Behind The Truth (Part 1)

Title : Behind the Truth (Part 1)

Author : @michi1412

Main Cast :

Song Ji Hyun (OC)

Lee Sung Jong (Infinite)

Jung Jin Young (B1A4)

Other Cast :

Baek Suzy (Miss A)

Genre : Romance, Sad

Rating : PG-13

Disclaimer : Semua cast milik semua kecuali Sungjong #digampar. Cerita ini murni hasil dari otak saya, jadi jika ada kesamaan plot cerita itu hanyalah kebetulan.

A/N : aku coba buat ff seri, tadinya ni ff mau ku buat one shoot aja. tapi akhirnya berubah pikiran karena pas dibuat one shoot jadi keliatan aneh hehe.. maaf kalo masih kurang bagus. selamat membaca ^^

FF ini aku post juga di WordPress milikku 🙂

Jihyun POV

Annyeong, Song Ji Hyun imnida. Umurku 17 tahun, dan masih bersekolah di kelas 2 SMA.

Pagi hari yang cerah, aku terbangun dan membukakan mata perlahan-lahan, terlihat sinar matahari yang berasal dari kaca jendela kamarku yang menyilaukan mataku. Ku turun dari tempat tidur dan memegang ponsel yang berada di dekat lampu meja tepat di samping tempat tidurku, ku buka pengaman kunci ponsel dan sudah ada pesan masuk untukku.

Good Morning, baby… have a nice day . love you ~

~Jinyoung~

aku tersenyum melihat pesan dari Jinyoung dan segera membalas pesannya dengan mengucapkan kata yang sama. Ya, dia adalah Jung Jin Young, namja yang menjadi pacarku yang sangat ku cintai. Ia 2 tahun lebih tua dari ku, tepatnya saat ini ia berumur 19 tahun dan baru saja masuk universitas tahun ini. Tempatku dan Jinyoung memang agak jauh jadi kami jarang-jarang banget bisa bertemu. Saat aku masih kelas 1, ia adalah sunbae ku yang duduk di kelas 3. Entah karena apa kami menjadi akrab, padahal yeoja-yeoja selalu mengerumuni nya tapi yang membuat dia tertarik hanya aku seorang. Sudah tepatnya 7 bulan kami jadian, dan kami tidak pernah ada perkelahian sedikitpun.

“huaahh”

tanda ku menguap karena masih ngantuk, tetapi aku harus sekolah hari ini. apa boleh buat…

Author POV

Baru saja Jihyun mengunci pagar rumahnya, seorang namja tiba-tiba berada di samping jihyun dan menegurnya.

“annyeong!! ” sapa namja itu.

“waa..! kau membuatku kaget sungjong-ah !” kaget jihyun dengan sedikit kesal.

Jihyun POV

Namja itu adalah Lee Sung Jong, teman sekolah dan sekelas denganku. Ia sudah lama tinggal menjadi tetangga ku, rumahnya bersebelahan denganku dan kami dapat melihat kamar masing-masing karena kamar kami tepat bersebelahan. Sungguh menyenangkan memang, tapi aku menginginkan Jinyoung yang menggantikan posisi Sungjong itu.

“ya ! jangan diam saja.. kajja ! ayo berangkat!!” serunya dan langsung menarik tanganku lalu berlari

“ya! jangan lari, aku capek !” tegurku

“hahaha…mian, kita jalan pelan-pelan saja yah !” katanya

Begitulah, kami setiap hari pergi sekolah bersama-sama, dan kadang Sungjong sedikit membuatku sebal. Jinyoung juga mengetahui hal ini, tapi ketika ku ceritakan ke dia, ia bukannya cemburu malah tertawa.. hmm, mungkin karena Jinyoung menganggap Sungjong seperti anak-anak kali yah..memang sih wajah Sungjong seperti anak-anak, tapi menurutku Jinyoung juga hampir samanya seperti Sungjong deh -_-

Author POV

Mereka sampai di sekolah dan seperti biasa memulai pelajaran.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAA……….BODOHNYA !!!” teriak Sungjong didalam kelas yang membuat seluruh isi di kelas tersebut langsung menatap Sungjong dengan kagetnya terutama Jihyun yang didekatnya.

“YA ! Kenapa kau tiba-tiba berteriak keras-keras !! Aku hampir saja mati jantungan !” tegur Jihyun dengan keras *yaelah lebay amat sampai jantungan -_- #ngomongapakali*

“A….Aku lupa membawa PR Fisika !! AAA…ettokke ?!”

Sungjong terlihat stress karena lupa membawa buku PR Fisikanya yang guru fisikanya terkenal super duper galak abis. Saking stressnya ia memukul kepalanya sendiri dengan kedua tangannya.

“Ya ya ! jangan memukul kepalamu begitu !” Jihyun menahan kedua tangan Sungjong yang terus menerus memukul kepalanya sendiri.

“Arghh…..!! Kabur dari sekolah pun percuma, bakal kepergok satpam didepan..sebentar lagi guru killer itu masuk pula…ukhh” lemas Sungjong

“Kalau begitu, nih buku PR ku…ganti saja namaku yang ada di cover menjadi namamu, kebetulan buku ini baru jadi hanya ada PR sekarang saja di dalamnya, ne?”

Jihyun langsung mengambil buku PR yang ada di tasnya dan memberikannya ke Sungjong.

“Nih..ambilah ! Jangan ngamuk terus….”

“Lalu bagaimana denganmu?”

“Tidak apa-apa, aku akan baik-baik saja”

Sungjong dengan merasa bersalah menuruti perkataan Jihyun dan mengganti nama yang ada di buku PR milik Jihyun.

“gomawo, semoga guru itu tidak memarahimu” ucap sungjong dengan nada rendah pastinya dengan merasa bersalah

“ne, cheonman…aku akan baik-baik saja” senyum Jihyun dan membuat Sungjong lega meski masih ada rasa salahnya.

Guru Fisika itu masuk dan yang pertama ia ucapkan adalah tentang PR. Ya, semuanya mengumpulkan buku PR mereka ke depan dan hanya Jihyun yang tidak mengumpulkan.

“Song Ji Hyun, kenapa kau tidak mengumpulkan PR hari ini?!” tanya guru itu dengan mata yang terlihat ingin membunuh

“A..anu pak, buku saya tertinggal..bolehkah aku mengumpulkannya besok?” jawab jihyun yang sedikit takut

“Tidak biasanya kau, hmm..kalau kamu aku percaya, kau tidak pernah berbohong..baiklah, aku makhlumi..besok kamu harus mengumpulkannya, arasseo?”

“ne, gomawo Sonsaengnim”

Jihyun POV

Hufftt… untung saja aku tidak dimarahi olehnya, kini aku bisa menikmati keindahan di luar sekolah pada sore hari setelah sekian lama di sekolah dan pastinya aku juga bersama Sungjong disini.

DRRTT DRRTT

“tuh, ada telepon” ucap sungjong kepadaku.

“ne….yeobosseo”

Jinyoung : Chagiyaa….akhirnya aku bisa meneleponmu..

“hehehe….aku juga akhirnya bisa mendengar suaramu”

Jinyoung : hehe…ah, chagii…ntar aku boleh kerumahmu gak?

“ye? ntar malam?!”

Jinyoung : ne, hmm…tidak bisa yah??

“ah..aniyo, bisa kok…jam berapa?”

Jinyoung : hmm…jam sembilan, hehe..

“ah, baiklah ^^”

Jinyoung : oke, aku tutup teleponku yah…aku masih sibuk hari ini

“ne..”

Jinyoung : saranghae, jihyun-ah

“nado saranghae…”

Asik, hari ini Jinyoung mau ke rumahku…hehehe.

“ciyeee…..”

“apaan sih?!”

“teleponan sama pacarnya, aku dicuekin nih..hiks” sedih sungjong

“uhh..aku gak cuekin kok”

“huu…kau bicara apa dengan dia?”

“ia akan ke rumahku nanti malam jam sembilan”

“mwo? malam sekali..hmm ahjussi dan ahjumma sedang tidak ada di rumahmu kan?” tanyanya serius

“ye, kenapa?” tanyaku lagi dengan bingung

“kalau begitu aku juga ikut !” serunya

“mwo? tidak boleh !”

“ya, aku tak bisa membiarkanmu berduaan dengan jinyoung saja, orangtua mu pun sedang pergi. nanti malah kau di apa-apakan dengannya”

“haa?kenapa kau berbicara begitu seolah kau tidak percaya dengan jinyoung? dia kan juga baik kepadamu!”

“ani, aku percaya dengannya.. ta..tapi, pokoknya aku juga akan ke rumahmu !!!”

Ah, dasar Sungjong selalu saja mengacaukan perjanjian kami. Kalau aku sedang date dengan Jinyoung juga, Sungjong pasti tiba-tiba mengikuti kami dari belakang tanpa diketahui oleh kami tapi akhirnya kami mengetahui kalo ia membututi kami.. Hufft, sampai kapan aku bisa bebas bersama Jinyoung tanpa gangguan Sungjong?!!

Sungjong POV

Ya, beginilah aku.. Selalu mengikuti Jihyun kemana-mana apalagi jika bersama dengan si namja yang bernama Jinyoung itu. Entah kenapa aku merasa tidak suka dengannya, walau ia terlihat baik dan tidak pernah melarangku terus bersama dengan Jihyun tapi ini aneh.. Kenapa ia tak cemburu kalau aku terus bersama Jihyun setiap hari? Maka dari itu aku penasaran dan harus mengikuti mereka untuk mengetahui apa saja yang dilakukan si Jinyoung itu. Sejak pertama kali mereka jadian, pikiranku tidak begitu tenang. Aku terus khawatir dengan Jihyun, entah apa aku menyukainya? Walau aku menyukainya, percuma saja.. Jihyun sudah menjadi milik Jinyoung.

Sudah mau jam sembilan, dari tadi aku terus melihat kamar Jihyun dari jendela kamarku.

Aku segera keluar rumah dan mendatangi rumah Jihyun.

“Jihyun-ah, aku membawakan ini loh” kubawa sekantong kecil yang berisi apel yang merupakan buah kesukaan Jihyun.

“Ah…gomawo..masuklah” jawabnya dengan lemas.

Ya, aku tahu kenapa dia lemas begitu. Pasti karena aku datang, haha…Mianhae, Jihyun-ah..tapi aku tidak bisa meninggalkanmu berduaan dengan Jinyoung.

Author POV

TING TONG !

Bunyi bel rumah Jihyun berbunyi lagi ketika Sungjong baru saja memasuki rumah Jihyun. Jihyun segera keluar dan tepat melihat namja yang berada di luar pagar rumah. Ya, namja itu adalah Jinyoung.

“Jinyoung-ah…akhirnya kau datang” senang Jihyun.

“Ne, chagii..aku tidak mungkin mengingkari janjiku..hehe”

Jihyun membukakan pintu pagar dan Jinyoung masuk ke dalam rumah Jihyun lalu melihat-lihat isi sekitarnya, tidak ada siapa-siapa disana kecuali ia dan Jihyun.

Aneh, Sungjong kemana yah? haha itu rahasia, ntar author kasih tau :p

“Chagi…orang tuamu kemana?” tanya Jinyoung

“Mereka pergi ke amerika untuk berbisnis..jadi aku tinggal sendirian, dan bulan depan mereka baru kembali” jawab jihyun

“ohh..”

Jihyun hanya diam saja karena bingung apa yang harus ia bicarakan, lalu ia mengingat tentang Sungjong.

“chagii..sebentar yah” kata jihyun yang meninggalkan jinyoung di ruang tamu dan pergi celingak celingukan mencari sungjong.

“mana nih anak, kok menghilang yah” pikirnya

Ia mencari-cari sungjong namun akhirnya cape sendiri..

“ah. biarkan sajalah”

“chagiyaa…kau sedang apa?” tanya namja itu yang membuat jihyun kaget karena ia tiba-tiba di belakangnya

“ah..oppa..kau mengagetkanku..ngg, aku habis ngambil apel di dapur hehe…” jawab jihyun yang kebetulan di tangannya membawa sebungkus apel.

“ah ku kira kau sedang apa…hehe”

Jihyun POV

Ah..untung saja aku selalu bisa mencari-cari alasan. Tapi aku bingung, kenapa Sungjong tiba-tiba menghilang dan hanya ada sebungkus apel yang ia tinggalkan?

“Oppa, kita ngobrol di kamarku saja yah” ucapku

“kamarmu? hmm..baiklah” jawabnya menurut

Mungkin di kamarku Sungjong tak akan mempergoki kami..haha

Aku langsung naik ke lantai dua dan masuk ke kamar, tentu saja bersama Jinyoung.

CKLEK

“Kenapa di tutup pintunya?”

“Ah, aku tidak enak kalau pintu terbuka…hehe”

Aku duduk di tempat tidur-ku dan Jinyoung juga ikut duduk disampingku. Kini sekarang aku bingung mau bicara apa lagi ke dia.

“chagii….” panggil jinyoung yang tiba-tiba menatapku aku kembali menatapinya.

“e…waeyo oppa?” tanyaku gugup

“kamu cantik dengan mengenakan piyama mu itu” jawabnya

Wajahku memerah padam, aku lupa saat ini aku mengenakan piyama..aishh..

Aku hanya mengangguk dan terus menatap Jinyoung sama sepertinya yang terus menatapku.

Tiba-tiba tangannya meraih daguku, aku terkejut dan gugup. Jarak kami sangat berdekatan, aku tak tahu apa yang harus ku lakukan dan karena gugupnya aku langsung memejamkan mata. Nafasnya semakin terasa di wajahku dan aku tahu wajahnya semakin dekat denganku. Apa aku akan berciuman dengannya? Aku memang sama sekali belum pernah berciuman dengan Jinyoung. Uh, aku gugup sekali sekarang.

“Y—YA YA YAAA !!!” teriak seseorang yang terdengar di kamar ku dan suara itu tak asing lagi pasti itu suara Sungjong. Aku langsung membulatkan mataku dan melihat ke kanan kiri. OMO ! Ternyata benar, sungjong tiba-tiba di kamarku, aku segera menjauh dari wajah jinyoung.

“Aissshhh…untung aku dari tadi di kamar ini, kalau tidak aku tidak dapat menangkap kalian melakukan ini!!”

“Ya!! Lee Sung Jong !! sejak kapan kau ada di sini?” marahku padanya

“sudah dari tadi sebelum kau datang bersama pacarmu ini” jawabnya enteng

“Aisshh jinjja ! Kau benar-benar mengganggu, Lee Sungjong ! Tidak bisakah kau berhenti mengikutiku?!!”

Kesabaranku benar-benar habis, Sungjong benar-benar seperti stalker-ku.

“Chagii… tenanglah… Sungjong-ah, sepertinya kau memang sudah keterlaluan juga…aku memang mengizinkanmu bersama dengan Jihyun. Tapi ini diluar batas, kau seperti penguntitna Jihyun” ucap Jinyoung sambil mengelus-elus rambutku dan berusaha menenangkanku.

“Aissh, baiklah !! Aku tidak akan mengikuti kalian lagi ! Sekarang terserah ! Aku pergi dulu…”

BRAK !

Pintu kamarku dibuka dan ditutup begitu saja olehnya. Sepertinya Sungjong benar-benar marah, ia langsung meninggalkan kami dan keluar dari rumahku.

“Mianhae oppa…” jawabku bersalah

“Ne, Gwaencana.. Chagiya, sepertinya aku harus pergi, tidak enak dengan kejadian tadi…”

“Wae? Kenapa begitu…? Kau baru saja datang, oppa….”

“Tidak, aku hanya ingin kau beristirahat lebih awal. Ne, aku pulang yah….”

Aku hanya mengangguk, dan Jinyoung pun meninggalkan rumahku. Kini aku sendirian, langsung aku terlentang di tempat tidurku sambil memikirkan hal yang sangat memalkukan tadi..

DRRTT

Ah, suara ponselku berbunyi. Siapa yah? Oh, ternyata Jinyoung…

Jinyoung : Kau sudah tidur yah? Aku mengganggu?

“Ani, aku belum tidur kok oppa”

Jinyoung : Hmm…sebaiknya kau tidur, aku juga akan tidur sekarang…hehe”

“Ne, oppa.. Aku juga akan tidur…hehe”

Jinyoung : Baiklah, kita tidur bareng-bareng yah…Goodnight, baby… Jeongmal Saranghae…”

“Nado jeongmal saranghae, night oppa…”

Aku mematikan ponselku dan segera tidur…

Sungjong POV

Sekarang aku sedang berada di suatu tempat yang tidak asing untuk kehidupan di malam hari. Ya, aku sedang berada di bar tempat di mana orang-orang nakal di sini. *nah si jongie sendiri nakal*

Mengapa aku ke sini? Tidak, aku bukan orang maniak dan alasanku ada di sini karena aku mengikuti namja itu, siapa lagi kalau bukan Jinyoung.

#flashback 2 kalimat

Aku sedang berjalan-jalan di luar dan melihat Jinyoung yang tepat masuk ke sebuah bar. Aku curiga dan langsung siap memakai penyamaran agar tidak diketahui olehnya. ~flashback end~

Siapa itu? Ada yeoja yang tiba-tiba duduk di samping tempat duduknya. Tapi, sepertinya aku mengenali yeoja itu. Bukankah itu Baek Suzy dari kelas satu?

“Oppa !!” Teriak yeoja itu kepada jinyoung

“Akhirnya kau datang juga..hehehe..” balas jinyoung

“Oppa, aku sangat membutuhkanmu… hiks.. eomma dan appa-ku sudah tidak mau ber-urusan denganku lagi……”

“Ne, tenang saja…ada oppa disini..oppa akan selalu bersamamu..”

Cih.. apa-apaan ini? Dia malah berselingkuh dengan Suzy disini. Pantas saja dari dulu perasaanku mengatakan Jinyoung tidak pantas untuk Jihyun. Ternyata memang benar, ia hanya mempermainkan Jihyun !

Tapi, apa aku harus mengatakan tentang ini kepada Jihyun?

Jihyun POV

Aku terbangun dari lelap dan matahari menyilaukan mataku di pagi ini. Langsung saja aku pergi ke kamar mandi, makan dan tentunya berangkat ke sekolah. Tapi, kenapa Jinyoung tidak mengucapkan selamat pagi kepada ku hari ini? Apa dia masih tidur? Aku coba kirim pesan duluan deh…

DRTT..

Mianhae, chagiyaa…aku baru bangun… Good morning, baby… Saranghae ~

~Jinyoung~

Ah, akhirnya dia membalas pesanku… Kini aku bisa tenang, dan saatnya aku pergi sekolah

Tapi, Sungjong menungguku di depan rumahku lagi gak yah?

Aku langsung membuka pintu depan rumah dan tak mendapati siapapun di luar pagar rumahku. Hufft.. Sepertinya Sungjong benar-benar marah kepadaku gara-gara kemarin…Terpaksa aku pergi sekolah sendirian.

-di sekolah-

“Pagi, Sungjong-ah” sapaku yang melihat Sungjong sudah ada di sebelah tempat ku duduk

“Pagi juga..” jawabnya cuek dan tidak melihat ke arahku sedikitpun

Begitu marah kah dia? Mending aku tanya langsung soal kemarin….

“Sungjong-ah, kau masih marah soal kemarin? Mianhae….”

“Kenapa kau minta maaf? Kau kan tidak salah….”

“Tapi, karena kata-kataku kemarin kau jadi marah padaku kan?”

“Ani, aku tidak marah padamu…Aku hanya terkejut dan ucapanku tidak terkendalikan kemarin, mianhae…aku udah bikin susah….”

“Ah…tidak aku yang minta maaf….ku mohon jangan marah padaku….”

“Ah, yasudahlah….”

Sungjong tetap cuek setelah kami berbicara….

Sungjong POV

Hari ini aku tidak bisa berbicara seperti biasa kepada Jihyun. Mianhae, sepertinya kamu merasa bersalah karenaku. Aku harus mencari cara agar aku bisa membuka kedoknya si Jinyoung itu…Tapi, apa yang harus ku lakukan lebih dahulu?

TING TONG..

Tepat aku berada di rumah Song Ji Hyun…Tapi, tidak ada jawaban…Apa dia sudah tidur yah?

CKLEK

“Sungjong-ah? Ngapain malam-malam ke sini?!”

“Jihyun-ah, boleh minta satu permintaan?”

“Wae? Ini sudah malam, aku harus tidur karena Jinyoung juga sudah tidur dan menyuruhku tidur”

“Tolong satu permintaan saja, ikut aku sekarang dan aku akan memaafkan kejadian kemarin”

“He? Benar kau mau memaafkanku?”

“Ne…Jihyun-ah”

“Yasudah, kau mau kemana?”

“Ikut aku saja, sebelum itu ganti bajumu. Pakai ini, untuk menyamar…” Aku memberikan beberapa perlengkapan menyamar kepada Jihyun, ia hanya terbingung-bingung dan mengangguk lalu masuk ke rumahnya untuk mengganti pakaiannya.

“Sudah ni…kita kemana?”

“Kajja, ayo naik…” Tidak lupa juga aku membawa motor..hoho..

Jihyun segera menaiki motorku dan kami pun pergi…

Mau tahu kemana? Aku akan ke tempat bar yang semalam Jinyoung kunjungi untuk memberikan bukti bahwa Jinyoung telah mempermainkan Jihyun.

Jihyun POV

Entah aku akan diajak kemana oleh Sungjong, aku hanya mengikutinya asal ia memaafkanku. Lalu, Sungjong memberhentikan motornya. Dimana ini? Mwo?! Bar? Sungjong mengajakku ke sini..? Aissh benar-benar, ia ternyata nakal !

“Ya, kenapa kau mengajakku ke tempat seperti ini!” Kesalku meneriaki Sungjong

“Nanti kau akan tahu..kajja, masuk”

Sungjong menarik tanganku, aku hanya mengikutinya dan memasuki bar. Aku melihat seluruhnya yang ada di bar, dan……….

Tunggu? Sepertinya aku melihat seorang namja yang mirip sekali dengan Jinyoung..

“Kenapa, Jihyun-ah?”

“Ani…”

“Bohong, kau sedang memperhatikan sesuatu.. Apa itu?”

“Ngg….Aku melihat namja yang ada di ujung sana bersama seorang yeoja disampingnya…ia mirip sekali dengan Jinyoung…”

“Ohh…Akhirnya kau melihatnya……” ucap Sungjong yang membuatku tiba-tiba bingung

“Maksudmu?” aku kembali bertanya kepadanya

“Kau melihat dia mirip Jinyoung, kan? Ya, dia memang Jung Jin Young. Namja-chingu mu yang sangat kau cintai itu”

Mwo? Namja itu beneran Jinyoung?! Aku tidak percaya ini, tapi setelah ku perhatikan memang dia seperti Jinyoung.. Arghh…Tidak mungkin, Jinyoung sedang tertidur lelap sekarang..tidak mungkin ia ada disini..

“Kau pasti berpikir itu bukan Jinyoung dan berpikir Jinyoung tidak mungkin disini karena ia sedang tidur sekarang, tapi itu benar..Dia adalah Jinyoung, dan yeoja disebelahnya adalah Baek Suzy.Apa kau ingat..? Ia sering terlihat bersama Jinyoung sebelum kamu jadian dengannya”

“Mwo?!!”

Aku terkejut dan terbingung-bingung. Namja chingu yang sangat kucintai dan sangat kupercayai ini ternyata telah membohongiku. Aku langsung berdiri dari tempat duduk dan menghampiri Jinyoung dan Suzy

“YAA!! Oppa !!” Tegurku dengan nada keras yang membuat beberapa penghuni bar menoleh pada kami

“Wae? Loh, Jihyun-ah kenapa kau ada disini?!” kagetnya

“Dan aku juga harus tanya kepadamu, kenapa kau ada disini? Kau sudah mempermainkanku selama ini ya?!”

“Ji..Jihyun-ah, dengarkan aku dulu..Aku kesini…..”

“Cukup ! Aku tidak mau tahu lagi !! Aku sangat kecewa denganmu! Kau berpura-pura menyuruhku untuk tidur cepat dan kau juga akan tidur tapi buktinya apa? Kau malah berbohong dan pergi ke tempat ini dan yang terpenting kau malah bersama yeoja ini!! Aku tidak akan toleran, kita PUTUS!!”

“Jihyun-ah! Tolong berikan aku kesempatan untuk menjelaskannya!”

Author POV

Tanpa memperdulikan kata-kata Jinyoung yang berteriak kepada Jihyun, ia langsung meninggalkan bar sendirian tanpa Sungjong yang masih ada di dalam sana.

Sungjong menghampiri dan melirik Jinyoung dengan tajam.

“Puas? Kau telah menyakiti seseorang yang benar-benar cinta padamu. Aku sangat bersyukur karena Jihyun dapat mengetahui prilaku-mu yang sebenarnya!” Ucap Sungjong dan kemudian meninggalkan bar untuk menyusul Jihyun yang sudah keluar lebih dahulu.

“Loh, Jihyun kemana? Cepat sekali ia berjalan” Bingung Sungjong yang tidak mendapati Jihyun di luar bar atau di sekitarnya.

Sungjong yang mengira Jihyun sudah pulang ke rumah duluan langsung kembali ke rumah Jihyun untuk melihat kondisi Jihyun.

-Depan rumah Jihyun-

TING TONG !

Bel rumah Jihyun di bunyikan berkali-kali oleh Sungjong tapi tidak ada respon. Sungjong mendapati pagar rumah Jihyun tidak terkunci dan langsung memasuki rumah Jihyun yang pintunya juga belum di kunci oleh Jihyun sejak tadi mereka pergi ke tempat Jinyoung.

“Jihyun-ah!” Panggil Sungjong saat berada di dalam rumah Jihyun, tetapi tidak ada respon sama sekali. Sungjong mencari-cari Jihyun di seluruh pelosok rumah yang cukup luas itu tetapi tidak ada Jihyun dimana-mana.

“Aneh sekali, ia pergi kemana jadinya? Ini sudah larut sekali. Aku harus menemukan Jihyun secepatnya”

—To Be Continued—

Sepertinya bagian terakhir gak terlalu bikin penasaran -_-” lanjut di part 2 yah ._.v

saya butuh komentar buat lanjutin ff ini T__T kalo ada yang kurang minta sarannya yah teman-teman.. reader yang baik harus berkomentar *maksa*

Note : Ada sesuatu hal disini yang terinspirasi dikit sama lagu b1a4 – baby goodnight

6 responses to “Behind The Truth (Part 1)

  1. uwahh penasaran thor si Jihyun dmn~ jgn”… *mulai mikir yang nggak”* #plakk lanjutin thor!! penasaran!!! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s