The Exorcist | Part 4

Title : The Exorcist

~Part 1~Part 2~Part 3~

Author : Sicafiramin @Sicafira

Main Cast : Kai (EXO), Taemin (SHINee)

Suport Cast : Find by your self~

Genre : Family, Romance, Fantasy

Rating : PG-15

Length : Chaptered

“Hmm, maaf. Kau tidak tau? Taemin sunbae kan kakak kelas kita” Kata seorang yeoja dengan wajah manis yang duduk satu bangku dengan Krystal, namanya Jiyeon

            “MWO?” Kaget Kai

            “Kalian kan bersaudara, masa tidak tau?” Heran Baekhyun sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

            “Yakk~ Taemin,kau tidak memberi tahuku kalau kau sudah sekolah disini dari dulu? Hah?” Bentak Kai sambil memasang muka bengis dan kesal pada Taemin, Taemin hanya terkekeh pelan.

            “Hahaha, aku langsung naik ke tingkat 2” Jawab taemin

            “Taemin kami naikkan langsung ke tingkat 2 karena dia sudah menjadi exorcist level 5, setelah itu ia bisa menjadi paladin” Tambah Nickhun

            “Taemin Sunbae itu exorcist termuda” Timpal Luhan

            “Apa? aladin?” Tanya Kai

            “Paladin tau, aboji juga seorang paladin… itu berarti exorcist dengan level paling tinggi” Jawab Taemin

            “Jadi? Aku level berapa?” Tanya Kai

            “Level satu pun belum” Jawab Taemin

            “Hah, hidup ini penuh tantangan, aku duduk ya” Kata Kai lalu duduk di samping namja yang duduk seorang diri, namanya Tao.

            “Krystal ssi~ aku tidak yakin mereka kembar” Bisik Jiyeon, Krystal mengangguk mantap.

            “Nah baiklah,sekarang kalian boleh berkenalan dulu, aku ada urusan dengan Taemin” Nickhun pun berjalan keluar kelas di ikuti oleh Taemin.

            Semua murid calon exorcist bergerombol mengerubungi Kai,Kai pun sedikit kaget apalagi saat Krystal berada di hadapannya.

            “Annyeong Kai, namaku Chanyeol”

            “Aku Baekhyun”

            “Aku Luhan”

            “Sehun”

            “Namaku Jiyeon salam kenal”

            “Aku Tao”

            “Hai semua nya, mohon bantuannya” Sapa Kai

            “Ne” Jawab mereka kompak kecuali satu orang, krystal.

            “Krystal~ ku harap kau tidak menyimpan dendam pada Kai” Bisik Luhan pada Krystal, yeoja itu hanya tersenyum sinis lalu duduk kembali ke bangkunya. Yang lain mulai mengobrol dengan Kai, dan Kai menerima keramahan teman-temannya. ‘Kontrol emosimu Kai.. mereka bukan teman-temanmu yang dulu lagi’ Batin Kai

            —

            Nickhun berbicara empat mata dengan Taemin, nickhun sadar bahwa Taemin tingkatan levelnya lebih tinggi darinya, dan lebih pintar darinya tapi Taemin hormat pada Nickhun.

            “Ada apa sonsaengnim?” Tanya Taemin

            “Aku tau kau pasti bisa berfikir dewasa iya kan?” Tanya Balik Nickhun, Taemin pun mengangguk

            “Jangan sampai para Exorcist tau kalau Kau dan saudara mu itu putra satan” Bisik Nickhun

            “Da..darimana, anda mengetahuinya?” Kaget Taemin, matanya menatap Nickhun tajam

            “Disini, hanya aku dan Heechul yang tau jati diri kalian. Jika Kai tidak bisa mengontrol emosinya dan berubah menjadi satan, Vatican bisa memenjarakannya bahkan membunuhnya, kau pun bisa di buru oleh pemerintahan di Vatican, bahkan aku dan Heechul bisa di penjara mungkin di hukum mati” Tutur Nickhun, Taemin mengangguk, sebenarnya ia sudah siap dengan resiko kedepannya, namun kali ini pernyataan Nickhun berhasil membuat jantungnya berdegup lebih keras lagi. Ia takut.

            “Se.. separah itu kah? Hingga kalian pun bisa kena?” Tanya Taemin, Nickhun mengangguk lesu

            “Aku dan heechul melakukan ini demi aboji mu. Sebelum ia menghilang, ia menghubungi Heechul dan aku agar bisa menjaga Kai” Tambah Nickhun lagi

            “Gomawo sonsaengnim” Taemin membungkuk, dan Nickhun pun mengangguk.

            “Kalau begitu, kembali lah ke kelas mu, jangan lupa nanti malam ada iblis lagi yang harus kita hadapi” Kata Nickhun

            “Ne, selmaat mengajar. Dan tolong bersabar menghadapi Kai.. ia.. mungkin sedikit lama dalam berfikir hehe” Kekeh Taemin

            —-

            Kai mash bercengkrama dengan ke enam teman barunya kecuali Krystal yang lebih suka memainkan handphonennya. Kai menengok ke belakang dan melihat Krystal, ia pun tersenyum kecil.

            “Kai, rumahmu dimana?” Tanya Tao

            “Ah? Sekarang aku tinggal di asrama, sama seperti kalian., dulu aku tinggal di gangwondo, di gereja” Jawab Kai

            “Oh bagus kalau begitu, nanti malam aku bisa berkunjung ke asramu, boleh?” Tanya Jiyeon

            “Huh? Untuk apa yeoja seperti mu mengunjungi asrama namja?” Tanya Chanyeol

            “Ya? Aku kan hanya ingin datang saja, bukankah kita teman?” Tanya balik Jiyeon

            “Kita sama-sama bercita-cita ingin menjadi exorcist! Membunuh semua iblis di dunia ini!” Tambah Chanyeol, mereka semua mengangguk kecuali Kai, dan Krystal tentunya.

            “Maaf menunggu lama” Nickhun datang llau semua murid kembali ke bangkunya masing-masing.

            “Kai kuharap kau betah disini ya. Nah sekarang kita mulai pelajarannya. Sebelum mulai aku ingin bertanya pada Kalian, mengapa kalian ingin menjadi exorcist?” Tanya Nickhun

            “Dimulai dari Chanyeol, Baekhyun, Luhan, Sehun, Jiyeon, Krystal, Tao kemudian si anak baru Kai” Kata Nickhun, Chanyeol pun berdiri dan memulai menjawab pertanyaan dari guru tampan itu.

            “Karena kedua orang tuaku bekerja di Vatican, mereka adalah exorcist, menyelamatkan banyak orang dari para iblis jadi aku ingin seperti mereka” Jawab Chanyeol, lalu Baekhyun pun berdiri sementara Chanyeol duduk kembali

            “Karena keluargaku bukan exorcist, jadi aku ingin menjadi yang pertama dan satu-satunya menjadi seorang exorcist di keluarga” Jawab Baekhyun

            “aku ingin menjadi exorcist karena…dari dulu aku selalu melihat roh, dan iblis. Aku sudah bosan jadi memutuskan menghancurkan mereka” Jawab luhan

            “Aku.. karena.. iblis sudah merenggut nyawa keluargaku, teman-temanku, saudaraku. Aku benci iblis! Aku ingin membunuhnya bahkan keturunannya sekalipun” Jawab sehun, Kai sedikit terperanjat kaget lalu ia menelan ludahnya.

            “Hmm aku, karena seorang exorcist rela mati demi menyelamatkan aku, jadi.. aku ingin seperti dia” Jawab Jiyeon. Krystal pun berdiri lalu menatap Kai sinis

            “Karena, aku disuruh oleh kakakku” Jawab Krystal dingin, kemudian duduk kembali

‘Yeoja itu, dingin sekali. Sangat berbeda saat berhadapan dengan Taemin. Cerewet’ Batin Kai

            “Aku ingin menjadi exorcist karena, iblis itu.. terutama yang ber api biru. Sudah menghancurkan desa ku” Jawab Tao, lalu semua menatap Kai, Kai pun berdiri dan berusaha menjawab sebisanya.

            “Aku.. karena.. aboji. Iblis sudah mengambil aboji, iblis pun sudah menghancurkan tempat tinggalku” Jawab Kai, ia teringat kembali saat aboji hilang di ambil oleh iblis itu.

            “Hmm jawaban kalian sangat baik, ku harap kalian bisa mewujudkan impian kalian itu. Adakah yang belum pernah melihat iblis disini?” Tanya Nickhun lagi, semua menggeleng. Lalu nickhun pun mulai proses mengajarnya. Hari semakin sore dan tidak ada waktu istirahat untuk murid-murid anonymous highschool. Semua heran, bahkan kesal terutama para siswa siswi di sekolah yang mulai jenuh dan ingin segera keluar kelas.

            “Kapan bubarnya?” Bisik Kai, Tao pun mengangkat bahunya, ia sendiri mungkin sudah lapar dan lelah.

            “Sonsaengnim, kenapa belum bubar juga?” Tanya Jiyeon

            “Kepala sekolah bilang, gerbang penghalang iblis ada yang rusak, entahlah katanya ini bisa berbahaya. Jadi kalian tenang dulu” Jawab Nickhun, ia pun melanjutkan menulis materi di papan tulis.

            “Padahal ini hari pertama aku masuk sekolah, kenapa? Bisa ada masalah seperti ini?” Pikir Kai, ia mulai merasa sakit di kepalanya seperti ada yang memukulinya.

            “Ah..” Teriak Kai, smeua menoleh, Kai pun terjatuh ke bawah sambil memegangi kepalanya.

            “Waeyo?” Kaget Nickhun, Kai berusaha bangun namun seolah ada yang menekannya ke bawah ia pun sulit untuk berdiri. Nickhun segera berdoa dan menggunakan kekuatannya, ia melihat sesosok iblis dengan wujud kelinci sedang melompat-lompat di atas kepala dan bahu Kai.

            “Ada iblis masuk kemari, cepat kalian mundur dan jangan buka pintu kelas” Titah Nickhun, semua mundur beberapa detik kemudian iblis itu mulai Nampak dan semua bisa melihatnya.

            “Omo, itu iblis” Teriak Baekhyun

            “Cepat, kita harus menolong Kai” Teriak Luhan, semua menggunakan kekuatannya masing-masing, Nickhun mengeluarkan pistol berisi air suci lalu menembaknya.

            ‘DORRRR’~

            Sebuah tembakan menghilangkan iblis itu, Kai pun berusaha bangun lalu matanya terbelalak Kaget saat melihat iblis itu berada di belakang Krystal. Kai segera merebut pistol itu dari tangan Nickhun dan mengarahkannya pada Krystal

            “DORR”~

Satu tembakan lagi, dan iblis itu menghilang.

            “Gwenchana?” Tanya Kai pada Krystal, krystal pun mengangguk.

            “Kau hebat Kai” Puji Tao, Chanyeol dan yang lainnya pun mengangguk.

            “Untung kau gesit, sepertinya bakat aboji memang menurun pada kedua anaknya” Kini Nickhun menepuk-nepuk pundak Kai, kai pun tersenyum bangga, lalu ia melihat Krystal yang lebih memilih diam tanpa meliriknya sedikitpun. bahkan tak mengucapkan apa-apa.

            —–

            Gerbang bisa di buka kembali, kerusakan ringan membuat beberapa iblis bisa masuk, namun semua bisa di kendalikan lagi. Kai dan semua murid exorcist memilih makan bersama di kantin sebelum pulang ke asrama masing-masing.

            “Ini hari pertama kamu di sekolah, sudah mendapat serangan iblis seperti itu” Kata Luhan

            “Iblis itu pasti mengincar seseorang” Tambah Sehun, Kai menghentikan makannya lalu menatap Sehun serius.

            “Tapi yang tadi itu keren loh, kai benar-benar cekatan menolong Krystal…” Kini Chanyeol berbicara

            “Hahaha tentu saja, aku kan hebat. Iya kan krystal?” Tanya Kai, namun yeoja itu tetap dingin tak menanggapi perkataan Kai.

            “Kau bahkan belum mengucapkan terimakasih pada Kai” Jiyeon menyenggol bahu Krystal namun ia tetap diam dan menatap teman-temannya sinis.

            “Ya!! Krystal ssi!! Kau masih marah padaku karena masalah kemarin? Huh?” Tanya Kai sambil menunjuk muka Krystal, Krystal mulai kesal lalu berdiri

            “Tentu saja!! Kau tau bagaimana rasanya di permalukan di depan idolaku sendiri huh? Walaupun wajahmu sama Tampannya dengan Taemin!! Bagiku Taemin tetap idolaku!! Dan kau hanya pengganggu yang membuatku malu!! Dan Untuk yang tadi!! aku tidak akan berterimakasih padamu karena aku tidak pernah meminta bantuanmu!” Tutur Krystal lalu berjalan pergi meninggalkan teman-temannya. Kai terdiam sejenak..lalu mengehembuskan nafasnya perlahan.

            “Sabar ya …” Baekhyun menepuk-nepuk punggung Kai

            “Memang sih Taemin sunbae sangat Baik, Tampan, dan Jenius. Ia sudah belajar menjadi exorcist sejak kecil, ia juga sangat berbakat dan keren. Semua murid dan guru di sini tidak ada yang tidak mengenal Taemin, si keturunan Paladin Sooman terhebat di dunia” Jelas Luhan

            Mereka pun meneruskan makan nya kembali. “Gomawo” Kata Kai tiba-tiba, semua menatap Kai heran

            “Untuk?” Tanya Jiyeon

            “Kalian sudah mau menajdi temanku” Jawab Kai, Baekhyun dan Chanyeol langsung merangkul kai

            “Tidak usah berterima kasih, kita kan memang teman seperjuangan. Kita bersama-sama menggapai cita-cita kita bersama” Kata Chanyeol

            “We are one!!” Semangat Baekhyun, Kai pun tersenyum dan merasa senang dengan respon teman-teman barunya.

            ‘Gomawo Chingu, kuharap kalian akan terus seperti ini padaku, walau aku yang harus kalian hancurkan’

            —

            Kai berjalan lesu menuju asrama nya, ia tiba-tiba teringat kata-kata Luhan tentang Taemin, ia mengeratkan genggaman tangannya lalu masuk ke dalam kamarnya. Sudah ada Taemin yang sedang menunggunya, Taemin tersenyum manis lalu menghampiri Kai.

            “Mau makan? Kenapa baru pulang?” Tanya Taemin

            “Tidak, aku sudah makan barusan” Jawab Kai

            “oh, bagaimana sekolah? Nickhun sonsaengnim bilang kau menyelamatkan Fans ku ya?” Tanya Taemin sedikit terkekeh

            “Mereka mengincarku, aku tau itu. Huh Apalagi yang kau sembunyikan dari ku hah? Ternyata dari dulu kau sudah belajar untuk menjadi seorang exorcist. Tega sekali kau dan aboji tidak memberi tahukannya padaku” Bentak Kai, Taemin terdiam

            “Itu.. untuk kebaikanmu” Jawab Taemin

            “untuk kebaikanku? Jika kalian memberi tahuku tentang exorcist bodoh ini padaku dari awal, aku pasti bisa melindungi aboji saat itu!!” Bentak Kai lagi

            “Sudah kubilang ini untuk kebaikanmu!! Kenapa kau jadi seperti ini? kau tidak pernah membentakku sebelumnya!!” Kata Taemin, Kai pun menatap Taemin sinis lalu tanduk dan ekornya keluar bahkan api biru pun keluar dari badannya.

            Taemin terbelalak kaget lalu mengeluarkan pistol dari saku sweater nya, ia pun mengarahkannya pada Kai yang sedang menatapnya marah.

            “Kau bahkan mengarahkan pistol padaku” Kata Kai

            “Berhentilah kumohon, kalau kau seperti ini terus bukan hanya kamu dan aku yang bisa mati, tapi sonsaengnim juga” Kata Taemin, Kai pun mereda lalu memeluk Taemin

            “Mianhae” Lirih Kai, Taemin pun tersenyum, lalu menjitak kepala Kai

            “Yakk!! Sakit tau” keluh Kai

            “Dasar bodoh, sekali lagi kau seperti itu, ku tembak nanti” Protes Taemin

            “Aissshh, dasar kejam. Oh ya, kau tau yeoja bernama Krystal itu yang sangat menggemari mu kan?” Tanya Kai, Taemin berjalan menuju kursi lalu mengangguk

            “Ia manis ya?” Tanya Kai lagi, Taemin pun terkekeh pelan

            “Ia penggemarku, awas ya kalau kau rebut” Kata Taemin

            “Hmm bagaimana ya?” Kai pura-pura berfikir lalu tertawa, di tengah tawa mereka handphone kai dan Taemin bergetar, kemudian mereka membaca sebuah pesan dari nomor tak di kenal.

            ‘Selamat datang di purgatory~ ini adalah permainan, dimana antara perasaan dan kekuatan yang harus kau gunakan’

To Be Continued

Yow~ Mian Typo dan peran Krystal aga dingin gimana gitu, dan untuk purgatory itu permainan di hinokio, namanya keren jadi aku bawa *jederr

55 responses to “The Exorcist | Part 4

  1. Pingback: The Exorcist | Part 10 | FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s