KISS?!

Author           : awanderingwonder

Judul             : Kiss?! [Oneshot/Drabble -_-]

Genre            : Romantic

Main Cast      : Suho (EXO-K), Chorong (A Pink) and the rest members of A Pink.

Disclaimer    : I don’t own the characters (eventhough i wish lol). Only own the plot.

Note              : Hola 😀 Seperti yang sudah aku janjikan aku bakal bawain FF SuRong Couple! #tepuktangan #standingapplause #kemudiandisambit Ok. FF ini jujur ya, bagi aku hancur banget -_-‘ udah nggak ada ide lagi. Dan ini pertama kalinya aku bikin FF Oneshot ._.v Hope you like it! 🙂

Happy reading!

***

Aigoo, aku sudah tidak tahan!” Chorong melempar ponselnya ke tanah. Beruntung Namjoo langsung menangkapnya meskipun ia harus meringkuk segala. “Ya! Unnie apakah kau gila?! Mau ajak bertarung hah?!” seru Namjoo sambil membersihkan bajunya yang kotor.

“Lihat! Bajuku jadi kotor!” rengeknya. “Kau harus berterima kasih padaku karena telah menyelamatkan ponselmu!” gerutu Namjoo dan menatap Chorong seperti hewan buas.

“Salah sendiri. Siapa yang menyuruhmu menangkapnya?” balas Chorong sarkartis sambil melipat tangannya didepan dada dan melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti.

Mata Namjoo melebar. “Ya! Kau tidak butuh ini lagi?!” sahutnya. Tapi Chorong tetap melanjutkan langkahnya dan tidak menoleh kearah Namjoo sekalipun. “Baiklah, ponsel ini akan ku injak-injak!” seru Namjoo sambil tertawa setan (?).

Dengan sekejap Chorong langsung berbalik dan merampas ponselnya dari tangan Namjoo. Ia langsung memasukkan ponselnya ke saku. “Ja-jangan!” Namjoo balas mendecak. “Sepertinya tadi kau tidak butuh barang ini,” sindirnya.

Chorong tertawa meringis kemudian menggandeng lengan Namjoo dan berjalan kembali. “Jangan marah. Aku sedari tadi menunggu telepon dari dia.”

Alis Namjoo terangkat. Ia menatap Chorong heran. “Dia? Nuguya?”

Chorong menghela napas berat. “Suho. Siapa lagi?”

“Mungkin dia sedang sibuk. Kau tahu kan bulan ini adalah persiapan debut EXO-K?” balas Namjoo dengan nada menenangkan.

“Ya aku tahu tapi bisakah dia meneleponku setidaknya dua hari sekali? Sudah satu minggu ini kami lost contact,” gerutu Chorong, ia menendang kerikil-kerikil kecil di jalan dekat dorm untuk melampiaskan amarahnya. Sungguh. Berpacaran dengan seorang idol sangatlah susah.

Positive thinking, Unnie. Suho-sshi mungkin sedang sibuk. Kau tahu bukan SM itu agensi seperti apa?”

Chorong mengangguk ketika ia menemukan sosok yang familiar di matanya sedang berada di depan toko perhiasan. Ia bisa melihat rambut hitam Suho menyembul keluar dari topi yang ia pakai. Ia juga bisa mengenali Suho meskipun Suho memakai kacamata hitamnya. Ia juga bisa melihat pria itu sedang tersenyum, tersenyum kearah gadis lain?

Mata Chorong terbuka lebar dan mulutnya membentuk huruf ‘O’. “Ya Tuhan. Bukankah itu dia?!” seru Chorong sedikit keras dan menyebabkan telinga Namjoo berdengung.

Aigoo, Unnie bisakah kau kecilkan suaramu?” protes Namjoo yang sedang mengusap-usap telinganya. “Dan apa maksudmu dengan ‘Dia’?”

Chorong mengangkat tangannya dan menunjuk sosok Suho yang berdiri di seberang sana, bersama gadis lain tentunya. “Itu. Suho. Apa yang dia lakukan di depan toko perhiasan bersama gadis lain?”

Namjoo mengikuti arah tangan Chorong dan benar, ia mendapati Suho sedang berada di depan toko perhiasan dengan gadis lain. “Mollayo. Mungkin saudaranya atau kakaknya?”

Chorong memukul kepala Namjoo. “Ya! Dia tidak punya kakak perempuan!”

Namjoo memutar bola matanya. “Terus? Apa yang akan kau lakukan?”

“Aku, akan mengikutinya,” ucap Chorong dan melepaskan genggamannya. Namjoo dengan cepat menarik tangan Chorong. “Unnie! Kau gila?!”

“Aku tidak gila, Joo-ah. Lepaskan tanganku.” Chorong menghempaskan tangan Namjoo dan berlari menyeberang jalan dengan kerumunan orang-orang sehingga Namjoo tidak bisa mengikutinya.

Unnie!” seru Namjoo. Gadis itu memegangi kepalanya sambil menggeleng. “Aigoo, cinta memang dahsyat ya,” decaknya.

Chorong memakai kacamata tanpa lensanya kemudian mengikuti Suho dari belakang. Ia  melihat Suho yang sedang mengatakan sesuatu pada si gadis dan menyebabkan si gadis tertawa lepas. Dan kemudian mereka saling tertawa. (Gila kali ya u,u #authordibakar)

Suho dan gadis yang tidak diketahui identitasnya itu masuk ke toko perhiasan. Chorong spontan berhenti dan hanya melihat dari luar. Suho dan gadis itu berjalan kearah kotak kaca. Gadis itu menunjuk kalung berlian yang dipegang oleh pegawai. Suho mengambil kalung itu kemudian memakaikannya di leher gadis itu.

Chorong langsung shock melihat hal itu. Belum pernah Suho membelikannya barang-barang seperti itu, tapi sekarang ia malah membelikan gadis lain? Ini benar-benar keterlaluan. Chorong menggigit bibir bawahnya untuk menahan rasa amarahnya.

Saat Suho dan gadis itu keluar dari toko, Chorong cepat-cepat berlari kearah tempat parkir sepeda (?), ia mengeluarkan ponselnya dan langsung menelepon Suho.

Yeoboseyo? Kau dimana?” tanyanya dingin ketika Suho baru saja menempelkan ponselnya di telinga. Chorong mengintip Suho yang  ingin berbicara tapi berhenti karena kata-katanya dingin.

“Oh, aku? Aku sedang latihan bersama yang lain,” jawab Suho berbohong.

Chorong mengangkat alisnya. “Oh? Benarkah? Kalau begitu bisakah aku berbicara dengan Chanyeol-sshi?”

“Hng? Kenapa kau mau berbicara dengannya?” Suho menautkan alisnya curiga.

“Oh tidak, hanya untuk mengecek apakah kau benar-benar pergi untuk berlatih bersama yang lain atau pergi bersama gadis lain membeli kalung,” kata Chorong dingin.

Mwoya?” Suho melihat kearah sekelilingnya dan ia menemukan sosok Chorong yang berdiri tak jauh dari tempatnya. Chorong menutup ponselnya kemudian memasukkannya ke saku dan pergi begitu saja meninggalkan Suho yang masih shock.

“Tunggu!” Suho memanggil Chorong dan berlari menuju gadis itu. Tentu saja gadis tidak berhenti. Untung saja jalanan waktu itu macet dan sangat ramai, menyebabkan Suho tidak bisa mengejarnya. “Ya! Tunggu!”

Chorong berhenti untuk menyeberang jalan ketika sebuah tangan menariknya ke belakang dan menyebabkan gadis itu juga menoleh kearah belakang. “Bisakah kau berhenti sebentar dan mendengarkan alasanku?”

“Lepaskan tanganku,” desis Chorong. “Atau aku akan berteriak.”

“Coba saja, kau itu idol dan aku juga idol. Kau pasti tahu resikonya bukan?” ujar Suho. Ia menarik tangan Chorong menjauh dari kerumunan orang-orang yang ingin menyeberang. Ia menyuruh Chorong masuk ke mobilnya kemudian ia mengendarai mobilnya kearah taman kota.

Chorong sama sekali tidak mau menatap wajah Suho. Gadis itu tetap mengalihkan pandangannya kearah jendela dan menatap langit malam yang mendung. Sama seperti hatinya.

“Chorong-ah..” panggil Suho yang masih memfokuskan matanya kearah jalanan. Chorong masih terdiam dan melipat tangannya didepan dada. “Park Chorong,” panggil Suho sekali lagi dan masih belum ada jawaban.

Suho menghentikan mobilnya kemudian menatap Chorong. “Ya, tatap aku. Ada yang harus kukatakan padamu,” ujarnya.

Mwo? Cepat katakan agar aku bisa keluar dari sini,” balas Chorong.

“Bagaimana bisa kalau kau tidak menoleh kearahku. Ayolah~”

Chorong memutar kepalanya kearah Suho dan menatapnya dengan tatapan datar dan juga malas. “Ppalli.”

Mianhae. Itu bukan seperti yang kau lihat,” kata Suho. “Dia, hanya teman.”

“Ya, teman. Teman yang kau belikan kalung berlian dan bercanda bersama seperti sepasang kekasih,” balas Chorong sarkartis.

“Kau melihatnya? Kau mengikuti kami?” tanya Suho tidak percaya. “Ya, tentu saja aku melihatnya. Kalau tidak, tidak mungkin juga aku bisa tahu kalau kau sedang selingkuh.”

“Dengar ya, aku tidak selingkuh. Dia itu temanku! Lebih tepatnya kakak sepupuku. Dan aku tidak mungkin berpacaran dengan sepupuku sendiri.”

“Ya, ya, ya. Terserah. Tapi yang aku lihat adalah kau tertangkap basah sedang berselingkuh. Sudahlah turunkan aku disini,” ujar Chorong. “Oh ada satu hal lagi.”

“Apa? Jangan bilang kau mau putus,” potong Suho cepat. Kekhawatiran mulai muncul jelas dari mimik wajahnya.

“Ya, aku mau—” Suho memotong perkataan Chorong. Ia meraih dagu Chorong saat ia menciumnya, memotong kata-katanya. Mata Chorong melebar dan ia berusaha mendorong Suho, tapi gagal. Suho memegang kedua tangannya erat agar gadis itu tidak bisa berontak.

Suho menarik dirinya dan menatap Chorong yang sedang shock. Ia memeluk Chorong dan gadis itu tidak menolak. “Mianhae.”

“Aku tadi mengajak sepupuku untuk memberimu ini.” Suho melepas pelukannya dan mengeluarkan benda berkilat dari dalam tasnya. Kalung berlian. “Karena aku tidak tahu selera wanita, makanya aku mengajak sepupuku. Ini, buatmu.” Suho memakaikan kalung berlian itu ke leher Chorong. “Dan sudah kukatakan padamu kalau aku tidak selingkuh.”

Chorong menatap pria didepannya itu dengan ekspresi heran. “Jadi..”

“Jadi aku tidak selingkuh,” potong Suho cepat. “Kau benar-benar keras kepala. Aku tidak mungkin meninggalkanmu.”

Kata-kata Suho berhasil membuat pipi Chorong memerah seketika. Gadis itu menunduk dan bergumam, “mianhae..”

Suho tersenyum kecil dan menegakkan badan gadis itu. “Gwaenchana. Maka dari itu, jangan terlalu posesif.”

Chorong mengerucutkan bibirnya. “Arraseo. Kau juga seperti itu, kadang-kadang.”

“Aku? Kapan?” Sebelum Chorong membalas perkataan Suho, Suho menarik Chorong dan mencium bibirnya cepat. Kemudian memeluknya.

“KYAAAAAAAAAAAAAAAA MESUM!!” seru Chorong sambil memukul dada pria didepannya itu.

Suho tersenyum nakal. “Lihat, siapa yang posesif?” ujarnya sambil mengeluarkan lidahnya.

Chorong mendecak. “Kau lakukan itu lagi, akan kupastikan kau ma-ti!” sahut gadis itu dingin.

“Tenang, malam masih panjang~”

“YA! YA! YA! KIM JOONMYUN APA YANG KAU LAKUKAN HAH?!”

-the end-

[A/N] Hi kita bertemu lagi (・_・)ノ #disambit kali ini aku membawakan (?) sebuah FF dan castnya adalah SuRong seperti yang kalian inginkan :’) Karena lagi nggak ada ide, ya hancur gini FFnya -_-‘ sumpah, lagi nggak bisa mikir (?) Maaf ya FFnya nista begini jadinya T^T ini ide aja tanya temen dulu /rolling like a buffalo/ dimohon komennya, silahkan dihina #miris

Posternya juga -_-‘ Innalillahi banget OTL aku bisa ngedit foto, tapi nggak berarti aku bisa buat poster FF. Lihat aja itu tumblr aku, isinya foto editan (?) >> http://se-hae.tumblr.com/ dan aku juga jarang pake textures soalnya males ._.v repot u,u udah deh saya terlihat banyak bacot. Paipai o/

Advertisements

35 responses to “KISS?!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s