I Think Her It’s You

Title : I Think She is You

Sequel : I Can’t Live Without You

Author : ettaeminho (@eccandies)

Cast : Cho Kyuhyun (Super Junior), Seo Joo Hyun (SNSD), Choi Sooyoung (SNSD), Lee Donghae (Super Junior)

Genre : Romance

Lenght : Oneshoot

Rating : PG-13

Poster : Makasih buat malaysujuFF

Hallo~ ini dia sequel dari ff ku “I can’t live without you”.. Mian klo lama. smoga suka ya 😀

********************************************************

Yeoja itu, kini terbaring lemah di rumah sakit. Berbagai selang menempel erat di tubuhnya. Disamping ranjang, ada tabung oksigen dan kantong infus yang tergantung, serta monitor yang memantau detak jantung si pasien. Ini adalah hari ke-2 dia koma. Koma, batas antara hidup dan mati. Entah sampai kapan dia bertahan. Kecelakaan itu, kecelakaan yang membuatnya terbaring tak berdaya. Dialah Sooyoung, yeoja yang tergolek lemah. Di alam bawah sadarnya, dia bertemu dengan seorang yeoja cantik. Yeoja yang wajahnya bercahaya. Yeoja itu, merangkul Sooyoung yang masih memandangnya bingung.

“Tolong jaga dia” ucap gadis itu. Sooyoung menyatukan alisnya, bingung. “Maksudmu ?”

“Hanya kau yang bisa mengobati lukanya” sambungnya.

Sooyoung semakin tak mengerti. “Aku tak mengerti dengan apa yang kau bicarakan. Dia, dia siapa ?”

Yeoja itu tersenyum cantik. “Dia, seorang namja yang sangat aku cintai. Dia begitu terluka saat aku pergi meninggalkannya. Dan hanya kaulah yang mampu menggantikanku”

“Tapi aku…”

“Tolong, aku mohon padamu” yeoja itu tersenyum untuk terakhir kalinya, sebelum dia meninggalkan Sooyoung. sendiri. Yeoja itu, menghilang begitu saja.

*******

“Kyu, kau mau ikut tidak ??” tanya Donghae di telpon.

“Ikut kemana ??”

“Ke rumah sakit”

“Hah ? mau apa ke sana ?”

“Bertemu Yoona. Dia ada disana. Sepupunya kecelakaan dan sekarang kritis. Untuk itu kau mau ikut tidak? Aku sedang terburu-buru ” tanya Donghae. Dari nadanya memang dia tampak tergesa gesa.

“Kalau Hyung sedang terburu-buru, untuk apa menelponku?”tanya Kyuhyun balik.

“Ahh sudahlah. Aku sedang di mobil. Pokoknya aku jemput kau sekarang juga.Ara ?” tuttttt….sambungan telepon terputus. Kyuhyun memandangi layar ponselnya seraya menggelengkan kepalanya. ‘Donghae…Donghae’.

Tiga bulan sudah sejak tragedi lilin di kamar Kyuhyun. Tiga bulan sudah Seohyun pergi, benar benar meninggalkan Kyuhyun. Tanpa menyisakan suara-suaranya yang setia menemani Kyuhyun seperti dulu. Awalnya Kyuhyun belum terbiasa. Tapi dengan bantuan kedua sahabatnya, Donghae dan Yoona. Lama-kelamaan, Kyuhyun sudah bisa kembali menjadi Kyuhyun yang dulu.

*******

TINNNN..TINNNN…TIINNN
Klakson mobil Donghae mengagetkan Kyuhyun yang sedang bersiap-siap di kamarnya. Dia harus cepat turun. kalau tidak, Donghae akan menceramahinya karena  kebiasaannya telat. Sebelum pergi, Kyuhyun meraih figura foto Seohyun. Di tatapnya sebentar, bibirnya mengulas senyuman. Setelah itu Kyuhyun keluar menemui Donghae.

Di Rumah sakit….

Donghae berjalan cepat sekali. Ini gara-gara Yoona menelponnya tadi sambil menangis. Donghae jelas panik. Kyuhyun berjalan di belakangnya sampai kewalahan.

“Bisa lebih pelan sedikit tidak?”

Tapi Donghae tidak menanggapi. Kyuhyun memutuskan untuk berjalan santai. Hingga dirinya tertinggal Donghae cukup jauh.

Sssssshhhh…

Suara apa itu ? Kyuhyun menghentikan langkahnya. Refleks dia berbalik. Tak ada siapapun. Kyuhyun penasaran. Dia sempat berpikiran desahan halus itu adalah Seohyun. Tapi tak mungkin ? sekarang kan Seohyun sudah tenang di alamnya. Kyuhyun mengangkat bahu lalu melangkah kembali.

******

“Yoona, Donghae ?” panggil Kyuhyun ketika melihat keduanya sedang terduduk di depan kursi ICU. Kyuhyun menghampiri mereka.

“Yoona, kau kenapa ??” Kyuhyun heran melihat mata Yoona yang bengkak. Dia lagi menyenderkan kepalanya di pundak Donghae.

“Sooyoung butuh darah. Darah di rumah sakit ini persediaannya habis.Yoona bingung. Orang tua Sooyoung sudah cerai dan sibuk sendiri-sendiri” jawab Donghae.

“Butuh darah ? apa golongan darahnya ?”

Yoona menatap Kyuhyun nanar. “Darahnya O. sedangkan aku B. Donghae A”

“O ?? aku juga O (ngarang)..aku bersedia mendonorkan darahku untuknya”tutur Kyuhyun. Yoona menatapnya tak percaya. “kau serius ??”

“Aku serius”

“ Kita ke ruangan dokter sekarang” ajak Donghae. Kyuhyun dan Yoona menuruti.

*****

“Gomawo, Kyu. berkat kau, Sooyoung tidak kekurangan darah lagi” kata Yoona.

Kyuhyun tersenyum ikhlas. “Cheonmaneyo”

“Kau dekat sekali dengan  Sooyoung ya Yoona ??” tanya Donghae.

“Ne..Sooyoung adalah sepupu ku satu satunya. Kami dekat sejak kecil. Tetapi saat orangtuanya bercerai, dia jadi kesepian.Untuk itu sooyoung pergi ke Daegu. Disana dia tinggal bersama halmeoni. Beberapa waktu lalu aku memaksa dia untuk datang ke rumahku. Aku tak tahu kalo Sooyoung mengendarai mobil sendiri. Dia bilang  kalau dia akan ke rumahku. Sampai pada akhirnya aku mendengar  dia kecelakaan. Dan kritis..semua ini karenaku” sesal Yoona.

“Kau tidak salah Yoona, sekarang kita berdoa saja supaya Sooyoung bisa sembuh” usul Kyuhyun bijak. Dia pernah mengalami saat-saat waswas seperti ini. Ya, saat sebelum Seohyun meninggal.

“Aku benar-benar membutuhkan kalian..” lirih Yoona. Donghae merangkulnya dan bersandar di pundaknya.

“Kita tidak akan meninggalkanmu, Yoona. Aku namjachingumu dan Kyuhyun sahabatmu, kita selalu ada untukmu kapanpun” timpal Donghae lembut.

Kyuhyun mengiyakan. Sesaat, mereka tenggelam dalam keheningan. Yoona terlelap di pundak Donghae, mungkin dia kelelahan. Donghae juga ikut memejamkan matanya dengan kepala disandarkan kursi. Sementara Kyuhyun berdiri dan menatap pintu ICU. Entah ada dorongan apa, tangan Kyuhyun meraih hendel pintu, dan membukanya. Dia langkahkan kaki memasuki ruangan itu.

Kyuhyun tertegun melihat yeoja yang tergolek lemah tak berdaya. Kini posisi Kyuhyun dekat sekali dengan ranjang Sooyoung. Kyuhyun menatapi yeoja yang masih koma. Hatinya turut mendoakan kesembuhan yeoja yang belum dikenalnya ini. Entah mengapa, Kyuhyun tidak ingin mengalami kehilangan untuk yang kedua kalinya. Cukup Seohyun saja. Kyuhyun masih memandangi Sooyoung. kecantikan yeoja itu makin terlihat jelas dalam keadaan terlelap. Tanpa make up sedikitpun. Kyuhyun tersenyum. “Lekas sembuh”

Dua kata sederhana yang diucapkan Kyuhyun tanpa sadar, membawa kebahagiaan bagi seorang lain yang juga melihat Kyuhyun di ruangan Sooyoung. sosok itu, sosok yang begitu menginginkan Kyuhyun bahagia.

******

Kondisi Sooyoung mulai menunjukan kemajuan. Yeoja itu telah mampu melewati masa kritisnya. Kini dia sudah dipindah ke ruang biasa. Hanya saja, Sooyoung belum sadar dari tidur panjangnya. Kyuhyun, Donghae dan Yoona turut senang dengan kesembuhan Sooyoung yang berangsur angsur membaik.

“Kyu, Kau kerumah sakit saja dulu. Aku mau mengantar Yoona pulang. Sekalian mengambil baju ganti sama buku-buku juga.” itu kata Donghae.
Sesampainya di kamar rawat Sooyoung. Kyuhyun tanpa ragu ragu melangkah masuk. Walapun belum mengenal, Kyuhyun merasa begitu dekat dengan Sooyoung. entah mengapa, Kyuhyun juga tidak mengerti.

“Kau mengingatkanku akan seseorang” gumam Kyuhyun. Disentuhnya jari-jari dingin Sooyoung perlahan. Ingatannya kembali ke masa dulu. Saat Kyuhyun menggenggam tangan Seohyun erat, memohon dengan sangat agar gadis yang dicintainya itu tak meninggalkannya. Sayang, permohonan Kyuhyun tak dikabulkan.

Tangan Sooyoung bergerak pelan. Membuat mata Kyuhyun terbuka dan mengaburkan ingatan masa lalunya tentang Seohyun. Kini mata Kyuhyun fokus dengan apa yang sedang dilakukan Sooyoung.

Perlahan tapi pasti. Sooyoung membuka matanya. Kyuhyun tersenyum girang. Mata Sooyoung beralih ke Kyuhyun. Pandangan mereka bertemu.

“Ka..kau si..siapa..??” tanya Sooyoung lirih. Kyuhyun lantas tidak menjawab pertanyaan Sooyoung, dia malah  keluar ruangan guna memanggil uisa.

Beberapa menit kemudian….

“Mana ? Sooyoung, dia sudah sadar .aigoo Sooyoung…” seru Yoona heboh. Tadi Kyuhyun menelpon dirinya mengatakan Sooyoung sudah sadar. Begitu mendapat telepon dari Kyuhyun, Yoona langsung tidak tenang. Dia meminta Donghae mempercepat mobilnya.

Yoona sibuk memeluk Sooyoung. Donghae menghampiri Kyuhyun. “Bagaimana kata uisa ?”

“Kondisinya mengalami kemajuan” tegas Kyuhyun.

“Syukurlah”

*****

Sejak Sooyoung sadar, Kyuhyun tak pernah absen menjenguk yeoja itu. Dari perkenalan singkat, mereka menjadi dekat. Yoona dan Donghae sampai terheran heran sendiri. Apa posisi Seohyun sudah tergantikan dengan adanya Sooyoung ?? entah..hanya Kyuhyun yang mengetahuinya.

Suatu malam, Kyuhyun bermimpi. Di mimpinya, Kyuhyun sedang terduduk tenang di tepi telaga. Telaga tempat favorit dirinya dengan Seohyun dulu. Seperti biasa, sebuah harmonika menyertai dirinya jika Kyuhyun sedang menyendiri. Dia tampak sibuk memainkan irama dari alat musik tersebut. Permainan Kyuhyun berhenti. Dia membuka matanya karena merasakan ada sepasang tangan yang melingkari pundaknya dari belakang. Refleks Kyuhyun menoleh ke belakang.

“ Seohyun !! Seohyun..bogoshipoyo” Kyuhyun bangkit dan memeluk Seohyun. Tapi tunggu, tangan Kyuhyun tidak bisa menjangkau tubuh Seohyun.

“Ke..kenapa ??” tanya Kyuhyun heran. Seohyun tersenyum. “Karena dunia kita berbeda”

“Tapi tadi kau bisa menyentuh pundakku ??”
“Itu hanya bisa dilakukan olehku Kyu, tidak untukmu”

“Ini tidak adil”

“Kau akan mengerti semuanya Kyu”

“Tapi aku belum siap kehilanganmu..sampai kapanpun tidak akan pernah siap”

“Ada seseorang disana yang membutuhkanmu. Dia yang akan menggantikanku di hatimu” tutur Seohyun.

“Kau tidak pernah terganti Seo..aku hanya menyayangimu” suara Kyuhyun bergetar.

Seohyun menggelengkan kepala. “Hatimu tidak bisa memungkiri itu Kyu..aku mohon, jaga dia..kau bisa. Aku juga menyayangimu..”

“SEOHYUN !!” Kyuhyun terbangun, tepat saat tubuh Seohyun menghilang sekejab di dalam mimpinya. Tubuh Kyuhyun basah oleh keringat dingin. Apa maksud dari mimpinya itu ??.

*****

Dua belas hari kemudian, Sooyoung sudah diperbolehkan pihak rumah sakit untuk pulang. Donghae dan Yoona sibuk mengurusi biaya administrasi. Hanya Kyuhyun yang membantu Sooyoung mengemasi pakaian.

“Akhirnya pulang juga..aku bosan di rumah sakit” kata Sooyoung. Kyuhyun diam terpaku. Kata kata Sooyoung barusan, nyaris mirip dengan kata kata yang Seohyun keluarkan dulu dalam kondisi yang sama ‘yee..akhirnya pulang juga..bosan aku di rumah sakit’ begitu yang diucapkan Seohyun. Sooyoung heran sendirimelihat reaksi Kyuhyun yang diam membisu.

“Kyu..”

Kyuhyun masih diam.

“Kyu..Kyuhyun !!” panggil Sooyoung lumayan keras. Kyuhyun tersentak, nyawanya sudah kembali 100%.

“Apa apa ??”

“kau kenapa?? “ tanya Sooyoung. Kyuhyun menggeleng seraya tersenyum.

“anhi”

*****

Di Rumah Yoona….

“ Aigo..Yoona rumahmu seperti kapal pecah .. ckck..” pekik Sooyoung saat meliat rumah sepupunya kotor.

“Hhehe” Yoona hanya nyengir.
“ kalian mau minum apa ??” tanya Sooyoung pada Donghae dan Kyuhyun yang turut mengantarnya pulang ke rumah Yoona.

“Mmm..apa saja ” jawab Donghae.

“Oke ..”

“Sooyoung aku ikut ke dapur ya..mau merampok cemilan di kulkas..hehe piss Yoona” ujar Kyuhyun. Yoona melengos.

Di Dapur……

“aku buat kan cokelat hangat saja ya” gumam Sooyoung bingung karena dia tidak menemukan buah untuk dibuat jus, atau kopi. Kyuhyun baru saja memungut beberapa snack di kulkas Yoona lalu mengampiri Sooyoung yang sibuk mengaduk cokelat.

Kyuhyun memperhatikan saat Sooyoung membuat minuman itu.Kyuhyun tertegun. Cara Sooyoung membuat cokelat hangat barusan, sama persis dengan yang Seohyun lakukan dulu.

******

Kyuhyun mulai tak mengerti dengan situasi yang sekarang dihadapinya. Makin lama dia mengenal Sooyoung, makin dalam Kyuhyun masuk ke kehidupannya. Pribadi dan beberapa kebiasaan Sooyoung yang tak asing baginya. Kebiasaan kebiasaan itu, mengingatkan Kyuhyun pada cintanya dulu, Seohyun. Kyuhyun tak mengerti. Apakah ini semua kebetulan, atau…?? Dia teringat mimpinya dulu. Karena penasaran, Kyuhyun memutuskan untuk pergi ke makam Seohyun.

“Apa Sooyoung yang dimaksud kau dalam mimpiku dulu ??” gumam Kyuhyun. Dielusnya pelan batu nisan Seohyun. Dia sudah lebih tegar dan bisa menerima kepergian Seohyun. Tak seperti dulu. Kyuhyun menundukkan kepalanya. Berharap kini Seohyun hadir juga bersamanya. Tapi dia tidak merasakan hawa hawa kemunculan Seohyun.

“Kyuhyun..” tegur seseorang. Kyuhyun mengangkat wajahnya.

“Sooyoung ??” Sooyoung ikut berjongkok di samping Kyuhyun.

“Tadi aku bosan di rumah. Aku telpon Yoona dia sedang kencan dengan  Donghae. aku disuruhnya pergi denganmu. Saat aku menelpon rumahmu, katanya kau kesini. Ya sudah akhirnya aku susul. Habisnya aku penasaran. Ponselmu juga tidak aktif” katanya.

Kyuhyun tidak berkata apa apa. Jika dia kesini, Kyuhyun sengaja menon-aktifkan ponselnya. Dia ingin menikmati kunjungannya ke ‘rumah’ terakhir kekasihnya itu.

“Dia siapa Kyu ??” tanya Sooyoung. Kyuhyun masih tetap diam.

*****

Selesai berziarah, Kyuhyun membawa Sooyoung ke taman kota. Disana dia menjelaskan siapa Seohyun. Kyuhyun tak mau membicarakan Seohyun dengan orang lain di depan makam kekasihnya itu.

“Seohyun itu seseorang yang sangat aku cintai. Satu satunya gadis yang mampu memenuhi hatiku” tutur Kyuhyun.

“Dia..meninggal kenapa ??”

“Sakit”

“Mianhae”

“Untuk ?”

“Karna aku sudah membuatmu sedih”

“Bukan salahmu. Dari dulu aku sudah bersedih dengan kematian Seohyun”

“Kau masih mencintainya ??” pertanyaan Sooyoung terdengar ragu. Rupanya dia sedikit cemburu. Ya, kebersamaannya dengan Kyuhyun akhir-akhir ini membuat Sooyoung tanpa sadar menyukai pemuda itu.

“Sepertinya begitu..cinta ku untuknya takkan pernah hilang. Dia cinta sejati ku. kalau aku tidak sanggup, aku akan bunuh diri untuk menyusulnya ke alam sana” lirih Kyuhyun. Sooyoung semakin sedih mendengarnya.

“Apa ada kesempatan buat orang lain menggantikan posisi Seohyun ???”

Kyuhyun menatap Sooyoung sebentar. Lalu mengembalikan pandangannya semula. “Entahlah”

******

Entah bagaimana awalnya, saat Sooyoung bangun tidur, seuntai kalung berbandul hati telah menggantung di lehernya. Dia sendiri tak tahu asal kalung itu darimana. Yang jelas di mimpinya selamam, gadis yang dulu sempat muncul di mimpinya, muncul kembali. Gadis itu mengatakan hal yang sama seperti yang dia katakan tempo hari dalam mimpi Sooyoung saat Sooyoung koma. Sooyoung masih mengingatnya. dia ingat, di leher gadis cantik itu, terpasang kalung yang bentuknya sama persis seperti yang dia kenakan saat ini. Sooyoung masih bingung. Siapa gerangan gadis itu ??.

Donghae dan Yoona ternganga malihat kalung yang dipamerkan Sooyoung.

“Itu..itu kan..” Yoona memandang Donghae.

“Kalian pernah lihat kalung ini ??”tanya Sooyoung. keduanya mengangguk.

“Itu kalungnya Seohyun !!”

“APA ??!!”

Disaat itu juga, Donghae dan Yoona menceritakan seluruhnya tentang Seohyun. Tanpa terlupakan sedikitpun. Tak tertinggal pula foto Seohyun. Donghae menunjukkan foto sahabatnya kala masih hidup dulu. Sooyoung terkejut.

“Ya, yeoja ini..yeoja ini yang muncul di mimpi ku..dia..dia yang bilang aku harus menjaga seseorang yang sangat berarti buat dia..” ujar Sooyoung. Donghae dan Yoona saling berpandangan.

“Seohyun ingin kau menjadi penggantinya untuk Kyuhyun”

Sooyoung terpaku.

*****

Beberapa hari kedepan Donghae memutuskan untuk bicara empat mata dengan sahabatnya.

“Intinya Seohyun sudah melepasmu untuk bersama Sooyoung” kata Donghae.

“…”

“Bagaimana perasaanmu pada Sooyoung ??” tanya Donghae lagi.

“Entahlah…aku melihat Sooyoung seperti aku melihat Seohyun”

“Kenapa bisa begitu ??”

“Kebiasaan dan pribadi Sooyoung..mengingatkan ku pada Seohyun. Mereka…begitu mirip. Sampai aku merasa kalau Seohyun hidup kembali”

“Kau jangan gila, Kyu. Sooyoung ya Sooyoung..tak ada Seohyun dalam dirinya”

“Tapi pada kenyataannya itu yang aku rasakan..aku mengakui aku ada rasa terhadapnya. Tapi aku ragu. Apa aku mencintai dia karena ada sosok Seohyun dalam dirinya ?? aku bingung..”

“Seohyun sudah merelakanmu bersama Sooyoung, Kyu. Seohyun sudah dua kali bertemu Sooyoung di mimpinya. Dan dua kali pula dia meminta Sooyoung untuk menjagamu”

Kyuhyun menunduk. “aku benci pada diriku sendiri. kenapa aku begitu sulit  meluruhkan Seohyun di dalam diri Sooyoung. aku mengira dia itu Seohyun. aku memandang dia Seohyun. Seohyun, dia hidup kembali di raga Sooyoung”

BUKK..tonjokan keras mendarat di pipi Kyuhyun. Itu dilakukan Donghae bukan untuk menyakiti atau pelampiasan emosi. Akan tetapi sengaja dilakukan Donghae agar Kyuhyun sadar.

“Sadar Kyu. Seohyun sudah tak ada !! dia meninggal beberapa tahun lalu !! tepat disamping mu !!. dia tak mungkin hidup lagi dalam bentuk apapun. Kapan kau bisa menerima itu ??!!” bentak Donghae seraya mengguncang guncangkan pundak Kyuhyun keras. Kyuhyun hanya diam.

“aku, Yoona dan bahkan Seohyun sendiri ingin kau kembali. kau kembali ke dirimu yang dulu !! ayo lah Kyu..kau bisa mencintai wanita lain selain Seohyun. Kita tau seberapa besar rasa sayangmu sama Seohyun..tapi wanita lain juga penting Kyu. Sooyoung. Sooyoung nyata untukmu. Kau bisa memilikinya. cinta mu untuk Seohyun akan terus ada. tapi kau juga harus sadar, kalau Seohyun sudah pergi. Tak mungkin lagi kau memilikinya” terang Donghae.

Kyuhyun menyadari itu sedikit demi sedikit.

*******

Malam itu, tanggal 28 Juni, adalah ulang tahun Seohyun. Kyuhyun merayakannya dengan datang ke telaga sambil membawa harmonika. Sesampainya disana, Kyuhyun mendudukkan dirinya di bangku yang biasa digunakannya duduk bersama Seohyun dulu. Sekian lama Kyuhyun memejamkan matanya. Sampai dia merasakan ada seseorang yang duduk disampingnya. Refleks Kyuhyun membuka matanya. “Seohyun”

Tapi sayangnya, dia bukan Seohyun. Sosok itu nyata bagi Kyuhyun. Sooyoung !!. sebuah booket bunga lili dan sebuah lilin memenuhi tangannya.

“Kau sedang apa disini ??” tanya Kyuhyun dingin.

Sooyoung tak menjawab. Dia taruh rangkaian bunga lili di pinggir telaga. Dia biarkan bunga itu hanyut ke tengah telaga. Kyuhyun menyernyitkan dahi, heran. Sooyoung kembali ke tempat duduk Kyuhyun. Dan menaruh lilin yang dibawanya pada tangan kursi.

“Sooyoung….kalung itu ??” Kyuhyun heran saat meliat kalung yang melingkari leher Sooyoung.

“Kalung ini diberikan seohyun untukku”

“Mwo?”

“Aku sendiri tak tau bagaimana caranya. Sulit untuk menjelaskan semua ini. Seohyun sudah berkali-kali datang dalam mimpiku. Dia ingin aku menjagamu. Dia ingin aku mengantikan posisinya dihatimu. Meskipun aku tau itu tak akan pernah bisa”

Kyuhyun menatap air telaga yang tenang. Hatinya merasa bersalah. Jujur, sejak Seohyun meninggal, sulit bagi Kyuhyun berpikir jernih. Dia ingin memiliki Seohyun yang jelas-jelas bayangan. Bukan sosok nyata.

“Kalau itu kemauannya Seohyun, akan ku lakukan..demi dia” ucap Kyuhyun lemas.

“Shireo !!. aku tak mau kau mencintaiku karena paksaan. Aku hanya ingin ketulusan. Aku sayang padamu. Tapi kalau di hati mu masih dipenuhi dengan Seohyun, aku lebih baik menyerah” sanggah Sooyoung.

“…”

“Aku tak ingin kau mencintaiku hanya karena amanat Seohyun semata., atau karena aku mirip dengannya. Aku ingin kau mencintaiku karena aku Sooyoung, Choi Sooyoung..bukan Seohyun”

Kyuhyun terdiam. Mungkin ini sulit baginya, tapi dia harus mencoba.

“Soo aku lelah, boleh aku tidur dipangkuanmu?” pinta Kyuhyun layaknya anak kecil. Sooyoung mengangguk. Kyuhyun merebahkan kepalanya di pangkuan Sooyoung. Nyaman dan tenang. Keadaan ini mengingatkan Kyuhyun pada Seohyun. Mungkin karena kelelahan, Kyuhyun tertidur. Dalam mimpinya, yang sekarang sedang memangku kepalanya adalah Seohyun. Bukan Sooyoung. Seohyun tersenyum pada Kyuhyun. senyumannya manis sekali. Kyuhyun merasakan guncangan keras yang membuatnya terbangun. Kyuhyun terkesiap, tidak ada sosok lain yang memangku kepalanya. Kepalanya berada di alas bangku. Sooyoung maupun Seohyun tidak ada di sampingnya. Apa Kyuhyun bermimpi ?? tapi aneh..lilin yang dibawa Sooyoung masih utuh dan menyala di tangan kursi.

“Kyuhyun !!” panggil seseorang. Kyuhyun menoleh. Donghae, Yoona dan…Sooyoung berjalan cepat kearahnya.

“Sudah malam kau harus segera pulang” kata Donghae. Kyuhyun tidak menanggapi. Dia malah justru mendekati Sooyoung.

“kau kenapa pergi ??” tanya Kyuhyun. Sooyoung memandang heran. “Pergi ??”

“Kenapa kau meninggalkanku saat aku tertidur dipangkuanmu ??”

Sooyoung menatap Donghae dan Yoona, bingung. “aku tak mengerti. Sejak kapan aku kesini ?? kapan kau tidur di pangkuanku ??”

“Tadi..tadi kau kesini,membawa bunga lili sama lilin..kita berbicara..lalu aku tidur di pangkuanmu”

“Tidak mungkin Kyu.. sejak tadi Sooyoung bersama kami” ucap Yoona meyakinkan. Tidak ada kebohongan di matanya. Donghae mengangguk setuju.

Seketika, Kyuhyun merinding. Ada angin yang merambat ke tengkuknya. Dia merasakan angin itu merangkulnya dari belakang. Seohyun kembali !!. Kyuhyun terpaku. Sooyoung, Donghae dan Yoona tak bisa berbuat apa-apa karena mereka tidak melihat siapapun. Kyuhyun menoleh ke belakang. Seohyun tersenyum.
“Jaga Sooyoung..bukan untukku..tapi untukmu, dan hatimu” pesannya. Seohyun menjauhkan diri, lalu menghilang. Bersamaan dengan itu, lilin di tangan kursi padam. Kyuhyun memperhatikan lilin itu..fuhhh..lilin mati seketika.Seperti ada yang meniupnya.

Kyuhyun teringat dulu, saat Seohyun pergi. Lilin-lilin yang dia nyalakan mati bersamaan dengan menghilangnya sosok Seohyun selama-lamanya. Dan kini Kyuhyun sadar sepenuhnya, bahwa Seohyun memang sudah tidak akan kembali. Dia menitipkan Kyuhyun pada Sooyoung.

“Kyuhyun..” lirih Sooyoung pelan. Kyuhyun menatap gadis itu begitu lama. Sampai dia menarik tangan Sooyoung ke dalam pelukannya.

“Jangan tinggalkan aku…” ucap Kyuhyun.

“Kyuhyun..”

“Aku sayang padamu..tolong jangan tinggalkan aku. Cukup Seohyun yang pergi..tapi jangan kau..tetaplah disini, bersamaku”

“Kyu..aku..”

Kyuhyun menarik badannya dan menatap Sooyoung. “kau mau kan ??”

Sooyoung masih diam. ia terkejut saat  melihat sosok Seohyun dengan jelas di belakang Kyuhyun. Seohyun tersenyum seraya menganggukan kepala. Sooyoung membalas senyumnya. “aku mau”

Semua yang ada disitu, tersenyum senang. Tak terkecuali Seohyun..

-THE END-

***********************************************************************

Huaa.. ff gaje.. T.T

endingnya gaje..

maaf banget buat para readers klo ffnya ancur.

keep comment ya :D

45 responses to “I Think Her It’s You

  1. kyyyaaaaaaa…. so sweet… seohyun kyuhyun sooyoung.. semua’y so sweet bgt..
    pas kyuhyun tidur dipangkuan seohyun, keinget BBF pas so yijeong tidur di pangkuan’y Cha Eun Jae.. wkwkwkwk..
    aaaakkkhhhh itu ending’y.. hiks hiks hiks.. pengen’y lbih puanjang lgi min.. rumit sihh.. tpi ntar bagus klo di bikin pelm.. wkwkwkwkwk
    aaarrrggghhhh… author…. DAEBAK 😀

  2. Hwa!!!!!!!!!!Kenapa Kyuyoung#Abaikan saja

    Tapi ceritanya tetep cool kok….100 Jempol buat Author,,

    Lanjut ya thor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s