The Last Dance

 

cast:

Hero jaejoong as The ‘Death’

You as The girl

 

Declaimer: terinspirasi dari lagu

 

COMMENT PLEASE, NO COMMENT NO READ

give me your repect

 

 

 

Memalukan.

Aku berdiri mematung di sudut ruangan, menggenggam gelas red wine di tangan kananku tanpa bergairah sedikitpun untuk meminumnya. Lalu lalang orang di sekelilingku tak mengganggu pandanganku yang terus lurus kedepan menatap pasangan pengantin di depan altar. Menatapnya terus berharap mereka terpisahkan dan tawa bahagia itu lenyap.

 

 

I gave it all to her, I  ignore my duty and give her a second life.

Mungkin kau pernah mendengarnya? Mungkin juga belum? The ‘Death’ ignore his duty, fallen in love with his victim and give her her second life. Dan itulah yang terjadi, ku abaikan tugas ku hanya untuk nya. Memberikan kesempatan kedua untuk hidup karena mencintainya. Memegang teguh ucapannya.

 

Memejamkan mata.

 

 

The ‘Death’ datang menjalankan tugasnya, menemui seorang gadis yang meringkuk kedingingan di atas tempat tidur. Gadis itu semakin menggigil ketika The ‘Death’ mendekatinya. Dia memejamkan matanya ketika The ‘Death’ mengangkat tubuhnya dan memeluknya. Mencoba melafalkan kata namun tak ada suara yang keluar.

Schlaf Honig (sleep honey)

Mengumpulkan keberanian mencoba melawan takdir.

“I….. I don’t wanna die” ucapnya gemetar dalam pelukan The ‘Death’

Ihre Zeit ist vorbei, Zeit zu gehen (your time is over, time to go now)

“I’ll give you everything, please don’t take me away”

“I’ll give you……… everything……..everything…. please….”  ucapnya tanpa berpikier panjang

The ‘Death’ tersenyum sinis. Suasana hening beberapa saat.

“You do not know what you dealing with, honey”

“For now on till the end you are mine, your last dance in mine” ucap The ‘Death’ kemudian pergi

 

 

 

Ini mungkin cerita lama tapi tidak untukku, two guys who love the same girl. You already choose the other and leave me. Melupakan janjimu, apa yang kau pikirkan?

You’ve already chosen, I’m the loser. And now I’m only a guest at your wedding.

Tamu? Mungkin bukan aku hanyalah seorang penyusup di sini. Kau bahkan tidak memberi tahuku, memuakkan. Kau tak mungkin melupakan janjimu bukan? Aku tahu kau mencintaiku, malam-malam mu telah kau habiskan bersamaku seharusnya kau tak lupa.

 

 

 

Dimalam-malam dingin The ‘Death’ selalu datang memeluk gadis nya dalam tidur. Menyelinap masuk ke dalam selimut memeluknya erat. Dan dimalam-malam dingin yang sama gadis itu selalu bermimpi buruk, mencoba membuka matanya namun tetap saja tak bisa. Bisa membuka mata setelah matahari terbit, dan hawa dingin terasa menyelimuti tubuhnya.

 

 

Pandangan ku tak pernah lepas menatapnya. Dan aku tahu kau melihatku dari sudut matamu, tapi kenapa kau berpaling? You turned away from me but you only pretend. Kau tak perlu malu, biarkan saja semua orang tahu bahwa kau mencintaiku.

 

Lelaki itu memasangkan cincin nya di jari manis mu, pengikat janji. You would be loyal to him but you have been wanting me. Tentu saja kau selalu menginginkanku, coz you are mine.

 

Lagi-lagi kau mencuri pandang ke arahku, kemudian memalingkan lagi wajahmu. He hold you in his arms but you only smile at me.

 

Kulangkahkan kaki ku berjalan mendekat agar kau bisa melihatku dengan jelas, karena aku tak mau kau melihat orang lain.

 

Hal ini semakin memuakkan, melihatmu tersenyum palsu dihadapan semua orang. Tak tahukah senyum itu hanya milikku?  The wine that I hold become stale, the time run so slowly make my heart ache.

 

Even the air is sultry and stifling. It’s killing me. Altar pernikahanmu yang indahpun mejadi seperti tempat kumuh untukku. I look like a loser watching you with him.

 

 The song played happily while everybody waits for the rendezvous. Yes, the rendezvous between you and me. Kau dan aku tak ada yang bisa memisahkan kita lagi.

 

Lagu-lagu terus berputar mengiringi para pasangan mulai berdansa. Bahkan dia, dia juga mengajakmu berdansa. Huks, kau pasti tahu apa artinya ini.

 

Your last dance belongs only to me. The last dance, I dance only with you.

 

Time is over for me to only waiting you in the dark and always look at you. It’s over for me to seem like the big loser. I know that I will win and you’ll be mine entirely.

 

 

 

The ‘Death’ berjalan mendekat, memeluk gadis nya dari belakang. Berdansa bersama mengikuti alunan melodi. Gadis itu menikmatinya, dan tak pernah menyadari kearah mana dia dibimbing oleh The ‘Death’.Dia juga tak pernah menyadari pesta pernikahannya telah berubah menjadi pesta kematiannya juga.

 

############################END#################################

 

 

 

 

 

Adakah yang bingung?????? Ceritanya emang aneh n abtrak bgt si!!!!!

Oke jadi inti ceritanya ada cewek yang udah saatnya mati tapi dia bikin perjanjian ma kematian agar di kasih kesempatan buat tetep hidup. Kematian setuju asal cewek itu mejadi milik kematian selamanya.

Tapi ternyata si cewek menghianati kematian dengan nikah ma cowok lain. Kematian yang cemburu datang ke pernikahan si cewek buat ngasi peringatan tapi si cewek malah gag meduliin kematian.

Dulu kematian bilang danca terakhir si cewek harus bareng kematian, nah waktu si cewek di ajak dansa ma cowoknya, kematian ngambil alih.

Kayak jemput si cewek menuju kematiannya kayak takdir nya dulu.

 

 

Advertisements

17 responses to “The Last Dance

  1. Sdkt Complicated,,,tapi ckup mngerti dengan ceritany. Fiksi kan,,,??? Kyak cerita cinta dewa/malaikat kematian gtu,,atw slah yah. *garuk2 kepala* ^^

    Gaya bahasanya bagus banget. Cba deh dibikin cerita FF yang lebih ringan dan alur serta cerita yang labh jelas pasti Keren jadinya.
    FIGHTHING…….^_^

  2. Awalnya sedikit gag ngerti, tapi lama2 ngerti koq…btw di ff nie slaen ada bhs ing ada bhs palagi ya?bhs jerman bkan? Nice ff eonni, tapi nie ff bkal ada sekuelnya gag?

  3. wew.. It’s hard to understand what the story about..
    Tp brhubung si author udh ngejelasin.. Jadi ngerti deh.. Hahahaha

  4. Pingback: [FanFic] The Last Dance « JAEJONGHYUN·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s