MINSTAL HAVE A BABY?? OH NO~ [PART 13 END + EPILOG]

author: richannyda

poster edited by: shinstarkey

cast: Minho

Krystal

etc

Suara tangisan panjang membuat Minho terbangun dari tidurnya. Ia duduk dan terkaget melihat Cheonsa terbangun disampingnya.

“ Aigoo apa yang dilakukan Ummamu? Kenapa menelantarkanmu disini? “ Bingung Minho frustasi. “ Cup.. cup jangan menangis lagi. Ini sudah ahjussi pangku “ katanya mencoba membuat Cheonsa kembali tertidur.

Suara pintu kamar yang dibanting membuat Cheonsa kembali terbangun dan menangis, membuat Minho kesal,” ada apa Yoogeun-ah? Kau lihat Cheonsa menangis lagi? Sekarang katakan dimana Sulli ahjummamu itu? “

Yoogeun malah menatap Minho bingung menjawab semua pertanyaan Minho terlalu banyak. “ Ahjumma dan Ahjussi sedang ke salon nanti siang kan pernikahan Appa “

Minho mengumpat,” yang mau menikah kan aku, tapi kenapa malah mereka yang pergi ke salon lebih dulu? “

Yoogeun tertawa ceria,” Di ruang tamu ada Key ahjussi, dia mengatakan ingin bertemu dengan Appa “

Minho tersentak, “ Dia memakai baju apa? Mm.. maksud Appa, apa dia memakai tuxedo? “

Yoogeun kembali menerawang mengingat-ingat baju yang dipakai Key,” Iya, sudah rapi.”

Minho sendiri menatap putranya dari atas sampai bawah,” kau sendiri, kenapa sudah memakai kemeja seperti itu? “

“ aku menjadi pengiring pengantinnya Umma “ Yoogeun menjelaskan,” aku yang akan memegang ujung gaunnya Umma “

Minho hanya mengangguk,” Lalu kenapa kau masih disini? “

“ aku disuruh Sulli ahjumma menjemput Cheonsa, nanti bibi Hwang yang akan memandikannya dan Sulli ahjumma memintaku memberikan gaun yang kemarin dipesan ahjumma “

Oh iya, Minho tau gaun yang dimaksud Yoogeun itu adalah gaun yang kemarin dipesan Sulli dari butik langganannya. Gaun manis yang warna dan motifnya dibuat sama oleh dia dan Cheonsa.

Yoogeun menarik tangan Minho sampai ke ruang tamu lalu membiarkannya bicara berdua dengan Key.

Key berdiri ketika matanya menangkap Minho yang berjalan ke arahnya, “ Apa kabar? “

“ Baik. Maaf sudah membuatmu menunggu! Ada apa kau mencariku? “ kata Minho sambil mempersilakannya duduk.

Key tersenyum,” Tidak apa-apa. Aku hanya ingin meminta izin padamu. beberapa jam lagi aku akan menjadi suaminya Krystal “

“ Ya, aku tau tapi tidak semudah itu aku melepaskannya “

“ maksudmu? “ tanya Key tak mengerti.

“ Kau menyukai Amber kan? “ tanya Minho. “ Lalu kenapa kau menikahi Soojung? “

Key tersentak tidak menyangka Minho akan mengetahui semuanya, “ Kau tau darimana? “

Minho terlihat tenang, tapi tidak mungkin kalau dia mengaku telah menguping pembicaraan Krystal dan Sooyoung, “  Tidak penting aku tau darimana “

“ Ya, Amber sendiri yang memintaku untuk menikah dengan Krystal. Kau jangan terlalu banyak berharap karena apapun yang terjadi aku tidak akan pernah membatalkan pernikahanku dengan Soojung “

Minho terlihat emosi lalu menarik kerah kemeja Key, “ Apa maksudmu, HAH? “

Key menghempaskan tangan Minho lalu menunjuk tepat kewajah namja itu,” Aku tidak mau Amber membenciku “ kata Key, “ makanya aku akan memenuhi permintaan Amber “

Minho mendecakan lidah,” Kau akan menyakiti Amber dan Krystal juga dirimu sendiri “

Key tersenyum sinis lalu tertawa kecil,” Ternyata kau lebih parah dari yang ku duga. Kau bahkan tidak berani mengatakan kalau kau mencintai Soojung “ Key mencibir, “ Baiklah, ku kira urusan kita sudah selesai, Tuan Choi. Sampai jumpa di gereja “

Key meninggalkan Minho yang masih mencoba mencerna kata-kata darinya.

“ Tunggu “ Minho memanggil kembali Key ketika namja itu baru beberapa langkah menjauh darinya.

“ ada apa? “ tanya Key tanpa menoleh pada Minho. “ Aku sedang buru-buru “

Minho terdengar menghela napas,” Bisakah aku minta tolong padamu agar menjaga Soojung untukku?“ tanyanya ragu.” Karena mulai sekarang aku sudah tidak bisa menjaganya lagi “

Key masih enggan membalikan tubuhnya, lalu tersenyum kecil, “ Aku akan menjaga Soojung untuk Amber bukan untukmu. Berhentilah menjadi orang yang pengecut, Choi Minho! “

Key tidak memperdulikan apa ekspresi yang diberikan Minho saat ini karena menurutnya gara-gara Minho-lah dia dan Amber harus mengalami masa-masa sulit seperti ini.

..

..

“ Yul, ada Sica diluar. Dia ingin bicara dengan mu “ kata Kwon Ji Young memanggil putrinya yang masih berdandan ditemani para penata rias di kamar pengantinnya.

Yuri membuka matanya ketika penata rias selesai memberikan sentuhan maskara dimatanya, “ Ya, Appa! Sebentar lagi selesai “ sahut Yuri lalu menyuruh para penata rias keluar setelah mereka menyelesaikan tugasnya. Lalu mempersilakan Jessica masuk kedalam kamarnya.

“ Sooyeon-ah, apa kabar? Tidak menyangka kalau kau akan datang “ ucapnya riang memeluk Jessica lalu menyuruh Jessica untuk duduk ditepi ranjangnya.

Jessica tersenyum,” Kabarku baik, kau sendiri? Bagaimana kabarmu? “

Yuri tersenyum senang lalu menunjuk sekelilingnya dengan ekor matanya, “ seperti yang kau lihat, kabarku sangaaatt baaaiikk. Sicca, aku sangat senang “

Jessica ikut tersenyum,” sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan tentang Minho “

Senyum diwajah Yuri langsung hilang seketika, “ Oh, kenapa? “

“ Aku ingin kau mengembalikan Minho pada Krystal “ katanya hati-hati.

Yuri tersenyum sinis lalu menatap Jessica dingin,” Oh, jadi hanya itu yang ingin kau katakan? Kalau begitu lebih baik kau pergi saja “

Yuri menarik tangan Jessica sampai depan pintu kamarnya, “ Percuma saja kau kesini kalau hanya untuk membicarakan semua omong kosong itu, lebih baik kau pergi saja! “

Jessica hanya diam saja mematung disana, “ Kumohon Yul “

“ Mohon apa? Kau pikir hanya Krystal saja yang boleh bahagia? “ Yuri menyimpan kedua tangannya dibahu Sicca lalu mengguncang-guncang tubuh gadis itu. “ Jawab aku, Sooyeon-ah! Apa hanya Krystal saja yang boleh bahagia? “ Yuri menyeka air mata yang mengalir dengan punggung tangannya.

Melihat Yuri menangis membuat Jessica tak mampu menahan air matanya yang mengalir dengan deras.

Perlahan cengkraman kedua tangan Yuri dibahu Jessica turun, “ Maaf, aku tidak bisa melepaskan Minho. Aku mencintainya dan aku yakin cepat atau lambat Minho juga akan merasakan hal yang sama dengan yang kurasakan “

Yuri tersentak ketika tiba-tiba Jessica bersimpuh lalu memegang kakinya, “ Kumohon Yul! Jangan pisahkan mereka “

“ A.. Apa yang kulakukan Sica? Cepat kau berdiri! “ titahnya.

Jessica kembali terisak, “ Tidak, aku tidak akan bangun sebelum kau mengatakan kalau kau akan mengembalikan Minho pada Krystal “

“ Kalau begitu, jangan harap aku akan mengembalikan Minho pada Krystal “

Krystal kembali mematut dirinya dicermin.

“ sudah, kalau kau terus bercermin seperti itu nanti cerminnya bisa pecah “ Gurau Luna. Dia masih memperhatikan calon mempelai yang masih asyik dengan cerminnya.

Krystal tertawa keras lalu beralih duduk disamping Luna,” Hei, kau kapan akan menyusulku? “ Krystal meledek, “ Aku saja sudah akan menikah dua kali, lalu kapan giliranmu? “

Luna menatapnya tajam mencari kata-kata yang pas untuk membalas ledekan Krystal,” Aku tidak mau buru-buru “ jawabnya “ aku takut akan gagal seperti pernikahanmu dan Minho Oppa”

Krystal terdiam, sebenarnya tidak ada yang salah dengan kata-kata yang dilontarkan Luna, namun hatinya terasa berbeda ketika membicarakan semua hal yang berhubungan dengan Minho.

“ Ya! Soojung-ah, kau kenapa? Maaf, gara-gara aku kau jadi ingat Minho lagi “ sesal Luna. “ Kau memaafkanku, kan? “

Krystal tersenyum lalu menggeleng,” Kau tidak salah, semua yang kau katakan memang benar. Andai aku tidak melakukan hal yang bodoh mungkin semuanya tidak akan seperti ini “ Krystal meluapkan semua kesalahannya. “ Ah iya, dimana Amber dan Sica Unni? “

“ Amber belum datang dan Sica Unni baru saja keluar. Oya apa Taemin dan Sulli akan datang? “

“ Tentu, mereka pasti datang, Aku sudah meminta Yoogeun menjadi pengiringku “ jawab Krystal.

Luna hanya menjawab dengan membentukan huruf O dimulutnya,” Soojung, sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan tentang Amber dan Key “

“ Aku sudah tau semuanya. Amber dan Key masih saling mencintai, kan? “ tebak Krystal langsung.

Luna tercengang, “ kau sudah tau? Lalu kenapa tidak membatalkan pernikahannya? Jangan katakan kalau kau mencintai Key! “

Krystal tertawa kecil lalu kembali menatap Luna “ Aku akan bicara pada Amber “

Suara langkah kaki yang tergesa-gesa dengan ketukan pintu kamarnya membuat Krystal menghentikan pembicaraannya dengan Luna.

“ masuklah! “ titahnya.

Ternyata Amber yang datang, kebetulan sekali karena Krystal memang bermaksud ingin bicara berdua dengannya.

“ Luna, aku ingin bicara berdua dengan Amber “ kata Krystal.

Luna langsung mengerti dan keluar dari kamar Krystal memberikan privasi untuk kedua sahabatnya lalu menutup pintu kamar Krystal kembali.

“ Kenapa kau tegang sekali? Duduklah “ Ucap Krystal sambil menepuk Sofa didepan tempat tidurnya.

“ Maaf aku terlambat, sepertinya semua orang di rumah sengaja tidak membangunkanku “ ucap Amber dengan nada polosnya.

“ Mungkin mereka tidak ingin kau terluka karena menghadiri pernikahanku “

Amber tersentak kaget,” Maksudmu? “

“ Aku sudah tau semuanya. Ku mohon jangan sembunyikan apapun lagi dariku karena aku juga menyayangimu sebesar rasa sayangmu padaku. Kau takut aku terluka kan? Dan aku juga takut kalau kau terluka, Amber “

Amber menatap Krystal lalu tertawa bodoh, “ omong kosong apa yang sedang kau katakan? Aku tidak mengerti apa maksudmu “

Krystal menatapnya sekali lagi membuat Amber menundukan kepalanya, “ Aku melakukannya karena kupikir kau dan dia sangat cocok “ Akunya.

Krystal berdecak,” Kau salah Amber, tidak peduli bagaimana cocoknya aku dan dia tapi hanya kau yang bisa membuatnya bahagia. Kalau kau terus seperti ini, Aku, Key dan juga dirimu akan terluka “

Krystal beranjak lalu meraih knop pintu kamarnya, tapi Amber langsung mencegahnya dengan menyenderkan tubuhnya tepat didaun pintu.

Krystal mengerlingkan matanya, “ Apa yang kau lakukan? Kenapa menghalangi jalanku? “

Amber tetap bertahan, tidak beranjak sedikitpun,” Aku tidak akan membiarkanmu pergi “

“ Minggir Amber! Jangan halangi jalanku! Aku akan mengatakan pada orangtuaku dan orangtua Key kalau aku tidak bisa menikah dengannya “

Amber mengalah, dia beranjak dari daun pintu memberikan jalan untuk Krystal.

Krystal menatapnya tak percaya, kenapa semudah itu Amber membiarkannya pergi?

“ Silakan kalau kau ingin pergi, aku tidak akan menghalangimu “ Amber mengatakannya dengan suara parau. Bukan Amber yang kuat seperti yang selama ini Krystal kenal. “ Tadi kau mengatakan kalau kau takut aku terluka, kan? “

Krystal menjawabnya dengan anggukan.

Amber melanjutkan,” Kau berbohong, Soojung! Kau mengatakan kalau kau takut aku terluka tapi kenyataannya justru kau yang membuatku terluka. Saat ini kau sedang melukaiku “

Krystal membelalakan matanya tidak mengerti kenapa Amber bicara seperti itu,” A..Apa maksudmu? Kenapa kau berkata seperti itu? “

“ Kalau kau membatalkan pernikahannya, itu sama saja dengan menyakitiku “

Krystal menahan napasnya yang memburu,” Amber, sadarlah! Aku akan lebih menyakitimu kalau aku menikah dengan Key “

Amber terlihat tak perduli, lalu memeluk Krystal secara tiba-tiba “ Aku menyayangimu Soojungie. Aku juga menyayangi Key. Aku ingin kedua orang yang kusayangi bisa hidup bersama. Kumohon kabulkan permintaanku “

Krystal mulai berpikir keras. Baiklah akan dia coba, ini demi Amber. “ Ya, akan kucoba “

Suara ketukan pintu dari luar menyadarkan keduanya. Amber segera memberikan tisu untuk Krystal mencoba merapikan kembali make up yang sudah tak beraturan.

Amber membukakan pintunya dan tersenyum ketika mendapati Yoogeun sudah berdiri dengan manis didepan pintu.

“ Ahjumma, Umma mana? Haraboji sudah menunggu di mobil “ kata-kata itu meluncur dengan manis dari bibir mungil milik Yoogeun.

Amber tersenyum lalu mengacak rambut Yoogeun dengan gemas,” sebentar lagi selesai “

Tidak lama kemudian Krystal muncul dengan senyuman cerah dibibirnya menyembunyikan kesedihan yang baru saja dia alami.

“ Maaf sudah membuat pangeran kecilku menunggu lama. Ayo kita berangkat “ Krystal menggandeng lengan Yoogeun dan Amber ada dibelakangnya.

Yoogeun hanya tersenyum ceria mungkin dia belum sepenuhnya mengerti dengan apa yang akan dihadapinya nanti.

Amber mengikuti langkah Yoona dan Jessica yang mengambil tempat duduk disebelah Xiah dan Lina sementara dibelakang mereka ada Victoria, Luna, Jonghyun dan Jinki. Amber memilih duduk ditengah diantara Sooyoung dan Hankyung karena posisi duduk mereka lebih mendekati altar.

Bangku panjang disampingnya telah terisi penuh oleh keluarga Choi, lengkap dengan Cheonsa dan Taemin Sulli juga Hyoyeon dan Hyukjae yang telah diundang lebih dulu. Sementara keluarga Kwon duduk tepat dibelakang keluarga Choi.

Amber berbisik pada Luna yang ada dibelakangnya,” Tuan Park JungSoo dan Nyonya Kim Taeyeon kenapa tidak hadir? “

Luna menggerutu, “ Jangan tidak sopan! Orangtuaku sebentar lagi akan menjadi mertua Oppamu “ keduanya tertawa bersama. Luna melanjutkan “ Umma dan Appa ada urusan di luar kota. Mereka menitipkan salam untuk orangtuamu. Katanya sangat menyesal sekali padahal mereka sangat ingin mengenal keluarga kalian lebih dekat “

Amber mengangguk mengerti. Orangtua Luna memang sangat sibuk makanya Luna sering sendiri di rumahnya.

Amber segera memperbaiki posisi duduknya lalu tatapannya beralih pada Key yang sedang menunggu kedatangan Krystal didepan altar.

Sangat tampan. Itu yang dipikirkan Amber ketika melihat Key berada didepan sana. Andai saja dia yang menjadi mempelainya, tapi tentu saja itu tidak mungkin.

Key seolah menyadari kehadiran Amber. Key tersenyum, tapi bukan untuk Amber melainkan pada Krystal yang sedang berjalan menuju altar didampingi Yunho yang mengamit tangannya.

Lagu upacara pernikahanpun mulai mengalun ketika Yunho melepaskan tangan Krystal lalu memberikannya pada Key. “ Ku percayakan Krystal padamu. Jaga dia baik-baik karena aku tidak  akan memaafkanmu jika kau menyakitinya “ ancam Yunho diakhiri tawa lepas.

Key dan Krystal ikut tersenyum, “ aku akan berusaha membahagiakannya “ Key berjanji.

Meski jarak diantara mereka cukup jauh, tapi Amber tetap bisa mendengar apa yang diucapkan Key.

Sakit. Itu yang dia rasakan.

Key mengamit tangan Krystal menuju depan altar untuk mengucapkan janji mereka dihadapan pendeta. Sementara Yunho berbalik lalu duduk disamping Yoona.

Sang pendeta mulai membacakan doa lalu beberapa saat kemudian langsung menatap ke arah Krystal.

Krystal tau apa yang akan terjadi selanjutnya karena dia juga pernah mengalami hal semacam ini sebelumnya.

“ Jung Soojung, apa kau menerima Kim Ki Bum sebagai suamimu dikala suka maupun duka, dikala sehat maupun sakit, dikala susah maupun senang sampai maut memisahkan kalian? “ Pendeta itu bertanya pada Krystal.

“ Ti… “ belum selesai dia berbicara, tapi bayangan Amber tiba-tiba muncul dipelupuk matanya. Pandangannya mendadak menjadi kabur menahan air mata.

Sesaat dia dilema. Dia menyayangi Amber tapi dia juga tidak bisa menikah dengan orang yang tidak dia cintai.

Maafkan aku Amber, Krystal menutup matanya membiarkan air matanya mengalir dengan deras membasahi kedua pipinya.

 

“ Ya, saya bersedia “ kata Krystal dengan suara yang sangat pelan, tapi masih bisa didengar oleh pendeta.

Krystal menangis terisak lalu menghapus air matanya dengan punggung tangannya sendiri.

Pendeta itu beralih menatap Key, “ Kim Ki Bum, apa kau bersedia menikah dengan Jung Soo Jung? Menjaganya dan melindunginya sampai maut memisahkan kalian? “

Key terdiam, lalu menatap Amber yang masih setia melihatnya dibarisan bangku gereja yang paling depan.

Amber tersenyum lebar meski pandangannya mulai kabur. Menahan air mata.

“ Ya, saya bersedia “ katanya dengan suara yang bergetar.

Kini Amber sudah tidak bisa menahan air matanya lagi, perlahan dia mulai memejamkan matanya membiarkan air matanya yang tadi dia tahan mengalir begitu saja membasahi pipinya.

Amber tersenyum lalu menyeka air mata yang mengalir. “ Umma, kita sudah memesan tiket “ kata Amber mengingatkan.

Sooyoung meringgis mendengarnya,” Kau yakin tidak akan menunggu sampai acaranya selesai? “

Amber menggeleng,” Tidak “ jawabnya tegas,” Aku ingin pulang “

Hankyung yang tidak sengaja mendengarnya langsung mengangguk, “ Baiklah, kita berangkat sekarang “

Pendeta itu mempersilakan keduanya untuk bertukar cincin,“ Baiklah, kau bisa memakaikan cincin pada pasanganmu “

Krystal mencoba tersenyum menutupi matanya yang memerah dan sembab. Key membalas senyumannya.

Krystal pikir harus membatalkan semuanya sebelum terlalu jauh, sebelum cincin berlian itu terlanjur melingkar dijari manisnya. Tapi apa yang bisa Ia lakukan? Mereka sudah mengucapkan janji sehidup semati.

Hingga maut memisahkan mereka, benarkah begitu? Ia ingat betul dulu pernah mengucapkan janji seperti itu dengan Minho di altar tapi nyatanya pernikahan mereka kandas begitu saja.

Key menundukan kepalanya lalu mengambil tangan Krystal dalam genggamannya. Tangannya bergetar ketika mengarahkan cincin pada jari.

Dia membalikan kembali tubuhnya, ingin melihat Amber lagi untuk yang terakhir kalinya, namun bangku yang didepan itu kosong, hanya ada orangtuanya Key dan orangtuanya Krystal sedangkan dibangku sebelahnya ada keluarga besar Kwon dan orangtuanya Minho.

Key mulai resah, dimana Amber?

Key menatap kembali wajah Krystal yang ada dihadapannya. Dia gugup hingga membuat cincin yang dia pegang terjatuh dan menggelinding begitu saja.

Semuanya terkejut menatap sang mempelai yang masih berdiri mematung didepan altar sebagian kecil dari tamu undangan malah sibuk mencari-cari cincin yang jatuh.

“ Maaf.. Aku tidak bisa melanjutkannya, Maafkan Aku Krystal “ Key berlari begitu saja meninggalkan mempelai wanitanya didepan altar.

Key menghentikan langkahnya ketika berhadapan dengan Minho dan Yuri didepan gereja.

Minho tercengang mengira pernikahan mereka sudah selesai. Key menepuk pelan bahunya,” Tolong jaga Soojung, Aku tau kalau kalian masih saling mencintai. Maaf telah menggantikan posisimu selama ini “

Yuri tersentak, dia takut Minho akan membatalkan pernikahan mereka seperti yang dilakukan Key terhadap Krystal. Dia berinisiatif sendiri menarik lengan Minho menuju gereja.

Minho melangkahkan kakinya yang terseret langkah Yuri yang terburu-buru. Dia melihat Krystal duduk dibarisan yang paling depan sedang memangku Yoogeun. Tidak terlihat bersedih seperti yang baru saja ditinggalkan pengantin laki-lakinya.

Padahal Minho pikir seharusnya Krystal terpukul oleh hal ini, tapi ternyata dia bersikap biasa saja.

“ Karena kedua mempelai telah tiba, kita akan mulai pernikahan ini. Bagi yang ingin menentangnya, silakan bicarakan sekarang. Sebelum mereka terlanjur menjadi sepasang suami isteri “ sang pendeta mengawali acara.

Diam. Tidak ada yang bersuara, tidak ada yang menentang pernikahan Minho dan Yuri.

Sang pendeta melanjutkan,” Jika tidak ada yang berkeberatan, kita akan mulai acaranya “

Pendeta itu menatap ke arah Minho, lalu berkata “ Saudara Choi Minho, apa kau akan menerima Kwon Yuri sebagai isterimu, menjaganya dan melindunginya sampai maut memisahkan kalian? “

Minho terdiam. Tidak, aku tidak mau. Itulah yang dia pikirkan, namun yang keluar dari bibirnya adalah,” Ya, saya bersedia “

Krystal tersenyum mendengarnya. Tidak apa-apa kalau Minho menikah dengan Yuri, asalkan dia tetap diizinkan menemui Yoogeun.

Mungkin ini yang terbaik untuk semuanya. Key kembali pada Amber dan Minho bersama Yuri.

Pendeta itu mengalihkan pandangannya pada Yuri, “ Kwon Yuri, apa kau mau menerima Choi Minho sebagai suamimu sampai maut memisahkan kalian? “

Yuri tersenyum,” Tidak, saya tidak bersedia “ katanya dengan tenang.

Keadaannya langsung riuh. Semua orang saling berbisik, bertanya-tanya tentang apa yang terjadi pada kedua pasangan calon pengantin itu.

Yuri mengambil kedua tangan Minho lalu menggenggamnya erat, dia melangkah sampai berhadapan dengan Krystal.

“ Soojung-ah, berdirilah “ kata Yuri lalu mengambil tangan Krystal dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya masih memegang tangan Minho dan tanpa ragu menyatukan kedua tangan itu, “ Berbahagialah untukku “

Minho tersentak begitu juga dengan Krystal yang langsung melepaskan tangan Minho dari genggamannya,” Maksud noona apa? “ Minho bertanya.

Yuri tertawa dipaksakan,” jangan berpura-pura tak mengerti. “

Yuri tersenyum lalu melangkahkan kakinya berlari melewati altar dengan langkah yang terburu-buru. Dia tersenyum untuk dirinya sendiri.

Keadaan kembali ricuh mempertanyakan kepergian Yuri yang tiba-tiba, begitu juga dengan kedua orang tuanya yang langsung berlari menyusul putrinya.

“ Diharap semuanya tenang “ kata Pastur itu. “ Apa kita hentikan saja upacara pernikahan ini, mengingat Key dan Yuri sudah tidak ada disini? “

Minho mengangkat tangannya, membuat para tamu undangan semakin ricuh,” Aku ingin menikah dengan Soojung “

Krystal masih terpaku dengan apa yang dia dengar. Apa mungkin dia salah dengar dengar? Tidak. Dia yakin kalau Minho memang mengatakannya.

Krystal masih diam saja menatap namja yang ada dihadapannya. “ Soojung, kau mau kan menikah denganku lagi? “

Krystal masih diam, dia bingung harus mengatakan apa. Akhirnya dia hanya tersenyum membuat Minho langsung mengamit tangannya menuju altar.

..

..

Key mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh, beberapa kali dia hampir menabrak mobil lain didepannya.

Ketika sampai di Bandara, Key memutarkan matanya mencari-cari keberadaan Amber berharap dia belum terlambat.

“ Apa pesawat yang menuju Beijing sudah lepas landas “ tanya Key.

Wanita itu kembali mengecek sesuatu dilayar komputernya “ Sudah, baru lima menit yang lalu. Pesawat berikutnya datang dua jam lagi “

“ A.. Apa? “ katanya tak percaya. Key ambruk begitu saja membiarkan orang-orang berlalu lalang menatapnya kasihan.

Bagaimana kalau aku menyusulnya? Aku bisa bertanya dimana alamat rumah Amber di Beijing, pikir Key yang langsung menghapus air matanya.

Samar-samar dia melihat Amber didepannya. Key mengucek matanya lagi, tidak percaya dengan apa yang baru saja dia lihat, “ Am.. ber? Aku.. tidak salah lihat kan? “

Amber tertawa kecil diikuti Hankyung dan Sooyoung dibelakangnya, “ sebelum aku pulang ke Beijing, aku ingin memberimu pelajaran karena membatal.. “

Grap! Sebelum Amber menyelesaikan omelannya, Key lebih dulu merengkuhnya erat.

Amber tersenyum lalu membalas pelukan Key.

“ Maaf.. Maafkan aku “ kata Key. “ aku tidak bisa menikah dengannya “

“ Maafkan aku juga karena telah memaksakan kalian bersama “

Key melepaskan pelukannya lalu menyimpan kedua tangannya dibahu Amber. “ katakan, bagaimana kau bisa tau kalau aku akan kesini “

Amber tertawa kecil, “ Luna yang memberi tau. Dia mengatakan kalau kau membatalkan pernikahanmu dan Krystal.” Amber menjelaskan.”Awalnya aku akan memberikan pelajaran untukmu, tapi ternyata Krystal menikah lagi dengan Minho “

Key memamerkan senyuman yang paling menawan,” Jadi, kau mau kan menjadi kekasihku “

Amber tersenyum, “ Tentu, aku mau “

Key kembali memeluk Amber tanpa memperdulikan sekelilingnya.

 

Epilog…

 

Minho terhenyak kaget ketika membukakan pintu apartemennya. Krystal ada dibalik pintu dengan senyum manis yang terlukis dibibir tipisnya.

“ Tidak mempersilakan aku masuk? “ Bingung Krystal sembari memperhatikan ke dalam apartemen Minho.

Minho menggaruk pelipisnya yang tidak gatal, “ Oh, hanya tidak menyangka kau akan kesini “ lalu dengan gestur tangannya mempersilakan Krystal masuk.

Krystal tertawa kecil dengan tingkah suaminya itu, “ Tadi aku ke rumah Oppa, tapi Eommonim mengatakan kalau Oppa baru saja pindah lagi kesini. Kenapa tidak memberitahuku? “

“ Aku kira kau akan menolak “ Kata Minho sambil mempersilakan Krystal duduk disofa.

Krystal mencibir,” Bodoh! Kenapa aku harus menolak? Sudah seharusnya seorang istri mengikuti suaminya. Umma menyuruhku menemui Oppa, katanya aku harus kembali tinggal bersamamu “

Minho mengerlingkan matanya,” Baguslah, memang sudah seharusnya begitu “

Krystal tersenyum lalu melambaikan tangannya ketika Yoogeun berlari menuju ke arahnya.

Yoogeun tersenyum ceria lalu memeluk Krystal dengan sangat erat,” Akhirnya Umma datang, aku sangat merindukan Umma “

Krystal hanya mengikuti langkah Yoogeun ketika Yoogeun menarik tangannya menuju kamar kecil miliknya.

Wow, cukup mewah untuk anak berusia lima tahun. Di dinding ada sebuah karton biru berukuran besar ditempel. Diatas karton itu tertempel banyak foto-foto Yoogeun dan Cheonsa sejak bayi itu baru lahir hingga belajar berjalan.

Yoogeun membawanya duduk di tempat tidurnya lalu membuka laci kecil disamping tempat tidur dan mengambil album foto warna putih yang disimpan dengan rapi.

Krystal mengerutkan keningnya,” ini apa? “

“ Dulu Umma pergi saat umurku lebih kecil dari Cheonsa, makanya aku ingin memperlihatkan gambar-gambarku waktu aku bayi supaya Umma bisa melihatnya juga “

Krystal tersenyum penuh haru,” Maafkan Umma ya. Dulu harus meninggalkanmu padahal kau masih sangat kecil,” Krystal menatap Yoogeun yang lebih memilih menundukan wajahnya,” Kau tidak marah kan? “ tanya Krystal ragu.

Yoogeun membalikan lembaran foto halaman pertama lalu mengangkat wajahnya dan tersenyum, “ Tidak, aku dan Appa tidak pernah marah pada Umma. Kami sayang Umma “

Krystal tersenyum cerah lalu kembali menemani Yoogeun membolak-balik album foto itu. Sesekali mereka berdua tertawa bersama ketika melihat gambar Yoogeun yang sangat lucu.

Ada juga foto pernikahan Krystal dan Minho juga foto-foto ketika dia dan Minho membawa Yoogeun lari dari rumah sakit.

“ Ini fotomu saat kau berumur satu tahun ya? “ Tanya Krystal. “ menggemaskan sekali! Mirip dengan Cheonsa ya? Iya kan Yoogeun-ah “

Krystal bertanya lagi ketika Yoogeun tak menjawabnya dia mengalihkan pandangannya pada Yoogeun.

Ternyata Yoogeun sudah tidur dengan pulas disampingnya dengan tangan memeluk tangan Krystal dengan erat seolah takut Krystal akan meninggalkannya lagi.

Krystal tersenyum menatapnya,” Aiiggoo lucu sekali. Mirip dengan Minho Oppa “ Krystal mengambil selimut kecil lalu menyelimuti Yoogeun. Dia diam sebentar lalu beranjak menuju ruang tamu untuk mengambil tasnya yang tertinggal disana.

Minho terlihat kaget dengan keberadaan Krystal di ruang tamu. Lalu menghampiri gadis itu, “ Sudah mau pulang? Mau ku antar? “ Minho menawarkan.

Krystal menggeleng,” Tidak. Aku akan menginap disini “

Minho mendudukannya disofa, “ tempat tidur Yoogeun terlalu kecil, kau tidur bersamaku saja “

Krystal terkejut tapi tertawa kecil ketika melihat wajah Minho yang langsung memerah,” Tidak, maksudku.. kita tidur bersama tapi hanya tidur.” Minho menjelaskannya sambil menunduk. Lalu mengangkat wajahnya lagi “ Kau mengertikan? Aku tidak mungkin macam-macam lagi padamu, Sooj… “

Ucapan Minho terhenti ketika dengan tiba-tiba Krystal meraih bibirnya lalu menyapunya dengan bibir tipis miliknya.

Minho hanya membelalakan matanya tidak percaya Krystal akan melakukan ini padanya.

Tadinya Krystal hanya akan mencium Minho singkat untuk menghentikan ucapan pria itu, tapi ketika bibir mereka bertemu, Minho malah melumatnya hingga Krystal kesulitan bernapas.

“ kau sudah siap kan menjadi isteri yang baik mulai malam ini? “ bisik Minho menggodanya.

Krystal tertawa kecil lalu mengangguk pelan.

Minho menciumnya lagi dengan lembut. Sepertinya sudah tidak lagi yang bisa memisahkan mereka berdua.

“ Umma, Appa! Apa yang sedang kalian lakukan? “ tanya Yoogeun bingung. Tadi dia terjaga dari tidurnya lalu mencari-cari Krystal dan ternyata Krystal sedang bersama Appanya.

Krystal langsung menarik diri dari Minho,” kau sudah bangun? “ tanya Krystal kaget.

Minho langsung membantunya merapikan baju Krystal yang tadi berantakan karena ulahnya.

Yoogeun berlari menuju ke arah mereka lalu duduk dipangkuan Minho. Sementara Krystal masih menunduk menyembunyikan raut merah diwajahnya.

“ Aku mimpi buruk. Aku ingin tidur bersama Umma dan Appa saja “ ucap Yoogeun.

Meski awalnya berat, tapi akhirnya Minho dan Krystal mengalah dan menuntun Yoogeun menuju kamarnya Minho.

Krystal kembali menepuk-nepuk tubuh Yoogeun hingga Yoogeun kembali tertidur disampingnya. Minho menarik selimut untuk menghangatkan tubuh mereka bertiga.

“ sepertinya kita harus merencanakan untuk berbulan madu “ goda Minho.

Krystal tersenyum malu,” Apa kita harus mengajak Yoogeun juga? “ tanyanya.

Minho membelalakan matanya,” Jangan, Aku takut dia mengganggu kita seperti malam ini. Kita pergi berdua saja karena kita harus berkonsentrasi untuk memberikan Yoogeun seorang adik kecil “

Krystal tampak terkejut,” Apa? Kan sudah ada Cheonsa “ elaknya.

Minho mengerucutkan bibirnya lucu sekali seperti Yoogeun,” rasanya aku tidak mau tidur karena aku takut kalau ini semua hanya mimpi. Aku takut kehilanganmu lagi “

Krystal tersenyum lagi,” Tidak, ini bukan mimpi karena sudah tidak ada yang bisa memisahkan kita lagi “

Fin

Akhirnya tamat juga, tadinya hari ini aku akan post chocolate strawberry tapi gak tau kenapa malah jadi bikin ff ini

terus aku juga mau ngucapin terima kasih buat semua reader baik yang aktif ataupun yang diem-diem baca ff aku

aku sayang kalian semuaaa

oya tentang mhb season 2 minggu besok baru aku post prolognya, kalau banyak yang suka aku lanjutin tapi kalo gak ada tanggapan gak akan post lagi.

 

Advertisements

89 responses to “MINSTAL HAVE A BABY?? OH NO~ [PART 13 END + EPILOG]

  1. Jiahahahahaaaa…. Akhirnya happy ending
    sesuai dgn yg diharapkan, semuanya berbahagia
    ah senangnya
    ff mu daebak chingu.. Keren deh
    gumawo ne

  2. kerenn…kebayang gimana kacaunya suasana gereja itu…..
    mian baru komen. abis gak sabar baca sampe ending….

    tetep semangat cingu. lanjutkan bikin ff yg keren…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s