[2nd | A] MY STORY – I WANNA BE A SUPERSTAR

Tittle : [2nd | A] MY STORY –  I WANNA BE A SUPERSTAR

Author : Park Hye Ri

Main Cast : (cast akan berubah di setiap story)

  • Ah Jung Ra (OC / YOU)
  • EXO-K member

Other Cast : you can find by ur self :p

Genre : Romance, Friendship.

Rating : PG15+

Length : Series

Cover by : Camila Zahra Alrazi a.k.a Park Yeon Mi~

Disclaimer : Terispirasi dari film ‘I AM’ SMTOWN. Kesamaan nama tokoh atau apapun yang menyakut fanfic ini. Bukanlah suatu kesengajaan. Cast milik Tuhan. Plot/alur/cerita hanya milik ku seorang. Ini semua adalah rangkaian imajinasi yang ku tuangkan melalui kata per kata dalam tulisan.  DON’T BE PLAGIATOR!

Note : Annyeong “\^.^/” 2nd Story!! mohon maap kalo ancur lebur (?), ceritanya yang gak nyambung TT-TT, dan kelamaan ck *kabur* . Maap kalo kepanjangan ._. Dan maap banyak typo keke~ Jangan lupa RCL ^^ Don’t be silent readers .-.

(part sebelumnya)

STORY : 1st

Preview :

“ Kau diterima.”

“ AKU DITERIMA OLEH S.M. ENTERTAINMENT!”

“ Yak! Ok! Aku akan mentratir ka…….”

Sekarang waktu terasa lebih lambat dan seperti hidup di dunia slow motion. Semuanya melambat saat punggung tangan ku dan dia bersentuh tanpa sengaja.

“ Neo…” gumam ku

“ Aku benci dirimu…”

~~ RCL (Read+Comment+Like) ~~

:=: Happy Reading :=:

“ Aku benci dirimu…”

Aku pun bergumam sambil melanjutkan perjalanan ku ke halte bus yang tak jauh dari S.M. Building.

Drreett Drreett

Ku rasakan handphone ku bergetar, sebuah panggilan pun masuk.. Ji Eun..

“ Yeobseyo?”

“ Kau kenapa tiba tiba mematikan telepon hah?!” ku dnegar suara Ji Eun yang agak sedikit … marah?

“ Mianhae.. tadi aku menabrak seseorang, jadi dengan tidak sengaja aku mematikan hubungan telepon kita..”  jawab ku bohong

“ ….”

“ Aaahh.. aku akan mentraktir kalian lagi? Otte? Kalian pasti mau kan? Hari Sabtu, jam 2 PM. Temui aku di rumah.” Ajak ku

“ HWAAA~~ PASTINYA! Jung Ra, sudah dulu ya.. aku ada urusan keke Fighting ya!”

“ Ne..” ku tutup telepon ku. Aku pun terduduk di halte bus, aku tidak ingin pulang. Aku akan berhenti di halte bus selanjutnya dekat toko accesories langganan ku. Aku ingin membeli beberapa ikat rambut. Ikat rambut ku sudah jelek keke~

Di dalam bus, aku hanya beesenandung kecil. Sambil mendengarkan lantunan musik dari mp3 ku.

Dreett Dreett

Ku ambil handphone ku dari saku, karena sepertinya ada sms masuk. Ku buka tombol kunci handphone ku, benar saja ada sms masuk. Tanpa banyak waktu untuk berpikir, langsung saja aku membuka sms itu.

Jung Ra~ kau marah padaku?

Seketika itu aku pun menatap layar handphone ku dengan was was. Ku lihat pengirimnya … huh! Namja itu rupanya. Mau apa lagi dia? Tak ku balas pesan singkat itu, aku kesal! Ku hapus segera pesan itu, berpikir bahwa ini tidak terjadi.

Dreett Dreett

Aku pun mendongak karena handphone ku bergetar lagi.

Jung Ra~~ Kau kenapa?

“Namja itu lagi, cih~ ” aku pun mendengus pelan dan menghapus pesan itu lagi.

Dreett Dreett

LAGI?! MAU APA SEBENARNYA DIA, HUH?!

Saranghae…

DEG

Mata ku pun terbelak saat membaca isi pesan singkat ini. Rasanya bercampur aduk. Marah, benci, kesal, dan … senang? Sudah lama ia tidak menghubungiku. Dan sekarang lah waktunya. Semenjak kejadian itu. Aku tak berani menatapnya atau pun menemuinya. Saat tahu bahwa ia sudah debut dengan EXO, hati ku gembira.. Sangat gembira. Namun sekaligus sakit.

Namja itu, tak sudi aku menyebut namanya.

Tak terasa bus nya puun berhenti. Aku pun turun dari bus dan menuju toko accesories di dekatnya.

“Pink Shop” aku pun memasuki toko tersebut.

Memulai untuk mencari cari ikat rambut yang sesuai. Aku pun mengelili beberapa tempat accesories di sana. Mata ku tertuju pada sebuah accesories tangan atau bisa dibilang cincin? Lebih tepatnya couple ring. Cincin berwarna hitam legam itu dengan sedikit goresan putih untuk menandakan tulisan di cincin itu.

Kenangan itu kembali datang lagi saat namja itu dan aku pergi jalan jalan.

“ Chagi! Ini bagus tidak?”

“ Eum? Yang mana? Cincin ini? Hitam? Aaahh~~ lumayan.. eugh? Cincin couple?” tanya yeoja itu

“ Emm.. kau tidak suka? Aku ingin membelikannya untuk kita..” tanya namja tampan itu sambil memegang cincin itu dari luar bungkusannya

“Mmm.. mwo? Aaahh~~ aku sangat menyukainya! Kau juga lupa huh? Aku juga suka warna hitam..” jawab yeoja itu

“ Ahh! Iya! Yeojachingu ku ini memang persis seperti ku, keke”

“ Kajja! Kau yang bayar ya… keke” ajak yeoja itu sambil mengandeng tangan namja tampan itu.

Mereka pun keluar dari “pink shop” itu, mereka saling tersenyum satu sama lain dan membuka bungkusan cincin itu. Namja itu pun memasukan cincin hitam itu ke jari manis yeojachingunya. Seketika itu pun yeoja itu menghindar.

“ Oppa! Jangan di jari manis!” katanya

“ Wae? Ada yang salah?” tanya namja itu dengan bingung.

“ Ani.. jari manis ini hanya untuk cincin pengikat ku dengan suami ku kelak.” Katanya sambil mengelus elus lembut jari manisnya.

“ Yak! Aku ini apa?” teriak namja itu

“ Kau namjachingu ku.. bukan suami ku.. keke” jawab nya

“ Kalau begitu aku akan menikahi mu! Aku akan menjadi suami mu yang memakaikan cincin pengikat kita ke jari manis mu..” jawab namja itu sambil menatap sendu ke dua bola mata yeojachingunya.

Yeoja itu hanya mengedip edip kan matanya tak percaya dan mengambil cincin itu. Tanpa basa basi, ia pun memakaikan cincin itu ke jari telunjuk kiri nya sendiri.

“ Pasang di telunjuk saja..” ia pun mengambil cincin yang satunya dan memakaikanya ke arah telunjuk kiri namjachingu nya.

Namja itu hanya menurut dan tersenyum simpul saat melihat kelakuan yeojachingu nya. Ia pun mengacak acak rambut yeojachingu nya.

Aku pun mengambil beberapa ikat rambut dengan sembarangan dan membayarnya di kasir.

“ Oh.. kau! Biasanya kau ke sini bersama pacar mu.. kemana dia? Sakit?” tanya ahjumma kasir itu. Aku pun hanya tersenyum simpul.

“ Aahh.. kami sudah putus..” jawab ku sambil tersenyum paksa

“ Mmwwoo? Wae? Kalian pasangan serasih..” tanya nya balik aku pun segera membayar dan mengambil barangku.

“ Ahh.. kamsahamnida, ahjumma ^^ lain kali berjumpa lagi ne..” kata ku tanpa menjawab pertanyaan ahjumma tadi. Aku pergi keluar sambil menunduk dan pergi ke rumahku yang memang tak jauh dari sini.

Aku pun tahu kalo kau masih memakai cincin itu. Kau memakainya saat pergi ke China lalu. Cincin tak berguna. Cih.

— (di rumah) —

“ Aku pulang..” kata ku singkat sambil melepaskan sepatuku.

“ Bagaimana audisi mu? Baik? Lancar?” tanya eomma ku, aku pun kaget seketika mendongak ke arah Eomma ku yang tengah berdiri di hadapan ku.

Aku pun tersenyum bahagia dan langsung memeluk eomma ku dengan erat.

“ EOMMA~~ ANAK MU INI!! TELAH MENJADI TRAINEE DI S.M. ENTERTAINMENT!!!” kata ku dengan sedikit berteriak

“ Jinjjayo? Hwaaa~~ Ah Jung Ra!!” eomma ku pun kali ini membalas pelukanku sangat erat dan berhasil menyesak kan napas ku.

Aku pun melepaskan pelukan kami.

“ Eomma! Telepon Appa! Beritahu dia!” kata ku bersemangat. Eomma ku pun langsung mengambil handphone nya dan mencoba untuk menelpon Appa. Appa ku memang jarang di rumah ia lebih sering di kantornya. Sementara eomma menelpon Appa, aku pun naik ke lantai atas tempat di mana kamarku berada.

Aku pun menghepas kan begitu saja tubuhku ke ranjang tidur ini. Tanpa melepaskan jaket ku.

Aku sudah tidak sabar masuk ke gedung S.M. lagi~ ingin melatih bakat ku di sana dan dipersiapkan untuk debut? Ku harap debutku tidak lama. Tapi akankah aku berpisah dengan Eomma dan Appa? Dan akan bertemu dengan namja itu!! ANDWAE!

(Author POV)

Selang satu minggu dari audisi. Ah Jung Ra pun hanya terus menunggu kabar lebih lanjut dari pihak S.M. ini sendiri.

Saat ini Jung Ra sedang melakukan aktivitas nya di sekolah. Ia termenung di dalam kelas sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

“ Hey~~ Jung Ra! Kau sedang apa?” tanya sahabatnya yaitu Ji Eun, Jung Ra pun membuka matanya dan menatap Ji Eun.

“ Molla~” jawabnya singkat

“ Bagaimana kabar audisi mu? Kau di terima kan.. kenapa kau murung!” balas Min Jung yang berada di sebelah Ji Eun.

“ Ani.. aku hanya tidak enak badan..” jawab Jung Ra,- kembali ia menyembunyikan wajahnya.

“ Hmmm.. jung Ra~ hmm…” gumam Ji Eun ke arahnya

“ Mwo?” tanya Jung Ra

“ Itu.. hmm.. ‘seseorang yang kau benci’ menelpon ku dan menanyakan perihal dirimu..” lanjut Ji Eun dengan agak sedikit takut jika Jung Ra merasa risih.

Jung Ra hanya mendesah kecil. Ia mendecak. Alisnya terlihat berkerut saat mendengar perkataan Ji Eun. Ia pun memberanikan diri untuk membuka mata dan menatap ke arah mereka.

“ Lalu kau, jawab apa? “ tanya Jung Ra dengan tidak bersemangat

“ Aku hanya bilang, kalo kau tidak mau diganggu lagi. Kau ingin sendiri. Yahh.. seperti yang kau bicarakan pada kami.” Jawab Ji Eun. –Min Jung hanya mengangguk

Jung Ra hanya tersenyum simpul.

“ Bagus lah..” jawabnya singkat. Ia pun menutup kedua matanya lagi.

—-

(Ah Jung Ra POV)

Aku pun melakukan beberapa hal yang bias aku lakukan yaitu membrowsing beberapa fansite fansite dan website SHINee, EXO. Aku semakin resah. Seperti ada sesuatu yang memanggilku, aku pun membuka e-mail ku.- Ku cek kotak masuk nya.

“ HWAAAA~~! SM!!!” ak pun berteriak dan langsung membuka isi kiriman e-mail ini, tepat tanggal 20 Agustus sekarang. Sehari setelah audisi ‘2012 S.M. Youth Star Audition’ di Seoul berakhir. Ohh.. mungkin semua akan dikonfirmasi setelah audisi selesai. Keke aku malah menginginkannya segera.

Kurang lebih, isi dari e-mail nya adalah. Untuk yang diterima training di S.M. harus datang hari Sabtu, 25 Agustus 2012 di kantor S.M. yang terletak 521 Apgujeong-2(i)-dong, Gangnam-gu. Alias kantor lama. Keke~ jam 01.00 PM KST.

Hmm.. untuk apa?

Aku pun menutup laptop ku dan memutuskan untuk tidur. Berkali kali aku mencoba menutup mata ini dan terlelap tidur, namun  tetap tidak bisa.

Dreett Dreett

Ku dengar getaran handphone yang tengah berada tepat di samping ku. Ku raih langsung handphone ku dan membuka tombol kunci nya.

Jung Ra, selamat…

Aku pun menghelakan napas ku sejenak saat melihat pesan singkat itu. Dari namja itu. Haruskan aku berganti nomor? Aku merasa tidak bebas! Click option dan click delete.

25 Agustus 2012 (S.M. Building)

Sampai lah aku di dalam gedung S.M. Building. Banyak juga yang hadir, tak luput Kim Yeon Rin!! Aku pun mendatanginya dan memberi salam.

“ Annyeong!!” sapa ku kepada nya, ku lihat wajahnya senang bertemu dengan ku.

“ Jung Ra-ah~~~ kau di sini juga? Hwaa.. kita akan masuk training di hari yang sama!” balasnya. Training? Secepat itukah?

Dalam beberapa menit pun aku masuk ke dalam kantor S.M., sebuah ruangan yang berdesign ruangan nya yah.. cukup keren keke

“ Duduk…” kata Lee Soo Man kepada ku. Aku pun duduk di suatu sofa putih dan tepat di hadapan ku sebuah meja kecil dengan vas bunganya. Aku duduk bersama sekitar 5 orang lainnya, yeoja. Dan salah satunya adalah Yeon Rin.

“ Bagaimana.. kalian merasa bahagia telah diterima training di sini?” basa basi Lee Soo Man ahjussi ke pada kami semua. Kami pun hanya tersenyum dan mengangguk malu.

“ Ahhh.. tunggu sebentar.” Kata nya sambil berbalik mengambil beberapa lembar dokumen yang tersusun rapi. Sementara beliau mengambil beberapa dokumen, aku mencoba untuk beradaptasi dengan mereka –orang orang yang nasib nya sama dengan ku, keke..

Tanpa hitungan beberapa menit, beliau telah melampirkan beberapa dokumen ke atas meja dan di tujukan ke arah kami.

“Ige mwoya?” tanyaku dalam hati.

“ Kalian telah diterima menjadi tranining di sini, dan ada beberapa ketentuan dan perjanjian.” Kata beliau sembari membuka dokumen itu.

“ Baca ini..” suruhnya. Kami pun membaca secarik kertas yang berada tepat di hadapan kami. Ada banyak kententuan di sini. Tak ku sangka sebanyak ini. Aku hanya menggeleng-gelengkan kepalaku pelan. Ternyata S.M. Ent seketat ini rupanya.

Kami pun berbincang bincang bersama Lee Soo Man, beberapa perjanjian pun kami penuhi. Kami menjadi semakin dekat satu sama lain. Obrolan kami tidak lain berisi tentang ketentuan menjadi trainee di sini dan juga harus siap jika ingin didebutkan.

“ Kalau begitu, semuanya telah setuju dan silahkan tanda tangan di sini.” Suruhnya sambil menunjukkan tempat untuk kami tanda tangani. Kami pun mentanda tangani. Dan beliau pun memberikan kami kertas yang ditujukan untuk orang tua kami. Setelah beberapa perbincangan selesai. Kami pun keluar dari ruangan.

—-

(Author POV)

Setelah mereka keluar dari ruang kantor S.M. mereka harus pergi ke ruang khusus yang dipersiapkan Lee Soo Man untuk mereka. Dari luar, 3 orang yeoja sedang menatap tajam ke arah Ah Jung Ra berserta 5 orang lainnya. Namun hanya satu yeoja dengan jaket yang menatap tajam ke arah Jung Ra.

“ Eugh~ siapa mereka? Trainee baru?” tanya yeoja yang memakai jaket hitam.

“ Iya.. mereka trainee baru. Dan sepertinya juga akan di debut-kan cepat oleh sonsaengnim.” Jawab yeoja yang di sampingnya.

“ MWO?! Mereka baru diterima namun sudah mau debut?! Aku saja yang training lama di sini belum di debutkan!” balas nya.

“ Hmmm… entahlah.. aku baru 2 tahun di sini keke.. kau sudah … 5 tahun.” Kata yeoja berambut hitam legam itu, Berbeda dengan kedua sahabatnya, yeoja dengan pakaian lengan panjang hitam kotak, ia hanya menghelakan napas panjang saat mendengar kedua sahabatnya seperti benci terhadap Ah Jung Ra dan kawan kawan. Ia sepertinya lebih baik dan sabar ketimbang kedua sahabatnya.

“ Aku tidak akan tinggal diam…” kata yeoja berjaket hitam.

“ Neo! Kau akan berbuat apa?! Tidak kan kau sadar? Perbuatan mu itu keji! Kau lupa? Tahun lalu kau melakukan hal yang sama terhadap training juga? Untung hal kemarin tidak diketahui oleh Lee Soo Man sonsaengnim!” jawab yeoja pakaian lengan panjang hitam kotak itu dengan tidak segan segan.

“ Yak! Kau ini! Kau ini terlalu baik, cih~” jawab yeoja berjaket hitam itu dengan mengerluarkan seringai khas nya.

“ Oh! Itu! Itu! Yeoja itu!” kata yeoja yang di samping mereka.

“ Mwo?! Yang mana? Kenapa?”

“ Yang berambut panjang, yang paling ujung.”

“ Oh.. wae?”

“ Aku dengar, dia dekat dengan Sehun sonbae!” kata yeoja samping mereka. Mereka saling kaget mendengar pernyataan itu. Yeoja yang memakai pakaian hitam kotak pun hanya membelakkan mata tak percaya. “ Sehun? ”

“ Ku dengar lagi, dia mantan pacar nya. Benarkah itu?” lanjutnya.

Mantan pacar?

“ Hah.. dia sepertinya di istimewa kan oleh sonsaengnim! Sekarang juga dia telah membuat skandal terhadap Sehun sonbae? Mau apa sebenarnya dia?!” kata yeoja yang memakai jaket hitam.

“ Kajja, Shin Yoon Ra!”

Dengan sekejap yeoja memakai pakaian hitam kotak pun mengerjapkan kedua matanya saat namanya dipanggil- Shin Yoon Ra- namanya.

“ Oh.. Ne..”

Sementara itu Ah Jung Ra dan kelima yeoja lainnya sedang diambang kecemasaan saat tepat berdiri di depan ruangan di mana Lee Soo Man lah yang menyuruh mereka ke sana. Jika dari luar, isi dalam ruangan itu pun terlihat lewat celah celah jendela kaca yang cukup modern di luarnya. Terdapat papan tulis putih yang lumayan besar, meja besar dengan bentuk panjang seperti meja meeting, dan beberapa kursi di sampingnya. Ruangan ini sungguh bersih, pendingin ruangan yang elegant dan tak luput juga beberapa laci yang sepertinya memuat banyak dokumen.

Ah Jung Ra dan kelima lainnya pun memberanikan diri untuk masuk. Mereka terkagum kagum saat melihat ruangannya. Yang mereka rasakan seperti berada di rumah sendiri. Mulut mereka hanya terbentuk ‘O’ alias menunjukan kekaguman mereka. Seseorang pun datang dan memberi salam ke arah mereka. Seorang namja. Namja yang bisa diperkirakaan umurnya adalah 30-an ke atas.

“ Annyeong haseyo..” sapanya, Yang lainnya pun hanya mengangguk salam.

“ Biarkan aku memperkenalkan diri saya terdahulu. Nama saya Lee Joon Ki, senang bertemu dengan kalian.” Ia pun menunduk untuk sekian kalianya. Ah Jung Ra dan lainnya pun membalasnya.

“ Silahkan duduk terdahulu.” Katanya  dengan sopan. Ah Jung Ra dan yang lainnya pun duduk dengan sopan dan baik. Ah Jung Ra duduk di samping Kim Yeon Rin.

“ Ok! Annyeong! Kalian pasti bingung kenapa di suruh untuk ke sini, keke” katanya, yang lainnya pun hanya tertawa kecil.

“ Kalian sudah di terima untuk trainee di sini. Dan telah memberikan persetujuan persyaratannya. Kalian adalah 6 yeoja yang dipersiapkan untuk debut. Lee Soo Man, telah melihat bakat kalian dan juga ini adalah project lama yang telah ia pikirkan matang matang.” Kata Joon Ki panjang lebar. Ah Jung Ra dan yang lainnya pun hanya terbelak kaget tak percaya.

“ Debut?” tanya yeoja yang disamping kanan Kim Yeon Rin, ia terlihat cantik dan juga imut.

“ Ye.. audisi ini memang kita adakan untuk mencari beberapa bakat untuk memenuhi kriteria project kami. Dari segi tampang, menyanyinya, dancing nya, aktingnya, minatnya, atau pun dari segi kepribadiannya.” Jawabnya dengan lembut dan perngertian. Ah Jung Ra hanya mengangguk jelas.

“ Cha! Untuk mengenal lebih jauh. Mulailah untuk mengenal satu sama lain. Aku yakin, kalian pasti tidak mengenal satu sama lain.. keke.. mulai perkenalkan diri kalian, menyangkut nama, tempat tanggal lahir, hobby, kemampuan kalian, dan cerita singkat kalian. Ok? Kita mulai dari yang … pertama, kau!” Joon Ki pun menunjuk Jung Ra. – Jung Ra pun menunjuk dirinya sendiri untuk meyakinkan dirinya sendiri. Joon Ki pun tersenyum dan mengangguk.

“ Ooo… Perkenalkan, jeoneun Ah Jung Ra imnida, lahir di Seoul 23 Juli 1995.. hmmm.. hobby ku menari, membaca buku, mendengarkan musik ataupun menyanyi.. keke, aku hidup dengan kedua orang tua ku dan adalah anak tunggal. Kata orang orang, aku ini orang yang penuh ambisi. Saat diterima di SM, aku tidak mempercayai nya! Aku merasa bahwa ini hanyalah mimpi, tapi itu semua salah. Ini nyata, aku snagat bahagia. Kemampuan ku adalah menyanyi dan menari. Kamsahmnida.” Perkenalan Jung Ra pun diakhiri oleh riuh tepuk tangan dari yang lain, sepertinya kelima yeoja lainnya sudah bisa mulai akrab dengan Jung Ra.

“ Keke.. selanjutnya, sepertinya hal ini akan semakin menarik. Ok!” balas Joon Ki.- Kim Yeon Rin pun berdiri, karena inilah gilirannya.

“ Annyeong.. Jeoneun Kim Yeon Rin imnida, lahir di Seoul, 30 Juli 1995. Hobby ku adalah mendengarkan musik, belajar musik, keke.. apapun itu yang berbau musik. Aku juga suka menyanyi. Selain itu hobby ku adalah membaca novel juga. Kemampuan ku yang paling ku senangi adalah menyanyi. Selain itu aku juga bisa sedikit dancing, walaupun tidak jago namun aku bisa. Bisa terjun di dunia musik adalah impian ku. Karena hal itu dapat membuat orang tua ku bahagia. Aku mempunyai 2 kakak perempuan, dan 1 kakak laki laki yang paling tua, keke.. Kamsahmnida.” Yeon Rin pun mengakhiri perkenalan singkatnya dengan senyuman manis nya.

Yeoja cantik dengan balutan baju casualnya pun berdiri.

“ Annyeong haseyo. Jeoneun Cho Hyun Ji imnida, lahir di Seoul 22 Maret 1994. Hobby ku adalah mendengarkan musik, menari hip hop, atau pun berenang. Kemampuan ku adalah menari, namun juga bisa menyanyi. Tapi aku lebih unggul di menari. Aku tinggal bersama kedua orang tua ku dan satu kaka perempuan. Aku sangat didukung oleh keluarga jika suatu saat aku akan terhun di dunia hiburan. Wajah ku terlihat sangar. Eugh? Atau kejam? Keke.. tapi berbeda dengan sifat ku. Aku lebih suka melindungi orang orang yang disekitarku. Kamsahmnida.” Hyun Ji pun mengakhiri percakapannya dan duduk kembali sambil merapikan rambutnya.

Yeoja yang di samping Hyun Ji pun berdiri. Yeoja dengan rambut yang pendek sebahu dengan balutan jaketnya yang manis pun tersenyum.

“ Annyeong..! Jeoneun Seo Eun Jung imnida. Lahir di Incheon 25 Januari 1995. Hobby ku adalah menyanyi dan menari, tapi selebihnya aku lebih suka berpetualangan. Aku lebih suka mengunjungi beberapa desa bersama keluarga ku, Sekedar menginap, untuk menghirup udara sejuk! Kemampuan ku lebih kepada rapping. Atau mungkin bisa menyanyi. Aku tinggal bersama orang tua ku di Incheon, aku mempunyai 2 kakak laki laki yang menyebalkan keke. Sekarang aku tinggal dengan bibi dan paman ku di  Seoul, dan akhirnya aku bisa masuk ke SM. Aku bahagia karena bisa membahagiakan orang tua ku di Incheon sana, Kamsahmnida”. Jelas nya dengan terus tersenyum dan menunduk salam ke lainnya.

Selanjutnya, yeoja dengan rambut panjang dengan sedikit warna coklat lurus pun berdiri.

“ Annyeong haseyo. Perkenalkan, jeoneun Park Ji Sun imnida. Lahir di Los Angeles 18 November 1994. Aku lebih dikenal dengan nama Sany. Hobby ku adalah mendaki gunung, bermain ski, atau pun melukis. Kemampuan ku yang paling menonjol adalah melukis? Aku juga menyukai hal hal yang berbau seni~ Aku menyukai menyanyi. Aku telah belajar bermain piano dan biola. Aku lahir di LA, dan dibesarkan hingga umurku 8 tahun. Di rumah, aku selalu diajarkan 2 bahasa yaitu Inggris dan Korea. Kedua orang tua adalah orang asli korea, namun mereka menetap di Amerika. Kamsahmnida! Salam kenal!” ia pun mengakhiri nya dengan senyum dan menunduk salam, yang lainnya hanya mengangguk angguk jelas.

Yeoja selanjutnya adalah yeoja yang imut pun berdiri,

“ Annyeong haseyo. Jeoneun Jung Shin Ra imnida. Lahir di California 26 Maret 1995. Aku sama seperti Sany, ah ani! Maksudku Ji Sun.. keke.. Aku juga lahir di Amerika namun lebih banyak di besarkan di korea. Di Amerika, aku lebih sering dipanggil dengan Angel. Berbeda dengan Sany.- Ayah ku adalah orang Amerika, sedangkan Ibu ku adalah orang Korea. Dan akhirnya menetap di Amerika hingga umurku 10 tahun. Aku juga cukup fasih berbahasa Korea, Inggris dan juga sedikit Perancis keke. Kemampuan ku lebih menonjol juga di bagian rapping atau pun dancing. Kamsahmnida!” ia pun menyudahinya dengan gembira.

“ Kalian bisa memanggil ku dengan sebutan apa saja kok keke..” balas Sany dengan sedikit aksen Amerikanya.

“ Yeay~~ Yeay~~ fiuhh.. cerita yang cukup panjang ye? Keke, tidak apa apa, tidak akan membuat kalian semakin dekat. Dari perkenalan singkat ini kalian harus lebih dekat ya, jika tidak ada halangan, kalian akan debut bersama. Aku di sini hanya sebagai pendamping kalian. Maksudnya yang akan menjaga kalian dan memonitoring kalian selama menjadi training..” kata Joon Ki dengan sedikit selingan candaan.

“ Woaahhh.. seperti menager?” tanya Hyun Ji

“ Ne! Tapi kalian tidak memerlukan manager untuk sekarang keke.” Jawabnya

“ Jadi, kami memanggil mu apa?” tanya Jung Ra. Joon Ki pun berpikir sejenak.

“ O… terserah kalian saja keke..”

“ Oppa?” tanya Angel, yang lainnya pun hanya tertawa.

“ Hwaa.. oppa? Bagus juga keke..” jawab Joon Ki dengan selingan tertawa

“ Eumm.. Oppa umurnya berapa?” tanya Ah Jung Ra dengan penasaran.

“ Mwo?! Umur? Aishh~~ bisakah kau tidak usah menanyakan umur! Aish! Jeongmal..” jawab Joon Ki,- Ah Jung Ran dan lainnya hanya tertawa melihat kelakuan Joon Ki.

“ Ani! Kalo kau tidak mau memberitahu kami umur mu, maka kami tidak akan memanggil mu oppa~~” kata Yeon Rin dengan mehrong nya. Lainnya pun hanya tertawa dan ber-toss dengan Yeon Rin. Di dalam ruangan, penuh dengan tawa mereka. Lee Joon Ki hanya mendesis kesal akibat kelakuan mereka, ia pun juga ikut tertawa bersama yang lainnya.

“ Yak! Aku berumur 31? Otte? Puas kah kalian? Kekeke..” jawab Joon Ki dengan tertawa. Yang lainnya pun berhenti tertawa dan kaget.

“ 31 tahun? Jinjjaeyo?! Ku kira kau sekitar berumur 25. Apakah kau sudah wamil huh?!” Balas Angel dengan masih setengah percaya. Ah Jung Ra pun mengangguk namun masih ada sedikit selingan tertawa (?), pertanda sama pendapat dengan Angel.

“ Eo… jeongmal? Yak! Aku ini sudah wamil~” jawabnya dengan ketus namun dengan ekspresi yang kanak-kanakan -_- , yang lainnya pun tertawa terbahak bahak di dalam ruangan.

Sementara itu di luar, Lee Soo Man tengah menatap ke arah mereka lewat jendela yang hanya tertutupi gorden tipis. Ia tersenyum simpul. Dan mengangguk paham dan akhirnya pergi,

“ Eo! Sekarang! Saya akan memberitahu kalian beberapa peraturan tambahan menjadi tranining di sini, apalagi kalian yang akan debut cepat.”

1.    Kalian harus tinggal di dalam suatu asrama atau apartement yang telah disiapkan oleh pihak kami.

2.    Selama di training, kalian tidak diperbolehkan untuk bersantai santai.

3.    Tidak membuat skandal selama training!

4.    Tidak selalu aktif kepada handphone atau hal lainnya. Hanya fokus untuk latihan!

5.    Dan yang terakhir. Saat debut nanti, usahakan jangan sampai kalian masih berhubungan dengan pasangan. Ini diperlukan untuk konsentrasi kalian dan juga agar tidak akan ada skandal besar nantinya.

“ Ok! Kalian mengerti?” tanya Joon Ki, kearah mereka. Ia pun mengehelakan napas melihat ekspresi kelima yeoja yang ada di hadapannya seperti berekspresi tidak percaya.

“ Eo.. siapa di sini yang mempunyai pasangan? Namjachingu?” tanya Joon Ki. Angel, Yeon Rin dan Sany pun terlihat malu dan hanya sering menunduk ke bawah, Jung Ra pun menyenggol bahu Yeon Rin. – Yeon Rin pun terkaget dari duduknya. Secara serentak, Angel, Yeon Rin dan Sany pun mengangkat tangan kanan mereka sedangkan wajah mereka masih menatap ke bawah. Lee Joon Ki hanya tersenyum simpul dan mulai berkacak pinggangnya. Sedangkan aku, Hyun Ji, dan Eun Jung hanya tertawa kecil.

Beberapa bincangan pun mereka lewati. Sampai akhirnya, mereka pun keluar ruangan dan pulang. Mulai tanggal 8 Agustus, mereka harus segera tinggal di apartement dan meninggalkan rumah. Mereka harus lebih konsentrasi dan fokus. Dan itu juga berarti jika mereka dan trainee SM lainnya yang diterima juga akan memulai kegiatan sehari hari mereka yaitu menjalani masa masa training yang berat.

—-

(Ah Jung Ra POV)

Aku pun keluar dari ruangan itu. Dan sepertinya ruangan itu biasa dipakai untuk belajar bahasa asing. Kami semakin dekat. Semenjak hal tadi, aku dan Angel pun juga semakin dekat. Wajahnya imut dan cantik. Ia tidak terlihat sebagai orang barat. Wajahnya sangat memiliki khas nya Korea, keke~ Sany, Yeon Rin, Angel, Eun Jung dan Hyun Ji menjadi tidak merasa canggung!

“ Cha! Kita sepertinya sudah dekat ye? Bagaimana jika kita jalan jalan?” ajak Hyun Ji~ dari kami semua, memang Hyun Ji lah yang paling bisa langsung dekat dengan kami. Aku pun mengangguk. Yang lainnya pun sama!

Kami pun berjalan bersama, seperti anak anak ayam dan bebek keke.. aku hanya tertawa mendengar candaan yang sering dibuat Eun Jung dan Sany. Entahlah, aku sedang tidak mau bercanda..

“ OMO!” aku pun tersontak dari lamunan ku sebentar saat Yeon Rin yang berada tepat di samping ku menggoyang goyangkan bahu ku yang sedari tadi ia gandeng. Aku pun menoleh ke Yeon Rin, ku lihat matanya tertuju ke depan, keke.. lucu, ia terlihat mematung~ Aku pun tersenyum kecil melihat ekspresi wajahnya. Ku tatap yang lainnya juga, mereka menatap ke arah yang sama mematung. Wae?! Aku pun menolehkan wajah ku depan dan menatap ke arah depan.

DEG

Itu …. itu …. aku pun melemas seketika. Jantung berhenti berdetak. Aku merasa sakit di dada kiri ku. Seperti ada yang menusuk ku di bagian perut dan dada. Aku melemas. Aku pun menerjap erjap kan mataku perlahan, dan menoleh ke arah lain. Agar tidak akan terjadi eye contact.

Aku pun menoleh sebentar ke arah Yeon Rin dan lainnya, mereka masih saja seperti ingin melihat pemandangan bagus yang ia lihat bisa lebih lama. Aku hanya melihat beberapa kali ucapan ‘wow’ keluar dari mulut mereka. Aku hanya menghelakan napas ku. Pas sekali! Ada dinding! Aku pun bersender di dinding dingin ini.

“ Omo~~ Jung Ra!! Ini moment yang bagus!!” Yeon Rin pun lagi lagi menganggu ku dengan usikan usikan nya.. ck. Aku hanya bisa menggelengkan kepala ku pelan agar dapat terlihat tidak perduli.

“ Kamsahmnida~~” aku pun mendengar teriakan mereka di sini. Dan sepertinya berjalan ke arah ku? Aniyo! Mereka mungkin akan berjalan melewati jalan yang tepat di hadapan ku. Jadi! Aku bisa melihat … namja itu? Oh Tuhan~~ bisakah aku buta sekali saja! Aku tidak mau melihat dia!! Andwae!

“ Mereka sangat tampan… saat mereka mengucapkan ‘kamsahmida’ pun terdengar merdu.. keke~ EXO-K memang jjang!” lanjut Yeon Rin, aku pura pura mendengarnya. Aku pun menutup mataku pelan dan mencooba untuk berlindung di belakang Yeon Rin, jika mereka datang … EXO-K.

Detakan detakan langkah mereka pun trdengar jelas dan semakin jelas.. Aku merasakan bahu Yeon Rin pun menurun. Ahhh..! Ia sedang menunduk memberi salam kepada EXO-K yang lewat, aku pun mengikuti Yeon Rin, menunduk memberi salam sambil menutup mata.

Aku pun menyudahi salam ku dan mulai lah ku tegak kan tubuh ku ini…

Mata ku terbelak saat melihat jari tangan seseorang.. Jari tangan yang putih dan terdapat cincin hitam legam di jari telunjuk kirinya. Aku seperti terpaku tanpa alasan di posisi setengah menunduk ini.

Ia masih memakai nya?

Di telunjuk kiri?

Aku pun terseyum tipis tak percaya. Ia masih memakainya. Tidak salah lagi.. cincin itu.. jari itu.. aku masih mengingatnya. Ada perasaan marah dan juga senang. Lagi  lagi, dunia ini seperti dunia slow motion lagi! Semua nya berjalan lambat! Aku pun menutup mata ku sejenak dan berharap saat aku membuka mata ini, semuanya akan menjadi normal kembali.

1…

2…

3…

Ku tegakkan posisi tubuhku. Aku pun merasakan sakit di lengan kanan ku, seperti ada yang sengaja memegang kuat? Aku pun membuka mata ku secara paksa dan melihat ke arah kanan ku. Yeon Rin lagi!! Wae!! Iya pun menggelengkan kepalanya seperti ingin memberitahu kan ku tentang sesuatu. Matanya tertuju pada satu objek. Aku pun perlahan menatap ke depan. Dan …

DEG

Lagi dan lagi… senyum itu… aku bisa melihatnya secara jelas sekarang… Ia tersenyum pada ku! Namja itu …. Keheningan itu pun kembali datang. Yeon Rin masih saja memegang kuat lengan kanan ku. Rasa sakit akibat Yeon Rin tadi, seperti buyar seketika. Aku hanya menatap kedua bola mata namja ini dengan tatapan kosong. Sudah lama aku tidak bisa menatap matanya dengan jarak sedekat ini. Ia pun tersenyum simpul.

“ Ah Jung Ra?” ia pun sepertinya mulai menyebut namaku, aku pun membuyarkan tatapan kosong ku dan menerjap erjap kan dua mataku, rasa nya perih, seperti tidak berkedip huh? Aku pun menunduk. Ku lihat member EXO-K lainnya sudah tidak ada di sini. Kemana mereka? Dan hanya tinggal namja satu ini? Sany, Angel, Eun Jung, Hyun Ji -kemana?

Yeon Rin pun kembali memegang kuat lengan ku dan ditambah dengan sedikit goncangan dari nya. Aku disuruh menjawab sapaan namja itu huh?

“ N..ne..” aku pun menjawab nya tanpa menatap ke arahnya, hanya tatapan ku bawah.. tepatnya lantai!

“ Kau.. kau…sedang ap- “

“ SEHUN!! SEHUNNIE!! KAJJA!” aku pun mendengar suara Suho yang meneriaki ….. namja yang tepat di depan ku sekarang.

“ Jung Ra! Sampai jumpa! Kita perlu bicara..” katanya sambil berlari ke arah member EXO-K lainnya yang sedang menunggu tak jauh dari kami. Aku hanya bisa mengangguk pelan.. dan bernapas lega setelah ia pergi menjauh dari ku.

“ Fiuuuhhhhh~~~~” aku pun menghelakan napas ku. Sepertinya tadi aku tidak bernapas. Dan sekarang lah waktu yang tepat untuk menghirup oksigen.

“ JUNG RAAA~~~!!!” Sany, Angel, Eun Jung, Hyun Ji pun datang sambil meneriaki nama ku. Ternyata mereka sepertinya sengaja mengumpat dan meninggalkan aku sendiri bersama Yeon Rin dan … dia.

Aku pun mendecak kecil. Dan menatap ke arah langit langit kantor.

“ Omo!! Bagaimana bisa! Oh Sehun!! Kenal dengan mu! Hwaaa!! Kau harus bercerita!!” kata Hyun Ji kepada ku sambil menggocang goncang kan tubuh ku yang tak kalah keras dari Yeon Rin. Yang lainnya pun mengangguk, pertanda setuju dengan usul Hyun Ji.

“ Kita bicarakan nanti ye? Kita jadi jalan jalan atau tidak? Kalo tidak aku ingin pulang…” jawab ku dengan lesu dan mendahului mereka berjalan di depan.

“ Jung Ra!! Kami jadi jalan jalan kok!! Heey! Heyy!! Jangan tinggalkan kami!” kata Eun Jung.

—-

(Author POV)

­Jung Ra berserta yang lainnya pun jalan bersama keluar kantor. Dan mulai untuk pergi meninggalkan gedung SM.

Seseorang yeoja yang memakai pakaian hitam kotak pun seperti melihat kejadian tadi. Ia hanya melipat kedua tangan nya di depan dadanya. Dan mengerutkan alisnya, sepertinya ia sedang memikirkan sesuatu.

“ Itukan mantan pacar Sehun?” gumamnya sambil menoleh ke arah Jung Ra yang semakin dekat dengan pintu masuk gedung SM.

“ Manis juga… Aish! Kenapa ia tidak bercerita kepada ku!!” ia pun berbalik dan pergi ke dalam. Ia duduk di tempat duduk yang memang tersedia.

Ia pun membuka flap handphone nya dan memulai untuk mengetik sesuatu.

“ Temui aku nanti. Jika jadwal mu kosong. Kita perlu bicara.”

~TBC~

Wait For [2nd Story | B] Ini author pisah jadi mudahan 2 part XD A sama B, soalnya panjang banget -_-

Aaaahhh~~ gumawo udah mau baca! Otte? Sekarang namja nya udah ketebak kan XDD dan jawabannya adalah Oh.. Sehun … keke~ banyak yang comment Oh Sehun, ye? Kalian bener!  Bagi pemenang silahkan ambil hadiah nya di orang tua masin masing #eaa -_-v Oh ya! Sekalian yang mau tau sebenernya gimana sih bentuk ‘cincin hitam legam’ nya yang dipake si namja itu loh XD *lirik ke Sehun* cek aja foto Sehun pas EXO-K pergi ke China (120704) kkk~~ atau liat  di sini ^^

*deep bow* Jangan lupa RCL! Don’t be silent readers!! -,_,- *bow*

 

20 responses to “[2nd | A] MY STORY – I WANNA BE A SUPERSTAR

  1. ohh..ternyata sehun~untung bukan suamiku keke..hufft
    aku juga deg2 an kok pasti kalo ketemu anak2 exo..hehe
    itu trainee lamanya jahat ya >< yoona eonni aja 7 thn..dia yg 5 thn udah ngeluh *keselsendiri *bakarchanyeol #plak
    jungra! fighting! semoga sukses!!!!! keke
    lanjutan nya ditunggu ya! keep writing…

  2. Pingback: [3rd] MY STORY – I WANNA BE A SUPERSTAR (Special love) | FFindo·

  3. Aneh juga kenapa jungra pake marah segala ke sehun. Apa karena diputusin menjelang debut? Heehh sebetulnya agak kesel jg sma jungra dgn kekesalannya. Yg ini “Ternyata mereka sepertinya sengaja mengumpat dan meninggalkan aku sendiri bersama Yeon Rin dan … dia.” Menurutku harusnya bukan “mengumpat” tapi “bersembunyi” soalnya kalo mengumpat kan artinya melontarkan kata2 yg tidak pantas.Aku tau maksud authornim itu “ngumpet”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s