[Freelance] I Did All of This Because I Love You

Title : I Did All of This Because I Love You

Author : ettaeminho

Casts : Cho Kyuhyun (Super Junior), Choi Sooyoung (SNSD), Lee Sungmin (Super Junior), Seo Joo Hyun (SNSD)

Genre : Romance

Lenght : Oneshoot

Rating : PG-13

Poster : http://bananajuice03.wordpress.com

“ Seo, aku dengar kau menolak Siwon-oppa ya ??” tanya Sooyoung suatu hari.

“ Iya ” jawab Seohyun singkat tanpa mengalihkan pandangan dari buku yang ia baca.

“ Aigo, aku heran denganmu. Apa yang kurang dari seorang Choi Siwon ?? Sudah keren, pintar, dewasa, perhatian, baik lagi”  cerocos Sooyoung.

Seohyun mengangkat wajahnya dan berhenti membaca. Kini dia menatap Sooyoung, sahabatnya sejak SMA.

“ Kau pasti tahu alasanku menolak Siwon-oppakan, Sooyoung  ??”

Sooyoung mengangkat satu alisnya. “ Kyu ??”

Seohyun mengangguk pasti. Sooyoung mendengus keras.

“ Mau sampai kapan kau berharap sama orang yang belum pasti seperti dia ?? Sudah berapa banyak pria yang kau tolak hanya untuk dia ?”

“ Kau tidak tahu Sooyoung. Dia itu cinta pertamaku. dan mungkin bisa jadi cinta terakhirku ”

“Tapi, kau sendiri saja tidak tahu dia ada dimana saat ini ” ucap Sooyoung.

“ Aku akan berusaha.Aku sangat mencintai dia, Sooyoung. Aku tidak meminta apapun, hanya Kyu. Aku ingin katakan padanya bahwa aku sangat…sangat mencintainya. Sebelum…. sebelum… aku mati “

“ Hush…!!! Kau tidak boleh bicara seperti itu Seohyun “

“ Tapi apa yang bisa aku harapkan dari penyakitku ini ? Sudah tidak ada lagi kesempatan untuk sembuh. aku hanya tinggal menunggu waktu saja. Dan satu permintaan terakhirku hanya Kyu “

“ Kau benar tidak tahu dimana Kyu saat ini ?” tanya Sooyoung.

Seohyun menggeleng. “ Saat aku SMP, dia sudah lulus dan meneruskan SMA nya entah dimana. Tapi, aku dapat kabar kalau dia pindah ke Jepang. Aku tidak tahu kabar itu benar atau tidak. Sampai saat ini, aku masih mencari-cari informasi tentang keberadaannya “

“ Seohyun..Seohyun. . .andaikan saja kau memiliki fotonya. Aku penasaran sekali pada pria yang telah mengunci hatimu itu”

Seohyun tersenyum kecut. “ Itu juga yang aku sesalkan”

“ Oiya, pacarmu jadi datang ke sini ?” tanya Seohyun mengalihkan pembicaraan.

Sooyoung mengangguk, “ Jadi, nanti temani aku ke airport ya” pinta Sooyoung.

“Baiklah”

*****

Hari ini, pacar Sooyoung, Kyuhyun akan pulang keSeoul.Adarencana kuliah disini karena selama ini Kyuhyun menetap di Jepang  sekaligus kuliah disana. Kabarnya Kyuhyun  pulang keSeoultak sendiri, ditemani kawannya yang bernama Sungmin. Sooyoung sendiri sudah mengenal Sungmin lumayan dekat.

Airport Incheon……

Sooyoung berulangkali menatapi jam di tangannya. Gelisah. Menurut Kyuhyun, pesawatnya akan sampai jam 17.00. Seohyun dengan setia duduk di samping Sooyoung. Akhirnya, yang ditunggupun tiba. Dari pintu keluar, tampak 2 orang pria yang berjalan kearah Sooyoung kala gadis itu melambaikan tangan. Sementara Seohyun diam terpaku menatap sosok Seohyun. Diam diam dia menyenggol lengan Sooyoung.

“Adaapa ??”

“ Pria berbaju biru itu. . .”

“ Ya kenapa dengan Kyuhyun ??”

“ Dialah pria yang selama ini aku cari, Sooyoung.. dia..dia… dia.. Kyu !!”

Sooyoung bagai tersambar petir mendengarnya. Selama berpacaran dengan Kyuhyun, Sooyoung memang tidak pernah mengenalkan sosok Kyuhyun secara langsung pada Seohyun . Selain kebiasaan Kyuhyun yang sedikit susah bergaya di depan kamera, Sooyoung juga tidak terlalu mempermasalahkannya. Begitupun dengan Seohyun.

“ Pacarmu yang mana, Sooyoungie ??” tanya Seohyun lagi. Kyuhyun  dan Sooyoung sendiri baru berpacaran  3 bulan lalu. Itupun long distance. Mereka dipertemukan saat keluarga Sooyoung berlibur di jepang. Saat sedang berjalan jalan sendirian, Sooyoung tersasar. Untung ada Kyuhyun yang menolongnya. Dan sejak saat itu, benih benih cinta tumbuh di hati keduanya. Sampai mereka berpacaran, Sooyoung tidak pernah memberitahukan nama kekasihnya pada Seohyun. Sooyoung memang cenderung tertutup, berbeda dengan Seohyun.

“ Hey Sooyoung” sapa Kyuhyun.

“ Emm pacarku yang ini Seohyun. . .” Sooyoung menunjuk kearah Sungmin. Sungmin tentu kaget bukan kepalang. Terlebih Kyuhyun.

“ Hah ?? ” pekik Sungmin. Sooyoung mengedipkan satu matanya. Dia berikan secara bergantian ke arah Kyuhyun  lalu ke Sungmin.

“ Kenalkan Seo, namanya Sungmin. dan ini sahabatnya Kyuhyun” Sooyoung memperkenalkan ketiganya.

” Lee Sungmin Imnida”

“ Seo Joo Hyun Imnida”

“ Cho Kyuhyun Imnida”

Seohyun terpaku menatap Kyuhyun. Sosok yang ia cari selama ini. Seseorang yang membuat Seohyun betah untuk tidak berpacaran, sekarang ada di depan matanya. Kyuhyun sendiri heran. Kenapa wanita didepannya tak kunjung menyalami tangannya yang sudah terjulur ??  malah justru melamun ??.

“ Ehem . aku Kyuhyun. Cho Kyuhyun” tegur Kyuhyun sekali lagi. Kali ini Seohyun sadar akan lamunannya.

“ Eh iya, Aku Seohyun. Seo Joo Hyun . Aku sahabatnya Sooyoung” Seohyun bersalaman dengan Kyuhyun begitu lama, hingga Kyuhyun kembali dibuati heran.

Sepulang dari airport pun, Seohyun tak  berhenti memandang Kyuhyun sampai pria itu merasa risih sendiri.

*****

“ Apa yang kau maksud Sooyoung ? Mengenalkan Sungmin sebagai pacarmu padahal sudah jelas pacarmu adalah aku, bukan Sungmin..” tanya Kyuhyun begitu sampai di rumah Sooyoung. Seohyun sendiri sudah pulang . Di rumah itu juga ada Sungmin. Tampaknya ia tak enak hati dengan sahabatnya akibat pengakuan Sooyoung tadi.

“ Mianhae…”

“ Aku tidak butuh kata maaf. Aku butuhnya penjelasan !!” gertak Kyuhyun. Mata Sooyoung berkaca kaca.

“ Tenang Kyu, menghadapi hal seperti ini tidak perlu pakai emosi” saran Sungmin. Kyuhyun menarik nafas, berusaha mengontrol emosinya yang memang suka meledak ledak.

“ Maafkan aku, aku tidak bermaksud untuk membentakmu” Kyuhyun mendudukkan Sooyoung di sofa. Kini mereka bertiga duduk di sofa ruang tamu.

“ Aku terpaksa melakukan ini, Kyu ” ucap Sooyoung lirih.

“ Iya, tapi kenapa ? semua ini pasti ada alasannya “

“ Kau mungkin sudah lupa, tapi Seohyun adalah teman SMP mu”

“Apa ?? Apa yang kau maksud ??”

“Kau bersekolah di SMP Baengshinkan?”

“ Iya aku sekolah disana”

“ Sekarang aku tanya,apa nama panggilanmu saat SMP  ??”

“ Aku ?? saat  SMP semua memanggilku Kyu”

“ berarti semuanya benar ”kata Sooyoung.

“ Benar apanya ??”

“ Kau yang selama ini dicari oleh Seohyun ”

” Sooyoung, aku tidak mengerti”

Sooyoung akhirnya  menjelaskan sosok Kyu dari awal sampai akhir pada Kyuhyun, dan juga Sungmin. Keduanya tampak terkejut.

“ Aku tidak menyangka perasaan Seohyun padaku begitu besar. pantas saja dari tadi dia memperhatikanku” gumam Kyuhyun.

“ Aku mau kau melakukan sesuatu “pinta Sooyoung.

“ Apa ??” tanya Kyuhyun. Sooyoung menarik nafas, berharap Kyuhyun tidak marah padanya. “Aku. . .aku mau kau jadi pacarnya Seohyun”

Kyuhyun tampak shock. ” Mwo ?? kau bercandakan??”

“ Tidak ada gunanya bercanda di saat seperti ini, Kyu. Aku serius “

“ Tapi aku pacarmu Sooyoung, itu yang pertama. Yang kedua, aku sama sekali tidak mengenal Seohyun . Oke dia teman SMPku, tapi aku belum mengenalnya luar dalam seperti aku mengenalmu. Kau itu kenapa sih meminta hal konyol semacam ini ??!!” tanya Kyuhyun. Mukanya merah menahan marah.

“ Cepat atau lambat pasti kau mengenalnya Kyuhyun, dia anak baik. Dan kalau kau mau memenuhi permintaanku, aku akan sangat berterima kasih padamu”

“ Lalu bagaimana dengan hubungan kita ??? kau mau kita putus ??”

Sooyoung mengangguk pelan. Kyuhyun frustasi. Dia meremas kepalanya.

“ Mian.., aku melakukan ini bukan tanpa alasan”

“ Terus apa alasanmu ??”

“ Seohyun. . .Seohyun  jauh lebih membutuhkan kau daripada aku. Kedua orang tuanya sudah bercerai sejak dia masih kecil. Dia kesepian. Sampai dia bertemu denganmu sewaktu SMP. Seohyun sangat mencintaimu”

“…..”

“Aku mohon Kyuhyun. . .aku mohon kabulkan permintaanku ini. Kau sayang padakukan??”

Kyuhyun menatap Sooyoung tajam. “ Harusnya aku yang bertanya seperti itu. Apa kau sudah tak sayang padaku ?”

“Aku.. sangat menyayangimu”

“ Sekarang sudah ada bukti. kita saling menyayangi. saling mencintai, tapi kenapa kau meminta hal bodoh seperti ini ?”

“ Kyuhyun, cinta itu tak harus memiliki bukan ??”

“ Kau ??!! MUNAFIK !!” tegas Kyuhyun lirih sembari bangkit dan meninggalkan rumah Sooyoung. Sooyoung menangis. Sungmin mendekatinya.

“ Kau juga, kenapa meminta hal aneh seperti itu ? ”

“ Tapi aku hanya ingin membuat sahabatku bahagia. apa aku salah Sungmin ?”

Sungmin menggeleng, ” Kau tak salah. tapi, caramu yang salah. Mana ada seorang wanita yang rela mengorbankan orang yang dicintainya hanya demi orang lain ? sekarang aku tanya, apa Seohyun tahu bahwa kau mengorbankan semua ini hanya demi DIA ?? apa dia tahu ?”

Sooyoung menggeleng.

“Ayolah Sooyoung, kau jangan berpikir pendek. kau bisa membahagiakan Seohyun dengan cara lain “

“ Tapi kebahagiaan Seohyun hanya Kyuhyun, hanya Kyuhyun yang bisa membuatnya bahagia”

Sungmin mendengus, tampaknya dia putus asa.

“ Terserah kau dan Kyuhyun saja. aku tidak mau ikut campur dalam urusan kalian. kau yang sabar saja” pesan Sungmin.

“ Gomawo”

Sungmin kembali tersenyum.

*****

Kyuhyun  menatap Sooyoung dengan tatapan dingin. Hari ini dia bertemu dengan Sooyoung di café guna membicarakan tentang permintaan Sooyoung tempo hari. Kali ini tanpa Sungmin.

“ Jadi apa keputusanmu ??” tanya Sooyoung pelan.

“ Aku sayang kau melebihi diriku sendiri. Aku akan lakukan apapun demi kau, demi membuatmu bahagia, bukan demi Seohyun”

“ Jadi ??”

“Aku terima permintaanmu. Tapi hanya sekedar pacaran. Ingat ?? pacaran . tidak lebih. hanya status. Sampai kapanpun aku tidak akan memperlakukan dia seperti aku memperlakukanmu”

Sooyoung  menunduk. Rasanya dia ingin protes dengan ucapan Kyuhyun barusan. Tapi Sooyoung tau diri, bagaimanapun sudah bagus Kyuhyun mau menuruti kemauannya yang memang konyol.

“ Gomawo Kyuhyunie ” Kyuhyun mengangguk.

“ Sudah tidak ada hal penting lagikan? aku pergi ” Kyuhyun hendak beranjak, tapi dia urungkan karna tertahan sesuatu.

“ saranghaeyo … yeongwonhi..”setelah mengucapkan itu, Kyuhyun kembali meneruskan langkahnya. Sooyoung memandangi punggung Kyuhyun dengan tatapan sayu.

” Nado saranghae…” airmata mengalir membasahi pipi Sooyoung.

*****

Tiga bulan kemudian, Seohyun dan Kyuhyun resmi berpacaran. Sooyoung turut senang mendengarnya. Dalam masa itu, Sooyoung masih mengakui Sungmin sebagai pacarnya di depan Seohyun. Itu perjanjiannya dengan Sungmin. Dan tentu Sungmin berusaha menjaga perasaan Kyuhyun dengan tidak bermesraan dengan Sooyoung di depannya.

Suatu hari, mereka berempat jalan jalan ke taman ria. Dengan riang, Seohyun menggandeng Kyuhyun. Kyuhyun dengan malas-malasan mengikuti.

“ Kyu, ayo kita main !!”rengek Seohyun

“ aku capek Seohyun”

“ ah.. kau payah. baru main sebentar saja sudah mundur “

“ kalau kau ingin bermain , main saja sendiri. aku menunggumu disini “

“ Tidak mau. kau harus ikut”

” Seohyun, aku sudah katakan kalau aku ini capek. kau ini tidak mengerti apa”

“ pokoknya kau harus ikut”

“ Seohyun . .”

“Ayoo Kyu” Seohyun menggelayut lengan Kyuhyun dengan manja. Kyuhyun risih. Dari tempatnya berdiri, Sooyoung memandangnya dengan tatapan luka.

“ itu semua konsekuensi” seru seseorang, yang tidak lain adalah Sungmin. Sooyoung menoleh.

“Aku tahu. aku tahu kalau nantinya aku akan terluka. tapi aku sudah menerimanya. aku ikhlas “

Sungmin tersenyum sinis. “ yakin bahwa kau sudah menerimanya? ikhlas pula ? kalau semua orang punya sahabat sepertimu, bisa-bisa apapun yang mereka minta kau mau menurutinya dengan alasan ‘demi kebahagiaan mereka’. kau tanya hatimu sendiri. bohong kalau bilang kau baik-baik saja melihat orang yang sangat kau cintai bergandengan mesra dengan sahabatmu sendiri..”

Sooyoung terpaku. Kata kata Sungmin seperti tamparan keras baginya. Sooyoung akui dia memang cemburu setiap kali melihat kemesraan Seohyun dan Kyuhyun di depan matanya. Tapi apa mau dikata, itu sudah merupakan konsekuensi dari permintaannya dulu, seperti kata Sungmin.

Di tempat Kyuhyun….

“Kyu, ayo main itu lagi !!” Seohyun kembali mengajak Kyuhyun bermain satu permainan lain. Kyuhyun yang memang sudah kelelahan, berusaha keras menahan emosi.

“ Seohyun, aku mohon mengerti aku. aku capek. sudahlah. kapan-kapankanjuga bisa” pinta Kyuhyun selembut-lembutnya.

“ Tapi aku mau main itu denganmu. Kapan lagi coba ??”

‘kapan lagi ?? wanita ini bodoh atau bagaimana ??kanmasih ada besok, lusa, minggu depan, bulan depan’ batin Kyuhyun.

“ aku benar-benar capek Seohyunl”

Seohyun menatap Kyuhyun. “Apa salah kalo aku meminta satu hai itu saja padamu ??”

Hati Kyuhyun miris juga dengan tatapan Seohyun yang begitu memohon. Akhirnya dia turuti juga permintaan Seohyun. Tampaknya Kyuhyun mulai membenci kata ‘permintaan’.

*****

Sudah berjalan tujuh bulan. Sejak berpacaran dengan Seohyun, Kyuhyun harus menyediakan kesabaran ekstra untuk menghadapi gadis itu. Pasalnya, Seohyun tipe gadis ngotot yang segala permintaannya harus dituruti. kalau tidak, dia akan memaksa terus. Entah sampai kapan kesabaran Kyuhyun bertahan. Yang jelas, tingkat kesabarannya mulai mengendur.

Suatu hari, Seohyun berkunjung ke rumah Kyuhyun. dan pada saat itu, Kyuhyun sedang ke luar sebentar. hanya ada Taemin dirumah. karena Kyuhyun hanya tinggal berdua dengan adiknya itu.

Entah ada dorongan apa, Seohyun berjalan ke kamar Kyuhyun yang terletak di lantai bawah. Seohyun tahu itu dari Taemin. kamar Kyuhyun sangat rapi . Seohyun memasuki kamar itu, menatapi figura-figura yang terpajang di dinding. Yang isinya foto laki laki berwajah tampanl yang diyakini Seohyun sebagai Kyuhyun.

Mata Seohyun tertarik pada satu benda yang terletak di atar kasur Kyuhyun. Sebuah boneka teddy bear berukuran sedang. Di leher boneka itu, terdapat kalung berbandul inisial ‘KS’. Seohyun tersenyum. Dibayangannya, boneka beserta kalung itu akan diberikan Kyuhyun untuknya. Terbukti dari inisial kalung itu. K pasti Kyuhyun. S itu Seohyun. Karena khayalan itulah, Seohyun meraih boneka itu dan mengalungkan kalung tersebut ke lehernya. Lalu dia kembali ke ruang tamu, menanti Kyuhyun.

Tak lama, Kyuhyun pulang. Dibuat terkejut ketika melihat kalung yang ada di leher Seohyun.

“ Dapat darimana kalung itu ??” tanya Kyuhyun dingin.

“ Dari kamarmu. Aku ambil dari teddy bear ini. Gomawo Kyuhyun-ah, aku suka sekali ” seru Seohyun senang. Muka Kyuhyun merah karena marah.

“ Kembalikan kalung dan boneka itu ??!!” bentak Kyuhyun.

“ kenapa ?? bukankah ini semua untukku ??”

“ kau itu percaya diri sekali. kembalikan kalung itu !!”

“ Tidak !! aku sudah suka dengan benda ini. Dan setiap benda yang aku suka, tidak akan ada yang bisa mengambilnya dariku” Seohyun bersikeras. Tangan Kyuhyun mengepal.

“Seohyun aku mohon. kembalikan. sebelum aku bertindak kasar padamu !!”

“ Shireo!!”

“ SEOHYUN LEPASKAN!! BENDA ITU BUKAN UNTUKMU, TAPI UNTUK SOOYOUNG !” Kyuhyun berteriak sekeras-kerasnya. karena begitu kerasnya hingga Seohyun terlonjak. Saat bersamaan, muncul Sooyoung dan Sungmin dari balik pintu.

“ Sooyoung?? apa maksudmu Kyu ??”

“ sekarang saatnya aku mengatakan hal yang sebenarnya padamu. kalau Sooyoung itu adalah…”

BRUKKK. . .belum sampai Kyuhyun berkata lagi, tubuh Seohyun ambruk. Sooyoung langsung menghambur ke tubuh Seohyun.

“ apa-apaan kau ini Kyuhyun ? kau lihat akibat perbuatanmu. Seohyun pingsan. kalau sampai terjadi apa-apa padanya, kau aadalah orang pertama yang aku salahkan..! Sungmin bantu aku membawa Seohyun ke rumah sakit” pinta Sooyoung. Sungmin dengan sigap membopong badan Seohyun. Sementara Sooyoung keluar memanggil ambulance. Kyuhyun diam di tempatnya.tidak tau harus berbuat apa. Tadi ia benar benar marah ketika melihat kalung dan boneka itu ada pada Seohyun . Kedua benda itu adalah hadiah yang sengaja akan ia berikan untuk Sooyoung sewaktu pulang dari Jepang.InisialKSdi kalung itu adalah Kyuhyun Sooyoung, bukan Kyuhyun Seohyun.

*****

Sooyoung mondar mandir gelisah di depan ruang ICU. Sungmin dan Kyuhyun terduduk lesu di kursi. tidak lama, dokter keluar.

” Bagaimana keadaan teman saya ??” tanya Sooyoung Dokter tersebut menggelengkan kepalanya. Sooyoung bertambah panik. Sungmin dan Kyuhyun  bangkit dari duduk mereka.

“ Kanker tulang yang dialami pasien sudah menyebar ke kakinya. Itu menyebabkan. . .”

“ menyebabkan apa ??”

“ Kakinya harus diamputasi. Itu cara terbaik supaya kanker tidak menyebar ke anggota badan lain” terang dokter. Sooyoung langsung shock mendengar pengakuan dokter.

“ Tolong pikirkan kembali, operasi ini sangat penting bagi keselamatan pasien. Saya tunggu jawabannya di ruangan saya. Ingat, waktu kami tidak banyak” ujar dokter sembari meninggalkan Sooyoung. Airmata Sooyoung mengalir deras.

“ Jadi Seohyun . .” lirih Kyuhyun.

“ ya, selama ini Seohyun menderita penyakit yang sangat parah. Dan itu yang membuat aku berusaha mati matian untuk membuatnya bahagia. Sekarang kau tahu alasannya mengapa aku memintamu untuk berpacaran dengannya ??” tutur Sooyoung . Kyuhyun sedikit menyesal dengan apa yang dia ucapkan tadi pada Seohyun. Dia sudah berlaku sangat kasar pada gadis yang mencintainya sepenuh hati.

“ Mianhae Sooyoung-ah. . .”

“ jangan minta maaf padaku , minta maaflah pada Seohyun.  Aku tidak  mau menyalahkan siapapun atas kejadian ini” ucap Sooyoung lemah. Kyuhyun menunduk, dia sangat menyesal.

 *****

Operasi dilaksanakan. Sooyoung tidak henti hentinya menangis. Ia tidak  bisa membayangkan jika nanti Seohyun mengetahui dirinya telah tak memiliki kedua kakinya. Kaki Seohyun diamputasi sebatas lutut. Seohyun juga sudah melewati masa masa kritisnya. Kini ia sudah dirawat di ruang biasa. Hanya saja gadis itu masih belum sadar juga.

“ Maafkan aku Seohyun . .”  lirih Sooyoung.. Sungmin yang juga ada di kamar rawat Seohyun, turut bersedih mendengar isakan Sooyoung. sedangkan Kyuhyun belum datang.

“ kau tidak boleh mengatakan hal itu. kau bilang kau tidak boleh menyalahkan siapapun ? jadi, jangan menyalahkan diri sendiri seperti itu..” hibur Sungmin. Dia tawarkan pundaknya untuk tempat bersandar Sooyoung menumpahkan airmatanya.

“ aku hanya tak habis pikir kenapa bisa seperti ini Sungmin. Bagaimana kalau Seohyun tau kalau pacarku yang sebenarnya bukan kau, tapi Kyuhyun. dan… bagaimana kalau dia tau bahwa akulah yang memaksa Kyuhyun untuk menjadi pacarnya. aku yakin, pasti dia akan sakit sekali Sungmin. dan bisa jadi dia tak mau mengenalku selamanya…aku bingung..” isak Sooyoung. Sungmin membiarkan Sooyoung menangis sepuasnya dipundaknya.

Tanpa keduanya sadari, Kyuhyun menatap mereka bedua dari kaca bening di pintu kamar rawat. Kyuhyun memandang Sooyoung dan Sungmin dengan tatapan cemburu. . .sekaligus ikhlas.

“ Kalau  memang Sungmin lebih pantas untukmu, aku rela Sooyoung. . .sekarang saatnya aku yang berkorban” gumam Kyuhyun. Dia memang sudah berniat menebus kesalahannya pada Seohyun dan bertekad untuk belajar mencintai gadis itu.

*****

“K..Kyu. . hh” rintih Seohyun pelan, nyaris seperti bisikan. Sooyoung yang tertidur di samping ranjang Seohyun, terusik suara lirih yang dikeluarkan Seohyun.

“ Seohyun ?? kau ??” Sooyoung menoleh kearah Kyuhyun dan Sungmin yang tertidur di sofa.

“ Sungmin,, Kyu.. Seohyun sudah sadar” seru Sooyoung kegirangan. Sungmin berlari keluar memanggil dokter. Sementara Kyuhyun mendekati Seohyun, dipegangnya tangan gadis itu.

“ Maafkan aku Seohyun ” ucap Kyuhyun lembut. Sooyoung menatap Kyuhyun tak percaya. Tapi dia senang karna perilaku Kyuhyun sudah mulai mencair.

Seohyun tersenyum lemah. “ Aku yang seharusnya minta maaf je”

“ Aku janji akan selalu menjagamu” janji Kyuhyun. Seohyun masih tersenyum kala dokter bawaan Sungmin memasuki ruangan itu.

*****

Seohyun terduduk lesu di depan kolam. Tatapannya kosong. Dia udah keluar dari rumah sakit sejak seminggu yang lalu. Saat mengetahui dirinya tak memiliki kaki, Seohyun sempat pingsan karena sangat shock nya. Untung ada Kyuhyun yang setia menemani serta menghiburnya.

“ Seo, kau belum makankan?? makan yukk !! ” ucap Kyuhyun. Seohyun  menoleh. Tanpa kehadiran Kyuhyun, mungkin Seohyun sudah bunuh diri karena tak kuatnya.

“Aku tidak lapar”

“ jangan seperti itu. Nanti kau sakit. kau tak ingin merepotkan yang lainkan?”

“ Sekarang pun aku udah merepotkan kau dan yang lain”

“ sudahlah. tidak usah bicara seperti itu. Ayo ke dalam..udara disini tidak cocok untukmu. Nanti kau masuk angin” tanpa menunggu jawaban Seohyun, Kyuhyun mendorong kursi roda ‘pacarnya’ memasuki rumah.

Perhatian yang diberikan Kyuhyun membuat Seohyun senang, sekaligus membuat Sooyoung cemburu. Sooyoung memang masih mencintai Kyuhyun, bahkan sangat…sangat mencintainya. Tapi sekeras mungkin dia akan sembuyikan demi menjaga perasaan Seohyun. Dia tidak mau membuat Seohyun tambah terpuruk.

“ Kyuhyun, aku mengantuk. aku mau tidur” kata Seohyun beberapa saat setelah menyelesaikan makan siangnyaa.

“ ya sudah aku antar kau ke kamar” Kyuhyun mendorong kursi roda Seohyun ke kamarnya. Sampai disana, dia membopong tubuh gadis itu ke tempat tidur.

“ Hikss. . .”

“ kau kenapa menangis ? aku salah lagi padamu ?” Kyuhyun panik ketika melihat Seohyun menangis.

Seohyun menggeleng. “ Aku menangis gara gara kebodohanku sendiri”

“ Waeyo ??”

“ Bisa bisanya aku merebut kau dari Sooyoung, sahabat aku sendiri”

Kyuhyun terbelalak. “ Kau. . .kau tau dari mana ??”

“ Aku mengetahui semuanya Kyuhyun, waktu aku koma, samar-samar aku mendengar percakapan Sooyoung dan Sungmin di kamar rawatku. Percakapan mereka menjelaskan semuanya , tentang permintaan Sooyoung ke kamu untuk menjagaku. Aku bena- benar benci pada diriku sendiri” isak Seohyun tak tertahan.

“ Seo, aku sudah putus dari Sooyoung. Dan sekarang, saat ini aku mau belajar mencintaimu. Sama seperti aku menyayangi Sooyoung”

“ Tapi tetap saja aku tidak pantas. . .”

“ Sstttt. . .” Kyuhyun  menempelkan telunjuknya di bibir Seohyun. Perlahan Kyuhyun mengeluarkan satu benda di sakunya. Seuntai kalung yang dulu sempat membuat Kyuhyun benar benar marah ketika Seohyun mengenakan kalung itu.

“ Semoga kau senang dengan kalung ini” Kyuhyun mengalungkannya di leher Seohyun.

“ untukku ??”

Kyuhyun mengangguk dan tersenyum.

“ Hatiku hanya ada satu. Aku tidak bisa menyayangi kau dan Sooyoung sekaligus. Makanya aku bertekad untuk membuang perasaanku ke Sooyoung. Kau, jauh lebih membutuhkanku” Kyuhyun meyakinkan.

Seohyun kembali menangis. Terharu. “Aku egois ya  ??”

Kyuhyun menggeleng. tak lama pintu kamar Seohyun terbuka dari luar, Sungmin dan Sooyoung  muncul di baliknya.

“ hey Seo.. hey Kyu” sapa Sooyoung kikuk.

“ kebetulan sekali kalian datang, sini Sooyoung duduk di samping Kyuhyun.Adayang mau aku sampaikan ke kalian berdua” pinta Seohyun. Sooyoung menurut.

“ Maaf ya  karena aku  sudah menjadi pihak ketiga diantara kalian. aku tidak pantas bersama Kyuhyun. Karena sesungguhnya, hati Kyuhyun hanya untuk kau Sooyoung” kata Seohyun.

“ apa maksud mu ??”

“ aku senang sekali Sooyoung, karena aku sudah berhasil menemukan cinta pertamaku. dan benar apa yang pernah aku katakan padamu. Kyuhyun akan menjadi cinta pertama dan terakhirku” sambungnya. Seohyun meraih tangan Kyuhyun, dan tangan Sooyoung . Ditumpuknya tangan mereka berdua. Seohyun menempatkan tangannya diatas tangan tangan tersebut.

“ Aku tidak akan merebut apa yang bukan milikku. kembalilah, aku mau menembalikan apa yang dimiliki oleh Sooyoung”

“ Tapi Seo. . .”

“ Aku akan sangat bahagia karena bisa memiliki Kyuhyun, walau hanya sesaat. dengan ini aku bisa pergi dengan tenang.”

“ Seohyun, jangan berkata seperti itu “  protes Kyuhyun. Seohyun hanya tersenyum.

“ Sekarang kalian baikan ya? ? aku tidak akan bisa pergi kalau kalian tidak akur lagi. Aku sayang sama kalian bedua. Dan aku ingin menyatukan kembali dua orang yang kusayangi” tutur Seohyun. Kyuhyun dan Sooyoung saling berpandangan.

Perasaan senang membuncah di dada Seohyun.

“Adasatu lagi permintaan ku” ujarnya.

“ Apa ??”

“ Ijinkan aku membawa kalung ini , ijinkan aku membawa salah satu benda berharga ini” Seohyun memeluk bandul kalung yang diberikan Kyuhyun.

“ Ya Seohyun, kenapa tidak??”

“  Terima kasih ya, Sooyoung, Kyuhyun dan kau Sungmin”  Seohyun  melirik Sungmin.

“ kau harus kuat Seohyun, kau pasti bisa ” Sungmin menguatkan.

Seohyun masih berusaha tersenyum dibalik rasa sakit yang menyiksanya. Dia sampai meremas tangan Kyuhyun karena sakitnya. Darah segar mengalir dari hidungnya. Sooyoung dan Kyuhyun panik.

“ Seohyun, aku panggilkan dokter ya ?” Sooyounghendak bangkit menelpon dokter, tapi dengan cepat Seohyun menarik tangannya.

“ tidak perku Sooyoung. aku hanya ingin menghabiskan saat terakhirku bersama kalian. aku sayang kalian semua..” Seohyun memejamkan matanya. Tenang. Kyuhyun mengusap airmata Seohyun yang belum mengering, Seohyun tak bereaksi. Kyuhyun menempelkan telunjuknya ke hidung Seohyun, memastikan apakah ada kerja pernafasan disana atau tidak.

“ bagaimana ??” tanya Sooyoung panik.

Kyuhyun menunduk, dia menggeleng pelan. Airmata mengalir di pipinya.

***THE END***

Advertisements

68 responses to “[Freelance] I Did All of This Because I Love You

  1. uwaaa….
    FF.a keren banget….
    kyuyoongg…….
    i love this couple……..
    aku kira ini nanti bakal jadi seokyu..
    ternyata ttep jadi kyuyoong….
    suka suka..
    neomu neomu neomu joahae…

    • asiikkkkk nemu knights lagi >,<

      iyaa… ff ini emang dri awal pgen aku buat kyuyoung.
      pokoknya KYUYOUNG JJANG~

      Gomawo chingu ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s