Black Rose – Team

Title                  : Black Rose | Team

Author              : Yeonnia

Rating               : PG15

Length              : –

Genre               : Mistery, Dark, Horror little bit Romance

Main Cast        :

  • Park Ji Yeon
  • Son Na Eun
  • Jung Eunji
  • Cha Baro
  • Lee Jeongmin
  • Lee Chunji

Summary          :“Kenapa yah tiba-tiba kita disuruh kembali ke kamar?”

Previous ~ Prolog | This Hasn’t Yet Begin | Team

—— Black Rose —–

 

            Jiyeon memasuki kelas barunya. Tidak cukup ramai, dan benar-benar hening. Di masukinya kelas tersebut dengan Eunji di belakangnya. Yah mereka satu kelas. Naeun? Dia lebih muda dari Jiyeon dan Eunji.

“Eunji-ssi kita duduk sini saja, sepertinya kosong” panggil Jiyeon, namun Eunji masih belum tersadar karena sibuk dengan ponselnya.

“Eunji-ssi, Jung Eunji” panggil Jiyeon lagi.

“Eoh? Ah ne hehe maaf, aku tidak sadar” sahutnya kemudian yang baru terasadar namanya di panggil.

“Tidak apa, kita duduk sini yah” ucap Jiyeon sambil menaruh tasnya di atas meja. Begitu pun Eunji.

Aura disana mulai berubah, Jiyeon merasakan betul aura dingin disana. Namun Eunji hanya santai dan tetap berkutat dengan ponselnya. Jiyeon mengedarkan pandangannya ke setiap sudut kelas. Bulu-bulu halus di sekitar lengannya mulai berdiri tegak. Dia merinding.

“Eunji, kau merasakan sesuatu aneh disini?”

“Maksudmu? Aku tidak merasakan apa-apa, mungkin hanya perasaanmu saja”

“Aku merinding”

“Merinding? Baiklah ayo kita keluar saja dari sini” katanya seraya menarik tangan Jiyeon keluar kelas.

—- Black Rose —-

Yeoja berambut panjang tersebut mengedarkan pandangannya pada sekolah barunya tersebut. ‘Tidak begitu buruk, sama seperti sekolah lain’ ucapnya dalam hati. Menggenggam sapu tangan merah mudanya erat.

“Naeun, sedang apa?” sontak yeoja bernama Naeun itu pun menoleh kea rah sumber suara. Di dapatinya dua yeoja cantik yang sudah dia kenal.

“Eh, Eunji eonni Jiyeon eonni. Tidak, aku tidak sedang apa-apa hanya melihat ke sekitar” Jiyeon dan Eunji hanya mengangguk sambil mengambil tempat duduk disamping Naeun.

“Eonni ini apa?” tanya Naeun saat mendapati stiker aneh di lengah kemeja Jiyeon.

“Eh? Ini, ahh kemarin ahjussi penjaga sekolah yang memberikannya padaku, entah bagaimana dia melakukannya tapi stiker ini tetap tidak mau lepas” jelas Jiyeon.

“Aku seperti tidak asing dengan stiker tersebut, seperti pernah melihatnya tapi aku tidak ingat betul” ucap Eunji kemudian.

“Sudahlah kenapa mempermasalahkan stiker ini, mungkin ahjussi itu hanya ingin menandai ku saja, jika aku pernah telat keke” gumam Jiyeon sambil terkekeh.

AAAAAAAAAAAAA

Sebuah teriakan menggema. Membuat area tersebut tiba-tiba berubah menjadi hening. Pandangan tertuju pada toilet siswa putri. Yeoja paruh baya yang baru saja keluar dari ruang guru tersebut berlari kearah toilet, di ikuti dengan siswa-siswi di belakangnya.

“Seonsaengnim, ada apa?” tanya salah satu siswi.

* * *

Jiyeon mengambil sebuah kursi untuk di dekatkan duduk bersama Naeun dan Eunji. Semua siswa sibuk membicarakan kejadian tadi, begitu pun dengan mereka bertiga.

“Aku penasaran” gumam Jiyeon tiba-tiba.

“Maksud mu?” tanya Eunji, mendapati sesuatu aneh di pikiran Jiyeon.

“Aku penasaran dengan kejadian tadi, aku ing …”

“Seluruh siswa Gidae, harap kembali ke kamar masing-masing”

Kalimat Jiyeon terpotong ketika sebuah pengumuman berbunyi. Naeun bangkit dari tempatnya duduk tadi, mengulum senyum kearah Jiyeon dan Eunji kemudian berlari keluar kearah kelasnya.

“Aku ingin …” baru saja Jiyeon ingin melanjutkan kata-katanya,

“Sudah bereskan dulu barang-barang mu” Eunji sudah lebih dulu memotongnya, dengan perasaan sedikit kesal Jiyeon menuruti kata-kata Eunji.

* * *

“Kenapa yah tiba-tiba kita disuruh kembali ke kamar?” tanya Naeun seraya menaruh tas ranselnya tepat di samping ranjangnya.

“Aku tidak tahu”

“Mungkin saja karena kejadian tadi”

* * *

Naeun POV

“Jeongmin-aa” aku berteriak memanggil namja berambut coklat disana. Dia Lee Jeongmin, sahabat lama ku.

“Wae?” aku hanya mendengus kesal dengan pertanyaannya barusan.

“Aniya, hanya ingin memanggil. Oh iya, bolehkan aku meminta nomor ponsel mu?” ucapku kemudian.

“Tentu” sahutnya seraya memberikan ponselnya padaku.

Setelah beberapa menit mengetikan nomorku pada ponselnya dan melakukan missed call, ku berikan kembali ponsel miliknya. Sungguh aku benar-benar bahagia dan merasa menang.

“oh ya sudah yah, aku kembali ke kamar dulu. Ppaii Jeongmin” melambaikan tangan ku kearahnya dan berjalan meninggalkannya.

Naeun POV End.

Normal POV

Orang berjubah tersebut tersenyum tipis. Tatapannya sungguh terlihat penuh kemenangan, melihat kejadian yang baru saja terjadi di hadapannya. Tangannya yang pucat dengan kuku-kuku yang panjang dan runcing tersebut kini dihiasi dengan cairan merah. Darah. Perlahan dia berjalan pergi meninggalkan tempat itu, namun jejaknya berhasil menempel di atas lantai koridor yang baru saja dia tempati.

Someone POV

            Dia lagi, dia benar-benar kembali. Aku melihatnya lagi untuk yang kedua kalinya sejak dia tiba-tiba menghilang begitu saja beberapa bulan yang lalu. Namun, hey sesuatu janggal tertangkap mataku. Aku berjalan kearah koridor yang sejak tadi aku perhatikan. Seperti seorang detective, aku mencari beberapa jejak yang aku rasa tertinggal di sana.

Itu dia! Ku usapkan jari telunjukku pada cairan merah tersebut. Ku cium aroma dari cairan merah tersebut. Kental, anyir, dan masih sangat segar.

“Sudah kuduga, dia akan mengambil korban lagi!”

“dan dia sudah mendapatkannya. Tidak akan ku biarkan kau mengambil siswaku!!!”

Someone POV End.

Jiyeon POV

            Aku, Eunji, dan Naeun menatap lekat, Yoon seonsaengnim sedang mencium sebuah cairan berwarna merah. Itu pasti darah aku yakin.

“Apa yang Yoon seonsaengnim lakukan?” tanya Naeun.

“Aku pun juga tidak tahu” jawab Eunji.

“Ini aneh!! Kita memang harus menyelidikinya!!” pekik Jiyeon tegas. Hingga membuat Yoon seonsaengnim terlonjak dari posisinya, dan menyadari kehadiran kami bertiga.

Sorot matanya menampakan sebuah kepanikan. Dia benar-benar kaget denga kehadiran kami. Kenapa begitu? Kenapa semua guru di Gidae seperti menyembunyikan sesuatu.

“Ka-kalian?” ucap Yoon seonsaengnim terbata-bata.

— To Be Continue —

I’m back :3

udah lama vakum >< akhirnya balik !!

dan kayanya ini part gak jelas yah? aku aja yang nulis gak tau FF ini masih 1 jalan atau gak ._.v tapi semoga aja masih :@

oke segitu aja deh :33

gomawo 😀

18 responses to “Black Rose – Team

  1. waaaaahhhhh thoooorrrr XD
    kereeeeeeeeeennnnn
    aku tunggu loh kelanjutannya yah
    awas klo sampe ngga dilanjutin
    ntar aku lempar pake bias’a author *peace*
    beneran ditunggu loh thor 😀

  2. baguuuus!
    ini baru prolog kah? 😀
    siapa kah sosok berjubah hitam itu~
    *jeng jeng*
    lanjutannya ditunggu thor,
    hwaiting~^^ xD

  3. kejadian? kejadian apa????
    uuuuhhhh penasaran! terutama sama sifat guru dan manusia berjubah itu ==”
    Lanjut ya, ku tunggu part berikutnya 🙂

  4. Waahhh akhirnya lanjutannya ada juga 😀
    aku udah nunggu2 loh
    ampe lupa crita sebelumnya hehe
    cuma nanti aku baca lagi deh

    wahh seru tuh kyknya
    pas Na eun,Eunji,ma Jiyeon tau soal darah itu
    jadi penasaran itu siapa yang ngebunuh? T.T

    kata aku part ini masih kependekkan*plak
    udah gtu pov juga kependekan saeng kalo mau jadiin 1 di author pov aja 😀

    Oke ditunggu lanjutannya ya ^^
    Hwaitinggg!!!

    • hehe iya x))
      wedeehhh makasih 😀
      lupa yah <//3 keke~ bercanda 😀
      asiikkk 😀 -hugs-

      aku juga ToT

      my habit eonni xD #disate
      aku tuh paling gak bisa buat author pov XDD

      sippo~ gomawo yah eonni 😀

  5. Aaaaaaa aku udah lama nunggu lanjutan ff ini akhirnya muncul juga. author kependekannnn, tapi bagus koooooo hehe next part sangat ditunggu. HWAITING !! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s