Baby I need Love [Part 4]

Tittle : Baby I need Love [Part 4]

Main Cats :

Cho Kyuhyun (Super Junior), Song Kihyun (OC),  Park Nara (OC),  Choi Minho (SHINEE)

Support Cats : Temukan sendiri ^^

Genre : Romance, Family, Married life

Rating : PG 15+

Length: Chaptered

Author : rahmassaseol (@rahmassaseol)

Disclaimer  : Cerita ini hanya fiksi dan murni hasil imajinasi saya. Jadi, jika ada kesamaan apapun itu, entah peran, karakter atau bahkan jalan ceritanya saya benar-benar minta maaf, karena saya sama sekali tidak tahu menahu. Dan semoga FF ini bisa menghibur kalian semua!. Gomawo! ^o^

[Prolog] [Part 1] [Part 2] [Part 3]

~On The First Night~

Kihyun POV

Perlahan Kyuhyun melangkah mendekat ke arahku, kemudian kedua tangannya yang besar itu dengan sigap mengangangkat tubuhku ala Bridal Style yang kemudian menghempaskan tubuhku di atas ranjang yang bertabur kelopak bunga mawar tersebut. Dan kini Kyuhyun memposisikan dirinya di atas tubuhku.

“Ya! Cho Kyuhyun apa yang akan kau lakukan hah!” bentakku dengan kedua tangan yang membentuk tanda silang di depan dadaku.

“Ya! Cho Kyuhyun! Jangan lepas celanamu di sini!”

“Waeyo Kihyunie? Kitakan sudah menikah, sah sah saja bukan jika aku melepaskan celanaku di hadapan isteriku?” jawabnya dengan mata sayu.

“Mwo! Ya! Cepat menyingkir dari atas tubuhku!” sahutku memberontak.

“SSsssstttt, kau ini berisik sekali. Diam,” katanya dengan suara lirih. Salah satu jari telunjuknya kini berada tepat di atas bibir mungilku mencoba menahanku untuk kembali berbicara. Aku hanya bisa diam membeku ketika kedua bola mata jernihnya itu menatapku tepat di manik mata, wajahnya yang rupawan itu seakan menghipnotisku untuk menikmati segala sentuhannya.

 Jemari tangannya kini membelai rambuku pelan dan kemudian melepaskan sebuah mahkota kecil yang masih terpasang di puncak kepalaku. Wajah menawan miliknya itu pun tersenyum penuh arti kepadaku.

“Yeppo,” ucap Kyuhyun lirih yang sangup membuat jantungku berhenti berdetak saat ini juga.

Aku memejamkan mataku rapat-rapat ketika wajahnya mulai mendekat ke wajahku, kedua tangannya pun ia tangkupkan di pipi lembutku. Jantungku berdegup cepat seiring dengan wajahnya yang semakin dan semakin dekat ke wajahku hingga tak ada jarak yang berarti di antara kami. Kedua telapak tanganku kini menyentuh dada bidangnya mencoba menopang sebagian berat tubuhnya agar tidak sampai menindih tubuhku. Seluruh tubuhku menegang ketika kurasakan desiran nafasnya yang hangat menerpa wajahku. Oh Tuhan sekarangkah waktunya? Apakah ia akan melakukannya atas dasar cinta?

Kurasakan kini desir nafasnya beralih ke telingaku yang membuatku menahan geli, Kyuhyun pun mulai membisikkan sesuatu ke telingaku.

“Kihyunie, kau bau keringat,” ucap Kyuhyun yang sontak membuat mataku terbelalak lebar.

“Mwo!”

***************

Kyuhyun POV

Pelan-pelan aku mendekatkan wajahku ke wajah jelita gadis yang sekarang sedang memejamkan matanya rapat-rapat, pipinya yang lembut itu pun kini bersemu merah, semerah tomat. Seulas senyum tipis menghiasi wajahku ketika mendapati reaksinya yang tak memberontak sedikitpun atas perlakuanku. Awalnya kupikir ia akan menolak mati-matian, tapi ternyata pertahanannya runtuh juga. ‘Pesonaku telah membuatnya terbuai dalam permainanku’ batinku percaya diri. Apakah ia tak tahu jika aku sedang mencoba mengerjainya?  Hahahhaha! Kurasa malam ini akan menjadi malam yang paling mengasyikkan untukku. Dan kini pelan-pelan kudekatkan bibirku ke telinganya dan membisikkan sesuatu di sana.

“Kihyunie, kau bau keringat,” ucapku yang seketika membuat mata coklatnya terbelalak lebar.

“Mwo!”

“Cepat mandi sana dan segera ganti pakaianmu. Kau tahu gaunmu ini membuat tubuhku gatal,” jawabku sambil tersenyum jahil. Khukhukhukhu kena juga dia. Dengan segera Kihyun mendorong tubuhku kasar, matanya yang indah itu kini menatapku penuh dendam.

“Nappeun namja!” umpatnya penuh amarah, yang kemudian berlari menuju kamar mandi. Aku pun terkekeh kecil melihatnya berlari terburu-buru ke kamar mandi. ‘Dia lucu juga.’

***************

Author POV

Pria berambut ikal itu kini tengah terbaring santai di ranjang, kedua tangannya ia lipat di balik kepalanya, dan mata jernih miliknya itu pun mulai terlihat sayu. Sekujur tubunya sangat pegal sekarang, ia merasa letih setelah menjalani prosesi pernikahan yang cukup lama dan melelahkan, matanya yang sayu itu pun perlahan-lahan mulai tertutup.

DRRrrrrttttttt DRRRrrrrrrtttttt

Terdengar suara ponselnya bergetar yang sontak membuatnya kembali terjaga, dan dengan cepat ia menyambar ponselnya yang ia letakkan di meja nakas di samping ranjangnya.

“Yoboseo?”

“Annyeong Kyuhyun-ah, ini aku Choi Minho,” jawab Minho di seberang sana.

“Oh ne, waeyo Minho-ah?”

“Ani, aku hanya ingin meminta maaf padamu karena aku tak bisa hadir di pesta pernikahanmu tadi.”

“Oh gwenchana Minho-ah.”

“Ya sudalah aku tak mau berlama-lama berbicara, aku takut akan mengganggu malam pertamamu hhahahaha,” ucap Minho sambil tertawa ringan.

“Ya! Singkirkan pikiran jorokmu itu, aku tak akan melakukan apapun dengannya malam ini,” tandas Kyuhyun.

“Wae? Bukankah kalian sudah resmi menjadi suami isteri?”

“Aish! Kau ini, kau sudah tahu bukan jika kami tidak saling mencintai dan pernikahan ini hanyalah sebuah permainan untukku. Jika aku bisa dengan cepat meredam amarah kakek itu artinya aku bisa dengan cepat mengakhiri pernikahan konyol ini dan jika tidak, mau tidak mau aku harus menerimanya sebagai teman hidupku untuk selamanya,” jelas Kyuhyun panjang.

“Mwo! Ya! Bagaimana bisa kau menyamakan pernikahan dengan sebuah permainan? Ingat Kyuhyun-ah pernikahan adalah sebuah ikatan yang suci dan kau tidak boleh meremehkanya. Aku tahu jika sekarang kalian tidak saling mencintai tapi dengan berjalannya waktu  percayalah cinta akan tumbuh dengan sendirinya. Jadi mulai sekarang belajarlah untuk mencintai isterimu Kyuhyun-ah, aku percaya jika isterimu itu sebenarnya adalah wanita yang baik.”

“Ya! Kenapa kau jadi menceramahiku? Bukannya aku tidak mau belajar untuk mencintainya hanya saja sekarang hatiku masih belum bisa berpaling dari Nara, kau tahu bukan jika Nara adalah cinta pertamaku. Aku hanya tidak mau menjadi suami yang jahat karena mencintai gadis lain.”

“Lalu kenapa kau tidak menikah saja dengan Nara?” tanya Minho menuntut.

“Aku sudah melamarnya Minho-ah, tapi dia menolakku mentah-mentah dengan dalih ingin fokus pada pekerjaannya sebagai seorang artis.”

“Huft… ya sudahlah jika itu keyakinanmu, yang terpenting jangan coba-coba libatkan aku dalam masalah rumah tangga kalian nanti. Annyeong,” ucap Minho terakhir kali sebelum ia memutus sambungan ponselnya.

“Ya! Apa itu yang disebut teman! Aish!,” protes Kyuhyun ketika Minho memutus sambungan secara sepihak.

***************

Kini lelaki berambut ikal tersebut terdiam terduduk di ranjangnya dengan punggung yang ia sandarkan di bantal. ‘Belajarlah untuk mencintai isterimu,’ kata-kata dari sahabatnya itu masih terus saja terngiang di telinganya yang menuntut otaknya untuk berpikir keras. Sekilas terbayang wajah Nara di benaknya. Nara, sosok gadis berparas cantik dengan tubuh bak seorang model itu selalu menghantuinya, menghantui hatinya yang masih sangat merindukan kehadirannya, yang masih sangat mencintainya.

Seberkas rasa bersalah pun kini memenuhi hatinya, rasa bersalah kepada seorang gadis yang kini telah menjadi isterinya. Gadis jelita bermata coklat yang ia manfaatkan untuk  memenuhi kepentingan sesaatnya, kepentingan untuk bisa segera meredam amarah kakeknya dan penantian yang tak pasti terhadap gadis pujaannya, Nara. Ia percaya suatu saat Nara akan mencintainya. Ia percaya bahwa suatu saat Nara akan kembali kepadanya.

Tapi sekarang semuanya berbeda, ia sadar bahwa kata-kata Minho adalah benar. Ia tak mau menjadi seorang suami yang jahat dengan mencintai gadis lain, tapi hatinya tidak bisa, hatinya masih sangat mencintai Nara. Dapatkah ia mencintai Kihyun? Dapatkah ia melupakan Nara? Pertanyaan-pertanyaan konyol pun kini mucul di pikirannya, tapi belum sempat terjawab karena konsentrasinya terusik oleh suara pintu kamar mandi yang terbuka, dan keluarlah sesosok gadis jelita dari dalam sana.

Gadis itu tengah berjalan ke arah Kyuhyun dengan tatapan was-was takut jika Kyuhyun tiba-tiba bertindak seperti tadi. Sorot matanya masih di penuhi rasa dendam dan amarah yang meluap-luap.

“Ya! Cho Kyuhyun!” pekik gadis bermata coklat itu.

“Wae?” jawab Kyuhyun datar.

“Kau! Cepat keluar dari kamar ini!” bentak Kihyun

“Mwo! Shiro! Kau saja yang keluar!” ucap Kyuhyun balas membentak

“Geure, jika kau tidak mau keluar dari kamar ini cepat turun dari ranjangku!”

“Mwo! Rangjangmu? Ya! Kau lupa hotel ini milik siapa huh?” ucap Kyuhyun yang kini berkacak pinggang. Gadis itu kini tengah berpikir keras dan seketika bahunya merosot lemas ketika menyadari sesuatu.

“Ya! Sekarang apa kau sudah tahu hotel ini milik siapa?” tanya Kyuhyun mengintimidasi.

“N….ne, hotel ini milikmu Kyuhyun-ah,” jawab gadis itu lirih.

“Hah! Bagus jika kau sadar.”

“Tapi sebagai seorang laki-laki bisakah kau mengalah padaku dengan tidur di sofa?” ucapnya berharap agar Kyuhyun rela mengalah kepadanya.

“Shiro! Kau saja yang tidur di sofa,” tandas Kyuhyun memusnahkan secercah harapan yang masih tersisa di hati Kihyun. Gadis bermata coklat itu pun berjalan lemas ke arah sofa panjang di depan TV.

“Kihyunie!” pekik Kyuhyun yang membuat Kihyun kembali berharap suaminya itu mau mengalah darinya.

“Mwo?”

“Kemarilah, ayo kita tidur bersama….,” ucap Kyuhyun dengan tangan yang menepuk-nepuk bagian ranjang yang masih kosong.

“ANDWEE!” tolak Kihyun mentah-mentah dengan mata melotot.

“Aihh, isteriku ini sangat pemalu. Kau akan kedinginan jika tidur di sofa, dan akan lebih hangat jika kau tidur bersamaku di ranjang yang nyaman ini. Yeobo kemarilah………,” balas Kyuhyun menggoda dengan nada manja dan tangannya yang memberi isyarat kepada Kihyun untuk mendekat.

“Mworagu! Yeobo? Ya! Dasar lelaki sinting!” umpat Kihyun yang kembali berjalan cepat menuju sofa yang kemudian memposisikan tubuhnya untuk tidur di sana. Kyuhyun pun tertawa terbahak-bahak hingga seprei ranjangnya berantakan karena berhasil menjahili Kihyun. ‘Sungguh yeoja yang lucu,’ batinya.

****************

Kyuhyun POV

Jemariku kini tengah menari-mari di atas keyboard laptopku, yah….. bagaimanapun juga aku telah bekerja sekarang dan aku ingin semua pekerjaanku selesai tepat waktu walaupun hari ini adalah hari pernikahanku. Aku tidak ingin dipandang remeh sebagai pewaris tunggal Chosun Group.

Sejenak kualihkan pandanganku ke sofa tempat Kihyun akan tidur malam ini, dapat kulihat ekspresinya yang lucu bercampur kesal itu, matanya yang indah itu kini berbinar menatap layar ponsel yang ia pegang dan bibir ranum miliknya itu sesekali mencebik. ‘Lucu,’ batinku menjerit. Tangannya yang lentik itu juga tengah menari-nari di atas layar ponsel touch screen-nya, sepertinya ia sedang berusaha menelepon seseorang, aku pun memasang telingaku untuk mencuri dengar pembicaraannya.

“Yoboseo, Eomma?” ucap Kihyun kepada seseorang di seberang sana.

“……….”

“Ne, aku baik-baik saja Eomma.”

“………..”

“Ne gwenchanayo eomma, aku mengerti kenapa eomma tidak bisa datang di pesta pernikahanku,” ucap Kihyun lirih.

“………..”

“Ehm, ne, jaga kesehatanmu eomma,” kata Kihyun sebelum ia memutus sambungan. Gadis jelita itu pun kini terlihat lesu dan bahunya yang merosot lemas. ‘Ada apa dengannya?’ pikirku dalam hati.

Sekilas ada yang mengganjal di hatiku, seingatku tadi eomma-nya ikut hadir dalam pesta pernikahan kami tapi kenapa yang kudengar tadi berbeda? Aku terdiam sejenak mencoba berpikir keras untuk menemukan jawabannya. Tapi sedetik kemudian aku dikejutkan oleh suara langkah kaki Kihyun yang terdengar terburu-buru, aku pun segera memalingkan pandanganku ke arahnya dan mendapati dirinya tengah berlari menuju kamar mandi sambil memegangi perutnya. Ada apa dengannya? Apakah ia sedang sakit? Perasaan khawatir pun seketika muncul yang memaksaku untuk segera menyusulnya ke kamar madi.

***************

Kihyun POV

“Yoboseo, Eomma?” ucapku  kepada seseorang yang selama ini merawatku.

“Annyeong Kihyunie, bagaimana kabarmu di sana nak?” jawabnya yang sarat akan kerinduan.

“Ne, aku baik-baik saja Eomma.”

“Maafkan eomma tidak bisa datang di pesta pernikahanmu Kihyunie….,” ucapnya lirih.

“Ne gwenchanayo eomma, aku mengerti kenapa eomma tidak bisa datang di pesta pernikahanku,” ucap Kihyun lirih.

“Ehm, kau harus baik-baik dengan suamimu di sana ya nak….”

“Ehm, ne, jaga kesehatanmu eomma,” ucapku terakhir kali sebelum aku memutus sambungan. Kini aku hanya menatap layar ponselku dengan tatapan kosong sambil sesekali berpikir, ‘Kenapa keluargaku harus terpisah seperti ini?’

Kalimat terakhir yang diucapkan eomma kini terus terngiang di telingaku, “Kau harus baik-baik dengan suamimu di sana ya…..” Hah! Yang benar saja aku akan baik-baik kepada suami yang suka menjahiliku! Sekilas aku meliriknya yang kini terlihat sibuk dengan laptopnya, ‘Dasar sok sibuk,’ pikirku. Dan tiba-tiba muncul ide aneh dari dalam otakku.

***************

Author POV

DRAP….DRAP…!! terdengar suara langkah kaki Kihyun yang tengah terburu-buru menuju kamar mandi dengan tangan yang memegangi perutnya, wajahnya kini terlihat pucat. Dan BLAM! Kihyun kemudian lenyap di balik pintu kamar mandi. Kyuhyun yang melihat tingkah aneh isterinya itu terlihat khawatir dan segera menyusul Kihyun ke kamar mandi.

“Kihyunie, gwenchana?” tanya Kyuhyun khawatir dengan tangan yang menggedor-gedor pintu kamar mandi.

“Kyuhyun-ah perutku sakit sekali, sepertinya maghku kambuh lagi,” jawab Kihyun lirih yang semakin membuat Kyuhyun khawatir.

“Mwo! Ya! Tetap berada di situ, jangan sampai keluar kamar ini. Aku akan segera membelikanmu obat,” ucap Kyuhyun yang dengan segera berlari keluar kamar.

***************

Kihyun POV

“Mwo! Ya! Tetap berada di situ, jangan sampai keluar kamar ini. Aku akan segera membelikanmu obat,” ucap Kyuhyun yang dengan segera berlari keluar kamar. ‘Kena juga kau Cho Kyuhyun! Kekekkekeke,’ gumamku dalam hati.

Dan begitu suara langkah kaki Kyuhyun tak terdengar lagi, aku pun segera keluar dari kamar mandi dan dengan cepat mengunci pintu kamar agar Kyuhyun tidak dapat masuk lagi. Hhahhhaha! Rasakan kau Cho Kyuhyun!

Dengan langkah tanpa beban aku berjalan ke arah ranjang dan melemparkan tubuhku di atasnya. Kemudian aku berguling-guling di atas ranjang yang sangat nyaman ini, dan sebuah senyum kemenangan kini menghiasi bibirku. Ternyata tak susah untuk membalaskan dendam ini padanya, hahahha! mudah sekali ia dibohongi. Aku pun mulai memposisikan tubuhku untuk tidur dengan nyaman karena pesta pernikahan tadi telah banyak menguras energiku, dan perlahan mataku pun tertutup sempurna untuk mulai bermain di alam mimpi.

****************

Author POV

Lelaki berambut ikal itu kini terlihat tengah berlari kencang dengan membawa sebuah bungkusan kecil yang berisi obah magh menuju kamar tempatnya menginap bersama isterinya. Rasa khawatir akan Kihyun terus menghantuinya,dan keringat dingin pun mulai membasahi keningnya. Akankan Kihyun baik-baik saja sekarang?

Ia sedikit bernafas lega ketika ia sudah tiba di depan pintu kamarnya, tapi aneh kenapa pintu kamarnya tidak bisa ia buka? Seingatnya ia tifak mengunci kamarnya ketika ia keluar tadi. Pria berambut ikal itu pun mencoba kembali membuka pintu kamarnya, tapi nihil hasilnya. Kemudian ia sadar akan sesuatu, sesuatu yang kini membuat raut wajahnya memerah karena kesal. ‘Sialan kau Song Kihyun!’

“Tapi terlalu cepat jika kau akan menang dariku sekarang,” ucap Kyuhyun lirih dengan evil smrik yang kini menghiasi sudut bibirnya.

****************

Sinar mentari kini mulai bersinar terang memecah kegelapan malam, burung-burung pun mulai berkicau dengan riang. Dan kini nampaklah kedua insan yang masih terlelap dalam tidur nyenyaknya. Sinar mentari yang berhasil menembus tirai itu membuat Kihyun membuka matanya yang masih terasa berat. Matanya yang berwarna coklat itu kini memandang sekelilingnya dan betapa terkejutnya dia begitu mendapati seorang namja tampan tengah tertidur pulas di sampingnya. Sejenak ia mengamati seluruh tubuhnya, dan ia pun bernafas lega saat mendapati tubuhnya masih terbalut pakaiannya.

“Ya! Cho Kyuhyun! Cepat baguunnn!” pekik Kihyun dengan tangan yang memukul-mukul kepala Kyuhyun yang mau tidak mau membuat Kyuhyun harus membuka matanya.

“Ya! Appo! Apa yang kau lakukan hah!” balas Kyuhyun setengah menyentak dengan tatapan kesal.

“Ya! Kenapa kau bisa masuk ke kamar ini huh!”

“Dasar nenek pikun! Bukankah hotel ini milikku, terlalu mustahil jika aku tidak mempunyai kunci duplikatnya. Babo!”

“Mwo! Babo? Ya! Semalam apa yang kau lakukan kepadaku?” tanya Kihyun menuntut.

“Jawaban apa yang kau inginkan?! Dasar babo! Manamungkin kau bisa berpikir jika aku melakukan ‘apa-apa’ denganmu! Lihat saja bentuk tubuhmu, seperti anak SD,” tandas Kyuhyun yang berhasil membuat mata Kihyun semakin melotot tajam ke arahnya.

“Mwo! Anak SD? Ya! Cho Kyuhyun!!” ucap Kihyun memekik keras.

“Ya! Song Kihyun apa kau tidak bisa mengecilkan volume suaramu hah! Sudahlah jangan cerewet, cepat mandi sana, pagi ini jam delapan kita akan sarapan bersama kakek dan kedua orang tuamu!”

“Hah! Sungguh pagi yang menyebalkan!” batin Kihyun.

*****************

Kihyun POV

Kini kami sedang bersiap untuk sarapan, aku mengenakan gaun berwarna putih tanpa lengan dengan panjang selutut.  Cukup lama aku menatap pantulan tubuhku di cermin sambil sesekali berpose manis, yah hari ini secara resmi aku akan bertemu kakek Kyuhyun setelah sebelumnya aku hanya bertemu dengannya sekali itu pun di saat hari pernikahanku dengan Kyuhyun kemarin, maka dari itu hari ini aku ingin memperlihatkan sisi terbaikku kepadanya.

“Ya! Kihyunie mau berapa lama kau bercermin hah? Kau tahu kaca itu bisa pecah jika kau berlama-lama bercermin. Sudah ayo cepat, kakek sudah menunggu kita,” ucap Kyuhyun yang seketika membuat senyumku sirna. ‘Apa ia tak bisa berkata manis?’ gumamku lirih, yang kemudian mengikutinya melangkah ke luar kamar.

Di luar kamar, kami disambut oleh seorang namja berwajah manis yang tersenyum ramah kepada kami.

“Selamat pagi,” sapanya ramah.

“Oh hyung annyeong. Kihyunie kenalkan ini Lee Donghae dia adalah sekertaris kakekku,” ucap Kyuhyun sambil memperkenalkan pria berwajah manis itu kepadaku.

“Annyeonghaseyo Song Kihyun-shi,” ucap Donghae memberi salam kepadaku.

“Oh ne, annyeonghaseyo Lee Donghae-shi,” balasku.

“Hyung, apa kakek sudah menunggu?” tanya Kyuhyun yang kini menatap Donghae serius. Sepertinya sosok seorang kakek sangat dihormati oleh Kyuhyun dan kurasa beliaulah satu-satunya orang yang ditakuti oleh seorang Cho Kyuhyun.

“Ne, kakekmu telah menunggu bersama Tuan dan Nyonya Song,” jawab Donghae.

“Baiklah, ayo Kihyunie kita harus cepat,” ucap Kyuhyun yang kemudian mulai berjalan cepat di depanku.

“Kyuhyun-ah,” ucap Donghae lirih kepada Kyuhyun yang masih bisa tertangkap oleh telingaku.

“Wae hyung?” balas Kyuhyun datar. Dan sedetik kemudian Donghae sedikit memperkecil jaraknya dengan Kyuhyun dan sesekali melirik ke arahku yang berjalan di belakangnya. Gerakkan aneh Donghae ini tentu saja membuatku curiga, diam-diam aku mencuri dengar pembicaraan mereka.

“Kyuhyun-ah bagaimana malam pertamamu?” tanya Donghae penuh selidik.

“Tentu saja sangat menyenangkan,” jawab Kyuhyun enteng sambil terkekeh kecil yang membuat mulutku ternganga mendengarnya. Menyenangkan apanya?

“Ya! Tapi kenapa sekarang wajahnya terlihat muram? Apa tadi malam kau melakukannya dengan kasar?” tanya Donghae lagi yang membuat batinku menjerit mendengarnya. Yah! Benar semalam Kyuhyun memperlakukanku dengan kasar!

“Ya hyung, kau ini mau tahu saja, cepat sana menikah jika kau penasaran dengan jawabannya,” jawab Kyuhyun yang kemudian mempercepat langkahnya meniggalkanku dan Donghae.

Kini Donghae manatapku iba, “Kihyun-ah gwenchana?” ucapnya dengan nada suara sarat akan kekhawatiran.

“N…ne gwenchana,” jawabku tergagap. ‘Awas kau Cho Kyuhyun!’

***************

Author POV

Sebuah meja makan berbentuk lingkaran itu kini telah berisi lima orang yang tengah menikmati sarapan mereka masing-masing. Di samping kanan Kyuhyun duduk seorang gadis jelita yang sedang meneguk susu coklatnya, sementara itu di samping kirinya duduk seorang pria berambut putih yang sedang mengoles rotinya dengan selai strawberry. Kemudian seorang wanita yang kira-kira berumur empat puluhan itu kini sedang menuangkan teh ke dalam cangkir milik suaminya yang duduk tepat di sampingnya. Suasana hening, semua masih larut dengan kegiatannya masing-masing, sampai sebuah suara berat itu memecah keheningan ini dan membuat semua mata kini tertuju ke arahnya.

“Jadi Kyuhyun-ah Kihyunie, kapan tepatnya kalian bisa memberikan seorang cicit yang lucu untukku?” ucap Cho Jinhyuk yang membuat semua terperangrah menatapnya.

“Mwo! Cicit?” pekik Kyuhyun dan Kihyun bersamaan.

-To be Continue-

 Annyeong chingu2 ^^

Gimana? makin ancur yah? aduh mian klau part 4 ini emang bikin kecewa banget T_T cz di part ini mang isinya rada’ ngebosenin karena konfilknya blum keliatan n cman fokus sma Kyuhyun Kihyun doang 😦 *efek author malas yg ngerjain ngebut semalam suntuk *plak

Okeh saran dan kritik sangat-sangat d terima dengan lapang dada 😀

Oh iya satu lagi author cman pengen ngasih tahu klau jarak antara part 4 n part 5 nanti agak panjang sekitar 2 atau 3 minggu lagi karena author ada Base camp kursus B.Inggris di Pare mulai tanggal 24 Juni-8 Juli, mengingat sebentar lagi author udh kelas 3 SMA *amin mudah2an naik :-D) n segera ujian nasional dn B.Inggris author masih sangat memprihatinkan huehuehuehu…. T_T

Okeh sekian pemberitahuan dari author *plak *siapa juga’ yg pengen tahu

Babay para readers yang udah mau baca ff begian ini…. *dadadadada 😀 *lambai2 tangan

96 responses to “Baby I need Love [Part 4]

  1. tebakkanku di part sebelumnya bener kan???
    kyuppa beneran cuman ingin menjahili kihyun doangg, bukan beneran ingin melakukan itu…

  2. Kyahahahaahahhahahaha kayanya kdepannya nasib kihyun bkal agak sdikit buruk kekeke hmmm aku nunggu peran minho disini jd apa hahahahhaa kyanya dia yg bkal bkin ff ini jd tmbah seru~~ apa gmna?? hahahaha yadahlah next chapt lbh seruyo!! ^^

    • ~kkkkkkkkkkkkkk kasian deh Kihyun di kerjain mulu’ ma abang Kyu 😀
      Hmmm peran Minho di part 5 nanti belum begitu keliatan sih, mungkin di part 7 atau 8 nanti chingu Minho mulai banyak keliatan hehheh *lama banget thorr =_=’

      Okeh chingu monggo dilanjutin mbacanya ^^

  3. kyuhyun demen bgt gejailin kihyun sih….
    n lg kihyun ngak mijir2 ngerjain kyuhyun kyk gitu ya jelas gampang org hotel y milik dia…..
    q pikir mereka bakal ngelakuin malam pertama krn dr judul y tu tau y malah pada main saling ngejaillin……
    minho bijak bgt sih….

    • Iya tuh chingu si Kyu emang evil banget tega ngejailin isterinya sendiri 😀 tpi mereka lucu n akhirnya Kihyun balik ngerjain si Kyu jdi gk ada malam pertma deh *plak dasar lu thor itu doang y dpkirin =_=’

  4. Pingback: Baby I need Love [Part 9 A] | FFindo·

  5. Haiii aku reader baru:3 salam kenal yah~
    Kayanya jarak postingan ff ini per-partnya lumayan lama ya:o
    Ummm bagus2… Tapi emang konfliknya emang masih blm keliatan. Ya mungkin emang ff ini mau berchapter sampe banyak:o penasaran nanti minho bakalan berbuat kaya gimana ya.. Hahahaha
    Lanjut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s