[Freelance] It Happens! My Fiction!

It Happens! My Fiction!
Author: Aninditya
Rate: general
Cast: Kim MyungSoo, L, Lee Sungjong, Lee Seungyeol, Ahn Joohye, Kim HyunMi, Lee Reina
Genre: Romantic, humor, frienship
Author’s notes:
Anyyeong Haseo. Ini dibuat SPECIAL PAKE TELOR SAMA CABE RAWIT /gedombreng/ buat @saikounolady sama @icHa_KYURI88 semoga readersnim suka ya. Kamsahamnida, Enjoy Reading ^^

“dan ketika semua berawal karena hal itu, aku akan sangat berterimakasih kepada Tuhan telah mengirimkanmu untukku. Untuk selamanya. Dan aku, tidak akan pernah menyesal pernah menjadi stalkermu”
Reina POV’s

Anyyeong! Kenalkan aku Reina. Lee Reina. Aku orang Korea! Hahaha, anniyo, aku orang Indonesia yang sangat menyukai Korea. Namun, aku hanya menyukai boybandnya. Hehehe. Tidak seperti Nichan dan Himechan ku yang menyukai Korea. Tidak addicted sih, tapi sepertinya mereka cukup tau. Tetapi sepertinya Himechan memang menyukai A-Pop. Ehmm, molla. Hehe, kalian bingung ya? Jadi, Nichan adalah Kim Hyunmi onnie. Kami kenal lewat twitter. Aku suka membaca Fanfiction miliknya dan aku banyak belajar darinya. Aku panggil Nichan karena singkatan dari Onnie-Chan. Hahaha. Lalu Himechan adalah Ahn Joohye onnie. Himechan kalian tahu artinya? Dalam bahasa jepang itu artinya nenek-nenek. Hahaha. Sewaktu pertama kali kenal dengannya, ia sangat bawel! Jeongmal! Hahaha, jadi aku memanggilnya Himechan. Sedangkan mereka memanggilku Nechan. Ane-chan. Adik perempuan dalam bahasa Jepang. Ya, kira-kira seperti itulah ceritaku.
Tapi sebenarnya, aku mempunyai cerita yang lebih menarik. Guess what, Aku mempunyai namjachingu. Dan aku yakin kalian mengenalnya. Namanya, Lee Sungjong. Yuppi! Dia adalah member boyband Infinite. Kami berbeda satu tahun. Hanya satu tahun! Hahaha. Kami sudah berpacaran hampir satu tahun. Sedangkan Joohye onnie, dia adalah yeojachingu dari kim Myungsoo. Kalian mengenalnya L. iya, itu loh member Infinite juga yang banyak penggemarnya! Hyunmi onnie? Cih, dia sih bilang sudah punya namja chingu. Tapi dia belum memberitahu kami siapa! Pelit! Joohye onnie sudah 8 bulan, sedangkan Hyunmi onnie, molla. Dia merahasiakannya.
How it can be happens? Sebenarnya, tidak ada yang tahu. Hanya kalian saja. aku ceritakan! It happens! My fiction!
Reina POV’s
Aku me mention Himechan sesuatu yang sudah biasa kami lakukan kalau aku atau dia bosan. Menulis #miniFF di twitter! Haha, maklum, kami adalah seorang penulis FF. sebenarnya bertiga dengan Nichan, hanya saja, dia begitu sibuk -____-
@saikounolady @infiniteyounges POV’s “eh kkugae… yeoja… yeppo hyung.” Ucapku sepenuh hati.
Aku mengetik mention untuknya dengan tertawa. Itu adalah prolog untuk #miniff yang kami buat. Sepertinya ini akan benar-benar seru!
Twit twit!
Aku membuka dengan cepat mention dari Himechan. Huahahaha! Aku tertawa karena ternyata itu adalah balasan #miniff kami.
@aaninditya L: “Ya! Siapa yang suruh kau menyukai dia? Nugu?! Awas kau kalau menyukainya!” *cengkram kerah Sungjong, ngancem*
Sepertinya memang sudah tidak ada yang waras diantara kami. Hahaha. Kalau mention Himechan dituruti, bisa-bisa kami membuat #miniff hancur. Jadi aku membalas mentionnya
@saikounolady SJ: “a anniyo hyung, kkugae, dia memang sangat manis.” Aku pun pergi dengan salah tingkah. Aku mulai mencari namanya di twitter. Mencoba mengingat nama twitternya. Aha! Saikounolady. Untung saja ada. Aku mengeceknya profilenya. Omona! Indonesia? Kenapa bisa L hyung mengenal yeoja Indonesia? Bahkan kami belum pernah konser disana. Aku melihat baik-baik avatar yeoja ini. Yeppo… Avatarnya sebenarnya biasa saja. hanya menampakkan sebelah mukanya yang menunduk. Rambut panjangnya menutupi setengah wajahnya yang terlihat. Ia tersenyum sekilas sambil melihat ke handphone ditangannya. SJ POV’s end.
Aku mengirim semua isi #miniFF ku ke twitter Himechan. Itu ceritanya tentang Sungjong yang juga menyukai yeoja itu. Ya, memang dibuat yeoja itu adalah Himechan sendiri. Aish! Sebenarnya aku sedikit tidak rela. Biasku Sungjong kenapa dicerita Sungjong menyukai Himechan? -____-
Twit twit
@aaninditya L: “ya! Sungjong! Apa yang kau lakukan?!!” L memasuki kamar Sungjong dengan tiba-tiba dan itu membuat Sungjong yang sedang membuka twitter yeoja itu gelagapan.
Aigoo, kenapa Joohye onnie membuat #miniFF ini dikit sekali? Jinjja… aku segera membalas mention dengan seperti bisanya, banyak sekali. Hahaha
@saikounolady SJ: “aniyo hyung, aku hanya mencari nae chingu. Ia inspirit dan sering memention dan dan merupakan teman yeoja yang kau sukai itu hyung!” aku gelagapan dan segera memencet salah satu Private Account entah milik siapa. Pokoknya yang paling atas setelah ia mention! Hyung pun keluar kamar dengan cemberut takut yeoja nya ku rebut. Haaah~ hampir saja. aku melihat notebook ku yang sekarang menampilkan Private Account entah milik siapa. Aku melihat profile pemilik twitter ini. Oh, dia K-Popers juga? Menyukai TOP hyung ya? Ih, avatarnya aneh! Kenapa tidak menampilkan fotonya sendiri? Kenapa gambaran aneh seperti itu? Aku menurunkan cursor dan kaget ternyata ia me mentionku hari ini. ‘@infiniteyounges saranghae oppa  have a great day’ aku mengerutkan keningku bingung. Sebenarnya siapa sih yeoja ini?
Hahaha, aku tertawa melihat mentionku ke Joohye onnie. Bagaimana tidak? Disitu kan seharusnya Sungjong menyukai Joohye onnie, bukan menyikaiku. Andwe! Dia kan biasku di Infinite. Huh! Aku mulai membayangkan bagaimana ya kalau itu semua terjadi? Hahaha, tidak mungkin. Bahkan mereka saja tidak tahu kami hidup dan ikut mneghirup oksigen. Aku mengira-ngira Joohye onnie akan menjawab apa.
Esoknya aku membuka twitter dan ternyata, Joohye onnie sudah menjawab #miniFF kami! Dengan cepat aku membukanya.
@aaninditya L: aku benar-benar khawatir Sungjong menyukai yeoja itu. Ah Kim Myungsoo, dia itu namsaengmu. Percayalah padanya. Aku membuka lagi account yeoja itu. Sampai saat ini aku tidak tahu siapa nama yeoja itu. Yang jelas nama twitternya Saikounolady. Ia adalah newbie sebagai inspirit. Buktinya ia baru saja menfollowku. Hanya melihatnya saja aku sudah berdebar-debar. Aigoo, aku rasanya ingin membuatnya mencintaiku. Ingin sekali aku konser ke negara. Dan bertemu dengannya.
Aku tertawa keras membaca #miniff yang dibuat Joohye onnie. Baiklah, aku yakin sekarang pasti onnie sedang jatuh cinta dengan L. aku yakin itu. Hahaha! Baiklah kuturuti jalan ceritanya!
@saikounolady SJPOV’s semakin lama aku melihat twitter saikounolady membuatku semakin penasaran padanya. Kulihat ia sedang online. Aku mengamati tiap mentionnya. Ia sedang ngobrol dengan yeoja dengan avatar aneh yang kemarin. Nama twitternya aaninditya. Karena penasaran apa yang mereka bicarakan, dengan iseng aku mengcopy semua percakapan mereka dan mentranslate kannya. Aku tertawa keras begitu tahu ternyata mereka sedang membicarakanku dengan L hyung. Hahaha! Hmm, ternyata yeoja aaninditya itu biasnya aku ya? Lalu Saikounolady, dia, menyukai L hyung.
Aku menghirup sedikit kopi yang aku buat tadi. Hoaah, aku sedang mengerjakan FF milikku sendiri. Aku memang ingin melampiaskan kecintaanku terhadap biasku dengan menulis imajinasi dengan mereka. Rasanya senang menciptakan suasana sendiri dengan mereka. Aku melihat-lihat Infinite Official Website. Jadwal mereka untuk bulan ini belum ada yang berubah. Masih sama. Konser di beberapa stasiun televise korea. Kapan mereka kemari? Aish jinjja!
Twit twit
Aku melihat beberapa mention yang masuk. Aku merasa seperti ada yang mengintai twitterku. Ah molla, mungkin hanya pikiranku. Aku segera membuka mention-mention yang amsuk. Aku sempat kaget membaca mention dari Joohye onnie. Memang isinya hanya cerita tapi itu, mirip dengan apa dipikiranku.
@aaninditya [yeojaPOVs] aku bergidik ngeri begitu membuka twitterku. Aku merasa di intai. Entah hanya perasaanku atau memang ada yang mengintaiku aku tidak tahu. Kau hanya membuka mention yang masuk. Tidak ada yang penting. Akhirnya aku memutuskan untuk memention biasku di Infinite ‘@INFINITELKIM Myungsoo-ah, I love your mysterious smile so much. Pls smile a lot on Mubank today!’
Aku menelan ludah membacanya. Joohye onnie, ini hanya ceritamu kan? Tapi entah kenapa aku merasa itu terjadi onnie. Eottohke?? Akhirnya aku memutuskan tidak melanjutkan #miniFF itu. Aku benar-benar takut dengan twitterku sendiri. Joohye onnie pun belakangan tidak bisa dihubungi. Haah~
***
Aku jadi tidak berani lagi membuka-buka twitter ku. Hanya membalas mention lalu exit. Aish! Siapa pun yang mengintaiku akan mati ditanganku!
To: Nichan :*
‘Anyyeong nichan, aku mau curhat T^T’
Aku mengirim sms ke Hyunmi onnie. Berharap dia membalasnya. Namun Tuhan berkehendak lain. Buktinya Hyunmi onnie tidak membalas smsku. Aaah~ dasar Nichan sibuk! Huh. Aku melempar handphoneku kesal ke atas kasur. Akhirnya aku memutuskan membuka Infinite Official Website. OMONA!!! TELL ME ITS LIE! Infinite mau mengadakan konser di Indonesia 2 bulan lagi!! Kenapa aku sampai tidak tau ya? Ah ye~ aku lupa, sudah lama aku tidak update di twitter. Hanya masuk mention dan exit. Aku segera meraih handphoneku yang kulempar tadi dan melihat ada satu sms. Nichaaan!! Finally you replied my message! Aku dengan cepat membukanya dan, betapa aku merasa ditipu! Ternyata itu adalah sms dari operator! Shit!
To: Nichan :* ; Mechan ^^
‘onnie deul… 😥 waeyo?!! Kenapa kalian mendiamkan ku seperti ini?! Aku itu sedang galau onnie deul! G-A-L-A-U! huhuhu. Ya, onnie deul tau Infinite mau konser 2 bulan lagi? Kkaja~ kita nonton!’
Aku mengirimkan sms itu dan membuka twitter ku setelah semua sms terkirim. Aku melihat ada mention dari Joohye onnie.
@aaninditya nechan, mianhe, mechan nggak punya pulsa ._.
Gedombreng!! Hampir saja aku memakannya hidup-hidup kalau aku tahu dia tinggal dimana! Ya jadi, sebenarnya kami memang saling menyayangi. Antara aku, Joohye onnie, dan Hyunmi onnie. Tapi, kami belum pernah bertemu sekalipun -_____- ingin sih bertemu dengan mereka, tapi, aku kan masih sekolah. Jadi sibuk sekali pastinya. Ah iya! Aku langsung membalas mention dari Joohye onnie
@saikounolady ya ya ya! Onnie, neo baboyo? *ngga sopan* kenapa males banget sih beli pulsa! Huh. Udah baca sms terakhirku?
Twit twit
@aaninditya ne. udah. Gimana? Aku mau banget ketemu @INFINITELKIM! Kamu juga pasti mau ketemu kan sama @infiniteyounges? xD
@saikounolady jinjja?! Ok! Ayo pesen tiketnya! Btw, @icHa_KYURI88 ikut ngga?
Twit twit
@aaninditya @saikounolady hayo ngomongin nichan ya? Kekeke~ ayo ayo! Kapan lagi liat nae namja @Seongyeol1991 Nichan udh tau! Tapi mechan sama nechan engga sibuk?
@icha_KYURI88 @saikounolady aaniyo!!! Ayo pesan sekarang!
Twit twit
@aaninditya @icHa_KYURI88 ppali ppali! Kyaa! @INFINITELKIM @infiniteyounges @Seongyeol1991 we will meet you soon! xD aku udah pesen tiketnya uangnya transfer ke tempat aku aja. See you soon! xD
Aku exit dari twitter dengan perasaan bahagia. Akhirnya aku jadi menonton Infinite! Untung saja ayah dan ibu sedang ke Jepang 3 bulan. ._.v mianhe okasan, aku janji tidak macam-macam di Jakarta! Hahaha.
‘We like to wake up in love. Everytime I cant get enough but kindness sweetness I don’t wanna ever to end’
“halo?” sapaku setelah mendengar TOP bernyanyi untukku.
“moshi-moshi…” ah ternyata ibu yang menelpon.
“ada apa bu?”
“ngga papa. Kamu gimana belajarnya? Nggak sakit lagi kan?”
“enggak. Everything is undercontrol.”
“good job. Please take care yourself.”
“hai wakatta (ya aku mengerti). Okasan, aku ada permintaan.”
“apa?”
“2 bulan lagi aku mau ke Jakarta.”
“hah?!! Ngapain kamu?!! Sendirian?! Nggak usah! Nyusahin aja!” Oh My Godness, ucapan ibuku benar-benar menusuk.
“kalau gitu aku mau kabur!” ancamku dengan bodoh. Mana mungkin ibu percaya aku akan kabur? -___-
“halah! Gitu aja ngambek! Pokoknya nggak boleh!”
“tapi itu kan libur semester! Masa aku nggak boleh liburan?!”
“iie! (nggak). Pokoknya kalau ibu bilang nggak ya nggak!”
“ah terserah!” aku menutup telepon dan membantingnya ke lantai! Tahu gitu aku tidak usah member tahu. Toh ibu juga tidak tahu kalau aku akan pergi.
Aku berjalan keluar. Sebenernya ingin keluar kamar tapi terhenti begitu melihat handphoneku di lantai dengan bagian tubuh tidak utuh
“kyaa~ nae handphone!!”
***
Aku berjingkrak senang! Syukur setelah 1 bulan aku mendiamkan ibu dan ayah, bahkan 2 kakakku, aku berhasil ke Jakarta! Kenapa bisa? Tentu saja! ibu bilang ada temannya di Jakarta yang ingin menyarahkan sesuatu dokumen. Tapi tidak bisa dipaket karena akan dibawa kakak pertamaku ke Jepang. Hahaha! Tuhan, kau memang sangat amat menyayangiku.
***
To: Nichan :*
‘Nichan, aku sebentar lagi check in. jangan lupa jemput! xD’
From: Nichan :*
‘ok sayang. Nichan jemput. Hati-hati’
Aku mematikan handphoneku karena mau check in. senang sekali rasanya akan bertemu Sungjong! Kyaa~ aku tidak akan lupa betap seksinya dia kalau sedang berkelakuan banci *dibantai inspirit*. Joohye onnie akan menyusul nanti malam ke Jakarta dari Bogor. Sedangkan Hyunmi onnie kan memang sudah di Jakarta karena bekerja. Hahaha. Sebentar lagi aku akan bertemu dengan para onnie gilaku. Kami belum pernah bertemu sebelumnya, kira-kira bagaimana ya mereka?
***
Aku melihat ke sekiling Soekarno-Hatta Airport. Hyunmi onnie, kau dimana? Aku mulai melewati satu persatu orang disana. Namun tidak ada yang terlihat seperti Hyunmi onnie. Aku mengaktifkan handphoneku dan melihat beberapa sms masuk dari Hyunmi onnie. Isinya sama, meminta maaf karena terlambat menjemput. Tiba-tiba bosnya menyuruhnya mengerjakan sesuatu. Aku tidak dibolehkan pergi ke hotel sendiri. Aish jinjja! Yasudahlah. Aku mengalah dan berjalan ke arah ruang VIP airport. Aku duduk di salah satu tempat duduk itu sendirian. Bagaimana tidak? Mentang-mentang ibu dan ayah tidak mengawasiku, kakakku memilih pergi nanti malam karena pacarnya meminta di antar pulang ke rumahnya di luar kota. Dasar! Nappeun namja! Aku mengaktifkan IPod ku dan menyalakan lagu infinite favoriteku.
“nothing’s over nothings over ttamyeon manamyeon andwe” aku bernyanyi lirih sendiri. Bagian kesukaanku. Bagiannya Sungjong.
“aah~ Sungjong, saranghae…” ucapku sambil menghembuskan nafas panjang. aku merasa sedang di perhatikan oleh seseorang. Jangan salahkan aku karena aku memang peka dengan hal kecil sekalipun. Aku melihat ke sekeliling kanan ku. Tidak ada siapa-siapa. Lagipula ini ruangan VIP. Tidak mungkin sembarangan orang bisa masuk. Aku kembali menyanyikan before the Dawn. Tunggu, aku mulai bergidik ngeri. Rasa itu datang lagi. Aku langsung menengok ke kiri dan menemukan seseorang dengan baju bukan smeuanya kuning. Mulai dari jumper, celana, topi. Hanya kacamatanya yang berwarna hitam. Aku hanya menganggukkan kepalaku menyapanya. Ia melepas headset nya dan tersenyum ke arahku. ok, kurasa dia yang memperhatikanku dari tadi. Aku mencoba tidak peduli padanya dan berusaha mengalihkan perhatianku. Aku membuka IPod ku dan mencari lagu lain. Sekarang terdengar Infinite-Be Mine. Andwe andwe andwe. Kenapa pikiran ku tidak tenang begini. Eottohke?
“kya!” aku menjerit kaget begitu merasa pundakku di colek seseorang. aku menengok dan menemukan namja tadi yang mencolekku.
“maaf, ada apa ya?”
“sorry, can you speak in English please?” aku mengerutkan dahiku. Bingung sekali. Ini namja bisa berbahasa inggris tidak sih? Kenapa pronounce nya masih buruk?
“ah ne. ah, sorry, I mean yes. What happened sir?”
“kkugae, ah I mean, what time is it?” kkugae? Dia orang korea? Aku menunjukkan tanganku ke arahnya. Ia hanya mengangguk.
“thank you.”
“cheonmaneyo.” Ucapku sambil tersenyum manis. Dahinya berkerut.
-in hangul-
“kau bisa berbahasa korea?”
“ne, sedikit.”
“aah, arasseo. Belajar?”
“anhi. Tau dari lagu korea. Hehe”
“aah~ kau menyukai lagu korea?”
“ne. boyband.”
“suka siapa?”
“aku VIP. Aku sangat menyukai Bigbang”
“oh. Bigbang hyung. Aku tahu mereka. Aku sempat satu stage dengan mereka.” Aku mengerutkan dahiku bingung. Satu stage dengan mereka?
“ah maksudku, aku menonton pertunjukan mereka.”
“aah~ mereka hebat kan? Aku selalu menunggu mereka mengadakan BigShow di Indonesia. Hahaha”
“kau senang melihat konser boyband Korea di Indonesia?” aku menggeleng
“anniyo. Aku belum pernah. Baru besok akan mencobanya. Infinite. Mereka akan konser kan besok. Apakah kau tau Infinite?”
“tentu saja tau! Mereka sangat hebat!”
“hahaha, ne. siapa biasmu disana?”
“naega? Tentu saja magnae nya. Lee Sungjong!” ia menepuk dadanya seolah bangga. Aku tertawa melihatnya seperti itu.
“hahaha, arasseo. Nado. Aku juga snagat menyukainya. Ia begitu tampan huh? Hahaha”
“ah, korea mu masih jelek sekali.” Aku merengut mendengarnya. Ia tertawa. Tunggu, aku seperti pernah mengenalnya. Benarkah aku pernah bertemu dengannya?
“permisi, siapa namamu?”
“eh? Ngg, cho choneun…”
‘We like to wake up in love. Everytime I cant get enough but kindness sweetness I don’t wanna ever to end’
“chankammanyo. Yobuseo?” ucapku sambil mengangkat telepon.
-dalam b.indonesia-
“nechan dimana?”
“nichaaan. Lama banget loh… aku di ruang tunggu VIP. Aku keluar sekarang.”
“ne. nichan tunggu di depan gate 1.”
“ne nichan.” Aku memasukan handphone ke saku dan melihat kea rah namja tadi.
-hangul-
“cogi… mianhe aku harus pergi. Onnie ku sudah menunggu.” Ia berdiri dan tersenyum.
“ne. kau menonton Infinite kan besok?”
“ye? Ne. waeyo?” ia membuka tasnya dan mencari sesuatu.
“menonton berapa orang? Bersama onnie mu?”
“ne. 2 onnie ku. Mereka menyukai Seongyeol dan L”
“igae. Terima saja. semoga besok bisa bertemu ya.” Aku melihat 3 lembar kertas di tangannya.
“igae mwoya?” sahutku sambil mengambil kertas itu. Aku melihatnya kertas itu. Jujur, aku bisa bicara tapi tidak membacanya. Tolong deh…
“fans signing. Datanglah.”
“mworago?! Ah, anhi anhi. Aku tidak ingin merepotkanmu!” aku bersaha mengembalikannya.
“shirreo. Jebal. Terimalah, berkat kau aku tidak bosan menunggu hyungdeul yang mau datang 15 menit lagi.”
“hyungdeul?”
“ne. kamsahamnida nngg”
“Reina imnida. Choneun Aninditya. Tapi nama korea ku Lee Reina. Bangapsumida nngg”
‘We like to wake up in love. Everytime I cant get enough but kindness sweetness I don’t wanna ever to end’
Aku mengambil handphoneku sebelum namja itu menjawab. Jinjja!aku tersenyum dan menerimanya dnegan membalikkan badanku.
“nichaaan, chankamnyo!” aku membalikkan tubuhku untuk berbicara sebentar. Namun aku melihat namja itu sudah berjalan jauh di depanku.
“ya!!! Aku belum tahu namamu!!!” aku berteriak memanggilnya. Ia hanya melambaikan tangannya dan pergi. Aish! Sok sekali sih dia!
***
Aku keluar dari ruang tunggu VIP dan mencari Hyunmi onnie. Eoddi eoddi? Aku menjelajahi mataku kemana-mana. kenapa tidak ada?
“ya nichan eoddigayo?!”
“aigoo, nichan itu didepan ruang tunggu VIP! Habis kamu lama sekali! Eoddiyo?”
“eh? Aku di depan gate 1 nichaaan!!” aku frustasi sebal mencari nichan yang susah sekali di temukan.
“nichan diam disitu! Aku yang kesana!”
“andweee! Disini sesak penuh. Aku yang menyusulmu. Chankammanyo!”
Aku mengerutkan dahi bingung. Mengapa ramai? Sepertinya tadi aku keluar juga baik-baik saja.
“nechan?” serasa di panggil aku menoleh ke belakang dan mendapatkan seorang yeoja cantik berdiri 1 meter di depanku. Ia melambaikan tangannya.
“nichaaan!” aku berjalan cepat untuk menyapanya. Ia merentangkan tangannya seolah aku akan memeluknya. Aku segera menyambar tangan kanannya dan menciumnya.
“anyyeong haseo nichan. Hehe”
“ya! Kukira kita mau main sinetron-sinetronan!” ia memukul kepalaku pelan.
“ah yaa!” aku mengusap kepalaku pelan dan tersenyum.
“nichan, neomo yeppo.”
“haha gomapta. Kamu juga.”
“arra nichan. Gomapta.”
“maksud nichan, kau juga lucu. Gendut!”
“yaa!!!” aku menghentakkan kakiku kesal. Kenapa memenag kalau gendut huh!
“hahaha, ya ya ya, jangan ngambek. Ayo kuantar ke hotel. Kau pasti capek kan?” aku hanya mengangguk dan berjalan di sebelah Hyunmi onnie sambil emnggandengnya.
***
“onn, kenapa VIP gate penuh? Tadi aku keluar juga sepi kok.” Tanyaku sambil memasang sabuk pengaman.
“tidak tahu? Hari ini infinite datang kan?”
“jinjjayo? Mollayo nichan.”
“aah~ Inspirit kira mereka datang lewat gate 3. Tapi ternyata mereka ke VIP room karena Sungjong sudah menunggu disana. Kau tidak bertemu Sungjong? Jinjjayo?!”
“mworago? Sungjong di VIP Room?!! Aaah!!! Nichaaan! Kenapa aku tidak tau!”
“haha, gwenchana. Kita bisa bertemu mereka besok.” Aku hanya mengangguk sedih.
“ah ya nichan, tadi di VIP room aku bertemu seseorang. dia Korean. Lalu memberiku 3 tiket gratis fans signing untuk konser besok.”
“JINJJAYO?!!!”
“ne. ini.” Aku menunjukkan tiket yang diberikan namja tadi. Nichan hanya menengok skeilas dan kembali pada jalan.
“omona! Kenapa bisa? Kau harus cerita nechan!”
“arra. Tapi biarkan aku sampai hotel dulu.”
“arasseoyo.”
***
Dan disinilah kami sekarang. Kami? Ya, naega, Hyunmi onnie, dan Joohye onnie. Hyunmi onnie memutuskan menginap di hotel bersama kami. Aku memilih suite room agar nyaman saja. aku menceritakan kejadian di VIP room tadi.
“jangan-jangan itu Sungjong!!” Joohye onnie berteriak keras dan berdiri diatas kasur dari duduk nya.
“aigoo, mechan, duduk lagi. Kau ini.” Joohye onnie hanya meringis sambil menggaruk kepalanya karena malu ditegur Hyunmi onnie. Aku hanya terkekeh geli melihatnya.
“hahaha, mechan harusnya ingat, sudah tua jangan kebanyakan bergerak. Nanti encok” DUAK! Kepalaku di jitak dua orang sekaligus
“ah ya!!!! Nichan dan Mechan mau membunuhku hah?!”
“ya ya ya, kau ini lebih muda. Jagalah sopanmu.” Aku hanya merengut melihat mereka ber-tos ria melihatku di bully.
“kembali ke topic. Jadi menurut nechan dia Sungjong bukan?” aku menggeleng cepat.
“bukan! Jelas-jelas suaranya beda.”
“kayak kamu sudah pernah teleponan sama Sungjong saja.” aku langsung melirik sadis ke sumber suara. Siapa lagi kalau bukan Joohye onnie. Ia meringis sambil mengacungkan jari yang membentuk peace.
Aku bercerita kenapa aku merasa galau selama ini. Dan ternyata, Joohye onnie juga merasa di intai. Hanya Hyunmi onnie yang hidupnya damai dan tenang. Setelah lama kami berbicara dan mempersiapkan semuanya, kami pun tertidur.
***
Aku tertawa riang saat mengantri untuk masuk ke JCC. Kami, berfoto-foto sambil tertawa-tawwa menceritakan hal-hal lucu yang pernah kami alami.
***
Tiba saatnya kami masuk untuk melihat infinite! Kami smeua berteriak histeris begitu lampu mati dan mereka mulai keluar dari back stage. Aku berteriak kencang meneriakkan nama Sungjong. Percuma, tidak akan terdengar! Tunggu, aku merasa ada yang salah. Andwe! Jangan sekarang! Aku belum mau pingsan saat ini! Tiba-tiba aku merasa perutku mual. Andwe Tuhan… Jebaal~ ini pertama kali seumur hidupku aku melihat konser korea.
“nechan. Ya nechan! Gwenchanayo?!” aku hanya mengangguk dan tersenyum lemah ke Joohye onnie dan Hyunmi onnie yang sekarang terlihat cemas. Mualku dengan cepat hilang. Ini bukan berarti smeua selesai. Namun ini lah yang susah. Ini masalah. Vertigo ku kambuh! Aku memegang lengan Joohye onnie untuk berpegangan.
“nechan jebaal, katakana kau kenapa?!”
“gwenchana mechan.”
“nichan, kita keluar saja. nanti nechan pingsan bagaimana?”
“anniyo. Gwenchana. Aku ke kamar mandi saja. ok? Gidaryeo.” Aku melepaskan diri dari pegagan Joohye onnie. Namun, saat aku melangkah, semua tiba-tiba gelap.
***
“nichan eottohke? Kita telepon orang tuanya!”
“neo baboyo? Orang tuanya kan di Jepang sekarang. Dan juga kakaknya sudah berangkat pasti. Sekarang sudah jam 8 malam. Lagipula kalau kita bilang, kita nanti yang disalahkan.”
Aku samar-samar mendengar mereka berbincang. Aku mengerjapkan mataku
“nggh”
“nechaan!!” Hyunmi onnie langsung memelukku erat. Aku hanya tersenyum lembut melihat Joohye mengusap airmatanya. Jeongmal mianhe.
“onniedeul, jeoseonghamnida.” Ucapku lemah kepada mereka. Mereka langsung melepaskan pelukan mereka. Joohye onnie hanya mengangguk sambil tersenyum lembut sedangkan Hyunmi onnie…
“ya!! Neo babo!! Kalau kenapa-kenapa bilang. Jangan sok kuat seperti itu!” aku melihat nichan marah kepadaku. anhi, marah khawatir.
“jeosonghamnida. Harusnya kalian tetap menonton…”
“ya! Aish jinjja baboyo!” aku tersenyum lemah saat mereka berdua mencubit gemas pipiku.
Cklek
“maaf, member infinite ingin melihat korban dalam konser mereka kali ini.” Kami semua melotot kaget mendnegar ucapan si penerjemah. Joohye onnie dan Hyunmi onnie langsung merapikan wajah mereka yang terlihat merah.
“mechan, aku bagaimana?”
“yeppo nichan. Naega naega?”
“yeppo.” Aku sendiri hanya berusaha duduk. Aku mulai melihat mereka masuk satu—persatu.
-dalam hangul-
“a anyeong haseo.” Sapa mereka sambil menundukkan kepala.
“a a anyyeong haseo Myungsoo-ah…” aku melirik ke Joohye onni yang melongo melihat biasnya berdiri didepannya.
“anyeong haseo. Joseonghamnida merepotkan kalian.” Ucap Hyunmi onnie lebih tenang dari Joohye onnie.
“ah, annimida. Kita yang meminta maaf sudah membuat yeosaeng kalian menjadi korban di konser kami.” Ucap Seunggyeol sambil menundukkan kepala dan tersenyum.
Tok tok tok
“mianhe hyung aku tadi ke kamar mandi sebentar.” Aku langsung menutup mulutku kaget. Sungjong!! Kkugae!! Sungjongie!! Naega Sungjoong!!!!
“ah~ anyyeong haseo. Choneun Lee Sungjong imnida. Bangapsumida.” Mataku bertemu dnegannya. Dan dengan santai ia mendekatiku diikuti tatapan aneh oleh semua member infinite.
“Reina-ssi gwenchana?” Reina? Yang mengetahui nama reina hanya sebagian orang tapi kenapa dia bisa-
“sorry, what time is it?” aku mengatupkan mulutku yang terbuka lebar. Sungjong menatapku senang karena melihat kekagetanku.
“Choneun Lee Sungjong imnida Reina-ssi. Kamsahamnida menjadi fans ku.” Aku mencubit lengan Joohye onnie dnegan keras.
“ah yaaa! Appo nechan!” ini bukan mimpi. Aku mengangkat tangan ingin memukul Hyunmi onnie tapi ia lebih dulu menghindar.
“kau tidak bermimpi nechan.” Ucapnya sambil meringis melindungi lengannya dari pukulanku.
“Sungjong-ssi, jadi namja di Airport itu, kau? Dengan pakaian serba kuning?”
“ne.”
“chankamman. Sungjong-ie, ini yeoja yang kau ceritakan?!” L mendekati kami dan diikuti semua member. Sungjong hanya tersenyum lebar sambil mengangguk senang.
“aaah, uri Sungjong chukkae!!”
“gomapta hyungdeul.” Aku, Joohye onnie dan Hyunmi onnie hanya mengerutkan kening bingung.
“mm, cogi, waegurae?”
“chankamman, igae aniniditya?” aku mengangguk saja saat Seunggyeol menunjukku
“lalu ini saikounolady?” Joohye onnie hanya mengangguk juga sambil tersenyum senang karena L mengenalnya.
“dan ini berarti Icha Kyuri?” Hyunmi onnie tersipu malu karena yang bertanya Seongyeol. Apalagi ia mengucapkannya dnegan fasih.
“tapi bagaimana kalian mengenal kami?”
“aigoo, Reina-ssi apa kau tidak merasa selama ini kau di intai oleh mereka bertiga?” aku dan onnie deul melongo.
“chankamman. Ceritakan.” Hyunmi onnie langsung tidak terima begitu saja ,erasa diintai.
“pertama, Sungjong iseng mencari namanya di twitter. Dan ternyata keluar saikounolady dan Reina-ssi yang sedang membuat miniFF tentang Myungsoo-ah dan dia.”
“lalu, kami aku memberitahukan hyungdeul tentang itu. Dan mereka membaca sambil tertawa. Sedangkan Myungsoo hyung hanya tersipu malu.”
“jadi selama ini kau yang mengintaiku?!” sahutku menyahut ucapan Seungjong sambil menunjuk ke arahnya. Seungjong mengangguk bahagia karena mungkin aku pintar menebaknya.
“lalu kenapa aku disangkut pautkan?” Tanya Hyunmi onnie sambil menunjuk hidungnya sendiri.
“itu aku!” kami langsung menengok ke arah Seongyeol yang mengangkat tangannya ke udara seperti anak TK.
“wae? Kenapa kau mengintaiku juga?”
“setelah kalian mention tentang ingin menonton konser, aku tau saikounolady-ssi menyukai Myungsoo-ah, Reina-ssi menyukai Sungjong-ie, jadi tinggal kau yang menyukaiku.” Aku bisa melihat wajah Hyunmi onnie memerah.
“igae… Choneun Reysa imnida. Nama korea ku Ahn Joohye, jadi jangan panggil saikounolady.” Semua tertawa karena Joohye onnie merusak suasana.
~end of flashback~
Nah, jadi kira-kira seperti itu ceritaku dan Joohye onnie sampai bisa berpacaran dengan mereka. Oh iya, hari ini Joohye onnie Ulang Tahun. Tanggal 21 September.
Ting tong ting tong
Oh, tunggu sebentar. Ada tamu yang datang. Tunggu ini baru jam 8 pagi. Ibu dan ayah juga sedang di jepang lagi. Aku membuka pintu dulu.
“tunggu sebentar”
“OMONA!!!” aku berteriak kaget melihat siapa yang didepan pintu.
“Anyyeong cagi… aah jeongmal jinjja bogoshippo…” aku masih melongo melihat siapa didepan pintuku. Sungjong dan L di hadapanku sekarang.
“waeyo? Tidak percaya ini aku? Kemari aku peluuuk~” Sungjong mendekatiku dan memelukku dnegan erat.
“aish kalian ini membuat iri! Awas, aku mau masuk.”
“ah ya! Oppa jelek!” aku membentaknya saat ia memelwatiku dan menyenggol bahuku kasar.
“aigoo, biarkanlah, dia sedang badmood. Joohye onnie, tidak bisa dihubungi sejak kemarin. Padahal kami kemari untuk merayakan ulang tahunnya.” Ucap Sungjong sambil menggandengku masuk ke rumah.
“kau sendiri cagiya?”
“em. Wae? Jauhkan pikiran kotormu.”
“ah? Kau ini yang berpikiran kotor!”
***
Akhirnya aku, Sungjong, Myungsoo oppa, dan Hyunmi onnie memutuskan merayakan ulang tahun Joohye onnie dengan mengunjunginya langsung ke rumahnya di Bogor.
“chankamman, gidaryeo, aku masih mennunggu satu orang lagi.”
“nuguya onnie? Neo namja chingu?” tanyaku dengan menaikkan satu alisku. Hyunmi onnie tersipou malu. Aigoo, sudah tua tapi amsih saja tersipu malu begitu *di bunuh*. Belum lama kami menunggu di depan rumah Hyunmi onnie, ada sebuah mobil sport berhenti di depan kami. Begitu melihat siapa yang keluar kami smeua melongo kecuali Hyunmi onnie.
“ah, mianhe aku terlambat aku terkena macet.”
“Seongyeol hyung!! Kenapa disini?” Tanya Sungjong dengan heran
“aigoo, aku kan ingin mengunjungi yeojachinguku juga seperti kalian. Masa tidak boleh?”
“MWORAGO?!!!” teriakku, Sungjong dan Myungsoo oppa dnegan keras.
“nichan, jadi jadi jadi, dia namjachingumu?!!” Hyunmi onnie mengangguk tersipu malu sambil memeluk lengan Seongyeol oppa.
“aah~ molla, ayo cepat. Aku sudah rindu Joohye.”
***
Kami memata-matai Joohye onnie didepan rumahnya. Tunggu, bukan memata-matai tapi menunggunya keluar. Biasanya, kata Myungsoo oppa, kalau mereka telepon, Joohye onnie selalu keluar. Jadi Myungsoo oppa menelponnya agar ia keluar. Dan benar saja. tidak sampai satu menit loh kami menunggu, sosok yeoja cantik itu keluar. Kami langsung membuka pintu. Dan, cheesy (lebay)nya Joohye onnie, ia menjatuhkan BB nya.
“cagiya…”
The end
Saengil Chukkae Kak Reysa, Naega Himechan, Naega Joohye onnie. Saengil chukka. Mianhe nechan Cuma bisa ngasih ini. Nechan harap, Mechan suka sama apa yang nechan buat. 🙂 Saengil Chukkae cagiya :*
Naega Nichan, Naega Kak Icha, Naega Hyunmi onnie, mianhe kalau karakter beda. Saengil Chukkae /eh/ hehehe, mianhe kalau nggak seneng dan ada beberapa kesalahan sifat. 🙂
SARANGHAE NAEGA ONNIE-DEUL I never regret have two of you. Jeongmal wanna meet you soon.
Nah buat readersnim yang saya cintai… *lo piker pidato nin* jadi… gimana ya? Bagus nggak? Kepanjangan ya? Mianhe jadi ngebosenin -_____-“
Kamsahamnida udah baca *bow*
PS: Vertigo adalah penyakit pusing yang terasa seperti dunianya berputar dan sakit sekali melebihi migraine.

Advertisements

6 responses to “[Freelance] It Happens! My Fiction!

  1. Pindah dari satu tempat ke tempat lain cepet banget buset dah ._.v agak kurang jelas di bagian situnya. Hehehehe 😀
    Tapi kalau alurnya bagus sih. Walaupun agak ketebak. Alurnya ringan. Easy reading lah ^^

  2. FF nya cuma dibikin untuk orang yang ngerti sikon nya, kalo kita ga kenal sama sekali author nya kan susah , udah gitu njlimet banget pas bgn convr di twitter nya . Tapi keep writing author, semoga karya selanjut nya semakin baik ^^

  3. daebak… nice ff… aidai itu terjadi sama aku n kyuppa .. ‘-‘ #ngayal #dikejarSparKyu #kabur #abaikan -_-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s