Baby face, Luhan part 7

Author:

@aprelaputri

Cast :

Xi LuHan as Luhan (main cast)

And all Exo K and Exo M member

Genre: Friendship, comedy

Ratting: PG-13

Title : Baekhyun vs Chanyeol…. or Baekhyun love Chanyeol?

Summary :

Apakah wajah Baby face LuHan menipu semua orang…? Inilah hidup seorang namja berusia 23 tahun… 23 tahun? Dia terlihat seperti 15 tahun… bersama orang – orang yang jauh lebih muda darinya tapi anehnya ia harus memanggil mereka dengan sebutan ‘hyung~’ sekarang dimulailah perjuangan Luhan dan ke 11 member exo selama trainee…

Weekend yang paling membahagiakan bagi semua trainee karena mereka terbebas bari latihan dan puas bersantai dalam dorm masing – masing. Baekhyun sedang asik melihat 9 bidadari paling cantik menurutnya lewat TV. Kesembilan bidadari itu bernama Girls Generation atau SNSD. Baekhyun tidak mengedipkan matanya saat melihat idolanya itu tampil live di sebuah acara TV swasta. Tiba – tba Chanyeol datang dan merebut remote TV yang Baekhyun bawa dan mengganti chanel yang ia ingin lihat.

“YYAAA‼‼ KAU MAU MATI YA?‼! Kembalikan remote nya!” bentak Baekhyun kasar.

“apa sih…! Egois‼ aku mau nonton bola tau engga MU vs City‼ SNSD terus dari dulu! Bosen banget! Basiiiiiiiii…..‼!” gertak chanyeol tak mau kalah.

“kau bilang apa? snsd membosankan?!”

“aku jadi model PV nya aja biasa aja‼ ini ambil klo bisa! weekkk~~” Chanyeol menjulurkan lidahnya dan membuat baekhyun makin jengkel.

“sini kembalikannnn…… snsd noona… sedang tampil live!” Baekhyun mencoba merebut remote yang chanyeol bawa. Tapi chanyeol mengangkat remote itu ke atas, karena chanyeol tinggi dan baekhyun pendek ia tidak bisa meraih remote itu. Mereka berdua kejar – kejaran persis seperti anak kecil. Chanyeol terus menertawai Baekhyun yang melompat untuk meraih remote itu. Suho geleng – geleng kepala melihat tingkah mereka berdua, ia sudah jengah bosan dan muak melihat kedua dongsaengnya itu tidak pernah akur.

“chahnyeol brengsekkkkkkk‼‼” teriak baekhyun.

“kau yang brengsek! Pendek lagi… hahaha…” chanyeol terlihat sangat bahagia melihat baekhyun tersiksa dan tertindas dia tertawa dengan suaranya yang besar itu.

“KALIAN BERDUA~~~~‼” teriak Suho kesal. Baekhyun yang kaget akhirnya terjatuh.

“eh… ada joonmyeon hyung, kenapa?” kata Chanyeol sambil tersenyum, senyumnya yang lebar itu terlihat sangat menyebalkan.

“kalian itu bisa gak sih sehari aja saling menyanyangi seperti sehun dan luhan?” kata Suho.

“Sehun? Luhan? Kami gak mungkin bisa semesra mereka… klo aku sama hyung mungkin bisa klo sama makhluk ini… ih… najis!” kata chanyeol sambil menendang bokong Baekhyun. Baekhyun segera bangkit untuk membalas chanyeol.

“kau pikir aku sudi?! Dari dulu sampai sekarang kau terus menindasku… aku tau kau itu lebih segalanya di banding aku! Tapi aku masih punya harga diri kau tau sekarang kita itu sejajar kualitas kita itu sama makanya kita di gabungkan dalam satu grup! Bodoh! Aku sangat membencimu‼‼‼” omel baekhyun sambil menatap tajam mata chanyeol.

“aku… aku… lebih lebih lebih membencimu~~ pendek‼!” kata chanyeol, baekhyun pun tidak bisa menahan emosinya. Baekhyun mencekik leher chanyeol. Suho jadi semakin pusing, member yang lainpun datang dan melerai mereka berdua.

“kau harus mati‼!”

“kyyaaa…… kau pendek kecil bodoh‼ kau yang mati duluannnn….!” chanyeol menarik tangan baekhyun.

“STOP‼ STOPPP‼‼” teriak Dio frustasi.

“hyungdeul jangan berkelahi dong…” kata Sehun lembut.

“hyung sudahlahhh…” tambah kai.

“kalian ini persis tom and jerry‼ hentikaaaaannnnnn….” kata xiumin.

“KALIAN SEMUA DIAM!” kata baekyeol bersamaan. Mereka semua menarik dan melerai Baekyeol tapi tetap tidak mempan. Tiba – tiba Kris dan Tao datang bersamaan, dengan sekali lirikan tajam dari Kris baekhyun melepaskan cekikan di leher chanyeol. Mereka berdua berhenti berkelahi. Baekhyun mendengus kesal kemudian masuk ke kamarnya, chanyeol juga pergi dari ruang TV. Semua terlihat takjub melihat Kris, karena sukses membuat Baekhyun dan Chanyeol tidak berkelahi lagi tanpa melakukan apapun.

“kau hebat Kris itu seperti memukul orang sampe babak belur tapi tidak menyentuh seujung jaripun… wooooww‼!” teriak Xiumin histeris.

“aku? Aku tidak melakukan apa – apa?” Kris menggaruk rambutnya bingung.

“wajah itu Kris… tidak ada yg kuat menatap matamu itu…!” kata chen.

“oh… iyaa iya…” Kris masih terlihat bingung. Dari tadi Luhan hanya terdiam melihat kekacauan di dalam dorm.dia memikirkan sesuatu agar Baekhyun dan Chanyeol berdamai. Akhinya ia mendapat sebuah ide.

“hyungnim…! Aku punya ide‼‼” seru luhan sambil mengangkat tangannya.

“apa?”

“kita borgol saja tangan mereka! Sampai mereka berdamai…”

“kau gila? Sudah tidak waras?!” kata Dio heran.

“itu ide yang gilaaaaa…..!” tambah Kai.

“hanya cara ini yg bisa membuat mereka berdamai,”

“aku setuju! Siapa yg setuju…” Sehun mengangkat tangannya, yang lainpun ikut mengangkat tangannya.

“bagus aku punya sebuah borgol, nanti malam saat mereka tidur kita pasangakan ke tangan mereka berdua, ok…” kata Luhan pelan.

………

Saat Baekhyun dan Chanyeol tertidur pulas Tao, Xiumin, dan Luhan mendekati mereka berdua dan memasang borgol di salah satu tangan mereka kemudian saling di kaitkan. Baekhyun tangan kiri dan Chanyeol tangan kanan. Keluar dari kamar mereka bertiga tertawa, iseng sekali perbuatan mereka kali ini.

“bagaimana sukses?” tanya Suho.

“sukses besarrrr‼!” seru Xiumin.

“ssssttt… jangan ribut nanti mereka bangun,” kata Tao.

“iya… hyung aku mau tanya… apa dari dulu mereka tidak pernah akur?” tanya Luhan  pada Suho.

“cerita pastinya sih… aku kurang jelas, mungkin Kai atau sehun yang bisa menjelaskan,”

“aku tau.. aku tau‼” seru sehun dan kai. Lalu sehun dan kai menceritakan awal dari permusuhan antara Baekhyun dan Chanyeol. Semua dengan ekspresi serius mendengarkan sehun dan kai bercerita.

……

Flashback di tahun 2010

Baekhyun membawa formulir sambil mengantri dengan penuh harap, ia berharap agar kali ini ia di terima di agensi ini. Setelah melalui proses audisi yang panjang malam harinya baekhyun melihat hasil mengumumanan yang  di tempel di papan pengumuman. Tapi lagi – lagi namanya tidak ada di sana… kesal kecewa putus asa sudah berkumpul menjadi satu di hati baekhyun. Sudah enam kali ia mencoba audisi di berbagai agency, tapi hasilnya selalu nihil.

Keesokan harinya, ia melihat sebuah iklan di TV ada audisi di SMent. Itu manajement yang sama seperti idolanya, SNSD. Baekhyun sangat senang karena akhirnya SM membuka audisi juga.

Baekhyun terlihat kerepotan dengan kertas – kertas formulir yang ia bawa, tidak sengaja ia menabrak seseorang.

“hey! Kau… kalo jalan pake mata!” kata orang itu.

“maafkan aku…” baekhyun kaget saat melihat orang yang ia tabrak begitu juga orang itu.

“kau… byun jelek! Kenapa kau di sini… hahaha,”

“senyum menyebalkan……?! Chanyeol…” baekhyun dan chanyeol sudah saling mengenal karena dulu adalah teman sekelas saat SD. Baekhyun kaget saat melihat chanyeol semakin tinggi sedangkan dirinya selalu lebih pendek darinya.

“kau ikut audisi?! Udah deh… pulang aja paling kamu gagal lagi…”

“dari mana kau tau aku pernah gagal?”

“sudahlah… aku tau semuanya, di agency kecil aja kamu di tolak gimana di SM?”

“kenapa? Kau takut aku di terima di sini?”

“hah… takut? Kenapa aku takut aku sudah di sini 2 tahun yang lalu ya… oh… iya kau masuk ke sini ingin ketemu SNSD noona kan?” chanyeol melipat kedua tangannya dan tersenyum nakal.

“klo iya kenapa? Aku akan di sini dan bertemu SNSD noona…”

“jangan mimpi deh! Orang sepertimu mustahil menjadi penyanyi. Sudah ya aku sibuk…” Chanyeol meninggalkan Baekhyun.

“YYAAA‼! PARK CHANYEOLLL~‼‼ AKU BERSUMPAH AKAN MENJADI PENYANYI DAN MENDAPATKAN NO HP SNSD NOONA‼‼‼‼‼! KAU AKAN MENYESAL‼!” teriak Baekhyun kesal, chanyeol tidak memperdulikannya sama sekali. Dia hanya menertawai Baekhyun.

Baekhyun mulai menunjukan kemampuan menyanyinya yang luar biasa. Dia sangat optimis akan di terima kali ini. Saat pengumuman tiba, ternyata baekhyun gagal lagi. Baekhyun kesal dan putus asa. Dia memutuskan untuk meninggalkan impiannya menjadi seorang penyanyi.

Baekhyun untuk terakhir kalinya berpamitan kepada teman – teman dan guru vokalnya. “Sudah… aku sudah menyerah…” pikir baekhyun. Tiba – tiba ada seorang yang mengaku sebagai menejer dari SMent mendatanginya. Dia berkata Baekhyun akan langsung menjadi trainee, karena ia orang pilihan. Baekhyun sempat tidak percaya. Dia menangis… akhirnya ia berhasil.

Baekhyun resmi menjadi trainee di SMent ruangan pertama yang ia tuju adalah ruang latihan SNSD. Saat berjalan menuju ke sana ia melihat sekumpulan namja yang terlihat lebih tampan dan tinggi di bandingnya. Baekhyun menjadi sedikit tidak percaya diri. Dia menghela nafas panjang… dan melanjutkan perjalanan. Ia berpapasan dengan f(x) dan membuatnya hampir tidak bisa bernafas. Lalu menuju ke ruangan SNSD ia mengintip sedikit…

“cubit aku… aku tidak sedang mimpi kan? Seohyun, Sooyoung, taeyeon, sunny, Jessica, tiffany, hyoyeon, Yuri noona mereka semua cantik sekali…tapi kemana yeoboku… Yoona noona kok engga ada?” Baekhyun sedikit kecewa karena biasnya tidak terlihat di sana. Tiba – tiba ada seseorang yang memegang pundaknya.

“hey… apa yang kau lakukan di sini?” tanya seorang gadis dengan senyum yang menawan.

“yyyooonnna aaa noonaaa……” kata Baekhyun terbata – bata, yoona memegang pipi Baekhyun. Kemudian baekhyun pingsan.

Flasback end

……

“nah… kira – kira gitu deh…” kata Kai.

“chan hyung memang suka bercanda tapi baek hyung menganggapnya serius… kalo menurutku sih begitu…” kata Sehun.

“wah, aku ga nyangka ceritanya bakal seperti ini… gomawo Kai dan Sehun,” kata Luhan sambil tersenyum.

“seru sekali ya…! Bagus tuh kalo di jadiin drama…” tambah Lay, yang lainnya mengangguk.

“sudah kan ceritanya kita tidur sekarang, besok bangun pagi kita jogging, ok!  Oh.. iya semoga dengan ini mereka bisa akur… sudah bubar…” perintah Suho. Semua kembali ke kamarnya masing – masing.

……

Chanyeol merasakan ada yang aneh di tangan kanannya, rasanya berat. Ia membuka matanya dan berteriak.

“ini apaaaaaa?‼! kanapa ada borgol di tanganku?!” tak lama baekhyun bangun, ia juga kaget melihat tangannya menempel dengan chanyeol.

“kau yang melakukannya?! Lepasssss……‼”

“bukan aku bodoh! Aku juga tidak tau! Ini pasti ulah teman – teman…” mereka berdua berdiri kemudian menghampiri suho yang asik menyeduh teh.

“ke kanan…” chanyeol menarik tangan baekhyun.

“ahhhh sakittt…! ke kiri… joomyeon pasti sedang membuat teh di dapur!” jalan pikiran mereka selalu bertentangan alhasil mereka saling menarik satu sama lain.

“kalian ini pagi – pagi ribut sekali…” kata Suho heran.

“kenapa hyung bisa se santai itu‼! Kau memborgolku dengan nya! Aku lebih baik mati‼!” keluh baekhyun.

“kumohon hyung lepaskan kami… aku janji tidak akan membuat keributan lagi…” kata Chanyeol sambil memohon.

“itu sudah jadi keputusan bersama… kami akan melepas kalian jika kalian benar – benar rukun, nikmatilah!” kata Kris dari kejauhan. Suho tersnyum pada Kris kemudian meninggalkan Baekhyun dan Chanyeol.

“nikmatilah…!” Suho tersenyum tipis sambil memegang pundak Baekhyun dan Chanyeol.

Tidak ada yang bisa mereka berdua lakukan, mereka terlihat sangat canggung. Dan seharian diam di dalam kamar. Mereka berdua masing – masing memikirkan cara agar bogol ini bisa terlepas. Mereka juga merenungkan dan memikirkan tentang damai, tapi ego dan gengsi mereka sama – sama besar. Hal itu sulit di lakukan.

“kalian berlanja si super market saja sana…” kata Chen.

“ini daftarnya… awas klo ada yang kelewat!” ancam Dio.

“yaaahhh… males! Suruh yang lain dong kalian tidak bisa melihat tangan ku?” kata Chanyeol kesal.

“jika di lihat banyak orang aku maluuuu…” tamabah baekhyun.

“kalian tidak sendiri kok… akan ada pengawas, kalian masukkk!” panggil Chen, kemudian Luhan, Xiumin, dan Sehun datang.

“kami tiga pengawas BaekYeol yang  siap membantu‼!” seru Luhan, Xiumin, dan Sehun kompak. Terpaksa Bekhyun dan Chanyeol pergi ke supermarket untuk membeli belanjaan bulanan.

Di super market…

Baekhyun dan Chanyeol menutupi tangan mereka di mereka yang di borgol dengan jaket.  Luhan masuk ke dalam trolly dan baekhyun dan chanyeol mendorong trolly itu. Luhan terlihat sangat senang saat itu.

“kenapa kau tidak melihat harganya dulu?!” kata baekhyun.

“ambil sembarangan saja lah… kan sama saja! Ribet bgt!” kata Chanyeol.

“harusnya pilih yang ini,”

“diamlah! Berisik‼”

“sudah sudah… kalo kalian seperti ini terus akan semakin lama tangan kalian di borgol…” kata luhan sambil memandangi baekyeol dari dalam trolly. Saat perjalanan menuju casir sehun memanggil Luhan. Ada penjual daging dang memberikan sample daging yang baru matang. Luhan keluar dari trolly dan menghampiri Sehun. Mereka terlihat akrab, bahkan Sehun menyuapi Luhan di depan umum.

“cih… apa – apan mereka! Memalukan!”  kata Baekhyun.

“menggelikan… hiiii…” tambah Chanyeol.

“kalian juga lakukan itu! Aku akan bilang kalian sudah lebih akrab pada yang lain… ayo sana!” perintah Xiumin. Akhirnya Baekhyun dan Chanyeol menghampiri penjual daging itu. Mereka terlihat sangat awkward.

“apa kalian kakak adik seperti mereka tadi?” tanya ahjumma penjual daging itu.

“apa kami terlihat mirip? Yang benar saja…” kata Baekhyun kesal.

“cepat ambil dan suapi aku!” kata chanyeol tidak sabar.

“lalu kalian apa kalau bukan kakak adik? Kalian pasangan kekasih?!” tanya ahjumma itu makin heran.

“BUKAN‼!”

“kami masih normal ahjumma… buka mulutmu!” kata baekhyun. Chanyeol membungkukan badannya sedikit dan memakan daging itu. Xiumin melihatnya puas kemudian mengacungkan jempolnya dan tersenyum lebar. Mereka meninggalkan bibi penjual daging itu.

“tapi kalian mesra sekali… dari tadi kalian bergandengan tangan terus, ckck anak jaman sekarang…” kata ahjumma itu.

….

Sehun, Luhan, dan Xiumin diam – diam meninggalkan mereka berdua di super market. Mereka di beri tugas untuk pulang sendiri ke dorm. Hujan turun sangat deras sore itu, chanyeol terus menarik tangan Baekhyun kesana – kemari mencari tempat untuk berteduh.

“aku tidak bisa hujan – hujanan seperti itu! Hentikan tanganku sakit…” rengek baekhyun.

“yya‼ baekhyun aaaa… di saat seperti ini jangan manja! Kita harus segera pulang… aku juga lapar!”

“aku bisa sakit aku tidak bisa…”

“ah… sudahlah…!” chanyeol menarik tangan Baekhyun menuju halte bus.

Mereka sampai di dorm malam hari dengan keadaan basah kuyub. Wajah Chanyeol sudah sangat kesal ia marah karena ia kelaparan. sedangkan baekhyun hanya pasrah saat chanyeol menarik tangannya.

“kalian semua kejam sekali! Aaarrgghhhhhh‼! Do Kyung Soo‼‼‼‼” teriak Chanyeol marah.

“kau kenapa?” tanya Dio heran.

“kau sekarang sudah baerani ya?! Masakan makanan untukku!” perintah chanyeol sambil menarik baju Dio. Dio mengangguk ketakutan. Chanyeol memang menyeramkan jika sedang lapar bahkan lebih seram dari seekor Gumiho yang kelaparan.

Dio jengkel karena ia di tindas lagi olah  chanyeol ia memasukkan tiga sendok makan  garam pada sup mereka berdua. Tak lama makananpun siap, chanyeol makan dengan sangat lahap, ia tidak peduli makan dengan tangan kiri.

“weeekkk asin sekali‼ do kyungsoo kau mau membunuhku?‼!”  teriak Chanyeol saat mencoba sup kimchi itu.

“kenapa teriak – teriak seperti itu!” kata baekhyun. Dia makan tanpa merasakan seseuatu yang aneh.

“sup mu tidak asin?!” chanyeol mencicipi sup milik Baekhyun, rasanya sangat asin tapi anehnya baekhyun tidak merasakannya.

“tidak…” kata Baekhyun sambil makan. Ekspresinya sangat datar, wajahnya pucat dan kelelahan.

“kau sakit?” Chanyeol menyentuh dahi Baekhyun, dahinya terasa panas. Wajah chanyeol berubah menjadi panik. Chanyeol berdiri dan menarik tangan baekhyun, dia pergi ke kotak obat dan mengambil es batu dan kain pengompres badan.

“kau mau apa? aku belum selesai makan!” keluh Baekhyun.

“kau sakit, badanmu demam…”

“aku tidak apa – apa kok… ah… kalo aku sakit itu pasti karena mu! Aku kan sudah bilang aku tidak bisa kehujanan…”

“sudahlah jangan banyak bicara… cepat berbaringlah di ranjang!”

“ah… kepalaku sakit!” wajah chanyeol menjadi semakin bersalah.

Chanyeol melihat thermometer yang baru di pasang di mulut baekhyun, 38,5 derajad. Semalaman Chanyeol menjaga Baekhyun, ia tidur di samping baekhyun yang sedang sakit.

Luhan POV

Aku melihat Baek dan Chan diam – diam. Aku tak menyangka ternyata Cahneyol sangat menyayangi Baekhyun. Benar kata Sehunnie Chanyeol memang suka bercanda, tapi selalu dianggap serius oleh Baekhyun. Andai mereka bisa bisa baikan dan tidak salah paham. Chanyeol ketiduran di samping baekhyun, tangan mereka masih terikat dan chanyeol menggenggam erat tangan Baekhyun. Chanyeol tertidur dengan posisi duduk seperti ini, apa badannya tidak sakit. Aku mengambil selimutku dan menyelimuti tubuh chanyeol.  Lalu aku tidur di sebelah Kris.

Pagi hari aku melihat semua sedang berkumpul di ruang TV, aku bangun paling akhir. Hahaha aku memang pemalas. Suho duduk di sofa sendirian sedangkan baekhyun dan Chanyeol berlutut di hadapannya. Sekarang Joomyeon terlihat seperti seorang boss.

“hyung… ku mohon lepaskan, kami sudah berdamai…… aku berani bersumpah!” kata Chanyeol sambil menyakinkan.

“hmmm… kok aku belum yakin ya?” kata Joonmyeon wajahnya terlihat sedang menjahili Chanyeol dan Baekhyun. Sedangkan baekhyun hanya menundukan wajah. Mungkin ia masih sakit jadi bisa banyak bicara. Chanyeol masih terus memelas… tiba – tiba Baekhyun mencium pipi Chanyeol. Semua terkejut termasuk aku. Joonmyeon terkejut setengah mati.

“apa yang kalian lakukan tadi?” kata Joonyeon shock.

“hah? O_O” dio memasang wajah seperti ini O_O.

“kenapa kau mencium Chan hyung…?” kata sehun bingung. Chanyeol juga tidak kalah terkejutnya, kemudian mencium pipi baekhyun.

“apa ini sudah membuktikan semuanya?” kata Baekhyun pelan, chanyeol tersenyum ke arah Baekhyun. Joonmyeon masih shock ia tak sanggup berkata – kata.

“hyung kami sudah benar – benar tidak ada masalah lagi… kami sudah berdamai! Apa perlu ku cium bibirnya agar kau puas?!” kata Chanyeol penuh harap, baekhyun menatap chanyeol aneh. Yang benar saja mau mencium di bibir, mendendengarnya saja aku muak……

“DI BIBIBIIIRR???!” teriak Joonmyeon kaget.

“sudah lah hyung… maafkan mereka! Mereka sudah sadar kan? Lagi pula tangan mereka pasti sakit sekarang…” kata ku membela Baekyeol.

“gomawo Lulu…”

Kris datang membawa kunci dan membuka borgol di tangan mereka berdua. Akhirnya mereka terpisah juga. Mereka berdua terlihat sangat senang, tanpa sadar mereka berpelukan.

“baeekkkiii yaaaa… kita berpisah!”

“channnn kita terpisah sekarang… kyaaa!” kami semua melihat mereka berdua dengan tatapan tidak percaya.

……

Saat masuk ke kamar aku tidak sengaja mendengar, pembicaraan mereka.

“gimana aktingku? Meyakinkan? Keren ya?” kata Baekhyun dengan ekspresi datar.

“hah?! Acting….‼! jadi tadi kau… baeki bodoh pendek kauuuu….‼‼!” kata Chenyeol marah.

“kenapa? Kau juga acting kan?”

“aku tidak acting bodoh‼ aku akan mematahkan tanganmu! Kesini kau jangan lari‼!”

Yah… sepertinya mereka akan terus seperti itu sampai kapanpun… sampai kiamat! Meski mereka tidak seheboh dan menggemparkan yang dulu… Baekyeol tetap tom and jerry dan spongebob dan patrick… 🙂

To Be Continue

///

Preview next part

“kau mau mengajakku ke mana?” tanya luhan.

“sudahhh… ikut saja…!” ajak Tao dan Lay.

……

Sehun duduk di kantin sekolahnya bersama seorang gadis cantik yang sangat populer di negri ini, dia cantik dengan rambutnya panjang hitam dan poni yang selalu menjadi ciri khasnya.

Ternyata gadis itu mengenal Luhan…

……

Luhan bertemu dengan ayah angkatnya, ia ingin berpamitan karena akan jarang berkunjung ke rumah karena waktu untuk debut sebentar lagi latihan akan lebih di perketat.

“pesan appa cuma satu… jangan menutupi kebohongan dengan kebohongan yang lain, jujurlah pada teman – temanmu tentang usiamu yang sebenarnya,” kata appa dengan bijaksana, raut wajah luhan langsung berubah. Seharian Luhan termenung memikirkan ucapan appa semalam, berbohong itu tidak baik.

……

“suho hyung… aku ingin bicara sesuatu padamu…… sebenarnya aku… aku ini…” kata Luhan pada Suho, namun Suho memotongnya.

“aku tau itu…”

/////

Ehemmm…… penasaran ya? Siapa yang sama Sehun itu? Siapa hayooo……??‼ 😀

Mianne ya part ini luhan cm nyempil dikit, pada minta Baekyeol nih… gue jg lagi demam Happy Virus n Bacon *?*. pasti bnyk typo deh… gue jg nulis smbil curi2 waktu di balik kesibukan sekolah dan remidi matematika #soricurhat 😀

By the Way trimakasihhh bgt yaaa buat para readers yang udah setia *setia kyk nama band* #abaikan. Hehehhe yang udah coment juga di WP atau di @aprelaputri via twitter loveee you all :*… ayo dong follow gue, ntar di folback #promosiagain 😛

Oke Coment mu SEMANGATKU :*

Nih bonus comic BaekYeol gaje… *ga ada hub sama jln cerita* lol

hehehe moga menghibur hati yg sedang galau 😀

65 responses to “Baby face, Luhan part 7

  1. maaf thor part 5-6 gk komen

    bacanya ngakak guling” thor lucu apalagi pas liat foto” diatas..wah ..kyeopta…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s