My Fat & Game Chp. 2

Author: Kidneypea

Rating: General

Lenght: Chaptered

Genre: Romance, School Life.

Main Cast:

– Joo Jihyun (OC)

– Cho Kyuhyun (Super Junior)

– Park Sang Mi (OC)

(Cast tambahan terdapat di dalam kemasan 😉 so check it out)

Poster: Cutepixie@wordpress.com

Read First: PROLOG| Chp. 1

***

(Author PoV)

Seusai comeback, mereka istirahat~ Tampaknya Kyuhyun sedang ada acara dengan laptopnya, beserta dengan pengikutnya di sebelah—tak lain dan tak bukan adalah Sang Mi. Tak lama Sang Mi berkomentar, “Oppa! Pedang yang kau pakai kecil sekali! bagaimana bisa melawan monster sebesar itu!?”

Jihyun sepertinya ikut penasaran dengan apa yang Kyuhyun mainkan. Ia beranjak dari kursinya menuju sebelah Sang Mi. Jihyun hanya melihat sekilas dan berkata, “Pedang yang dipakai itu sudah pas, kalau pedang yang besar ASPD-nya bisa berkurang sehingga akan lama menyerang lawan..” seperti tidak ingin menghancurkan suasana—Jihyun pergi.

Kyuhyun terlihat celingak-celinguk mencari sumber suara, tidak ketemu.

“Tadi itu sahabatmu?” tanya Kyuhyun tanpa menoleh dari laptopnya.

“Ne…” terdengar sebersit nada cemburu pada Sang Mi ketika Kyuhyun menanyakan sahabat ‘gendut’-nya. Kyuhyun tidak menjawab, ia menutup laptopnya dan langsung melenggang pergi dari hadapan Sang Mi.

“Tunggu, Kyuhyun-ssi! Ehm, soal pesta yang diadakan dua minggu nanti..” Sang Mi melihat Kyuhyun berhenti sejenak.

“Ajak saja sahabatmu itu jika kau mau” belum selesai perkataan Sang Mi, Kyuhyun memotong perkataannya. Kyuhyun sudah benar-benar pergi sekarang.

Sang Mi hanya bisa mendecak kesal. Namun, tak lama ia menyunggingkan seringaiannya.. Ia tahu apa yang harus ia lakukan.

***

Jihyun berjalan menyusuri koridor dorm para artis.. ia masih memikirkan tatapan Sang Mi tadi, jarang-jarang Sang Mi memberikan tatapan mautnya untuk dirinya. Sepertinya, Jihyun berjalan tanpa arah.. Ia masih pusing dengan segalanya—orangtuanya yang mendadak pergi, adiknya yang kelewat jujur, uangnya yang kian menipis dikarenakan camilan, sekarang ditambah Sang Mi..

<BRUUKK!!>

Jihyun menoleh ke sumber suara, Jihyun terkesiap melihat seorang wanita tergeletak di tengah koridor.. Jihyun sadar kalau tidak ada orang lain selain dirinya yang berada di sekitar sini untuk menolong wanita tersebut—seperti tersadar, ia pun berlari menghampiri wanita itu dan memapahnya.

Tidak lama Jihyun memapah wanita itu, tiba-tiba seorang wanita berteriak dari arah belakang, “Yuri-ah..!!”

Wanita yang berteriak tadi, langsung menghampiri Jihyun dan wanita yang dipapahnya.

“Ada apa dengannya?” tanya wanita itu, wanita dengan postur tubuh sempurna, wajah yang cantik, dan kulit yang mulus.. bak seorang putri raja.

“Dia tiba-tiba pingsan dan terjatuh..”

“Jinjja!? Biar aku saja, aku akan mengantarnya ke dorm kami..” tawar perempuan itu. Jihyun menggeleng dengan cepat.

“Anii.. Kau beritahu saja dimana dorm kalian!” tutur Jihyun dengan antusias. Perempuan itu tersenyum riang melihat tingkah Jihyun.

“Oh, ya.. Kau siapa? Sepertinya aku baru melihatmu” tanya perempuan itu, sambil menunjukkan arah dorm-nya.

“Aku Jihyun, staff baru Super Junior. Kalau boleh tau kau siapa?” tanya Jihyun dengan tampang polos.

“Ehh? Kau tak tahu?” wajah perempuan itu sedikit terkejut, “Aku Im Yoona, member SNSD”

“Ah, Mian! Aku tidak tahu.. aku sangat buta artis korea, pantas saja sepertinya wajahmu sedikit familiar” Jihyun menunjukkan ekspresi menyesalnya.

“Tidak masalah” Yoona tersenyum—memaklumi Jihyun, “Kita sudah sampai!”

<KLEK!>

Gagang pintu telah diputar oleh Yoona, semua member SNSD menatap Yoona dan Jihyun bersamaan, lalu mereka serentak kaget ketika melihat seseorang yang dipapah Jihyun.

“Yuri-ah!!” teriak mereka serempak.

“Apa yang terjadi padanya?” tanya salah satu dari mereka.

“Dia pingsan..” jawab Yoona seadanya.

Jihyun segera memapah Yuri ke dalam dengan dituntun oleh Yoona menuju kamar Yuri. Jihyun merebahkan posisi Yuri, lalu membenarkan posisi kakinya. 7 orang lainnya langsung mengerubungi tempat tidur Yuri.

“Panggil Manager!” sahut salah satu dari mereka yang berambut pirang—terlihat sangat panik.

“Tidak perlu..” sahut Jihyun ditengah kekhawatiran para member, disambut dengan tatapan heran dari semuanya.

“Kau bisa mengatasinya?” tanya Yoona, Jihyun mengangguk cepat, “Serahkan saja padaku, aku sering menangani hal seperti ini”

***

          “Ahjumma, niga eolmayeyo (Bibi, ini berapa harganya) ?” tanya seorang perempuan sambil menenteng sebuah pakaian. Wanita yang dipanggil Ahjumma mengernyitkan dahinya, “Itu.. hanya 10.000 won” sahut Ahjumma itu.

“Hmm, Igeo!” perempuan itu menyerahkan uang 50.000 won kepada si Ahjumma.

“Kamsahamnida” Ahjumma itu tersenyum, lalu bertanya “Kalau boleh tahu, untuk apa kau membeli pakaian seperti itu?”

“Ah, untuk temanku, temanku membutuhkannya”

“Temanmu itu sedikit aneh.. Nyaris saja kubuang pakaian itu” ujar si Ahjumma sambil memberikan kembaliannya. Perempuan tadi hanya tersenyum simpul, lalu membungkuk sopan kepada Ahjumma itu, lalu berjalan keluar toko—ia tersenyum penuh kemenangan.

***

Tomorrow, At School..

“Hey, Jihyun-ah!” seseorang menepuk pundak Jihyun dari belakang.

“Yaa.. Sang Mi-ah! Kau mengagetkan-ku saja! Wae?”

“Kau diundang ke pesta SM! Ikut tidak?”

“Mana mungkin aku ikut, aku tidak suka keramaian.. juga aku tidak punya baju pesta”

“Sudahlah ikut saja, sekali iniiii saja! Kau tega sekali padaku, aku sudah membelikanmu baju khusus pesta itu” Sang Mi mengubah ekspresinya menjadi kecewa, lalu menyodorkan kotak berwarna ungu pada Jihyun.

“Ne? Aiish.. memang kapan acaranya?”

“2 minggu lagi.. Kau harus pakai! Aku sudah membelikanmu sesuai dengan dresscode pestanya.. Jadi, kau ikut kan?”

“Aaah.. Ne! Ne! Aku ikut.. !” Jihyun hanya bisa pasrah.. Yaa, Sang Mi memang tahu betul kelemahan Jihyun.

“Boleh kubuka?” tanya Jihyun. Sang Mi membelalakkan matanya dan menggeleng cepat.

“Ani! Tidak boleh! Bukanya dirumah saja!” larang Sang Mi. Jihyun mengangguk—tanpa menanamkan sedikit curiga pada Sang Mi. Sang Mi kini bisa menghembuskan napas dengan lega.

***

At Jihyun’s House..

Seakan melupakan kotak yang diberikan Sang Mi tadi, ia langsung menaruhnya di atas lemari pakaiannya. Ia langsung berkutat dengan DVD Drama yang baru saja ia beli ‘Boys Before Flowers’ Ia juga ingin tahu mengapa drama ini sangat populer di masyarakat, dan.. lumayan juga untuk menambah pengetahuannya akan dunia entertainment di negaranya sendiri.

Setiap menonton, Jihyun punya daftar tersendiri agar menonton jadi lebih asyik.. diantara lain… daftar camilan. Namun, ia sudah mendapatkan banyak camilan dari Sang Mi tadi—setelah ia memberikan kotak berwarna ungu yang berisi baju untuk Jihyun itu.

“Semua sudah lengkap! Let’s watching!” seru Jihyun dengan bahasa inggrisnya yang fasih.

Entah apa yang Jihyun nikmati saat ini.. Camilannya? Ataukah Dramanya? Tidak ada yang tahu. Sampai di suatu episode, camilannya nyaris habis. Dia tetap tidak peduli, pandangannya tetap fokus pada monitor televisi. Bahkan, ia saja tidak sadar kalau adik perempuannya baru pulang.

“YAAA! EONNI-YA!! BERHENTI MAKAN!” teriak Hyomin—langsung melempar tas sekolahnya sembarang lalu berlari menuju eonni-nya yang sedang asik melahap wafer strawberry. Lalu menjauhkan kotak wafer itu dari jangkauan Jihyun. Hyomin menatap sekeliling, penuh dengan sampah camilan.. Hyomin hanya bisa mendecakkan lidah.

“Yaa! Minnie-ya! Kembalikan!” seru Jihyun.

“Shireo! Eonni harus berhenti makan-makanan seperti ini!”

“Wae? Memang-nya kenapa? Yang gendut juga aku, bukan kau!”

“….” Hyomin tak menjawab, hening seketika.. lalu, Hyomin angkat bicara lagi, “Aku akan tergencet saat tertidur kalau eonni semakin membulat, eonni ingat kan kalau aku tidur dengan eonni..”

“Lagipula, kenapa juga kau harus tidur denganku? Kenapa tidak balik saja ke kamar-mu yang dulu? Coba lawan rasa takutmu itu.. kau itu sudah besar” protes Jihyun tak mau kalah.

“… Ergh, terserah eonni sajalah!” ujar Hyomin sambil membanting kotak wafer yang ia ambil tadi. Hyomin mengambil tasnya yang barusan ia lempar sembarang, dan berjalan cepat meninggalkan eonninya menuju kamarnya.

Jihyun tidak ambil pusing dengan Hyomin. Ia kembali fokus dengan film-nya dan menikmati camilan-camilan itu.

***

Selesai! Jihyun sudah merampungkan Drama ‘Boys Before Flowers’-nya itu hanya dalam 2 hari!—tentunya ia harus mengorbankan jatah waktu tidurnya. Tidak peduli dengan lingkar hitam di bagian bawah matanya—efek menangis dan tidak tidur selama 2malam. Ia pun pergi ke sekolah..

“Matamu.. kau kenapa? Kau menangis?” tanya Sang Mi yang sudah duduk di samping Jihyun sejak beberapa menit yang lalu, daritadi memandangi wajah Jihyun dengan seksama. Jihyun mengangguk pelan.

“Mwo? Bodoh! Karena siapa huh?” tantang Sang Mi seolah ingin memberi pelajaran untuk orang yang telah membuat Jihyun menangis.

“Aku menonton drama..” ucap Jihyun pelan.. pelaaan sekali. tetapi, masih terdengar suaranya oleh Sang Mi.

“NE??? HUAHAHA.. Uri Jihyunnie menonton drama, ada peningkatan! Look, kau semakin bulat! Kau mengemil?”

Jihyun mengangguk.

“Makan pada waktu tengah malam?”

Jihyun mengangguk lagi.

“Kau bergadang?!”

Jihyun mengangguk untuk ke-3 kalinya.

“Kau gila! Kuyakin kini berat badanmu naik drastis! Berapa hari kau bergadang?”

“Dua” jawab Jihyun tanpa suara.

“Memangnya kau menonton drama apa?” tanya Sang Mi sambil meraih botol air minum Jihyun, dan menegaknya.

“Boys Before Flowers..” jawab Jihyun—kali ini dengan suara. Jawaban Jihyun membuat Sang Mi tersedak air yang ia minum.

***

At SM Entertainment..

Jihyun merasa sudah lama ia tidak bermain game-nya tersebut karena kerja paruh waktu-nya kini. Jadi, khusus hari ini dia membawa laptopnya, dan beruntung saja disana terdapat Wi-Fi. Ia bisa bermain game-nya dengan bebas hari ini, karena jadwal Super Junior kebetulan sedang kosong.

Jihyun mengetikkan ID game dan passwordnya dengan cepat, lalu tak lama kemudian tampilan layar game sudah terpampang di monitor laptop.

Kebetulan sekali, Evil juga online! Karena dengan cepat Evil menyapanya..

<PLOP!>

EvilGyu         : Yoo, JH!

Jihyun mengetik balasannya dengan cepat..

circleJJH       : Heeyy, Evil!

          EvilGyu         : Kau menungguku ya?

          circleJJH       : MWO? Tidak sama sekali! aku saja baru On!

          EvilGyu         : Jinjja!? Sama denganku! Akhir-akhir ini aku sibuk..

          circleJJH       : Ne, Aku jugaa~ aku harus bekerja! T_T

          EvilGyu         : Benarkah!?

          circleJJH       : Ne, aku harus menjadi staff artis sementara..

          EvilGyu         : Selamat!

          circleJJH       : Apanya yang selamat!? o.O

          EvilGyu         : Bukankah wanita seumuranmu, biasanya seorang fangirl?

          circleJJH       : Kau mengingatkanku pada sahabatku yang fangirl.. tapi, sayang.. tebakanmu salah! Aku bukan seorang fangirl! |(^^)/

          EvilGyu         : Bohong..

          circleJJH       : Kau harus tahu! Aku sempat ditertawakan oleh sahabatku sendiri karena hanya menjawab 1 dari 15 member Super Junior.. T_T

          EvilGyu         : Kau lucu! Memangnya, kau menjawab apa?

          circleJJH       : Heechul dan ddangkoma.. T_T ternyata ddangkoma bukan member Super Junior.. aku baru mengetahui bahwa ddangkoma adalah seekor kura-kura, itu juga pada saat aku menjadi salah satu staff mereka..

Evil agak lama membalas chatnya..

          EvilGyu         : Kau, staff Super Junior?

          circleJJH       : Ne..

Kemudian, Evil tak menjawab..

 

(Kyuhyun PoV)

At Super Junior’s Dorm..

JH Online! Ya, perempuan itu.. dia berbeda dengan perempuan lain. Aku tidak bohong jika aku ingin bertemu dengannya. Kalau sudah chat dengannya, akan sangat lama.. beruntung aku bertemu dia di game ini..

circleJJH       : Kau harus tahu! Aku sempat ditertawakan oleh sahabatku sendiri karena hanya menjawab 1 dari 15 member Super Junior.. T_T

          EvilGyu         : Kau lucu! Memangnya, kau menjawab apa?

          circleJJH       : Heechul dan ddangkoma.. T_T ternyata ddangkoma bukan member Super Junior.. aku baru mengetahui bahwa ddangkoma adalah seekor kura-kura, itu juga pada saat aku menjadi salah satu staff mereka..

HAHAHAHA!! Aku tertawa keras melihat balasannya! Dia lucu, dia tidak tahu saja kalau aku Kyuhyun Super Junior.. Tunggu? Kenapa dia hanya tau Heechul dan kura-kura aneh itu? apa aku kurang tampan? Apa Super Junior kurang terkenal? Bukankah Super Junior sangat digandrungi, bahkan sampai negara lain.. JH, yang orang korea. Mengapa ia tidak tahu?

Samar-samar aku mendengar para hyung-ku membicarakanku..

“Kenapa dia?” kuyakin itu suara Yesung hyung.

“Paling-paling dia menang game lagi..” itu suara Shindong hyung.

Kuteliti lagi balasannya yang terakhir, ‘aku baru mengetahui bahwa ddangkoma adalah seekor kura-kura, itu juga pada saat aku menjadi salah satu staff mereka..’

JH…. dia salah satu staff kami?

Aku segera mengetik balasan dengan cepat..

EvilGyu         : Kau, staff Super Junior?

JH membalas dengan cepat dan singkat..

circleJJH       : Ne..

DEG!

“Annyeong, Kyuhyun oppa!” sapa seseorang dari balik pintu kamar-ku. Itu Sang Mi! Kebetulan sekali!

“Ya, Sang Mi-ssi! Siapa nama asisten baru itu—ehm, maksudku sahabatmu?” tanyaku langsung tanpa basa-basi.. dia terlihat kaget, dan gugup.

“Emm…. Jihyun, Joo Jihyun… memangnya ada apa?” jawabnya. Aku tak mengacuhkan pertanyaannya. Aku langsung mengingat usernamenya.. circleJJH, Joo Ji Hyun!

Detak jantungku tak beraturan sekarang, benarkah dia adalah JH? Sebelumnya, aku memang sudah memiliki suatu firasat, asisten baru itu—Jihyun, kata-katanya nyaris sama dengan perkataan JH, soal pedang tempo hari.

Kuedarkan pandanganku lagi, kini Sang Mi sudah menghilang.

Dengan cepat aku keluar kamar, para hyung-ku memandang aneh kearahku. Salah satunya berkata, “Ada apa Kyuhyunnie?” ya, itu Sungmin Hyung.

“Kau lihat tadi kemana Sang Mi?” tanyaku buru-buru.

“Coba saja kau cari di staff room..” kedengaran seperti suara Leeteuk hyung, Ah! terserah! Aku sedang terburu-buru sekarang.. aku langsung pergi dari dorm dan berjalan menuju staff room..

Ketika sudah mau sampai, aku melambatkan langkahku.. sehingga aku bisa mendengar samar-samar percakapan di dalam ruangan.

“Aiiish! Tidak Kyuhyun, tidak kau! Sama saja! Sibuk dengan komputer..”

“Memangnya apa yang kau lakukan sih di komputer itu?”

“Ah, game itu lagi! kau memainkannya juga?”

DEG..

“Yaaa.. Jihyun-ah, kau sedang chat dengan siapa? Gebetanmu yaa?”

Aku memutar gagang pintu staff room, dan..

<CKLEK!>

Suasana hening, kulihat 2 orang wanita.. yang gemuk sedang duduk di depan laptopnya, satu lagi adalah wanita yang belum lama menghampiriku. Kini, mereka semua menatap kedatanganku.

“JH…” gumamku, namun sepertinya didengar oleh orang-orang di dalam ruangan ini.

“Ng…..?” wanita gemuk itu terlihat bingung.. ia menatap laptopnya, lalu tak lama setelah itu, ia seperti menyadari sesuatu.. terlihat dari matanya yang terbelalak kaget.

***TBC***

Note:

MIAAAAANNN!!!! LAMA BANGET POSTNYA! sibuk UTS T_T

mian yaaa… *bow* semoga ga pada lupa sama ceritanya 😥 ini ceritanya udah ditambah dikit kok yaa.. sebagai permintaan maaf~

yang lupa sama ceritanya, klik aja link yang diatas ^^

aku disini, untuk memperbaiki tulisan aku yang masih acak adut, makanya kritik dan saran sangat dibutuhkan supaya aku bisa jadi lebih baik lagi ^^

so, budayakan RCL yaaa~ thanks~ ^^

Advertisements

75 responses to “My Fat & Game Chp. 2

  1. HAHAHA lucu deh!
    *barubacadarisini*
    *telatbanget*
    *gaadaygnanya*
    aq kenal seseorg mirip JJH, and she’s very lovely!

  2. Annyeonghaseyo~ hehe sebener nya aku udah baca ini di soff , tapi disana baru ada part 1 & 2 aja . Karna aku penasaran sama cerita selanjut nya jadi aku baca di sini . Gpp kan ya thor ^^v

    apa yg direncanain sang min??
    Kyu udah tau JH , waaa penasaran sama selanjut nya . Aku lanjut part 4 ya thor ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s