[Freelance] Last Gift

annyeonghaseyo. elin imnida 🙂 Ini ffku yang mau aku publish di FFi. Mianhae kalo ffnya tuh jelek banget >< aku masih amatiran.
semoga kalian suka sama ffku ini yaa 🙂 gomawo buat author FFi yang ngepost ffku .
kutunggu comment dari readers semua. kamsahamnida^^

Author : Eilien Agatha a.k.a elinn
Cast : Kim Minhae
Shin Soohyun (u-kiss)
Genre : romance , sad
Backsound : SHINee – Last Gift
Rating : PG-13

—————

Seorang gadis menghentakan kakinya kesal , ia sudah menunggu seseorang hampir 1 jam . rasanya ia ingin duduk tapi sayangnya tidak tersedia bangku ditempat itu . “Minhae !!” seru seseorang meneriakan namanya , spontan ia menendang kaki namja itu .
“aww ~ sakit tau” ringis namja itu .
“Shin Soohyun ! aku sudah menunggumu hampir 1 jam tau , masih mending ditempat ini ada tempat duduk” seru Minhae kesal .
“ne ~ mianhae Minhae ah . kalo begitu kita nonton aja yuk” ujak Soohyun sambil tersenyum . Minhaepun ikut tersenyum , ia memang tidak bisa marah lama-lama dengan namjachingunya ini .
“ne , kajja” ajak Minhae sambil menggandeng tangan Soohyun .

Usai nonton , Minhae dan Soohyun pergi kesebuah taman yg berada di tengah Seoul , mereka menikmati malam hari . Minhae menyenderkan kepalanya dipundak Soohyun .
“oppa , apa kau menyangiku ?” tanya Minhae .
“tentu saja , memangnya ada apa kau bertanya seperti itu ?”
“ani .. aku hanya memastikan saja ” jawab Minhae tersipu malu .
Tiba-tiba mereka mendengar alunan musik yg disebabkan oleh café yg tak jauh dari tempat mereka berada .
“Minhae” panggil Soohyun , Minhae sontak dan menatap Soohyun heran .
“sebentar lagi ulang tahunmu kan ?” tanya Soohyun .
“ne , waeyo ?” “aku akan bernyanyi untukmu” kata Soohyun .
“mwoya ?! apa kau benar ?” tanya Minhae kaget . Soohyun mengangguk mantap .
“aigoo ~ aku tidak sabar menunggunya” ujar Minhae semangat dan memeluk Soohyun . Soohyunpun membalas pelukan yeojachingunya itu .

—–

Setiap hari Minhae melingkarkan tanggal-tanggal di kalendernya . Ia benar-benar tidak sabar mendengar Soohyun bernyanyi karena ini pertama kalinya Soohyun mau bernyanyi didepan Minhae .
“2 bulan lagi” gumam Minhae sambil tersenyum .

—–

“oppa ~” panggil Minhae sambil memeluk Soohyun dari belakang .
“waeyo ?”
“aku tidak sabar menunggu hari ulang tahunku , aku ingin mendengar suaramu yg merdu itu” kata Minhae .
“memangnya kau pernah mendengarku bernyanyi ?” tanya Soohyun heran . Minhae menggeleng .
“tapi aku tau , suaramu itu pasti merdu” ujar Minhae . Soohyun hanya tersenyum dan mencium kening Minhae .
“gurae ? klo begitu kau harus sabar menunggu , sebulan lagi kan ?” ujar Soohyun . Minhae mengangguk mantap .

——–
“Minhae , mau kemana ?” tanya Hyori teman sekelas Minhae .
“mau kekelas Soohyun oppa , mau ikut ?” tanya Minhae .
“Soohyun oppa sekelas dengan Onew oppa kan ? aku ikut” ujar Hyori dan menyusul Minhae . Minhae hanya tertawa kecil .
“cie .. pasangan baru” ledek Minhae . Hyori hanya mencibir .

“Onew oppa !” panggil Hyori dan menghampiri Onew , Minhae hanya membuntutinya .
“oppa , knp matamu sembab ?” tanya Minhae yg sadar bahwa Onew habis menangis .
“jinja ? aigoo , kau kenapa ?” tanya Hyori sambil memegangi wajah Onew .
“Minhae ssi” ujar Onew dengan suara parau .
“ne ? oh ya , Soohyun mana ?” tanya Minhae .
“kau blm tau ?” tanya Onew suaranya bergetar , menahan tangisnya .
“ada apa sih ?” tanya Minhae penasaran .
“ne oppa , kenapa sepertinya kau sedih sekali ?” tanya Hyori .
“So..Soohyun” ujar Onew terbata-bata .
“Soohyun oppa ? ada apa ? dia tidak masuk ?” tanya Minhae mulai risih . entah kenapa perasaannya tidak enak .
“semalam Soohyun mengalami kecelakaan mobil dan nyawanya tidak terselamatkan” ujar Onew akhirnya , air matanya mulai mengalir lagi . Napas Minhae tercekat , ia shock setengah mati .
“jangan bercanda , mana mungkin” ujar Minhae tidak percaya
“ani Minhae ssi , aku serius . tadi orangtuanya menelepon kesekolah” ujar Onew . kini Minhae benar-benar membisu , ia tidak bisa mempercayai apa yg didengarnya . “Mi..Minhae” panggil Hyori .
“ani … tidak mungkin ! Soohyun oppa tidak mungkin meninggal !” seru Minhae , air matanya mulai mengalir . Hyoripun memeluk Minhae .
“Minhae , tabahkan dirimu” ujar Hyori dengan suara bergetar . tangisan Minhae semakin menjadi-jadi .

——

Minhae menatap gundukan tanah yg masih sangat baru . hatinya sangat hampa , mata Minhae yg juga sembab , wajahnya seperti orang yg tidak terurus . Hyori hanya menatap sahabatnya iba .
“Minhae ah , kau tidak boleh menangis terus … kasian Soohyun , dia pasti akan sedih” ujar Hyori .
“aku hanya masih tidak percaya saja . padahal Soohyun berjanji akan bernyanyi untukku dihari ulang tahunku” ujar Minhae , air matanya mulai mengalir lagi . Hyori hanya bisa memeluk Minhae .

Beberapa hari ini Minhae selalu mengurung diri dikamarnya , paling hanya keluar jika ia lapar ataupun haus . untung saja sekolah libur , kalo tidak mungkin dia sudah dikeluarkan karena seminggu tdk masuk kelas . Minhae terus menangis sambil menatap kalender di meja belajarnya , sifatnya ini membuat keluarganya cemas .
“oppa , aku rindu dengan senyumanmu , saat kau ngambek , marah dan hari-hari yg kita lalui” ujar Minhae disela tangisnya .

Tepat sehari sebelum Minhae ulang tahun, jendela kamar Minhae terbuka dan anginpun menerbangkan ujung-ujung gorden. Minhae yang saat itu tertidur lelap pun terjaga. Tiba-tiba ia mendengar suara yang sangat merdu dan familiar bagi Minhae, air mata Minhae mulai jatuh lagi saat mengetahui itu adalah suara Soohyun.

“o..oppa” ujar Minhae terbata-bata saat mendengar suara Soohyun. Rasa takut sedikit menghampirinya. Minhae meremas selimutnya.
“Minhae ah, jangan takut. Ini aku Shin Soohyun. Bukankah aku pernah bilang padamu saat kau ulang tahun nanti aku akan bernyanyi untukmu ? Aku menepatinya kan ? Minhae, mianhae… aku tidak bisa berada disisimu lagi, aku tidak bisa menjadi pendamping hidupmu. Tapi, biarpun seperti ini kau harus percaya bahwa aku ada di hatimu selalu. Aku rindu tawamu dulu Minhae. Sungguh, melihatmu seperti ini membuatku merasa bersalah telah meninggalkanmu. Jeongmal mianhae Minhae. Aku mohon, jangan pernah bersedih lagi.. tersenyumlah untukku. Saengil chukkae Minhae. Saranghae”
Saat itu juga angin mulai mereda dan mulai kembali normal
“oppa ! oppa !!!” seru Minhae . Ia menangis sangat kencang .
“Minhae , ada apa ?!” seru nyonya Kim yg ternyata terbangun dari tidurnya, ia memeluk Minhae dengan erat .
“Minhae… uljima” ujar nyonya Kim menenangkan Minhae

1 minggu kemudian .

Minhae menaburkan bunga diatas pemakaman Soohyun, sekarang ia sudah kembali sperti dulu lagi.
“annyeong .. oppa , aku merindukanmu” ujar Minhae sambil tersenyum tipis .
“jujur saja , kedatanganmu waktu itu aku sangat shock sekaligus senang . oppa , aku berjanji akan terus tersenyum dan membuatku bahagia disana . jangan melupakan aku ya dan mian jika aku membuatmu sedih. sekarang kau tidak usah khawatir. Aku sudah kembali menjadi Minhae yang dulu” Minhae bangkit berdiri dan memandang batu nisan yg bertuliskan Shin Soohyun , ia tersenyum manis .
“gurae , aku pulang dulu kalau begitu .. annyeong” pamit Minhae dan berjalan meninggalkan makam Soohyun . Minhae menutup matanya dan tersenyum , seakan-akan ia mendengar tawa Soohyun . Minhae kembali melanjutkan langkahnya .

_FIN_

Advertisements

10 responses to “[Freelance] Last Gift

  1. alurnya dari awal kecepetan 😀
    trus juga pas mereka ketemu onew, udah ketebak itu alurnya. hehehe
    harusnya thor, pas soohyun itu dateng ke rumahnya minhae, bisa dibuat lebih serem dan menggetarkan hati lagi. wkwkwk
    tragis sih, tapi aku ga kerasa feelnya. mungkin karena alurnya yang cepet banget ^^
    ayo thor, buat FF yg lebih bagus lagi!

  2. Sad ending 😦 but FFnya nice hoho. 😀
    Terus berkarya membuat yang lebih bagus ya.. fighting!! ^o^

  3. So sweet abiis !!
    Soohyun oppa romantic bgt !!
    Bahagia tuh jdi ceweknya ..

    Tapi kasian ditinggal gtu .. 😥
    Ampe down gtu ..

    Soohyun oppa inget janji ??
    Euh .. So sweet ..
    Sabar ya 🙂 pasti bisa bangkit kmu minhae eonni .. 🙂
    FIGHTING !
    Daebak . Like this FF ..
    The story is not same with other FF ..
    It’s unique story .. 🙂

  4. omo! omo! ada ff dengan cast bang Soohyun!! >.<
    tapi kenapa belom apa2 si abang udah metong? =.=v #plak
    ceritanya bagus kok chingu, cuman mungkin alurnya sedikit kecepetan. tapi gapapa, aku suka! hehe ^^b
    betewe si abang kok bisa tiba2 muncul bak jelangkung gitu ya pas nyanyi buat Minhae? rada horror juga =,=v #plak

    nice FF chingu ^^b
    keep writing ya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s