It Was Not You

Image

By : @dandanisaa

Cast :
– IU
-Dongho
-Seung Ho
-Suzy
-Jiyeon

Genre  : Romance
Rating : PG-15
Length : Double shot / Two shots
~ POV : Point of View. Sudut pandang yang dipakai si penulis dalam menjabarkan ceritanya.

-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-

IU POV

aku IU, sekarang aku sedang duduk di kelas 2 SMA, aku bersekolah di Daegu High School. Sama seperti adik kelas lainnya aku yang juga menyukai salah satu kakak kelasnya di sekolah, aku sering mencari tahu semua hal tentang Seung Ho oppa, yaaa…… Seung Ho oppa adalah kakak kelas ku, aku jatuh cinta padanya pada pandangan pertama, dia pintar, ramah, dan tampan. Tapi…… sayangnya dia tidak tahu kalau aku mencintainya, bahkan dia mungkin tidak tahu nama ku siapa, memang sih aku tidak pernah cerita kepada siapapun tentang perasaan ku ini jadi jangan heran kalau mungkin Seung Ho oppa tidak tau aku, banyak perempuan di SMA ini yang juga nge fans kepada Seung Ho oppa, tapi bedanya sama aku, mereka selalu menunjukkan perasaan kepada Seung Ho oppa secara terang-terangan, contohnya saat Seung Ho oppa lagi ngumpul bersama teman-temannya di kantin dan temannya cowo semua, ada salah satu fans Seung Ho oppa yang tiba-tiba dateng ke Seung Ho oppa dan ngasih bunga, ya ampun….. tuh cewe….. masa ngasih cowo bunga -,-‘ dan saat aku lihat muka Seung Ho oppa yang malu di lihatin sama semua orang di kantin aku semakin berfikir untuk tidak mengungkapkan isi hatiku.

Perpustakaan Daegu High School

Hari ini aku harus menyelesaikan tugas sekolah, jadi aku memutuskan untuk mencari referensi dari buku-buku yang ada di Perpustakaan, Aku melihat Seung Ho oppa yang baru saja selesai membaca sebuah buku, dia sekarang menuju bangku di dekat jendela perpustakaan, dia sambil mendengarkan lagu dan meminum sebuah coffe.

Image

Perasaan deg-deg-an saat lewat di depan dia tetap muncul, walau Seung Ho oppa tidak melihatku dan dia sibuk mendengarkan lagu-lagu dari ponselnya tapi entah kenapa tetap saja jantung ku berdebar cepat

“hmmm….. kenapa sih selama aku sekolah di sekolah ini aku belum pernahh nelihat dia berduaan dengan perempuan? Apa dia sudah punya pacar tapi pacarnya tidak sekolah di sekolah ini? Atau dia belum memutuskan untuk pacaran karena sibuk dengan pelajaran? Oppa kamu penuh dengan misteri, aku sudah mencari tahu tentang kamu sejak suka sama kamu, tapi aku belum pernah mendapatkan informasi tentang perempuan yang dekat ataupun berpacaran dengan mu”, aku berbica dalam hati sambil melihat ke arah Seung Ho oppa.

Tiba-tiba~

Kring-kring~~

Suara panggilan ponsel ku berbunyi…… dan ternyata salah satu teman kelas ku menelfon

“annyeonghaseyo…… Eunji ada apa?” aku pun ke luar dari perpustakaan.

”IU, cepet ke kelas hari ini ulangtahun HyaKyung, dia mau nraktir kita makan di kantin” Eunji berbicara dengan semangat

“aku udah tau hooo, ia aku ke kelas sekarang, aku bawa kado juga kok untuk dia”.

Akhirnya akupun bergegas ke kelas.

-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-

Detik ber ganti detik, jam ber ganti jam, hari ber ganti hari, dan bulan berganti bulan sudah di lewati, ini tidak membuatku senang karena…….

(di sini backsoundnya IU-The Thing I Do Slowly )

Seung Ho oppa tidak akan ada di sekolah ini lagi, dia sudah lulus dan sekarang dia bersekolah di Seoul University, yaaa…… bukannya aku tidak senang dia lulus dan berkuliah di universitas ternama, aku MALAHAN senang banget banget banget dia bisa lulus dan kuliah di universitas itu, tapi….. aku tidak bisa bertemu dengan dia lagi setiap hari, melihat wajahnya, senyumnya dan semuanya yang biasanya dia lakukan saat SMA.

Sekarang Aku akan bertekat untuk mendaftar ke universitas itu, dan aku harus keterima di universitas itu.

“aku harus keterima !!!” tiba-tiba aku berteriak di saat suasana sepi di kelas karena semua murid sedang fokus mendengarkan guru di depan yang sedang menerangkan materi pelajaran

“hahaha”, semua murid tertawa dan aku hanya bisa terdiam malu

“hey IU keterima apa? Keterima jadi pacar kevin? Haha”, taeyang mengejek ku dengan senangnya

“taeyang, kenapa bawa-bawa aku hehhhh?” kevin mengkritik perkataan taeyang

pak guru pun angkat bicara “taeyang, kevin diam….. semua diammmmmm…….!!! IU keluar kamu”, pak guru marah karna aku melamun di kelas

“ta……tapiiiiiiiii pak :(“, aku merasa menyesal melamun di kelas

“keluarrrrrrrrrr”, keputusan pak guru pun tidak dapat di ganggu gugat”

Aku berdiri di depan kelas sambill membawa kertas yang bertuliskan “JANGAN MELAMUN” Lapar pun melanda, karena saat istirahat pun aku masih di hukum.

-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-

Setahun kemudian…..

Semenjak aku berniat masuk ke Seoul University aku pun mulai giat belajar, waktu yang tadinya untuk bermain game sekarang untuk membaca buku pelajaran, Poster artis di kamarku pun telah di gantikan rumus-rumus matematika, rak yang berisi novel dan komik di gantikan dengn buku-buku pelajaran yang tebalnya sampe bisa buat bantal tidur.

Dan semua pengorbanan ku itu tidak sia-sia, aku….. aku di terima sebagai mahasiswa di Seoul University. memang cinta bisa membuat seseorang berkorban, “Asik….. aku akan bertemu Seung Ho oppa lagi, gimana keadaan mu sekarang??? Aku benar-benar tidak sabar ingin bertemu kamu”

-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-

Hari petama menjadi mahasiswa pun datang……

Hal yang pertama ku lakukan adalah mencari tahu dimana keberadaan Seung Ho oppa, aku bertanya kepada setiap orang di sana dan mereka bilang “aku mahasiswa baru di sini”, ternyata aku dari tadi salah nanya orang -,-‘

Dan….. saat aku melewati taman, aku melihat…… Seung Ho oppa, tapiiiiiiii….. tapi diasedang berbincang-bincang dengan seorang perempuan dan kelihatannya mereka sangat dekat. Aku pun hanya berdiri terdiam dan semua perasaan campur aduk pun datang.

Image

Karena aku tidak kuat untuk melihat Seung Ho oppa bersama perempuan itu aku memutuskan pergi, aku menahan air mata sampai aku berada di taman lain yang ada di universitas itu.

Image

Aku duduk di sebuah bangku taman, dimana bangku itu melingkari sebuah pohon besar. Aku mengeluarkan semua rasa campur aduk ini dengan air mataku yang trus mengalir deras

“aku sudah menunggu 3 tahun, kenapa kau membuat perasaan ku hancur??? Saat kau lulus aku sudah meengirimkan sebuah surat untuk menunggu ku tapi kau….. kau bersama perempuan itu”, aku menangis kejar

Flashback >>>

Saat hari ke lulusan Seung Ho oppa aku diam-diam menyiisipkan sebuah surat ke dalam tasnya, isi surat itu adalah :

“hi Seung Ho oppa

Apakah aku mengganggu mu?

Jika tidak, aku mohon anda mau membaca surat ini

Aku tahu banyak fans mu di sekolah ini, mereka memberikan bunga, coklat dan lainnya untukmu.

Tapi aku……

Sebenarnya saat pertama kali aku melihat kamu aku sudah mencintaimu, tapi aku tidak bisa seperti mereka yang bisa dengan mudahnya merasakan perasaannya pada mu, sampai saat ini aku hanya berani membuat surat padamu, hehe, lucu ya diriku

Aku ingin mendaftar ke universitas di mana kamu mendaftar, aku harap aku akan mendapat informasi di mana kau lulus, aku mungkin akan mengungkapkan perasaan ku ini saat kita bertemu

Adik kelas mu.

-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-

“heyyyyyy….. apakah tidak bisa perkecil volume suara mu?”, tiba-tiba terdengar suara seorang laki-laki dari bangku di belakang pohon

“siiiiapa kamu?”,

“hantu”, orang itu menjawab

“Hantu??? Benarkah???”

“ya bukanlah, aku manusia seperti kamu”, laki-laki itu menghampiri ku

“ohh, aku fikir tidak ada orang di sini, maaf bila menggangguh”, aku menghapus air mata ku dan pergi meninggalkan taman

Tapi……

“kenapa setelah menggangu orang tidur kau kabur?” laki-laki itu berteriak cukup keras

Aku pun menghentikan langkahku, dan melihat ke arahnya “lalu apa yang harus ku lakukan? Aku sudah minta maafkan?”

Laki-laki itu menghampiri ku”hanya minta maaf? Tadi aku sudah mendengar semua cerita mu, dan kamu membuatku penasaran dengan pria itu, kamu tidak boleh membuat seseorang penasaran, nanti setiap kamu tidur kamu akan bermimpi seseorang yang dirimu buat penasaran ohh”, perkataan yang sangat meyakinkan

“apakah benar???, sekarang sekarang aku harus berbuat apa?” aku merasa tidak mau terus menerus memimpikan laki-laki itu

“hehhhh kenapa dia percaya dengan hal seperti ini” dengan pelan dia mengatakannya

“apa yang kau katakan? Aku tidak mendengarnya”

“tidak tidak…… hmm sebaiknya kamu menunjukkan pada ku Seung Ho oppa mu itu”, langsung mengalihkan pembicaraan

“baiklah, ayo ikut aku,  oh ya ngomong-ngomong siapa namamu?”, berjalan menuju ke taman tempat aku melihat Seung Ho oppa

”namaku Dongho, kamu? Apakah kamu mahasiswi baru di universitas ini?”, mengikuti ku

“aku IU, iya bagaimana dengan mu?”

“aku juga mahasiswa baru di sini” Dongho menjawab dengan muka datar

Setelah sampai di taman di mana aku melihat Seung Ho oppa bersama perempuan itu, tiba-tiba….

Dongho yang tadinya antusias ingin melihat Seung Ho oppa dan perempuan itu sekarang berubah, dia terdiam terpaku melihat mereka, wajahnya menjadi pucat, aku tidak tau kenapa hal itu bisa terjadi

“Dongho……. Dongho…….”, aku menepuk pundaknya tapi Dongho sama sekali mempedulikanku

“ayo pergi dari sini”, menarik tangan ku dengan kencang

“sebenarnya kamu ini kenapa sih??? Hey Dongho” berusaha melepaskan genggamannya

Dongho tidak mau menjawab pertanyaan ku, sampai akhirnya kita berada di taman tempat pertama kali bertemu.

“jelaskan kenapa kamu tadi sih? Tiba-tiba menarik tangan ku, sakit tau, heehh”, tapi dongho tidak mendengarkanku lagi, sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu.

“tidak apa-apa, lupakanlah”, Dongho terlihat tersenyum dengan paksaan

“lupakan? Kamu sudah membuat ku penasaran”, kesal

“yaiyalah lupakan, kitakan baru saja kenal kenapa kamu tidak perlu tau permasalahan ku”, beranjak pergi

“ya….. kita memang baru kenal, tapi ingat, tadi kamu juga diam-diam mendengarkanku, dan sekarang kamu tau permasalahan ku dan aku tidak boleh mengetahui masalah mu”, berteriak

Dongho kembli dan berkata “aku tidak sengaja mendengarnya kan?”

“iiiiya….. sih tapi….. tapi tetap saja kamu mendengarnya, apakah kamu tidak bisa percaya dengan ku?” menarik-manarik tangan Dongho

“aku tidak bisa……” dongho berjalan pergi

Aku pun mengikuti Dongho dan membujuk dia untuk memberitahu permasalahannya kepada ku.

-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-

Keesokan hari…..

Di bis……

“yang duduk di depan ku ini Dongho???” dalam hati ku berbicara sambil melihat seorah laki-laki mirip Dongho yang duduk di depanku

Image

Akupun memanggil laki-laki itu “Dongho…….Dongho…..”

Dia pun melihat ke arah ku “IU……. apa kabar?” , tersenyum

“perasaan kemarin muka dia murung deh, kok sekarang kayak gini???”, berkata di dalam hati

“baik baik, apa masalah mu sudah terselesaikan?”, aku merasa heran

Tapi Dongho hanya tertawa, dan tidak menjawab pertanyaan ku.

-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-

Ternyata aku dan Dongho satu kelas, aku merasa senang karena dia teman pertama ku, tapi dongho malah berkata “kenapa kita harus sekelas”

“kamu tidak senang?”

“bercanda kali”, ternyata dia hanya bercanda

“haha….. berarti aku akan lebih muda terus bertanya tentang masalah mu yang kamarin”,menuju tempat duduk

“aku tidak akan menjawabnya”, Dongho menjawab singkat

Kita berdua duduk bersebelahan, di bangku pojok kanan depan

Tak berapa lama ada seorang perempuan masuk ke kelas, ternyata dia adalah perempuan yang kemarin bersama Seung Ho oppa

“pagi semua…….” perempuan itu mengucapkan selamat pagi ke semua orang di kelas

Dia menghampiri aku dan Dongho

“Dongho ya?”, katanya

“iya…..”, Donggho menjawab sambil menundukkan wajahnya

“tak sangka, kita sekelas lagi, aku duduk di belakang mu ya”

“hehe ia, silahkan, tidak ada yang melarang kamu duduk di belakangku kok”, jawab Dongho

Aku kaget, ternyata Dongho kenal dengan perempuan itu, jangan-jangan dia suka sama perempuan itu dan kemarin dia juga patah hati pas ngeliat perempuan itu sama Seung Ho oppa

-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-

Di taman……

“Dongho sekarang aku tau kenapa kemarin sikap mu tiba-tiba berubah”, memandangi Dongho

“jangan sok tau deh, haha”,

“ihhh, aku serius, kamu suka kan sama perempuan itu, terus kemarin pas ngeliat dia sama Seung Ho oppa kamu kaget dan cemburu, benerkan”

“engg…..gak kok”, tiba-tiba Dongho menjawab dengan gugup

“tuh kann kamu jawabnya gugup banget, udah deh gak usah mengelak, aku yakin pasti kamu suka sama dia kan???”

“ia aku suka sama dia, aku cemburu sama dia kemarin, heeh puas???”, wajahnya terlihat mulai kesal

“jadi bener?, ayo ceritain tentang dia, jangan marah please”,

“gak marah kok, yaudah deh aku ceritain, nama dia Suzy,  dari kelas 1 SMA sampai kelas 3 SMA kita selalu sekelas, aku suka dia dari kelas 1 SMA, gak tau kenapa pas kemarin aku ngelihat dia samaa Seung Ho oppa mu itu aku merasa cemburu, aku ingin marah tapi dia bukan siapa-siapa ku, aku ingin menangis tapi aku laki-laki, masa aku nangis di depan kamu”

“kemarin kalau mau nangis sih nangis aja, biasa aja kali sama aku, haha”,

“haha, memangnya aku kamu, yang nangis di taman, eh ternyata ada orang di taman itu”

“ihh, lupain hal itu, tapi, berarti orang yang kita sukain pacaran dong”

“belum tentu mereka pacaran”,

“tapi mereka mesra banget tau, hmmmmm….. aku punya ide”

“ide apa coba???”

“sini aku bisikin”

Aku membisikkan Dongho tentang ide ku

“ihhhhh…… gak mau ah, ide apaan tuh, gak mau ah aku”, menjauhkan telinganya dari bisikkan ku

“itu ide bagus, kamu mau gak bisa dapetin sii suzy”

“tapi gak ah, masa aku harus deketin dia, dia kan sudah sama Seung Ho Hyung, masa aku harus ngerebut dia, dih gak banget, biarkan dia bahagia dengan Seung Ho Hyung”,

“terus gimana dong, aku sudah menunggu saat-saat untuk mengenal Seung Ho oppa lebih jauh”, menghela nafas

“ya sudah lah biarkan saja”, Dongho menepuk pundak ku

Kring kring~ suara panggilan dari handphone Dongho pun berbunyi

“sebentar ya”, berkata pada ku

Dongho POV

“hallo, ada apa nuna? Tumben nelfon”, aku merasa heran

“Dongho Minggu depan Nuna balik ke Korea, kamu bisa jemput Nuna di bandara?”

“ohh, baiklah, aku jemput nanti, jangan lupa oleh-olehnya ya hehe”

“haha, okok, bye”

“bye”, Dongho menutup telfonnya

IU POV

“Siapa yang menelfon?”

“Nuna ku yang kuliah di Jerman”, Dongho terlihat senang

“kuliah di Jerman? Aaa~ keren, siapa nama Nuna mu?, tadi kenapa dia nelfon?”, aku merasa ingin tau jauh tentang Nunanya Dongho

“namanya Jiyeon, minggu depan dia mau balik ke Korea, aku di suruh jemput di bandara”

“ohh, mau ikut dong jemput Jiyeon eonni di bandara”

“eonni, eonni, kayak deket banget deh, haha, okok sip”, memancarkkan wajah yang bahagia

-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-

Tiba saatnya menjemput Jiyeon eonni kebandara

Dongho menjemputku dengan sebuah mobil berwarna hitam

“IU, ayo masuk, nanti takut Jiyeon Nuna nunggu kelamaan”

“ia, iaaa… sebentar”, aku masuk ke dalam mobil yang Dongho kendarai

Kita pun menuju bandara…..

“mwo~ ini foto Nuna kamu? Cantik banget”, melihat foto yang ada di mobil Dongho

“ia, sama kan sama adiknya”

“pede banget kamu, hahaha”, kita pun tertawa lepas

Sampai di bandara……

Dongho POV

“IU sebentar ya, aku telfon nuna ku dulu”

“ok”, IU menjawab

Image

Aku mengambil handphone di saku celana ku, dan mencoba menelefon Jiyeon Nuna

“halo, Nuna, aku sudah sampai di bandara, Nuna ada di mana”

“aku ada di dekat pintu keluar utara”, Jiyeon Nuna menjawab

“oh, yaudah aku kesana sekarang”

IU POV

“Jiyeon eonni ada di mana?”

“di dekat pintu keluar utara, ayo cepat kita kesana”

-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-,-

Saat kita sampai di pintu keluar utara, kami melihat Jiyeon eonni yang melambaikan tangannya kearah kami, kami menghampirinya, tapi ternyata Jiyeon tidak sendiri, disana ada…….

Ada Seung Ho opp dan Suzy, aku sangat heran mengapa ada mereka

“Suzy, kenapa kamu bisa ada di sini?”, Dongho bertanya kepada Suzy

“aku menjemput Jiyeon eonni”, suzy menjawab dengan senyum yang berseri

“kamu kenal dengan nuna ku?”

“iya, aku kenal, sudah cukup lama”,

“jadi begini Dongho, nuna mau mengenalkan kamu sama pacar Nuna” Jiyeon eonni tiba-tiba berkata

“pacar nuna?”

“ia, ini dia Seung Ho”, Jiyeon eonni memegang tangan Seung Ho oppa

Aku merasa kaget, semua ini sangat tidak terbayangkan oleh ku

“hah dia pacar Nuna?”, memandang kearah ku yang sedang menahan air mata

Aku hanya bisa menahan air mata, semua melihat ke arah ku, karena aku yang kelihatan paling terkejut, “menahan harus kah aku menahan air mata ini”, dalam hati

“lalu….. Suzy kamu seung ho hyung?, waktu itu aku melihat mu bersama dengannya???”, Dongho bertanya kepada suzy

“dia kakak ku…….” suzy menjawab

“kakak mu????”

Semua hening, aku tahu perasaan Dogho, dia pasti merasa lega karena Seung Ho oppa bukan pacar Suzy tapi dia juga khawatir dengan perasaan ku karena Seung Ho oppa ternyata pacar Jiyeon eonni…..

Bersambung

Thanks :

Photos > Google

Part 2 : https://ffindo.wordpress.com/2012/06/21/it-was-not-you-part-2-end/

Advertisements

18 responses to “It Was Not You

  1. bagus
    tp kok g bikin ff ttg pemeran di dream high aja…
    Mungkin suzy ama kim soo hyun, suzy ama taecyon (bener g tulisn ny) ato suzy ama jason (lupa nama, wooyong bukan)
    ato eunjung ama soo hyun, eunjung ama taecyon (bener g tulisn ny), dll

    cuma saran

  2. wah..cinta segi 3..
    hehe..
    semakin bnyk konflik smkin seru..hehe
    im waiting for the next part,thor..
    Fighting!
    nice ff 😀

  3. annyeong.. hmm.. aku suka nih, alurnya bagus . Tapi tata bahasanya kayanya terlalu formal . Jadi mending tata bahasanya diperbaiki lagi . Biar agak enakan bacanya. Hehehe
    Next cepet cingu

  4. hehe asik asik dongho ada kesempatan nih
    yah aku kira suzy pacarnya seungho eh gak taunya bukan
    bagus thor lanjutin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s