Kiss The Rain [Part 1]

Tittle: Kiss The Rain [Part 1]

Length: Chapter

Genre: Romance

Rating: PG16

Casts: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Kwon Yuri

Disclaimmer: Jalan cerita murni milik saya.

Summary: Sooyoung merasakan perasaan jatuh cinta pada seorang namja yang merupakan teman jauh dari kakaknya sendiri. Sementara kakanya itu khawatir namun Sooyoung tetap mencintai Kyuhyun. Sedangkan Kyuhyun sedikit mengalami masalah yang mungkin akan mebuat Sooyoung salah paham atau kecewa.

yang belum baca prolog dimohon untuk baca dulu, biar lebih paham ya! Link: Prolog

Note: Annyeong!! aku balik lagi hehehehe 😀 mian lama ya. Awalnya bingung deh lanjutannya gimana karena aku belum prepare gimana part1 nya. Bahkan aku belum tahu gimana akhir dari cerita ini hahaha. emang kebiasaan kalo bikin ff fak pernah dipikir kelanjutan sama akhirnya gimana. maaf ya disini perannya Yuri kayaknya gimana gitu hehehe. No Bashing ya! ^^

Karena untuk ff ini banyak yang komen pada saat prolog akhirnya author semangat deh ngelanjutinnya. Walaupun part 1 ini masih terbilang sedikit kependekan. Maka dari itu readers yang baca ff ini harus komen ya. Karena yah… tergantung readersnya. Kalian bisa request kok kelanjutan ceritanya gimana. Tapi, tentu aja dipikirin dulu sama authornya 🙂

Mian kalo ada Typo

Jangan lupa commentnya !!! 🙂

Ayo KyuYoung Shipper berkumpul!!! Selamat membaca.

Mempunyai namja chingu. Rasanya Sooyoung tak percaya bahwa ia mempunyai namja chingu. Ini pertama kalinya bagi gadis berkaki jenjang itu mempunyai namja chingu. Hal pertama yang akan ia lakukan pagi ini adalah mengetuk pintu kamar oppa kandungnya yang sangat ia sayangi. Ia ingin mengabarkan kabar yang membuatnya bahagia itu. Karena memang Siwon pulang larut malam untuk bekerja di perusahaan nya.
Sooyoung mengetuk pintu dihadapannya sekali lagi setelah tidak ada jawaban sama sekali. Akhirnya seorang namja tampan keluar dari kamarnya sambil mengucek matanya. Ia baru saja bangun karena ketukan pintu dari Sooyoung.
“Ada apa Sooyoung? Kenapa kau selalu mengganggu tidur di hari mingguku ini?” Tanya Siwon pada dongsaengnya itu.
“Aku ingin membeeritahukan suatu kabar bahagia padamu, oppa.”
“Apa?” Tanya Siwon malas.
“Aish, kenapa ekspresi oppa seperti itu? Apa oppa tidak merasa penasaran?” Tanya Sooyoung kesal dengan sikap kakaknya itu.
“cepat katakan, aku ingin tidur lagi,” Ucap Siwon yang tidak sabaran mendengar jawaban Sooyoung yang berbeit-belit.
“Aku punya namja chingu,” Ucap Sooyoung.
“MWO???” Siwon mendadak membuka lebar-lebar matanya dan terlihat kaget dengan ucapan Sooyoung.
“Kenapa respon oppa berlebihan sekali?” Tanya Sooyoung heran sambil sedikit mengambil jarak-menjauh-dari hadapan Siwon. Karena ia sangat tahu kalau oppa nya itu baru bangun dan belum sikat gigi.
“Aku… kenapa kau tak memberitahuku, siapa namja itu. Kenapa kau langsung menerimanya?” Ucap Siwon bertubi-tubi.
“Hmmm kenapa memangnya?” Ucap Sooyoung sambil memasang tampang misterius sekaligus membuat Siwon kesal karena penasaran.
“Siapa?” ucap Siwon lagi.
“Tebak saja,” Ucap Sooyoung dengan muka misteriusnya lagi.
“KYUHYUN???” Duga Siwon.
Sooyoung mengangguk menjawab pertanyaan Siwon dengan senyumannya yang merekah lebar. Seakan hatinya berbunga saat ditanya seperti itu dan ia mengiyakan.
“Kenapa kau menerimanya?” Tanya Siwon dengan ekspresi seakan marah dengan keputusan Sooyoung yang berpacaran dengan Kyuhyun.
“Memangnya kenapa? Aku mencintainya, oppa. Kau tak usah khawatir.” Ucap Sooyoung meyakinkan oppa tersayangnya itu.
“Ne, tapi aku belum sepenuhnya tahu apakah ia baik atau tidak dan bagaimana sikapnya yang sebenarnya.” Ucap Siwon dengan nada khwatir.
“Dia orang yang baik. Aku yakin itu.” Ucap Sooyoung mngangguk-anggukkan kepalanya seakan benar-benar meyakinkan oppa nya itu.
Siwon hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tidak bisa mencegah apa yang diinginkan dongsaengnya itu. Hanya saja ia mengharapkan Kyuhyun adalah namja yang baik bagi Sooyoung.
“Oppa tidak sarapan? Cepat mandi sana, oppa sangat bau.” Ucap Sooyoung sambil menutup hidungnya dengan tangannya.
“Ne, aku mandi.” Ucap Siwon sambil masuk ke kamarnya.
***
Sooyoung menuju ruang makan setelah ia selesai dengan ritualnya di kamar mandi. Ia terlihat segar dengan balutan pakaian santainya. Ia duduk di salah satu kursi di meja makan besar tersebut. Siwon sudah berada di meja makan tersebut dengan koran yang sedang dibacanya, dan cappucino panas yang ada dihadapannya. sesekali ia melirik ke arah yeodongsaeng nya.
Sooyoung melahap roti nya dengan puas. Namun ia merasa aneh dengan oppa nya yang meliriknya secara diam-diam dan cepat. Namun Sooyoung tidak menghiraukan tatapan oppa nya itu. Ia masih melahap rotinya hingga roti ketiga yang sekarang ia makan.Suasana di ruang makan tersebut hening. Sooyoung menyelesaikan acara makan rotinya. Ia merasa kenyang namun masih kuat untuk minum susu. Walaupun sudah tidak bisa dibilang anak-anak lagi tentunya ia masih doya susu.
Sooyoung menatap oppanya yang ternyata daritadi masih terus melirik ke arahnya. Spontan Siwon mengalihkan pandangannya dari Sooyoung kembali pada koran yang sedang dipegangnya daritadi. Sooyoung berdehem, membuat suasana tambah canggung dirasakan oleh Siwon.
“Kau sudah kenyang?” Tanya Siwon memecah keheningan.
“Ne,” jawab Sooyoung.
“Aku kira kau akan terus menghaiskan semua roti yang ada disini,” ucap Siwon setengah meledek namun dengan anda seriusnya.
“Aku ini masih punya batas untuk makananku, mana mungkin aku akan menghabiskan semuanya. Ini untuk nanti siang,” ucap Sooyoung membantah dengan kesal.
“Hm…” Siwon menahan tawanya mendengar jawaban adiknya itu.
“Oppa hari ini mau kemana?” Tanya Sooyoung kemudian.
“Aku tidak tahu,” jawab Siwon tak peduli sambil terus membaca korannya.
“Ayo kita jalan-jalan!” Ajak Sooyoung semangat. Namun, oppanya itu tak menjawab ajakan adiknya dan malah serius membaca koran ditangannya.
“Oppa…” Ucap Sooyoung manja. Namun, Siwon tetap tidak menyahut.
***
Kyuhyun melajukan mobilnya menuju sebuah kompleks perumahan. Ia berhenti di salah satu rumah mewah. Ia menghela nafasnya berat. Tak tahu apa yang nanti akan terjadi. Tapi ia harap ia tidak akan dihadapkan dengan suatu masalah yang akan membuat dirinya maupun Sooyoung kecewa. Walaupun Sooyoung sama sekali belum tahu akan masalah hal ini.
Kyuhyun belum siap untuk memberitahukan masalah Yuri pada Sooyoung. Ia tidak mau Sooyoung merasa kaget, padahal ia baru kemarin resmi menjadi seorang kekasih. Ia harap sesuatu yang baik dapat menyelesaikan masalah ini tanpa diketahui oleh Sooyoung.
Kyuhyun menekan bel rumah mewah tersebut. Muncul seorang ahjumma yang membuakakna pintu untuk Kyuhyun. Kyuhyun dipersilahkan masuk dan duduk di ruang tamu. Sedangkan sang ahjumma seperti sudah tahu apa yang harus ia lakukan, ahjumma tersebut masuk ke dalam.
Dan keluarlah seoarang laki-laki yang terlihat sudah cukup berumur. Dengan kacamata yang menempel di wajahnya ia menatap Kyuhyun tajam dari atas sampai kaki. Kyuhyun memberi salam pada laki-laki tersebut yang tentunya adalah ayah dari Kwon Yuri.
Tuan Kwon diam sebentar dan terus menatap Kyuhyun lekat. Kyuhyun hanya bisa diam dan menatap dengan ragu padanya.
“Apa benar kau yang menghamili Yuri?” Tanya Tuan Kwon.
“Bukan saya. Saya sama sekali tidak menyentuhnya.”
“Apa kau yakin?” Tanya tuan Kwon.
“Saya yakin, abeoji.” Ucap Kyuhyun tanpa ragu.
“Baiklah, jadi saat Yuri menginap di rumahmu kau tidur dimana?” Tanya tuan Kwon.
“Saya hanya tidur di sofa sedangkan Yuri saya suruh untuk tidur di kamar saya,” jawab Kyuhyun dengan cepat dan lancar tanpa gugup sama sekali, karena ia memang sama sekali tidak berbohong tentang itu.
“Baiklah, sepertinya kau adalah anak yang dapat dipercaya. Sekarang pulanglah! Maaf apabila Yuri merepotkanmu.” Ucap Tuan Kwon.
“Ne.”
***
Sooyoung melangkahkan kakinya dengan ceria menuju suatu taman bunga yang luas. Siwon mengikutinya dengan malas dari belakang.
“Oppa ayo! Kenapa kau lama sekali?” Ucap Sooyoung yang berhenti duku menunggu oppanya yang beraada cukup jauh dibelakangnya. Akhirnya ia menghampiri Siwon dan menarik tangannya agar Siwon dapat berjalan dengan cepart mengikutinya.
“Kau mengganggu istirahatku, Sooyoung.” Ucap Siwon pelan namun didengar dengan baik oleh pendengaran Sooyoung.
“Jinjja?!?” Ucap Sooyoung seraya menghempaskan tangan Siwon. Sooyoung merengut kesal. Kesal dengan ucapan kakanya itu. “Kalau begitu kita pulang saja sekarang, agar kau bisa istirahat di rumah.”
Sooyoung berjalan berbalik arah, meninggalkan Siwon yang terlihat bingung. Siwon menggeleng pelan melihat tingkah adiknya itu. Siwon berlari menyusul Sooyoung. Siwon menarik tangan Sooyoung.
“Begitu saja marah,” ucap Siwon pada Sooyoung. Sooyoung masih memasang tampang cemberutnya. Ia merasa kesal dengan oppanya itu. Padahal jarang-jarang mereka bisa berjalan-jalan menghirup udara segar di taman bunga.
“Ayolah, oppa hanya becanda.” Ucap Siwon membujuk Sooyoung lagi. “Bagaimana kalau kita beli icecream?”
Sooyoung menggeleng kuat dan melepaskan pegangan tangan Siwon di tangannya. Sooyoung kembali berjalan menuju pintu keluar taman bunga tersebut.
“Aish… Jinjja,” Siwon mengacak rambutnya kesal. Kesal dengan apa yang ia katakan tadi. Sooyoung sedikit sensitif hari ini.
~
“Kau mau ke tempat lainnya?” Tanya Siwon khawatir dengan Sooyoung yang hanya diam selama di perjalanan.
Sooyoung hanya menggeleng pelan. Dan terus menatap pemandangan di luar jendela mobil tanpa menoleh pada Siwon.
“Mianhe Youngie-ah,” ucap Siwon pelan.
“Aku tidak tahu,” ucap Sooyoung. Siwon mengernyitkan dahinya, bingung dengan jawaban Sooyoung yang tidak sinkron dengan pertanyaannya.
“Harusnya tadi aku mengajak Kyuhyun oppa saja, bukan oppa.” Ucap Sooyoung yang terluhat masih cemberut.
“Mianhe Sooyoung. Kau ingin kemana lagi? Tak usah mengajak Kyuhyun, lebih baik denganku saja.” Ucap Siwon menawarkan adiknya lagi untuk jalan-jalan. Dalam hatinya ia juga tidak mau Sooyoung jalan-jalan dengan Kyuhyun. ia masih tidak bisa melepaskan Sooyoung sepenuhnya pada Kyuyun begitu saja.
“Aku ingin pulang saja, aku mengantuk oppa.”
***
Yuri POV
Sepertinya Kyuhyun sudah pulang. Kenapa sebentar sekali appa meng interogasinya? Lebih baik aku tanyakan padanya.
“Appa, Kyuhyun sudah pulang?” Tanyaku. Appa terlihat menatapku dengan serius.
“Yuri, dia tidak menghamilimu.” Ucap appa pelan namun tajam membuatku tersentak dengan kata-katanya.
“Aku..” Aku kehabisan kata untuk menjawabnya. Aku memang tidak bisa mengelak lagi. Memang bukan Kyuhyun yang menghamiliku.
“Jujur saja pada appa. Siapa yang menghamilimu.” Aku terdiam menunduk tak menjawab pertanyaannya.
“Aku mencintai Kyuhyun, appa.” Ucapku pelan.
“Tapi, bukan dia yang menghamilimu!” Appa membentakku. Ini pertama kalinya ia semarah ini padaku.
Aku hanya bisa menunduk. Tak percaya bahwa appa tidak menikahkan ku dengan Kyuhyun. ini tidak seperti yang aku perkirakan. Padahal jujur saja, aku berharap nisa menikah dengannya. Karena aku memang sudah mencintainya sejak dulu, walaupun ia sepertinya menganggapku sebagai temannya saja.
“Appa masih menunggu jawabanmu, kalau kau tak mengaku juga. Biarkan anak itu tak punya ayah.” Ucap appa tegas dan pergi meninggalkanku.
Aku pusing dengan hal ini. Apa yang harus aku lakukan? Aku tak mau menikah dengan namja yang merupakan ayah dari anak ini. Aku hanya ngin menikah dengan Kyuhyun.
***
Sooyoung POV
Aku langsung masuk ke kamar mendahului oppa ku yang terlihat bingung dengan sikapku ini. Aku hanya kesa dengan ucapannya tadi. Walaupun ini sedikit sepele dan dia sudah meminta maaf padaku, tapi tak tahu mengapa mood ku untuk jala-jalan langsung berubah. Sepertinya hari ini aku sedang sensitif tak ceria seperti biasanya.
Ku dengar diluar ada langkah kaki yang mendekati kamarku. Itu pasti oppaku. Mau apalagi dia?
“Sooyoung, kau tidak ingin makan?” Tanya oppa ku dari luar.
“Tidak,” jawabku singkat. Aku menengelamkan tubuh dibalik selimut putihku. Sebenarnya aku tidak sedang mengantuk, aku berbohong saat menjawab tadi.
Sekarang seharusnya jam makan siang, tapi aku sedang tidak lapar. Mood ku menghancurkan segalanya.
KRIIIING KRIIIING
Kuraih handphone ku yang ku letakan di meja. Ternyata dari Kyuhyun oppa. Sepertinya ia sedang merindukanku.
From: Kyu Oppa
Chagiya, kau sedang apa?
Reply
Aku sedang tidak enak badan oppa
From: Kyu Oppa
Jinjja? Kalau begitu aku ke rumahmu ya?
Reply
Ne, cepatlah datang aku merindukanmu 🙂
Hihihi, aku sengaja mengatakan padanya bahwa aku sedang tidak enak badan. Agar ia cepat datang kemari. Mungkin sebentar lagi dia akan sampai.
Aigoo…! Aku lupa Siwon oppa ada di luar. Apa dia akan membolehkan Kyuhyun masuk ke kamarku?
***
Author POV
Siwon menatap layar ponsel touch screen nya. foto Sooyoung terpampang sebagai wallpapernya. Namun, hatinya saat ini sedang berada pada gadis lain. Gadis yang sebenarnya sudah lema dicintainya. Sudah seminggu yeoja itu tak mengabari Siwon sama sekali, dihubungi pu tidak bisa.
Ia tahu bahwa dirinya bukanlah namja yang baik untuk yeoja itu. Tapi, ia sangat mencintai yeoja tersebut. Tanpa sadar Siwon tersenyum sendiri menatap layar ponselnya, walaupun di layar ponsel tersebut bukanlah wajah yeoja yang dicintainya melainkan wajah Sooyoung.
TING TONG
Siwon tersentak mendengar bel rumahnya berbunyi. Ia memasukkan ponselnya ke dalam kantong celananya dan beranjak menuju pintu untuk membukakannya.
Kyuhyun sudah menunggu beberapa lama dan akhirnya Siwon membuka pintunya. Siwon menatap Kyuhyun dari atas sampai bawah.
“Sedang apa kau kesini?” Tanya Siwon agak sinis.
“Apa aku tak boleh kesini?” tanya Kyuhyun heran. “Aku ingin bertemu dengan Sooyoung, katanya dia sedang tidak enak badan. Aku ingin menemaninya.”
“Dia sehat-sehat saja,” ucap Siwon sambil mengernyitkan keningnya mendengar ucapan Kyuhyun barusan.
“Jinjja? Tadi dia bilang sedang tidak enak badan.” Kata Kyuhyun memperjelas.
“Mungkin dia membohongimu, sudahlah kau pulang saja mungkin Sooyoung sudah tidur.” Ucap Siwon setengah mengusir Kyuhyun untuk pergi.
“Kau mengusirku?” Tanya Kyuhyun yang masih belum mau beranjak dari depan pintu.
“Kalau memang aku mengusirmu, kenapa?” Ucap Siwon menantang.
“Aish…” Kyuhyun akhirnya pergi dengan kesal.
Kyuhyun masuk ke dalam mobilnya. Ia mengeluarkan posel dari sakunya. Dan memencet tombol dial speed nomor 1.
“Soo, aku tidak boleh masuk oleh oppamu.” Ucap Kyuhyun setelah teleponnya tersambung.
“Jinjja? Kau sekarang masih di depan ‘kan?” Tanya Sooyoung di sebarang telepon.
“Ne, aku ada di dalam mobilku,” ucap Kyuhyun pelan.
“Kalau begitu aku keluar. Kita jalan-jalan, oke?” Ucap Sooyoung terdengar ceria.
“Bukannya kau sedang sakit?” tanya Kyuhyun khawatir.
“Itu biar nanti aku jelaskan. Tunggu aku diluar!”
TUT…
Sooyoung memutuskan sambungan teleponnya.
***
Sooyoung menggenggam tangan Kyuhyun erat-erat seakan tak mau lepas darinya. Mereka berdua terus berjalan di sebuah taman yang luas. Kesegaran menyeruak di taman tersebut. Sooyoung sekarang tersenyum dengan ceria. Kyuhyun memperhatikannya dari samping sambil terus berjalan mengikuti arah langkah kakinya kemanapun ia mau.
Kyuhyun ikut tersenyum melihat Sooyoung yang terlihat cerah ceria. Bahkan ia bingung kenapa tadi Sooyoung bilang kalau ia sedang tidak enak badan. Padaha, tidak ada raut pucat di wajah gadis itu. Kyuhyun masih diam mengikuti Sooyoung. Ia cukup ouas dengan hanya melihat gadisnya itu dari samping.
“Kita duduk disini, oppa.” Ucap Sooyoung saat berhenti di sebuah bangku yang tersedia di taman itu. Sooyoung menarik Kyuhyun duduk di bangku tersebut.
Kyuhyun masih menatap Sooyoung. Sooyoung menghirup udara di taman tersebut dalam-dalam sambil memejamkan matanya. Wajah Sooyoung terlihat damai. Kyuhyun tak melepaskan pandangannya sama sekali dari wajah Sooyoung. Mungkin baginya ini merupakan moment yang tidak bisa terlewatkan untuknya.
“Hah….” Sooyoung menghela nafasnya. Ia membuka matanya lebar dan tersenyum senang, seakan telah melihat sesuatu yang indah dimatanya.
Kyuhyun berbinar menatap gadis disampingnya itu. Tangan Kyuhyun meraih puncak keppala Sooyoung. Mengelus dengan lembut rambut Sooyoung yang terurai indah.
Jantung Kyuhyun berdetak saat Sooyoung menatap matanya lembut. Rasanya ia ingin merengkuh gadis cantik yang ada di sebelahnya itu.
“Oppa senang?” Tanya Sooyoung.
“Tentu saja,” jawab Kyuhyun dengan senyuman yang merekah dengan tatapan yang lembut pada Sooyoung.
“Kau tahu oppa tadi Siwon oppa terlihat kesal. Kenapa ya?” Tanya Sooyoung.
“Mungkin dia tak menyukaiku,” ucap Kyuhyun lirih tapi berbanding terbalik dengan wajahnya yang masih tersenyum memandang Sooyoung.
“Aku ju gatidak mengerti, sepertinya Siwon oppa hanya cemburu. Karena kau kan memang kekasih pertama ku, hehehe.” Ucap Sooyoung sambill terkekeh.
“Ya, mungkin dia hanya iri padaku. Memangnya oppa mu itu tidak punya yeoja chingu?” Tanya Kyuhyun yang tiba-tiba penasaran dengan Siwon.
“Hmm…” Sooyoung berpikir sejenak. Terlihat imut di mata Kyuhyun, membuat Kyuhyun gemas.
“Sepertinya dia tidak punya yeoja chingu. Walaupun kadang dekat dengan yeoja tapi tidak tidak terlalu ia tunjukan di depanku.” Ucap Sooyoung.
“Begitu ya. Kau tidak dimarahi tadi saat keluar?” Tanya Kyuhyun.
“Aku memasang sedikit tampang aegyo ku hehehe.” Ucap Sooyoung.
“Aish…” Kyuhyun mencubit pelan pipi Sooyoung.
Tiba-tiba ponsel Kyuhyun bergetar. Panggilan dari appa nya untuknya. Tumben sekali appa menelponnya, itu yang dipikirkan Kyuhyun. Kyuhyun mengangkat panggilan telpon tersebut.
“Kyuhyun, pulanglah ke rumah sekarang juga.” Ucap appa nya langsung di seberang sana.
“Ada apa, appa?” Tanya Kyuhyun heran. Sooyoung hanya diam mendengarkan Kyuhyun yang sedang menelpon di sampingnya.
“Apa benar kau menghamili anak orang?” Tanya appa nya tegas.
“Ne?” Kyuhyun kaget dengan ucapan appa nya. kyuhyun melirik ke arah Sooyoung yang hanya menatap Kyuhyun, tentu saja Sooyoung tisak mendengar apa yang di ucapkan di sberang telpon tersebut.
“Cepat kau pulang sekarang!”
“Ne appa.” Ucap Kyuhyun mengakhiri sambungan telpon tersebut.
Kyuhyun menatap Sooyoung ragu. Sooyoung hanya menampakan wajah tanda tanya.
“Aku sepertinya harus pulang sekarang. Aku antar kau ke rumah.” Ucap Kyuhyun.
“Ne, kalau begitu. Besok kita bertemu lagi ‘kan?” ucap Sooyoung yang sepertiny masih ingin berdua dengan Kyuhyun.
“Ne chagiya. Besok aku akan ke rumahmu, tennang saja.” Ucap Kyuhyun
***
“Biar ku jelaskan appa. Aku sama sekali tidak menyentuhnya. Yuri tidur di ranjangku saat itu, sedangkan aku tidur di sofa.” Ucap Kyuhyun meyakinkan appanya.
Appanya menghela nafas pelan. Tuan cho –ayah kyuhyun- menatap Yuri dengan tatapan yang tidak dapat diartikan. Yuri hanya mnunduk dengan muka sedih dan pasrah.
Kyuhyun kesal dengan Yuri. Coba bayangkan, untuk apa Yuri datang lagi. Padahal, appa nya sendiri sudah melepaskan Kyuhyun tanpa menyuruh Kyuhyun tangggung jawab sama sekali.
“Sepertinya kita harus bicara yuri,” Kyuhyun menarik Yuri keluar dari rumah appanya.
“Sebenarnya apa yang telah kau katakan? Apa maksudmu, huh?” Tanya Kyuhyun dengan geramnya pada Yuri.
Yuri hanya menunduk.
“Aku tahu, ini bukan anakku. Jadi untuk apa kau datang lagi kesini?” Tanya Kyuhyun lagi.
“Ini memang bukan anakmu Kyu. Tapi, aku mencintaimu dan aku hanya ingin dirimulah yang menjadi appa dari anak ini.” Ucap Yuri sambil mengelus perutnya yang masih rata.
“Huh, kau sepertinya terlalu terobsesi denganku?” ucap Kyuhyun terheran dengan jawaban dari yuri yang terlihat bersikukuh dengan keinginannya.
“Ne, mungkin bisa dibilang aku terobsesi denganmu.” Ucap Yuri lagi.
“Lalu kenapa kau mau saja ditiduri oleh namja yang merupakan ayah dari anak ini?” Ucap Kyuhyun agak kasar. Ia sudah benar-benar tidak bisa mengatasi emosinya.
Bibir Yuri bergetar. Tangisnya sebentar lagi akan pecah, namun ia menahan tangisannya itu.
“Aku…” Yuri tidak bisa menjawabnya.
“Huh,” Kyuhyun mnghela nafasnya dan mengacak rambutnya. Ia menatap mata Yuri tajam.
“sebaiknya kau menggugurkan kandunganmu sekarang,” Ucap Kyuhyun sambil menarik tangan Yuri menuju mobilnya.
“Annieyo, aku tidak mau!!” Ucap Yuri memberontak, namun ia tidak bisa melepaskan genggaman kyuhyun dari pergelangan tangannya.
Kyuhyun bungkam tak peduli dan masih terus menari Yuri dengan kuat.
“ANNIEYO!! AKU TIDAK MAU!!”

To Be Continue

Siapa yang setuju Sooyoung eonni cantik? Kayak author ff ini *narsis XD*

Sekian & Terima kasih *bow*

Advertisements

30 responses to “Kiss The Rain [Part 1]

  1. Wah itu kyu bakalan nge gugurin kandungan yuri?? Siapa yang nge hamilin yuri? Siwon yak?? Aduh kyuyoung harus besatu pokoknya. Btw saya gak setuju author mirip Sooyoung /digebuk/ kan sooyoung itu onnie ku jadi yah aku yg paling mirip *nyengirkuda* lanjut thor part 2 di tunggu

  2. Yahhh… Yuri eonni jangan ganggu KyuYoung dong…. 😦

    part 1nya kerenn thor…:) next partnya ditunggu….:)

  3. Yuri knp terobsesi bgt sma Kyu oppa sih. Jgn ngrusak hubungn Kyuyoung donk!
    Kyuyoung jjang!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s