The Reture Soul 02

Poster @yudidiyu

Author : Enny_xie

Title : The Reture Soul

Cast : Hwang Sunyoung (OC) , Shin Yeonni (OC) , Kwangmin [Boyfriend] , Yoochun [JYJ] , Dongjun [ZEA] , Gongchan [B1A4] , Junho [2PM] , Gkwang [Beast] , Kahi [After School] , Tiffany [SNSD] , Jiyeon [T-ara] , Jessica [SNSD]

Lenght : [Series] 3,078 words

Rating : [G] + STRAIGHT

A.N : GAK SUKA , JANGAN BACA – KLO UDAH BACA , JANGAN LUPA UNTUK RCL [Read,Like & Comen]

| Prolog | Previous |

^^-^^

Keesokannya disekolah , Gongchan tidak masuk . awalnya Sunyoung tidak menaruh rasa curiga sedikitpun karna katanya Dongjun , Gongchan sedang sakit . sampai hal tsb terus terjadi sampai beberapa hari kemudian

“Dongjun a~ sebenarnya Gongchan sakit apa sih , sampai tidak bisa masuk sekolah seperti ini?” cemas Tiffany

Dongjun terlihat menyipitkan matanya , seperti ia ingin mengatakan sesuatu tapi tidak pasti apakah ia boleh mengatakannya sekarang ini

“sebenarnya ada apa??” tanya Sunyoung kemudian , akhirnya yeoja ini penasaran juga dengan apa yg terjadi . dikarenakan sebelum ia menghilang seperti ini , Gongchan sempat meneleponnya malam itu

Akhirnya Dongjun jujur juga kalau Gongchan memang beneran sakit , tapi sakit ini bukanlah sakit demam seperti biasanya , melainkan sakit hati “ia akan dijodohkan dengan Jiyeon , putri dari teman ummanya . tentunya dia tidak mau , kamu tau itu …dia-” menatap kedua mata Sunyoung , yeoja ini sama sekali tidak mengerti

“maksudmu??”

Dongjun terlihat kesal atas kebodohan Sunyoung “apakah kamu tidak bisa melihatnya , namja itu menyukaimu! karna itulah dia tidak ingin dijodohkan dengan yeoja lain , dasar babo!!” Dongjun-pun langsung menarik Tiffany membiarkan Sunyoung berpikir sendiri
“klo kamu sudah mengerti akan perasaanmu sendiri maka carilah aku , aku akan mempertemukan kalian berdua” Dongjun-pun pergi

Sunyoung terlihat masih menolol ditempat ‘aku- Gongchan??’
Pelan-pelan yeoja ini mengerti apa yg sedang terjadi ‘jadi karna aku?? Aih~!!!’

Ketika Sunyoung ingin mencari Dongjun , seseorang tiba-tiba masuk kedalam kelas mereka dan begitu melihat Sunyoung , dia langsung menamparnya PLAK/ Sunyoung terkejut

“w-w-wae-waeYo??”

Ketika Jiyeon ingin menamparnya untuk kedua kalinya , kali ini Sunyoung berhasil menahannya . hal tsb membuat semua orang keheranan , begitu juga dengan Jiyeon ‘Baru kali ini ada yg berani berhadapan langsung dengan Jiyeon’ kagum mereka

“aku sudah membiarkanmu menamparku satu kali , tidak ada yg kedua kalinya!” gertak yeoja ini , Jiyeon nampak kebinggungan ‘ada apa dengan yeoja ini??’ soalnya Yeonni yg dulu itu terkenal lemah dan berpenyakitan (pletak/)

Jiyeon menarik tangannya dengan paksa “aku hanya ingin kamu menjauhi Gongchan , kamu tau dia telah bertunangan bukan?? dan yeoja itu adalah aku! Walaupun aku tidak ada hubungan apa antara kalian , tapi yg pasti ia sekarang telah menjadi milikku . arra??” Sunyoung sengaja buang muka membuat Jiyeon sangat kesal , ketika yeoja ini ingin memukulnya , Dongjun dan Tiffany-pun datang . Fany tidak sengaja menerima tamparan itu demi Sunyoung , hal tsb membuat Sunyoung maupun Dongjun sangat marah

Daripada berurusan dengan Dongjun , Jiyeon-pun akhirnya pergi tanpa meminta maaf kepada Tiffany

“gwencana?” Dongjun hendak menyentuh pipi Fany yg sudah merah itu , tapi yeoja ini terlihat malu dan menghindar . akhirnya ia-pun permisi ketoilet , tapi sebelum ia pergi , Sunyoung dapat melihatnya kalau ia sedang tersenyum manis

Melihat Tiffany dan Dongjun secara bergantian membuat Sunyoung tanpa sengaja menyadari akan satu hal “kalian berdua-“

“mwo??” jawab namja ini kasar , Sunyoung hanya tertawa

“sudahlah… itu urusanmu , yg terpenting aku pasti mendukung hubungan kalian berdua . Haha” tawanya meledak

“jangan berpikiran yg enggak – enggak , kami- mana mungkin..” jawabnya lesu , Sunyoung terlihat keheranan . ia ingin bertanya ‘kenapa?’ tapi sudah dipotong oleh Dongjun
“ohya , apa yg terjadi tadi itu? apakah kamu- berkelahi dengan Jiyeon??” setelah dipikirkan lagi , Dongjun kembali menghela “ah~ tidak mungkin!” tidak mungkin Sunyoung berani , pikirnya seperti itu

“aku juga tidak tau apa yg sedang terjadi , dia tiba-tiba .. datang dan – memukulku” masih rada kesal kalau disuruh mengingat tamparan itu

“mungkin… dia telah bertemu dengan Gongchan dan namja itu telah mengatakan semuanya” tebak Dongjun kemudian

“maksudnya??” tanya Sunyoung lagi

“sudahlah… lebih baik kamu ikut denganku untuk mencari Gongchan sekarang ini” Sunyoung mengangguk ‘ya’

,,,

“apakah aku boleh menanyakan satu hal?” setelah berdiam diri cukup lama , akhirnya Gongchan bersua juga

Dongjun membawa Sunyoung menemui Gongchan kerumahnya , agar tidak diketahui oleh orang lain akan perbincangan mereka . Dongjun memilih untuk berjaga-jaga dikamar utama , sedangkan Sunyoung dan Gongchan dibiarkan berdua didalam kamar tempat tidur Gongchan (jangan berpikiran negative)

“em.. wae?”

“apakah .. kamu- pernah menyukaiku?” tanya Gongchan

Dengan senyum manisnya Sunyoung mengangguk ‘ya’
“tentu pernah” Gongchan sangat senang mendengar hal tsb , termasuk Dongjun yg sempat menguping selama beberapa menit itu

“klo begitu… mari kita pergi dari tempat ini” ajak Gongchan secara tiba-tiba , namja ini mengengam erat kedua tangan Sunyoung membuatnya cukup ketakutan

Sunyoung melepaskan kedua tangannya dengan paksa “aku rasa kamu salah paham”
“aku memang menyukaimu , tapi- hanya sebatas teman” pernyataan tsb membuat Gongchan sangat terluka

“wae?? Apakah karna.. perjodohanku ini??” tanyanya lagi

Sunyoung mengeleng ‘tidak’

Gongchan tertawa melihat responnya yg cepat “aku tau.. dan aku bisa melihatnya dengan jelas , kalau saja aku tidak dijodohkan sekarang ini , kamu juga tidak mungkin mau menjadi pacarku . iya kan??” Sunyoung tidak bisa menjawabnya

“Gongchan a…” ketika Sunyoung bermaksud mendekatinya , Dongjun tiba-tiba menabrak masuk kedalam ruangan tsb

“waeyo?” tanya mereka terkejut

“sudah siapkah acara ngomongnya?? Tadi kudapatkan informasi bila ummamu akan balik kerumah sebentar lagi!” seru Dongjun

“klo begitu , kalian pergilah … ” tanpa basa-basi , Dongjun-pun segera menarik tangan Sunyoung dan pergi . tapi sebelumnya yeoja ini sempat menyampaikan sesuatu kepada Gongchan ‘jangan berusaha menghindari sesuatu , tapi hadapilah . aku percaya kamu bisa!’ Gongchan mengerti bila Sunyoung sangat baik kepadanya , tapi namja ini masih sulit untuk menerima kenyataan bahwa tidak ada cinta diantara mereka

,,,

“apa yg kalian bicarakan? Ceritakanlah padaku , ya…” rengek Dongjun selama perjalanan pulang

Walaupun Sunyoung hampir mati konyol gara-gara rengekannya itu , tapi yeoja ini sadar kalau namja ini beneran sangat memperhatikan sahabat terbaiknya itu

^^

Setelah hampir satu minggu ia tidak masuk kesekolah , kini akhirnya ia datang juga . gara-gara namja inilah Sunyoung tidak jadi melarikan diri , padahal rencana tsb sudah ia pikirkan dengan matang sebelum menerima telepon dari Gongchan malam itu

Begitu melihat Sunyoung , Gongchan langsung lari . hal tsb cukup membuatnya terkejut ‘namja yg selalu baik kepadanya itu , kini malah berubah seperti ini?!’

Sunyoung berusaha menemui Gongchan , tapi Dongjun melarangnya “beri dia waktu”

Sunyoung tidak bisa mengatakan apapun dan akhirnya pergi

Selama beberapa hari ini asal melihat Sunyoung , Gongchan pasti kabur . hal tsb sudah tersebar keseluruh sekolah . banyak yg berspekulasi kalau hal ini berkaitan dengan pertunangan Gongchan dengan Jiyeon ‘apakah Yeonni dicampakkan??’ pikir mereka
‘ada kemungkinan!’ sambung satunya lagi

Dan tentunya hal tersebut juga akan sampai ketelinganya Sunyoung “MWO?? YACH!! SIALAN!! SIAPA YG BERANI MENGATAKAN YG TIDAK-TIDAK DIBELAKANGKU , AYO KELUAR!!!” Sunyoung berteriak-teriak dibelakang sekolah setelah mendengar cerita dari Tiffany

Padahal aslinya kan Sunyoung yg telah menolak Gongchan , tapi yg beredar itu sama sekali berbeda dari kenyataan . semua gossip terlihat menjatuhkannya

Pelan-pelan airmata Sunyoung kembali menetes , dia juga tidak ingin . tapi hati ini terlalu sakit bila mengingat wajah manis Gongchan ketika sedang melihatnya dulu dan kini telah berubah . namja ini malah menghindarinya “huhuhu..”

“kalau tidak melihatnya sendiri , aku beneran tidak percaya akan apa yg telah aku dengar belakangan ini” tiba-tiba terdengar suara seseorang dibelakang sana

Sunyoung langsung menoleh dan terkejut “kamu-“ menatap lurus kemata seseorang , namja itu hanya tersenyum dan mendatanginya

“ini kedua kalinya aku melihatmu menangis disini” mengambil sapu tangannya dan menyapunya kepipi Sunyoung “apakah aku sudah terlalu gagal menjadi seorang ketua osis?? sampai-sampai seorang yeoja lemah seperti kamu saja tidak sanggup aku bantu” ucapnya kemudian

Sunyoung langsung mengibaskan kedua tangannya “tidak-tidak” tolaknya seperti itu , Yoochun beserta satu temannya lagi tersenyum kearah Sunyoung ‘kedua namja yg tampan’ pikir Sunyoung , senyuman mereka terlihat sangat cerah
“aku berharap kamu tidak mempercayai perkataan mereka , semua itu hanya gossip belaka . tidak ada yg benar” ucapnya kemudian

“ooh??” kejut kedua namja ini “jadi… kenapa kamu menangis disini? Bila bukan karna- Gongchan”

“aku menangis karna-“ menatap Yoochun dan namja itu bergantian “kenapa aku harus mengatakannya kepada kalian!?” Yoochun dan temannya itu terlihat saling menatap kebinggungan
“sudahlah… aku masih ada urusan , aku duluan” yeoja ini-pun pergi , sikap dan gayanya bener-bener membuat kedua namja ini tidak sanggup untuk tidak tersenyum

“yeoja yg aneh” seru temannya Yoochun ini

“iyakah?? Menurutku… istimewa” puji Yoochun , temannya ini menaikkan satu alisnya ‘yeoja sekasar itu menurutmu istimewa??’ arti dari tatapannya
“kamu tidak akan mengerti Gikwang… , karna kamu tidak pernah mengalaminya sendiri” dari matanya dapat dibaca bila namja ini masih tidak begitu mengerti dengan maksud Yoochun “sudahlah… pelan-pelan kamu akan mengerti , khaja”

Setelah Yoochun pergi , Gikwang masih menolol ditempat ‘sebenarnya apa yg tidak aku ketahui??’
Kembali menatap kearah dimana Sunyoung pergi ‘apakah aku harus mencari tau dari yeoja itu??’

,,,

Sepulangnya dari sekolah , tentu saja Sunyoung langsung balik keasrama . yeoja ini sangat terkejut melihat seorang namja yg sedang berdiri didepan asramanya , Sunyoung sangat mengenal wajah ini

“Yoochun- oppa??” Yoochun menoleh “benerkan?? Haha” tawa Sunyoung membuat wajah sedih Yoochun berubah ceria
“tapi- kenapa kamu ada disini??” setelah dipikir-pikir , Sunyoung baru ingat kalau mungkin saja Yoochun datang untuk mencari Yoona “mencari onniku??” tebaknya cepat
Sebelum mendapatkan anggukan dari Yoochun , Sunyoung sudah menarik lengan namja ini “ayo keatas , onniku pasti sangat senang melihatmu disini” serunya , tapi Yoochun tiba-tiba melepaskan gengamannya itu ‘mian’ ucapnya

“apakah kamu bisa- menemaniku sebentar?” ajaknya kemudian . dan tentu saja Sunyoung tidak akan menolaknya ‘mumpung bisa jalan-jalan dengan orang ganteng’ pikirnya

“kamu dan onni..” seru Sunyoung

“sebenarnya aku..” seru Yoochun

Keduanya-pun tertawa setelah menyadari hal ini “kamu duluan” ucap Sunyoung kemudian

“sebenarnya aku dan onnimu tidak dekat , kami .. mungkin bisa dikatakan hanya memiliki hubungan sebatas teman biasa saja . kamu mengerti bukan??” Sunyoung mengangguk sok mengerti , padahal tidak . yg bisa ia dapatkan dari pernyataan ini hanya ‘Yoochun juga ada kemungkinan tidak menyukai Yoona’
‘lalu?? Bila keduanya tidak saling suka , trus kenapa bertunangan?? Aneh!’

“bila tidak memiliki perasaan satu sama lain , lalu kenapa kalian bertunangan??” tanyanya pula

“itulah nasib kita” jawab Yoochun

Sunyoung nampak mengerutkan dahinya “Ki-Kita?? Kenapa kita??” Sunyoung mengibaskan kedua tangannya , Yoochun melihatnya aneh
“bila jadi aku , aku pasti tidak akan bertunangan dengan orang yg tidak aku sukai . untuk apa coba?? Pada akhirnya tidak ada yg bahagia” jelasnya terlihat santai banget , Yoochun terkejut berdiri mematung dibelakangnya
“hei! Kenapa kamu hanya berdiri disana, tidak jalan lagi??” teriak Sunyoung ketika ia mendapati Yoochun telah berada jauh dibelakangnya

“kamu- mirip dengan seseorang” ucap Yoochun tiba-tiba , Sunyoung mendatanginya

“mwo?? Dugu ya??” tanyanya lagi karna kurang jelas

“seseorang yg aku kenal , ia juga pernah mengatakan hal yg sama kepadaku . saat itu .. aku juga rela mempercayainya , tapi semua sia-sia saja . karna pada akhirnya … hanya akan mendatangkan malapetaka . karna itu adik kecil , kamu juga- belajarlah untuk melupakan semua ucapanmu tadi itu . arra??” Sunyoung hanya diam ditempat
“sudahlah… sudah malam , mari kuantar pulang” kedua orang ini-pun berjalan pulang

Sesampainya diasrama , Sunyoung masih saja berkutat katit dengan pikirannya ‘aku penasaran , siapa seseorang yg ia maksudkan??’
Baru saja Sunyoung merebahkan tubuhnya kekasur dan menutup kedua matanya , tiba-tiba ia terbangun kembali setelah mengingat akan ucapan Tiffany beberapa waktu lalu ‘kata Tiffany ia pernah memiliki seorang pacar , bahkan demi pacarnya ini ia menolak untuk bertunangan dengan onni . jangan-jangan… seseorang yg ia maksudkan itu adalah pacarnya? dia (pacar Yoochun) mirip denganku??’
‘bagaimana bisa??’
‘bukankah semua yeoja yg ada disini (anak orang kaya) memiliki karakter yg sama seperti Yoona onni??’

Sunyoung tidak bisa tidur hari itu dikarenakan hal ini , yeoja ini mulai berpikiran yg tidak-tidak . sampai-sampai ia menduga kalau pacar Yoochun dulunya itu juga mempunyai tragedy yg sama dengannya , tidak sengaja masuk kedalam tubuh seseorang

‘kalau bener begitu… aku mesti mencarinya! Mana tau ia bisa menolongku keluar dari tubuh ini’ keputusan Sunyoung telah bulat

^^

Sunyoung telah menunggu sangat lama didepan ruangan osisnya Yoochun dan akhirnya namja ini keluar juga

“eh…kenapa kamu menungguku disini? Ada masalah apa?” tanya Yoochun

Sunyoung mengigiti bibirnya beberapa saat “aku hanya penasaran , siapa seseorang yg mirip denganku?? Apakah aku boleh berkenalan dengannya??” awalnya Yoochun menaruh sedikit rasa curiga

“andweyo” ucapnya kemudian , Sunyoung mengembungkan pipinya

“waeeeee??” rengeknya

“karna… aku telah berjanji kepadanya hanya akan membawa seseorang yg aku cintai untuk menemuinya , kamu mengerti??” Sunyoung mengangguk dengan lesunya ‘tentu aku mengerti , artinya kamu tidak menyukaiku bukan??’
‘juga tidak perlu dikatakan dengan begitu jelas bukan…’ sedih Sunyoung , Yoochun tersenyum melihat wajahnya seperti itu

“Yoochun Hyung” panggil seseorang disana

Yoochun melihatnya dan ternyata mereka adalah Jiyeon dan Gongchan yg sedang berjalan-jalan disekitar sekolah sambil bergandengan tangan , Jiyeon sengaja melakukan hal itu karna ia ingin memperlihatkannya kepada Sunyoung dan Yoona ‘kakakmu merebut namja kakakku , maka sekarang aku harus merebut namjamu’ itulah kira-kira alasan dibalik ini semua , Jiyeon hanya ingin membalaskan dendam kakaknya Jessica

Begitu melihat Gongchan dan keempat mata mereka bertemu , Sunyoung langsung bersembunyi dibelakang Yoochun sedangkan Gongchan sengaja membawa Jiyeon ketempat yg lain . Yoochun keheranan melihat aksi mereka “ada apa ini?”

“a-a-aniya” Sunyoung menolak untuk berkomentar

“tidak mungkin.. kamu- beneran menyukainya bukan?” tanyanya kemudian

Sunyoung menghela nafas panjang “iyakah?” serunya kemudian lalu mengangguk “sepertinya emang iya , aku menyukainya” Sunyoung-pun pergi setelah Jiyeon dan Gongchan menghilang dibalik dinding , sedangkan Yoochun kelihatan cukup tidak senang mendengarkan jawaban itu dari mulut Sunyoung
‘ternyata… kamu beneran menyukainya’ lalu tersenyum sambil bergeleng kecil

,,,

“apakah kamu malu jalan denganku didepan yeoja itu??” Gongchan hanya diam dan Jiyeon telah mendapatkan jawabannya
“Nappun nam!!”

PRAKKK BHUG PIANKK KEDOBRAK KEDOBRUGGG

Beberapa barang mulai dilempar Jiyeon kearah Gongchan dan untunglah namja ini pandai mengelek , bila tidak tamatlah riwayatnya

“jujur padaku , apakah kamu- masih menyukai gadis itu?? (Sunyoung)” tanya Jiyeon , Gongchan tetap diam . ia sama sekali tidak berani menatap mata Jiyeon
“JAWAB AKU!!!” teriaknya kemudian , hal tsb membuat amarah Gongchan akhirnya melunjak juga

“KLO SUDAH TAU JAWABANNYA , KENAPA KAMU TANYAKAN LAGI . BABO!!”
“Ne, aku memang menyukainya . wae?? Dia lebih baik 100 persen darimu , arra!!” Gongchan-pun pergi

Jiyeon yg kesal itu kembali melemparinya dengan kuali (?) PLETAK tepat kekepalanya “PERGI! PERGI!! PERGI DAN JANGAN PERNAH KEMBALI LAGI , AKU TIDAK MAU MELIHATMU MUKAMU ITU LAGI!!!!!” teriaknya

“baiklah! jangan menyesal atas apa yg kamu katakan hari ini , huh!” Namja itu akhirnya pergi juga dan Jiyeon menangis dipojokan

‘lihat saja Yeonni , lihat saja bagaimana aku akan menghadapimu nanti! iihhh’

^^

Sunny , Tiffany , Yoona dan Sunyoung tengah berada dicanteen sekolah , awalnya mereka berempat baik-baik saja . sampai tiba-tiba beberapa orang mulai duduk dimeja yg berada didepan mereka , para yeoja ini adalah Jiyeon , Jessica dan beberapa pengawalnya . perang tatap-tatap-an-pun terjadi

“sudahlah… lebih baik kita keluar sekarang” ajak Tiffany , tapi Sunyoung tidak mau

Disisi lain , Jessica juga melakukan hal yg sama kepada adiknya . tapi adiknya ini juga menolak “biarkan aku onni” pintanya

Jiyeon mulai mendekat kearah Sunyoung , mata mereka masih saja saling tatap-tatapan . Fany berusaha menarik Sunyoung , tapi yeoja ini tetap berjalan mendekati Jiyeon

“pertama kalinya aku mengenal yeoja seperti kamu , bener-bener cukup berani” ucapnya , ditambah dengan sedikit ocehan dibelakangnya “pantas saja namja itu bisa menyukaimu” walaupun dengan suara kecil , tapi Sunyoung tetap dapat mendengarnya

Yeoja ini tersenyum kecil sebelum membalas sesuatu “wae? Sekarang kamu ingin mengakui kalau aku itu lebih baik darimu??”
“iya juga sih… siapa juga yg akan menyukai yeoja segalak dirimu! Aku beneran sangat merasa prihatin kepada Gongchan , haha” tawanya

Jiyeon yg kesalnya sudah selangit itu akhirnya mengangkat tangannya juga , sebuah tamparan melayang kearah Sunyoung tapi yeoja ini berhasil menahannya . bukan itu saja , sekarang gantian Sunyoung yg memberikan sebuah tamparan tepat kepipi Jiyeon . yeoja ini terkejut setengah mati , sampai-sampai tidak dapat mengucapkan apapun

“kamu-kamu menamparku??” kejutnya

“ne , sekarang kita impas!” seru Sunyoung

Sebelum Sunyoung , Tiffany , Sunny dan Yoona pergi dari tempat itu , Jiyeon menyuruh semua teman-temannya yg berada disana untuk menahan mereka . tentu saja yeoja ini tidak akan diam saja dipukuli seperti ini “kamu berani memukulku??! Baiklah… akan kutunjukkan apa yg bakal kamu dapatkan karna perbuatanmu itu!! HIAAATT!!!” segeromblan orang mulai mendekati Sunyoung dkk , perkelahian-pun terjadi

Hanya Yoona-lah yg tidak mereka sakiti , yeoja ini adalah tunangannya sang ketua osis , sedikit bahaya bila mereka melakukan hal itu kepadanya dan justru karena hal inilah Yoona dapat pergi mencari Yoochun untuk meminta bantuan

“DIIAAAAMMM SEMUANYAAAA!!!” teriak wakil ketua osis ini , Dongjun . Gongchan juga datang bersama mereka

Semua orang telah berhenti setelah mendengar teriakan tsb , tapi tidak untuk Jiyeon dan Sunyoung yg masih tengah jambak-jambakan disana . Yoona ingin melerai mereka , yeoja ini mulai menarik-narik tangan Sunyoung dari kepala Jiyeon . tapi Sunyoung yg sudah emosi itu malah menulak Yoona sampai jatuh mengenai meja makan , kepalanya terbentur cukup keras dan mengeluarkan darah . akhirnya Jiyeon dan Sunyoung berhenti juga , sebelum Yoochun mengendong Yoona pergi . ia sempat menatap kearah Sunyoung dengan kesalnya , yeoja ini menjadi sangat merasa bersalah

“itu namanya karma!” kecam Jiyeon lagi , Jessica langsung menyuruhnya diam dan membawanya pergi

“gwencana?” tanya Tiffany

“gwencana” balas Sunyoung dengan kepala menunduk
“aku ingin pergi menjenguk onni” Sunny dan Tiffany-pun mengikutinya

Setelah mendapatkan kabar kalau Yoona baik-baik saja , Sunyoung-pun dipanggil oleh Dongjun untuk menghadap Yoochun keruangannya

Sebelum Sunyoung memasuki ruangan tsb , ia kembali menarik lengan Dongjun “Dongjun a~ apakah- Yoochun oppa-dia- orangnya..” belum juga selesai ngomongnya , Dongjun sudah mengangguk dengan mantapnya

“orangnya sangat galak” ucapnya kemudian , Sunyoung berkeringat dingin
Dongjun memukul kedua pundak Sunyoung “Hwaitting!” lalu ia-pun tertawa dalam hati dan pergi

“Dongjun a!! apakah kamu tidak bisa menemaniku? Yach!!”

Terpaksa , Sunyoung mendatangi ruangan itu juga dan begitu membuka pintu tsb CKREK seseorang sedang berdiri disana memunggunginya

“Yoo-yo-Yoochun oppa miane!!” teriak Sunyoung kemudian

Namja ini menoleh kearah Sunyoung dan tersenyum “kamu sudah tau letak kesalahanmu ada dimana?” ucapnya , Sunyoung mengangguk ‘ya’ . wajah ketakutannya membuatnya terlihat mirip seperti sedang menangis
“jangan menangis! Bila keseringan menangis akan membuat mata buta , arra?” gertaknya sambil membelai lembut kepipi Sunyoung , padahal yeoja ini sama sekali tidak menitikkan airmata . Yoochun telah salah paham

Sunyoung menatap tepat kekedua mata Yoochun , begitu juga dengan namja ini

DUG DAG DUG DAG

‘siapa yg bisa memberitahuku , perasaan apa ini??’ tanya Sunyoung pada dirinya sendiri

=== TBC ===

11 responses to “The Reture Soul 02

  1. hmmm, situasinya kaya semakin pelik..
    jg bingung gimana kehidupan yeonni sebelumnya sebelum jiwa mereka tertukar..
    tp pnasaran jg siapa yeoja yg dimaksud yoochun…
    jiyeon ternyata disini galak juga yah, bales dendam demi unnienya..
    aigoooo >___<

    • Yeoja yg dimksd yoochun bakal t’jwb di part 4
      And mksd kamu yg penasaran itu khdpnny yeonni apa sunyoung?? Pemilik tubuh yeonni n rohnya sunyoung loh! Hoho
      Jiyeon sgt2 galak dsni, keke
      Sent from BlackBerry® on 3

  2. daebakkK!!!
    omona~ penasaran selanjutnya! jangan lama-lama di publishnya yaa.. authorku tercinta *eh?
    sama numpang promote yaaaa…

    http://daheefanfiction.wordpress.com/ disini kita lagi nyari author sama FREEWRTITER FF..
    kalo berminat silakan kunjungi blog kami dan hubungi lebih lanjut..

    ghamsa habnida thor…
    tapi bnran loh thor ini FF keren bgt!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s