Together Forever

Title: Together Forever

Author: dwiananing (@dwiananing)

Main Cast: Sooyoung SNSD & Changmin TVXQ

Minor Cast: Gayoon & Hyuna 4Minute, Gyuri & Nicole KARA, Jinwoon 2AM, Jonghyun SHINee, Lee Joon MBLAQ, Sungje Supernova, Dongwoon B2ST, Junho 2PM, Sohee Wonder Girls

Genre: Romance, Friendship

Rating: PG

A/N: ChangSoo, SungRi, JinCole, JongYoon, JoonA couple! (JinCole sama JongYoon spesial buat reader yg pernah request ke aku, semoga baca ya) 🙂

Author’s POV

Sooyoung, Hyuna, Nicole dan Gayoon mulai memasuki halaman kampus dengan saling bergandengan tangan. Siapa yang tidak tahu mereka? Mereka adalah yeoja-yeoja paling terkenal seantero kampus, bahkan di kampus lain.

“Hei kalian,” sapa yeoja berambut hitam lurus yang bernama Gyuri.

“Hei,” sapa mereka berbarengan. “Ada apa?” tanya Sooyoung penasaran.

“Apa kalian mau ikut lomba dance?” tanya Sungje  sambil tersenyum. Sungje adalah namjachingunya Gyuri, yeoja yang terkenal paling cantik di kampus mereka.

“Kapan acaranya?” tanya Hyuna penasaran.

“Nanti malam,” jawab Sungje santai.

“Wue? Bagaimana bisa? Kami saja belum menyiapkan apa-apa,” Nicole kini tampak kesal.

“Tenang saja, aku sudah menyiapkan semuanya. Aku hanya membutuhkan kalian saja. Bagaimana?” Gyuri terlihat memohon-mohon pada keempat yeoja dihadapannya.

“Ya sudah. Aku sih bisa-bisa aja,” jawab Gayoon santai.

“Aku juga deh,” timpal Nicole dan Hyuna berbarengan.

“Sekarang bagaimana Sooyoung?” tanya Gyuri memastikan.

“Kalau mereka iya, ya mau bagaimana lagi? Aku ikut saja,” jawab Sooyoung tersenyum ke arah Gyuri.

“Gomawo ya teman-temanku. Tenang saja lagu kalian sama seperti lomba dance dua hari yang lalu. Tari-kan saja sama seperti yang kemarin. Nanti jam enam datang ke aula kampus ya?” tanya Gyuri memastikan.

“Ne.”

Mereka semua mengangguk berbarengan dan tersenyum manis lalu perlahan berjalan meninggalkan Gyuri dan Sungje.

***

Sooyoung’s POV

“Changmin, aku nanti ikut lomba dance di kampus. Nonton ya?” ajakku pada namjachinguku, Changmin, lewat telepon.

“Ne, jam berapa Soo?”

“Jam delapan malam. Tapi aku harus sudah berkumpul disana jam enam.”

“Kau ada yang mengantar? Apa perlu aku yang antar?”

“Tidak usah, nanti aku dijemput Nicole. Oh ya tenang saja, kau tidak akan sendirian disana. Nanti namjachingunya Nicole, Gayoon dan Hyuna juga akan datang.”

“Jinjja? Seru kalau begitu. Ah aku benar-benar merindukan berkumpul dengan mereka lagi.”

Changmin sepertinya senang sekali. Ya, namjachingu kami memang sangat dekat satu sama lain.

“Ne. Aku istirahat dulu ya.”

“Ne Sooyoung-ah, saranghae.”

“Nado saranghae Changmin-ah.”

Aku menutup teleponnya lalu menuju kasur dan mulai menutup mataku perlahan. Aku harus dapat berisitirahat sebentar.

***

Nicole’s POV

“Jinwoon, nanti antarkan aku ke kampus jam enam ya. Kau bisa kan?”

Jinwoon adalah namjachingu baruku. Dia adalah sahabat dekat Changmin, namjachingunya Sooyoung. Sooyoung lah yang mengenalkanku pada Jinwoon dan akhirnya kami pun jadian.

“Iya tenang saja Nicole-ah,” Jinwoon tersenyum padaku.

“Gomawo Jinwoon-ah. Nanti jemput Sooyoung, Gayoon dan Hyuna juga ya? Aku sudah janji pada mereka.”

“Baiklah. Kita pulang sekarang ya? Biar kau bisa istirahat sebentar.”

“Ne.”

Ya, hanya aku dan Jinwoon yang masih berada di kampus karena aku tadi ada urusan dengan mantanku, Dongwoon. Sebelum berpacaran dengan Jinwoon, aku memang berpacaran Dongwoon dan untung saja hubungan kami baik-baik saja sampai sekarang.

Kami pun meninggalkan restoran di depan kampus lalu menuju mobil Jinwoon dan melenggang keluar kampus.

***

Gayoon’s POV

“Kau sedang ada dimana?” tanyaku pada Jonghyun, teman sekelasku dulu saat SMA sekaligus namjachingunya.

“Aku sedang berada di bengkel Gayoon-ah. Mobilku rusak. Ada apa? Apa kau memerlukan bantuanku?”

“Nanti nonton aku lomba ya jam delapan di kampus. Kau bisa kan?”

“Aku usahakan ya Gayoon-ah.”

“Yah, kau selalu saja begitu. Aku maunya kau bilang iya,” kata Gayoon sedikit ketus.

“Nanti kalau mobilnya belum benar bagaimana?” tanyanya yang sepertinya tampak kesal.

“Naik motor saja,” seruku marah.

“Motor kan lagi nggak ada. Semua motornya dipakai Junho hyung dan Sohee. Mereka ada urusan kampus mendadak.”

“Kau menyebalkan Jonghyun,” kataku marah.

“Ya sudah, nanti aku datang. Tapi kalau telat tidak apa-apa ya? Junho hyung pulangnya jam setengah enam.”

“Iya tidak apa-apa. Maaf ya tadi aku marah padamu.”

“Ne tidak apa-apa. Ya sudah kau istirahat dulu sana. Biar nanti waktu lomba badanmu fit.”

“Ne. Gomawo, saranghae.”

Aku memang sangat beruntung memiliki Jonghyun yang selalu sabar menghadapiku. Aku harus bisa menghilangkan sifat keras kepalaku ini.

***

Hyuna’s POV

To:Joonie
From: Hyuna

Kau sedang apa?

Aku memanggil Joon, pacarku yang masih duduk di bangku SMA kelas 3 dengan panggilan sayang, Joonie. Awalnya aku ragu dengannya karena dia masih SMA, ya walaupun umur kami sama, namun dia selalu menunjukkan keseriusannya padaku. Aku pun menerimanya dan benar-benar tidak menyesal memilikinya. Bagiku itu bukanlah penghalang untuk suatu hubungan. Aku membalas SMSnya dengan cepat.

To:Joonie
From: Hyuna

Aku sedang istirahat Joonie-ah. Nanti aku ada lomba, kau datang ya?

From: Joonie
To: Hyuna

Pasti aku datang. Changmin, Jonghyun dan Jinwoon juga datang kan? Aku akan berangkat dengan mereka nanti. Aku sedang beristirahat? Maaf aku mengganggumu.

To:Joonie
From: Hyuna

Iya, mereka akan datang. Tidak apa-apa kok. Aku istirahat dulu ya, saranghae :*

From: Joonie
To: Hyuna

Oke, jangan sampai telat bangun ya, nado saranghae :*

***

Author’s POV

Sooyoung, Hyuna, Nicole dan Gayoon akhirnya tiba di kampus. Ternyata kampus sudah ramai dengan persiapan dari kampus lain. Mereka pun menuju aula untuk di make-up. Mereka lalu menuju kamar ganti untuk memakai kostum yang telah dipersiapkan. Kostum yang mereka pakai yaitu tank-top putih dengan blazer warna hitam dan dipadu dengan celana pendek jins selutut, mereka memang lebih suka bergaya tomboy.

“Aku tunggu dimana Nicole-ah?” tanya Jinwoon pada Nicole sehabis berganti kostum.

“Kau pulang saja dulu. Acaranya mulai jam delapan. Bareng saja nanti dengan yang lain.”

“Ya sudah. Aku pulang dulu ya. Jangan lupa makan ya Nicole-ah.”

“Ne. Gomawo Jinwoon-ah.”

Mereka tidak perlu menyiapkan latihan khusus karena mereka hanya menari sesuai dengan tarian yang selama ini mereka lakukan. Mereka memang sudah sering sekali mengikuti lomba dance dan sudah sering pula mereka memenangkan lomba-lomba dance yang diadakan di seantero Korea.

“Kita makan dulu yuk?” ajak Sooyoung pada sahabat-sahabatnya.

“Ne, aku juga sudah sangat lapar ini,” kata Nicole yang diikuti anggukan oleh Hyuna dan Gayoon.

Mereka pun menuju restoran di depan kampus yang menjual makanan cepat saji. Mereka berdiam diri disana sampai jam menunjukkan pukul setengah delapan malam.

***

Mereka mulai naik ke atas panggung dan beraksi. Mereka menari dengan berbagai macam lagu dari 4minute dan KARA. Tubuh mereka mengalun indah mengikuti irama musik yang bersemangat. Sorak sorai penonton membawa suasana menjadi lebih seru.

“Kansahamnida,” ucap Sooyoung, Nicole, Gayoon dan Hyuna berbarengan. Mereka membungkuk sedikit lalu turun dari panggung. Sooyoung mulai mencari-cari Changmin.

“Aku disini Sooyoung-ah,” bisik Changmin pada Sooyoung yang berada tepat di sebelahnya.

“Ah kau mengagetkanku saja,” kata Sooyoung malu-malu. “Bagaimana penampilanku dan sahabat-sahabatku tadi?”

“Bagus. Aku suka Sooyoung. Grup kalian selalu menampilkan yang terbaik. Semoga nanti kalian menang lagi ya.”

“Amin. Gomawo Changmin-ah. Oh ya mana Jinwoon, Joon dan juga Jonghyun?”

“Sedang mencari minuman disana,” Changmin menunjuk sebuah kedai kopi yang berada di seberang kampus.

“Oh begitu. Kau mau ikut denganku ke belakang panggung? Nicole, Gayoon dan Hyuna ada disana.”

“Ah tidak Sooyoung-ah. Aku tunggu disini saja.”

“Ya sudah. Eh iya, kenapa kau tidak ikut membeli minuman juga dengan yang lain?”

“Aku sudah memesan pada mereka.”

“Huh dasar. Kau memang mau enaknya saja.”

Aku lalu memukul lengan Changmin pelan lalu meninggalkannya sendirian di parkir mobil.

***

“Pemenang lomba hari ini adalah dari kampus Seoul of Music University,” seru sang MC. Sooyoung, Nicole, Gayoon dan Hyuna bersorak senang. Itu kampus mereka.

“Untuk pemenang di mohon maju keatas panggung,” sang MC melanjutkan pembicarannya. Mereka tentu saja senang bukan main. Mereka menang lomba lagi. Lalu Sooyoung, sang leader memberikan sedikit kata-kata.

“Kansahamnida. Kami senang bisa memenangkan lomba ini lagi. Walaupun tanpa persiapan yang maksimal, kami tetap mendapat tempat di hati anda semua.”

Mereka lalu membungkuk sebagai ucapan terima kasih dan turun dari panggung dengan senyum yang mengembang di wajah mereka.

“Selamat ya,” Changmin, Jinwoon, Jonghyun dan Joon memberikan ucapan selamat kepada mereka.

“Gomawo,” Sooyoung, Nicole, Gayoon dan Hyuna tersenyum manis lalu memeluk pasangan mereka masing-masing.

***

Changmin’s POV

“Sooyoung,” panggilku padanya yang duduk tepat di sebelahku. Dia terlihat sangat cantik hari ini.

“Ne. Ada apa?”

“Apa kau ingat sekarang tanggal berapa?”

“Tanggal 10 Februari, kenapa?”

“Apa kau tidak mengingat sesuatu?” tanyaku menyelidik.

“Astaga, iya aku ingat. Tanggal jadian kita kan? Tepat 2 tahun. Maaf Changmin-ah, aku lupa,” Sooyoung tampak merasa bersalah.

“Tidak apa-apa Sooyoung-ah. Aku bisa mengerti. Tunggu sebentar ya.”

“Ne. Maafkan akuya,” kata Sooyoung yang masih merasa bersalah.

Aku lalu menuju mobilku dan kembali lagi ke tempat Sooyoung dengan membawa setangkai mawar merah. Bunga kesukaan Sooyoung.

“Ini untukmu,” kataku lalu tersenyum ke arahnya.

“Gomawo Changmin-ah,” kata Sooyoung lalu tersenyum manis padaku.

“Kau tidak boleh lupa lagi ya,” kataku mengingatkannya lalu memeluk dirinya erat. Aku bisa melihat pipinya yang memerah.

“Ne. Aku memang babo. Sekali lagi, maafkan aku,” katanya yang juga memelukku erat.

“Walaupun kau babo, aku tetap mencintaimu Sooyoung-ah. Ne, aku memaafkanmu.”

“Dasar kau oppa. Aku juga mencintaimu oppa. Semoga kita langgeng ya,” kata Sooyoung lalu mencium pipiku lembut.

“Pastinya. Itu keinginanku juga Sooyoung-ah.”

Aku lalu memeluk Sooyoung lagi lalu membalas ciuman pipinya dengan ciuman di kening untuknya. Aku benar-benar mencintainya dan tidak ingin kehilangannya.

Aku bisa melihat Sooyoung merasa sangat bahagia hari ini. Tapi kemana Jinwoon, Jonghyun, Joon dan juga yeojachingu mereka?

“Hmm mereka kemana ya?” tanya Sooyoung yang tampak bingung mencari-cari seseorang.

“Siapa Sooyoung-ah? Sahabat kita?”

“Ne. Sepi sekali rasanya tidak ada mereka. Mereka belum pulang kan? Setelah bertemu dengan namjachingu mereka masing-masing, mereka hilang begitu saja,” Sooyoung memanyunkan bibirnya

“Aku tidak tahu juga Sooyoung-ah.”

Dan DOR…. Tiba-tiba aku dan Sooyoung dikagetkan dengan munculnya mereka dari arah belakang.

“Kalian kemana saja?” tanya Sooyoung dengan muka ditekuk.

“Maaf Sooyoung. Kami membawa ini untuk kalian,” kata Nicole dan Jinwoon berbarengan. Mereka membawa kue tart dan juga lilin.

“Ini, untuk apa?” tanyaku bingung.

“Sekarang kan perayaan dua tahun jadian kalian,” timpal Gayoon dan Hyuna.

“Wah gomawo. Aku kira kalian tidak ingat,” aku dan Sooyoung berkata berbarengan. Kami saling tersenyum satu sama lain.

“Bagaimana bisa kami lupa dengan hal ini. Dasar babo,” Jinwoon menjitak kepala Changmin.

“Iya kau ini lucu sekali Changmin. Kita kan sudah kenal lama,” Joon menambahkan.

“Haha maafkan aku teman-teman.”

Nicole, Gayoon dan Hyuna memeluk Sooyoung sambil memberi selamat. Sedangkan aku disebelahnya tertawa bersama Jinwoon, Jonghyun dan Joon.

***

Sooyoung’s POV

Terimakasih Tuhan atas karunia-Mu hari ini. Kumohon hari berikutnya akan berjalan baik dan indah seperti hari ini, atau mungkin jauh lebih baik dan indah. Semoga aku dan Changmin bisa langgeng, semoga aku dan Changmin bisa terus saling mencintai, amin, kataku berdoa dalam hati.

“Ayo sudah make a wishnya. Sekarang tiup lilinnya Sooyoung-ah, Changmin-ah,” seru Hyuna.

“Ne.”

Changmin oppa menyalakan lilinnya lalu mengajakku untuk meniup lilinnya bersama-sama.

“3 2 1….”

Fiuh. Lilin pun mati. Aku dan Changmin pun saling tersenyum. Aku dan Changmin lalu melewati malam ini dengan sahabat kami yang selalu menemani kami di saat suka maupun duka. Aku benar-benar beruntung memiliki mereka semua.

***THE END***

Advertisements

23 responses to “Together Forever

  1. Pingback: Everybody Loves Sooyoung « FFindo·

  2. Pingback: OLIVIACLUB – Daftar Poker Olivia Club | Poker Online Terpercaya Dan Aman·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s