Ficlet – Wait Me, And We Got Married

AltRiseSiver‘s Present Wait Me And We Got Married with Park Jungsoo Super Junior & OC’s Shin Sang Yoo

Percikan cahaya dari kembang api di tanganku membuatku tersenyum. Angin malam yang menusuk hingga tulangku tak membuatku memadamkan kembang api secepatnya. Aku justru mengambil satu buah lagi dan membakarnya.

“Yoo,” suara seseorang memanggil namaku tak mampu menolehkan kepalaku kebelakang. Aku masih sibuk bermain dengan dua kembang api di tanganku.

“Yoo,” kali ini suara itu lebih dekat dari sebelumnya. Sebuah tepukan halus dipundakku berhasil mengalihkan perhatianku. Pria berlesung pipi yang memanggilku tadi duduk disampingku dan mengambil kembang api disalah satu tanganku kemudian ia memainkannya seperti yang kulakukan.

Oppa,” panggilku membuatnya menoleh.

“Umurmu semakin tua,” jawabku setelah melihat tolehannya. Keningnya berkerut. “Lalu?”

Aku berdehem, mengumpulkan segenap tenaga untuk mengatakan arah pembicaraanku. “Berhentilah bermain-main dengan para gadis.”

Sontak tawa pria itu meledak. Aku memandangnya bingung, tak tahu bagaimana harus berekspresi. Kubiarkan ia dengan tawanya yang terdengar begitu senang hingga akhirnya ia berhenti sendiri.

“Kau cemburu?” tanyanya langsung.

Mwo? Cemburu untuk apa?” elakku.

Pria itu mendekatkan wajahnya di telingaku, “Soal reality show-ku,” ucapnya sambil terkikik lalu menjauhi wajahku lagi. Astaga pria ini, bagaimana mungkin dia mengungkapkan apa yang membuatku cemburu sambil tertawa seperti itu.

“Untuk apa aku cemburu pada hal yang menjadi pekerjaanmu,” jawabku acuh lalu membuang batang kembang api yang sudah padam.

Jeong…. Mal?” tanyanya dengan nada menggoda.

Aku menatapnya yang sekarang sudah tersenyum senang lalu mendesis. “Aku cemburu pun masih banyak gadis lain yang lebih cemburu,” ujarku.

“ELF?”

Aku mengangguk. kulihat kembang api ditangan pria itu padam lalu ia membuangnya.

“Mereka pasti akan mengerti Yoo-a.”

“Mereka tidak akan mengerti sebelum kau menyudahinya Oppa.”

“Itu ungkapan hati ELF atau ungkapan perasaanmu sendiri?” tanyanya mulai menggodaku lagi. Aku terdiam, tak ingin menjawab pertanyaan konyolnya.

“Menurutmu bagaimana?”

“Perasaanmu sendiri,” jawabnya.

Aku tersenyum miris. “Kau memang mengertiku Oppa,” ucapku lalu berdiri dan berjalan masuk kedalam rumahku. Kudengar tapak kakinya mengikuti langkahku menuju dapur.

“Yoo,” panggilnya. Terdengar khawatir namun aku tidak menggubrisnya.

“Yoo.” Aku masih membelakanginya sambil meneguk minumanku.

“Yoo!” panggilnya tegas, kali ini ia menarik tanganku menghadap kearahnya membuat minuman yang kupegang tumpah diatas kaus putih kesayangannya.

Aku menatap kaus putih yang dikenakannya dan wajahnya bergantian. “Kau kenapa Jungsoo-ya?”

Aku hendak menaruh gelas dan mengambil handuk kecil untuk mengeringkan kausnya namun tangan besar milik Jungsoo menahanku. Aku memandanginya.

“Aku memang mengerti dirimu tapi kau jauh lebih mengerti dibanding aku.” Sebuah ciuman ringan menahan sahutan kalimatku untuk Jungsoo. Pria ini selalu mampu membuat emosiku meredam seketika.

Kudorong tubuhnya pelan saat ciumannya semakin dalam. “Kau masih marah?”

Aku menggeleng lalu mengerjakan apa yang harus kukerjakan sebelum ciuman itu mendarat di bibirku. “Kau basah. Bisa sakit jika tidak dikeringkan,” ucapku sambil mengusap dada bidangnya.

“Yoo, kenapa kau begitu mencintaiku?” tanyanya.

Tanganku refleks berhenti dan menatapnya. “Apa pertanyaan itu masih perlu kujawab?”

Jungsoo diam dan aku kembali mengusap handung di kausnya. “Kau mau menungguku selesai wamil kan?” pertanyaan yang keluar dari mulutnya terdengar ragu dikupingku.

Aku menatapnya lalu menaruh handuk itu diatas meja. “Apa ada alasan bagiku untuk meninggalkanmu Oppa?”

Jungsoo tersenyum, diusapnya kepalaku lalu mengecup keningku. “Jangan marah lagi pada gadis yang dekat denganku Yoo karena dari semua wanita hanya kau yang akan kunikahi dan hidup denganku selamanya,” ucapnya sebelum memelukku dengan erat.

 THE END

Advertisements

12 responses to “Ficlet – Wait Me, And We Got Married

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s