Unspoken Words [1 Of 2]

Author : Keyholic & Zeya

Cast : Kim Jonghyun,Kim Cherin,Jessica Jung

(Cameo : Keybum,Shin Hyunchan)

Genre : Romance,Angst

Rate : PG 15

Length : 2shot

Semua cast di sini milik orang tuanya J

“Dibalik setiap kejadian,aku yakin tuhan sudah merencanakan segala sesuatu yang terbaik untuk kita.Saat sesuatu yang kita inginkan tak terdapatkan,yakinlah akan ada sesuatu yang jauh lebih baik yang akan kita peroleh.Awalnya mungkin aku menyesal dengan kepengecutan ku,tapi di akhir aku sadar bahwa dia mungkin bukan yang terbaik atau mungkin juga ini belum waktunya aku dan dia bersama.”

***

“jadi,siapa yang memperoleh nilai debat tertinggi semester ini,Kim Saem?”

“pasti saya, Kim Jonghyun kan?”

“Anio!pasti Kim Chaerin kan?”

Aku dan namja disamping ku ini terus saja mengekori Kim saem dari belakang,dan terus menyerang beliau dengan pertanyaan yang sama seperti sebelumnya.

“Songsaengnim,saya kan?” Ucap Jonghyun ngotot.

“Itu tidak mungkin,pasti saya kan saem?” cerocos ku tak mau kalah.

Akhirnya setelah cukup jauh mengekori guru ini, sejak ia keluar dari kelas kami hingga hampir tiba di ruangan guru,beliau pun berhenti dan melemparkan tatapan sinis pada kami berdua.

“Ya! Sampai kapan kalian seperti ini.” Matanya melotot.

“sampai saem memberitahu kami?” Ucap aku dan Jonghyun serentak.

Aku menatap Jonghyun kesal begitu pula dengannya, lalu sesaat kemudian kami saling membuang muka.

“Aigo~ Apa kalian akan terus seperti ini?” keluh sang guru parubayah ini sambil mengusap keningnya.

Ia menatap kami berdua dengan tatapan frustasi.

Yaiyalah,siapa yang tidak frustasi jika harus di hadapkan dengan dua murid menjengkelkan yang satu sama lainnya tak mau mengala dalam hal apa pun.

Yup,aku dan Jonghyun adalah rival berat dalam segala jenis aspek kegiatan  di sekolah ini, dan itu sudah menjadi rahasia umum para siswa satu sekolah.

Sejak pertama masuk sampai tahun terakhir ku berada di sekolah ini,dia adalah satu-satunya saingan ku.Kami selalu bersaing,baik itu dari segi akademik,ataupun hal-hal non akademik.Dan tak jarang karena sifat kompetitif kami yang terlalu tinggi itu,bisa mengharumkan nama sekolah saat aku dan Jonghyun mewakili lomba antar sekolah.

Sebenarnya ini semua terkesan childish tapi,hey bukan cuma aku saja pasti manusia di bumi ini yang bertingkah seperti ku.Lagi pula dia juga sepertinya ingin main saing-saingan,jadi kenapa tidak kuladeni saja.

“Dengar! Kalau kalian tetap seperti ini,nilai merah aku pastikan mewarnai laporan hasil belajar kalian semester ini!” Ancamnya.

Begitu ngotot mau tahu hasil nilai,sampai mengejar-ngejar sang guru mata pelajaran.Oke,ini pasti terlihat aneh.Tapi kalau tidak ngotot seperti ini,bisa di jamin hidup ku tak akan bisa tenang hingga aku berhasil mengetahui nilaiku.dan satu hal lagi, nilai ku itu wajib lebih unggul daripada Kim Jonghyun,barulah aku bisa hidup dengan tenang.

Mendengar ancamannya, aku dan Jonghyun yang tadinya masih ingin berkoar-koar membujuk guru yang satu ini pun memutuskan untuk diam saja.Bisa gawat kalau akibatnya nilai merah di rapor.

Niai merah,itu adalah mimpi yang jauh lebih buruk daripada dikalahkan oleh Jonghyun,dan aku tak tahu apa yang akan terjadi dengan ku jika sampai tinta merah itu mewarnai laporan hasil belajarku.Andwe!!

Melihat kami yang sudah terdiam,akhirnya beliaupun berdecak kesal lalu meninggalkan kami berdua.

“Aissh,anak jaman sekarang benar-benar susah di mengerti.” Ia menggeleng-geleng seiring dengan keluhan-keluhan yang mulucur dari mulutnya dan meninggalkanku bersama dengan makhluk gila di samping ku.

Aku menatap Jonghyun kesal.Padahal aku duluan yang berinisiatif mengejar Kim Saem untuk mengetahui nilai ku.

“Menyebalkan!” Kesal ku padanya lalu segera meninggalkannya.

“Mwo?! Kau itu yang menyebalkan!” Ku dengar teriakannya dari arah belakang,tapi aku tetap berjalan menjauhinya dan pura-pura tak mendengar segala ucapannya.

***

Aku mempercepat lariku menuju gerbang sekolah yang sudah di depan mata.Kulihat dari kejauhan Jun Saem sudah memerintahkan ajusshi yang menjaga gerbang sekolah untuk menutupnya.

Sial,kalau bukan ide gila Key,pacar Hyunchan itu, memaksaku semalan ikut bersama mereka mencoba berbelanja di myeongdong sepanjang malam,aku pasti tidak akan telat seperti ini.

“Chakkaman!” teriak ku menghentikan gerbang itu untuk tertutup.

Tapi ada yang aneh,aku mendengar ada suara lain yang menyelip ikut ke dalam suara teriakan ku juga.

Aku menoleh ke samping ku.

Kim Jonghyun!

Aish namja ini,kenapa bisa terlambat bersamaan?

“Ku mohon songsaengnim,biarkan saya masuk.” Ucapnya dengan wajah memelas.

Karena tak mau kalah juga,aku pun angkat bicara.

“Ku mohon,biarkan saya masuk songsaengnim.”

Dan terjadilah acara saling mohon memohon di sini.

“ckck..Coba lihat siapa yang sedang terlambat ini.Anak emas sekolah kita?! Ckckc” ia berdecak lagi sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

Lalu tiba-tiba sebuah tongkat yang sedari tadi di genggamannya ia hantamkan ke besi gerbang .

“Andwe!”

Suara itu begitu mengagetkan aku,tidak,bukan cuma aku.Aku yakin Jonghyun pun kaget olehnya.

“Kalian fikir karena kalian sedikit “lebih“ dari siswa yang lain ,lantas mendapatkan keringanan hukuman!” ia berjalan mendekati kami berdua yang tengah tertunduk.

“Jangan harap!” Bisiknya.

“peraturan,tetaplah peraturan dan tak ada yang boleh melanggar tanpa pengecualian.Arasseo!” Tegasnya dengan suara lantang di kata terakhirnya dan lagi-lagi itu mengagetkan ku. -__-

Kami hanya bisa mengangguk pasrah.Guru yang satu ini,jika saatnya dia yang mengawasi gerbang,bahkan sekalipun itu adalah anak presiden ,jika sudah terlambat,tak akan berhasil melewati gerbang ini.

“Aishh ini semua karena hyunchan dan Key.Awas kalian!” Kesalku.

Aku berbalik hendak menjauh dari sekolah itu,tapi suatu pemikiran terlintas di otak ku.Aku tiba-tiba teringat kejadian waktu masih duduk di kelas dua, tahun lalu.Ini bukan yang pertama kalinya aku terlambat.

“Ahh,pintu rahasia!Ih,kenapa baru terfikir sekarang!” Gumam ku antusias.

Dulu,saat terlambat dan tak bisa melewati gerbang sekolah,aku menemukan sebuah celah bagaimana memasuki halaman sekolah tanpa melalui gerbang utama.Itu adalah sejenis sambungan tembok sekolah yang agak rendah di banding tembok pembatas lainnya.

“Semoga tempatnya belum di perbaiki.”

Baru saja aku hendak berbalik,kudengar suara dari Jonghyun memanggil ku.

“Ya!kau mau kemana,ayo kemari!” teriaknya memanggilku dengan tangannya.

Aku terdiam beberapa saat,ada apa dia memanggil ku.Aku dan jonghyun ini tidak terlalu sering bercakap kecuali itu menyangkut debat kelas ataupun yah tau sendiri kan,seperti kejadian beberapa hari yang lalu itu.

Mungkin karena ia melihatku hanya terdiam tak meresponnya,makanya ia pun menghampiriku.

“Ya! Apa kau betul-betul akan pulang ke rumah?kau lupa,jam ke dua nanti Park saem memberikan tes.Kajja!”

Tanpa mendengar jawaban ku,ia langsung menarik lengan ku.

Ia terus menarik ku menuju suatu tempat yang ku kenal betul.Ini lah gerbang rahasia yang kumaksud tadi.tapi kenapa Jonghyun ini bisa tahu?

“Ini dia,gerbang bagi murid yang terlambat.” Ucapnya seolah memamerkan tempat ini pada ku,padahal aku sendiri sudah tahu.

“ternyata gerbang rahasia yang di maksud Minho betul-betul ada.Tapi ..” Ia meperhatikan tembok besar di hadapannya.

“Bukankah ini terlalu tinggi?kita harus cari sesuatu.” Ia terlihat seperti berfikir lalu menolah ke arah ku.

“ya! Jangan diam saja,bantu aku!”

Aishh bocah ini..

Aku segera mencari sesuatu di balik semak dekat tembok itu.Seingat ku waktu kelas dua dulu aku menyimpan sejenis bangku sekolah yang rusak di balik semak ini.Bangku itu memang menjadi alat bantuku untuk memanjat tembok ini.semoga belum ada yang membuangnya.

“Igeo!” Ucap ku memberikannya pada Jonghyun begitu aku menemukan bangku itu.

Tak kusangka bangku ini masih ada hahaha

“heh?bagaimana kau bisa menemukannya?” Ucapnya heran.

“asal tahu saja yah,aku sudah lebih dahulu mengetahui tempat ini.Dan ini adalah bangku yang selalu kugunakan untuk memanjat tembok itu.” Ujar ku bangga.

Yes! Lagi-lagi aku mengunggulinya.

Sebenarnya tak perlu aku menjelaskan hal itu pada Jonghyun,tapi dengan penjelasan ku tadi aku ingin dia berfikir bahwa aku unggul lagi daripadanya.

“minggir! Ladies first.” Ucap ku menyenggolnya.

Aku memulai aksiku memanjat tembok.

Terakhir aku melakukan hal ini,yah waktu masih kelas dua.jaman ini aku memang kadang agak sering telat masuk dikarenakan rumah ku yang jauh,tapi sekarang sudah beda.Apartemen yang dibelikan orang tuaku yang jaraknya dekat dari sekolah membuatku tak pernah melewati tembok lagi untuk masuk ke sekolah.

“Ingat! Jangan mengintip!” Ucapku memperingatkan dia dengan kondisiku yang memakai rok.

“Yee,siapa juga yang mau mengintip!Pede!” ia segera membuang wajahnya.

Oke ,bukannya aku pede tapi mukanya Jonghyun itu mirip dengan wajah orang-orang mesum haha.

Hup! Aku berhasil sampai di sebrang dengan selamat.Baru saja aku hendak melangkah ,lagi-lagi dari seberang ku dengar suara Jonghyun.

“Ya! Jangan pergi kau!”

“Waeyo?Tak tahu memanjat huh?” Ejek ku.

“Bukan,pabbo! Kau awasi keadaan di situ.Enak saja,kau sudah aman sampai di sana,malah mau meninggalkan ku.”

Jinjja! Namja ini benar- benar merepotkan.

“Cerewet! Palli-ya!”

Tak lama setelahnya kulihat ia sudah berada di perbatasan tembok luar dan halam sekolah.Tapi,tubuhnya seperti dalam kondisi yang tidak seimbang.

“Minggir!” teriaknya.

Tapi belum sempat  menyingkir,ia sudah jatuh menerpaku.

Untunglah kaki ku cukup kuat menahan badan Jonghyun ini,sehingga kami terjatuh tidak dalam keadaan terbaring,saling menindih.Tapi walalupun dalam keadaan berdiri seperti ini,benar-benar membuatku kikuk.

Jarak wajah ku dan wajahnya begitu dekat.Hingga aroma parfumnya yang menyengat itu dapat tertangkap oleh indra penciuman ku.Tangannya berada di kedua pundak ku,pasti  untuk menopang tubuhnya.Kami terdiam untuk beberapa saat.Dalam tiga tahun terakhir ini,inilah pertama kalinya aku bisa begitu dekat dengan siswa yang bernama Kim jonghyun ini.Aku ralat,bukan cuma kim Jonghyun,tapi dengan namja.

Kecuali Key. Heh, dia tak pernah ku anggap sebagai namja hehehe

Deheman yang keluar dari mulutnya pun mengembaikan ku ke dunia nyata.

“Mianhae..Tapi,apa kau masih terpesona dengan ku?kalau iya, mari kita lanjut kan lagi.” Ucapnya menggodaku.

Mataku sukses membelalak dan tanpa sepatah kata pun keluar dari mulutku aku langsung memukul kepalanya dan segera beranjak meninggalkannya.

“Ya! Tunggu Aku.” Teriaknya dari belakang.

“apa-apaan dia.” Ujar ku kesal tanpamengusik teriakannya.

Tiba-tiba kejadian beberapa saat tadi kembali melintas di otak ku.

Ku pegang dada ku.Jantung ku sungguh berdetak sangat cepat.Aku bisa merasakannya.

Ku pegang wajah ku,terasa panas.

Menurut drama-drama di tivi ini adalah tanda-tanda…

“aissh apa yang kau fikirkan,Kim Chaerin!Maldo andwe! *tidak mungkin*.”  Kugelengkan kepala ku dengan cepat untuk menghilangkan smeua gambaran adegan-adegan tadi.

Aku mengenalnya sudah sangat lama.Kalaupun iya,seharusnya aku sudah sejak dulu merasakannya,kenapa baru sekarang bisa seperti ini.

Tidak mungkin!

***

Badan ku meliuk mengikuti setiap dentuman music yang tengah mengalun ini.Aku sedang menyanyi sekaligus berdance di salah satu ruangan anak dance ini.Aku temasuk salah satu anggotanya club ini.Sebenarnya,sudah jarang orang datang ke tempat ini terutama kami yang berada di tingkatan terakhir di sebabkan harus lebih focus pada nilai akademik.Tapi,aku tidak bisa seperti itu.Bagi ku dance maupun nilai akdemic ku adalah dua hal yang tak bisa ku pilih salah satunya.Sehari saja aku tak berdance,rasanya kepala ku bisa pusing.

Sejak dulu sebenarnya impian ku adalah menjadi penyanyi sekaligus dancer professional,tapi sayangnya pemikiran kolot dari orang tua ku yang berpendapat bahwa bekerja di dunia entertainment hanya memberikan kesenangan sesaat,mengakibatkan mereka menyuruh ku untuk focus ke nilai akademik saja,lulus di universitas favorit,dan bisa sekolah sampai mengambil program S3.Itulah kemauan mereka,dan sebagai anak berbakti aku harus mengikutinya.

“Ya! Kim Chaerin,apa yang kau lakukan di sini.”

Aku langsung menoleh dan menghentikan music ku.Ku ambil handuk kecil ku lalu mengusap peluh yang berkucuran di badan ku.

“waeguraeyo! Sampai berteriak-teriak begitu.” Ucap ku menghimpiri Shin Hyunchan,teman ku.

“Pabbo! Mereka semua sudah menunggu mu di aula.” Ucapnya lagi.

“Aula?Untuk apa?” Tanya ku bingung.

“coba tebak tanggal berapa ini?” Ujarnya antusias .

“hari ini tanggal 20 kan?Waeyo?ahh,apa ini hari jadian mu dengan Key?jadi mau mentraktir ku?” Tebak ku asal.

“Mwo?!Anio.Aishh,kau ini..” Ia menggeleng-gelengkan kepalanya

Dan tiba-tiba key muncul dari balik pintu latihan menghampiriku.

“IQ mu untuk urusan academik memang tinggi tapi kurasa untuk hal di luar itu,kau tak bisa diandalkan.”Remeh Key.

Aku menatapnya kesal lalu berusaha berfikir denga keras.Kira-kira hari penting apa ini?

“pengumuman Drama! Tebak  ku begitu mengingatnya.

“Aah,hari ini pengumuman cast Drama musical sekolah kan?!”

“Fiuh,akhirnya kau ingat juga.”  Hyunchan terlihat  lega

“Kajja! kita harus melihat pengumumannya segera!” Aku begitu antusias , terburu-buru ingin meninggalkan ruangan ini.

“ya!” Key menahan kerah belakang baju ku.

Aku berbalik memandangnya aneh lalu menyingkirkan tangannya dengan kesal.

Kulihat ia mengambil sesuatu di tangan Hyunchan.

“Igeo! Bacalah.” Ucapnya sambil memberikan selebaran kertas pada ku.

Ini adalah daftar pengumuman yang lolos audisi cast untuk drama musical sekolah.

Mataku terus mencari nama dengan Hangeul Kim Chaerin.Drama Ini adalah harapan ku untuk mengejar mimpi ku.Ini sudah tahun ke 6 sekolah kami mengadakan hal seperti ini.Setiap 3 tahun sekali para siswa di sekolah ini mendapat kesempatan untuk tampil di hadapan beberapa produser ternama,melalui pementasan drama musical akhir sekolah.

Bagi mereka yang memiliki impian dan bakat ingin bergabung di dunia entertainment,inilah salah satu wadah yang di sediakan oleh sekolah kami.Tapi hal itu tak semudah kelihatannya.Pertama para guru seni sekolah ini akan menyeleksi dengan ketat para siswa yang mengikuti audisi,dan audisi itu tidaklah mudah karena ada begitu banyak orang-orang berbakat di sekolah ini.

Kalau aku berhasil lolos di tahap ini, aku yakin dengan sedikit bujukan pada akhirya orang tuaku akan mau menerima aku bergabung di dunia glamour yang di penuhi oleh orang-orang ternama ini.

Ketemu!!

Kulihat nama ku terpampang dengan jelas di sana.

“Aku  lulus!” Teriak ku gembira,dan langsung menghambur ke hadapan dua orang sahabat ku yang aneh ini.

“sepertinya,otaknya memang terlambat mengerti keadaan key.” Kudengar Hyunchan berbisik kepada key.

“ya! Museun Malhaeya? *Apa kau bilang?!*” Mata ku melotot,aku sedikit tersinggung dan melepaskan pelukan ku.

“Kim Chaerin,teman ku yang ber IQ tinggi tapi blo’on ini.Aku kan dari tadi sudah bilang ,mereka menunggu mu di aula.Jadi kalau kau tidak menang cast ini,untuk apa kau bilang kalau mereka menunggu mu di aula.” Nada Hyunchan menaik di akhir kalimatnya.

Huh! bikin aku bergidik ngeri saja.

Aku berfikir sejenak.

Eh benar juga apa yang Hyunchan bilang.

“sudah,jangan berfikir lagi.Orang-orang di sana pasti sudah lumutan menunggu pemenang cast yang tak penting ini.” Ejek key.

Di bantu dengan Hyunchan,key pun “menyeret” ku menuju aula.

Setibanya di dalam ruangam aula yang begitu besar,kulihat puluhan orang sudah berkumpul di sana.

Dan mataku dengan mudah menagkap sosok yang agak kubenci.Jessica Jung.

Aku ralat,bukan Cuma aku,tapi hampir semua yeoja di sekolah ini.

Oke,sebenarnya dia tak pernah berbuat masalah dengan ku.Aku juga tak begitu membenci dirinya,yang ku benci itu sifatnya.Dengan menjadi keponakan kepala sekolah,ia menjadi siswi yang congkak,mengkotak-kotakkan orang dan terlihat begitu angkuh.Seolah dia itu adalah ratu dan kami semua hanyalah kalangan rakyat biasa.

Yah memang kuakui dia cantik dan primadona sekolah ini,selain itu ia begitu mempunyai banyak fans namja.Tapi asal tahu saja,semua pemberian dari fans itu pada akhirnya akan menjadi sebuah barang yang sama sekali tak berharga.Kalau bukan berakhir di tangan sahabat sahabatnya   -atau lebih tepatnya pembantu pembantunya- ,pasti akan berakhir menjadi penghuni tempat sampah.

“Sudah kuduga ,pasti dia lulus cast ini.” Ucap key, sepertinya ia juga sedang memandang Jessica.

“pasti karena nama kepala sekolah.”Sambung Hyunchan.

Aku juga sependapat dengan mereka berdua.Kalaupun bukan karena nama kepala sekolah,pasti Karena ia primadona sekolah ini.

“sepertinya kau akan lebih sering bertemu dengannya,Chaerin-ah.” Hyunchan mengarahkan pandangannya lagi kearah Jessica.

“Ini akan seperti berada di neraka.”canda Key.

“ya sudah,cepatlah bergabung di kerumunan itu.” Hyunchan memutar badan ku dan mendorong ku pelan untuk berjalan kea rah kumpulan pemenang cast drama musical sekolah.”

“Shin Hyunchan!.” Aku berbalik sejenak.

“Kau akan menunggu ku sampai pulang kan?” Tanya ku.

Karena rumah ku yang agak dekatan dengannya,makanya aku dan dia sering pulang bersama.

Tapi belum sempat Hyunchan menjawab,Key langsung menyerobot.

“Andwe! Hari ini,dia sudah ku kontrak.jadi, hari ini dia adalah milik ku.” Ucap key lalu merangkul Hyunchan dengan kasar .

Aku tahu apa maksud ‘milik’ yang di ucapkan Key.Itu maksudnya bahwa seharian ini hyunchan harus menemaninya menekuni hobinya.Berbelanja,ke salon dan semua tempat yang lebih dominan di kunjungi oleh yeoja yang dimana aku tahu Hyunchan sangat anti dengan tempat-tempat favorit Key itu.

Hari ini hidup Hyunchan pasti sama seperti di neraka juga,sama halnya dengan ku. hahaha

“annyeong,Chaerin-ah.” Key melambai-lambaikan tangannya bak Miss Universe.

“Kajja! chagia~” key menyeret Hyunchan  pergi meninggalkan ku.

“ya! Jangan panggil aku dengan panggilan menjijikkan itu!”

“Shirheo! Chagia-chagia~ chagia~”

Dari kejauhan dapat kutangkap key terus ssaj memanggil Hyunchan dnegan panggilan itu,dan akhirnya sebuah jitakan yang aku yakin sangat keras kini bertengger di atas kepala Key.

Aku tersenyum melihat tingkah keduanya.

Entah bagaimana caranya mereka bisa berpacaran,padahal hampir setiap menit mereka akan ribut untuk hal yang sangat tidak penting.Key itu sangatlah berolak belakang dengan Hyunchan,Hyunchan sedikit tomboy sama seperti ku,tapi key dia agak feminim untuk ukuran namja.Tapi satu hal yang sama dari mereka,mereka suka mengambil orang lain sebagai objek ejekan mereka,apapun itu.

Aku mulai bergabung dengan sekumpulan orang-orang ini.

“hai,coba lihat siapa ini.Sudah ku duga kau juga pasti akan ikut ini.”

Aku menoleh ke arah sumber suara itu.

Sudah kutebak,lagi-lagi Kim Jonghyun.Yah siapa lagi yang punya suara menjengkelkan seperti ini.

“Kau ini benar-benar tak ingin kalah saing dengan ku yah?!”

“Siapa juga yang masuk ke sini karena mau bersaing dengan mu?” Ujar ku kesal.

“Hei,tidak usah marah begitu.” Ia tertawa garing.

“Tenang saja untuk kali ini kita tak akan bersaing.Sebenarnya kalau bukan karena Yoon saem memaksa, aku juga tak akan mau masuk di sini.Aku ingin bersantai di tahun terakhir ini.” Ucapnya panjang lebar.

“Jadi kau fikir aku masuk ke sini karena tak ingin kalah saing dengan mu? Percaya diri sekali kau ini?”

“Aku masuk ke tempat ini karena ada mimpi yang ingin ku capai dan ini adalah salah satu jalannya.” Ucap ku serius.

“kau ingin jadi orang terkenal seperti para artis itu?”

“Uhm” aku mengangguk.

“lebih tepatnya menjadi seorang dancer dan penyanyi professional.”

Dari sudut mata ku aku bisa melihat Jonghyun terus menatap ke pada ku.

Kenapa dia? Apa dia kaget melihat orang pandai seperti ku yang seharusnya bermimpi menjadi dokter,ilmuan atau apalah itu,malah mempunyai mimpi yang sangat jauh dari kemampuan ku di bidang akademik selama ini?

“Kalian berdua yang di belakang! Kim Jonghyun dan Kim Chaerin! Apa urusan kalian belum selesai?” Yoon Saem berjalan kearah kami di iringi dengan tatapan oleh semua siswa.

Mungkin karena terlalu asik mengobrol dengan Jonghyun ,aku tak sadar bahwa Yoon saem sudah sejak tadi mulai berbicara di depan.

“Oh aku lupa!” ia tertawa mengejek.

Beliau pasti mengira aku dan Jonghyun sedang bercekcok mulut  lagi.

“urusan kalian ini tidak pernah ada akhirnya kan?”

“tapi..!” ia menegraskan volume suaranya.

“Tidak akan kubiarkan kalian merusak acara drama musical ku kali ini.” Bisiknya dengan mata yang menyipit.

“Dengar semuanya!” ia kembali berjalan ke tempatnya semula.

“Bagi siapa pun, Ibu meminta kepada semuanya untuk mengesampingkan masalah pribadinya selama pelatihan drama musical ini.Ibu mengharapkan keprofesionalitas kalian.Arasseo!”

“Ye! Songsaengnim.”Semua siswa berteriak lantang tak terkecuali aku dan Jonghyun.

“Baiklah.Lupakan masalah sebelumnya.Kita kembali focus.Ini adalah beberapa daftar pemain utama Drama ini.Hasil ini berdasarkan hasil keputusan bersama para dewan juri yang lain dan juga dengan melihat terhadap kemampuan paling menonjol dari pesertanya.”

***

Ini sudah memasuki minggu ke dua latihan untuk pementasan drama dau bulan lagi.Cerita telah di tentukan,scenario sudah ada  begitu pula dengan peran masing-masing.Dan sialnya aku beserta kedua orang musuh ku menjadi pemeran utama.

Coba bayangkan aku harus berekting baik di hadapan mereka berdua,yang benar saja?

Waktu ku Tanya alasannya,Yoon saem  berkata karena kemampuan dance ku yang menarik perhatian dari banyak juri makanya aku terpilih,sedangkan Jonghyun,ia terpilih karena suaranya.Untuk yang satu ini aku tak pernah tahu apakah jonghyun  memiliki suara bagus,karena aku tak pernah mendengarnya bernyanyi.Dan terakhir,siapalagi kalau bukan Jessica,si keponakan kepala sekolah ini.walupun Yoon saem bilang ia punya bakat acting yang bagus tapi aku tak percaya,paling alasannya Cuma karena ia berparas cantik sekaligus keluarga orang penting sekolah ini.

Hari ini begitu melelahkan.Ku pandangi ponsel ku yang sudah tertera pesan singkat dari Hyunchan.

“aish,pasti karena key ‘menculiknya’ lagi.Namja itu mengganggu saja.”

Akhirnya kuputuskan untuk kembali kerumah dengan berjalan sendiri,tapi sebuah motor menghentikan ku.Aku menatap aneh pada sang pengemudi yang menutupi seluruh wajahnya dengan helm itu.

“kau pulang sendiri?” Ucapnya sambil membuka helmnya.

Jonghyun lagi?!!

“waeyo? Itu bukan urusan mu.” Ucap ku acuh lalu kembali melangkah.

Ia muncul lagi di haapan ku dengan motornya,sepertinya ia menjalankan motornya mengikutiku.

“kau kenapa huh?mau mu apa?!” aku mulai kesal dengan namja yang menghambat jalan ku ini.

Kenapa namja ini mengikutiku terus.Apa dia mau menawarkan tumpangan.Tapi bagus juga kalau itu terjadi.Selain bisa hemat ongkos, aku juga tak perlu menguras tenaga untuk bejalan menuju halte bus.Yah walaupun Jonghyun ini musuh ku,tapi kalo dia menguntungkan buat ku ,kenapa tidak?

“aku hanya ingin mengatakan,sebentar lagi bus terakhir jurusan ke dongdaemun akan berangkat,jadi cepatlah jalan.”

“Mwo?!” dan semua hayalan ku pun retak.

“waeyo? Sampe kaget begitu.Jangan bilang kau berfikir aku mau mengantar mu?” Tebaknya dengan benar.

Aku menatapnya kesal.

“ka! Palli Ka!” Ucap ku mengusirnya tanpa menghiraukan tebakannya tadi.

Ku tinggalkan dia di belakang.

Aku berhenti melangkah sejenak.

“Tapi,darimana ia tahu kalau aku tinggal di kawasan dongdaemun,dan selalu naik bus jurusan itu?”

Aku menggaruk kepala ku yang tak gatal,lalu melanjutkan perjalanan ku.

***

“Jadi kau betul-betul akan menikah dengannya.Lantas bagaimana dengan ayahnya,kau tak takut?”

Aku menatap Jonghyun begitu dalam.

“Aku akan lebih takut jika harus kehilangan cintanya.”

Jonghyun berbalik memunggungiku.

“kami akan pergi malam ini juga.”

Aku memeluknya dari arah belakang,berusaha menghentikannya.

“Chaerin-ah..Kau kenapa?” Ia terlihat begitu terkejut dengan tindakan ku.

“Kau..Bisakah kau tidak memilih jalan cinta yang rumit ini?Bisakah kau memilih jalan cinta yang tak akan mempersulit mu?

Ia berbalik ke arah  ku.

“Chaerin-ah ?”

“aku mencintai mu Kim Jonghyun.”aku menatap dalam matanya.

“Aku..”

“Bwakakakak”

Belum selesai aku dengan kalimat ku,Jonghyun pun tertawa terbahak-bahak menghancurkan konsentrasi ku.

“Aigoo~kau benar-benar lucu saat berakting seperti tadi.” Gelak tawanya tak kunjung mereda.

“Ya!” Aku meneriakinya dan segera meninggalkannya.

Benar-benar menyebalkan.Itulah kenapa aku tak suka bekerja sama dengannya.Ini akan merusak semua rencana ku untuk tampil maksimal di hadapan produser-produser itu.

Yang tadi itu adalah sepenggal bagian dari drama kami.Ceritanya menceritakan tentang jaman dinasti Joseon dimana ada putri perdana mentri  yang seorang bangsawan (yangban)  di perankan oleh Jessica, jatuh hati kepada kaum rendahan(cheonmin),di perankan oleh Jonghyun.Namun di sisi lain teman sepermainan Jonghyun sedari kecil ternyata juga punya rasa terhadap pria itu,dan pemerannya adalah aku.

Untuk lebih mendalami drama ini,maka Yoon saem berkata untuk tetap memakai nama sendiri di cerita ini.

Tapi kenapa aku harus berperan sebagai orang yang punya perasaan dengan Jonghyun,padahal semua orang tahu Jonghyun itu musuh ku dalam dunia nyata.Ini membuatku agak kurang nyaman dengan peran ku,tapi apaboleh buat,di sinilah keprofesionalanku di uji.

“Chaerin-ah!” Kudengar dari arah belakang ia memanggil nama ku dengan begitu keras.

Dan begitu aku berbalik melihatnya ia langsung berlari dan menerjang ku.Kurasakan badan ku menghantam lantai panggung begitu keras.Suara benda yang terhempas kelantai akhirnya menjawab pertanyaan ku,kenapa Jonghyun melakukan ini pada ku.

Apa dia benar-benar ingin menyelamat kan ku?Untuk alasan yang ini aku sedikit tersentuh.

Mataku menerawang ke langit-langit panggung.Kudengar hiruk-pikuk dari pemain  lain yang sepertinya mengkhawatirkan ku.

Begitu aku menoleh ke arah Jonghyun, aku tersadar bahwa kami terjatuh dalam posisi yang tak baik.Ia berada di atasku dengan lengannya yang seolah melindungi ku.Ini kali kedua aku dalam jarak yangbegitu dekat dengannya.

Untuk beberapa saat aku terkesima dengan tindakannya menolong ku.

Suara keributan orang-orang itu berangsur menghilang menyisakan degup jantung ku yang entah kenapa berdetak kian keras hingga mampu ku tangkap oleh pendengaran ku.

Aku tak pernah seperti ini sebelumnya,inilah yang pertama kalinya.

Persis seperti waktu itu.

“sebenarnya kenapa kau bisa membuat ku seperti ini, Kim Jonghyun?”

TBC

Annyeong ini adalah ff duet ku selanjutnya.Kali ini duet maut bareng dongseang ku yang setengah waras #plakk Jadi mohon di maklumi Jika ffnya setengah waras juga wkakakak

Mian kalo banyak typonya *bow* ^^

14 responses to “Unspoken Words [1 Of 2]

  1. waahhhh !!! DAEBAKK !!!!
    ceritanya ‘agak’ mirip sama drama “Dream High” …
    Tapi keren.. !!

    aku tunggu part selanjutnya thor !! ^^

    Hwaitting !!! ^.^

    • eh makasih yah 🙂
      bneran yah mirip sma dream high? dream high 2 yah? wah gk tau aku,idenya muncul gitu aja kkkkk~
      part slanjutnya udah ada kok.D baca yah 🙂
      gomawo komennya 🙂

  2. Waaa, jd pnasaran nih ama lanjutannya..
    Persaingan dlm nilai akademik akan menjadi perasaan cinta..hihihi 😀

  3. uwahhh,,
    kerean,, aQ ska,, 🙂
    eh,, tu si jong psti ska ma chaerin,, tpidy sok jaim,, hahaha :D,, bca yg pling awl,, kok kyk’a mreka bkla gk jdian ya,,?? 😦
    ya udh,, aQ tnggu lnjtnnya,, jgn lma2 ya,,?? 🙂

    • wahh gomawo pujiannya ^^
      mmm si jong gmna yah? *pasang muka bikin pnasaran*
      baca aja chingu lanjutannya udah ada kok ^^
      gomawo yah buat komennya 🙂

  4. yaaa! Oppaku yg ganteng dibilang tampang mesum..?! Andwe!! Tpi emang ada benernya jg sch.. Wkwkwk..
    Yah.. Spt’a jong-rin bkal saling suka..
    Ah.. Next.. Next.. Palliwa..
    Gomawo..

    • mwahahha ternyata kamu jga akuin itu kkkkk~
      emg si jjong mukanya rada mesum #plakk hahaha
      mmm gmna yah?
      baca aja deh part slanjutnya.udah di publish kok ^^
      gomawo yah buat komennya 🙂

  5. ini dri awal ampe akhir chaerin pov yh? part selanjutnya jjonghyun pov dong,,,kkkk~
    aaaaaa sukaaaaa,,,,kkk ketawa am persaingan mreka,,
    tp itu si chaerin udh mulai suka am si jjong tp dy blm nyadaar,,,
    jngn2 si jong jg bkal suka am dy,,,*udh pst doooong* wkwkw
    haha dramanya bakal bikin scandal nh,,,kkk
    itu yg trakhir si chaerin hmpir celaka klo ga jong yg nyelametin,,, itu sekedar kecelakaan ap emank ad yg mw nyelakain chaerin????
    aaah penasaraaaan lanjuuuuuuuuuuuuuuuut 😀

    • haha emang bner pov chaerin smua.soalnya ini kan kisah nyata dan yang aku tahu itu cma dari sisi sang cewenya kkkkkk~
      chaerin keanya udah ska sma jjong tp jjong mmmm..gmna yah? baca aja part slanjutnya.udah publish kok hehehe
      soal kcelakaan itu itu murni kcelakaan gk ada yg sngaja kok kkkk~
      gomawo yah udah komen 😀

  6. rival to love?
    hihihihi
    Jessie di part ini cuma nongol nama doang ya?
    nantinya gimana hubungan Jjong ama Chaerin?
    a-yo lanjutin!
    nice ff!

    • wahh dirimu ternyat komen jga d ff ku *loncatloncat*
      iyah jess cma numpang nama doang.soalnya gak tega ngebuat dia bradegan jahat,soalnya aku fansnya dia juga hahhaha
      mmm gmna yah hubungan mreka..
      baca aja part lanjutannya,udah publish kok 🙂
      gomawo yah udah komen 😀

  7. Pingback: UNSPOKEN WORDS [END] | FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s