[CHAPTER 1] Adante

Author : Lee Hana_HaeKey Lovers
Judul : Andante
Cast:
Lee Donghae
Kim Hyena(You)
Other cast:
Choi Minho
Key
Leeteuk
Genre : Sad, Romance
Rating : PG-15
Backsound : Super Junior-Andante,Super Junior-Thank you
Annyeong para readers! Sekarang aku mau nyoba bikin ff chapter.
Jangan lpa RCL yach n_n

Donghae P.O.V
Sebenarnya aku tidak mau meninggalkanmu Hye Na,tapi ini memang sudah jalanku dan aku tidak dapat menghindarinya. Aku berharap kau akan tetap kuat dan tegar. Carilah cinta sejatimu,karena itulah yang akan membuat mu selalu bahagia dan tersenyum selamanya….
-flashback-
Saat itu yang aku ingat aku sedang berjalan dengan adik ku yaitu Minho. Tapi tiba-tiba dadaku terasa sakit dan setelah itu,aku tidak ingat apa-apa lagi. Yang aku lihat saat aku membuka mata adalah ommaku.
Donghae         : Omma…(suaranya lemah)
Hyun Ah          : Donghae. Akhirnya kau sadar juga?
Donghae         : Aku ada di rumah sakit yach omma?
Hyun Ah          : Iya. Kau pingsan selama 2 hari kata dokter kondisimu cukup kritis.
Donghae         : Mianhae omma,aku sudah membuat omma khawatir dengan keadaanku.
Hyun Ah          : Tidak apa-apa,yang penting sekarang kau sudah sadar. Omma jadi tenang sekarang.
-end of flasback-
Hye Na P.O.V
LeeDongHae. Kau adalah satu-satunya namja yang aku cintai. Aku tidak menyangka kau akan pergi secepat ini,kau jahat meninggalkan ku sendiri di sini. Oh…ga,kamu ga jahat. Kau sangat baik padaku,walaupun sekarang kau tidak ada di sini lagi,tapi kau selalu ada di hatiku. Dan sekarang aku telah menemukan cinta sejatiku. Aku sudah menuruti semua keinganmu bukan? ^^
-flashback-
Uh…benar-benar bosan menginap di rumah sakit. Yach…padahal kondisiku sudah membaik sejak kecelakaan 2 hari yang lalu dan dokter bilang aku tidak menderita luka yang parah koq! Hanya omma dan appaku saja yang tralu mengkhawatirkan ku hingga aku harus dirawat 2 minggu lagi di sini,dan memang rumah sakit ini adalah kepunyaan keluargaku jadi aku tidak perlu membayarnya. Hehehe
Suatu siang aku sedang melihat seorang namja yang sedang berjalan di koridor rumah sakit ,jalanya tertatih-tatih sambil memegang tembok. Sepertinya dia sedang merasa kesakitan,aku pun menghampiri namja itu.
Hyena             : Apa kau baik-baik saja?
Namja itu menatapku dengan mata yang sipit menahan rasa sakit. Tangan kirinya memegang dadanya.
Donghae         : Ya,aku baik-baik saja.
Dalam keadaan seperti itu dia masih bisa bilang baik-baik saja?
Hyena             : Sebaiknya kau duduk dulu.
Donghae         : Ya.
Kami pun duduk di duabuah kursi yang ada di sana.
Hyena             : Apa perlu aku panggilkan dokter?
Donghae         : Ah…tidak perlu. Sakitku sudah mulai berkurang,aku akan segera baik-baik saja.
Hyena             : Kau yakin?
Donghae         : Yach…aku yakin.
Wajahnya memang terlihat pucat,sebenarnya namja ini sakit apa? Saat aku pertama melihat dia,wajahnya sangat tampan. Tapi…sepertinya dia menderita penyakit yang cukup parah. Walapun wajahnya terlihat pucat,tapi itu tidak menutupi ketampanan wajahnya. Tak beberapa lama kemudian,aku melihat dia sudah baik-baik saja,walaupun wajahnya masih pucat.
Donghae         : O,iya kamsahamnida kau telah menolongku barusan.
Hyena             : Ah…cheonmaneyo.
Donghae         : Kau dirawat di sini juga yach?
Hyena             : Iya. Kau juga?
Donghae         : Ne.
Tiba-tiba ada seorang namja yang datang menghampiri namja yang sedang di dekatku. Pada saat itu aku belum tahu siapa namja itu.
Minho              : Hyung,kau ke mana saja? Aku sudah mencarimu dari tadi. Kau ini kabur dari kamar,padahal dokter khan sudah bilang kondisimu masih sangat lemah dan perlu banyak istirahat.
Donghae         : Iya,mianhae telah mengkhawatirkanmu.
Ternyata namja yang sedang berdiri itu adalah adiknya. Lalu adiknya itu melihatku.
Minho              : Mianhae,noona pasti hyungku sudah merepotkanmu yach?
Hyena             : Hm…tidak juga. Aku hanya menolongnya tadi.
Minho              : Oooo…kamsahamnida noona.
Hyena             : Cheonmaneyo.
Minho              : Hyung,ayo kita kembali ke kamar.
Donghae         : Iya.
Lalu namja itu berdiri dan menatapku.
Donghae         : Sekali lagi  kamsahamnida. Annyeong…
Minho              : Kamsahamnida.Annyeong…
Hyena             : Annyeong…
Lalu mereka pun pergi,menjauh dari hadapanku. Aku terus saja memandangi mereka berdua sampai mereka menghilang karena berbelok ke kiri. Setelah itu aku kembali ke kamarku. Ternyata di sana sudah ada adikku tersayang,yaitu Key. Dia sedang duduk di kursi roda,tepatnya di sebelah ranjangku.
Hyena             : Key?
Key                  : Noona? Kau dari mana saja? Aku sudah menunggumu sejak tadi.
Hyena             : Mian,tadi aku jalan-jalan keluar sebentar. Bagaimana keadaanmu sekarang?
Key                  : Hm…aku sudah merasa baikkan koq!
Hyena             : Mianhae yach,noona yang telah membuatmu menjadi begini.
Key                  : Ini bukan salah noona koq! Aku tidak menyalahkan noona. Noona pasti tidak ingin kecelakaan ini terjadi khan?
Hyena             : Ne. Jadi kondisimu sudah tidak apa-apa? Aku khawatir sekali,soalnya aku dengar keadaanmu lebih parah dariku.
Key                  : Yach…aku dengar memang begitu. Tapi sekarang aku sudah tidak apa-apa. Noona tidak usah khawatir padaku. Malah aku lebih mengkhawatirkan kondisi noona.
Hyena             : Babo! Kenapa aku malah mengkhawatirkan kondisiku? Padahal kondisimu yang lebih parah pada saat itu.
Key                  : Memangnya aku salah jika mengkhawatirkan noona?
Hyena             : Ah…sudahlah aku tidak mau bertengkar denganmu. Sekarang kau kembali ke kamarmu yach! Biar kita mengobrol di sana saja,biar kau bisa beristirhat.
Key                  : Ya sudah.
Aku pun mendorong kursi roda Key keluar dari kamarku dan aku mengantarnya ke kamarnya yang letaknya tidak terlalu jauh dari kamarku. Tak terasa hari sudah mulai malam. Key sudah tertidur,aku kembali kesepian. Akhirnya aku memutuskan untuk naik ke lantai yang paling atas di rumah sakit. Sesampainya di sana,aku melihat seorang namja yang sedang berdiri. Ciri-ciri dari belakang,seperti namja yang tadi aku tolong di koridor rumah sakit. Ternyata setelah dilihat-lihat,ternyata benar dia. Aku pun mencoba menyapanya.
Hyena             : Ya!
Aku pun berdiri di sampingnya,lalu dia melihat ke arahku.
Donghae         : Ya! Kau yang tadi menolongku yach?
Hyena             : Iya. Kau sedang apa di sini?
Donghae         : Aku…sedang melihat pemandangan kota Seoul dari sini.
Hyena             : Jadi kau suka melihat pemandangan kota Seoul dari tempat seperti ini yach?
Donghae         : Yach…begitulah. O,iya kita belum berkenalan. Donghae imnida
Dia menglurkan tangannya.
Hyena             : Hyena imnida
-TBC-
Advertisements

30 responses to “[CHAPTER 1] Adante

  1. Wah…..rme ceritanya. Tpi sedih Keynya abiz kecelakaan yach????? knp gak di jenguk sma km ja sih???? Sya klu bca ff km jdi kya gi nonton film drama korea baru tw…..

    • iya ya padahal skalian jenguk Haepa juga…
      Masa kaya abz nnt drama korea bru gtu??? gomaweo ^^

    • masa?? baca chapter selanjutnya siapa tw ngerti,,
      kalo masih ga ngerti juga,tanya langsung aj sama aku. pasti aku jawab koq!
      gomaweo for your comment ^^

  2. *singkat* kesan prtma wktu bca yg chapter 1…shrus.nya krng pnjang…jadi nanggung bca.nya…tpi bguslah…sya baca yg chapter 2~ 🙂

    • Tralu nanggung yach???
      Nanti aq bakal bkin ff chapter yang per chapter nya(?) lebih panjang lagi.
      Gomaweo bwt comment nya,, ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s