I kill him because I love you

I kill him because I love you

Author : Hanna a.k.a Jo Richan

Genre : sadness,romance,thriller,AU. *gatau deh hasilnya kayak gimana*

Cast : Nickhun 2pm,Jaejoong JYJ,Yoona SNSD

Other cast : find it

Rating : PG – 13

P.S : ini ff request-ah Maulydia Aisha via facebook~~ selamat menikmati (?)~oh iya,asalnya sih author pingin bikin PG – 11…tapi karena ada adegan bunuh-bunuhan jadinya PG – 13 ._.v ya allah…maaf kan anak yang satu ini ya allah…anak yang suka lupa ngerjain PR fisika *loh?*

Oh iya,disini juga ada kata2 kasar –v tenang~ author sensor kok kata2 nya~ disensor satu huruf #plakk

Oh iya,sebelumnya author mau minta maaf sebesar besar nya buat fans nya nickhun atau pun jaejoong maupun yoona (?) intinya ff ini AU!! Ga mungkin jaejoong sebegitu kejamnya sama nickhun T^T *author sedih sendiri*

Udah ah bacot –a

Happy reading~~

Author pov

Seorang namja berkulit putih pucat sedang duduk di bangku dekat gerbang sekolah,tampaknya sedang menunggu seseorang.

Beberama menit kemudian,sepasang namja dan yeoja berjalan berdampingan melewati namja berkulit putih pucat tadi. Segera saja namja berkulit putih pucat itu bangkit dari duduknya dan menghampiri sepasang namja dan yeoja tadi dengan tatapan benci

“YOONA!”panggil namja berkulit pucat pada sepasang namja dan yeoja tadi. Yeoja yang sedang berjalan bersama seorang namja tadi pun menoleh ke arah namja berkulit putih pucat yang memanggilnya.

“jaejoong….”jawab yeoja yang bernama yoona itu.

Namja yang bersama yoona itu pun ikut menoleh ke arah namja berkulit putih pucat yang bernama jaejoong itu.

“ya,untuk apa kau disini?”Tanya namja yang bersama yoona itu sinis pada jaejoong

“bukan urusanmu,nickhun.”balas jaejoong tak kalah sinis pada namja yang bernama nickhun itu.

“nickhun-ah….jaejoong-ah…sudah lah….”ujar yoona yang merasakan aura yang menusuk di antara jaejoong dan nickhun.

“yoona-ah…sebaiknya kau tidak usah dekat2 dengan namja yang bukan sepenuhnya manusia ini.”ujar nickhun pada yoona sambil menunjuk ke arah jaejoong

“ya~!!”jaejoong tak terima dia dibilang ‘namja yang bukan sepenuhnya manusia’ langsung memukul pipi kiri nickhun hingga nickhun terjatuh ke tanah.

“JAEJOONG-AH!!”jerit yoona menatap jaejoong dengan tatapan benci,yoona pun membantu nickhun untuk berdiri

“yoona!!untuk apa kau dekat-dekat dengan namja brengs*k  ini???!!!”bentak jaejoong

Yoona masih memandangi jaejoong dengan tatapan benci.

“kau….kim jaejoong…MENJAUH LAH DARIKU!! Kau telah memukul dan menghina sahabatku!!! Kau bukan TEMAN ku lagi!!!”teriak yoona pada jaejoong,kemudian yoona mengajak nickhun untuk pergi dari hadapan jaejoong sedangkan jaejoong hanya menatap punggung yoona dan nickhun yang mulai menjauh dengan tatapan hampa….

Jaejoong pov

“kau….kim jaejoong…MENJAUH LAH DARIKU!! Kau telah memukul dan menghina sahabatku!!! Kau bukan TEMAN ku lagi!!!”teriak yoona padaku,lalu yoona dan nickhun pun mulai menjauh dari hadapanku sekarang….

Sahabat??teman?? apa maksudnya?? Apa mungkin maksunya adalah…. Nickhun adalah sahabat yoona sedangkan aku hanyalah temannya?? Teman??kenapa harus teman??

Aku tau….yoona pasti lebih memilih manusia asli seperti nickhun dari pada aku…manusia setengah vampire…

Tapi aku tetap tidak bisa begitu saja menyerahkan yoona pada nickhun!!aku mulai berjalan pelan menuju tempat kesukaanku,tempat yang biasanya kutempati….kandang babi (?) eh halaman belakang gedung apartemenku,halaman yang luas dan selalu sepi.

Hari ini aku datang lagi ke halaman itu,memang selalu sepi.

Ku baringkan tubuhku di atas rumput hijau yang empuk kayak bakpau  *author ngidam bakpau*

Lalu menutup mataku perlahan…

“hey kau….”panggil seseorang. Dengan segera aku membuka mataku,mencari sosok orang yang memanggilku,aku menoleh ke kanan,tidak ada siapa-siapa…aku menoleh ke kiri,tidak ada siapa-siapa…aku menoleh ke belakang….adanya tembok…

“hey!!aku disini…!!”ulang orang itu lagi

“disini dimana??”tanyaku setengah berteriak

Tap… seseorang meloncat turun dari atap gedung apartemenku yang memiliki 11 tingkat lantai itu dan berdiri dihadapanku.

“yunho…”gumamku saat melihat orang yang sedang berdiri dihadapanku adalah yunho,rekan sesama ‘manusia setengah vampire’ ku.

“jaejoong…”tiba2 nada suara yunho menjadi romantic,aura sekarang seperti ‘orang yang bar bertemu lagi sama orang yang dulu menghilang’ yah kayak termehek-mehek gitu deh (?) okay,skip this. Kembali ke genre thriller.

“tch….yunho…untuk apa kau disini?”tanyaku datar

“kau kira untuk apa aku kesini?”yunho balik bertanya

Aku menaikkan sebelah alisku, “ apa malam ini kita akan ‘berburu’ lagi??”

Yunho tersenyum lalu mengangguk.

Yunho duduk disebelahku lalu mengeluarkan secarik kertas dari kantong yang berada di jas nya lalu memberikannya padaku.

Ku baca kertas itu secara perlahan.

“hm?nickhun??”gumamku saat membaca kertas yang diberikan yunho tadi,isinya adalah profile nickhun yang menjadi ‘target’ kita kali ini.

“iya,dia teman mu kan?”Tanya ynho

“tidak.”jawabku cepat, “dia bukan temanku!dia musuh ku!!”lanjutku

“hemm…musuhmu??kalau begitu,kau membencinya kan?”Tanya yunho

“tentu saja!”jawabku sebal

“kalau begitu kau bisa membunuh orang itu sendirian kan?”

Sekarang aku tau maksud yunho… arrgghh!! Dasar pemalas!!

“tch… dasar kau ini!”keluh ku,dia hanya tersenyum menyeringai

“baiklah,aku akan membunuh nickhun sendirian.”ujarku akhirnya

“anak pintar…”ujar yunho lalu mengusap puncak kepalaku dengan tangannya,mendadak hatiku berdebar lebih cepat dari biasanya. Loh?? Loh?? Kok jadi yaoi gini sih?? Oke oke~ skip this!

“good luck kim jaejoong~”ujar yunho santai lalu bangkit dari duduk nya

“ya~mau kemana kau??”tanyaku lalu ikut berdiri

“hm??kau kan akan membunuhnya sendiri,jadi aku bisa pulang sekarang ‘kan??”balasnya lalu pergi begitu saja.

Ah!dasar yunho! Selalu saja menyibukkan ku!

-_____________-_____________-________________-

Nickhun pov

Hemm… aku merasa tidak enak sekarang…

“nickhun-ah… apa masih sakit??”Tanya orang di sebelahku sambil mengobati pipi kiri ku yang tadi di pukul oleh jaejoong kampr*t itu.

“hemm…sudah mulai baikan…”jawabku pada orang yang berada di sebelahku sekarang ini.

“baguslah…kalau begitu aku pulang dulu ya…”pamit orang itu,im yoona. Dia sampai mengantarkan aku sampai di rumah dan mengobati pipi kiri ku… sungguh yeoja yang berhati lembut…kayak tahu (?)

Ku tahan tangan yoona sebelum dia pergi meninggalkanku sendirian dirumahku.

Aku memang tinggaal sendirian di korea…

“nickhun-ah…waeyo?”Tanya yoona polos

Aku menyuruhnya untuk duduk di sampingku lagi, diapun hanya menurutiku.

“nickhun…”yoona seperti ingin bertanya lagi,segera saja kupotong ucapannya dengan cara meletakkan telunjukku di bibir mungilnya itu.

Matanya menatap mataku,jadi mata kami saling bertatapan,beberapa lama kemudian,aku mulai mendekatkan wajahku kewajahnya,kuletakan telunjukku yang tadi berada di bibirnya menjadi di dagunya,semakin lama jarak wajah kami semakin dekat…. Yoona pun memejamkan kedua matanya,aku tersenyum puas + jahil,akhirnya aku pun mencium kening yoona,dengan segera yoona pun membuka matanya

“gomawoyo…” bisikku di dekat telinganya,wajah yoona mulai memerah.

“sudah lah…aku mau pulang~”dia terlihat salah tingkah,aku pun tersenyum jahil. Akhirnya yoona pun meninggalkan ku sendirian dirumah.

Sekarang keadaannya sangat sepi… kuusap pipi kiriku yang ber balut perban.

‘Mengapa aku tidak mencium bibirnya saja yah??’ pikirku menyesal

Trak…

Tiba2 aku mendengar suara yang menurutku berasal dari arah dapur,karena rasa penasaran aku pun menghampiri dapurku.

Author pov

Nickhun pun menuju dapur. Sesampainya di dapur dia tidak menemukan siapapun,hanya ada jendela dapur yang terbuka,diapun melihat kearah jendela dan menoleh kearah kliri,kanan,atas dan bawah. Hasilnya…tidak ada siapapun. Akhirnya nickhun pun menutup jendelanya dan ketika dia ingin membalikkan badannya………….

Sebuah pisau menancap tepat di bagian jantung nickhun… nickhun melirik ke arah orang yang memegang pisau tersebut……. Jaejoong dengan matanya yang berubah menjadi warna merah.

“jae..-jaejoong…brengsek kau!”nickhun masih sempat memarahi jaejoong,darah terus mengalir dari tubuhnya.

“diam saja kau nickhun buck horvejkul….”ucap jaejoong dingin lalu mengambil sebuah pisau lagi,entah nyolong darimana.

Jaejoong mulai menyayat bagian perut nickhun

“akkhhh…”jerit nickhun merasa kesakitan

Pisau yang digunakan jaejoong pun telah berlumuran darah,jaejoong pun menjilati pisau yang tadi ia gunakan.

Jaejoong mulai menyayat lagi,kini pipi kanan nickhun lah yang menjadi sasarannya,disayatnya pipi kanan nickhun hingga mengeluarkan banyak darah.

Nickhun makin merasa kesakitan,nafasnya semakin lama semakin pelan hingga akhirnya…..

Trakkk….

Jaejoong menancapkan pisaunya keleher nickhun hingga membuat urat nadi nickhun putus,nickhun mati eh meninggal seketika.

Jaejoong tertawa puas lalu mencabut kedua pisaunya yang masih menancap di tubuh nickhun,lalu menjilati kedua pisau tersebut yang berlumuran darah.

Masih belum puas,jaejoong mulai menyayat mayat nickhun,mulai dari tangannya…

Sret…jaejoong menyayat bagian2 tubuh nickhun,darah nickhun pun muncrat eh…bahasa baku muncrat apa yah?? Udah deh muncrat aja. Darah nickhun pun munctar ke arah jaejoong hingga kemeja yang dikenakannya berlumuran darah.

Jaejoong mengarahkan pisaunya ke arah mata nickhun… dia memotong kelopak mata milik nickhun hingga mata nickhun keluar dari tempatnya.

“hm,lumayan untuk koleksiku.”gumam jaejoong lalu memotong mata nickhun dan menaruhnya dalam kantung plastic yang ia bawa.

“tch,apa harus aku juga yang membersihkan ini semua??”gumam jaejoong lagi sambil memperhatikan keadaan sekitar,sangat berantakan.

Jaejoong kembali menancapkan pisau satu nya ke perut nickhun,lalu yang satu lagi ia taruh di dekat lengan nickhun. Sia segera mencari kain dan menutupi mayat nickhun dengan kain tadi.

“good bye mr.nickhun buck horvejkul….i’m leave you now.”bisik jaejoong dengan bahasa inggrisa pas-pas an sama kayak author #buka aib.

Jaejoong pov

Tugasku sudah selesai sekarang saatnya aku pulang.

Kubuka jendela dapur rumah nickhun. Tunggu dulu…. Hey! Jaejoong!! Baju mu berlumuran darah!!

Kututup kembali jendela dapur nickhun,lalu aku menuju kamar milik almarhum nickhun buck horvejkul.

Tanpa permisi atau apapun,akupun segera membuka lemari bajunya,kulihat bajunya satu per satu. Hingga akhirnya aku tertarik dengan sebuah kaos berwarna merah darah. Aku pun melepas kemeja yang kukenakan lalu memakai kaos milik nickhun.

“hm,ini lebih baik.”ujarku lalu kembali menuju dapur nickhun,dan keluar melewati jendela dapurnya.

Di perjalanan…..

“jaejoong~”panggil seseorang,akupun menoleh…itu…. Yoona! Yeoja yang beberapa jam lalu menyuruhku menjauh darinya!

Dia menghampiriku,aku hanya diam.

Tak lama kemudian dia membungkukkan badannya 90o, “jaejoong-ah!jeongmal mianhamnida atas ucapanku beberapa jam lalu..aku menyesal….” Dia kembali menegakkan badannya. “apa kita masih bisa berteman?” tanyanya sedikit ragu.

Aku embuat sebuah smirk,membuatnya semakin cemas.

Dasar yeoja aneh!

Aku menyambut tangannya hangat,yoona pun tersenyum lebar,tenang…tenang…ga lebih lebar dari jidat nya kok (?).

Yoona melirik ke arah kaos yang kukenakan, “loh?itukan kaos milik nickhun??kenapa bisa kau pakai??”Tanya yoona bingung

Aku terdiam sejenak,apa yang harus kujawab??apa aku harus bilang kalau kemejaku berlumuran darah dan aku mesti meminjam kaos nickhun??

“apa kalian….sudah baikan??”Tanya yoona

“iya.”dengan berat hati aku menjawabnya. “aku meminjamnya karena kemeja yang tadi kupakai terkena air dan basah.”jelasku berbohong. Siapa juga yang mau berteman dengan namja seperti nickhun.

“oh bagus lah…. Sampai jumpa….”ucap yoona lalu melambaikan tangannya padaku,aku hanya tersenyum sekilas dan kembali berjalan menuju tempat tujuanku.

-_____________-_____________-________________-

“jaejoong??kau sudah kembali??”sapa yunho ketika aku sampai di kamar apartemenku. Yunho sudah berbaring di sofa milikku.

“untuk apa kau datang kesini??”tanyaku dingin

“hey hey…jangan dingin begitu~”ujar yunho santai, “bagaimana tugas mu??”

“sukses.”jawabku singkat lalu duduk di sofa kecil dekat sofa tempat berbaringnya yunho.

“tadi ada yang seorang yeoja yang mencarimu loh…”kata yunho

“jinjja??siapa??”tanyaku

“molla… yeoja itu cantik.”jawab yunho

“hmm..mungkin yoona.”gumamku

“oh iya,aku bisa mencium wangi darah yeoja tadi,dari wangi nya saja aku sudah bisa menduga jika darah yeoja tadi sangat lezat.”jelas yunho

“andwae,kau tidak boleh menghisap darah yoona!”bentakku

“wae??”tanyanya santai. “kau menyukai yeoja itu?”

Aku terdiam…. “iya,aku menyukainya. Karena itu kau tidak boleh menghisap darahnya.”jawabku

“tch…menyukai seseorang adalah hal yang tak berguna.”

“itu menurutmu,apapun yang kau katakana,aku akan tetap mencintai yoona.”

Author pov

Besok harinya di gedung sekolah Jaejoong – Yoona – Nickhun

“pagi…”sapa yoona pada jaejoog yang berjalan melewatinya.

“pagi.”balas jaejoong singkat

“jaejoong-ah… apa kau melihat nickhun??kenapa jam segini dia belum datang?”Tanya yoona penasaran pada jae

“molla,jangan tanyakan padaku.”jawab jaejoong lalu duduk di bangkunya.

Teng…teng….

Bel pelajaran pertama berbunyi,wajah yoona masih terlihat cemas akibat nickhun yang tidak masuk.

Sampai akhirnya pun bel tanda pulang berbunyi….

Teng….teng….teng….

Jaejoong pun merapihkan tasnya dan beranjak dari kelas.

“jaejoong!”tiba2 yoona memanggil jaejoong hingga jaejoong menghentikan langkahnya.

“wae?”Tanya jaejoong

“karena hari ini nickhun tidak sekolah,mau kah kau menjenguk nickhun bersamaku??”usuk yoona

“tidak,terimakasih.”balas jaejoong cepat,lalu kembali pergi meninggalkan yoona.

Yoona pov

Hmm…sepertinya aku memang harus menjenguk nickhun sendirian….

Pulang sekolah ini aku harus ke rumah nickhun dulu!

Sampainya dirumah nickhun………

Ting tong…

Kutekan terus bel rumah nickhun,masih belum ada yang menjawab.

Ting tong….

Sudah lebih dari 10 menit aku menekan bel rumah nickhun,lagi2 belum ada yang menjawab.

Kucoba membuka pintu rumah nickhun

“eh,tidak terkunci?”gumamku saat membuka pintu rumah nickhun yang ternyata tak terkunci. Kuberanikan diriku untuk masuk ke dalam rumahnya.

“nickhun-sshi~~”panggilku,tak ada jawaban

“nickhun~~!!! Nickhun buck horvejkul~!!”aku terus memanggil namanya,tetap tidak ada yang menjawab.

Aku mencoba menaiki tangga rumah nickhun untuk menuju kamarnya.

“hm??bau apa ini??”gumamku saat mencium suatu bau busuk seperti bau bangkai dari dapur rumah nickhun,perlahan aku pun menuju dapur rumah nickhun

Aku berjalan sambil menutuh hidungku.

Sesampainya di dapur…. Pundakku merosot,air mataku mulai mengalir…

Kudekati sumber bau itu dengan ragu,lalu membuka kain yang menutupi suatu benda.

Benar dugaanku….itu adalah nickhun yang membangkai….

Air mataku semakin deras,aku berlutut di depan bangkai nickhun.

“nickhuuunn~~!!”aku berteriak sekeras mungkin sambil terus menangis…. Teman yang selalu berada disampingku kini telah membangkai di depan mataku…dengan keadaan yang sangat tragis….

Tidak memiliki kelopak dan bola mata….bagian dada nickhun pun robek…juga bagian perutnya yang tertancap pisau….

“nickhun….kenapa kau begini??”aku terus bertanya sambil terus menangis

“nickhun….”aku mencoba menggoyangkan kakinya,apa yang terjadi?? Malahan kepala nickhun terputus dari badannya.

“nickhun….”aku menangis semakin keras

“aku membunuhnya.”ucap seseorang dari depan pintu dapur rumah nickhun,aku menoleh ke arah sumber suara….betapa kagetnya saat  melihat orang yang berkata seperti itu adalah jaejoong….

Aku segera bangkit dan menuju kearah jaejoong,air mataku terus mengalir deras.

Setelah sampai di depannya,segara saja kudorong tubuhnya.

“KAU!!! KAU PEMBUNUH!!”bentakku kearahnya.

“yoona-ya…”dia memanggilku,aku tak peduli kutampar wajah tampannya keras-keras.

“KARENA KAU AKLU KEHILANGAN SEORANG YANG KUSAYANGI!!DASAR PEMBUNUH!!!KAU BAJING*N!!!” bentakku tiada ampun,aku masih terus menangis.

“yoona-ya!! I kill him because I love you!!” teriaknya

Aku tertegun….menahan air mataku agar tidak terjatuh lagi,tapi tetap saja air mataku terjatuh.

“AKU TIDAK PERCAYA LAGI PADAMU!!AKU BENCI PEMBUNUH!!”bentakku kasar lalu kembali menampar jaejoong

“AKU BENCI PADAMU JAEJOONG!!!JIKA KAU MENCINTAIKU,TAK SEHARUSNYA KAU MEMBUNUH NICKHUN!!”teriakku lagi,aku sudah tidak bisa menahan amarahku lagi.

Tiba2 dia mendekat kearahku. “JANGAN DEKATI AKU!”aku berteriak kencang2 kearahnya

Tapi dia tetap mendekatiku,lalu memelukku erat

“LEPASKAN!!!”perintahku,tia tetap tak bergerak. Aku mencoba meepaskan diriku darinya, nihil…pelukannya terlalu keras…

“ARRGGHH~~!!!”aku mencerit kencang saat ia ternyata menggigit leherku.

“kau milikku seorang.”bisiknya

“jaejoong-ah…kau brengs*k!!”aku mulai kehabisan darah

Jaejoong pov

Yoona hanya milikku seorang,aku tidak suka melihatnya bersama dengan namja lain. Yoona hanya milikku, dia seutuhnya milikku.

Aku menggigit dan menghisap darah yoona…. Ini sudah kuputuskan…..

Yoona pun akhirnya mulai kehabisan darah,terus kuhisap darah dari lehernya, benar kata yunho… darah yoona sangat lezat.

Mataku kembali berwarna merah…hal ini biasa terjadi jika aku sedang membunuh seseorang.

Bruk….

Yoona sudah tidak bernafas lagi sekarang…. Aku mengeliarkan perban dari kantongku dan membalut bekas gigitanku tadi. Aku pun menggendongnya di punggung ku untuk menuju apartemenku,membiar kan mayat nickhun tetap berada di dapur.

Sesampainya di apartemen….

Kutidurkan yoona disebuah peti bening… peti yang biasanya kupakai untuk tidur *kasian banget yah tidur di peti u,u*… aku relakan peti milikku untuk nya…. Akupun mengambil carian bening dan menuangkannya ke dalam peti berisi yoona…carian itu akan membuat yoona tetap awet….

Aku menambil keputusan seperti ini…… keputusan yang sebenarnya sangat tidak masuk akal…. Membunuh orang yang aku cintai dan kemudian mengawet kan orang itu…

Kututup peti itu,menunggu sampai cairan itu  mengeras dan mengawetkan yoona yang berada di dalamnya.

“mianhaeyo yoona….”ujarku,tapi aku sama sekali tidak menyesali perbuatanku.

Dengan ini,aku akan selalu bisa melihat yoona,dan bisa menyapanya setiap pagi…yoona tak akan bisa bersama dengan namja lain lagi sekalin aku.

THE END

*selesai ngetik author mandi kembang* huaaahhh author merasa bersalah udah buat ff ini -,- semoga orang yang ngerequest seneng yah…. Bukannya malah benci sama author -,-

Oh iya, se ancur apapun ff ini… wajib RCL yah XD

Ditunggu komennya~ *kiss bye*

Seperti biasa~ yang GA MENINGGALKAN JEJAK AUTHOR DO’A IN NIKAH SAMA DDANGKOMA!!!

Advertisements

15 responses to “I kill him because I love you

  1. Aku KhuNa shipper. Aku seneng bgt ada ff nichkhun-yoona tp ternyata ceritanya malah begini ._.v
    Nichkhhun kasian amat sih T___T jaejoong parah!! Uda bunuh Nichkhun Yoona jg.. Uda klo cintanya ga trbalaskan terima aja dong! –‘ *jd sewot sndiri pdhl suka2 author..* hahaha. Yaudah lah gpp.. Yg penting disini Yoona sukanya sm Nichkhun wlaupun akhrnya ga bersatu wkwk

  2. astaga…..
    2 bias aku masa jadi kayak gini? 1 pembunuh, yang satu lagi dimutilasi???
    omo,,, gak tau mau ngomong apa,,, shock aku bacanya…

    itu jaejoong oppa kayaknya terambisi banget untuk memiliki yoona oenni, jadi ngeri…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s