This is LIFE [CHAPTER 2] (SEQUEL OF FF ‘IM NOT HER’)

Author: LeeMinHea @wordpress , @naaadiiineee (twitter and my account was protected by me), Nadine Yasminah (FB)

Title: Meet sunbaenim?! Kyaaaa! but… problem come? Aish!

Main Cast : Byun Baek Hyun (EXO K) , Lee Yoo Ri (OC)

Support Cast: Cho Kyu Hyun (SUPER JUNIOR), Lee Dong Hae (SUPER JUNIOR), Wu Yi Fan (A.K.A KRIS EXOM), Huang Zhi Tao (EXOM), Yuri (SNSD), and other ^^

Genre: Romance, Life, Family, and…. (?)

Rated : 15+, G

Disclaimer: Semua cast milik Tuhan YME kecuali karakter OC.

Synopsis: THIS IS LIFE, This is the way…. I walk through day by day… This is the way… I do correct the problem… This is the way, I enjoy my life.

*PS: di akhir ini akan ada penjelasan tentang ff ini jadi silahkan baca sampai akhir dulu! ^^ and [Many Typos detected] dan ada bacotan sedikit dari author juga-_-*

This FF SEQUEL OF FF “I’M NOT HER” : https://ffindo.wordpress.com/2012/05/20/oneshoot-im-not-her/

This is LIFE [CHAPTER 1] (SEQUEL OF FF ‘IM NOT HER’):

https://ffindo.wordpress.com/2012/06/01/this-is-life-chapter-1-sequel-of-ff-im-not-her/

TAP…

Tiba tiba aku merasa ada sesuatu yang menyentuh perutku. Aku menoleh ke samping… dengan mata yang lama loading ini.

Samar samar.. aku lihat wajah putihnya…

Mataku loading baru 3 watt….

Sepertinya…

Aku..

“BAEKHYUN???!!!” teriakku kaget setelah aku merasa itu adalah baekhyun yang semalam mabuk, melepaskan tangannya yang sempat diam di perutku, mataku melotot jelas melihat makhluk disampingku.

Kenapa… dia bisa di tempat tidurku???!!!!! aku langsung duduk ditempat tidur dan mematung.

Aku…

NAH INI YANG KUBENCI BILA TINGGAL SATU KAMAR APARTMENT!

***********************

‘NAH INI YANG KUBENCI BILA TINGGAL SATU KAMAR APARTMENT!’ Teriak yoori dalam hati.

“BAEKKIE!!!!!” Yoori teriak dengan sekuat tenaga seraya meremas selimut.

Manusia yang dipanggil belum menggubrisnya. Masih enak saja tidur disampingnya. Padahal orang yang memanggilnya sudah menahan nahan amarah.

Merasa tak dipedulikan yoori meneriakki baekhyun sambil menggerak gerakkan tubuh baekhyun kekanan ke kiri. “BYUN BAEKHYUN! IREONA! YA! IREONA! IREONAA!!!!!!!!”

“mhh?” Bangunnya sambil tetap dengan posisi tidur bahkan hanya membuka mata kirinya.

“BODOH! BANGUN! KAU KENAPA BISA DI KAMARKU YA BYUN BAEKHYUN!!!!!!!!!!”  Teriakkan yoori bisa memekakakn telinga.

“hmm? Jinjja? Hoahm… kenapa kepalaku… pusing sekali ya…” baekhyun mulai membuka mata kanannya masih belum sadar sepenuhnya.

Mungkin ini yang disebut TELat MIkir.

“MWO??!” akhirnya baekhyun sadar sepenuhnya langsung bangun dengan posisi duduk, kedua matanya membulat sempurna.

Dia menyadari, dia ada dikamar yoori, satu tempat tidur dengan yoori, satu selimut dengan yoori, dan satu poin lagi ‘apakah aku masih pakai baju?’ pikirnya sambil memegangi baju putih polos dan celana panjang yang masih ia pakai sejak kemarin sesampainya di apartment ini dan menggantinya yang tadinya baju pergi.

Setelah itu dia perhatikan yoori, untunglah yoori memakai piyama teddy bearnya.

Tapi… saat sampai baekhyun memperhatikan wajah yoori, wajah yeojanya itu bagai gunung krakatau mau meledak untuk membuat anak krakatau kedua.

“Mhmm..  sepertinya.. aku salah masuk kamar…” kata baekhyun nyengir gak jelas menggaruk garuk belakang kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.

“salah masuk kamar… atau…..” kata yoori dengan nada geram, sampai cukup membuat baekhyun merinding.

Yoori seperti kongshi di drama Skip Beat saat kongshi mendengar poposhan mengata ngatainya dan mempermainkannya… bagaikan sedang melepaskan kotak pandora yang ada di dalam hatinya.. membuka satu persatu gembok yang ada…

“ATAUAKU DAN KAU TERJADI SESUATU TADI MALAM HAH!??”

Dan akhirnya kotak pandora itu terbuka dan mengeluarkan setan setan kecil dalam hatinya.

OK abaikan itu sedikit ulasan dari drama terkenal Skip Beat.

“ani ani.. hehe aku pastikan tidak…” baekhyun mengangkat kedua tangannya ke depan dadanya.

“apa… kau ingat… tadi malam…?” kata yoori masih tetap geram di sertai tatapan death glare.

“sebenarnya.. tidak…” jawab baekhyun seadanya.

“heoh… kupastikan kau jawab itu dan benar.. kau kemarin mabuk! Aku membopongmu! Dan lalu lalu.. di kamarmu.. argh! Tau ah! Sana keluar sebelum aku lebih marah lagi!!!” kata yoori disertai ingatannya akan kejadian tadi malam membuat mukanya kembali panas.

“ada apa dikamarku..? hey! Kau juga salah! Kenapa kau tidak mengunci kamarmu???!!” balas baekhyun marah.

“aku lupa!!!!!!!!!” jawab yoori sengit, dan itupun karena perlakuan baekhyun sebelumnya juga.

“lagian kan kita ga ngapa ngapain yoori!! Lihat!? Kita masih pakai baju lengkuuuaaappppp!” jawab baekhyun tidak kalah sengit.

“tapi kan….. ppfftt!!!” kata yoori kehabisan kata kata dan menggembungkan pipinya kesal, iya sih baekhyun memang benar tapi yoori merasa sangat malu dia tidur dalam satu tempat tidur dengan baekhyun.. aigooo

“hey.. tapi kita seperti pasangan yang baru menikah ya.. lihat kita satu selimut! Rambutmu dan rambutku berantakan dan sprey berantakan seperti habis melewatkan first nig….”

BUGHHH, sebuah bantal melayang ke muka baekhyun, berharap bisa menegakkan kembali otak baekhyun yang sepertinya ketimpa tiang listrik jadi bengkok.

“MEMANGNYA KAU PERNAH MELEWATKAN FIRST NIGHT SAMPAI SAMPAI KAU BISA MENDESKRIPSIKAN SEPERTI ITU HAH? KELUAR CEPAT AKU MAU MANDI ATAU KITA AKAN TERLAMBAT!! DAN AKAN KUANIAYA KAU JIKA TIDAK KELUAR JUGA!” teriak yoori seperti kesetanan mendengar ucapan super duper mega giga aneh yang diucapkan (nappeun) namjanya itu.

Dengan secepat cahaya baekhyun lari menuju pintu, membukanya dan menutupnya kembali.

Setelahnya, yoori masih dengan perasaan campur aduk melihat mendengar semua tingkah perkataan baekhyun.

“apa dia sudah gila?” tanyanya sendiri sambil mengatur nafasnya yang benar benar seperti lari beberapa KM.

Klek.. tiba tiba pintu terbuka.

“Yoori.. soal yang tadi.. aku bercanda ko hehehe” tiba tiba tenryata baekhyun muncul dengan senyum manis (tanpa dosanya) itu.

BUGHHH.. KLEK!

Sebuah bantal besar lagi lagi melayang baekhyun buru buru menutup pintunya dan alhasil bantal itu hanya mengenai pintu.

“sungguh wajah manis kelakukan baik, pikirannya yadong? Yang benar saja?” kata yoori bingung tak biasanya baekhyun berbicara padanya seperti itu walaupun kadang perkataannya tidak logis. Dan tentu mukanya memerah lagi. Jantungnya berdetak keras.

“YOORI MIANHAE!!! AKU TIDAK PERNAH BERFIKIR YANG MACAM MACAM KO!” teriak baekhyun. Seakan menjawab pertanyaan yoori tadi.

“YAYAYA SEMOGA ITU BENAR!  MANDILAH! CEPAT!” jawab yoori teriak, sambil berjalan ke arah pintu kamarnya dan menguncinya.

Tring.. tring…

“yoboseo?”

Baekhyun POV

Hahahaha enaknya mengerjai yoori.

Soal yang dibicarakan aku ke yoori tadi tidak benar ko. Aku sama sekali tidak pernah membayangkannya -_- lagian untuk apa juga? Nanti juga terjadi ngapaindi bayangin? Kaya ga ada kerjaan aja. Aku tidak pernah berotak yadong yahh walaupun waktu smp sma suka berbicara konyol dengan teman teman lain. Yahh kan masih labil jadi gitu. Tapi demi luhan aku ga pernah mikir mikir yadong ==” tapi pasti dong kalau mimpi….sudah sudah.

Aku suka melihat yoori mukanya memerah itu membuatnya tampak lebih manis. Makanya aku suka mengerjainya, itu alasanku hahaha~ ^^

Aku meneriakkinya tadi karena aku tidak mau dia merasa takut tinggal satu kamar apartement denganku, padahal aku hanya bercanda. Tapi sepertinya memang bercandaku tadi keterlaluan jadi aku minta maaf.

“erghh” aku memegangi kepalaku dengan tangan kananku sambil jalan ke kamar mandi kamarku. Kepalaku masih pusing sepertinya pengaruh alkoholnya kuat ahh baiklah pengalaman ini membuatku semakin tidak mau lagi untuk mencoba alkoholanggur atau semacamnya. Hanya sekali saja kemarin.

Baiklah saatnya mandi…

————————————————————————–

“arghh enaknyaaa” aku keluar dari kamar mandi bertelanjang dada, segarnya habis mandi! Aku pilih baju kemeja lengan pendek kotak kotak dan jaket tebal hitam dengan celana panjang.

Selesai memakai baju aku keluar kamar membawa tas serta buku buku, dll.

“baekkie sini minum coklat hangat dulu” tiba tiba yoori keluar dari dapur dan menaruh 2 gelas beling di atas meja depan sofa ruang tengah.

“baiklah” jawabku duduk disofa dan menyalakan tv. Tak berselang beberapa menit kemudian, yoori pun duduk disebelahku.

“tadi orang tuaku menelfon dan kyung juga sms” katanya.

“iya aku juga dapat sms dari ortuku dan kyuhyun hyung, orang tuaku titip salam padamu hahaha”

“ohh sampaikan.. salam juga” jawabnya tersenyum.

Tadi marah udah kaya kingkong… sekarang jadi baik. Dasar.. cepat sekali pulihnya..

Aku tersenyum memandanginya yang sedang menonton tv. Wajahnya yang sedang diam begitu manis dan cantik, sekarang dia pakai sweater panjang turtle neck, dibalut tank top sweater kotak kotak, rok pendek polos hitam, serta jeans biru dan mungkin nanti dia akan pakai topi hangat monyetnya itu, tapi membuatnya semakin imut. Aku benar benar bingung kenapa kyuhyun bisa tidak menyukainya? Aku sama sekali tidak habis pikir.

“wae? Kau seperti orang gila…” katanya dengan tatapan aneh mengalihkan pandangannya dari tv.

Tuk tuk..

Aku mengetuk ngetukkan jari tlunjuku ke layar jam tanganku.

“nde?”

“jam.. 08.45… mau berangkat jam berapa lagi..? yahh walaupun kita dekat dengan harvard tapi..” aku mengingatkan karena acara mulai jam 09.00.

“mwo? Kenapa kau tidak bilang dari tadi sudah ayo!!” katanya panik dan menaruh gelas yang baru selesai semuanya aku minum. Menarik tanganku, memberiku mantelku dan tas punggungku. Dia pun begitu memakai mantelnya mengalungkan tas selempangnya dan.. memakai penghangat kepala monyetnya itu.

“ayo~!” katanya girang membuka pintu lalu menutupnya kembali. Semangat sekali sih, membuatku juga bersemangat.

Dia terus berlari menarik tanganku, masuk lift tetap menggenggam tanganku. Dan.. juga sekarang sampai lobby ternyata yang bawa koper kemarin lagi duduk duduk di dekat resepsionis.

“ahh you and you don’t ever again give him any wine! Thanks!” sambil berlari melewati  2orang josh and nick itu sambil memegang topi monyetnya yang hampir jatuh karena berlarian itu dan tersenyum ramah, aku pun melambaikan tangan kananku yang tidak ditarik oleh yoori ke nick dan josh mereka melambaikanku dan mengisyaratkan heran ke yoori aku hany menjawab mengangkat bahu.

Memang dalam berjalan kami sudah bisa mencapai harvard. Kami terus berlari ditengah hembusan dingin kota Amerika yang sedang musim dingin, bahkan dinginnya melebihi korea..

SELAMAT DATANG…blablabla…” aku bisa mendnegar pengeras suara berbunyi sepertinya itu dari harvard? Soalnya depan kami sudah sebentar lagi harvard!

“Baekkie kita baris disini saja ya!” kata yoori diam di barisan paling pinggir dan sepertinya memang barisan ini yang sedikit.. ternyataada juga yang lain terlambat.

Sebal, tidak menyenangkan berdiri ditengah tengah orang asing orang barat! Tinggi mereka! Aish! –‘

“waeyo?” tanya yoori menghadap ke belakang, yang memang aku ada dibelakang dia.

“ani sudah kita dengar saja mereka” kataku.

——————————————————–

Setelah 2 jam kami dibubarkan huh capek! Sekarang jam 11.00 Baiklah kuliah pagi akan dimulai jam 13.00 eh itu jam segitu ya sudah siang? Ohh untuk hari ini karena habis upacara.

“baekhyun! Lihatt foto aku foto aku!” katanya semangat memberikan hp androidnya ke aku, mulai deh.

“baik 1….2…..3…..” splashhh dia berpose di depan nama harvard dan membentuk V sign. Honestly, she’s too cute for be my girlfriend I think.

“Sekarang foto aku ya!” kataku memberikan iphoneku ke yoori.

“baiklah!!” jawabnya dengan senyum dan menerima hpku. Aku berpose tersenyum biasa dan berdiri biasa.

“cool! Hahaha~ah foto berdua bagaimana?” katanya bingung sedikit berteriak karena aku masih di depan nama harvard.

“minta orang saja!” jawabku seraya berjalan ke arahnya.

“baik…”

“awas yoori!”

BUGHH…

Yakhh terlambat, dia tertabrak oleh orang itu, sudah kubilang jangan menoleh dulu. Tapi… laki laki ini..dari tinggi.. rambutnya… dan lelaki yang di sebelahnya juga sepertinya aku mengenalnya.

“aw… hidungku..” ringisnya setelah sukses menabrak dada seorang laki laki yang mungkin tingginya hampir 2 meter mungkin..

 “Sorry..” kata yoori mendongak dan meminta maaf takut- takut.

Tiba tiba yoori membulatkan matanya.

“Hya! Kriseu sunbaenim!!!” kagetnya melihat dengar jelas wajah orang yang di tabraknya.

“dan kau! Panda china!!” kagetnya juga melihat lelaki yang disebelah kriseu itu.

Eh? Kriseu dan panda…?

“AH! Wu fan sunbaenim?!! Tao sunbaenim!!??” kagetku juga setelah sadar mereka itu Wu fan dan tao sunbaenim.

“Wahh hello!! Kalian juga kuliah disini??” kata tao sunbaenim dengan bahasa korea.

“Lee Yoo Ri dan.. Byun Baekhyun ya?” kata wu fan sunbaenim dengan tampang yang tak disangka yah seram tapi ternyata entah auranya baik. Pertama kali aku ngobrol dengannya.

“nde! Benar!” jawab yoori bersemangat.

“halo yoyo hebat kau bisa masuk sini!” kata tao akrab menepuk nepuk kepala yoori, tunggu sejak kapan mereka dekat? Apa ‘yoyo’? mainan yoyo?

“tentu saja! Aku sudah bekerja keras lo! Ya! Sunbaenim! Kau masih saja memanggil aku dengan yoyo yoyo!” jawab yoori dengan tampang kesal menggembungkan pipinya.

“hahaha kau saja memanggilku panda china!!” tawa tao.

“Selamat yah bisa masuk sini” kata wu fan sunbaenim tersenyum. Aku mendongak oh baiklah ini posisi yang aku sebalkan saat aku berdiri didepan laki laki yang lebih tinggi aku merasa dikalahkan dengan telak!

“Ah ya selamat ya!” kata tao.

“gomawo sunbaenim hahaha” jawabku berterima kasih.

“ne~ gomawoo kris dan tao sunbaenim, panda china!  fotoin aku dan baekkie dong ya ya ya?” kata yoori bukan gaya sok manisnya nya sih maksudku, dia memang  manis tapi ekspresi yang biasa dia datangkan ke aku itu dia datangkan juga ke Tao!? Jangan bercanda!

Lalu dia mengambil hp android yoori dan jadi deh aku difoto oleh tao sunbaenim. Lau yoori lari ke tao sunbaenim dan melihat hpnya ok mereka asik berduaan, aku jadi kesal…. cemburu?

Right, can I say that I’m jealous? -_-

Tao itu kan menyeramkan especially his eyes. Tapi sepertinya yoori dekat dengan tao, dia saja tidak taku,t cukup 1 sekolah SMA ku dulu takut padanya dan wu fan karena wajah mereka yang seakan tidak bersahabat.  Tapi mereka murid teladan. Kris rank 1 tao rank 2. Tapi setelah dekat begini, mereka tidak seram sama sekali.

“gomawo sunbaenim” jawabku singkat lagi.

“Jadi…… Yoosan mana? Kembaranmu?” Tanya wu fan sunbaenim.

Aku buru buru melihat wajah yoori, aku benar wajahnya jadi berubah walaupun tertutupi dengan senyum tegarnya.

“nd..nde? akan aku ceritakan ke tempat duduk itu aja” jawabnya dengan senyumnya dan menunjuk bagian yang memang untuk duduk duduk, persis seperti meja sekaligus kursi.

Setelah duduk, langsung ke topik pembicaraan…dan setelah yoori menceritakan semuanya.

Aku bisa melihat jelas, matanya berair.

“aku turut berduka cita ya…” kata wu fan seunbaenim dengan mata masih membulat.

“Aku juga…” kata tao sama keadaan dengan Wu fan sunbaenim.

“kalian panggil aku kevin wu atau kris hyung aja buat baekhyun dan buat yoori panggil oppa juga tidak apa apa” kata wufan sunbaenim dengan tersenyum. Bisa senyum juga? Wahh

“buatku juga panggil hyung/oppa aja” kata tao dengan senyum juga.

“wahahaha iya iya baiklah~ aku sudah duluan memangillmu kriseu, sunbaenim~” kata yoori, sepertinya dia ini dekat dengan laki laki ya?

“nde aku tahu yoori hahaha” jawab kris hyung tertawa.

“dan buat tao oppa aku mau memanggilmu panda china saja ahh~ hehehe”

“ya… terserah deh yoyo”

Aku melihat air mata kecil jatuh ke pipinya. Tapi dia tidak diceritakan tentang ‘mereka’ yang mem bullynya dulu?

“sudah jangan menangis ya yoori” kataku menghapus air mata yoori yang sedikit keluar dari ujung matanya.

Aku duduk bersebelahan dengan yoori sedangkan kris dan tao hyung ada didepan kami, yoori berhadp hadapan dengan tao hyung.

“eh? Kau menyadarinya? Hebat hehe ya gwenchana” katanya tersenyum manis aku pun membalas senyumannya.

“wihh yoyo kau pacaran dengan baekhyun?” tanya tao membuatku untuk menoleh padanya.

“benar hyung…” kataku tersenyum, bukan senyuman biasa aku mengisyaratkan ‘iya aku pacarnya yoori jadi-jangan-terlalu-dekat-dengannya’

“ehmm ko aku merinding yah? Hahaha apa perasaanku saja..” katanya melihat sekelilingnya.

“nde aku pacaran dengannya panda china” jawab yoori.

“eh tapi kenapa ya? Orang orang memperhatikan kita terus dari tadi” tanyaku heran dan memang orang orang yang lewat lalu lalang dan disekitar kami memperhatikan kami danberbisik bisik.

“ohh mungkin karena kalian orang pertamanyang bisa dekat dengan kami.. disini kami terkenal dengan image seram.. jadi ya gitu deh” kata kris hyung menjelaskan.

“benar sekali” kata tao.

“jinjja?? Padahal… tao kan bisa muka aegyoo gyaaa gimana gimana tao? bbuing bbuing?” kata yoori asyik ngobrol lagi dengan tao dan mempraktekan bbuing bbuing gaya aegyo ala korea, aishhhh kenapa dia imut sekali??

“aish kau ini!” kata tao malu sepertinya.

“udah gitu manjanya…. hyahahaha!”

“YA! Jangan buka rahasia orang sembarangan!! Dasarr yoyo pesek!” kata tao mencubit hidung yoori.

“ishh iya aku tahu kau mancung panda!! Aigoo appo!” yoori meringis memegangi hidungnya yang sedikit merah.

Tao… tao hyung terlalu dekat aku tidak tahu mereka sedekat ini..aku merasa tidak dipedulikan -_- walaupun kris hyung juga tidak ikut pembicaraan 2 orang aneh ini karena sedang baca buku tapi, hey yang pacarnya yoori aku kenapa yang mesra mereka? Dunia kebalik?

Oh ya… aku bilang saja….!

“oh ya aku itu juga tuna… hhmmppfhtt” baru aku mau bilang aku adahal tunangan yoori, yoori menutup mulutku.

Apa sih yang dipikirkannya? Memangnya kenapa?!

“apa sih?!!” kataku menoleh ke arah yoori…mendelik kearahnya, dan juga mulai marah dengan sikapnya.

“sst- jangan bilang kau tunanganku ya.. please.. nanti aja.. ya..” katanya berbisik dan memohon.

“wae?” tanyaku agak kesal eh coret kata kesal maksudku benar-benar kesal.

“karena.. yahh.. gimana ya.. nanti deh..” katanya dengan memohon lagi, apa sih? Untuk sementara aku mengalah, mengalah dengan perasaan tidak jelas.

“ada apa?” tanya kris heran melihat tingkah kami, aku malah bingung dengan tingkah yoori.

“ani tak ada apa apa” jawabku.

“hey kalian datang kesini dengan donghae hyung?” tanyaku alih alih bisa mengalihkan perhatian.

“ko kalian tahu?” taya mereka heran.

“tuhkan benar baekhyun..” kata yoori.

“hmm… apa .. donghae hyung… berubah..?”

“eh? Kenapa kalian… ah nanti saja dibicarakannnya, sekarang mari berbicara yang lain” tiba tiba tao mengalihkan pembicaraan. Wae?

Lalu kami berbincang bincang yahh sambil menunggu untuk nanti masuk ke gedung fakultas Harvard Business School. Rupanya tao dan kris dekat dengan yoori karena memang yoori itu supel, dan juga gampang berteman dengan anak cowok. Dan lagi sepertinya mereka tipe yang baik jadi tidak pernah menganggap rendah yoori yang suka dibanding bandingkan dengan yoosan dulu. Hebat jarang sekali.

Tapi tao itu membuatku cemburu, dia selalu terlihat dekat dengannya dan lagi yoori malah juga terlihat manis bersamanya-_- AISH! Tidakkah dia merasa aku cemburu? Apalagi aku bukan lagi berstatus pacarnya saja, TUNANGANNYA!

Jam.. 12.30 saatnya kami harus ke fakultas kami.

“hey sudah jam segini sudah yuk” ajakku.

“wahh iya tak terasa hahaha” kata kris sambil melihat jam tangannya.

“Kyaaaa wu fan~ kau disini rupanya…!” tiba tiba seorang yeoja korea datang menghampiri kami dan memegang pundak kris.

Pakaiannya lumayan ketat, mini dress putih di balut jaket kulit hitam legging hitam.. boot highheels hitam.. ramput panjang… belah pinggir.

“hm? Take out your hands from my shoulder, yuri”  kata kris hyung dingin dan mnyingkirkan tangan yeoja yang dipanggil yuri itu.

“hah.. kau masih saja dingin padaku! Huh! Kyaaa siapa itu?? Manisnya!!” tiba tiba yeoja itu berlari ke arahku dan memelukku.

“mianhae noona.. aku mau ke fakultasku sekarang…” kataku melepaskan pelukannya dan berbicara bahasa korea setelh aku yakin noona ini orang korea.

“memang kamu di fakultas mana? Ahh anak baru ya..” katanya tersenyum dan memegang pipiku, aish aku tak suka diperlakukan seperti anak kecil atau namja manis seperti ini.

“nde, aku anak baru…” jawabku sabar dan melepaskan kedua tangannya pelan.

“jinjja?? Sama dong.. baiklah ayo sama sama!” katanya menarik tanganku dan dikalungkannya layaknya sepasang kekasih.

Eh? Ini kesempatan biar yoori juga bisa merasakan kecemburuan? Baiklah…

“Baiklah noona…” kataku tersenyum.

Yoo Ri POV

“Baiklah noona…” kata baekhyun sambil tersenyum ke yuri eonnie itu kan namanya yah?

Aish, kenapa baekhyun MENERIMANYA?

“baekhyun kau tidak bercanda kan??” kataku dengan nada kesal.

“memang kau peduli? Ayo noona” baekhyun menjawabnya dan berjalan bergandengan dengan yuri eonnie semakin erat yuri eonnie sampai senyum senyum aneh begitu bagus, jawabannya dan perlakuannya sukses menusuk hatiku.

“baekkie benar benar bodoh!!!!!!!!” kataku kesal, sip dia tak mungkin mendengarku sudah lumayan jauh.

“gwenchana? Ah yuri, yuri kwon itu anak salah satu dosen disini. Dari korea selatan juga, dan dia juga mahasiswi disini, dia benar benar keras kepala selalu mendekati namja namja terutama dari korea  yah kau bisa lihat sendiri tadi dan sangat centil” kata kris oppa menjelaskan.

“hmm.. gitu ya..” kataku mikir mikir.

“Tapi kris oppa yang aku tak sangka adalah baekhyun menerimanya” kataku kesal sambil memandangi cincin pertunangan baekhyun yang terlingkar di jari manis tangan kananku, cincin sederhana namun cantik, berdiamond putih mengkilap.

Ok, kurasa aku bisa menjelaskan, ini rasa cemburu.

“wah…. cincin yang bagus baekhyun yang memberinya? Di jari manis baekhyun juga ada yang seperti ini tapi tanpa diamond” tanya tao oppa sambil memegang jtangan kananku dan melihat lihat cincinnya.

“nde, panda china benar…kami berdua mempunyai cincin pasangan” jawabku berbohong, ini bukan cincin biasa, tapi cincin ‘pertunangan’.

Merasa ada aura menyeramkan memperhatikan kami. Aku menoleh ke kris oppa, dia menatap kami tajam.

“huh… kurasa aku tahu kenapa baekhyun melakukan itu” katanya sambil melipat kedua tangannya didada dan menghela nafas panjang.

“hmm mwo?” tanyaku bingung.

“Kalian berdua terlalu dekat, mesra, kaya pacaran” jawabnya sambil dengan gaya coolnya.

“Mwo?” jawabku dan tao oppa bersamaan, jawaban kris oppa cukup membuatku kaget.

Lalu kulihat keadaanku denga tao, tao menghadap mukaku karena dia menunduk melihat lihat cincinku. Mata kami bertemu.

Sontak aku melepaskan tanganku dari tangan tao, taopun begitu.

BODOH!!!! Kris oppa bodoh! Ini membuatku deg deg an! Aigo!!!

“ah.. kris oppa.. panda china…aku sebenarnya tunangan….”

“AYO! Cepat kita pergi ke fakultas masing masing sudah mau dimulai! Annyeong yoori!” teriak tao menarik kris, kris oppa yang kaget ditarik melambai lambaikan tangannya saja.

“ah ya annyeonng!” teriakku dan balas melambai lambai juga.

Masih rame sih, kuyakin kan memang rame jelas, karena ini bukan SMA yang jadwal masuknya pun sama hahah. Baiklah aku akan jalan sendiri, tanpa baekhyun.

Aku tadi ingin memberitahukan aku tunangan baekhyun tapi ke buru kepepet masuk. Sebelumnya aku menyuruh baekhyun diam dulu karena.. aku belum siap terfokus menjadi tunangan orang, hmm  maksudku yah takutnya gimanaya… susah jelasin.

Baru sadar jika tidak memberi tahukan aku tunangannya baekhyun aku bisa dengan mudahnya menyukai tao mungkin aku akan disukai oleh tao (aku mengerti itu sangat GEER SEKALI silahkan muntah bilaperlu) tapi bisa sajakan?eh tapi aku akan terus menjaga hatiku untuk Baekhyun, tentu! Nah tapi mencegah sebelum terlambat itu bagus. Jadi…. pikiranku yang sebelumnya salah yang baru baru ini baru benar. Yah stupid.

Baiklah sebentar lagi masuk aku harus buru buru masuk kelas.

————————————————————-

Thank you for today… and once again I said welcome to harvard!”  Teriak dosennya mengakhiri pembelajaran hari ini dan keluar, dosen yang bersemangat.

Aku bingung dari tadi banyak sekali laki laki yang memperhatikanku, kali ini aku lagi lagi geer.

Baekhyun duduk paling depan, aku paling belakang karena telat. Aku akan menghampirinya dan meminta pertanggung jawaban atas sikapnya tadi menerima ajakkan yuri eonnie dan menerima saja digandeng ala kekasih.

“Hey! What’s your name?” tiba tiba laki laki Inggris mungkin karena logatnya British, menghampiriku.

“Hmm.. Lee Yoori” Jawabku mendongak, sungguh dia tinggi sekali yah sepantar lah sama kris oppa, eh aniya lebih tinggi malah, saat berhadapan dengan baekhyun saja aku tidak perlu mendongak berlebihan seperti ini.

“My name is Liam Chase, nice too meet you” katanya memperkenalkan diri tersenyum ramah dan mengulurkan tangannya. Jujur dia sangat tampan.

PS: BUKAN LIAM ONE DIRECTION YAHHHH ^^

“nice too meet you too” jawabku berjabat tangan dengannya dan balas tersenyum, aku bisa melihat namja namja barat lain berdiri dibelakangnya seperti ‘yes yes yes’ senang senang gitu, ada apa?

Aku memiringkan badanku untuk melihat ke belakang Liam.

Dan mereka melambai lambai padaku dan tersenyum, sebenarnya ada apa ya? Akupun membalasnya.

“kamu dari korea? Ah maksudku korea selatan?” Liam berkata lagi membuatku untuk menghadap dia lagi.

“yapp, apakah mukaku tidak seperti orang korea? Hahah” jawabku sambil tertawa kecil.

“bukan begitu…Aku tidak tahu ada murid dari korea kuliah disini, karena murid korea jarang sekali”

“ah ya.. aku mendapat beasiswa disini hahaha” jawabku nyengir.

“ohh wahh keren, Aku sangat suka korea, you know korean fever all over the world haha”

“wahh thank you kalau gitu hahahaha”

“aku berharap bisa ke korea dan bertemu wanita cantik seperti di drama drama girband girband~, ternyata aku menemukannya di  universitasku sendiri, yah walaupun ada juga yang dari korea tapi pertama kali melihat wanita korea yang manis sepertimu” Kata katanya yang panjang lebar tapi di akhir ia memujiku itu membuatku kaget.

Apakah orang barat biasa memuji seperti ini?

“lihatt wajahnya merona.. manisnya!” kata namja namja yang dibelakang Liam itu menunjuk nunjukku, apakah wajahku merona? Hah??

Memang sih aku merasakan panas dari wajahku, aduh malunyaa!

“Hey! Kau ngapain disini?” tiba tiba suara baekhyun berada didekatku aku pun menoleh kebelakang. Benar saja baekhyun datang dengan wajah super menyebalkan. Dan dia mendelik ke arah Liam dan teman temannya.

“sudah ayo pulang!” baekhyun menarik tanganku keras dan menarikku untuk berjalan keluar kelas.

“aishh baekhyun ya! Apaan sihh?! Jangan kasar dong!” kataku kesal, dia tidak memperdulikanku bahkan menoleh ke arahku pun tidak.

“Bye Liam! Bye All!” teriakku seadanya dan menoleh sedikit ke belakang, aku belum pamit pada mereka.

Setelah sudah berada diluar gedung fakultas bisnis aku melepaskan genggaman baekhyun yang sangat erat ini dengan kasar.

“Apa apaan sih kau??? Bahkan aku saja tadi sempat tidak pamit pada mereka!” kataku kesal.

“HARUSNYA AKU YANG NANYA!” jawabnya dengan kekesalan yang sama denganku mungkin. Untung sedang tidak terlalu banyak orang disini tapi cukup banyak yang memperhatikan kami.

Apa dia tidak suka aku dekat dengan namja? Hah?

“Aku memang sudah terikat janji padamu, tapi bukan berati AKU TIDAK BOLEH BERTEMAN DENGAN NAMJA LAIN!” teriakku tidak kalah kesal.

“Tapi aku TIDAK SUKA melihatnya YOORI!”

“WAE?!”

“Karena kau itu terlalu dekat dengan mereka!!!”

“apa urusanmu?Itukan yang tadi kau lontarkan padaku saat kau di ajak oleh eonnie itu HAH? AKU CUKUP SAKIT MENDENGARNYA!”

Dia pun menunduk dengan tangan dikepalkan.

Aku mulai benar benar kesal sampai ubun ubun, memang siapa dia melarang larangku dekat dengan namja lain? Ok dia tunanganku tapi dia bukan polisi yang sedang mengawasi narapidananya yang mungkin akan kabur. Dan dia sama sekali tidak tahu perlakuannya denga yuri eonnie itu membuatku sakit? bodoh.

“APA KAU TIDAK MENGERTI APA YANG KULAKUKAN TADI MAKSUDNYA?” teriaknya mulai dengan wajah tidak biasa.

Dan membuatku takut, nafasnya juga tersengal sengal seperti menahan sesuatu. Akupun tak bisa berkata apa apa.

“COBA MENGERTILAH!!” lalu baekhyun memelukku erat membuatku membelalakkan mata dan kepalaku tertopang pundak kirinya, membuatku mendongak.

“dengarkan..” katanya dengan suara melembut, aku mulai diam.

“dulu… aku sudah mencoba menyukai yoosan saat kupikir pikir kau pasti menyukai kyuhyun hyung dan bisa saja kyuhyun hyung mulai menyukaimu… walaupun aku tahu saat itu kyuhyun masih menyukai yoosan… saat aku mulai bisa menerima pikiranku itu semua aku mulai menyukai yoosan”

hm……….

“ tapi yoosan malah meninggal..”

Baekhyun…

“ aku telah kehilangan orang yang kusayangi..aku sudah berjanji akan menjagamu…… aku tadi menerima ajakkan yuri noona karena aku ingin kau tahu aku cemburu… kau terlalu dekat dengan tao hyung.. aku tidak ingin yeoja yang kusayangi pergi jauh dariku lagi….coba mengertilah…”

Lanjutnya menerangkan panjang lebar, membuat hatiku tersentuh… kurasakan sweater yang kupakai sedikit basah maksudku barusan ada setetes air jatuh di punggungku. Dan setetes air lagi jatuh di pipiku.

Baekhyun menangis?

“Aku mengerti..mianhae..” kataku melepaskan pelukan baekhyun pelan, menghapus air mataku.

Dan benar saja baekhyun menangis.

“Omo… namja keren tidak boleh menangis.., tapi kau ini jangan begitu juga.. aku hanya berteman ko dengan tao dan mereka..” kataku mengahpus air matanya. Lucunya baekhyun menangis.. terlihat seperti anak kecil.

“untung kau tidak pakai eyeliner.. atau tidak kau akan terlihat seperti setan menangis hitam.. hahah” tawaku sedikit.

“sudah kubilang aku tidak suka diperlakukan seperti anak kecil!”

Setelah mengatakan itu dia menarikku untuk dekat dengannya dan memelukku. Membuatku membulatkan mata lagi tapi tidak sekaget tadi sih.

Baekhyun memelukku sangat erat.

Kenapa sekarang tambah banyak orang yang melihat kami?

Hyaaa baekhyun, pelukanmu kuat sekali, aku kehabisan nafas nih! –“

Prokk prok prokk..

Tiba tiba ada suara orang menepuk tangan. Membuat baekhyun melepaskan pelukannya.

“hahh hahh hahh…” nafasku tersengal sengal. Thanks God, aku tidak mati konyol  kehabisan nafas pelukan dengan tunaganku sendiri.

PROK PROK PROKK PROKKKK…

Tiba tiba semua orang bertepuk tangan. Uh? Ku kihat lihat lagi tak jauh dari kami, malah dekat dengan kami ada kris oppa dan tao oppa duduk, seperti sambil nonton tv?

“romantis… haha” kata kris oppa, tetap dengan bitchyfacenya. -_-

“kalian  pantas dapat grammy award…” kata tao oppa.

“eo?” tanyaku tidak mengerti.

“kalian seperti sedang syuting drama saja, tau” kata kris oppa.

“nde?” tanya baekhyun.

“apa kata kataku tadi kedengaran?” tanya baekhyun ke tao.

“ani lagipula kalian pakai bahasa korea kan? hanya melihat adegan kalian saja sudah bisa membuat hati tahu keadaan kalian” kata tao oppa tertawa. Oh dia tidak mendengar baekhyun cemburu karena dia? Karena aku dekat dengannya?

“aish… malu banget” kataku meringis.

“banget” lanjut baekhyun.

“hyaaa jadi kau pacarnya yeoja pendek ini?!” Tiba tiba yuri eonnie datang dengan hebohnya. Mungkin karena melihat kehebohan di sekitar kami.

Dan, Memanggilku pendek, tadi kata tao aku berhidung pesek sekarang tubuhku pendek? Sejelek itukah aku?! =3=

“nde, noona” jawab baekhyun mantap.

“hah?! Kenapa kau membalas kalungan tanganku tadi?” katanya kaget.

“ada suatu hal, hah sudahlah mianhae noona” jawab baekhyun tersenyum.

Tiba tiba yuri eonnie mendelik ke arahku, sepertinya marah.

Aku membalasnya dengan tatapan sinis. Cih sebal, apa baekhyun setampan sekeren ini mesti harus diperebutkan oleh 2 yeoja? Ih kesal mengetahuinya baekhyun seperti pangeran kerajaan yang di perebutkan oleh 2 putri. Tapi aku mengakui sih, aku benar benar mencintai namja ini.

“huh baiklah! Tunggu pembalasanku yeoja pendek! Kris! Apa kau mau jalan jalan denganku sekarang dan makan malam dirumahku malam ini?” tanyanya manja ke kris oppa.

“mianhae.. aku tidak bisa”

“apa?! Tidak bisa lagi? Aku akan memberitahukan appaku nilai semesteranmu akan diturunkan!”

“mwo??!!! Ahh dasar, baiklah, mianhae duluan ya”

Lalu kris oppa di tarik yuri eonnie tau kemana. Mengancam? Dengan embel embel ayahnya sebagai dosen disini? Aku sih malu. Tapi kris oppa yang menyeramkan bisa kalah?

“hah?” aku mengisyaratkan keanehan ke arah mata tao.

“oh yuri eonnie appanya dosen paling berpengaruh disini, wakil dari korea selatan. Berwenang juga dalam kenaikkan, kelulusan, dll aish aku juga sering di ajak dengannya  dan menerimanya, dia juga mengancamku aku sebal sih tapi aku tidak mau berlama lama kuliah D3 terus, nanti bisa bisa S2 yang aku mau lanjuti tertunda sampai tua, kris juga berpikir seperti itu, laki laki lain yang di ajak yuri juga begitu”

“memalukkan” kata baekhyun.

“haha jangan bicara begitu, hati hati pasti kau kedapetan dan kau dengan sangat terpaksa akan menerimanya” kata tao menepuk pundak baekhyun.

Hah masalah datang, okay.

“tapi kenapa juga ayahnya menurutinya? Itukan tidak baik.” Kataku.

“uhm.. mungkin karena dia anak tunggal? Ah mianhae, aku harus pulang sekarang! Nih nomorku! Dah baekhyun dah yoyo!” kata tao oppa memberikkan secarik kertas.

“annyeong!” jawab baekhyun.

“hm? Arrasso annyeong!” kataku menerimanya.

Setelah tao pergi, baekhyun mengambil kertas yang di beri tao tadi.

“apa ini? Nomornya?” tanyanya.

“yapp! Ah sini itu punyaku!” aku merebutnya kembali.

“ahh…. apalagi kau belum memberitahu kau tunanganku, pasti” kata baekhyun berjalan duluan.

“ya! Jangan meninggalkanku, ah aku sudah sadar ko harusnya aku bilang” Aku pun mengikutinya berlari hingga sejajar dengannya.

“Dia menyadari aku memakai cincin yang kau kasih” lanjutku dan menggenggam tangan kanan baekhyun, ya aku di sebelah kirinya, hihi dan baekhyun membalasnya.

“benarkah? Apa reaksinya?” tanya baekhyun menoleh ke arahku, menunduk sedikit tetap berjalan.

“katanya cinicn yang bagus, dia juga menyadari kau punyajuga” kataku ikut membalas tatapannya.

Baekhyun tersenyum, dengan senyuman manisnya aku suka itu. Tapi beberapa detik kemudian senyuman itu pudar tergantikan dengan muka menyebalkan dan menoleh menghadap depan lagi.

“Tapi tetap saja aku sebal kau terlalu dekat denga tao itu”

Dasar… mimpi apa tiba tiba baekhyun jadi posesif?

“aish.. kau ini… “ kataku gemas mencubit pipi kanannya dengan tangan kananku.

Lalu dia mendelik ke arahku, terus balik lagi menghadap depan.  Sekerang kami sudah keluar harvard dan berjalan di trotoar besar ini, Amerika memang enak yah tidak jauh beda lah dengan Korea Selatan.

“hahahaha…!” kataku tertawa.

“nanti aku ceritakan deh kenapa aku bisa kenal tao oppa sampai dekat begitu, tapi kenapa kau tidak cemburu aku dekat dengan kris oppa?” tanyaku.

“karena, tidak mungkin sama sekali kris hyung akan suka dengan yeoja pendek, pesek, kaya kingkong sepertimu, kalaupun iya bwahahahaha pasti banyak yang menertawakanmu bagai pilar gedung berpasangan dengan kipas angin berdiri” kata baekhyun menghadap arah lain. HYAAA!! APA KAU BILANG?

“ish! Sejelek itukah aku??!! Aku normal tinggiku 165!!!! Tidak hanya setinggi kipas angin beridri!!! Yah,  walau aku memang pesek” kataku kesal berhenti berjalan dan melepaskan genggaman tangan kami.

Baekhyun tidak menjawabnya malah dia tetap berjalan dan memasukkan kedua tangannya di saku jaketnya. =_=

“HYAAAAA BACON JELEK!” teriakku kesal. Dan orang yang kupanggil tetap berjalan lebih cepat,  malah sekarang bersiul terlihat dari mulutnya dan suara siulan meski terdengar agak kecil. Kakak adik sama saja! Kyuhyun juga selalu begini kalau aku melakukan hal yang sama!

Aku tetap berdiri diam. Agak jauh kulihat Baekhyun sekarang duduk di halte. Eh? Apartement kita kan diseberangnya. Ngapain?

“hey… kau masih ingin diam disitu? Kau tidak mau ikut makan denganku?” baekhyun berteriak ke arahku. Aku belum membalas masih kesal.

Lalu kulihat bus datang berhenti di halte itu,baekhyun sesaat tersenyum kearahku dan memasuki bus itu, aku  membelalak kaget. Dia benar benar mau meninggalkanku sendirian?!! Aku pun langsung berlari ke halte itu sebelum busnya akan berjalan.

“WAIT FOR ME!!!!!” teriakku memegangi topi hangat monyetku, makin cepat berlari. AISH BYUN BAEKHYUN!!!

Author POV

Brrm….

“ish, Who is that girl…? I…ukh!!”

Seorang wanita barat berambut pirang lurus dan tubuh tinggi,  mendesis kesal setelah kepergian bus yang dinaiki Yoori dan Baekhyun. Wanita ini sebenarnya sudah mengikuti Baekhyun dan Yoori sejak di Harvard tadi. Dari sejak Yoori berkenalan dengan Liam.

Tiba tiba wanita itu kaget melihat seseorang datang.. melewatinya dari punggungnya saja wanita itu sudah tahu.

“Liam!” panggilnya.

“ah…. Jaquleine! Apa kau lihat 2 orang korea lewat sini? Tadi sekelas juga dengan kita!” Ternyata yang dipanggil wanita bernama Jaquleine Liam.

“Hm.. iya aku melihatnya, mereka baru saja menaiki bus yang tadi baru pergi” jawabnya.

“huh? Ahh ketinggalan deh!” Liam menendang angin seperti kesal akan sesuatu.

Jaquleine dari tadi menunduk. Hatinya berdebar debar, ya benar dia menyukai Liam. Di dalam hatinya juga kesal karena pikirannya benar.

“baiklah aku pulang saja deh! Bye jaquleine!”

“Wait liam!” Sergah jaquleine sebelum Liam pulang.

“what’s wrong?”

“hmm… please, aku ingin makan sekarang denganmu”

“tapi…”

“please….”

Jaquleine seperti memohon dengan sangat dengan Liam. Sampai sampai dia mengangkat dan merapatkan kedua telapak tangannya di depan wajahnya yang putih orang barat.

“Baiklah….” akhirnya Liam menerimanya. Mendengar jawaban liam wajah jquleine menjadi gembira.

“Nah ayo kita naik bus ini” kata Liam mengajak Jaquleine.

Setelah menggesek kartu box dekat pintu, Liam duduk di dekat jendela dan Jaquleine di sebelahnya.

**************************************

“Tak kusangka…. yoori tambah manis….”

Seorang namja duduk depan tv sambil memakan snack.

“tapi dia sudah punya baekhyun, aish sudahlah!” namja itu beranjak dari duduknya dan berdiri.

“oh tao kau sudah pulang duluan” tiba tiba seorang namja dengan mata indah datang, tapi entah auranya memancarkan kebalikan dari mata indahnya.

“hyung??! Kau… ke mana? Tadi tidak kuliah lagi??!!! Kau pergi dari kemarin pulang sekarang hyung?” teriak tao.

“ssh diam lah lagipula aku juga dapat nilai bagus tak mungkin di DropOut kan, kris mana?”

“uhm dia pergi dengan yuri noona”

“ohh haha terperangkap lagi ya…” tawa kecil namja itu.

“tapi hyung kalau kau hidup seperti ini terus nanti juga sama saja…dia akan sedih diatas hyung jadi berubahlah!”

“sudah kubilang bisakah kau diam??! Dasar! Jangan ganggu aku! Aku capek!” Jwab namja itu berlalu ke kamarnya.

“Donghae hyung…!! aish!”

*****************************

-Baik, kita balik ke… Baekhyun-Yoori-

“Burger? Spaghetti? Fried Chicken? Ice cream? Coca cola? Ya ampun makanan ini banyak sekali kau lapar atau apa bacon?” Kata yoori dengan mata membulat melihat makanan di depannya ini, mereka duduk di tempat makan yang hanya untuk 2 orang jadi mejanya pun kecil, makanan yang di sebutkan yoori tadi menyesakkan meja mereka sekarang.

“sudah makan saja! Ck kau hanya pesan spaghetti dan coca cola ice cream? awh” kata baekhyun santai sambil mulai melahap burger.

“perutku tidak bisa melar sepertimu, nanti kau gendut loh”

“ani.. dari kecil makanku banyak tapi badanku segini segini saja”

“aish..sudahlah tapi, jadi kau hanya ingin makan MCD?” kata yoori sedikit kesal dia berharap baekhyun membawanya ke tempat yang berbeda gitu, ini sih di korea juga biasa.

“aku sangat lapar, aku tidak mau mencoba makanan baru taunya aku tidak suka, ini emergency yoori-ah” jawab baekhyun sambil meminum coca colanya.

“yakh.. kalau gini kau yang pantas di sebut kingkong, paboya, emergency emergency dikira kau habis kecelakaan” kata yoori mulai memakan sphagetti.

Baekhyun tidak menghiraukannya tetap asyik makan.

-Setelah beberapa menit mereka selesai makan,kecuali ice cream.

“aishh kenyaang~” lega baekhyun sekarang mengambil ice creamnya.

“Jadi kenapa kau bisa dekat dengan tao?” tanya baekhyun tiba tiba ke yoori.

“hmphf?” jawab yoori seadanya dia sedang makan ice cream.

Setelah menelan ice cream yang sedang ia jilat tadi… yoori tersenyum jahil.

“Kasih tahu tidak ya?” yoori bertanya sambil mencolek sedikit ice creamnyadan mengolesnya di pipi baekhyun. Sedangkan orang yang mempunyai pipi itu, diam seribu bahasa.

Sedetik kemudian death glare terpampang jelas dimatanya.

“Lee Yoo Ri!” kesal baekhyun mencolek ice cream punyanya dan mengoleskannya di pipi yoori.

“hmhmhm waeyo?” kata yoori sambil menghapus olesan ice cream baekhyun tadi dengan tissue dan perkataannya tadi terdengar jelas sangat menyebalkan.

“kau sudah janji tadi!” kesal baekhyun lagi sekarang menghapus ice cream dipipinya.

“nanti ah~ di apartment aja~”jawab yoori santai.

“khh….” baekhyun menahan amarahnya melihat tingkah yeojanya ini kelewat menyebalkan. Tapi disisi lain baekhyun juga menyukai ekspresi yoori yang lucu.

Baekhyun terus menatap yoori yang sedang menjilat ice creamnya. ‘Kenapa aku bisa bertahan menyukai yeoja yang ternyata seperti kingkong kerdil ini? Selama lebih dari 3 tahun pula’ pikir baekhyun.

‘Tapi kurasa aku tahu… haha dan memang karena itu, selalu karena itu’ jawabnya menjawab perasaan diri sendiri, dan tersenyum.

“waeyo?” tanya yoori heran melihat baekhyun tersenyum melihatnya.

“Aniya..” jawab baekhyun menggerakkan tangan kanannya mendekati wajah yoori.

‘Karena… dia manis, baik, dan kuat…..’ seru baekhyun dalam hati. Perlahan tangan kanan baekhyun bergerak seperti menghapus sesuatu di sudut bibir yoori.

“ada ice cream menempel..” Kata baekhyun tersenyum.

“ohh…” jawab yoori singkat menunduk.

“nah sekarang kau yang kenapa?” tanya baekhyun.

“aniya.. hehe” jawab yoori menegakkan wajahya lagi dan tersenyum, wajahnya ternyata merona merah.

“hahahahaha ada apa sih kita ini?” tawa baekhyun merona juga melihat yoori malu, dan juga tertawa karena menyadari dia dan yoori seperti pasangan konyol.

“eoppesoyo.. hahaha” lanjut tawa yoori.

Dari kejauhan –masih di MCD yang sama dengan YooHyun (YooriBaekhyun)- terlihat juga Liam dan Jaquleine sedang makan juga, mereka duduk di sudut ruangan.

“hey liam~” kata jaquleine melambai lambaikan tangannya ke depan muka liam yang dari tadi menatap ke arah baekhyun dan yoori dengan tatapan kosong.

“ah iya jaquleine” jawab liam seadanya dan mengerjap ngerjapkan matanya.

“aku… tahu….” kata jaquleine sambil mengaduk ngaduk asal spaghetti yang sedang ia makan.

“hm?”

“kau pasti tertarik dengannya” kata jaquleine spontan. Dan saat itu juga muka liam menampilkan raut terkejut.

“eh? Aku masih normal jaq..” dengan cepat liam mengubah pembicaraan tapi terplotong oleh jaquleine yang sudah tahu, keadaanya akan begini.

“aku mengerti liam.. maksudku bukan laki laki koreanya tapi perempuan manis yang bersamanya!” keluh jaquleine.

“hmm hehe…” liam hanya nyengir tidak jelas.

“kalau kau gay aku tak mungkin menyukaimu dari kita kelas 3 smp” kata jaquleine santai dan tersenyum ke liam.

“hm… maaf” raut liam sekarang menampilkan rasa bersalah yang selalu ia keluarkan dari sejak jaquleine menyatakan perasaan padanya. Tapi tentu, selalu ditolak.

‘segampang itukah setiap kali kau berkata maaf? Bahkan aku sudah belajar terlalu keras hingga masuk ke harvard supaya ingin satu universitas bersamamu, sampai aku masuk rumah sakit 1 minggu selesai ujian masuk harvard’ kesal jaquleine dalam hati.

Jaquleine menatap Liam lagi dia memperhatikan YooHyun lagi.

‘kenapa sih? Kau terlalu suka korea gitu sampai sampai kau benar benar ingin menikahi wanita korea??! Sadarlah disini selalu ada wanita yang menyukaimu! Di depanmu! Selalu ingin bersamamu! Temanmu yang sekelas denganmu dari kelas 1 smp…, bodohnya aku tetap menyukaimu padahal kau selalu menolakku’ Jaquleine mulai merasa sesak lagi mengingatkejadian dulu saat liam menolaknya karena dengan alasan dia menyukai tipewanita korea yang manis, bertubuh mungil.

“hah.. liam, looks like she’s already have boyfriend…” kata Jquleine sambil menatap liam.

“hm? Iya tapi aku akan berusaha” jawab Liam bersemangat.

“tapi apa kau tidak lihat di depan fakultas bisnis tadi mereka bertengkar dan berbaikan layaknya drama korea yang kamu tonton itu?”

“Lihat, mereka hebat”

“huh?”

“haha sudah lupakan”

“tapi dengan begitu terlihat mereka sudah sangat saling menyukai ah bukan saling menyukai lagi tapi saling mencintai, jadi kau jangan mengganggu hubngan mereka, Liam”

“hm? Hahahaha apakau berkata begitu karena supaya aku tidak mengambil wanitanya orang korea itu?”

“aku hanya…, ya..”

“haha, aku tidak akan menyerah sebelum mendapatkannya”

‘Liam…. ish, Aku benci… wanita korea itu…, benci sangat benci…be aware..’

-TO BE CONTINUED-

JEONGMAL MIANHAE baru publish sekarang padahal FF nya udah selesai dari minggu kemarin! Tapi  modemnya masih ~-~ jadi author ini aja pake modem ayah #curhatoy wkwkwk mianhaeee~

Sebelumnya terima kasih buat yang udah COMMENT di ff ini yg chapter pertama.. jadi makin semangat buat lanjutannya so inilah jadinya~

Seperti yang bisa readers lihat konfliknya baru mulai!~ U,U

Nah penjelasan tentang FF ini! Jadi kan dari sequel I’m Not Her yg memang author bikin dengan ada semangat hidup, nah ini sequelny This Is Life maksudnya bagaimana kitam enghadapi hidup yang banyak rintangan, dan lama kelamaan sebenarnya menyimpang bukan lebih ke kehidupan biasa melainkan kehidupan cinta. Juga disini ada cast bukan dari korea author sengaja soalnya kan tempatnya di amerika masa ga ada bulenya juga? Ga afdol kan? (?)XD

Tapi are you enjoy it readers? Kalau commentnya dikit ga author lanjutin kalau commentnya banyak atau lumayan author lanjutin ^^

Dan author mau buat blog wp nih ~-~  setelah author punya blog pertama waktu buat kelas 7 smp -_- mangaandanimelover.blogspot.com dan tumblr  tercinta yg mau diganti namanya ❤ nadineyasminlovekpop.tumblr.com #plak *curhat lo thor?

SO….

Bagaimana donghae?

Siapa yang dimaksud Tao sebagai ‘dia’ yang dia katakan pada Donghae?

Bgaimana Jaquileine dan Liam (baca: Layem)?

Bagaimana Kyuhyun yang belum muncul? (??)

Bagaimana petugas hotel dan supir taksi? (LOHHHH menyimpang thor terllau menyimpangggg)

FF FROM that little accident masih ongoing ko~!

Tunggu ya~!

I’M WAITING FOR YOUR COMMENT OR CRITICT READERS ❤ Kamshaaaa! ><

LeeMinHea ><

32 responses to “This is LIFE [CHAPTER 2] (SEQUEL OF FF ‘IM NOT HER’)

  1. annyeong thor, mian baru komen sekarang udah telat 2 hari ya?, hehehehe

    dilanjut ya thor, ff bagus ga boleh berakhir sia-sia tanpa dilanjutin, 파이팅^^

  2. bagus…
    suka liat yoohyun couple lucu..
    liam please jangan pisahkan mereka…
    nice thor tdunggu lanjutannya

  3. lagi2 daebak thor xD !!! YooHyun couple nya unyu >< coba aku jadi yoori xD wkwwkwkwk *abaikan ._.v* udeh, liam sama Jaquileine aja –" ngapain sih liam ganggu2 hubungan baekhyun ama yoori-_-

    lanjutnya buruan ya thor^^d

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s