Our Longest Separation extra-#3: Dear God

title: our longest separation

author: lightless_star

cast:

  • Kim Myungsoo (INFINITE)
  • Lee Sungyeol (INFINITE)

genre: angst/ hurt.

length: ficlet (letter format-529 words)

rated: general

Our Longest Separation

-lightless_star-

xx

DISCLAIMERS: I only own the story, the characters belong to themselves 

WARNING; PLOTLESS, SHONEN-AI

xxx

#1: Are You Doing Fine, Myungsoo? | #2: Please, Tell Me to Stop

xxx

Untuk Tuhan,

Pertama, aku mau berterima kasih padamu. Banyak sekali yang sudah kau berikan dalam hidupku selama ini.

Mata hitam yang besar dan jernih, tinggi badan yang membuat beberapa temanku iri, kulit putih yang halus, wajah yang tampan. Itu semua pemberianmu. Karena itu, terima kasih.

Yah, walaupun Myungsoo selalu saja menyuruhku kembali berkaca kalau aku bilang aku ini tampan. Apa-apaan itu? Bilang saja dia iri. Ya kan?

Tuhan, terima kasih juga kau sudah memberikan Myungsoo. Aku sayang padanya. Dia memang agak kasar dan sok cool. Tapi, sebenarnya dia itu orang yang manis sekali. Aku paling senang bersamanya. Selain karena dia baik, juga karena dia mudah dikerjai. Ahaha.

Tuhan, aku rindu pada Myungsoo. Kau mengambilnya dariku terlalu cepat. Tapi, tampaknya dia sama sekali tidak rindu padaku, ya? Buktinya, dia tidak mau membalas pesanku. Yah, mungkin saja sih itu karena dia tidak suka aku ganggu. Ah! Atau, mungkin saja berada di tempatmu lebih baik daripada disini bersamaku.

Jelas saja, sih. Kau kan sangat baik. Makanya dia senang berada ditempatmu.

Tuhan, apa sih yang dilakukannya ditempatmu? Apa kau menyuruhnya membantumu? Atau dia kerjanya cuma santai-santai saja disana?

Tuhan, ditempatmu ada gitar, tidak? Kamera? Soalnya, Myungsoo senang sekali dengan itu. Kemana-mana dia selalu bawa kamera. Hampir tiap hari, dia pasti menyempatkan diri untuk menyentuh gitarnya.

Pasti ada, ya. Kan disana ada apa saja. Baguslah, jadi Myungsoo tidak usah merasa bosan.

Tuhan, beritahu aku apa dia baik-baik saja? Apa dia sehat?

Beritahu dia agar makan yang teratur dan tidur yang cukup. Beritahu dia kalau aku mengkhawatirkannya.

Tuhan, bisa tidak kalau kau kembalikan Myungsoo padaku? Aku tahu kau memanggilnya terlalu cepat karena kau juga menyayanginya. Tapi… Rasanya ada yang hilang dariku kalau dia pergi. Dia salah satu pemberianmu yang paling berharga untukku.

Kalau kau tidak bisa mengembalikannya padaku… Beritahu aku cara lain agar aku dan dia bisa bertemu lagi.

Maaf, ya Tuhan kalau aku banyak tanyanya. Aku memang cerewet. Myungsoo juga sering kok bilang begitu.

Tuhan, kemarin Sungjong bilang padaku lagi kalau Myungsoo akan sedih kalau aku sedih. Benarkah begitu?

Itu artinya aku tidak boleh seperti ini lagi, ya?

Baiklah, kalau memang aku membuat Myungsoo sedih, aku akan berhenti bersikap seperti ini.

Mulai sekarang, aku akan mencoba untuk tidak menangis lagi. Aku akan mencoba tersenyum, agar dia bisa ikut tersenyum. Agar dia bahagia.

Tapi, tetap. Aku ingin bertemu dengannya secepat mungkin, Tuhan. Haruskah aku kesana? Jadi aku bisa sekaligus bertemu denganmu. Kan tidak enak kalau kita seperti ini terus, berbicara tanpa pernah saling bertatapan langsung.

Izinkan aku kesana, ya? Boleh, kan? Ehehe. Ah, nanti kau juga pasti memanggilku, kan? Sama seperti yang kau lakukan pada Myungsoo. Kau juga sayang padaku, kan Tuhan?

Ah, aku terlalu banyak bicara. Terima kasih ya sudah mau mendengarkan aku, Tuhan. Maaf kalau ocehanku membuang-buang waktumu. Aku yakin kau pasti sibuk sekali. Tapi, terima kasih. Berbicara denganmu selalu saja bisa membuatku merasa tenang. Aku tidak akan menyalahkanmu karena Myungsoo pergi dariku. Aku yakin kau tahu apa yang kau lakukan, dan kau selalu punya jalan yang indah untuk setiap manusia. Aku percaya itu, jadi aku tidak akan menyalahkanmu.

Nah, selama aku belum sampai disana….

Aku titip Myungsoo padamu, ya.

Tolong jaga Myungsoo, Tuhan.

Katakan padanya kalau aku selalu sayang dia.

-Lee Sungyeol.

xxx

11 responses to “Our Longest Separation extra-#3: Dear God

  1. aku baca langsung 3 suratnya sekaligus..
    sumpah! nyesekk! simple tapi bikin nangis! apalagi myungyeol akuutt macam saya~
    tanggung jawab kamu thor, galaumu menulariku T.T
    DAEBAAKK! SUPER DAEBAAKK!!

  2. Pingback: Our Longest Separation – The Last #4: Myungsoo, I’m Tired | FFindo·

  3. aigooo, sungyeol T,T
    aku bingung mau komen apa thooor, soalnya aku komen beturut2 di surat sebelumnya tadi sekarang kehabisan bahan komen deh T,T

    aku titip myungsoo, ya.
    tolong jaga myungsoo, Tuhan.

    yaampun nyeseeeek, sungyeol kasian bangeeet, kalo aku jadi dia aku udah nangis terus mungkin T.T

  4. astaggaa baca yang ini ternyata jauhh lebih nyesekkin (?) daripada baca 2 surat sebelumnya T.T
    kasian banget Sungyeol,tapi bener sih kalo dia terus menerus sedih ntar si Myungsoonya ga tenang >.<
    penasaran nanti akhirnya Sungyeol ma sapa ya? o.0
    *lari ke surat keempat

  5. Pingback: Our Longest Separation – Epilogue: Yes, I Miss You Too | FFindo·

  6. nyesek loh bacanya ._. aku sampe nangis gini jadinya T_T
    kalimat kalimat terakhirnya ituloh,sedih banget T_T
    good job banget deh thor~~

  7. ni ceritanya singkat tapi sukses bikin nyesek
    omooo
    ><
    titip myungsoo ahhh itu kalimat yg paling sedih T,T

  8. Skrg q udah ngerti ni ff *lama bget ngerti ny hahaha*
    thor harus tnggung jwab ne, q slalu nangis stiap bca ne ff, isi suratny simple tpi langsung masuk k dlam hati, tpi end ny jgan sedih2 y thor, kasian sengyeol, cepet satuin ma myungsoo y?
    Q lge gila bget ne ma MyungYeol!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s