsaengnimnya” Aku hanya mengangguk-anggukan kepalaku.

“Ahjumma ini, Kyuhyun tadi tidak membawa tasnya dan gitarnya” Aku menyerahkan tasnya si landak kepada Ahjumma. Key juga menyerahkan gitarnya.

“Ah gomawo ya, Youngie. Tidak mau masuk dahulu? Eh ini siapa?” Aku hanya mengangguk, menggeleng, lalu memulai bicara kembali. “Ini temanku, ahjumma. Dia pindahan dari amerika juga”

“Aduh… Ahjumma jadi pangling nih” Kami bertiga pun tertawa. “Key imnida” Key membungkukkan badannya. “Ah iya. Salam kenal ya Key. Semoga kalian berdua akrab ya. Ah bertiga jangan lupakan anakku.”

“Hehe. Yasudah kami pamit pulang dulu. Annyeong” Aku dan Key membungkuk lalu pergi. Ahjumma melambaikan tangannya lalu masuk menutup pintu.

 

Author POV

Saat Key mau masuk mobil, Sooyoung bukannya masuk mobil malah jalan ke kanan. “Ya Sooyoung mau kemana?”

“Eh? Aku kan mau pulang” Sahut Sooyoung polos. “Sudah biar aku antar saja, ya?” Ajak Key lagi. “Ah tidak usah, hari ini aku terlalu banyak merepotkanmu.” Sahut Sooyoung memegang kepala belakangnya sambil tersenyum.

“Sudah kau tidak merepotkanku kok, ayo masuk” Key menarik tangan Sooyoung dengan lembut. Akhirnya sooyoung pasrah aja ditarik Key.

—-

Sudah sampai di depan rumah Sooyoung. Key hanya diam, karena dia cukup kesal karena rumahnya cukup dekat. “Lah kok malah diem? Kau marah ya?” Toel jari Sooyoung ke pipi Key. “Ahni. Kenapa kau tidak bilang kalau rumahmu dekat?” Delek Key sambl melupat silang kedua tangannya.

“Aku tanya balik ya, kenapa kau tidak tanya? Jelas-jelas tadi makanya aku tidak mau ikut kamu” Key hanya membentuk mulutnya dengan huruf o. “Yasudah terserah. Aku pulang ya. Eh apa kau mau ke rumahku dulu” Key hanya menggeleng. “Oh kalau begitu terimakasih ya” Sooyoung pun menutup pintu mobilnya lalu berdiri di depan pagarnya. Dan mobil Key pun berlalu sambil Sooyoung melambaikan tangannya.      

Sooyoung pun masuk ke rumah.

****

Keesokan harinya, Kyuhyun tidak mau masuk kuliah. Tapi karena Sooyoung datang ke rumah, dia jadi mau.

“Ya landak! Cepatlah sudah hampir jam 9 loh!” Sooyoung berteriak dari pintu luar kamar Kyuhyun. “Ish kau kira aku koala sepertimu yg lambat! Tunggulah!” Sooyoung lalu pergi ke ruang tamu rumah Kyuhyun.                    

10 menit kemudian, Kyuhyun pun keluar dengan rambut yg belum disisir. “Sisirlah rambutmu! Eh tidak usah! Kau seperti landak!” Sooyoung tertawa terbahak-bahak. “Kau bilang kita sudah telat gimana sih?!” ujar Kyuhyun kesal. Sooyoung menujuk jam dinidng yg ada di atas, dan Kyuhyun siap-siap mau menjitak kepala Sooyoung tapi Sooyoung sudah pergi keluar rumah. Ternyata jam masih menunjukkan pukul 8.

—-

Sudah pukul 9 semua murid ada di kelas sekarang.

“Nah semuanya sekarang mencatat ini” Kim songsaengnim menunjukkan tulisan yg ada di papan tulis. Sejarah musik.

“Hahh malas”

“Eh? Panjang sekali”

“Lebih baik hari ini aku tidak masuk” Terdengar keluhan dari yg lain. Brak! Kim songsaengnim memukul mejanya. “Cepat! yg sudah selesai boleh istirahat” Semua pun mulai mengerjakan tugasnya.

—- 

Istirahat pun tiba. Semuanya mengerjakan pas sampai bel istirahat berbunyi. Sooyoung, Kyuhyun, dan Key duduk bersama.

“Eh mau pada mesen apa?” Sahut Sooyoung bersemangat. Key memesan bibimbap sedangkan Kyuhyun memesan ramyeon. “Aku dua-duanya!”

“Mwo?!” Sahut KyuKey bersama. Sooyoung hanya mengangguk sambil tertawa.

“Kau lapar?” Tanya Key. Sooyoung mengangguk.

“Kau gila?” Kyuhyun dapat jitakan keras dari Sooyoung. “Aku pesan dulu ya, eh minumnya?” Tanya Sooyoung lagi. “Terserah kau saja” Sahut Key sambil tersenyum. Kyuhyun yg melihat Key hanya memandang aneh.

—-

“Makanannya datang!” Sahut Sooyoung 15 menit kemudian. Key mengambil bibimbapnya sedangkan Kyuhyun mengambil ramyeonnya. 

“Sedapnye~” Kyuhyun berbicara ala si upin kembar. Key hanya tertawa cengengesan. “Heh berani kau menertawaiku? Bayar 20 won!” Mereka pun tertawa bersama, seperti ada di dunia mereka sendiri. Dan mereka pun mulai memakan makanan mereka.

—-

Waktunya pulang. Kali ini pulang lebih dicepatkan jadi semuanya bisa pulang dengan cepat, karena ada rapat antar dosen. Dan Key pulang duluan.

“Soo, kita jalan yu?” Ajak Kyuhyun yg sedang berjalan di sebelah Sooyoung. “Ngapain?” Tanya Sooyoung malas. “Eh aku mau ini nih, beli cd game”

“Kapan otakmu tidak dipenuhi game, tuan landak? Kajja!” Soyooung merangkul tangan Kyuhyun. Karena baru lagi Kyuhyun mengajak Sooyoung ke mall, makanya Sooyoung senang Kyuhyun tau apa yg lagi diinginkannya. 

****

Di toko tersebut, saat Kyuhyun sedang memilih-milih cd game, Sooyoung lebih tertarik untuk masuk ke daerah boneka. Dan dia melihat 1 boneka yg menurutnya menarik perhatiannya karena disitu hanya sisa satu.

“Kyaa! Lucunya!” Sooyung mengambil bonekanya lalu memeluknya sayang cukup lama. Tapi dia melepaskannya kembali, lalu menaruhnya kembali. “Gimana ya? Aku tidak punya cukup uang. Ah sudahlah” Sooyoung memutar balik lagi menjadi berjalan ke arah Kyuhyun.

“Sudah?” Tanya Sooyoung saat Kyuhyun sedang bayar cd gamenya yg tadi dipilihnya. “Ne. Pulang yuk” Ajak Kyuhyun. Sooyoung hanya mengangguk, tapi… “Stop! Do you have a money?” Tanya Kyuhyun dengan bahasa inggris se-alakadarnya. Soyoung menggeleng. “Ada sih, tapi buat apa dulu?” Kyuhyun hanya tersenyum, lalu menarik tangan Sooyoung lembut ke tempat yg tidak diketahui Sooyoung.

—-

“Aaaa gomawo Kyuhyun!” Sahut senang Sooyoung di kursi sebrang, tepat Kyuhyun duduk. “Hehe, ini sih cuma rasa berterimakasihku saja. Sudah makanlah aku tau kau lapar” Kali ini Kyuhyun mentraktir Sooyoung di restoran itala. Dia memesan 2 macam pasta bersama es krim, sedangkan Kyuhyun sendiri memesan lasagna.

Sooyoung terlihat ckup lahap memakan makanan yg ada di depannya. Meskipun lahap tadi dia sopan memakan makanannya. Kyuhyun hanya nyengir-nyengir sendiri melihat Sooyung bertingkah lucu seperti itu.

“Wae?” Tanya Sooyoung melihat Kyuhyun senyum-senyum sendiri. Kyuhyun lalu memasukkan sesendok lasagna ke dalam mulutnya. “Ahni, kau hanya lucu saja” Kyuhyun tertawa, tapi dia hampir teersendak lalu buru-buru mengambil air yg ada. “Hahaha justru kau yg lucu” Sooyoung terlihat senang lalu kembali memasukkan pasta kejunya ke dalam mulutnya. Kyuhyun terlihat kesal di luar, tapi di dalam dia melonjak-lonjak senang.

“Eh iya, dapet darimana kau uang sampai bisa mentraktirku di tempat seperti ini.” Spaghetti dan pasta makaroni Sooyoung sudah habis! Sekarang dia sedang mengambil es krim banana split 5 cup yg ada di sisi kiri meja.

“Ah tidak ada apa-apa sih” Kyuhyun sedikit kikuk, dia menggaruk-garuk kepala belakangnya yg tidak gatal. “Memangnya kenapa?” Sooyoung memasukkan sesendok es krim cukup banyak ke dalam mulutnya sehingga ada yg tersisa di luar mulutnya.   


Sooyoung POV

Aku hanya menggeleng. Tapi apa yg mau dilakukannya? Dia mendekatkan jarinya hampir ke bibirku, dan aku hanya menutup mataku.

Aku membuka mataku, ah… Es krim tersisa di sisi bibirku. Dia membersihkannya jarinya dgn tisu. “Makanya kalau makan pelan-pelan” Aku hanya nyengir kuda lalu dia memasukkan sepotong lasagna lagi ke dalam mulutnya. Lambat sekali makannya, aku saja tadi sudah habis 2 piring, atau memang dia lambat seperti siput sih? Tanpa sadar si landak memanggilku.

 

Kyuhyun POV

Si koala kenapa liatin aku terus? Heh pedemu Kyu, pedemu! Aku memanggilnya tapi dia diam, aku goyang-goyangkan tanganku di depan mukanya.

“Heh, mau pulang tidak? Sudah jam 3an nih.” Dia pun terbangun dari alam lamunannya. “Eh.. Oh sudah. Tadi aku memmikirkanmu tau! Makanmu lambat sekali!” Sooyoung ketawa cengengesan. Mwo dia memikirkanku? Aku tidak salah dengar? Apa sekarang dia menyukaiku? Babo pedemu!

“Sudah sepantasnya kau memikirkanku” Sahutku sambil bercanda. “Aku ke kasir dulu, kau tunggu sini. Jangan keluyuran!”

 

Author POV

Kyuhyun pun berjalan ke arah kasir. “Dia tidak kerja, kerjaannya main melulu. Uang itu dia dapatkan dari mana sih? Aku masih penasaran.” Sooyoung berbicara sendiri. “Gausah dipikirin deh, yg penting dia sudah mentraktirku hehe”

Karena sendiri, Sooyoung iseng-iseng melihat-lihat ke meja yg lain. Dan dia tertuju kepada 1 meja yg terdapat seorang namja tertutup dengan membawa 1 bingkisan. “Eh? Itu kan boneka yg tadi…” Sooyoung ingin sekali memiliki boneka yg tadi dilihatnya di toko. Sooyoung sedikit murung. Tapi dia melihat lagi ke arah meja tersebut dan alhasil… “Kok orang yg tadi hilang?”

“Apa yg hilang, ha?” Kyuhyun datang, dia sudah selesai membayar ternyata. “Ayo kita pulang” Sooyung mengangguk lalu pergi keluar bersama Kyuhyun.

****

Sesampainya di rumah, Sooyoung terus memikirkan namja misterius dan boneka yg sekarang kesayangannya. “Aduh kok aku mikirin itu terus sih?” Sooyung geleng-geleng kepala. “Ih tapi bonekanya…” 

“Eh tunggu…” Ia menaruh jari telunjuknya di dagunya. “Namja itu… Kok kaya familiar ya? Ah bodo amat.” Sooyoung pun pergi ke kamar mandi karena ingin buang air kecil.

****

Sudah 1 semester penuh pun berlalu. Sooyung, Kyuhyun, dan Key cukup berteman baik sekarang. Juga prestasi mereka sekarang cukup baik karena memasuki semester 2.

“Key, Soo, aku permisi dulu ya” Kyuhyun yg merasa akhir-akhir in mengalami sakit di bagian perutnya tanpa tau penyebabnya. “Ah ne” Jawab Sooyoung. 

“Soo, bagaimana biolamu?” Tanya Key. Karena mereka berdua tadi tidak berbicara apa-apa. “Biolaku? Dia baik kok” Sooyung bercanda dan mereka pun tertawa. “Eh iya bagaimana kalau sekali-kali kita latihan musik bersama? Kyu juga ikut” 

Sooyoung terlihat berfikir. “Hmm boleh juga idemu Key.

—-

Kyuhyun cepat-cepat pergi ke UKS. Dia merasa perutnya semakin sakit.

Saat di dalam dia menceritakan bahwa perutnya akhir-akhir ini sakit. “Kau tidak apa-apa, hanya maag kecil saja. Kalau kau makan teratur kau tidak akan sakit seperti ini. Tapi jika kau lupa makan, kau bisa makan ini” Sahut uisa sambil memberi beberapa butir obat maag kepada Kyuhyun. Kyuhyun pun mengunyahnya satu, karena obat maag rasanya seperti permen, tapi tidak terlalu manis.

“Gamsahamnida, uisa. Berkatmu aku tidak apa-apa.” Kyuhyun cukup enakan karena sudah memakan obatnya, dia memasukkan ke dalam saku celana kanannya.

****

Kyuhyun kembali menghampiri Key dan Sooyoung dan dia duduk di sebelah Key. “Kyu kau lama sekali” Sahut Key. “Memang kamu kemana?” Tanya Sooyoung. “Kalian ini, mau tauu aja aku kemana. Kenapa kalian tadi tidak ikut?” Jail Kyuhyun ke arah Sooyoung. “Ye! Enak saja memangnya aku mau masuk kamar mandi namja!” Sooyoung menjulurkan lidahnya.

“Eh iya Kyu, tadi aku memberi usul. Karena kita jg udah 1 semester disini, bagaimana kalau kita berlatih alat musik bersama?” Sahut Key serta anggukan Sooyoung. “Boleh saja sih”

“Oke! Kita latihan besok di rumahku!”

****

Kali ini Choi songsaengnim berbaik hati lagi. Dia mempercepat muridnya untuk pulang. Karena mereka sudah naik semester, mereka ganti pengurus dosen.

“Dari semester 1 dapet songsaengnim yg baik terus, haha” Kyuhyun senang karena dia tidak suka mendapatkan songsaengnim seperti singa. “Yasudah. Eh itu sudah datang” Key menunjuk ke arah mobil BMW warna hitam.

Dia ini, biasanya Mercedes silver, sekarang BMW bo, pikir Sooyoung juga salut kepada Key. “Nah ayo taruh alat musik kalian di belakang dulu” Key mengantar Sooyoung dan Kyuhyun ke bagasi, dibuka dan mereka menaruhnya, lalu Key menutup lagi bagasinya.

Dan Key sekarang duduk di depan bersama supir, sedangkan Kyuhyun dan Sooyoung dibelakang. Sooyoung di belakang supir sedangkan Kyuhyun di belakang Key.

“Heh rumahmu jauh tidak?” Tanya Kyuhyun. “Mmm lumayan sih. Tapi kalian tenang saja, akan aku antar kok pulang nanti.” Sahut Key tersenyum ke arah belakang. Lalu dia melihat Sooyoung yg daritadi diam. “Lah si Sooyoung kenapa?” Key bingung, Kyuhyun yg melihat Sooyoung di kirinya hanya menoel-noel pipi chuby Sooyoung.

“Ah sudah biasa dia seperti ini, kau lupa Key?” Kyuhyun tertawa, Key melanjutkan tertawa. 

Sebenarnya apa yg sedang dipikirkannya ya? Batin Key dalam hati dan menatap jalan yg ada di depan.

****

Saat sudah sampai di pintu depan rumah Key, Kyuhyun yg tampak salut dengan yg dilihatnya sekarang. Rumah megah nan mewah 2 tingkat dilihatkan disini. Dengan halaman rimbun penuh pepohonan dan bunga dimana-mana dengan asri.

“Kalian boleh keluar sekarang” Key keluar duluan. Kyuhyun hanya mengangguk. Tapi saat dia mau keluar, dia melihat Sooyoung masih melamun seperti tadi. “Sooyoung!” Sahut Kyuhyun cukup keras. “Wae?” Jawab Sooyoung tanpa dosa. “Kajja kita sudah sampai” Sooyoung hanya ber-oh ria.

—-

Saat pintu utama rumah Key dibukakan, terlihat sekali betapa mewahnya rumah ini. Sooyoung yg daritadi diam langsung terpesona melihat keindahan rumahnya Key dengan tatanan dekorasi yg tidak terlalu mencolok.

“Indahnya…” Sahut Sooyoung pelan. Key yg di sebelah kiri Sooyung hanya tersenyum melihat Sooyoung. “Silahkan masuk” Key mempersilahkan masuk Sooyoung dan Kyuhyun.

Saat sampai di tengah-tengah rumah, Key mulai berbicara. “Kalian tamu pertamaku loh.” 

“Jinjja? Masa sih?” Tanya Sooyoung ga percaya. “Eh? Mana mungkin Key. Ah kau ini bisa saja” Tanya Kyuhyun lebih tidak percaya. “Iya. Yasudah kalian duduk dulu disitu ya” Key menunjuk ke arah sofa yg berada di kiri mereka.

—-

Sambil menunggu, Sooyoung mengingat sesuatu. Dan dia ingat lalu duduk di sebelah Kyuhyun karena Kyuhyun duduk di sofa yg sebelahnya kosong. 

“Kyu, apa kau ingat kalau aku bermimpi selalu pasti yg itu kan?”

“Hm ne ne pasti kau selalu bermimpi tentang kau tampil denan biolamu dengan ditonton banyak orang di panggung dan itu penampilan perdanamu. Tentu saja aku ingat, memangnya ada apa?” Jawab Kyuhyun panjang lebar. 

“Iya sih, tapi untuk akhir-akhir ini aku sudah jarang lagi bermimpi itu.” Kyuhyun menaikkan alis matanya yg kanan. “Memamng kau mimpi buruk? Atau memimpikan aku?” Kyuhyun dapat jitakan dari Sooyoung.

“Ahni. Tidak tau kenapa aku jadi memimpikan aku sedang bersama seorang namja, tapi disitu sang namja sangat-sangat buram.” Kyuhyun hanya mendengarkannya dengan penuh heran. “Kok bisa?” Lagi-lagi Kyuhyun dapat jitakan.

“Kok nanya? Ya mana aku tau babo!” Sooyoung tertawa. “Dan dia itu seorang…..” Lanjut Sooyoung. “Heh? Mungkin saja itu aku”

“Maaf menunggu lama, ayo kita ke atas langsung saja ya ke ruang musiknya” Sahut Key yg baru datang. “Mwo? Kau punya ruang musik sendiri?” Tnay Kyuhyun tidak percaya. “Hmm iya hehe. Kajja!” Key dahulu berjalan sedangkan Sooyung dan Kyuhyun hanya mengikuti. Sooyoung sendiri sambil berjalan iseng melihat-lihat ke sekeliling ruangan dan dia terhenti pada 1 benda.

Saat Kyuhyun dan Key sudah di tengah-tengah tangga, Kyuhyun sadar tidak ada Sooyoung. Dia lalu melihat kebawah dan ditemukanlah Sooyoung. “Soo!” Teriak Kyuhyun, yg diam daritadi langsung sadar. “Eh? Ya tunggu aku!”

****

Heyyy reader yg baik hati dan tidak sombong! Kkkk gimana sama kelanjutannya? Hehe mianhae ya kalau memang masih pendek -_-” tapi ini udh kuusahan panjang kok *kekeuh* *puppy eyes* ternyata berhasil dibuat selama 5 hari *lagi* ada yg bisa nebak sang namja itu sopo? halah udh pada tau inimah *nyerah* wkwkk. mungkin lama pembuatan ff selanjutnya 5 hari lagi hehe. Oh iya kok kayanya tiap chapter saya ganti2 moment terus ya? Hoho itu juga gatau jg sih *sotoynyaaa si uni –“* yg titik2 itu sengaja aku sensor wakakak.

Aduh lagi2 degdegan waktu mau klik “Terbitkan” T.T semoga banyak aja yg makin suka sm saya ff saya.

Yg baik RCL ya hihi, gamsahamnida 😀 😀 😀

Advertisements

37 responses to “[Chapter 3] Music In Love

    • wahaha soo lemot sebelah mananya nih? :)) (?)
      ehe iya itu hasil jerit payah saya selama ini, gomawo ya

  1. bagus kak *selalu*

    Si sooyoung mimpi pa tu??? Jangan jangan jodohnya nanti??? *sok tahu amat*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s