Love or Brother 03

Title : LOVE or BROTHER

Author : Enny_xie

Main Cast : Lee Jieun , Jang Wooyoung , Yoo Seungho , Park Jiyeon , Nickhun , Victoria , Suzy & Taecyeon

Lenght : [Series] 2,505 words

Rating : [PG-13] + STRAIGHT

A.N : GAK SUKA , JANGAN BACA – KLO UDAH BACA , JANGAN LUPA UNTUK RCL [Read,Like & Comen]

| Prolog | Previous |

^^

Wooyoung baru saja balik kerumah, saat itu Jieun dan Nickhun telah menunggunya didepan pintu. Ketika mereka balik tadi, Suzy tiba-tiba menghampiri mereka dan mengatakan kalau Wooyoung telah pergi menjemput Jieun

“kenapa kalian berdua berdiri disini?” tanya namja itu sambil berlalu masuk kedalam rumah

Jieun mendekatinya “Wooyoung oppa~ apakah kamu-(menjemputku tadi?)“ setelah melihat payung yg dipegangi oleh Wooyoung, Jieun tidak menanyakannya lagi karna sudah tau jawabannya

“wae?” seru namja ini masih kelihatan begitu dipaksakan

“mianeyo.. aku-(tidak tau kamu datang menjemputku)“

“aniya! Jangan salah paham, aku tidak pergi menjemputmu. aku hanya- ingin menemui seseorang disana, aku telah janjian dengannya,em..seperti itu”

“du-gu?” heran Jieun

“se…orang yeoja” jawab Wooyoung sebelum pergi

“yeoja??” kejut Jieun dan Nickhun barengan

Ketika makan siang hari ini, raut wajah Wooyoung telah berubah. Namja ini seperti sedang menyembunyikan sesuatu, tapi tidak ada seorangpun dari mereka yg berani menanyakannya. Jieun tiba-tiba duduk disamping Wooyoung ketika Nickhun baru saja naik dari tempat duduknya, namja itu bukannya meresponnya malah ikutan berdiri mengikuti Nickhun. Jieun sama sekali tidak tau kesalahan apa yg telah ia perbuat sampai Wooyoung menjadi seperti itu. Wooyoung kemudian menghabiskan sisa makanannya dengan duduk disamping Suzy (yaitu tempat Jieun pada awalnya) dan meninggalkan Jieun sendirian dibelakang sana

Suzy yg tidak rela melihat Jieun sedih itu-pun mulai bertanya “ada apa sih, oppa??” tanyanya

“aniya” jawab Wooyoung dingin, Suzy tidak berdaya

Selesai makan, Suzy-pun mandi dan kini telah bersiap-siap untuk tidur dikamarnya. Begitu ia masuk kedalam kamarnya tsb, ia melihat Jieun yg sedang duduk terbenggong disana. Yeoja tsb mendatanginya

“Jieun a~” panggilnya seperti itu, dipanggilan ke3 barulah ia menjawab

“oh! Suzy a~ wae?”

“seharusnya aku yg bertanya bukan? ada apa dengan kalian berdua? Em…”

Jieun mengeleng kepalanya sendiri “aku juga tidak tau Suzy, ini pertama kalinya Wooyoung oppa seperti ini kepadaku. Aku juga-sangat ingin tau apa yg telah terjadi”

Suzy mulai memutar otaknya (?) dan mendapatkan sebuah terkaan

“apakah mungkin… Wooyoung oppa melihatnya?” ocehnya seperti itu, Jieun yg tidak mengerti itu hanya bisa melihatnya dengan heran

“mak-sudmu?”

“mungkin saja bukan…” serunya lagi
“bukankah Wooyoung oppa pergi menjemputmu kesekolah, ada kemungkinan… saat kamu sedang bersama Seungho ia telah berada disana dan melihat semuanya. Karna itu.. ia sedang cemburu sekarang, hehe” jelasnya

“apakah mungkin??” ragu Jieun

“pasti!” ucap Suzy yakin
“babo! Apakah sampai sekarang kamu masih belum bisa melihatnya kalau Wooyoung oppa sebenarnya menyukaimu, ia hanya malu untuk mengungkapkannya” jelas yeoja ini

“justru itu yg membuatku marah! Ia tidak pernah mengatakan apapun kepadaku…” sedih Jieun
“baiklah… sekarang telah aku putuskan!!” teriaknya kemudian

“heh? Apaan???” binggung Suzy

“aku pasti akan membuat Wooyoung oppa menyatakan perasaannya kepadaku, lihat saja nanti!”

^^

Jieun berpura-pura dekat dengan Seungho untuk membuat Wooyoung cemburu dan sepertinya ia telah berhasil, namja itu kelihatan tidak bisa fokus selama 2jam pelajaran ini

“Wooyoung a! khaja!” teriak salah satu anggota basket mereka ini

Wooyoung-pun segera berdiri dari tempat duduknya dan karna tidak konsen sama sekali, namja ini tidak sengaja menabrak seseorang yg kebetulan berjalan kearah yg sama

“mian mian” ucap Wooyoung cepat, namja ini merasa malu ketika ia melirik kearah Jieun
‘mereka pasti sedang menertawaiku’ pikirnya dalam hati

Awalnya Jieun memang merasa senang setelah melihat ketidakkonsenan Wooyoung karna dirinya, tapi diwaktu yg sama ia juga kesal atas jawaban Wooyoung kepada Sohee – yeoja yg telah ia tabrak itu

“gwencanayo Wooyoung oppa, miane yo” ucap Sohee sambil memukul-mukul abu yg menempel pada celana Wooyoung

“a-a-agwen-gwenchana! Gwenchana!!” seru Wooyoung cepat

“miane, semua salahku! Aku sedikit terburu-buru” jelasnya

“aniya,gwenchana. Aku juga salah” seperti itulah keduanya mulai maaf-maafan dengan noraknya

Sebelum Wooyoung meninggalkan Sohee “Wooyoung oppa” panggilnya tiba-tiba

Wooyoung-pun menoleh “Wae?”

“apakah oppa akan ikut serta dalam pertandingan kali ini?” tanyanya

“em.. tentu!”

Sohee nampak tersenyum malu “Aku akan selalu menyemangatimu, hwaitting! hehe”

“gomawo” Wooyoung juga ikutan tersenyum lebay

“ah! Apakah- oppa masih menjalin hubungan dengan- yeoja itu?” walaupun Sohee tidak langsung menunjuk Jieun, tapi Wooyoung mengerti siapa yg ia maksud

“apanya menjalin hubungan, kami hanya- AKU HANYA mengangapnya sebagai dongsaengku. hehe” Wooyoung dapat melihat dengan jelas kemarahan dalam mata Jieun, tapi namja ini sengaja menjawabnya seperti itu

“baguslah….” Balas Sohee pula

Jieun ingin bangkit dari tempat duduknya untuk menghajar Sohee, tapi untunglah Seungho menahannya

“apa yg ingin kamu lakukan??” tanya namja ini keheranan melihat tingkah mereka berdua

“bila ada waktu, hubungi aku. Hehe” Sohee-pun pergi setelah mendapatkan satu kata ‘ne’ dari Wooyoung

Sebelum namja ini pergi mengikuti anggota basket lainnya, ia sempat menatap kearah Jieun dengan bangganya ‘kamu telah kalah Jieun’ itulah artinya (hehe)

Jieun beneran sangat kesal

‘apakah aku tidak akan pernah bisa mendengar Wooyoung oppa mengutarakan perasaannya kepadaku? Iiihhhhhh!!!1’

,,,

Ketika Nickhun pulang dari rumah Seungho, namja ini menemukan Suzy yg sedang latihan basket dibelakang halaman. Namja ini-pun mendekatinya setelah melihat permainannya yg sangat lucu itu

“apakah kamu menyukai basket?” tanya Nickhun secara tiba-tiba, Suzy terkejut

“Nickhun- oppa, kok kamu ada disini?”

“aku tidak tahan melihat permainanmu yg… jadi aku datang untuk mengajarimu, hehe bagaimana? Apakah kamu ingin berguru denganku?” kedua orang ini-pun sama-sama tertawa

“apakah aku- boleh menjadi muridmu?” tanyanya pula

“tentu!” seru Nickhun dan langsung mengayunkan bola basket tsb ketempatnya, Suzy menangkapnya dengan gemerlapan. Nickhun-pun kembali tertawa melihatnya seperti itu

Setelah menghabiskan satu setengah jam bersama, kedua orang ini duduk dipertanaman yg untuk istirahat sejenak

“gomawoyo, oppa” ucap Suzy

“tidak perlu sesungkan itu Suzy, kita bukanlah orang luar” Suzy-pun hanya bisa tertawa mendengarnya
“klo begitu- mulai minggu depan, setiap minggu aku akan mengajarimu main basket. Bagaimana?” Suzy sangat senang dan sangking senangnya ia tidak bisa mengucapkan apapun
“wae? shiro?” sedih Nickhun

“aniya! Aniya! Gomawoyo-gomawoyo, hehe”
‘omg! Tuhan, apakah ini jawaban yg kau berikan padaku? Gomawoyo… hehe’

^^

Victoria sedang duduk sendirian diperpus, saat itu banyak sekali yeoja-yeoja yg sedang duduk disana sambil bergosip ria. Awalnya Victoria cukup resah mendengar gossip murahan mereka dan ingin segera angkat kaki darisana, tapi ntah kenapa sebelum ia melakukan hal tsb, suasana perpus tiba-tiba menjadi tenang. Victoria-pun gembira dan kembali membaca bukunya. Seseorang tiba-tiba duduk didepannya tapi tidak ia tepis, sampai namja itu angkat bicara

“bukankah kamu- yeoja yg waktu itu??” ucapnya
Sadar bila seseorang sedang berbicara dengannya, Victoria-pun mengangkat kepalanya dan menatap namja itu ‘DIA??!!’ shocknya

“ne…” jawabnya sambil tersenyum malu

“kamu sering kesini??” tanyanya lagi

Dan seperti jawaban sebelumnya, Victoria hanya menjawab “Ne” hal tsb membuat Nickhun merasa kalau Victoria tidak suka berbicara dengannya

“oh… klo gitu- aku duluan” serunya kemudian lalu pergi

Victoria yg terkejut itu-pun langsung mengejarnya

“Hei! Kamu!!” panggilnya, Victoria belum mengetahui nama Nickhun

Nickhun-pun menoleh “aku?” tanyanya, yeoja tsb mengangguk ‘ya’

Saat itu, banyak sekali mata-mata yg melirik kearah mereka penuh rasa cemburu

“siapa- namamu?” tanyanya
Semua orang pingsan ditempat, termasuk Nickhun ‘OMG!! Dia tidak mengenalku??’ #miris

“perkenalkan.. Nickhun imnida, kamu?”
‘Nickhun?? Nama ini tidak asing ditelingaku?? Sepertinya aku sering mendengarnya?? bahkan hampir setiap hari’ lamun Victoria
“Heiii!!” panggil Nickhun lagi

“ah ya! Namaku- Victoria, pangawayo”

“ne, pangawayo” senyum namja ini

“ah~ apakah-kamu memang sengaja mencariku hari ini?” Sambung Victoria kemudian, soalnya diantara begitu banyaknya yeoja yg ada disini. Nickhun hanya duduk didepannya

Namja tsb mengangguk malu “ne, aku perlu bantuanmu” Victoria terkejut

“mwo?”

“kamu sering membaca diperpus ini bukan?? aku ingin mencari beberapa buku, aku harap kamu dapat membantuku” pintanya dan tentu saja Victoria akan membantunya dengan senang hati
‘ternyata didunia ini masih ada namja setampan dan sebaik dia. Setelah melihatnya sendiri, kini aku percaya dengan gossip murahan yg selalu aku dengar disini. Hoho’ ucap Victoria dalam hati

Karna Victoria adalah langganan diperpus ini dan kebetulan pengawas perpus tsb juga sangat menyayanginya, jadi ketika Nickhun meminta bantuannya untuk mencari buku, ia menyuruhnya untuk meminta bantuan dari Victoria saja. pengawas tua tsb sengaja menjodohkan mereka

,,,

Dengan wajah penuh senyuman, Jieun berjalan menghampiri Seungho yg sedang mendengarkan ipodnya disana

“seungho a~” panggilnya

Namja ini-pun menjawabnya dengan sebuah senyuman “wae?”

“apakah kamu- ingin nonton bareng denganku?” ajaknya kemudian, hal tsb sengaja ia lakukan didepan Wooyoung yg sedang berada dikelas yg sama

Setelah melirik sekilas ke-wajah Wooyoung yg full in masem itu, Seungho-pun menerimanya dengan senang hati

“baiklah, apapun keinginanmu pasti akan aku kabulkan. Hehe” seru namja ini

Walaupun Seungho tau Jieun sengaja mendekatinya demi membuat Wooyoung cemburu, tapi namja ini tidak marah karna ia sadar sebenarnya inilah kesempatan untuknya merebut hati Jieun. Setelah pulang sekolah, Jieun-pun masuk kedalam mobil Seungho dan pergi ntah kemana. tanpa sepengetahuan kedua orang ini, Wooyoung mengikutinya dari belakang . ketika Jieun dan Seungho sedang duduk berduaan didalam bioskop ,Wooyoung duduk tepat dibelakang mereka dengan sebuah hodie,topi,kacamata plus masker hitam (?)

Dipertengahan cerita, Seungho tiba-tiba mengengam erat tangan Jieun ketika yeoja ini sedang merentangkan tangannya dipenyangah kursi. Hal tsb terjadi begitu saja didepan Wooyoung, namja ini menjadi begitu kesal. Ditambah Jieun juga tidak menolak akan hal itu, malah tersenyum kearah Seungho

‘Jieunnnnnn!!!!!!’ teriak Wooyoung dalam hati
‘aku mengira selama ini kamu hanya berakting didepanku saja , tapi ternyata dibelakangku kamu juga- apakah kamu telah menyukai namja itu??’

Disebuah adegan dimana pemeran utama wanita dan prianya saling berciuman mesra

Jieun yg malu itu langsung melepaskan gengaman Seungho, namja itu juga kelihatan gugup mengaruki kepalanya. Wooyoung tidak bisa menahan amarahnya setelah melihat semua itu. ketika Seungho berniat untuk mencium pipi Jieun tanpa sepengetahuannya, Wooyoung langsung mengangkat minuman dan popcornya lalu ia lempar kemukanya Seungho. Namja ini terkejut dan menoleh kebelakang, Wooyoung sudah kabur ntah kemana

“omg! Siapa yg melakukannya, Seungho?” seru Jieun ketika ia menyadari seragam Seungho telah basah dan lengket

“yg pastinya orang” ucap Seungho tidak senang, walaupun ia tidak bisa memastikannya. Tapi firasat Seungho mengatakan kalau orang tsb adalah Wooyoung
“khaja! Kuantar kamu pulang. Dengan seragam seperti ini aku tidak bisa membawamu makan malam” ucapnya, Jieun-pun mengangguk ‘ya’

Pulang kerumah, Jieun sudah mendapatkan sebuah soratan mata yg tajam dari Wooyoung. Namja ini sedang menunggunya diluar rumah. Jieun tidak ingin mempedulikannya dan langsung masuk kedalam rumah tanpa menyapanya terlebih dahulu, hal tsb membuat Wooyoung semakin marah dan kemudian menariknya dengan paksa

“ada yg ingin kukatakan padamu!” teriaknya

Jieun sangat terkejut melihatnya seperti itu, ini pertama kalinya Wooyoung terlihat begitu emosi

“wae??” balas Jieun dengan gugup
‘apakah- ia ingin mengungkapkan perasaannya sekarang?? hehe’ senangnya

Teriakan Wooyoung berhasil membuat Suzy, Nickhun dan Taecyeon keluar dari kamarnya

“ada apa ini?” oceh mereka
‘apakah- Wooyoung telah menyadari perasaannya dan ingin mengungkapkannya kepada Jieun??! Wuah… Jieun pasti sangat senang! Hwaiiting Wooyoung!’ teriak Suzy dalam hati

“yg ingin kukatakan adalah… aku-“ Jieun menampilkan senyuman terindahnya
“aku- …” menatap semua temannya yg juga berada disana
“karna kamu begitu menyukai Seungho, aku akan merestuimu” sambungnya kemudian, senyum dibibir Jieun hilang dalam sekejab

“mak-sudmu?” heran yeoja ini

“bukankah kenyataannya memang seperti itu? apakah aku yg salah??”
“kamu- telah berciuman dengannya bukan?? hehe semua yeoja sama saja!” sindirnya lalu pergi begitu saja

“Yach Jang Wooyoung!!!” teriak Jieun menghentikan langkah kaki Wooyoung
“darimana kamu tau klo aku-“ namja ini hanya memberikan senyuman liciknya
“Kamu mengikutiku??” serunya kemudian
“jadi- orang yg menyirami Seungho itu adalah kamu?? Sungguh kekanakan!!” Jieun-pun pergi dari rumah, Suzy mengejarnya dan diikuti oleh Taecyeon

Sebelum Nickhun menyusul, namja ini mendekati Wooyoung

“walaupun kamu adalah teman terbaikku, tapi- dia adalah adikku satu-satunya, Wooyoung!!” setelah itu namja ini-pun pergi

Jieun berlari cukup jauh dari rumahnya, yeoja ini kelihatan sedang menangis. Tiba-tiba saja saat itu Hp nya bergetar didalam kantung, merasa sangat menganggu, Jieun-pun ingin mematikannya, tapi setelah melihat nama pada layar, yeoja ini mengurungi niatnya itu dan mengangkatnya

“hallo” berusaha menormalkan suaranya yg terdengar parau

“aku hanya ingin mengatakan, aku telah sampai dirumah. Tapi- apakah kamu baik-baik saja? suaramu terdengar serak. Apakah kamu habis menangis?? Waeyo?? Bukankah tadi baik-baik saja! apakah seseorang menganggumu??” ucapnya panjang lebar, perhatiannya tsb berhasil membuat Jieun tertawa dalam tangisnya

“aniya.. aku tidak sedang menangis” jawab yeoja itu

“jangan membohongiku, aku bisa mendengarnya dengan jelas. dimana kamu sekarang? apakah perlu kutemani?” usulnya

“ani! Aku ingin sendirian” jujurnya juga

“em…baiklah, tapi- setidaknya beritahulah aku dimana kamu sekarang? Aku berjanji tidak akan mencarimu, oke?” pintanya dan akhirnya Jieun memberitahunya juga

Setelah mengetahui keberadaan Jieun, Seungho-pun segera mengambil kunci mobilnya dan bergerak ketempat dimana Jieun berada . yeoja itu masih sedang menangis disana, Seungho mendatanginya dan memberinya sebuah sapu tangan

“wuaaaa… ternyata ketika kamu menangis juga begitu mengemaskan, pantesan kamu begitu suka menangis” ejeknya

Jieun terkejut ketika ia menoleh kesamping tempat duduknya “kamu! Bukankah kamu telah berjanji tidak akan mencariku??” bentaknya

“ne, aku memang telah berjanji. Tapi- apakah kamu tau, kalau janji itu dibuat untuk diingkari. Hehe” Jieun mengangkat satu alis heran “haha… aku hanya bercanda”
“aku mencarimu karna aku penasaran sebenarnya apa yg telah terjadi padamu. Bukankah tadinya kamu baik-baik saja?? Apakah- karna namja itu? karna ia melihat aku mengantarmu pulang dan menjadi tidak senang?!” seru Seungho kemudian

Jieun mengeleng kecil “aniya… justru kebalikannya, ia ingin merestui kita” jawabnya

“baguslah!” seru Seungho pula

Jieun menghela nafas panjang

“setelah mengingat semua hal yg telah aku lakukan demi dirinya, aku merasa aku sangatlah bodo. Karna ia tidak pernah mencari tau kenapa aku melakukan hal itu dan apa alasannya, ia hanyalah namja babo yg egois” jelas Jieun kemudian

Seungho tidak tau apa yg harus ia lakukan untuk menghibur Jieun, namja ini-pun hanya bisa memberikan bahunya untuk dijadikan sandaran kepala Jieun. ketika Wooyoung mendatangi tempat itu, ia hanya bisa berdiam diri melihat semua itu terjadi didepan matanya. Dimana Jieun sedang menangis dipelukan Seungho

‘aku terlambat’ ucap Wooyoung dalam hati

Seungho balik kerumahnya tengah malam, namja ini tidak sendirian, ia sedang bersama dengan seorang yeoja yg kelihatan begitu ngantuk. Begitu keduanya masuk kedalam rumah, lampu ruang tamu tsb langsung terbuka dan seorang yeoja paruh baya sedang duduk disana

“helmoni..” seru kedua orang ini

‘Bila bersama dengan Jiyeon sampai selarut ini, mungkin helmoni tidak akan marah’ pikir Seungho

Karna takut dimarahi oleh helmoninya pulang malam, Seungho-pun meminta bantuan Jiyeon untuk berakting bersamanya. Jiyeon ingin membantu Seungho karna ia tidak ingin keluarga Seungho tau bahwa selama ini mereka hanya berakting dan tidak ada cinta sama sekali diantara mereka, bila hal itu terjadi tentunya perjodohan mereka akan dibatalkan dan orangtua Jiyeon pasti sangat marah padanya

“aku mohon Jiyeon, bantulah aku kali ini. oke?” pintanya

Dengan terpaksa yeoja ini membantunya karna alasan diatas

“sebenarnya apa yg telah terjadi sampai membuatmu pulang selarut ini??” tanya Jiyeon ketika mereka sedang berada didalam mobil

Namja ini hanya diam dan Jiyeon-pun mulai menebak sendiri

“karna yeoja itu- Jieun?” tebaknya kemudian, Seungho tetap diam. Jiyeon bisa melihatnya kalau tebakannya itu benar
‘yeoja itu lagi… sebenarnya siapa sich dia?!’ kesalnya juga

Tidak memarahi Seungho maupun Jiyeon, helmoni mereka ini malah mendekati mereka dengan senyuman melengking

“karna kalian begitu suka berduaan sampai lupa waktu, lebih baik… kalian tinggal serumah saja. bagaimana??” usul Helmoninya ini

Jiyeon dan Seungho saling menatap satu sama lain

“ANDWEEE, HELMONI!!” tolak mereka barengan

Tapi apakah mereka bisa menolak permintaan helmoninya ini?? ditambah yeoja tua ini sudah sangat ingin mengendong seorang cicit

==== TBC ====

nantikan next partnya minggu depan, tq! Update setiap hari minggu

Advertisements

8 responses to “Love or Brother 03

  1. ko aku lebih tertarik sama Khunthoria couple yg jadi main castnya,atau Jiyeon-Sungho. Lebih dapet feelnya pas baca bagian mereka.

  2. Astaga, mereka berdua itu ya (jieun-wooyoung) bukannya saling mengungkapkan malah saling bikin cemburu..Lama kelamaan nti jieun ngira wooyoung mmg ga suka, bgitu pula wooyoung yg nyangka jieun mmg jadian ma seungho..Astaga >,<
    Eits, halmeoninya minta mreka tinggal serumah..kayanya sih bakal terjadi, namanya ucapan halmeoni pasti merupakan suatu perintah..hahaha
    Dtunggu updatenya mgg dpn 😀

  3. aku mohon,,,buat ji yeon dan seungho satu rumah…. aku bener2 setuju dengan usul helmoninya…. bener2 setuju plis…. aku dukung seungjiyeon…. semangat author….. buat trus ffnya………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s