[FF_Haha! This Is Our Story (sequel of Our Story In Ramadhan)_part 1(2)]

Buat yang belum baca yang sebelum nya , bisa dilihat disini ^o^

1 2 3 4 5(15(2)–>end (sequel)teaser (sequel)[1(1)]

Title :

“ Haha! This Is Our Story!” ( sekuel FF Our Story In Ramadhan )

Author :

Citra Pertiwi Putri / Park Ra Rin

Genre :

Comedy, gegeloan (o.O), romance

Main Casts :

Lee Family yang terdiri dari :

Park Jungsu a.k.a Leeteuk sebagai Ustadz Leeteuk dan ayah dalam keluarga

Kim Taeyeon sebagai Ibu Ustadz

Lee Jinki a.k.a Onew sebagai anak sulung

Lee Gikwang sebagai anak tengah-tengah

Lee Taemin sebagai anak paling bontot

Kim Family yang terdiri dari :

Kim Jonghyun sebagai pengusaha bakso

Kim Ki Bum a.k.a Key sebagai istri Jonghyun

Shin Se Kyung sebagai istri kedua Jonghyun

Kim Jongwoon a.k.a Yesung sebagai anak sulung

Kim So Eun sebagai anak paling bontot

 

Other Casts :

Im Yoona sebagai sahabat So Eun

Lee Donghae sebagai classmate Yoona di SMA barunya

Cho Kyuhyun sebagai pengusaha warnet game online

Choi Sooyoung sebagai adik Siwon dan penjaga Kyu.net *cast baru^^*

Choi Siwon sebagai anak penjaga masjid

Choi Minho sebagai anak paling tajir sekomplek

Kim Sang Bum sebagai sahabat Siwon dan Yesung

Moon Geun Young sebagai teman satu sekolah Yesung

 

Rating :

Nah loh, apa ya? Rahasia :p *author minta ditabok*

Type :

Sekuel

Satu bulan berlalu, setelah satu bulan menganggur dirumah pasca ujian, akhirnya Jinki, So Eun, dan Yoona memasuki masa orientasi di SMA baru mereka.

So Eun masih marah kepada Yoona, gak nyangka tu anak bisa marah selama itu pada sahabatnya sendiri. Ia menjalani hari-harinya bersama Jinki dan kakaknya, Yesung.

 

Hari ini, hari pertama orientasi, Yesung menunggui So Eun yang masih sarapan, ia yang akan mengantar adiknya ke SMA., karena selama orientasi, ia libur.

“ Bersyukurlah karena kau punya orangtua kaya. Kalau tidak, mana mungkin kau bisa masuk SMA bertaraf tinggi itu? nilai saja pas-pasan!” omel mama tiri Sekyung sembari dengan tidak ikhlas membuatkan roti untuk So Eun.

Rahang So Eun mengeras, tangannya sudah mengepal serasa ingin menghajar mama tirinya itu, namun Yesung menyuruhnya sabar.

“ Pokoknya gue bakalan kerjain abis-abisan tuh nenek sihir!!!” omel So Eun diperjalanan menuju sekolahnya dengan suara bergetar karena menahan tangis.

“ Oke! kapan? gue bantu!” Jinki yang ikut nebeng dalam mobil langsung nyambung.

“ Hus! kalian ini. sudahlah, buat apa dipermasalahkan sih? udahlah.. udah. mending persiapkan energy buat MOS, MOS kan capek.” kata Yesung.

“ Emang MOS ngapain aja sih Mas?” tanya Jinki.

“ Kalo jaman Mas dulu sih, ya disuruh ngenalin semua tentang sekolah, dan disuruh aneh-aneh lah.. Eh kan Siwon ketua OSISnya, kamu gak nanya?”

“ Nanya sih, tapi dia bilang rahasia. hebat juga ya bang Siwon, pake nyuruh-nyuruh kita pakekemeja terbalikkaos kaki tinggi sebelahtali sepatu ditali rafia, udah gitu pake papan nama yang didepannya mesti ada gambar hewan favorit.” Jinki nyebutin semua keharusan MOSnya, dan bisa ditebak gambar hewan yang ada dipapan nama Jinki adalah gambar ayam.

“ Udah gitu khusus cewek rambut mesti diiket dan jumlahnya sesuai tanggal lahir. gue sampe histeris pas tante Sekyung si nenek sihir itu ngiketin rambut gue, gak pake perasaan banget!” sambung So Eun yang kini rambutnya diikat 6 dengan pita mejikuhibiniu.

“ Haha sabar.. kualat juga sih lo, musuhin Yoona sampe lama begini, gak baik tau.” kata Yesung.

“ Ih, kok jadi ke dia sih?” So Eun sewot, namun dalam hatinya ia memang rindu dengan kebersamaannya bersama Yoona, sekarang saja ia berpikir dengan apa Yoona berangkat ke SMA. Jika mereka masih bersahabat, mungkin Yoona juga akan ikut dengannya.

 

“ Hosh.. hosh.. hosh..hosh..” Yoona memboseh sepedanya kencang-kencang karena ia sudah telat menuju SMAnya, padahal ia sudah bangun pagi sekali, namun yang menjadi kendala adalah rambutnya yang harus ia ikat 30 sesuai tanggal lahirnya, itulah yang membuatnya lama bersiap-siap.

Ia mengayuh sepedanya dengan berlinangan air mata. Pertama, karena takut terlambat. Kedua, karena kepalanya kesakitan akibat diikat 30. Ketiga, karena ia mengingat So Eun yang seharusnya berangkat bersamanya dan tidak meninggalkannya. Dan terakhir, karena REM SEPEDANYA TERNYATA BLONG!

“ Minggir! woy minggiiiiirrr!!” dengan sedikit terisak Yoona berteriak karena dalam hitungan detik ia akan menabrak seorang cowok berpenampilan seperti anak MOS juga yang sedang berjalan ditengah jalan.

Malang tak dapat ditolak, si cowok telat menghindar, dan…

BRAAAAKKKKKKK!!!!!!!

 

“ Ummaaaaa!!!!!!!” Yoona menangis keras karena kakinya tergilas oleh ban sepedanya sendiri, sementara si cowok hanya meringis pelan karena ia hanya terkapar di trotoar dan gaya jatohnya tidak separah gadis yang menabraknya.

“ Bego banget sih lo ah.” dengus si cowok sambil berdiri kemudian berniat hendak lanjut berjalan tanpa berniat menolong gadis yang menabraknya.

“ WOY BEBEGI (baca:orang-orangan sawah) BANTUIN GUEEEE!!!!” teriak Yoona kesal, ia menangis histeris karena kesakitan, kaus kaki putihnya yang tinggi sebelah sudah berwarna kemerahan karena darah yang keluar dari betisnya.

Cowok itu berbalik, ketika menatap Yoona, ia teringat sesuatu.

Rebutan-ikan-di-acara-pernikahan !

“ ELOOOO!?” mereka saling tunjuk, Yoona semakin benci saja melihat cowok didepannya.

“ Bangun!” si cowok membangunkan Yoona yang tiarap diaspal dengan paksa dan tanpa perasaan, membuat gadis itu bukannya tertolong malah merasa semakin tersiksa.

 

 

“ Alohaaa.. bang.. bang jurig. eh.. bang Kyuhyun!! Assalamualaikuuum.” Sooyoung memasuki Kyu.net yang baru buka pagi itu.

“ Waalaikum salam, nih! tugas perdana lo.” Bang Kyuhyun nongol sambil menyodorkan Sooyoung sapu ijuk tanpa basa-basi.

“ Loh, abang gak bilang kalo saya teh jadi cleaning service disini? bukannya tugas saya ngejagain warnet?” Sooyoung kaget dan bingung.

“ Itu nanti.” jawab Bang Kyuhyun cuek, kemudian menaruh tangan Sooyoung digagang sapu dengan paksa.

“ Yah.. kunaon jadi tukang beberes..” omel Sooyoung sambil menyapui lantai Kyu.net yang debunya setebel atmosfer bumi #plak!!

“ Lo kapan masuk sekolah?” tanya Bang Kyuhyun sambil menyalakan komputernya.

“ Minggu depan, habis acara MOS selesai. Eh, aku teh penasaran hayang ningali MOS, pengen tau gimana si A’a Siwon nyiksa adik kelasnya. Ntar habis nyapu aku ke SMA ya, teu nanaon?”

“ Hm, ntar gue anter.”

“ Ih! naha..”

“ Kenape hah?? gak suka?? mulai hari ini, selama 1×24 jam, lo arus nurut sama bos lo!”

Sooyoung cuma mengangguk, kemudian membatin dalam hatinya , “Dia pikir cuma dia yang bisa evil. sok aja liat nanti, abdi bales maneh -_-“

 

 

“ Semuanya baris yang rapi!! jangan ada yang cengar-cengir! keliatan gigi dikit aja bakalan kena hukum!!!”

Suara nyebelin Kak Tiffany selaku kakak OSIS menggema di megaphone, membuat semua peserta MOS ketakutan dan baris serapi mungkin.

So Eun terus mencuri-curi pandang kesana kemari, meskipun masih marah dengan Yoona, saat ini ia sendiri bertanya-tanya dimana Yoona, karena sejak tadi gadis itu tidak datang juga.

“ Yoona masuk gak sih?” tanya Jinki seolah tahu apa yang ada dalam pikiran So Eun.

“ Tau tuh, gak dateng juga daritadi..”

 

“ Kak!! kak! emergency kak! emergency!”

Terdengar suara sok panik dari arah masuk lapangan, atau memang si pemilik suara itu benar-benar sedang panik, pasalnya ia menggendong seorang cewek kurus dengan betis berlumuran darah, dramatis banget lah pokoknya  ._.

“ Astaghfirullah! ada apa ini?” Bang Siwon yang sedang mengatur barisan langsung berlari kearah seorang cowok yang menggendong cewek kurus itu, kak Tiffany menyusul dibelakang. Perhatian anak-anak langsung tertuju pada si cewek yang sedang digendong itu.

“ Tadi jatoh kak.” jawab si cowok, si cewek yang ada dalam gendongan cuma ngangguk-ngangguk sambil terisak.

“ Woy PMR! malah bengong, cepetan tolong!!!” teriak kak Tiffany.

Para kakak PMR pun datang dan membawa si cewek dengan 30 kuciran rambut itu ke UKS menggunakan tandu.

“ Kamu baris, cepetan sana.” suruh kak Siwon pada si cowok, cowok itu mengangguk, kemudian memasuki barisan sambil menepuk-nepuk kemejanya yang terdapat noda darah.

 

“ So Eun, masuk!”

“ Ngga, gue diluar aja.”

“ Masuk! kalo ngga kita putus nih.”

“ Halah, putusin aja gue kalo berani.”

Jinki menggaruk-garuk kepalanya, kemudian menatap Yoona kikuk.

“ Sorry yah, So Eun emang lagi sensi banget, lo tau aja kan keluarganya broke.” bisik Jinki.

Yoona mengangguk mengerti.

“ Gue tau lo ngomong apa!!” teriak So Eun dari luar.

“ Ck, tu anak.” desah Jinki, “…makanya masuk!! jengukin Yoona bentar ngapa..”

Dengan langkah malas So Eun memasuki ruang UKS, kemudian berdiri canggung disamping tempat Yoona berbaring.

“ Sso, tolong telponin Gikwang donk, gue lagi gak punya pulsa.” pinta Yoona memelas saat So Eun datang.

“ Jinki aja.” jawab So Eun singkat.

“ Gue gak bawa hp.” jawab Jinki cepat.

“ Kemana hp lo?”

“ Ketinggalan dikandang ayam.”

“ Bohong!”

“ Serius!”

Akhirnya dengan wajah datar So Eun menelpon adik iparnya itu.

“ Assalamualaikum? kak Soun, tumben nelpon. aya naon?” jawab Gikwang, ketahuan banget ini anak nerima telepon pas lagi belajar dikelas.

So Eun langsung menyerahkan hpnya pada Yoona, menyuruh Yoona agar bicara sendiri.

“ Ke kantin yuk, aku laper.” ajak So Eun pada Jinki kemudian.

“ Loh, hp lo gimana?”

“ Udah biar Yoona simpen. ayo!” So Eun langsung menarik Jinki dengan paksa, kemudian mereka keluar dari ruang UKS.

Yoona tahu, sekesal-kesalnya So Eun padanya, So Eun tetaplah So Eun, yang baik dan suka menolong. Ia jadi rindu dengan persahabatannya dengan So Eun dulu, dia tidak menyangka bahwa persahabatan mereka bisa pecah cuma gara-gara kunci jawaban.

Setelah menelpon Gikwang untuk memberitahukan kondisinya, Yoona menggunakan pulsa So Eun lagi untuk menghubungi Sooyoung, teteh sekaligus sahabat barunya.

“ Kak.. kak So Eun.” terdengar suara Gikwang diseberang.

“ Aku Yoona.”

“ Eh, noona. ada apa???”

“ Kwaaaang.. aku jatoh dari sepeda, ampe luka-luka.” adu Yoona.

“ HAH!!???? gimana bisa?? aduh.. terus gimana??” Gikwang panik mendadak.

“ Ini udah di UKS. ntar jam 1 aku pulang MOS, jemput aku yah. aku gak bisa bawa sepeda.”

“ Loh, gak bisa ikut kak So Eun?”

“ Gak bisa.. aku malu, dia kan masih ngambek sama aku..”

“ Yah elah. yaudah ntar aku penjem motor si Yoseob aja deh..”

“ Oke, thanks ya.. aku sayang kamu.”

“ Aku juga, baik-baik ya noona.”

“ He-eh..”

Saat telepon terputus, Yoona kembali bengong menatap langit-langit UKS sambil sesekali meringis karena betisnya masih terasa sakit meski sudah diobati.

Tiba-tiba masuklah seseorang kedalam UKS dan tanpa banyak cingcong orang itu menarik kursi dan duduk disamping tempat tidur Yoona.

“ Lo satu gugus sama gue.” kata orang itu.

“ Hah?? gugus apa?” tanya Yoona.

“ Nama gugus kita jelek banget, gara-gara tadi barisan kita kalah game pemilihan nama gugus.”

“ Emang namanya gugus apaan?” Yoona makin penasaran.

“ Lo sebut nama gugus kita itu tadi pagi, pas lo jatoh.”

“ Hah? emang apaan?”

“ Tebak dong.”

“ Nyebelin amat sih nih orang -_-“ batin Yoona, “…woy, apaan sih?? penasaran gue.”

“ Nama gugus kita.. gugus bebegi.”

“ HAH!!!??? anjir! jelek banget!! masa nama gugus kita orang-orangan sawah!!”

“ Tau tuh, kakak MOSnya.. yang lain nama gugusnya bagus. Gugus Lady Gaga, gugus JB, gugus Taylor Swift, gugus Rihanna, gugus David Archuleta, gugus Selena Gomez, gugus Usher.. pokoknya nama gugusnya nama-nama penyanyi barat. cuma kita aja yang namanya bebegi.”

“ Ck, gak asik. malu-maluin aja.”

“ Lo udah gak kenapa-napa kan?” orang itu mengganti topik.

“ Hem.” jawab Yoona singkat.

“ Bilang makasih kek, apa kek.. lo kira enak apa gendong-gendong elo sambil nuntunin sepeda lo. liat nih kemeja gue sampe ada noda darahnya, nodanya bentuk lope lagi -_-“

“ Iya deh makasih. sebenernya lo ikhlas gak sih nolong gue?”

“ Ngga. tapi berhubung gue cowok yang bertanggung jawab dan gak tegaan, makanya gue tolong elo.”

“ Sialan.”

“ Lagian kalo gue tinggalin lo dijalan, lo bakalan disangka orang gila. kuciran 30, kaos kaki tinggi sebelah, haha parah.”

“ Kampret lo!!!!” Yoona melempar bantal kearah cowok itu, namun terlambat, cowok itu sudah kabur sambil berteriak :

“ Ruangan gugus bebegi di ruang kelas X.8 !!”

 

Hari itupun MOS berjalan apa adanya, seperti MOS pada umumnya, senioritas bener-bener nampak, dan kejahilan senior gak habis-habis. Dalam hal ini kak Tiffany, si sekretaris OSIS yang paling mendominasi dan akhirnya paling gampang dikenal para peserta MOS yang sudah mendaulatnya sebagai kakak paling nyebelin. Sementara bang Siwon yang merupakan ketua OSIS juga gak kalah populer dikalangan peserta MOS sebagai kakak paling ganteng dan baik hati plus alim *siapa dulu dong, pacar auth… #iyaiyagakjadideh-_-*

Dalam acara MOS kali ini juga, gugus bebegi selalu menjadi bulan-bulanan. You know lah readers, karena nama gugusnya paling jelek.

 

Jam 12, diruangan kelas X.1 dimana gugus Lady Gaga berada..

 

Menunggu jam makan siang, kak Yunho dan kak Luna selaku Pembina gugus memasuki ruangan. Mereka udah pasang tampang sok asik buat ngehibur gugus Lady Gaga yang lagi nunggu nasi bungkus yang gak dateng-dateng dari tempat catering karena mobil cateringnya lagi mogok dijalan.

“ Siang adek-adek!!” sapa mereka sambil nyalain kipas angin dengan kecepatan full.

“ SIANGG!!!” jawab mereka antusias, Jinki ngejawab sampe suaranya keluar beberapa oktaf saking semangatnya, bikin So Eun malu setengah mati, dan kesel. Pasalnya, dia tahu kak Luna kayaknya demen sama Jinki, maka itu matanya gak lepas-lepas dari Jinki, dengan harapan biar Kak Luna tau kalo ‘Jinki is Mine!’ *ceilah -_-*

“ Nunggu waktu lunch nih, mau main apa?” tanya kak Yunho.

“ Main ayam-ayaman!” jawab Jinki, semua ngangguk kecuali So Eun. Kayaknya anak satu gugus udah pada tau gimana cara main ayam-ayaman, permainan konyol ciptaan Jinki.

Cara mainnya gampang, kolaborasi permainan petak umpet dan kejar-kejaran, yang udah ketahuan ngumpet mesti lari ke markas yang udah ditentukan sambil tereak ‘petok-petok’, aneh banget lah pokoknya, dan paling memalukan permainan ini udah terpublikasi kemana-mana karena Jinki kuat promosi. Saat liburan kemarin dia sampai bikin video permainan ini yang dimainkan oleh So Eun, Gikwang, Yesung, Minho, Taemin, Bang Siwon, dan Bang Kim Bum, terus dia upload ke youtube deh, viewersnya nyampe 2100 orang.

“ Kakak tahu permainan itu, nonton di youtube. hahahaha 😀 :D” Kak Yunho ketawa lebar sambil mandangin Jinki, “…tapi kan lagi panas nih, ntar aja besok pagi kita mainin sama semua peserta MOS. kakak udah usulin ke panitia, rame ya kayakanya.”

Gak bisa dibayangin betapa senengnya Jinki karena mahakaryanya bakalan dimainin sama semua peserta MOS besok pagi, sementara So Eun cuma bisa jedukin kepalanya ke meja, amit-amit dah mesti mainin permainan konyol itu lagi. gak kebayang gimana tampang peserta MOS besok pas mainin ayam-ayaman itu.

Liat aja di part selanjutnya 😀 😀

 

 

Singkat cerita…

Hari itu tepat jam 2 siang MOS bubar, semua peserta yang udah disiksa sama kakak kelas dibolehin pulang untuk bersiap-siap menghadapi siksaan buat MOS besok.

Yoona masih nangkring di gerbang, duduk ditembok semen deket parit nungguin bocah SMP kelas 3 yang akan menjemputnya dengan motor pinjaman. Gadis itu udah gak betah nunggu karena diseberang tempatnya duduk terdapat seorang cowok dengan kemeja bercorak merah karena darahnya tadi pagi sedang merokok sambil meliriknya sesekali.

“ Ih, ngerokok.” Cibir Yoona.

“ Kenapa emang? Kayak gak pernah ngeliat orang ngerokok aja.” Jawabnya santai.

“ Hih, nyebelin banget sih lo.”

“ Kalo gue nyebelin, tadi pagi lo gak bakalan gua tolong.”

Yoona diam, memilih menatap jalan.

Tak lama datanglah Gikwang dengan motor Yoseob yang ia pinjam, suara knalpotnya kenceng banget, sekitar 8 oktaf.

“ Sorry telat noona..” Gikwang membuka kaca helmnya.

“ Iya gak apa-apa.” Yoona beringsut menuju motor dengan hati-hati karena kakinya masih sakit.

“ Hey! Hey anak SMP!” panggil si cowok yang sedang asyik merokok itu.

“ Haduh mau apa lagi sih tu cowok, sialan -_-“ Yoona kesal karena cowok itu memanggil-manggil Gikwang.

“ eh.. kakak!” tanpa disangka dan diduga Gikwang malah nunduk hormat ke cowok itu.

“ Dia siapa lo?” Tanya cowok itu sambil nunjuk-nunjuk Yoona dengan rokoknya.

“ P.. pacar kak.”

“ HAH?? Jadi..”

“ Hehe, i.. iya kak.”

Yoona sama sekali tak mengerti apa yang sedang dibicarakan pacarnya dengan cowok nyebelin itu.

“ Gikwang, ayo!” ajak Yoona.

“ Iya, aku duluan ya kak. Siang..” Gikwang lagi-lagi nunduk hormat ke cowok nyebelin itu, bikin Yoona ngerasa pengen muntah.

“ Iya, kasih tau pacar lo naik sepeda hati-hati. Hahaha.”

Yoona mencibir.

 

“ Kwang, ngapain lo hormat banget sama tu cowok? Enek banget ngeliatnya.” Kata Yoona ditengah perjalanan pulang.

“ Loh? Noona gak tau siapa dia??” Gikwang balik nanya.

“ Ngga. Emang siapa tuh cowok?? Namanya aja gue gak tau. Gak sudi ngajak kenalan.”

“ Loooh.. itu kak Donghae, Gikwang kenal dia pas Gikwang nyari kunci jawaban UN buat noona. Dia kan bandar kunci jawaban.”

“ HAH!!!!???? M.. maksud lo.. eh.. lo serius!!???” Yoona kaget, sampai-sampai kepalanya kejeduk helm Gikwang.

“ Iya, emang kenapa?”

“ Aiiiisshhh.. tambah malu gue!! Mati gue! Dia bandar kunci jawaban, berarti yang gue pake itu beli dari dia!!” Yoona panik sendiri.

“ Noona kenapa?” Gikwang melirik kaca spion.

“ Ngga. Gak apa-apa.” Yoona hanya menggeleng, kemudian menelungkupkan wajahnya dipunggung Gikwang.

 

“ Pasti tu cowok makin besar kepala, hah!! Nyebelin!!” Yoona mendengus kesal sepanjang jalan.

 

_to be continued_

Gimana readers? Hahaha.. part 1 geje yah?? -_-

Yah, mau geje kek mau apa.. mohon untuk tetap RCL! Jangan ada siders ya.. ^^

Advertisements

66 responses to “[FF_Haha! This Is Our Story (sequel of Our Story In Ramadhan)_part 1(2)]

  1. Pingback: OUR STORY IN RAMADHAN SEASON 2 [Part 4A : Antara Aku, Cukluk, dan Pesbuk] | FFindo·

  2. Pingback: OUR STORY IN RAMADHAN SEASON 2 [ Part 4B : Antara Aku, Cukluk, dan Pesbuk ] | FFindo·

  3. Lupa komen d part awal,, sorry thor *peace..
    D part awal aq mau protes sih,, KENAPA HARUS BARCELONA?? KENAPA KAGAK MANCHESTER UNITED..? *gakpentingbanget…
    Krena sya pnggila bola terutama Manchester United..*bodoamat,, :p 😀
    Tpi kren thor…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s