In My Room

In My Room 

Author : @MinhoNoona(Choi Soo Joon)

Main Cast : Lee Jinki (SHINee Onew),Jung Jessica(SNSD Jessica)

Other Cast : All Member SHINee,2PM Taecyeon

Length : One Shoot

Genre : Romance

Rate : PG 

Summary : You’re still in my room? Or will be back in my life? -Lee Jinki-

Note : FF ini pertama kali diposting di http://myshineestory.wordpress.com/2012/08/04/in-my-room/ (WordPress pribadi hehehe)

-Taemin’s POV-

Tok ! Tok ! Tok ! aku mengetuk pintu kamar Onew Hyung. Sudah dua hari ia menolak keluar kamar.

“Hyung,boleh aku masuk? tanyaku hati hati.

“Masuk saja,”sahutnya dari dalam.

Aku membuka pintu kamarnya. Kamar itu cukup berantakan lain daripada kebiasaan Onew Hyung sehari hari. Ia tengah membenamkan diri di bantal,tampak beberapa bekas cemilan di lantai dan laptopnya masih menyala. Juga…kotak itu.

“Aku bereskan ya,”aku membereskan kamarnya itu.

Andwae ! jangan bereskan kotak itu Taemminie,”ia langsung bereaksi keras saat aku menyentuh kotak besar berwarna cokelat.

Mianhae,Hyung. Oh ya kalau kau sudah lapar sekarang saat yang tepat,Key Hyung sudah masak,”setelah itu aku keluar dari kamarnya.

-Author’s POV-

“Mana dia Taeminnie? Key Hyung melepas celemek yang sedari tadi menempel di tubuhnya.

“Sepertinya dia masih enggan keluar Hyung,”aku duduk di salah satu kursi meja makan.

“Aisshhh…dia itu selalu begitu. Aku jadi khawatir dibuatnya,”Key menata piring diatas meja.

“Kalau dia begini terus kapan dia punya yeoja baru? Jonghyun yang baru keluar dari kamarnya langsung menaruh tas gitar disamping kursi makannya.

“Oh ya apa Minho Hyung masih tidur? tanya Taemin pada Jonghyun yang memang satu kamar dengan Minho.

“Ah,dia sih jangan ditanya. Semalam dia baru selesai main game jam dua pagi,”Jonghyun meminum air putihnya.

“Lalu apa yang harus kita lakukan Hyung? Aku tidak tega melihat Onew Hyung seperti ini,”pandangan mata Taemin beralih pada Key.

“Itu berarti kita harus bicara lagi padanya,”

-Jessica’s POV-

Jessicaya,bisa kita bertemu sore nanti? -Key-

Aku menghela nafas panjang pasti soal Jinki. Aku membalas sms Key :

Nde,jam 4 Sore di kafe biasa. -Jessica-

Tepat jam 4 sore aku menemui Kibum di kafe langgananku. Ia sudah tampak duduk manis di salah satu pojokannya.

“Apa dia seperti itu lagi Key-ah? tanyaku.

Key mengangkat bahunya pasrah,senyumnya terulas tipis.

“Aku juga tidak bisa berbuat banyak,Eomma dan Appaku ingin perjanjian ini tetap berjalan,”

“Kau mencintainya? tanya Key.

Aku tersenyum sinis.

“Mencintainya? Pertanyaan macam apa itu? Ada tapi sedikit,tidak banyak hanya sedikit sekali,”

“Jadi kau tidak akan menemuinya lagi?

“Tidak,kalau aku menemui Jinki lagi dia akan semakin terluka dan terpuruk,”

“Baiklah,”setelah itu Key pergi meninggalkanku.

Semua berpikir bahwa akulah yang paling kuat,mereka salah aku sama seperti Jinki. Sebenarnya aku juga terluka tapi aku tidak punya banyak pilihan…

-Taecyeon’s POV-

Dia cantik. Dia mirip boneka. Hanya saja dia dingin. Dia baik tapi dingin,senyumnya padaku lebih mirip seringaian. Tatapan matanya padaku ah bukan jenis tatapan mata yang menyayangiku. Aku tahu dia marah padaku,aku merusak hubungan indahnya dengan seorang namja. Dia tetap bersamaku karena hubungan keluargaku dan keluarganya sudah dekat sejak dulu kala,bahkan sejak kanak kanak aku dan dia telah terikat dengan perjanjian. Saat itu kami tidak tahu dan beranjak remaja barulah kami tahu.

Dulu Jessica kecil mengidap kanker hati,aku tidak bisa membayangkannya anak sekecil itu bisa menderita kanker hati dan aku adalah satu satunya orang yang bisa menolong hidupnya. Orangtuaku tidak meminta banyak,mereka hanya minta jika saat dewasa nanti Jessica sudah jadi milikku. Itu saja. Memang sejak organ tubuhku itu didonorkan,aku jadi mudah sakit dan lebih sering berhubungan dengan obat.

“Taecyeon-ah,ada Jessica dibawah,”suara Eomma mengagetkanku.

Aku beringsut turun dan benar saja gadis itu sudah ada di ruang keluargaku.

“Jessicaya..,”Aku memanggilnya.

Ia menoleh kearahku dan aku duduk disampingnya.

“Kalau aku tidak sakit,aku tidak perlu disisimu kan? tanyanya sarkatis.

“Hhhmm..,”aku menggumam.

“Kalau keluarga kita tidak dekat,perjanjian ini tidak perlu ada kan?

“Jessicaya..,”

“Kenapa harus kau? Kenapa bukan oranglain? Kenapa harus aku yang jadi milikmu? Lalu aku ? Aku tidak punya pilihan !!! nada suara Jessica menaik.

Aku menahan nafas,aku menyayangi Jessica sejak kecil begitu juga sebaliknya. Hanya bedanya beranjak dewasa aku menyayanginya sebagai yeoja,sedangkan dia? masih menyayangiku sebagai sahabatnya.

“Tidak ada kesempatan untukku? Untuk memilikimu? Ah,bukan hanya fisikmu tapi juga…hatimu,”

Jessica tersenyum tipis.

Shireoyo,caramu mengawalinya saja sudah salah,”

“Jadi kau menyesal sudah hidup lebih lama atas bantuanku?

“Sepertinya begitu,”jawab Jessica lirih.

Aku terhenyak,gadis dihadapanku lebih memilih meninggalkan dunia lebih dulu daripada harus mencintaiku sekarang.

“Lalu sekarang kau mau apa?

“Temukanlah yeoja yang benar benar kau sayangi dan dia menyayangimu setelah itu kau tahu rasanya jadi aku,”setelah itu Jessica meninggalkanku.

-Jinki’s POV-

Aku sebal !!! Kesal !!! Marah !!! aku benci diriku yang sekarang. Diriku yang lemah dan sensitif untuk seorang namja. Jessica. Dia berhasil membuatku jadi sosok lain saat dia meninggalkanku,dia meninggalkanku karena seorang namja. Cih,dia memang lebih segalanya dariku. Tampan dan Kaya. Idaman semua yeoja,lalu aku??? Aku memang bukan Ok Taecyeon,namja yang dipilih Jessica saat ini. Tapi tak peduli seberapa menyakitkannya Jessica meninggalkanku aku tak bisa membencinya. Malah sekarang aku masih teringat padanya. Kotak cokelat yang tadi hampir dibereskan Taemin,selalu membuatku menjadi sosok sinis tanpa ampun. Kotak itu berisi banyak hal. Kotak penuh kenangan dari pertama kali aku bertemu Jessica saat awal kuliah hingga kemarin.

#Flashback

2 Tahun Lalu,SM Academy..

Aku mendengar suara buku berjatuhan dari lorong sebelah,aku yang tengah asyik membaca buku tentang Mozart pun terkaget-kaget saat aku melihatnya seorang gadis tengah sibuk membereskan buku yang cukup banyak di lantai.

“Apa kau perlu bantuan? tanyaku.

Ia mendongak,seorang gadis cantik dengan rambut blonde dan kulit putihnya. Ia tersenyum lalu mengangguk.

“Kamsahamnida,naneun Jung Jessica Imnida,”

“Nde,Cheonma. naneun Lee Jinki Imnida,”

Ternyata Jessica adik kelasku,dia baru saja masuk di SM Academy. Sejak saat itulah aku dekat dengannya,apalagi dosen selalu membuat kami bekerja sama dalam proyek besar di kampus. Saat awal berhubungan kami membeli kotak besar berwarna cokelat,kotak yang kami janjikan berdua untuk menyimpan segala kenangan yang pernah terjadi.

#flashbackend

-Jessica’s POV-

3 Bulan Kemudian…

Aku sudah berdiri di altar pernikahan,gaun pengantin cantik berwarna putih selutut kini menempel di tubuhku. Wajahku ditutupi tiara,sebuket bunga sudah ada ditanganku. Entah sudah berapa lama aku menunggu disini,Taecyeon tidak datang juga. Aiishh..kemana namja satu itu? padahal keluarganya sudah datang sedari tadi. Eomma dan Appanya tak kalah khawatirnya. Terdengar derap langkah sesosok namja,aku tidak berani berbalik. Itu pasti Taecyeon,keheningan menyergap seluruh keluarga. Tapi…

“Jinkiya? betapa terkejutnya aku melihat sosok namja disampingku kini.

Jinki memakai tuxedo berwarna hitam putih,baju yang rencananya dipakai Taecyeon saat fitting sebulan lalu. Ia tersenyum padaku. Dan matanya yang indah melemparku pada kejadian satu bulan lalu. Kejadian yang tak pernah aku ketahui…

-Taecyeon’s POV-

Satu Bulan Lalu…

“Taecyeon-ah,ternyata kau disini,”Jessica Eomma tampak gembira menyambutku.

Aku tersenyum dan memberi hormat padanya.

“Apa kau ingin bertemu Jessica? Ah sayang sekali dia baru saja pergi,”

“Anio,aku hanya ingin mengecek kamarnya saja. Boleh?

Ah,tentu saja. Silahkan,” 

Aku masuk ke kamar Jessica,kamar itu bernuansa pink. Rapi dan indah tapi aku merasakan ada kekosongan disana,mataku tertumbuk di salah satu meja belajarnya. Disitu banyak foto dia. Bukan denganku. Tapi dengan Jinki,namja kesayangannya. Aku menghela nafas,sanggupkah aku hidup dengan yeoja yang tidak mencintaiku? Aku takut aku lelah dan malah menyakitinya. Aku takut dia semakin terbebani nantinya. Mataku beralih ke sudut lain,kotak cokelat itu. Aku membukanya. Ada buku hariannya,boneka teddy bear,kartu ucapan ulangtahun bahkan sampai tiket bioskop. Jessicaya,apa tidak ada celah untukku untuk jadi namjamu? aku tersenyum lalu mengirim pesan :

Jinkiya,ini aku. Bisa kita bertemu sekarang? -Taecyeon-

1 Jam Kemudian…

Sosok Jinki tampak tidak bersemangat,matanya sendu dan wajahnya tanpa senyuman. Aku yakin sosok itu akan kembali memancarkan sinar matanya yang sempurna dan senyumnya yang luar biasa. 

“Ada apa? cepat katakan,”ia tampak tak nyaman.

“Aku akan mengembalikan Jessica padamu,ia memang seharusnya milikmu,”

“Maksudmu apa? Alis Jinki mengerut.

Kau salah paham Jinkiya,dia tidak pernah mencintaiku. Dia meninggalkanmu karena sebuah perjanjian,dulu saat dia kecil dia sakit Kanker Hati dan akulah satu satunya orang yang bisa menolongnya. Kedua orangtuaku meminta agar dewasa nanti Jessica jadi milikku,aku memang menyayanginya lebih dari sahabat kecil tapi dia tidak pernah. Dia hanya menyayangimu,”

“Jadi? 

“Hari ini aku ada fitting pakaian pengantin,kau harus datang. Tapi kau harus sembunyi sebelum hari pernikahan tiba,dia harus melihat akulah yang akan tetap datang di hari pernikahan nanti,aku ingin memberinya kejutan,”

“Lalu kau bagaimana?

“Kebahagiaan terbesar untukku adalah saat melihatnya tersenyum,aku percaya padamu Jinkiya,”aku menepuk pundak Jinki.

-Jinki’s POV-

Aku menceritakannya lengkap,Jessica mendengarkan dengan sabar. Upacara pernikahan sudah berakhir 15 menit yang lalu.

“Kenapa kau tidak mengatakan yang sesungguhnya Jessicaya? tanyaku.

“Aku tidak mau mengecewakan kedua orangtuaku dan sebenarnya aku merasa sangat berterima kasih pada Taecyeon Oppa,”

Aku tersenyum,yeojaku yang satu ini memang sebenarnya baik sekali.

Tak lama keempat dongsaengku menghampiriku,mereka tampak tergesa.

“Ommona..hyung !!! kau ini membuat kami panik saja,ternyata kau sudah menikah,”Taemin dongsaengku yang paling muda tampak memelukku.

“Ah,sekarang aku tidak akan khawatir lagi. Dia sudah memilikimu Jessicaya,”Key tersenyum.

Minho dan Jonghyun juga ikut larut dalam kebahagiaan tanpa mereka sadari dari kejauhan sesosok namja tengah tersenyum dan menatapnya dengan hati lega.

“Yak !!! Satu dua tigaaaa..”Jessica dan aku melempar sebuket bunga.

Dan…HAP !!! Taeminnie mendapatkannya. Aku dan Jessica tertawa.

“Aigoooo..kenapa kau yang dapat Taeminnie? Ya ! Kau masih muda,sehabis Jinki Hyung aku selanjutnya,”Jonghyun menggelitik Taemin. Taemin tampak tertawa tawa,semua sibuk menggodanya.

Aku menoleh,melihat Jessica tertawa. Disampingku. Dan aku berjanji akan selalu membahagiakannya.

“Jessicaya..,”

“Nde..,”

Aku mendaratkan  sebuah kecupan di keningnya lama….

-Tamat-

____________________________________________________________________

Nah setelah kemarin selingannya Drabble Juniel-Yonghwa sekarang ada One Shoot dari Onew-Jessica. Hehehe semoga seneng ya sama jalan ceritanya. Komen readers sangat berharga !!! 😀 

15 responses to “In My Room

  1. kyaaaaa~
    entah knapa hari ini ff Onew yg kubaca ceritanya nikah semua :]
    makin pengen nikah ama onew~ TT #ditimpuktaemin
    padahal biar aja jessica ama taecyeon, trus onew nya buat aku >< #ditimpukauthor

    kkkk~
    d tunggu karya lainnya ya ^^

  2. finally onewnya ga galau lagi gara2 uda nikah sama sica..
    taecyeonnn~ bener2 namja yg pikirannya dewasa bangettt..luph u pull 🙂

  3. Onsica!
    My favorite couple
    Seneng bgt ngebayangin mrk bsm.
    Kta2nya kaya msi tanggung. G bgt baku tp ga informal jg
    tp gapapa love onsica!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s