[Our Love Story] When The Sunset

Author

D.Na 장딘아 (@itsihdina)

Tittle

[Our Love Story] When The Sunset

Cast

Lee Chan Hee (Chunji)

Ahn Din Ah (OCs)

Cameo

Lee Sungjong

Yoo Chang Hyun (Ricky)

Length

Series

Genre

Romance

Rating

PG-15

Disclaimer : FF ini murni dong dari imajinasi author hehe. Chunji yang ada di ff ini milik author jadi jangandiambil wkwk

Annyeonghaseyo *bow* aku author baru disini. FF ini perkenalan ya dari author kece yang satu ini wkwkwk… Yang When The Sunset ini kayaknya dikit banget ya -_- Ya ini baru permulaan masih ada part-part yang selanjutnya hehe. Selamat membaca dan menikmati hidangan(?) dari aku. Jangan lupa buat RLC (Read, Like Coment) Okaaay.. *wink

*****

>> All POV is Chunji POV<<

Disinilah aku. Berdiri menatap sunset di pantai berpasir putih. Ini hal yang suka aku lakukan semenjak bertemu dengannya, Ahn Din Ah. Ia sangat mencintai sunset. Setiap kami pergi, pasti dia akan datang kesini meskipun itu hanya sebentar. Aku hanya diam menatap sunset itu di saat dua orang anak sedang bermain yang mengingatkanku dengan kenangan 4 tahun lalu.

~~ Flashback~~

Aku berlari-lari dipinggir pantai sambil menendang-nendang bola. Tanpa sengaja aku menendang bola itu ke arah seorang yeoja yang menurutku dia sangat manis.

“Jeoseonghamnida. Aku tidak sengaja. Mianhamnida” ujarku sambil beberapa kali membungkuk pada yeoja itu

“Gwenchanayo” jawab yeoja itu. Aigoo suaranya lembut sekali

“Apa ada tubuhmu yang terluka??”

“Annio. aku sehat-sehat saja”

“Syukurlah kalau begitu. Hmm… Chanhee imnida. Siapa namamu?”

“Din Ah imnida” jawabnya sambil tersenyum yang menurutku itu sangaaaaaaaaaat manis seperti gula semut (?)

“Apa kau sering kesini?” tanyaku sambil duduk di sebelahnya

“Ne. Setiap sore aku selalu datang kesini untuk melihat sunset”

“Apa sebegitu sukakah dirimu pada sunset??”

“Ne. Neomu choanhae, sunset selalu memberiku ketenangan saat melihatnya. Apa kau juga suka?”

“Sebenarnya, aku tidak terlalu suka. Tapi, sepertinya lama-lama aku akan menyukainya”

“hmm, kaun pasti akan menyukainya”

“Din Ah, apakah rumahmu dekat sini??”

“Tidak juga. Rumahku ada disana” jawabnya sambil menunjuk ke arah kanan kami. “kau?? apa kau tinggal dekat sini?”

“Ehem, rumahku disana” jawabku smbil menunjuk ke arah kiri kami.

“Rumah kita saling berjauhan kan”

“Heem, Keundae kita bisa bertemu disini bukan?”

“Ah geurae. Sebenarnya, aku baru pindah kesini. Jadi belum terlalu tahu daerah sini”

“jeongmal?? kau sekolah dimana?”

“Dongju Junior High School *ngarang banget -__-*”

“Whoaaaa,,, kita satu sekolah chanhee-ah”

“Jinjja?? whoaaaa… kita bisa bertemu disekolah kalau begitu”

“Ne. Sepertinya sudah akan malam. Aku harus pergi chanhee-ah. Annyeong” ujarnya sambil melambaikan tangannya dan aku pun membalas lambaiannya.

“Neomu Yeppeo” gumamku lalu kembali kerumah

*****

4 bulan ini aku selalu menemaninya untuk melihat sunset dan kini dia membuatku menyukai sunset juga. Dan rasa ini pun lama-lama kelamaan muncul, seorang namja berumur 15 tahun jatuh cinta. Tapi, memang! Aku merasa sangat nyaman ketika bersamanya.

“chanhee-ah, apa kau sudah lama menungguku? mianhae aku harus mengerjakan tugas sekolahku dulu” ujarnya begitu datang dengan terengah-engah kemudian duduk disebelahku

“annio. Aku juga baru datang” jawabku kemudian memberikan senyumanku. Dan kini aku menatapnya

“Mengapa melihatku seperti itu?” tanyanya yang sepertinya merasa aneh

“Din Ah”

“Mwo??”

“Nae yeojachinguga deo eojullae??” wajahnya berubah menjadi ekspresi kaget. “Nae yeojachinguga deo eojullae?” ulangku. Namun, dia malah kembali menatap sunset.

“Anni” *FYI, kata2 ini terinspirasi dari MV Crazy wkwkwkwk* “Mianhae” lanjutnya, kemudian berdiri dan berjalan meninggalkanku. Aku mengejarnya dan menarik tangannya.

“Din Ah” dia berbalik dan menatapku

“Pabo” ujarnya sambil tertawa. Apa maksudnya mengatakan aku ini pabo. “Pabo. Chanhee pabo” lanjutnya lagi

“Siapa yang bisa menolak seorang namja yang sangat baik dan tampan sepertimu? hahaha dasar pabo” ujarnya lalu tertawa. “Chanhee, neo jeongmal paboya” ujarnya lagi dan melanjutkan tertawanya lagi. Aku pun ikut tertawa kemudian merengkuhnya kedalam pelukanku. Dia berhenti tertawa.

“Din Ah, Saranghaeyo” ujarku lembut selembut kapas (?)

“Nado”

*****

 “Oppa, ayolah! Sepulang sekolah temani aku kepantai” pintanya saat kami keluar gerbang sekolah

“Chagiya, jebalyo!! Aku bosan!! Ke tempat yang lain saja” ujarku malas

“Annio. Banyak kenanganku disana. Apa kau lupa? Kita pertama bertemu disana dan bahkan kau pertama kali mengatakan saranghae padaku juga disana”

“Arasseo. Hajima, masih banyak tempat indah lainnya selain pantai”

“Shireo! Aku hanya ingin ke pantai. Yasudah jika tidak mau menemaniku, aku kesana sendiri saja” ancamnya. Begini jika dia sudah ribut ingin pergi ke pantai

“Ya~! Jangan seperti itu chagi. Ne, aku akan menemanimu”

“Nah, itu baru namjachinguku” ujarnya lalu tersenyum lebar. Kami berdua pun pergi menuju pantai. Begitu sampai disana kami mencari tempat yang enak kemudian kami duduk. Din Ah menyenderkan kepalanya di bahuku. Sementara tanganku menggenggam tangannya.

“Oppa aku ingin kita bersama selamanya”

“Nado”

“Oppa bagaimna jika tiba-tiba aku pergi meninggalkanmu? Keluar negeri? Apa kau akan melupakanku? Atau kau akan mengingatku sebagai seorang yeoja yang meninggalkanmu?” aku terkejut dengan pertanyaannya. Apa maksudnya dia berkata seperti itu padaku

“Mengapa bertanya seperti itu?”

“Annio. Hanya ingin bertanya. Tidak usah memasang wajah seperti itu. Hahahahahahahahaaha. Wajahmu lucu sekali oppa” dia tertawa. “Oh iya, aku ingin memberikan sesuatu untukmu” ujarnya sambil mengeluarkan sesuatu dari tasnya. ” ini untukmu” di memberikan sebuah kalung padaku. Kalung berbandul matahari yang sama seperti kalung yang ia pakai di lehernya.

“Aku harap kau bisa menyimpannya” ujarnya dengan senyumnya

“Oppa, jika besar nanti kau ingin jadi apa? Kalau aku ingin menjadi seorang penulis yang hebat”

“Aku ingin menjadi artis seperti Shinhwa dan dikenal banyak orang”

“Aku harap kita bisa mewujudkannya oppa”

“Ne, aku juga berharap seperti itu”

“Oppa, nan jeongmal saranghae”Ujarnya, dia menatapku dan wajahnya lama-lama mendekat padaku. Oh, jangan bilang di ingin… Dia menutup matanya. Akupun menutup mataku dan mendekatkan wajahku. Dan kami berciuman *aaaaaaaaaaaaaaaa tidak…. author kepanasan #abaikan*

“Aku harus pergi. Annyeong” ujarnya kemudian berlari meninggalkanku.

*****

Hari ini Din Ah tidak masuk sekolah. Perasaanku bercampur aduk rasanya seperti permen nano-nano(?) Kemana dia? apa dia sakit? Hah, aku bingung harus mencarinya kemana.

“Hey, Chanhee-ah! Apa yang terjadi padamu? Kau terlihat cemas” suara Sungjong mengagetkanku

“Din Ah. Apa kau melihatnya?”

“Din Ah?? Bukannya dia pindah? orang tuanya tadi datang menemui Kim songsaenim. Katanya siang ini dia meninggalkan Korea. Tapi entah dia kemana”

“MWO??!! Kau tidak berbohong kan??”

“Anni. Apa untungnya jika aku berbohong” mendengar jawaban dari sungjong, aku langsung mengambil tasku dan berlari menuju gerbang sekolah

“Hey, kau mau kemana? Jam sekolah belum usai!!” teriak Sungjong

“Menemui Din Ah” Teriakku padanya. Aku terus berlari. Ah sial, aku lupa ada security di gerbang. Ottokhe?? Aku memanjat tembok sekolah dan berhasil keluar. Whoah, ini hal yang sangat nekat! Ah, masa bodoh! Yang kubutuhkan sekarang adalah menemui Din Ah. Aku berlari ke rumah Din Ah. Tidak peduli dengan keringat yang membasahi tubuhku. Dan ketika aku sampai disana, rumahnya sudah kosong. Pantai! Aku berlari menuju pantai. Aku berlari dari sana kesana mencari sosok Din Ah, namun tidak kutemukan. Dia pasti sudah berada di bandara. Sedangkan jarak bandara sangat jauh.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRRGGGGGHHHHHHHHHHH” erangku. Aku terduduk di pasir pantai. Tanganku menggenggam kalung pemberian Din Ah.

“Ahn Din Ah!! Kenapa kau meninggalkanku!! Kau bilang kau ingin bersamaku selamanya!! Apa itu hanya omong kosong belaka?? Kenapa harus menutupi kenyataan jika kau harus pergi meninggalkanku?? Wae?? Apa ini maksud dari perkataanmu kemarin??” teriakku. Tidak peduli jika orang-orang mengiraku orang gila karena memang aku sudah gila karena cinta. Dan kini, untuk pertama kalinya aku menangis untuk seorang yeoja.

*****

Sakit rasanya jika teringat kenanganku denganmu. Din Ah apa kau masih mengingatku? Atau sekarang kau sudah bersama namja lain? 4 tahun sudah kau meninggalkanku, Din Ah. Apa kini kau sudah menjadi seorang penulis yang sukses? Aku sudah menjadi artis Din Ah. Menjadi artis bersama grupku yang bernama TEEN TOP. Apa kau masih mengingat hubungan kita? Dan apa kau masih memakai kalung kita berdua?

“Din Ah!! BOGOSHIPPOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO. Apa kau juga merindukanku?” teriakku. Semoga kau merindukannku disana, di tempat yang tidak aku tahu dimana. “Din Ah-ya! Kita pasti akan bertemu lagi” lanjutku.

“Hyung! rupanya kau ada disini. Ayo cepat kembali ke mobil! Kita masih ada perform” ujar Ricky yang tiba-tiba datang menghampiriku

“Ne, aku kesana”

To Be Continued

Otthaeyo??? Bagus gak? bagus gak? Pokoknya kalo habis baca harus coment *maksa* 1 kata aja gapapa kok. 1 kata sudah berarti ribuan kata untuk author *lebay -_-*

11 responses to “[Our Love Story] When The Sunset

  1. belakangnya terlalu cepet min, shrsnya kalo sad ending gitu. belakangnya harus happy ending atau romantis gitu jgn lngsung kykgitu ^^

    tp bgus kok aku suka. d tingkatkan ya~ fighting~~!!

    • Gomawo udah suka *bow*
      Chunji oppa milik aku jangan kamu ambil :p ㅋㅋㅋ
      Hehehe, ditunggu ya next chapternya ^^
      Sent from my BlackBerry®
      powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  2. uwaaaa akhirnya nemu ff yg main castnya chanhee oppa ^^
    bagus kok thor ceritanya, aku suka ❤
    jangan lama lama ya thor next partnya

    • Hehehe mian kecepetan. Chapter 2 sama 3 udh aku post kok hehehe 😀
      Sent from my BlackBerry®
      powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  3. Pingback: [Our Love Story] 6 Special Boy | FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s