I Can’t Life Without You

Title : I Can’t Live Without You

Author : ettaeminho (@eccandies)

Casts : Cho Kyuhyun (Super Junior), Donghae (Super Junior), Seo Hyun (SNSD), Yoona (SNSD), Shindong (Super Junior), Cho Ah Ra

Genre : Romance

Lenght : Oneshoot

Rating : PG-13

Poster : MalaysujuFF

NB : Hallo semua, perkenalkan aku author baru di sini. Mohon kerjasamanya ya :D… Oia, FF ini pernah aku post di blogku dan beberapa blog lain. Jadi, mungkin beberapa dri kalian ada yg udah pernah baca *pede* #plakk… Oke selamat membaca, bagi yg udah pernah baca, baca lagi jga gapapa. keke😛

enjoy it :)

 

*******************************

” Jangan tinggalkan aku Seo ,” lirih Kyuhyun sambil menggenggam tangan kekasihnya, Seo Hyun yang sedang tergolek lemah di ranjang.

” Aku tidak akan meninggalkanmu oppa, aku janji akan selalu menemanimu, walau dengan wujud yang berbeda ” ucap Seo Hyun lemah. Kyuhyun hanya menunduk. Dia tak kuasa jika melihat wajah Seo Hyun yang pucat pasi.

” Saranghaeyo ” ujar Kyuhyun masih dengan menunduk. Sekian lama tak ada jawaban dari Seo Hyun, Kyuhyun mengangkat wajahnya. Dilihatnya Seo Hyun sudah terlelap dalam keabadian.

*****

Seohyun, Kyuhyun, dan Donghae berteman sejak kecil. Sejak kecil pula Kyuhyun telah menaruh rasa suka terhadap Seohyun. Atas dorongan dari Donghae, Kyuhyun berhasil menyatakan cintanya pada Seohyun. Mereka berpacaran sejak kelas 1 SMA dan bertahan hingga kelas 3 SMA sekarang. Kyuhyun dan Seohyun adalah pasangan serasi. Pasangan yang dapat membuat yang lain iri.

Mereka saling menyayangi, saling melengkapi. Donghae  setiap saat mendukung mereka. Tetapi kebahagiaan mereka pupus karena kanker paru-paru yang bersemayam di tubuh Seohyun. Dan akhirnya apa yang ditakutkan Kyuhyun terjadi , Seohyun meninggalkan dirinya. Selamanya…

Pemakaman Seohyun telah dilaksanakan. tiga bulan berlalu. Sejak saat itulah Kyuhyun menjelma menjadi sosok yang tak dikenal Donghae. Kyuhyun berubah menjadi sosok yang pendiam. Sangat dingin. Mungkin hanya pada Donghae, Kyuhyun mau berbicara. Setiap istirahat, Kyuhyun selalu mengungsi ke bangunan barat sekolah untuk bermain harmonika. Alat musik favorit Seohyun. Donghae juga merasa terganggu dengan cerita Kyuhyun yang menurutnya aneh.

Kyuhyun bercerita, bahwa satu bulan terakhir ini, dirinya ditemani sosok Seohyun. Sosok Seohyun yang hadir disisinya. Dan selalu mengajaknya bicara. Suara lembut yang diyakini Kyuhyun sebagai Seohyun itu, selalu datang disaat Kyuhyun sendiri. Kyuhyun bukannya takut, tapi ia malah senang. Donghae sadar, cerita Kyuhyun memang sangat tidak masuk akal. Bagaimana mungkin orang yang masih hidup bisa berbicara dengan orang yang telah tiada ?? tetapi sejauh ini Donghae masih memakluminya. Donghae menganggap itu hanyalah khayalan Kyuhyun untuk mengobati rasa rindunya pada Seohyun, cinta pertamanya. satu hal yang menjadi pertanyaan besar di benak Donghae : Sampai kapan Kyuhyun akan bersikap aneh seperti ini ???

*****

Di NeungGok High School

Kelas Kyuhyun dan Donghae…

” Semuanya , hari ini kita kedatangan murid baru dari Incheon, Yoona perkenalkan dirimu ” bimbing Park Seonsaengnim.

” Im Yoona imnida. Panggil saja Yoona. Salam kenal” sapanya.

” Oke Yoona, kau boleh duduk di samping Victoria” Park seonsaengnim menunjuk bangku Victoria yang terletak dua bangku di belakang bangku Kyuhyun dan Donghae. Yoona mengangguk. Dia berjalan menuju bangku Victoria. Saat melewati Kyuhyun, mata Yoona tak berkedip. Yang dilihatnya adalah seorang yang sangat sangat tampan. Karena terpesonanya sampai-sampai Yoona tak sadar ia melewati bangku Victoria. Yoona duduk tepat di samping namja yang agak chubby yang memandangnya heran.

” Heh , kenapa kau disini ??” tanya namja itu.

” Bukannya aku diperintah untuk duduk disini ? ” jawab Yoona tanpa menoleh.

” Tapi seharusnya kau duduk dengan Victoria, bukan denganku  ”

” Ha ?? ” barulah Yoona menoleh. ” kau bukan victoria ?? “.

” Memang bukan. Aku Shindong. ketua kelas disini. Dan kau salah duduk ” tegas Shindong. Tawa sekelas menggema. Yoona sangat malu !! ini karena ia terlalu serius memandang Kyuhyun. Juga gara-gara Shindong  yang berbicara terlalu keras hingga semua dapat mendengarnya. Dengan wajah merah, Yoona berjalan ke bangku Victoria.

” Aishh ” ucap Yoona pada dirinya sendiri.

” Hahaha..makanya kalau jalan jangan meleng ” tutur Victoria.

” Memangnya kau melihat apa ??” sambungnya.

Yoona menunjuk dengan dagunya ke arah Kyuhyun.” Tuuh “

” Ha ?? Kyuhyun ??” pekik Victoria.

” Ohh Kyuhyun namanya “

” Kau suka dengannya ??” tanya Victoria tanpa beban.

” Iya ” Yoona mengangguk enteng.

” Wahh kau harus siap-siap patah hati “

” yahh ..jangan buat aku down dong! memang dia sudah punya kekasih ??”

”  hehe, mian. dia memang telah memiliki yeojachingu. Tapi..”

” Yahh tidak ada harapan ” Yoona memotong ucapan Victoria.

” Tapi yeojachingunya telah meninggal tiga bulan yang lalu ” lanjut Victoria.

” Ha ?? me..meninggal ?? kenapa ??”

” Tidak tau ! Aku beri tahu saja ya, Kyuhyun itu sangat mencintai yeojachingunya, sepertinya dia tidak akan bisa membuka hatinya lagi untuk yeoja lain ..buktinya, setelah yeojachingunya itu meninggal, banyak sekali yeoja yang mendekatinya, tapi selalu ditolak olehnya. Jadi aku sarankan kau lebih baik mundur ” jelas Victoria.

” Mundur??  Ani..ani.. !! aku, Yoona akan berusaha ” tekad Yoona.

*****

Sepulang sekolah.
Yoona berjalan sendirian. Victoria ada kegiatan klub. Saat Yoona hendak melewati gerbang, dilihatnya Kyuhyun bersama motornya sedang bertengger di depan gerbang. Karena penasaran ,Yoona mencoba mendekat.

” Kyuhyun ” sapa Yoona semanis mungkin. Kyuhyun hanya menoleh sebentar. Lalu mengembalikan pandangannya ke tempat semula tanpa bicara. Yoona sedikit kesal dengan sikap kyuhyun. Tapi tidak akan menyerah.

” Sendirian  ?? atau sedang menunggu seseorang ??” tanya Yoona berharap mendapatkan balasan. Lagi-lagi Kyuhyun menoleh sebentar ke Yoona. Lalu dia bangkit dan menaiki motornya.

” Bukan urusanmu !! ” ujar Kyuhyun dingin. Setelah itu dia pergi. Yoona agak kaget juga mendengar ucapan Kyuhyun yang begitu dingin dan tajam. Tapi Yoona berusaha untuk berpikir positif.

*****

Di  Kamar Kyuhyun.

Kyuhyun merebahkan tubuhnya di kasur. Hari yang melelahkan membuat matanya perlahan terpejam. Tapi saat akan tidur..

” Dasar nakal , sudah lupa dengan nasihatku ??” entah dari mana datangnya, terdengar jelas suara lembut perempuan di sekitar kamar itu. Padahal di kamar itu hanya ada Kyuhyun. Kyuhyun masih diam ditempatnya. Seohyun datang !! itu adalah suara  Seohyun. Kyuhyun membuka matanya.

” Iyaa tuan putri ..aku tidak akan lupa” balas Kyuhyun sambil tersenyum.

” Apa  ??” timpal suara itu.

” Pulang sekolah tidak boleh langsung tidur. Ganti baju, cuci kaki,cuci tangan, makan. Benar kan ??”

” Hehehe..itu kau ingat. Ya sudah cepat sana ganti bajumu” perintah suara itu. Kyuhyun bangkit dan mengambil baju di lemari. Lalu dia melirik nakal, entah melirik siapa.

” Aku mau ganti baju , awas kalau kau mengintip” ancam Kyuhyun lembut.

” Ihh..tidakk akan”

Beberapa menit kemudian Kyuhyun selesai. Lalu ia turun ke lantai 1 rumahnya menuju meja makan. Sebelum Kyuhyun duduk, Ia berjalan ke kursi lain dan menarik kursi tersebut.
” Silahkan duduk tuan putri ” ucapnya seolah ada seorang yang akan duduk.

Tiba-tiba angin bertiup. Kyuhyun tau itu pertanda hadirnya Seohyun.

” Terima kasih ” balas suara itu.

” makananmu sudah ku siapkan. ” sambungnya.

” terima kasih cantik, aku makan dulu  ” kata Kyuhyun.

dari arah dapur, Cho Ah Ra , kakak perempuan Kyuhyun melihat tingkah adiknya itu dengan heran dan takut. Pasalnya, tindakan Kyuhyun layaknya mengajak orang berbicara. Padahal sejauh penglihatan Ah Ra, tidak ada siapapun di hadapan Kyuhyun. ia juga tidak pernah mendengar suara apapun. Rumah itu hanya dihuni oleh dirinya dan Kyuhyun. Orang tua mereka sibuk bekerja.Melihat yang dilakukan Kyuhyun, tidak heran kalau Ah Ra menganggap Kyuhyun frustasi ditinggal Seohyun. Namun Ah Ra hanya diam dan membiarkan.

” Nah sudah selesai, kau temani aku ke tepi kolam yah, aku akan memainkan harmonika untukmu ” ajak Kyuhyun.

” Oke ” balas suara  itu.Lalu Kyuhyun beserta bayangan Seohyun menuju ke taman belakang rumah.

Begitulah keseharian Kyuhyun semenjak Seohyun pergi. Kyuhyun sama sekali tidak merasakan kesepian. Karena Seohyun selalu menemaninya walau hanya dengan suara tanpa wujud. Tapi Kyuhyun senang. Ia senang karena Seohyun menepati janjinya untuk tidak meninggalkan Kyuhyun sendiri. Kehadiran Seohyun muncul sekitar satu bulan yang lalu. Sewaktu itu Kyuhyun sedang termenung di kamarnya sambil memeluk foto Seohyun. Tiba-tiba angin berhembus kencang. Jendela kamar Kyuhyun terbuka. Semula Kyuhyun agak takut. Tapi entah kenapa, dia merasa ada sepasang tangan yang mendekapnya dari belakang. Tangan yang kasat mata. Tapi Kyuhyun merasa nyaman dengan itu.

tanpa berpikir lagi dia berkata ” Seohyun ??”

Kyuhyun yang meyakini bahwa semua itu karena hadirnya Seo Hyun, bertanya. Berharap mendapat jawaban dari pemilik tangan tersebut.

” Iya Kyu, aku Seohyun. Aku akan tepati janjiku. Mulai detik ini tidak akan aku biarin kau kesepian. Aku menyayangimu “

Entah darimana, terdengar jawaban yang berasal dari suara seorang perempuan yang mirip sekali dengan suara Seohyun. Dan sejak saat itu, Kyuhyun selalu ditemani Seohyun. Disaat Kyuhyun sendiri, muncul angin yang bertiup tidak terlalu kencang. Disusul dengan suara perempuan yang diyakini Kyuhyun adalah Seohyun. Suara itulah yang mengobati rasa rindu Kyuhyun. Selain Kyuhyun, tak ada yang bisa mendengar suara Seohyun. Maklum saja orang yang melihat itu menyangka Kyuhyun stress. Pernah Donghae dan Kyuhyun sedang bersama, muncul angin bertiup ke kamar Kyuhyun. Suara itu terdengar dan berbicara dengan Kyuhyun. Tapi Donghae sama sekali tidak mendengar apapun selain suara Kyuhyun.

*****

” Hyung, aku boleh pinjam pulpen ?? pulpen ku hilang ” tanya Kyuhyun sesaat setelah ia mengobrak abrik isi tasnya.

” hanya satu ” jawab Donghae. Yoona yg mendengar percakapan mereka, bangkit dan menghampiri Kyuhyun.

” Nih, pakai punyaku saja ” Yoona menyodorkan sebuah pulpen pada Kyuhyun. Kyuhyun menoleh. Dia diam cukup lama.

” Shireo. aku beli saja  ” tolak Kyuhyun. Lalu Ia pergi meninggalkan Yoona yang kesal karena lagi-lagi untuk kedua kalinya sama Kyuhyun. Donghae memandang tanpa reaksi.

” PENGUMUMAN DITUJUKAN UNTUK SEMUA MURID. DIMOHON UNTUL MENJAUHI BANGUNAN SEBELAH BARAT SEKOLAH KARNA SEDANG ADA PROSES RENOVASI. SEKIAN TERIMA KASIH ” meskipun pengumuman telah berulang kali dikumandangkan, tapi Kyuhyun tetap tak peduli. Dia merasa nyaman di gedung barat sekolahnya itu. Dia pergi kesana untuk menyendiri sambil bermain harmonika.

Seperti saat itu. Dia jenuh dengan suasana kelas. Ia pejamkan mata sambil memainkan alat musik kesukaan Seo Hyun. Cukup lama Kyuhyun memejamkan matanya. Begitu terlarut sampai Kyuhyun tak menyadari bahaya di sekitarnya. Diatasnya, terdapat kaleng cat yang oleng, seakan hendak jatuh. Sebelum kaleng itu beserta isinya menimpa Kyuhyun, seorang mendorong Kyuhyun hingga keduanya jatuh terjerembab. Hingga kaleng itu sukses jatuh tanpa mengenai siapapun. Kyuhyun bangkit dan membersihkan tubuhnya dari debu.

” gwaenchanayo ??” tanya orang itu yg ternyata ialah Yoona.

” Gwaenchana ” Kyuhyun bergegas pergi, tapi dicegah Yoona. Kesabaran Yoona habis menghadapi tingah dingin Kyuhyun.

” Kyu, kenapa kau selalu seperti itu terhadapkku ?? apa salahku ??” Kyuhyun menghentikan langkahnya. Diam sebentar lalu berbalik karah Yoona.

” Salahmu ?? karena kau selalu menggangguku ?? kehadiranmu sama sekali tak ku harapkan !!! arasso !!” bentak Kyuhyun lalu pergi. Kali ini Yoona benar-benar terluka. Airmata menggenang di pelupuk matanya. Dia langkahkan kaki menjauhi tempat itu. Bukan ke kelas melainkan ke taman. Menenangkan diri.

Sesampainya di kelas, Kyuhyun ceritakan perihal Yoona tadi kepada Donghae. Donghae tersentak. Tapi tak ada gunanya menasehati apalagi marah pada Kyuhyun. Dia tidak akan menanggapi. Entah dasar apa, Donghae keluar kelas. Meyusul Yoona. Ditemukannya, Yoona sedang terduduk lesu di kursi taman. Donghae mendekat.

” Yoona-ya..” sapanya pelan. Yoona mengangkat wajahnya. Matanya merah tampak habis menangis.

” Boleh aku duduk sini ??” tanya Donghae sambil menunjuk bangku di samping Yoona. Yoona mengangguk.

” Yoona, maafkan kelakuan Kyuhyun ya. Dia sama sekali tak  bermaksud membuatmu seperti ini ” tutur Donghae seraya mengusap bahu Yoona.

” Tapi ke..kenapa  ??”
” Dia sebanernya baik ,,hanya saja…” Donghae menggantungkan kalimatnya. Ragu.

” hanya saja dia masih sedih karena ditinggal kekasihnya ??” sambung Yoona. Donghae kaget.

” Kau tau dari mana ??”

” tidak penting aku tau darimana. Aku ingin tau critanya. Kau maukan berbaginya denganku ??” pinta Yoona. Donghae menurut. Tanpa sadar ia ceritakan semua pada Yoona. Sampai ke suara itu. Yoona tersentak. tapi akhirnya ia juga menceritakan  tentang perasaannya pada Kyuhyun.

” Lebih baik kau lupakan dia” usul Donghae.

” Kenapa ??”

” Dia..susah untuk membuka hatinya lagi. Emm..mungkin belum untuk saat ini”

” Oke, akan aku coba. Terima kasih”

*****

Sejak peristiwa itu, Yoona menjadi dekat dengan Donghae. Entah kenapa dia merasa nyaman dekat dengan namja itu. Donghae selalu mendengarkan curhatannya dengan serius dan memberi solusi yg baik. Perlahan Yoona mencoba melupakan rasanya pada Kyuhyun. Terlebih sampai detik ini, Kyuhyun masih bersikap masa bodo terhadap dirinya. Kyuhyun sendiri masih bertahan dengan sosok  Seo Hyun.

*****

Musim kelulusan berlangsung. Sekarang, Yoona Donghae dan Kyuhyun melanjutkan pendidikannya ke Kyunghee University. Donghae dan Yoona pun sudah resmi berpacaran. Kyuhyun mendukungnya meskipun masih saja bersikap dingin pada Yoona.

” Yoona, ayo kita jalan-jalan ” Ajak Donghae di telpon.

” Ayo, tapi kemana ??”

” Terserah kau saja, tapi sebelum itu ke rumah Kyuhyun dulu  ”

” Ha ?? mau apa ??”

” Dompet ku ketinggalan di rumah Kyuhyun”

” Ohh. yah sudah .jemput aku jam tujuh . oke  !!”

“ iya cantik ,, hahaha”

Malam itu, Donghae dan Yoona menuju kediaman Kyuhyun. Tapi ada yang aneh di rumah Kyuhyun. Cho Ah Ra sedang berada di Busan sekarang. Rumah itu sepi. Makanya Donghae dan Yoona masuk tanpa permisi. Sewaktu membuka pintu, ada keanehan yg terlihat jelas. Di lantai, terdapat beratus ratus batang lilin. Di sekitarnya dihiasi bunga mawar putih. Donghae dan Yoona memutuskan berjalan ke kamar Kyuhyun. Pintu Kamar Kyuhyun terbuka sedikit. Sehingga ada celah bagi Donghae dan Yoona untuk melihat apa yg dilakukan Kyuhyun di kamarnya. Mereka terkejut. Pasalnya, di kamar Kyuhyun gelap. Hanya ada puluhan lilin kecil di sekitarnya.

Kyuhyun terlihat berbeda. Dia memakai kemeja putih dengan jas hitam. Tangannya terjulur ke arah dua batang lilin besar yg terletak di antara figura besar. Figura foto Seo Hyun !! Donghae dan Yoona masih betah mengintip.

” Seo Hyun, hari ini hari jadi kita yang ke tiga tahun. Semoga kau suka dengan ini ” ucap Kyuhyun. Tangannya meraih seuntai kalung berbandul hati di kantong jasnya. Ia letakkan tepat di depan figura Seo Hyun. Tiba-tiba angin bertiup kencang menyebabkan lilin-lilin kecil padam. Hanya dua batang lilin besar di samping kanan kiri figura yang masih menyala.

” Terima kasih Kyu, aku senang sekali dengan semua ini” suara itu kembali terdengar. Untuk kali pertamanya, Donghae dan Yoona bisa mendengar jelas suara tanpa wujud itu. Donghae akhirnya percaya bahwa selama ini Kyuhyun tak berbohong. Sementara Yoona sedikit ketakutan.

” Tapi maafkan aku Kyu, aku tidak bisa selamanya menemanimu ” ucap suara Seo Hyun.

” Maksud mu ??”

” Kyu, apa kau lupa ?? aku hanya makhluk gaib. Kapanpun waktuku bisa habis. Dan disaat itu terjadi, aku udah tidak akan mungkin bisa menemanimu lagi ” jelas suara Seo Hyun.

” Tapi…”

” Kau tentu tau kan ?? aku meninggal satu tahun lalu. Di sampingmu. Dunia kita berbeda Kyu, kita tidak akan mungkin bersatu”

” Lalu apa maumu ??”

” Aku mau, kau melupakanku. Kembalilah ke kehidupanmu Kyu. Dan cobalah untuk membuka hati untuk orang lain. Aku akan terus abadi di hatimu. Aku sayang kamu ” hening. Suara itu seakan menghilang. Bersamaan itu, dua batang lilin besar pun padam. Sehingga tak ada lagi penerangan di kamar itu. Donghae dan Yoona memutuskan untuk pulang. Donghae tau betul apa maksud Seo Hyun tadi. Dia sebetulnya agak khawatir pada Kyuhyun.

” Oppa, kau tau apa maksudnya tadi ??” tanya Yoona penasaran.

” Ne, aku tahu “

” Apa ??” Lalu Donghae menceritakan yg dimaksud Seo Hyun tadi. Yoona paham.

” Kita harus kembali ke rumah Kyuhyun besok pagi  ”

” Oke aku ikut !! “

Keesokan paginya Donghae dan Yoona kembali ke rumah Kyuhyun. Tak didapatinya Kyuhyun dimanapun. Kamarnya pun berantakan. Lilin-lilin berserakan tak karuan.

” Kyuhyun dimana  ??” Donghae terdiam sesaat. Berpikir. Tak berapa lama kemudian dia menggandeng Yoona.

” Aku tau dimana dia”

*****

Donghae dan Yoona berhenti di beberapa meter dari sebuah makam. Dilihatnya Kyuhyun sedang duduk sambil menundukan kepala di samping makam itu. Masih dengan pakaian semalam. Donghae mendekat.Yoona membututi.

” Kyu..” Donghae menepuk bahu Kyuhyun pelan. Kyuhyun menoleh. Tangan kanan Kyuhyun memegang sebatang mawar putih, sementara tangannya yg lain memegan seuntai kalung jantung hati.

” kau harus sabar, Kyu ” ujar Donghae. Yoona hanya diam.

” aku tau kau dan yoona mengintip semalam. Tapi aku membiarkan kalian karena aku ingin membuktikan kalau aku tidak berbohong “

” Mwo ?? Mian kyu”

” Ne, gwaenchana. Seusai lilin besar padam. Aku sadar kalau saat itu juga Seo Hyun sudah pergi. Benar-benar meninggalkanku. Semalaman aku tak bisa tidur. Pagi tadi aku memutuskan untuk kesini. menumpahkan kesedihan sekaligus mengucapkan selamat tinggal ” terang Kyuhyun. Kyuhyun memandang Yoona. Ia tersenyum.

” Maafkan aku yoona. Karena kelakuan ku selama ini terhadapmu ” ucapnya sembari mengulurkan tangan kearah Yoona. Yoona berpikir cukup lama. ia ingat dulu. Tapi itu tidak penting. Apalagi Yoona melihat senyum ketulusan di wajah Kyuhyun. Dia menjabat tangan Kyuhyun.

” aku sudah memaafkanmu”

” Terima kasih. Oia, apa kalian mau membantuku untuk menjadi diriku yang dulu ? ” pinta Kyuhyun tulus.

” Pasti. Kami pasti membantumu ” balas Donghae. Yoona mengangguk.

” Ya sudah kita pulang saja. Dan kau, Kyu, ganti bajumu. Aku bosan melihatnya ” ajak Donghae. Kyuhyun terkekeh. Lalu mereka berjalan bersama meninggalkan peristirahatan terakhir Seo Hyun. Saat Kyuhyun akan menaiki mobil, dilihatnya sosok Seo Hyun berdiri di samping makamnya sambil tersenyum. Seo Hyun menunjukan kalung hati yang Kyuhyun tinggalkan disana. Kalung itu terpasang di leher Seo Hyun. Kyuhyun tersenyum.

” Aku akan berusaha Seo. Demi kau ” katanya dalam hati. Lalu memasuki mobil dan berlalu.

******END*****

Huaahhh, FF gatot T__T

Oia, FF ini sbenernya blom selesai. Masih ada sekuelnya. Ditggu aja ya ^_^

Gamsahamnida….

28 responses to “I Can’t Life Without You

  1. Pingback: I Think Her It’s You | FFindo·

  2. omona, ngeri jg kayany klo jd donghae atau ahra ngeliat sikap kyu yg kaya orang gila..
    walaupun akhirnya donghae & yoona bs denger suara seo walau dihari terakhirnya menemani kyu dalam wujud lain..sedih de ceritanya, smoga sekuelny berakhir bahagia ^^

  3. Ffnya keren chingu, apalagi ff lanjutannya yang i think her it’s you. Aduh, ane sampe nangis beneran ngebaca dua ff itu. DAEBAK…!!!
    Btw itu shindong ngerusak suasana aja, wkwkwk (piss shindong hyung).😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s