[FF_Haha! This Is Our Story_part 4(2)]

Buat yang belum baca part yang sebelumnya , bisa dilihat disini ^0^

OSIR :1 2 3 4 5(15(2)–>end

Sequel :teaser , 1(1) , 1(2)2 , 3 , 4(1) ,

Dimohon sekali untuk readers yang ingin menyimpan FF ini dalam note FB nya harap mencantumkan pemilik FF ini sebenarnya dan sumber , gamsahamnida ^^

Malam itu juga, Jinki memasuki sebuah ruangan yang terdapat dibelakang restoran bakso tersebut dengan sembunyi-sembunyi. Kemudian menjalankan instruksi dari Bang Kyuhyun yang berada diluar restoran.

 

“ Ringtonenya juga jangan lupa disetel. Guling putih dari Yesung jangan sampe gak dipake. Jendela jangan lupa direnggangin biar bisa cepet kabur.”

“ Siap, laksanakan!”

 

Sementara itu Gikwang yang berada disisi lain restoran tepatnya berada diruangan tempat pusat arus listrik yang berada di belakang restoran (bayangin sendiri aja ya readers ruangan apa yang dimaksud author).

Tugas Gikwang enteng, ia hanya ditugaskan untuk mematikan dan menyalakan lampu ruangan kerja Sekyung sampai ia puas. *Gikwang evil -_-*

 

Kim So Eun bukannlah mi Soun “ Umma.. umma dimana skrg?”

 

Nyonya Key yang saat itu sedang bermain dengan iPadnya di salon dan membuka facebooknya melihat kiriman dari So Eun didindingnya. Ia pun langsung membalas kiriman tersebut.

 

Key Kibum yangmasihmudasekarangdanselamanya “ Umma di salon. Ada apa syng?”

Kim So Eun bukannlah mi Soun “ Kbtulan bgt ma. So Eun lg di cafe tmpt biasa kita skluarga makan dulu, tau kan?”

Key Kibum yangmasihmudasekarangdanselamanya “ Hem.. iya. Trus?”

Kim So Eun bukannlah mi Soun “ Umma ksini dong, So Eun pngen makan ditemenin umma.”

Key Kibum yangmasihmudasekarangdanselamanya “ Sejak kpan kamu disana?”

Kim So Eun bukannlah mi Soun “ Baru aja, aku kesini pke taksi, gk ada makanan sih dirumah.”

Key Kibum yangmasihmudasekarangdanselamanya “ Ya ampun. Yaudah, nnti umma nyusul. Nomor mejamu brapa?”

Kim So Eun bukannlah mi Soun “ Nomor 16, ma.”

Key Kibum yangmasihmudasekarangdanselamanya “ Oke :)”

“ Sip!” So Eun langsung kompakan dengan Yoona dan Sooyoung yang kini berada dikamarnya.

“…mama kalo lagi stres atau habis ribut pasti pelampiasannya ke salon.”kata So Eun sambil tertawa kecil.

“ Ya, kali ini gak apa-apalah. Bagus lagi, pas ke cafe nanti pasti cantik deh.”ujar Yoona.

“ Nah, geus kan? sekarang tinggal kakakmu yang bekerja!” kata Sooyoung.

“ Oke, kak Yesung udah siap.”

“ Dasar jahat kalian!” sungut seorang anak yang ada dipojok kamar So Eun dengan tangan dan kaki diikat oleh tali pramuka, dia adalah No Minwoo. Anak itu sengaja disekap oleh So Eun cs secara sembunyi-sembunyi agar tidak menghancurkan rencana mereka.

“ Emak lo lebih jahat!” balas So Eun sambil menjulurkan lidahnya.

“ Awas lo! Gue bilangin ke nyokap gue! Biar nyaho lo nanti!! Liatin aja lo!!”

“ Silahkan.” So Eun malah semakin semangat meledek adik tirinya itu.

 

 

Tuan Kim masih duduk dibalkon rumahnya, merenung memikirkan pertengkarannya dengan Nyonya Key siang tadi. Saat ini istri pertamanya itu kabur ke salon, sementara istri keduanya masih bekerja di restoran baksonya, lembur menghitung rincian keuangan.

Saat baru saja berniat hendak pergi ke restoran bakso untuk menemani Sekyung bekerja, tiba-tiba ponsel Tuan Kim berbunyi.

“ Halo Yesung? Ada apa?” tanyanya.

“ Appa dimana?” tanya anak laki-lakinya itu.

“ Di..rumah.”

“ Nah kebetulan. Yesung lagi di cafe tempat keluarga kita biasa makan. Tadinya Yesung ngajak Moon kesini, tapi dia pulang duluan karena ada urusan. Appa kesini dong, Yesung gak enak makan sendiri. Nomor meja aku 16.”

“ Hmm.. baiklah. Tunggu ya.” Tuan Kim pun mengurungkan niatnya untuk menemani Sekyung, ia memutuskan menuruti permintaan Yesung karena sudah lama ia tidak makan bersama putranya itu.

 

“ So Eun, kak Yesung ngajak appa makan di cafe biasa. Apa kamu mau ikut??” tanya Tuan Kim didepan pintu kamar So Eun.

“ Kyaaa!! Appa!!! Tol……” Minwoo nyaris saja berteriak memanggil Tuan Kim, akan tetapi dengan sigap Yoona menyumpal mulutnya dengan sebongkah (?) roti gandum yang ia temukan dari kulkas So Eun.

“ Nggak, Pa. So Eun udah kenyang.”jawab So Eun dari dalam kamar.

“ Oh, ya sudah. Eh, Minwoo mana? Siapa tau dia mau ikut.”

“ asdfghjklsdfghjkl…fhgfjh……………..” Minwoo sama sekali tak bisa bicara karena roti gandum itu masih menyumpal mulutnya.

“ Minwoo dari tadi sore ke rumah Youngmin dan Kwangmin. Sampe sekarang belom pulang..”

“ Oh, begitu.. ya sudah appa pergi yaa.”

“ Iya, hati-hati appa..”

Suara derap langkah kaki Tuan Kim pun terdengar menjauh meninggalkan pintu kamar So Eun.

“ Yes, kemungkinan besar rencana kita teh bakalan berhasil!!” kata Sooyoung senang.

“ Makasih ya teh. Ide teteh keren banget!” kata So Eun.

“ Iya sama-sama^^”

“ Dan anak ini dijamin gak akan mengganggu.” Yoona melirik Minwoo yang masih berusaha mengunyah roti gandum yang ia sumpal kemulutnya itu.

Minwoo terus menggerutu, dalam hati terus mengumpat dan berjanji akan balas dendam suatu saat nanti.

 

“ Haaaah.. menyebalkan sekali. Kenapa coba saya musti lembur ngitungin gini doang! Saya juga kan mau shopping, mau nyalon, mau jalan-jalan..” Sekyung terus mengomel sendiri sambil mengerjakan hitungannya.

“…liat aja, secepatnya saya akan bikin Mas Jonghyun cerai dengan si Key itu! Karena kalo mereka udah cerai, pasti Mas Jonghyun cuma sayang sama saya. Saya gak akan disuruh kerja begini lagi. Hahahaha!” lagi-lagi ia bicara sendiri.

“ Jahat amat sih jadi orang.”gerutu Jinki setengah berbisik.

Ia pun langsung keluar dari persembunyiannya, dengan tetap siaga ia mendekati sebuah pot yang terletak didepan pintu kamar mandi kemudian menaruh guling putih yang ia dapat dari Yesung yang pasalnya adalah guling milik Minwoo yang pernah digunakan untuk mengerjai Yesung, tapi untungnya nggak mempan karena ternyata Yesung gak takut dengan gulingnya *Yesung cuma takut sama author, nyahahaha 😀 #plak!ampun-_-*

Tiba-tiba..

BLAM!

Lampu ruangan mati seketika.

 

“ Pasti si Gikwang nih. Haduh.. kenapa gak ngasih tau sih, kaget juga gue.”desis Jinki, ia langsung mengeluarkan ponselnya dan mencari-cari ringtone yang ia baru terima via bluetooth dari bang Kyuhyun.

 

“ Hah!! Apa pula ini! Belum setengah selesai udah mati listrik aja! Dasar bodoh.” Sekyung yang terkejut langsung berdiri dan berjalan pelan mencari lilin.

Namun,

TRING (?), lampu menyala lagi.

“…ck.” Sekyung pun kembali ke meja kerjanya.

BLAM! Lampu mati kembali.

“…ih! apa-apaan ini!!” omel Sekyung, ia pun kembali berbalik untuk mencari lilin.

Akan tetapi lampu menyala lagi, tak lama mati lagi, dan terus-terusan seperti itu.

“…dasar gila! Bodoh!! Sialaaaan!!” omel Sekyung tak karuan, ia pun menuju pintu, hendak keluar.

 

“ Aduh, gulingnya gak kliatan dong. Ck, gimana nih. Aha!” Jinki mengambil guling putihnya kemudian dengan hati-hati ia lemparkan kearah pintu.

Tepat!

 

“ AAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!” Sekyung berteriak ketakutan ketika melihat guling putih mengerikan yang tiba-tiba ada didepan matanya, ia langsung mundur dan menutup matanya bahkan saking paniknya ia melempar high heelsnya kearah guling tersebut *gak ngaruh juga toh cuma guling mbak -_-*.

Jinki mencoba menahan tawanya, ia langsung menyalakan ringtone yang ia dapat dari bang Kyuhyun dengan volume full. Ternyata ringtone tersebut adalah ringtone suara author lagi ketawa. *KUNTILANAK WOY BUKAN AUTHOR!! #ganyante #inisiapayangnulis-_-*

 

“ HiHiHiHiHiHi…”

“ Aaaaaaa!! Siapa itu!! Siapaaaa!! Aaaaaaaaaaa!!!!” Sekyung menutup telinga dan matanya. Lampu ruang kerjanya masih terus menyala-mati, guling putih itu, dan suara itu membuatnya stres mendadak hingga terduduk dilantai ruangan sambil terus berteriak tak karuan.

Merasa puas, Jinki langsung melompat ke jendela dan kabur sembari berucap,

“ Alhamdulillah ya, sesuatu^^”

 

“ Mana Yesung?” Tuan Kim yang tiba duluan di cafe tidak melihat putranya berada di meja nomor 16, ia pun memutuskan menunggu sambil menatap bintang dilangit, karena kebetulan cafe tersebut outdoor. *ecie Tuan Kim.. #cubitcubitTuanKim #plak!!*

Yesung yang bersembunyi di tempat lain tersenyum ketika melihat Nyonya Key tak lama memasuki cafe dan nampaknya celingukan mencari So Eun.

 

“ Loh, So Eun mana ya?” Nyonya Key yang tiba di meja nomor 16 heran karena So Eun tidak ada disana.

Tuan Kim yang sedang menatap bintang langsung berbalik dan terkejut melihat istrinya datang. Begitu pula sebaliknya, Nyonya Key pun terkejut melihat ada Tuan Kim didepannya.

Saat masih dilanda rasa bingung, ponsel Tuan Kim bergetar, Yesung mengiriminya sms.

“ Maaf ya Appa. Yesung dan So Eun yang ngatur semua ini. Makan aja sama umma, kita udah bayar semuanya^^. Have a nice dinner :)”

 

“ Aihh.. Yesung.” Tuan Kim langsung salah tingkah.

“ Kenapa?” tanya Nyonya Key canggung.

Tuan Kim menunjukkan pesan dari Yesung, dan berhasil membuat Nyonya Key ikutan salah tingkah.

“ Dasar anak-anak itu.. pake ngatur kencan buta segala.”kata Nyonya Key pura-pura kesel, padahal dalam hatinya senang bukan main.

“ Y.. ya.. yaudah, ayo duduk. Ntar makanannya dingin.” Tuan Kim pun menarik kursi untuk Nyonya Key duduk.

Ditemani sinar lilin dan hiasan bintang dilangit, Tuan Kim pun makan berdua dengan Nyonya Key. Dinner malam itu berhasil membuat mereka berbaikan kembali.

 

*JongKey moment^^! Author excited ngetik part ini, hohohoho :D*

 

—————————————————————————————————-

 

Sabtu pagi, takol 06.00, rumah keluarga Lee.

 

“ Astaghfirullah.. mana mungkin ada setan di restorannya Tuan Kim.” Ustad Leeteuk masih tidak percaya dengan berita yang disampaikan Bu Taeyeon.

“ Yah, gak tau juga pa. Ibu denger beritanya dari tetangga komplek sebelah. Kemarin mbak Sekyung sampai pingsan, diantar kerumahnya juga pake ambulance. Beberapa jam sempet dilarikan ke rumah sakit karena syok.”

“ Everyday I shock, everynight I shock. hahaha!!” ledek Gikwang setengah berbisik sambil melirik Jinki *Gikwang promosi lagu B2ST #tepuktangan -_-*

“ Lebay banget sih dia, dijailin gitu doang sampe masuk rumkit.” bisik Jinki.

“ Iya, udah gitu cepet nyebar ke tetangga. Haduh..” timpal Gikwang.

“ Kalian kenapa bisik-bisik?” tanya ustad Leeteuk.

“ Eh, enggak kok pa.”

“ Kalian tau soal kejadian yang dialami tante Sekyung?”

Mereka langsung menggeleng cepat-cepat. *anak bandelll.. #jewerJinkiGikwang*

“ Gak mungkin ah ada setan di restoran bakso Tuan Kim. Waktu grand opening dan selametan disana aja kan papa yang pimpin doanya.”kata Bu Taeyeon sambil tetap sibuk dengan pemanggang rotinya.

“ Papa rasa ada tangan-tangan jahil aja yang begitu.”jawab ustad Leeteuk.

Jinki dan Gikwang nyaris tersedak roti dimulut mereka karena ingin tertawa.

“ Taemin mana nak?” tanya bu Taeyeon yang masih sibuk menyiapkan sarapan.

“ Belum keluar, ma..”

“ Panggil. Suruh sarapan.”

Gikwang yang mulai tau problem adiknya itu langsung bangkit dan berjalan menuju pintu kamar adiknya itu.

Klek..

Ia membuka pintu kamar Taemin, dan apa yang ia temukan?

Anak itu masih tiarap diatas tempat tidur, kamarnya berantakan tak karuan.

Cowok itu mengurungkan niatnya sejenak untuk membangunkan adiknya itu, ia mulai menggeledah isi kamar Taemin.

Ternyata ia menemukan banyak bungkus rokok dibawah tempat tidurnya, ia juga menemukan beberapa lembar foto seorang gadis yang disebut-sebut sebagai Suzy di laci meja belajar Taemin.

“ Heh Min, bangun!!” Gikwang mencipratkan air beberapa kali kearah Taemin.

“ Apaan sih! Ganggu aja lo.”

“ Mandi sana! Mumpung libur, lo kudu ceritain tentang si Suzy itu sama gue!”

“ Ck, ogah.”

“ Heh! Mau gue bilangin ini semua ke appa dan umma??”

“ Ck! Iya iya deh.” Taemin pun bangkit kemudian mengambil handuk dan berjalan lunglai kekamar mandi.

“ Dasar ngerepotin.”gerutu Gikwang, ia langsung berjongkok kemudian mengumpulkan kotak-kotak rokok yang berada dibawah tempat tidur adiknya itu untuk dibuang sebelum ketahuan orangtuanya.

*kakak yang baik^^ #ciumGikwang #plaaaaaaak!!!!!nyosor–‘*

 

Lee Donghae si ikanpalinggantengsejagadraya Yang kemaren pas MOS udah milih ekskul dance, skrg jg k sekolah isi absen. Gak pake lama.

Im Yoona pngen ngebakarKyuNet Siapa nih?

Lee Donghae si ikanpalinggantengsejagadraya Gw Donghae. Gk liat nama fb gue apa -_-

Im Yoona pngen ngebakarKyuNet Lo tau fb gw drmn???? o.O

Lee Donghae si ikanpalinggantengsejagadraya Ada dh. Udh cptan ke skolah. Apa prlu gw jmput?

Im Yoona pngen ngebakarKyuNet “Emg lo tw rumah gw?

Lee Donghae si ikanpalinggantengsejagadraya Tau lah. Apa sih yg gw gk tau ttg elo. Lagian kt kn kmrn pulang bareng, masa lo ngga ingt, dasar bego.

 

“ Cowok gila!” dengus Yoona sambil menghempaskan ponselnya ke tempat tidur, namun ia ambil kembali karena ia lupa logout dari akun facebooknya.

 

“ Gw jmput??” ternyata Donghae mengiriminya inbox lagi.

“ Ga usah. Gw sm Gikwang aja dianter.”

“ Tapi.. gw udh didepan rumah lo.”

“ HA!?”

“ Udh jgn kaget. Cpt mandi sana, gw tau lo baru bangun tidur.”

“ Tau darimana lo??”

“ Ada deh. lo jg blm beresin tmpat tidur kn?”

“ Astajim. Lo tau dr mn??”

 

“ DARI SINI!” Donghae tiba-tiba muncul dikaca jendela kamar Yoona dengan tampang watadosnya.

“ Kyaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!” Yoona berteriak keras, berhasil membuat Donghae tertawa terbahak-bahak.

“ Hahaha!! Gitu doang kaget!”

“ Lo! Ngapain disini hah!?”

“ Jemput elo lah. Lo kan ratu telat.”

“ Gue kan gak minta!”

“ Gue inisiatif!”

“ Ck, pegi aja deh lo! Sono sono!”

“ Gak sopan amat sih. Gue udah salim ke nyokap lo tadi. Mending lo cepetan siap-siap, kita berangkat bareng.”

“ Eh, emang gue percaya gitu sama sms lo? Gue tau hari sabtu ini MOS libur. Lo mau nipu gue kan?? haha.. sebego-begonya gue gak akan bisa lo tipu.”

“ Yee, ini perintah kak Hyukjae dengan kak Hyoyeon, kakak di ekskul dance kita. Mereka ngasih tau gue.”

“ Beneran?”

“ Iye! Ngisi absen doang.”

“ Yaudah. Gue mau mandi dulu, sana lo!”

“ Gak boleh ngintip?”

“ Sialan!” Yoona memukul kaca jendelanya sampai Donghae lari.

 

Setelah selesai bersiap-siap, Yoona keluar rumah dengan malas karena Donghae masih duduk diterasnya.

“ Ayo.”ajaknya dengan ramah, sepertinya ada indikasi terselubung (?).

Yoona hanya tersenyum kecut, ia tetap waspada karena ia tahu pasti cowok ini punya maksud tertentu.

Merekapun berangkat dengan sepeda dan beriringan.

“ Heh, mau lewat mana?” tanya Yoona yang melihat Donghae ingin belok.

“ Lewat komplek sebelah.”jawab cowok itu enteng.

“ Aish!! Lo gila ya!? Disitu ada rumah pacar gue, kalo dia ngeliat gue gimana??”

“ Gak mau tau~” Donghae sudah berbelok dan Yoona terpaksa mengikutinya dan berharap semoga Gikwang tak ada didepan rumah ketika ia melintasi rumah keluarga Lee.

Namun sayang sekali harapannya nggak dikabulin author :p

Ketika memasuki komplek sebelah, terlihat Gikwang baru saja keluar rumah dan nampaknya hendak membuang sampah.

“ Plis jangan liat gue jangan liat gue jangan liat gue jangaaaaannn..” Yoona terus menunduk ketika sepedanya mulai mendekati depan rumah keluarga Lee.

“ Yoona!! Cepetan dong! Ntar gue tinggalin nih!” sepertinya Donghae memang sengaja menyebut ‘Yoona’ ketika ia melihat ada Gikwang disana.

“ Kampret tu cowok! Haduuuh..” dengus Yoona kesal, ia pun memperlaju sepedanya sembari melirik kearah Gikwang yang ternyata sudah menangkap sosoknya sejak tadi.

“ Noonaaaaaaaaaaa~!!!!!!!!!!!!!” teriak Gikwang tak tahu malu, dengan geram ia langsung lari ke garasi mengambil sepedanya kemudian bermaksud mengejar noonanya yang bersepeda dengan cowok lain didepan matanya itu.

“ KYAAAA!!!!!! Mampus! Mampus!!” Yoona langsung mengayuh sepedanya secepat mungkin bahkan menyalip Donghae saking takutnya dilabrak oleh Gikwang yang saat itu juga mengejarnya dengan sepeda berkecepatan tinggi.

1..2..3.. *ngitung bareng readers*

BRAKKK!!!!

Karena terlalu ngebut, Yoona terjatuh dan terkapar di trotoar.

*ini jatohnya Yoona yang keberapa kali ya di ff ini -_-*

“ Astajim! Yoong, lo nggak apa-apa??” Donghae tiba duluan di TKP (?) dan langsung menolong Yoona.

“ A..a..aku..aku..” Yoona meringis karena sikutnya terluka.

“ Noona.. sorry.” Gikwang datang dan langsung ikut menolong Yoona.

Gadis itu hanya manyun, matanya berkaca-kaca menahan sakit.

“ Hahaha! Perasaan jatoh mulu ini cewek.”kata Donghae yang tak bisa menahan tawanya mengingat kemarin Yoona juga terjatuh saat lari.

“ Hahahaha! Iya bener!! Hahahaha!!” Gikwang malah ikutan tertawa karena ia juga sering melihat noonanya terjatuh *OSIR part 2 pas dikagetin petasan, OSIR part 3 saat dikejar pas mau tarawih xD #inget-_-*

“ HEH!! KENAPA MALAH NGETAWAIN GUE HAH!!??? AWAS LO BERDUA!!!” Yoona murka dan berusaha berdiri sendiri namun gagal karena ternyata kakinya keseleo.

“ Mau gue gendong?” tanya Donghae yang sepertinya siap menaruh tangannya dibawah lutut Yoona.

Gikwang terkejut, perasaan cemburu membuncah-buncah dalam benaknya. Yoona meliriknya seakan minta persetujuan.

“ Udah lah ya, gue gendong aja.kasian nih. Kita bawa kemana?” Donghae pun langsung menaruh tangannya dibawah lutut Yoona dan mengangkat gadis itu.

Tangan Gikwang sudah mengepal, namun ia berusaha menahan emosinya demi Yoona yang harus segera diobati.

“ Tuh, didepan sana rumah temen aku si Yoseob, bawa aja kesana.”kata Gikwang sambil menunjuk sebuah rumah minimalis berwarna abu-abu yang tak jauh dari TKP (?) tempat mereka berdiri.

Donghae pun berjalan kesana dengan Yoona dalam gendongannya, Gikwang mengikuti dari belakang dengan tatapan geram. Sementara Yoona hanya bisa pasrah jika sesuatu akan terjadi setelah insiden ini.

Gikwang  mengobati seluruh bagian tubuh Yoona yang terluka dirumah Yoseob *bahasanya gak enak ya hahaha -_-*, sementara Donghae menunggu diluar.

“ Idih, serem amat ya kak Donghae. Bener-bener brandalan.” Yoseob ketakutan melihat Donghae yang merokok diteras rumahnya.

Gikwang hanya tersenyum dingin, karena hatinya masih dongkol melihat Donghae menggendong Yoona.

“…kak Yoona apa nggak takut digendong sama dia?”tanya Yoseob.

Yoona menggeleng, “ Nggak kok. Dia baik..”

“ Maksudnya?” sela Gikwang jengkel.

“ Ehm, nggak kok.”

Yoseob melirik temannya kemudian menepuk bahu Gikwang pelan.

“ Sabar bro.. lain kali jangan bikin noona lo panik dong, jadi gini kan.”bisiknya.

Gikwang hanya mengangguk lemah. Selesai mengobati luka Yoona, ia langsung pulang karena disuruh beli galon oleh orangtuanya (?). Yoona pun melanjutkan keberangkatannya (?) ke sekolah bersama Donghae.

 

“ Naah.. hari ini maneh temenin majikan kerja ya. Daripada maneh dirumah wae.” Sooyoung berdiri dari jongkoknya (?) dengan tangan kanan menenteng sebuah akuarium kecil berisi seekor iguana yang pernah bikin Kyu.net rusuh.

“ Mau dibawa kemana?” tanya Bang Siwon yang menemukan adiknya bawa-bawa reptil keluar rumah.

“ Nemenin Soo kerja, karunya lamun dirumah wae.”

“ Hah?? Aduh.. jangan, bang Kyuhyun itu takut banget sama iguana.”

“ Halah, manehna mah emang over ekting doang, masa salaki sieun ka iguana. Udah lah, Soo berangkat dulu! Assalamualaikum!” Sooyoung pun memasang sendalnya kemudian menaruh akuarium iguana tersebut dikeranjang sepedanya, lalu ia pun ngacir ke Kyu.net.

 

“ Lalalala..dudududu..” bang Kyuhyun nampaknya hari itu semangat banget bekerja, pasalnya kemarin ia dilanda rasa bangga karena idenya ngerjain Sekyung dan Minwoo yang dipraktekkan (?) oleh Jinki cs berhasil sempurna, dan karena rasa senangnya yang berlebihan itu ia sekarang mau menyalakan komputer warnetnya yang biasanya dilakukan oleh Sooyoung.

“ Subhanallah.. rajin pisan euy, keajaiban dunia.” Sooyoung yang baru datang berdecak kagum melihat bosnya sibuk nyalain komputer.

“ Iya dong, hehe.. aaaaaaaaaa!!! Apa itu!!!!??? Bawa keluar woy!!!!” bang Kyuhyun terkejut melihat iguana yang ada dalam akuarium di genggaman Sooyoung.

“ Ih! Tenang atuh bang! Udah dikurung kok!”

“ Tetep! Tetep aja gue gak mau liat! Bawa keluar!!”

“ Nteu hayang!”

“ Bring the iguana (?) out!!!!” *loh kok jadi lagu SNSD sih -_- #udahgitutheboysnyadigantiiguana-_-*

“ Ngga mau ngga mau ngga maooooooo..!”

“ Bawa keluar ngga! Atau lo dipecat!?”

“ Hoo.. jadi ceritana teh ngancem? Sok weh pecat, abang oge yang rugi ngke warnetna sepi lamun nteu aya penjaga nu geulis siga abdi.. hahahaha!!!” Sooyoung ketawa evil.

Bang Kyuhyun mendengus kesal. Emang bener sih, rugi juga mecat pegawai seperti Sooyoung, yang emang selalu bikin Kyu.net rame karena kecantikannya yang bikin orang betah main sampe berjam-jam.

“ Pokoknya bawa keluaaarrrr!!!!” bang Kyuhyun tetep ngotot.

“ Gak mau! Ih.. ntong maksa kitu atuh!”

“ Gue gak mau tau, bawa keluar ngga!!??” Bang Kyuhyun mulai merebut paksa akuarium ditangan Sooyoung.

“ Heh! Ntong kitu atuh!! Heeeeh!!” Sooyoung menarik lagi akuariumnya hingga mereka rebutan hebat dan berhasil bikin si iguana yang ada didalam akuarium pusing tujuh keliling karena diombang-ambing.

Tak lama..

PRANG!!

Akuarium tersebut terlempar dan mengenai salah satu komputer warnet yang sudah menyala, sayang bukan kena monitornya, tapi kena CPUnya dan berhasil bikin komputer konslet dan… mengeluarkan api !

“ Kyaaa!! Api bang! Api!!” teriak Sooyoung panik karena api mulai membesar dan menjalar.

“ Aaaa!!!! Gimana ini!!!” Bang Kyuhyun depresi mendadak, ia langsung ngacir ke belakang hendak mengambil air disumur, tetapi ternyata sumurnya kering kerontang(?)

“ Bang!! Apinya makin gede bang!” Sooyoung malah menambah kepanikan, namun ia sigap mengambili barang-barang yang berharga untuk diselamatkan, termasuk beberapa perangkat komputer.

“ Aduh.. gue mesti lari kemana nih??” Bang Kyuhyun semakin ketakutan.

“ Ke rumah tetangga-tetangga bang! Burukeun!”

“ Kamu gimana??? Abang takut kamu sendirian nanti kejebak di api.!”

“ Udah gak usah mikirkeun abdi, abdi hayang nyelametkeun barang-barangna tah sebelum api makin gede deui! Geus weh cepetan kerumah tetanggaaaa!!!!” Sooyoung sedikit mendorong Bang Kyuhyun lalu ia melanjutkan kerja cepatnya mengambil barang-barang berharga diwarnet sebelum kebakaran semakin besar.

Bang Kyuhyun pun langsung lari tunggang langgang menuju rumah tetangga, semua rumah ia gedor cepat-cepat sambil berteriak meminta air.

Tetangga pun pada keluar dari rumah mereka dan bertanya-tanya.

“ WARNET SAYA KEBAKARAN!! TOLONGIN PAK, BU! MINTA AIR!! CEPETAN BU ADA PEREMPUAN DIDALAM SANAAAA~!!” kata bang Kyuhyun melas dan serasa hendak menangis. Entah mengapa ia sekarang lebih khawatir dengan nasib Sooyoung didalam sana dibandingkan warnetnya yang terbakar.

“ Hah?? Kebakaran????? Astaghfirullah!!” semua tetangga langsung ikut panik, mereka langsung cepat-cepat mengambil ember dan air kemudian mengikuti bang Kyuhyun menuju Kyu.net sambil berteriak kebakaran, agar tetangga yang lain yang belum keluar rumah ikut keluar. Bahkan ada yang lari memasuki komplek untuk minta pertolongan.

Sekembalinya didepan Kyu.net, ternyata warnet tersebut sudah benar-benar terbakar, namun dibawah pohon yang tak jauh dari situ terdapat banyak monitor, CPU, speaker, bahkan lembaran uang dan beberapa barang lainnya yang berhasil diselamatkan oleh Sooyoung.

Semua tetangga langsung berusaha memadamkan api dengan air yang mereka bawa. Sementara Bang Kyuhyun celingukan mencari Sooyoung yang ternyata masih didalam. Ia benar-benar khawatir dan tahu pasti Sooyoung terjebak dan tak bisa keluar karena api sudah benar-benar membesar.

———————————————————————–

 

Ustad Leeteuk menengok kamar anaknya satu per satu.

“ Jinki, Gikwang, Taemin, tiga-tiganya lagi disuruh umma beli galon rupanya. Haa, aman.” Ustad Leeteuk tersenyum kecil, kemudian ia berjalan menuju dapur menemui Bu Taeyeon yang sedang masak. *cie.. jarang-jarang nih author nulis part TaeTeuk, kekeke~*

“…bu.”

“ Eh! Iya, ada apa pa?” tanya Bu Taeyeon.

“ Ehm.. anu, appa mau bilang sesuatu.”

“ Bilang apa?”

“ A.. aduh.. tapi janji jangan marah ya.”

“ Loh, gimana sih? Umma kan belum denger, gimana mau tau akan marah atau tidak..”

“ Duh, gimana ya..”

“ Udah, bilang ajaa..”

“ Gini.. apakah, umma keberatan kalau kita nambah anak………..”

Belum selesai ustad Leeteuk bicara, mata bu Taeyeon sudah memicing kearahnya.

“…t..tuh kan, pasti marah.” ustad Leeteuk ciut untuk mengutarakan isi hatinya (?)

“ Lanjutin.”jawab bu Taeyeon dengan wajah datar.

“ Tapi umma jangan gitu dong mukanya..”

“ Trus umma musti gimana?? Udah lanjutin.”

“ A.. anu ma, sejak Taemin jadi anak laki-laki yang bener, appa ngerasa kayaknya keluarga kita emang butuh anak perempuan. Iya kan? hehe..”

Bu Taeyeon menatap suaminya dengan tatapan lain.

“ Appa denger doa umma pas sholat kemarin ya? Kok appa tau kalo umma juga pengen anak perempuan?” kata bu Taeyeon sambil sedikit tersipu.

“ Hah? Eh, enggak loh. Bener. J.. jadi umma juga punya keinginan yang sama?”

Bu Taeyeon mengangguk malu, “ Kerasa banget sama umma, sejak Taemin jadi anak cowok sejati, dia kan gak bantu umma ngerjain pekerjaan rumah lagi. Umma keteteran kerja sendiri.”

“ Jadi, kita beneran udah mutusin punya anak perempuan kan?”

Bu Taeyeon hanya tersenyum kecil, malu.

“…kalau emang rezeki, pasti dapet kok. Kita usaha dulu.”kata ustad Leeteuk yang membuat bu Taeyeon gemes dan mencubitnya.

Ketika pasangan ustad tersebut sedang saling malu (?), tiba-tiba datanglah seorang tetangga dengan nafas ngos-ngosan dan agak panik berteriak didepan rumah.

“ PAK USTAD! BU USTAD! WARNET SI BANG KYU KEBAKARAN! TOLONGIIIIIIIIN !!” teriaknya.

“ MasyAllah!” ustad Leeteuk dan bu Taeyeon terkejut mendengarnya, mereka langsung mematikan kompor dan bersiap ke Kyu.net untuk ikut menolong.

 

Sesampainya disana, ternyata sudah banyak orang, bahkan mobil Tuan Kim pun ada disana, Yesung ikut memadamkan api dengan ember yang mereka bawa, Tuan Kim dan Nyonya Key sibuk menelpon pemadam kebakaran, So Eun malah menangis karena teteh Sooyoung ada didalam, ia terlihat sibuk menelpon Yoona. Sementara Jinki, Gikwang, dan Taemin yang ternyata ada sudah disana sedang sibuk memadamkan api dengan galon yang mereka beli *galon buat dirumah akhirnya dipake madamin api, good job Lee siblings! #authorterharu #plak!*

“ MasyaAllah, kenapa bisa begini?” ustad Leeteuk dan bu Taeyeon terkejut melihat Kyu.net dilalap si jago merah *cie author pake peribahasa #plak!*

Bang Kyuhyun hanya diam dan menatap warnetnya pilu, ia masih takut masuk kesana namun ia benar-benar mengkhawatirkan nasib Sooyoung.

“ Sooyoung masih didalam sana????” bang Siwon yang baru datang langsung panik karena adiknya masih didalam sana.

Bang Kyuhyun mengangguk dengan tampang khawatir.

“ Bismillah..” bang Siwon tanpa pikir panjang langsung hendak memasuki Kyu.net, namun Bang Kyuhyun menahannya.

“ Jangan, biar aku saja. Aku yang salah membiarkannya didalam.”

“ Tapi.. apa kau..”

“ Biar aku saja! Bismillah..” Bang Kyuhyun langsung berjalan melewati kobaran api (?) dan mencari Sooyoung kedalam warnet.

“ Bang! Hati-hati!!” semua yang berada diluar berteriak panik dan khawatir.

*Bang Kyuhyun pasti bisa, masa’ evil takut api? Nyahahaha xD #plak!!!authorgila-_-*

——————————————————————————————————————————————————-

 

Cho Kyuhyun kehilanganwarnet tapiuntungnyaenggakbangkrut Hari yang melelahkan. Gak nyangka warnet yang udah saya bangun 3 tahun itu sekarang jadi abu T.T~~~. Untung barang-barang dan uangnya pada selamat. Makasih banyak ya @Choi Sooyoung si gadisgeulis udah nyelamatin barang-barang bosmu. Cepet sembuh dan sadar, saya merasa bersalah dan gak rela kehilangan pegawai seperti kamu 😥

 

34 Like      Comments

 

Choi Minho khawatirdenganTaeminyangsekarang Ciee… bahasanya buat Sooyoung :p .Udah dibawa kerumah sakit tuh si Sooyoung? Sorry bang gue ngga datang, ada urusan. Tp gw turut prihatin bang. Yang sabar ya :’)

 

Cho Kyuhyun kehilanganwarnet tapiuntungnyaenggakbangkrut Iye. Sooyoung lagi di UGD, dia sesek nafas. Khawatir gw. Iya gpp, tp kalo bsa jengukin Sooyoung yah.

 

Choi Minho khawatirdenganTaeminyangsekarang Sip bang, ini mau on the way ke RS

 

Yesung anakpalingbaikdikeluargaKim Sooyoung belom sadar? MasyaAllah.. mudah2an gk knp2. Lo sendiri gk knapa2 kan bang?

 

Cho Kyuhyun kehilanganwarnet tapiuntungnyaenggakbangkrut ngga gw mah gpp, cuma baju gue kebakar dikit. Sooyoung kyknya agk parah, jd takut ni. Lo dmn?

 

Yesung anakpalingbaikdikeluargaKim ini lagi OTW bareng Minho. Tunggu ya bang.

 

Lee Gikwang gantinamafbdemiYoonanoonatercinta ABANG KYUUUU~~~~ T.T, turut sedih warnetnya kebakaran, gak ada lagi deh tempat main aku yang dulu :’((

 

Cho Kyuhyun kehilanganwarnet tapiuntungnyaenggakbangkrut Iya. Tengkyu ya Kwang. Doain abang moga2 bisa bangun warnet lg..

 

Lee Gikwang gantinamafbdemiYoonanoonatercinta Iya bang. Trus jg mudah2an teteh Sooyoung cepet sadar.

 

Im Yoona pngen ngebakar KyuNet ABAAAAAAAAAAANNNNNGGG!!!!! Maafin Yoong, Yoong kagak datang pas kebakaran T.T~, Yoong ada ekskul. Tadi juga aku kecelakaan -_- . maaf banget bang, sekalipun Yoong pake nama fb begini, tapi Yoong sedih banget Kyu.net kebakaran. Maafin bang.. maafin T.T~ #gantinamafb

Trus..trus jg, TETEH SOOYOUNG !! hiks.. gmn?? Apa msh blm sadar?? Aku mau jenguk nih tp Gikwang gk ada motor T.T~ #nangis

 

Cho Kyuhyun kehilanganwarnet tapiuntungnyaenggakbangkrut Iye gak apa2^^

 

Saat tengah mengomentari statusnya, dokter pun keluar dari ruangannya, nampaknya sudah selesai menangani Sooyoung.

“ Bagaimana keadaan dia dok?” tanya Bang Kyuhyun langsung.

“ Dia..sudah sadar.”

“ Alhamdulillah..”

“ Tapi, dia mengigau.”

“ Mengigau apa pak? Dia manggil nama saya?” *pede ama bang -_-*

“ A.. tidak. Dia bilang dimana iguanaku.. gitu katanya.”

“ -___-“

——————————————————————-

 

“ Nah, parsel buahnya udah siap. Ayo berangkat.” Bu Taeyeon bersiap menjenguk Sooyoung bersama ustad Leeteuk.

“ Ayo. Eh, anak-anak ikut?”

“ Iya!!!” jawab Jinki yang langsung keluar dari kamarnya disusul Gikwang dan Taemin.

“ Ya sudah ayo cepat..”

Keluarga Lee pun keluar dari rumah mereka untuk pergi menjenguk Sooyoung dirumah sakit.

Namun ketika mereka baru saja hendak pergi, mereka kedatangan tamu sepasang suami istri yang tidak asing lagi bagi mereka.

Pak Nickhun dan Bu Victoria. Mereka adalah pemilik rumah kontrakan yang ditinggali oleh Keluarga Lee dulu!

“ Assalamualaikum. Maaf, apa kalian hendak pergi?” tanya mereka.

“ Waalaikum salam. Iya, mau jenguk kerabat kerumah sakit, tapi jika ada keperluan kita bisa duduk dulu.” Kata ustad Leeteuk dan Bu Taeyeon.

Keluarga Lee pun menunda keberangkatan mereka sejenak karena nampaknya Pak Nickhun dan Bu Victoria benar-benar ada kepentingan.

 

“ Langsung saja ya. Jadi begini, saya dan istri saya mendapat kontrak pekerjaan di Australia selama satu tahun, kami senang sekali mendapat kontrak kerja disana karena gajinya cukup besar. Namun, ada satu hal yang kami pikirkan. Kami punya satu anak yang tak bisa kami bawa kesana karena anak kami sudah betah disekolahnya yang sekarang. Ia tidak mau ikut kami..” jelas Pak Nickhun.

“ Maka itu, jika tidak keberatan kami ingin menitipkan dia disini.. kami ingin dia tinggal disini karena mungkin dengan dia ada disini, dia bisa semakin rajin beribadah dan belajar.. jika kami titipkan ke saudara, mungkin dia tidak bisa seperti itu.”lanjut Bu Victoria.

Seluruh anggota keluarga Lee menganga lebar *aaa lucu xD #PLAK!*

“ Anak kami perempuan. Dia masih kelas satu SMP. Meskipun belum begitu dewasa ia sudah mandiri. Dia bisa mencuci pakaian dengan tangan, kalau nyapu juga bersih. Selain itu banyak pekerjaan rumah yang bisa ia lakukan. Kami jamin dia tak akan terlalu merepotkan.”kata Pak Nickhun.

“ Kami juga akan memberikan sejumlah uang kepada kalian untuk biaya hidup anak kami selama setahun. Bagaimana?” bu Victoria meminta keputusan.

“ Perempuan?? Bisa kerja??” ustad Leeteuk dan bu Taeyeon seakan bermimpi, mereka saling bertatapan seolah berkata, “ Tuhan menjawab doa kita :)”

“ Ya, jadi bagaimana?” tanya Pak Nickhun dan bu Victoria lagi, mereka juga menatap ketiga anak ustad Leeteuk yang nampaknya anteng-anteng aja jika kedatangan anak cewek dirumah mereka.

“ Baiklah, kami setuju. Tentu kami bersedia membantu..” jawab ustad Leeteuk mantap, Bu Taeyeon mengangguk diikuti anak-anaknya.

“ Alhamdulillah.. terimakasih banyak. Kalian baik sekali.” Pak Nickhun dan bu Victoria tersenyum lega.

“ Besok pagi kami akan mengantar anak kami kesini. Sebelum kemari, kami sudah bilang padanya untuk menitipkannya dirumah kalian, dan ia setuju.”kata Bu Victoria.

“ Oh ya, satu lagi. Kami juga ingin menitipkan ini kepada bapak Leeteuk.” Pak Nickhun menaruh sebuah map berisi beberapa lembar kertas diatas meja.

“ Apa ini?” tanya ustad Leeteuk bingung.

“ Itu adalah sertifikat rumah yang pernah kalian kontrak dari kami. Hanya untuk antisipasi, jika kami meninggal dunia disana, berarti rumah itu kami wasiatkan untuk anak kami.”jawab Bu Victoria.

“ Serem amat.”bisik Jinki, Gikwang dan Taemin mengangguk.

“ Ya sudah, kami rasa itu saja. Kita akan bertemu lagi besok dan membicarakan hal ini. Malam ini jenguk kerabatnya saja dulu.”kata Pak Nickhun.

Ustad Leeteuk dan Bu Taeyeon mengangguk diikuti anak-anaknya, mereka semuapun berdiri dan berjalan menuju pintu.

Ketika Pak Nickhun dan Bu Victoria sudah berpamitan dan hendak masuk mobil, Jinki memanggil mereka.

“ Maaf Om, Tante.. nama anaknya siapa?” tanya Jinki.

“ Oh ya, kami lupa memberitahu. Namanya Bae Suzy, panggilannya Suzy.”jawab Bu Victoria.

“ HA????!” Taemin terkejut setengah mati, Gikwang menatapnya reflek.

“ Kenapa?” tanya Bu Taeyeon heran melihat anaknya megap-megap (?)

“ Gak apa-apa bu. Ah, Taemin ngga enak badan. Taemin gak ikut ke rumkit ya.” Taemin langsung masuk kedalam rumah, dan Gikwang segera berlari menyusulnya.

 

_BERSAMBUNG_

 

50 responses to “[FF_Haha! This Is Our Story_part 4(2)]

  1. Pingback: [PROLOGUE+OPEN VOTE] The Portal & Our Story in Ramadhan Season 2 (re-write) | FFindo·

  2. Pingback: OUR STORY IN RAMADHAN SEASON 2 [PART 1 : Modus] (re-write) | FFindo·

  3. Wahahahahaha!!! Entah kenapa ceritany dari awal smpe akhir tetep lucu dan bikin ketawa! Kasian bang kyuhyun kyunet ampe kebakar gara2 iguana sooyoung hahahaha!! Sumpah thor lucu bngt!! Wah taemin jd tambah galau klo suzy di titipin di rumah dia, mana suzy udh nolak dia, kekekekek
    SMANGAT AUTHOR!!

  4. Pingback: OUR STORY IN RAMADHAN SEASON 2 [ PART 2 : Ada Apa dengan Ayam? ] | FFindo·

  5. Pingback: OUR STORY IN RAMADHAN SEASON 2 [ PART 3 : KKJB ( Kembali ke Jalan yang Benar ) ] | FFindo·

  6. Pingback: OUR STORY IN RAMADHAN SEASON 2 [Part 4A : Antara Aku, Cukluk, dan Pesbuk] | FFindo·

  7. Pingback: OUR STORY IN RAMADHAN SEASON 2 [ Part 4B : Antara Aku, Cukluk, dan Pesbuk ] | FFindo·

  8. Kkkkk uri suzy di titipin k rumah pak ustat leetuk. Hmmm temin knpa kok gk jd ikut k rumah skit stelah mendenar klau anak yg akan dititipkan suzy?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s