[Freelance] I love my oppa

Author : rzhakura

Cast :
– Choi Minho
– Choi Soora (you)

Other Cast :
– Lee Taemin
– Park Minhye (OS)

Rating : PG-15

Genre : Romantic, AU

Read > Like > Comment ^^
***

“Apa kau oppa-ku?”
“Pertanyaan bodoh apa itu? Tentu saja, aku ini oppa-mu”
“Lalu, bagaimana perasaanmu kepadaku?”
“Nde?”
“Apa kau mencintaiku sebagai dongsaeng-mu? Apa kau tidak malu mempunyai adik tiri sepertiku?”
“Hahaha tentu saja aku mencintaimu, Soora ah. Untuk apa aku harus malu? Aish, hentikan pernyataan bodohmu itu”
“Aku tidak bisa tenang oppa…”
“Selamanya kau akan menjadi adik-ku dan aku tidak peduli dengan anggapan semua orang tentang tali persaudaraan kita yang tidak terikat darah sedikitpun. Kau dan aku tidak akan pernah berpisah. Mulai sekarang dan selamanya, kau menjadi bagian dari keluarga Choi, namamu bukan Lee Soora lagi tetapi Choi Soora. Dan, kau masih mempunyai kedua orang tua yang masih menyayangimu, aku yakin jika appa dan eomma kandungmu akan senang melihatmu dari surga sana”
“Apa kau yakin dengan ucapanmu, oppa?”
“Ya! Apa kau lupa jika kita sudah 5 tahun menjadi saudara? Dan sampai mati pun, kita akan tetap menjadi saudara, Soora ah”

***
Soora’s POV
“Oppa… aish ppali! Kita sudah hampir telat” teriaku didepan kamar Minho oppa
Dia oppa-ku satu-satunya yang aku sayangi, walaupun dia bukan oppa kandungku tapi setidaknya dia selalu membuatku nyaman dan selalu membuatku untuk tetap menganggapnya sebagai oppa kandungku sendiri.
Dari kecil, aku sudah diangkat menjadi bagian dari keluarga Choi. Keluarga kandungku meninggal dalam sebuah kecelakaan tragis yang merenggut nyawa appa dan eomma, dan yang lebih menyakitkan lagi ketika kecelakaan itu berlangsung aku tepat berada di depan mereka dan aku masih bisa mengingat berapa banyak darah yang mengalir dari tubuh appa dan eomma.
Saat itu aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi, aku tersesat sendiri di Kota Seoul yang baru pertama aku kunjungi dulu bersama appa dan eomma, yang kemudian kota itu membuat aku kehilangan mereka… Sampai suatu saat secara tidak sengaja keluarga Choi menemukanku dan mereka merawatku serta mengangkatku sebagai anak mereka hingga saat ini…
“Soora ah”
Aku tersentak terkejut dengan tepukan sebuah tangan di pundak kananku, aku mengarahkan tubuhku kearah pemilik tangan itu. Seorang namja tinggi dengan dagu yang bagus sedang tersenyum kepadaku dan mengacak-acak rambutku
“Kau sedang memikirkan apa,huh? Sudah dari tadi aku memanggilmu tapi kau hanya diam saja hahaha mianhae kalau aku telah mengejutkanmu” ujarnya
“Gwaenchanayo, aku hanya berfikir betapa beruntungnya aku bisa menjadi bagian dari keluarga Choi” jawabku sambil merapikan rambutku
“Bilang saja kalau kau memang bangga menjadi adikku” ujarnya disertai senyuman mautnya itu
“Aku rasa kau sudah tahu jawabannya oppa…”
Dia tidak berujar apapun, dia mencium keningku dan kemudian tersenyum lagi kearahku dan itu membuatku sangat terkejut…
“Itu ciuman pertamaku dikening seorang yeoja dan aku hanya memberikannya kepadamu. Jadi jangan berfikir yang tidak-tidak” ujarnya yang seakan tahu jalan fikiranku
“Ya! Jangan mengira aku berfikir yang tidak-tidak, Choi Minho” ujarku sambil mendorong pelan pundaknya
“Choi Minho?” ujarnya
“Minho ah, Soora ah. Cepat turun, kalian sudah hampir terlambat ke sekolah!” ujar eomma dari lantai dasar
“Nde” jawabku dan oppa bersamaan

***
Author’s POV
“Soora ah, kau sudah dengar berita tentang oppa-mu itu?” ujar seorang yeoja yang tiba-tiba menghampiri Soora
“Ani, memang ada apa?” tanya Soora yang masih sibuk dengan pr-nya yang buru-buru ia selesaikan karena sebentar lagi bel masuk sudah berbunyi
“Oppamu itu, dia pacaran dengan Park Minhye”
Sontak Soora langsung menghentikan aktivitasnya, dia menatap yeoja yang berada didepannya itu dengan tatapan tajam
“Jangan bercanda, Soorim ah, itu benar-benar tidak lucu” ujarnya kepada yeoja bernama Soorim itu
“Aku tidak bercanda, ya! Apa kau tidak sadar jika semua anak disini memperhatikanmu untuk menunggu reaksimu, huh?”
Soora langsung melihat keadaan sekitarnya. Ucapan, Soorim tidak salah, saat ini semua anak memperhatikannya…
“Aku ingin bertemu dengannya” ujar Soora dengan dingin
“Ya! Tapi pekerjaanmu bagaimana? Kau mau mati nanti dihajar ahjussi galak itu?” teriak Soorim
Tapi sia-sia saja Soorim mau berteriak sekeras apapun, karena Soora sudah pergi mencari oppa-nya itu…
***
Suasana kelas Minho sangat ramai, sejujurnya Soora benar-benar tidak berani datang ke kelas Minho yang penuh dengan manusia licik dan berisik itu. Tapi, mau bagaimana lagi, dia benar-benar tidak bisa menahan berbagai pertanyaan yang akan dia berikan kepada Minho.
Baru sekali Soora mengetuk pintu kelas Minho, suasana mendadak sepi dan tenang. Semua mata hanya tertuju kepada pintu kelas mereka yang berdiri seorang yeoja cantik dengan wajah canggung mewanti-wanti reaksi semua orang, yap siapa lagi yeoja itu kalau bukan Soora.
“Ngg… Mianhae, aku mengganggu kalian, sunbaenim” ujarnya sambil membungkukan sedikit badannya
Soora sedikit terkejut ketika dia menegakan kembali badannya sudah berdiri seorang namja manis dengan rambut jamurnya itu
“Ah, Taemin-ssi” ujar Soora canggung
“Kau mencari siapa, Soora ah?” tanya Taemin
“Aku…”
Taemin yang merasa Soora begitu canggung dengan keadaan seperti itu, langsung menarik yeoja itu menuju taman belakang sekolah mereka
***
Minho’s POV
“oppa, ada yang ingin aku tanyakan kepadamu dan aku harap kau berkata sejujurnya”
Aish, yeoja itu benar-benar banyak tingkah. Kalau bukan gara-gara masalah itu, tidak akan pernah aku memacarinya sampai kapanpun. Lagi pula, dia betah sekali berada lama-lama di taman belakang sekolah padahal 2 menit lagi sudah mau bel masuk
“Ya, oppa, kenapa kau diam saja, huh?” ujarnya lagi
Aku hanya menatapnya saja dan tetap tidak berujar apapun
“Bagaimana perasaanmu kepada Soora?” tanyanya
“Apa urusanmu?”
“Itu jelas urusanku, karena kau adalah namja chinguku sekarang”
“Aku menyayanginya”
“Menyayanginya sebagai apa? Semua orang tahu jika dia bukan adik kandungmu dan bisa saja kau sebenarnya menyayanginya lebih dari seorang dongsaeng”
“Pertanyaan bodoh apa itu, huh?”
“Oppa, kalau kau benar-benar mencintaiku, tolong cium aku walau itu hanya di kening saja…”
Air mata Minhye perlahan keluar membasahi pipinya, ada penolakan dalam hatiku tapi mau bagaimana lagi, aku harus menciumnya. Dengan menciumnya, itu mungkin bisa membuatku perlahan mencintainya…
“Kenapa hanya diam saja? Kau… Kau tidak mencintaiku?” ujarnya dengan nada lirih
Minhye segera berdiri dan hendak menuju kelas karena bel sudah berbunyi. Aku kemudian berdiri juga dan menarik lengannya serta membawa tubuhku mendekat kearahku, bibir kami bertemu…
***
Minhye’s POV
“Kau sudah mulai bisa berbicara disini kan, Choi Soora?” tanya Taemin
Sebenarnya umur Taemin dan aku sama tapi dia lebih dulu masuk sekolah sehingga dalam tingkat kelas dia lebih tua dariku. Sedangkan, Minhye dia sama tingkatnya dan umurnya denganku
“Taemin ah, apa Minho oppa dan Minhye benar-benar pacaran?”
Taemin sedikit terkejut mendengar pertanyaanku, tapi kemudian dia menunjuk sebuah kursi yang jaraknya tidak jauh dari kami
“Kita bicara disana saja” ujarnya
Aku mengikutinya menuju kursi itu, dia langsung duduk dikursi tersebut dan kemudian menepuk kursi kosong disampingnya yang secara tidak langsung menyuruhku untuk duduk disampingnya
“Cepat jawab, Taemin ah. Aku tahu kau dengan dengan oppa, jadi tidak usah membantunya untuk menyembunyikan rahasia itu” ujarku dengan nada dingin
“Ne, kau benar. Dia sudah pacaran dengan Minhye”
“Kapan?”
Taemin tidak menjawab pertanyaanku, dia malah menundukan kepalanya sambil mengacak-acak rambutnya. Aku rasa Taemin juga sama sepertiku yang tidak memperdulikan bunyi bel yang sudah berdering, kami sibuk dengan urusan masing-masing
“Kapan, Taemin ah? Kau tidak bisa mendengarku, hah?” ujarku dengan suara meninggi
Aku menggigit bibir bawahku berusaha menahan air mataku agar tidak mengalir, tapi sia-sia saja usahaku karena air mata itu mengalir perlahan membasahi pipiku
“Sejak… Sejak…” ujar Taemin terbata-bata
Aku bisa merasakan kejanggalan kepada Taemin, aku menghembuskan nafas kesal melihat tingkahnya sambil memandang keadaan taman sekitar berusaha menenangkan pikiranku, tapi…
“Minho oppa…” ujarku lemas
Minho oppa… sedang berciuman dengan Minhye? Kini kakiku mendadak lemas dan aku-pun terjatuh lemah di rumput-rumput taman
“Soora ah, gwaenchanayo?” ujar Taemin sambil menolongku berdiri
Aku menepis tangannya yang berusaha menolongku, emosiku saat ini benar-benar naik. Apa ini rasanya cemburu kepada seorang namja yang aku sukai? Jadi, selama ini aku mencintai oppa-ku sendiri? Dan selama ini, aku selalu terbutakan oleh perasaanku sendiri yang mengatakan bahwa Minho oppa akan menjadi miliku selamanya walaupun dia hanya oppaku saja?
“Sejak kapan, TAEMIN AH?” teriakku gusar
“3 hari yang lalu…”
Aku langsung mengepalkan tanganku sendiri. Aku benci melihatnya berciuman dengan Minhye! Aku benci perasaan tidak wajarku kepadanya!
“Kau kenapa, hah?” Tanya Taemin
Aku langsung menunjuk kearah Minho oppa dan Minhye, Taemin mengikuti arah telunjuk-ku
“Soora ah… Mianhae, gara-gara aku kau melihat itu…” ujarnya kemudian
“Itu bukan salahmu Taemin ah…”
“Apa kau mencintai Minho?” tanyanya
Kini, Taemin kembali memapahku berdiri dan kemudian mendudukanku dikursi sampingnya dan aku menyenderkan kepalaku di pundaknya
“Aku baru sadar perasaan cemburu kepada seorang namja, aku baru sadar rasanya kehilangan seorang namja, dan aku baru sadar bahwa aku benar-benar sudah gila karena mencintai oppa-ku sendiri, Taemin ah” jelasku sambil berusaha menghapus air mataku yang masih terus mengalir
“Cinta memang butuh pengorbanan, Soora ah. Aku kira kau sudah tahu jika Minho sudah berpacaran dengan Minhye sejak tiga hari yang lalu, karena Minho berkata kepadaku kalau dia akan memberitahumu”
“Dia membohongimu, Taemin ah… Dia sangat kejam…”
“Walaupun dia kejam, tapi dia tetap oppa-mu, Soora ah. Dan aku ingin berkata satu hal kepadamu”
“Apa?”
“Aku mencintaimu, Choi Soora. Aku tahu ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan hal itu, tapi… Harus kau tahu, aku rela jika kau menjadi milik Minho walaupun hatiku akan sakit, tapi aku bahagia melihatmu bahagia, itu yang dinamakan cinta…”
Aku benar-benar tidak bisa berkata apapun, disampingku ada seorang namja yang mencintaiku tapi disisi lain aku mempunyai seorang namja yang aku cintai…
“Mianhae, Taemin ah, aku benar-benar tidak tahu”’
“Haha gwaenchanayo, kita bisa menjadi sahabat kan?”
“Ne” jawabku sambil berusaha tersenyum
***
Author’s POV
Saat ini sudah jam pulang sekolah, seperti biasa Minho selalu menunggu Soora didepan gerbang sekolah sambil bersender di mobilnya. Sudah 30 menit, dia menunggu dongsaeng-nya itu, tapi dia tidak kunjung keluar
“Soorim ah, kau lihat Soora?” tanya Minho ketika melihat Soorim berjalan keluar gerbang
“Tadi sekitar jam 9, dia meminta ijin pulang, badannya panas dan wajahnya pucat” ujar Soorim
“Mwo? Kenapa tidak ada yang membertitahuku, hah?” tanya Minho dengan nada meninggi
Ini kebiasaan Minho, jika sesuatu terjadi dengan Soora dia pasti langsung khawatir
“Mianhae, aku juga tidak tahu sunbaenim”
“Dia pulang sendiri?”
“Dia dijemput supir, sunbaenim”
“Ah, gomawoyo” ujar Minho sambil masuk ke dalam mobilnya yang kemudian berlalu ke rumah
***
“Soora ah, gwaencahanyo?” ujar Minho yang langsung masuk ke kamar Soora
Tidak ada jawaban dari yeoja itu, dia malah fokus menatap kosong ke arah luar jendela kamarnya
Minho langsung berlari menghampiri Soora dan kemudian menggenggam kedua tangan Soora
“Mianhae, aku baru tahu sekarang kalau kau sakit…” ujar Minho
“Bagaimana perasaanmu ketika mencium seorang yeoja, oppa?” ujar Soora dengan nada dingin
Minho langsung terkejut mendengar ucapan Soora, dia benar-benar terpaku dan tidak bisa berujar apapun kepada yeoja didepannya ini
“Apa maksudmu, Soora ah?” ujar Minho dengan suara yang sedikit kaku
“Jangan membohongiku, oppa. Kau kan tahu, aku paling benci dibohongi”
“Kau melihatnya tadi?”
“Hah, selama ini kau menganggapku siapa, huh?”
“Ya! Kau bicara apa, huh?” ujar Minho yang suaranya mulai meninggi
“AKU MENCINTAIMU, OPPA!” ujar Soora yang suaranya sudah meninggi dan kemudian air matanya megalir lagi
Minho bisa merasakan seakan ada peluru yang sudah tertembak di dadanya, rasanya sakit sekali mendengar ucapan itu…
“Kenapa kau harus membohongiku? Kenapa harus aku yang tidak tahu kalau kau berpacaran dengan Minhye? Wae? Wae?”
“Kau tidak tahu maksudku…”
“Maksudmu? Kau mau membohongiku, apa lagi huh?”
“Soora ah…”
“Aku benar-benar sudah gila dengan perasaanku sendiri, oppa… Baru kali ini, aku bisa sadar bahwa aku benar-benar mencintaimu…”
“Mianhae…” ujar Minho lemas
“Aku rela kalau kau bersama dengan Minhye, tapi aku tidak rela jika kau membohongiku!”
“Soora ah, dengarkan penjelasanku”
“Penjelasan apa lagi, oppa?” jawab Soora dengan nada dingin
“DENGARKAN DULU, CHOI SOORA!” bentak Minho
Kini Soora diam, tetapi air matanya masih terus mengalir, Minho rasa ini waktu yang tepat untuk menceritakan semuanya
“Aku sudah memutuskan hubunganku dengan Minhye tadi, karena aku merasa menjadi seorang namja yang pengecut dan munafik, karena aku hanya memanfaatkannya untuk membuat perasaanku berpaling dari seorang yeoja yang sebenarnya aku cintai. Aku kira, dengan belajar untuk mencintai Minhye, aku bisa melupakan perasaan itu… Ternyata tidak, aku tidak bisa menghindari perasaanku bahwa aku mencintaimu, Soora ah…” jelas Minho
Soora langsung menatap Minho dengan tatapan terkejut, dia benar-benar tidak menyangka jika Minho akan mengatakan hal seperti itu kepadanya.
Keadaan sempat hening sesaat, karena Minho memulai pembicaraan lagi
“Tidak ada salahnya mencintai seorang dongsaeng yang bukan adik kandungku sendiri, aku takut jika aku munafik karena mencintai dongsaeng-ku sendiri dan aku takut kau tidak mencintaiku, makanya aku memutuskan cara itu. Aku juga tahu jika Taemin menyukaimu, jadi aku fikir, dia akan cocok untukmu, Soora ah…”
“Oppa…”
Soora langsung memeluk Minho, begitu juga dengan Minho…
Minho kemudian melepaskan pelukan mereka dan kemudian menatap Soora dengan lembut
“Would you be my girlfriend?” ujar Minho
Soora kemudian menganggukan kepalanya sambil tersenyum, dan Minho langsung mencium bibir Soora dengan lembut… Mereka yakin jika keputusan untuk menjalin hubungan satu sama lain adalah hal yang terbaik…
-END-
Sebelumnya, aku mau berterima kasih sama FFindo yang udah mau publish FF aku hehe, aku juga makasih banget sama Readers yang udah meluangkan waktunya buat baca FF aku ini hehe
FFini murni dari otak aku, jadi aku bisa jamin 100% dan bisa bertanggung jawab kalau ini emang FF ciptaan aku sendiri ^^
Mian kalau alurnya kecepetan, atau ceritanya kepanjangan/kependekan, terus ada kata-kata lebay, kurang romantis, sama ceritanya gak jelas hehe
Ini FF pertama aku yang berhasil aku publish hehe, jadi kalau banyak kekurangan mian banget ya J
Ada pertanyaan, kritik, saran? PLEASE COMMENT GUYS ^^

Advertisements

5 responses to “[Freelance] I love my oppa

  1. kren kok thor, tpi awal”x aq pkir minhye ngancem k minho(?) J sadx ada, romancex jga ada 🙂
    gud job thor, Fighting! 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s