I Hate You

IHATEYOUFF

Title : I Hate You
Author : Miharu
Genre : Angst, Sad.

Rate : PG-15
Length : One-Shot
Cast :
– Kwon Yuri
– Cho Kyuhyun
– Choi Minho

Sebenarnya sudah sejak lama aku ingin sekali mengatakan kata itu. Entah mengapa aku tidak pernah bisa mengatakannya. Bagiku sangat sulit, lidahku kelu. Tapi aku yakin, aku bisa mengatakan kata itu suatu saat nanti dan itu pasti.

* * *

-Kwon Yuri POV-

Matahari telah meninggi, saat ini jam menunjukkan 10:25 AM. Hari ini aku kesiangan lagi, kulihat tak ada lagi sesosok namja di sebelahku. Tadi malam aku bertengkar hebat dengannya.

Aku Kwon Yuri yang kini sudah berubah marga menjadi Cho Yuri, hidup bersama dengan suamiku Cho Kyuhyun. Pernikahan kami dapat di golongkan pernikahan yang tidak bahagia, awalnya memang indah. Tetapi, semakin lama, aku semakin tahu siapa namja yang hidup denganku itu.

Kyuhyun, yah seperti itulah ia dipanggil, dia adalah namja yang memang aku sukai dan aku cintai. Namun, pernikahan ini terjadi karena perjodohan. Ayahku dan ayahnya merupakan sahabat karib yang sudah sekian lama berpisah, lalu saat bertemu mereka memikirkan tentang perjodohan ini, agar tali persahabatan mereka semakin erat. Aku yang sudah lebih dulu mengenal Kyuhyun akhirnya setuju dengan perjodohan ini, sama halnya dengan Kyuhyun. Mungkin!! Mengapa mungkin? Atas segala perkataannya padaku belakangan ini, aku tahu dia tak menginginkan pernikahan ini.

Usia pernikahan kamu saat ini sudah menginjak 10 bulan. Masih baru tetapi sudah penuh dengan konflik. Kyuhyun sudah mulai berubah sejak usia pernikahan kami 4 bulan, baru 4 bulan ia sudah berubah dan menampakkan jelas segalanya. Meski begitu, aku masih menyimpan rasa padanya, meski ada yang mengganjal di hati.

Dengan malas aku melangkah ke kamar mandi untuk membasuh wajahku agar terlihat lebih segar. Kutatap wajahku di kaca, mataku bengkak. Lalu tiba – tiba handphoneku bergetar, kuraih handphoneku dari kantong celanaku. Setelah aku cek ternyata ada sms dari Minho.

From : Minho

Nuna, mau jalan – jalan keluar tidak? 🙂 Mau saja yah!! Aku memaksa loh XD

Aku tersenyum membacanya, Minho adalah atasanku di kantor dia merupakan adik kelasku sewaktu SMA. Yah meskipun lebih muda 2 tahun dariku tetapi dia lebih mapan dan sukses dariku.

Aku segera menekan tombol reply dan membalas pesannya.

To : Minho

Ah, Baiklah. Jangan lupa jemput aku, hehehe

Tak lama ia membalas.

From : Minho

Ne, ne pasti. Jangan lupa minta izin suamimu, ok 😀

To : Minho

Tak perlu, dia tak akan peduli. Sudah jangan banyak tanya cepat jemput aku

Setelah itu ia tak membalas lagi, aku bergegas mandi dan bersiap. 25 menit kemudian Minho datang.

“Tok.. Tok.. Tok..” suara pintu saat ada yang mengetuk.

“Apa bel itu rusak lagi?” batinku. Aku langsung bergegas membuka pintu, setelah kubuka pintu kulihat Minho berdiri sambil tersenyum ke arahku, ah sungguh tampan. Yak! Yuri apa yang kau pikirkan? Tapi mengapa aku jadi deg deg-an begini? Apa aku? Ah tidak tidak, tidak boleh.

Aku membeku sesaat, lalu ia menyadarkanku dengan memanggilku. “Nuna, nuna?”

Mi.. Mi..mianhae Minho-ya. Ayo berangkat sekarang,” ujarku, Ia hanya mengangguk.

[Di Mobil]

“Baiklah, kita mau ke mana?” tanyaku pada Minho.

“Bagaimana kalau ke Han River? Tempat pertama kali kau bicara padaku,” ujarnya. Oh Tuhan matanya, apa lagi ini?

“N..n..ne,” ujarku agak terbata.

“Jangan grogi gitu, Nuna,” ia tersenyum sambil membelai rambutku lembut.

Aku membalasnya dengan senyuman kikuk. Ada apa denganku? Aku merasa gila saat ini.

* * *

Nuna, sudah sampai! Mari turun.”

“Ah, ne,” aku lalu keluar dari mobil dan melihat ke sekelilingku. Sungguh indah, tempat ini selalu menjadi favoriteku.

Nuna mau ice cream?” tanya Minho. Aku mengangguk. Aku teringat saat masa SMA, tepat ditempat ini Minho mengajakku bicara. Saat itu aku menangis di pinggir jalan, lalu Minho datang dan menanyaiku banyak pertanyaan, sungguh menyebalkannya ia saat itu. Itu merupakan pertama kalinya aku berbicara padanya.

Tak lama Minho datang membawa ice cream dan memberikannya padaku.

“Umm, Vanila. Kau tahu saja.”

“Tentu dong,” ia tersenyum lebih membuatku ingin, menciumnya. Hah? Apa lagi ini? Apa aku benar – benar gila?

Saat sedang asyik bercakap dengan Minho, tiba – tiba mataku tak bisa lepas dari sebuah mobil yang tengah terparkir di pinggir jalan. Itu terlihat seperti mobil Kyuhyun, terus kupandangi mobil itu. Dan apa yang aku lihat? Kyuhyun berciuman.

Tanpa terasa, air mataku jatuh. Minho terlihat bingung dan panik dibuat olehku.

Nuna? Gwaenchana?” aku tidak menjawab. Aku hanya menangis, ini sudah ke sekian kalinya aku melihat ia berciuman dengan yeoja yang bukan aku, istrinya.

Hatiku terasa hancur sangat hancur. Bagaimana tidak? Aku melihat suamiku berciuman dengan yeoja lain dan ini bukan yang pertama kalinya, namun yang kesekian kalinya.

Dibenakku saat ini hanya kebencian, kebencian yang tidak bisa diubah menjadi kata – kata. Tak lama aku merasa gelap dan gelap.

* * *

Kubuka mataku perlahan, mataku terasa berat. Saat kubuka mataku, kulihat ada Kyuhyun dan Minho.

“Apa ini rumah sakit?”

“Sudah, kau istirahat dulu,” ujar Kyuhyun dingin.

“Minho-ya, apa kau bisa keluar sebentar? Aku ingin bicara dengan Kyuhyun berdua,” pintaku dan dibalas anggukan oleh Minho, lalu ia berjalan keluar.

“Kau melihatnya?” ujar Kyuhyun membuka pembicaraan antara kami berdua.

“Seharusnya kau menolak perjodohan ini dari awal.”

“Apa aku punya kuasa?” ujarnya yang otomatis merobek hatiku menjadi bagian yang kecil sekali. Air mataku berjatuhan dengan deras. Ternyata benar dugaanku, ia memang tak pernah mau menikah denganku, jadi selama ini hanya aku yang mengharapkan perjodohan ini. Sungguh bodohnya aku ini.

“Tak seharusnya kau menghancurkan hidupku.”

“Maaf,” ujarnya langsung pergi meninggalkanku. Sungguh, namja brengsek.

Aku hanya bisa menangis, setragis inikan kisahku? Sungguh menyedihkan. Tak lama Minho datang.

Nuna? Gwaenchana?” tanya Minho dan dibalas anggukan olehku. Minho lalu mengusap pipiku, menghapus air mataku.

Nuna, aku benci melihatmu selalu begini.”

Selama ini hanya Minho yang tahu hubungan burukku dengan Kyuhyun. Ia yang selalu menenangkanku, ia yang selalu ada untukku. Ia pria yang hangat, sungguh beruntung yeoja yang ia cintai.

“Tak apa Minho-ya, ini memang bagian dari hidupku. Aku sudah di takdirkan begini.”

Minho lalu memelukku. “Nuna, saranghae.”

Mwo?”

– Cho Kyuhyun POV-

“Maaf,” ujarku lalu pergi meninggalkannya. Aku tidak bisa berbohong bahwa aku memang tidak mencintainya. Perjodohan itu benar – benar tidak kuinginkan, karena aku sudah mempunyai kekasih. Orang yang aku cintai sepenuh hatiku. Jujur aku merasa kasihan pada Yuri, tapi mau boleh dibuat. Salahnya tidak menentang perjodohan itu.

-Choi Minho POV-

Nuna, saranghae,” ujarku lantang.

Mwo?” aku yakin ia pasti terkejut dengan hal itu. Tapi aku memang mencintainya. Aku sudah mencintainya sejak SMA.

Saat aku tahu dia akan menikah dengan orang lain, hatiku sungguh hancur. Amat sangat hancur.

-FLASHBACK-

Hari ini aku putuskan untuk mengatakan padanya perasaanku. Perasaan yang sudah sejak lama kupendam.

Setelah agak lama menunggu, orang yang dari tadi kutunggu datang. Sungguh, malam ini dia sangat cantik, sangat sempurna. Menurutku bukan hari ini saja, tetapi setiap hari ia begitu.

“Minho-ya, Minho-ya. Aku akan menikah.”

Apa dia bilang?

“Hah?”

“Aku akan menikah,” ujarnya bahagia.

“Aah.. Chukkae,” ujarku pura-pura bahagia.

Apa? Menikah? Apa ini mimpi? Mengapa hidup tak adil? Nuna, saranghae.

Kuurungkan niatku mengatakan perasaanku, hatiku benar – benar hancur saat ini.

-FLASHBACK END-

“Kau pasti bercanda, kan?” ujarnya berkaca – kaca.

“Tidak Nuna, aku mencintaimu.”

“Cepat keluar dari sini!”

“Tapi..”

“KELUAR!”

-Kwon Yuri POV-

“KELUAR!” aku berteriak.

“Baik, tapi asal kau tahu. Aku benar – benar mencintaimu.”

Aku memalingkan wajah. Tangisku tumpah saat ia menghilang dibalik pintu.

“Aku bodoh!” batinku.

Tak lama suara sebuah handphone berbunyi. Tapi bukan handphoneku, lalu? Kulirik sebuah meja di sampingku. Handphone Kyuhyun rupanya. Bagaimana bisa ia meninggalkannya di sini? Kuraih handphonenya, ada pesan ternyata. Entah setan dari mana yang merasukiku hingga nekat membuka pesan itu.

From : Seohyunnie ❤

Baby, jangan lupa malan ini yah!! Oh ya, kapan kau akan membuang istrimu itu? Aku ingin cepat menikah denganmu.

Tangisku semakin menjadi. Sejahat itukah dia? Mau Membuangku?! Jahat sekali.

Kulirik sekitarku, entar apa yang hendak kulakukan.

-Author POV-

Yuri lirik sekitarnya, matanya tertuju pada gelas kaca di atas meja. Diambilnya gelas kaca itu, dilemparnya penuh emosi.

“Kau jahat Kyu, Jahat!” emosinya memuncak, semuanya terasa hancur dan tak adil. Diambilnya serpihan gelas kaca yang pecah. Ia arahkan bagian tajam dari serpihan itu ke pergelangan tangannya, ia sayat tangannya berulang kali hingga sobek dan berdarah. Lalu ia berteriak kencang.

Minho yang sedari tadi tetap menunggu Yuri diluar, meski sudah diusir segera masuk dan melihat keadaan Yuri yang melemah.

NUNA!” teriak Minho. Yuri hanya tersenyum. Minho langsung memeluk Yuri.

“Min, Nado saranghae.”

Nuna, jangan katakan apapun. Dokter! Dokter!” teriak Minho.

“Maafkan aku yang sudah menyakitimu, aku mencintaimu juga.”

Air mata tak dapat dibendung oleh keduanya. Entah harus bahagia atau sedih.

Tak lama seseorang datang.

“Dok, ada yang… ”

“YURI!” teriak Kyuhyun yang lalu menghampiri Minho dan Yuri. “Apa yang terjadi?” ujar Kyuhyun panik.

“Minho,” Yuri langsung mengecup lembut bibir Minho. Kyuhyun terkejut, Minho pun sama tetapi menikmati. Kyuhyun yang menyaksikan hanya bisa diam membisu.

Tak lama, mereka melepas ciuman mereka.

Saranghae, Minho-ya.”

Nado, Nuna,” Minho memeluk Yuri. Yuri menatap Kyuhyun dengan tatapan benci.

“Kyu, I hate you!”

Tak lama Yuri menghembuskan nafas terakhirnya.

* * *

Akhirnya aku berhasil mengatakannya, kata yang amat ingin aku katakan. Kata yang sangat berat aku katakan, akhirnya aku bisa mengungkapkannya.

I Hate You

END~

FF apa ini? == mianhae banget kalo gaje. Aku aja gak tau kenapa bisa jadi gini (?). Okelah, Don’t forget komennya, I need ur comment 🙂
ini ff 100% buatanku. Kalo mirip sama ff lain merupakan ketidaksengajaan.
DISINI DILARANG ADA PLAGIAT!! SEJELEK – JELEKNYA FF, ITU MERUPAKAN KERJA KERAS AUTHOR.

Advertisements

21 responses to “I Hate You

  1. aduh, knpa ending.a begitu…
    harusnya yuri sm minho, trus kyuhyun mulai suka sm yuri dan dia nyesel.. *opini

  2. huaaa.. apa ini?? knp selesai??.. yuri mati?? gimna sama minho??..
    aiss kyu kurang ajar banget kok mlah nyalahin yuri karena gak nolak perjodohan itu.. harusnya kalo emang dia cinta mati ama pacarnya di bilang dong ke orang tuanya klo di gak setuju..

    aku gk setuju banget kalo yuri mati, masa dia mati dengan cara gitu sih..
    thor sequelnya dong..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s