Lee Taemin, Saengil Chukae!

Lee Taemin, Saengil Chukae!

SHINee
Leeteuk – Super Junior’s Member

Friendship – Family

“KYAAAAAAAAA!!” suara menggelegar berasal dari dalam sebuah dorm boyband papan atas Korea Selatan, SHINee. Suara itu berasa dari si magnae yang sedang bermain dengan laptopnya.

“Ada apa? Ada apa?” member yang lain berbondong-bondong menghampiri Taemin karena takut ada sesuatu.

“Hyungdeul! Coba lihat!” Taemin memperlihatkan isi laptopnya pada member yang lain. Di sana tertera sebuah berita tentang SHINee’s Taemin yang sudah beranjak dewasa.

“Kenapa?” tanya Key saat melihat berita tersebut.

“Ah hyung, lihat komentar para netizen!” pinta Taemin. Saat melihat seluruh komentar, hampir semuanya kompak menyebut kalau Taemin makin dewasa dan tampan.

“Dewasa? Cih!” Jonghyun berkomentar.

“Hahaha~ jadi ini yang membuatmu berteriak? Memangnya ada apa dengan komentar mereka?” tanya Onew.

“Hyungdeul, masa kalian tidak mengerti? Semua orang bilang aku sudah dewasa. Berarti aku sekarang jadi cowok dewasa! Hyung, jangan ada yang panggil aku anak kecil lagi ya! sekarang aku sudah dewasa!”

“Lee Taemin, mereka kan bilang dirimu itu dewasa kalau dilihat dari penampilan. Mereka tidak tahu kalau sifatmu masih kayak bayi baru lahir!” ujar Minho.

“Tetap saja aku ini sudah dewasa! Hahaha..” timpal Taemin senang.

“Ah ya sudahlah terserah. Yang penting bagi kami, kau ini tetap anak kecil,” ujar Jonghyun dan mengakhiri pembicaraan yang sejak tadi tidak bermutu itu. Yang lain pun menyetujui ucapan Jonghyun dan memilih meninggalkan Taemin sendiri.

“Ah hyungdeul! Tunggu!” cegah Taemin.

“Ada apa lagi?”

“Besok kan hari ulang tahunku, kalian tidak menyiapkan surprise party untukku?” tanya Taemin merajuk.

“Ya Lee Taemin! Yang namanya surprise party itu kejutan. Jadi orang yang sedang merayakannya tidak akan tahu ada surprise party. Kalau orangnya tahu akan ada party ya namanya bukan surprise party, arraseo?” jelas Key.

“Terus namanya apa dong?”

“Namanya pemilu!” ujar Onew sangtae.

“Pemilu? Ya udah deh gak usah ada surprise party, pemilu juga gak apa-apa..” jawab Taemin polos. Member yang lain cuma bisa melongo melihat jawaban Taemin tersebut. Gimana dibilang dewasa kalau pemilu sama surprise party saja dia tidak bisa membedakannya, pikir mereka.

“Hoaaaam..” Taemin menguap lebar saat bangun tidur. Sesaat pikirannya kosong, tapi kemudian Taemin tersenyum bahagia, “Saengil chukaeyo, Lee Taemin!” ujarnya riang. Dengan semangat, Taemin bangun dari tidurnya dan segera pergi mendi. Sejenak dia melihat 2 kasur yang ada di kamarnya, kasur Onew dan Minho yang sudah kosong.

“Huh? Mereka semua pada kemana?” tanya Taemin bingung. Tapi Taemin tidak memikirkannya lagi dan segera pergi ke kamar mandi.

Setelah selesai mandi, Taemin keluar kamar dan menuju dapur. Saat hendak membuka kulkas, Taemin melihat ada sebuah note di tempel disana.

Magnae, makanan untuk sarapan ada di dalam kulkas, nanti kau hangatkan saja ya! aku pergi dulu, kegiatanku hari ini banyak, annyeong^^

.: Almighty Key

“Jadi aku sendirian di dorm?” tanya Taemin bingung.

“Menggelikan, disaat ulang tahun semua member sibuk dengan urusan masing-masing. Bahkan tidak ada yang mnegucapkan selamat padaku!” gerutu Taemin.

Selesai makan, Taemin mengambil handphonenya dan mulai menelepon member yang lain satu persatu.

“Onew hyung! Kau ada dimana?” tanya Taemin saat teleponnya tersambung.

“Oh Taemin, aku sedang syuting bersama Key dan Jonghyun. Ada apa?”

“Aku sendirian di dorm, Minho hyung kemana?”

“Aku tidak tahu, saat aku pergi kulihat dia masih tidur. Ku pikir dia sedang libur hari ini, coba saja kau telepon. Sudah ya, saat ini aku sedang sibuk, bye!”

Telepon pun terputus. Taemin merutuk sebal karena Onew bahkan tidak mengucapkan selamat ulang tahun padanya. Beberapa saat kemudian, Taemin mencoba menelepon Minho, tapi teleponnya tidak kunjung di jawab oleh Minho.

“Minho hyung kemana sih?” tanya Taemin kesal.

Menyerah untuk menelepon Minho, Taemin memutuskan untuk menonton tv saja. Maklum, hari ini dia tidak ada kegiatan sama sekali.

“Acara tv tidak ada yang seru!” keluhnya.

Setelah hampir sore sendirian di dorm, handphonenya berbunyi menandakan ada telepon masuk. Taemin senang sekali, mungkin saja itu member yang lain ingin mengucapkan selamat. Tapi saat melihat layar handphonenya yang tertera di sana bukan member SHINee melainkan, Leeteuk.

“Yoboseo?” sapa Taemin di telepon.

“Taeminnie, saengil chukaeyo..” ucap Leeteuk. Taemin terharu sekali mendengar ucapan itu dari Leeteuk.

“Oh Leeteuk hyung ingat ulang tahunku?”

“Keureomyeon~ masa aku lupa dengan hari ulang tahun hoobae kesayanganku? Oh ya, apa hari ini kau sibuk?”

“Tidak hyung, malah aku tidak ada kerjaan dari tadi. Ada apa?”

“Kau bisa datang ke kantor kan? Pelatih dance hari ini tidak bisa datang, jadi staff SM menyuruhku untuk meneleponmu untuk menggantikan pelatih untuk melatih para trainee. Bagaimana?”

“Ya aku bisa datang kok. Tunggu ya hyung, aku segera kesana..”

Taemin pun bersiap-siap pergi ke gedung SM. Saat menuju ke luar, Taemin melihat tumpukkan kado di atas meja di ruang tamu. Taemin melihat kado-kado tersebut sejenak dan senyumnya mengembang, “Ternyata banyak yang ingat kalau hari ini aku ulang tahun, terimakasih sudah mengirimkanku kado-kado ini, SHINee World..” ujar Taemin bahagia.

Setelah tiba di kantor, Leeteuk sudah menunggu Taemin di lobby.

“Ah Taeminnie!” ujar Leeteuk.

“Hyung? Maaf sedikit telat, tadi jalanan cukup macet. Bagaimana? Kita langsung mulai?”

“Maaf ya aku menyuruhmu datang kesini, tapi para trainee sudah beres latihan karena tadi Eunhyuk datang dan sudah melatih para trainee..”

“Oh begitu, ya sudah tidak apa-apa..” jawab Taemin.

“Aigooo~ kau sudah besar sekarang! Sekali lagi, saengil chukaeyo, Taeminnie.” ujar Leeteuk senang.

“Ne, karena itulah aku menjadi dewasa sekarang. Ya kan hyung?”

“Ya, kau makin dewasa..” ujar Leeteuk.

Karena tidak kerjaan, Taemin berjalan-jalan di sekitar gedung SM (setelah Leeteuk pamit pulang ke dorm) sendirian.

“Coba saja kalau hari ini aku bersama-sama dengan para member yang lain, pasti aku bahagia sekali..” ujar Taemin sambil berjalan menuju aula di kantor SM.

Grooook~ Groook~

“Suapa apa itu?” tanya Taemin sedikit kaget. Saat berkeliling aula, Taemin dikejutkan oleh suara aneh. Padahal dia sendirian di sana.

Grooook~ Groook~

Suara itu terus terdengar hingga Taemin penasaran mencari sumber suara tersebut.

“Minho hyung?!” seru Taemin kaget saat dia menemukan sumber suara tersebut berasal dari mulut Minho yang sedang tertidur pulas di kursi yang ada di aula.

“Minho hyung!” Taemin mencoba membangunkan Minho yang dengan tenangnya tertidur. Tapi usaha Taemin berjalan nihil karena Minho hanya sedikit mengerang dan tidur lagi.

“MINHO HYUUUUUUUUUNGG!!” Taemin berteriak di kuping Minho.

“KEBAKARAAAAAAAAAN!!” teriak Minho yang langsung bangun karena kaget mendengar teriakan Taemin.

“Lho? Taemin?” ujar Minho bingung saat melihat Taemin disana.

“Pantas saja aku menelepon hyung tidak di angkat terus! Tahunya hyung ketiduran disini!”

“Aku dimana?” tanya Minho linglung.

“Hyung tidur di aula gedung kantor tahu! Heran, dimana-mana kerjaannya tidur melulu..”

“Oh di kantor, hoamm.. thanks ya, Taem, sudah membangunkan aku. Kalau tidak mungkin aku bakal menginap disini,”

“Iya iya, ayo hyung sekarang kita pulang!”

“Ayo!”

“Hyung tadi lagi ngapain di kantor?” tanya Taemin saat perjalanan pulang menuju dorm.

“Ngapain ya? Aku lupa..”

“Yaelah..”

“Oh ya Taem, maaf ya terlambat, tapi, selamat ulang tahun..” ujar Minho sambil mengacak-ngacak rambut Taemin.

“Iya, makasih hyung..”

“Taem..”

“Hm?”

“Aku lapar..”

“Dasar! Iya nanti pas nyampe dorm aku masakin makanan deh..” tawar Taemin. Minho pun tersenyum senang.

Setelah sampai gedung dorm, mereka pun menaiki lift untuk menuju dorm. Minho memencet tombol lift dan mereka pun melesat ke lantai yang di tuju.

Ting!
Lift berdenting tanda mereka sudah sampai. Saat melangkah ke luar, tiba-tiba mereka di dorong oleh dua orang misterius memakai topeng aneh dan membawa mereka ke lantai paling atas.

“TOLONG!!” Minho dan Taemin meronta saat kedua tangan mereka di pegang erat oleh dua orang tersebut.

Ting!
Lift berdenting lagi. Mereka sudah sampai di lantai paling atas. Di sana sangat sepi karena memang tidak ada kamar apartemen disini. Ini hanya jalan kosong menuju atap apartemen.

“LEPASKAN KAMI!!” bentak Minho kasar. Dia terus memberontak tapi orang yang menahannya tenaganya lebih besar daripada dia. 2 orang tadi terus menyeret mereka untuk menaiki tangga yang menuju atap.

Kalau di dalam film, penjahat ini akan membawa korbannya ke atap lalu ada sebuah helikopter yang sudah menunggu dan merekapun pergi ke suatu tempat asing. Andwae! Aku tidak mau di culik!, Minho terus membayangkan hal yang bukan-bukan.

“Hyung, jebal..” Minho menoleh pada orang yang di sampingnya yang sedang menangis karena ketakutan.

“Tenang Taem, kita akan baik-baik saja..” ujar Minho menenangkan Taemin padahal dia juga sedang ketakutan.

Beberapa saat kemudian, mereka sampai di depan pintu yang merupakan koneksi antara gedung dan atap. Salah satu orang itu membuka pintunya dan..

PYAAARR!!
“SUPRISEEEE!!” saat pintunya terbuka, sejumlah kembang api bermunculan bersama seseorang yang memakai kostum ayam. Taemin hanya bisa melongo tidak percaya saat melihat kejadian tersebut.

“Ini surprise party untukku?” tanya Taemin tidak yakin. Tapi di sana ada sebuah tulisan besar ‘Saengil Chukahamnida, Lee Taemin’

“Iyalah dodol!” orang yang ada di belakang Taemin memukul kepalanya dari belakang.

“Terus kamu siapa?” tanya Taemin pada orang yang menyanderanya.

“TADAA!!” kedua laki-laki tadi membuka topengnya dan muncullah wajah Kim Brothers, Jonghyun dan Key.

“HYUNG!!” Taemin terlihat kaget dan memukul mereka berdua karena kesal sudah membuatnya ketakutan hingga menangis.

“Saengil chukaeyo, maknae!” ujar Jonghyun dan Key berbarengan.

“Terus yang pake kostum itu siapa?” tanya Taemin.

“Dari kostumnya saja sudah terlihat kalau itu Onew hyung..” ujar Minho sambil menatap Onew dalam balutan kostum ayam.

“Petok! Petok!” hanya itu yang terdengar dari kostum tersebut.

“Nah, Taeminnie, selamat ulang tahuuuuuuun!!” ujar mereka berbarengan. Taemin menatap haru pada mereka semua.

“Gomawo, hyungdeul!” ujar Taemin senang.

“Ayo sekarang tiup lilinnya!” ujar Jonghyun yang sudah melepas semua kostum anehnya tadi sambil menarik Taemin ke sebuah meja yang diatasnya terdapat sebuah kue tart.

“Jangan lupa buat pengharapan!” tambah Key.

Taemin pun memejamkan matanya sebentar, memohon doa kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh. Tuhan, aku ingin bahagia selamanya bersama para hyung-ku yang baik hati.

Setelah selesai membuat permohonan, Taemin pun meniup lilin di atas kue dan bunyi terompet pun terdengar.

“Ah~ Minho hyung mengerjaiku ya tadi?” tanya Taemin saat mereka berlima sedang makan bersama.

“Apaan?” tanya Minho tidak mengerti.

“Pura-pura tidur di kantor dan menyuruh Leeteuk hyung meneleponku agar datang kesana. Iya kan?”

“Nggak kok. Orang aku tadi beneran ketiduran, yeee..”

“Ini semua rencana kita bertiga, Minho nggak tahu sama sekali..” ujar Key. Minho pun menjulurkan lidahnya meledek Taemin, Taemin pun menunduk malu.

“Ah aku kenyang~~” seru Onew masih dengan kostum ayamnya (dia tidak mau melepaskannya kecuali tutup kepalanya agar dia bisa makan).

“Iyalah, hyung sudah menghabiskan 3 kotak ayam goreng! Kalau tidak kenyang berarti hyung keterlaluan!” seru Jonghyun.

“Sudah jangan bahas ayam! Di hari Taemin ini harusnya kita bersenang-senang, ara?” timpal Key. Yang lain mengangguk setuju.

“Oh iya, kok kalian bisa pas menangkap kami sih?” tanya Taemin pada JongKey. Dia masih penasaran dengan semua rencana surprise party yang di buat ini.

“Kata siapa? Kita sudah menunggu selama 2 jam dan kita juga sudah berkali-kali salah menangkap orang. Untung saja kita pakai topeng, jadi tidak ketahuan. Hahaha!” jelas Jonghyun.

“Ah kalian berusaha keras untuk membuat pesta ini, jeongmal gomawoyo, hyungdeul..” ucap Taemin.

“Ne! sekarang kau sudah besar, jangan jadi anak kecil lagi ya!” pesan Minho.

“Aku memang sudah besar, hyung!”

“Tapi kau tidak cukup besar dari kami! HAHAHA!!” celetuk Onew garing. Semua member menatapnya dalam-dalam.

“Apaan sih hyung?” tanya Key dengan nada yang luar biasa dingin.

“Ah sudah-sudah! Ayo sekarang kita makan-makaaaaan!!” seru Jonghyun.

Selamat Ulang Tahun, Lee Taemin^^
생일 축하 해요, 이태민^^
Happy Birthday, Lee Taemin^^
誕生日おめでとう, Lee Taemin^^

Lee Taemin, Saengil Chukae! End.

Cuap-cuap author: maaf ya kalau ceritanya aneh^^ (seperti biasa) sedih deh baru bisa publish sekarang. Padahal aku udah ngerencanain publish ini hari minggu jam 10 malem -_- tapi karena lagi keluar kota dan gak bawa laptop jadi gak bisa publish kemaren TT_TT
Yah pokoknya, semoga suka sama isi ceritanya walaupun menurut eke isi ceritanya sih biasa aja. Hehe..
Read + Comment + Like^^

Advertisements

20 responses to “Lee Taemin, Saengil Chukae!

  1. Annyeong gue reader newbie nih, dan gue cuma bisa komen begini: Mworhaedo Onew Sangtae~! *prok prok*
    Saengil chukahae Taeminnie! *telat 2 hari*
    FFnya unyuuuu 🙂

  2. *ngebayangin onew berkostum ayam dan duo Kim bertopeng aneh*
    cocok ! kecuali untuk Key, agak sulit.. huahaha..
    btw, masa sih duo Kim lebih kuat daripada Minho??

    kocak ahh..
    untuk kesekian kalinya, saengil chukae dedek Taemin :))

  3. hahaha 😀
    onew oppa ayam terus ayam terus ntar berubah jadi ayam baru tau rasa. wkwk
    kasian minho gak dikasih tau rencana surprise party gara2 sering molor deh tuh. hehe :p
    wah~~ jongkey jadi penculik…
    bagus bagus bagus 🙂
    walopun dh lewat beberapa hari “SAENGIL CHUKAHAMNIDA TAEMIN OPPA”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s