Get well soon Byun Baekhyun

Tittle : Get well soon Byun Baekhyun

Author :bebskyungie

FF ini sudah pernah saya publish di wordpress pribadi saya! Jadi ini bukan plagiat!

©INDAYLee Staffs

Thursday 12 July, 2012

EXO Apartement

04.56 KST

“Kenapa pagi-pagi buta begini sudah ribut? Kan kita masih..”

“Baekhyun sakit Jong In-ah”

“Mwo?”

Mata sipit Kai terbelalak mendengar jawaban dari Hyung-nya yang memegang posisi Leader di groupnya. Tunggu.. Apa dia salah dengar? Byun Baekhyun.. sakit?

“A..A..Apa? Siapa yang saa-”

“Aku Kim Jong In”  jawaban seseorang dengan nada lemah namun berkesan kesal. Byun Baekhyun menatap jengkel ke arah Visual EXO-K itu. “Aku sepertinya akan sakit Jong In-ah”

Kai menghampiri dengan pelan ke arah Baekyun yang sedang duduk diatas tempat tidurnya, berselimut selimut putih polosnya. “Ya Ampun…” Kai bergumang saat tangganya menempel ke dahi Baekhyun. Memang benar sedikit panas. “Apakah kau Byun Baekhyun?”

“Kau kira aku bukan Byun Baekhyun?

Kai mengganguk polos menjawab pertanyaan dari Baekhyun namun hadiahnya dia harus terkena tipukan pelan olehnya. “Ya! Kenapa kau memukulku sih?” teriak Kai, tidak terima namun dia bertanya sekali lagi dengan tatapan menyelidiknya. “Kau benar Byun Baekhyun?”

“Tentu saja aku Byun Baekhyun Kim Jong In. Ya ampun, kenapa kalian semua berpikiran lambat sewaktu pagi hari?”

Mau tak mau 3 orang lain di dalam Kamar khusus Baekhyun dan Chanyeol pun tertawa keras. Tapi benar juga ucapan Visual  mereka. Byun Baekhyun, yang notabenenya adalah anggota yang paling bersemangat dan ceria -selain Derp Squad lain tentunya- Padahal pada kesehariannya, mereka menganggap bahwa Baekhyun selalu sehat karena dia selalu terlihat ceria, sepertinya anggapan mereka semua salah. Dihadapan mereka Byun Baekhyun terongok lemah, dengan muka pucat dengan kantung mata sedikit menghitam. Efek jadwal maraton mereka.

Suho berhenti tertawa, sekarang dia memasang muka penasaran kepada Baekhyun. “Baekhyun-ah, menurutmu kenapa kau bisa sakit?” Dia sangat penasaran kenapa Baekyun bisa sakit. Seingatnya, kemarin EXO-K hanya melakukan jadwal mengisi acara Golden Bell dan menurutnya acara itu tidak terlalu banyak membuang tenaga.

Terlihat Baekhyun mengangkat kedua bahunya, sepertinya dia juga tidak tau apa yang memyebabkan dia sakit. “Mola. Aku tidak tahu”  jujurnya namun ketika itu juga terdengar dengan erangan gemes dari Chanyeol.

“Ini pasti gara-gara kau mandi kemarin malam dengan Sehunie, Baeki” Chanyeol menatap bergantian ke Baekhyun dan Sehun. Sehun melonggo, kaget. “Hyung, kan hanya mandi masa membuat sakit?” tanya Sehun akhirnya, tidak percaya.

“Tentu saja membuat sakit Sehunie” ujar Chanyeol kesal. “Mandi malam-malam itu tidak baik untuk kesehatan Sehunie.”

“Hyung, tapi kalau tidak mandi badan kita bau lah..”

“Justru itu! Jika sudah malam harusnya langsung tidur! Tidak usah man-”

“Haish! Kalian diamlah sebelum aku menutup mulut kalian dengan selotip!”

Chanyeol dan Sehun langsung terdiam, menyudahi pertengkaran singkat mereka, namun mereka masih melempar pandang tidak terima ke arah lawan bicaranya tadi. Kyungsoo berdecak kesal, dia membawa bubur hangat yang ia buat sendiri ke Baekhyun dan menaruhnya pelan dan cekatan dideoan Baekhyun.

“Gomawo” Baekhyun berterima kasih singkat kepada Kyungsoo, dijawab dengan anggukan cepat darinya. Kyungsoo malah sudah mengeluarkan termometer entah darimana dan kapan dia membawanya, lalu sedikit menghentakannya di udara agar dapat berfungsi.

“Buka mulutmu” Baekhyun membuka mulutnya mengikuti perintah Kyungsoo. Kyungsoo lalu termometernya kedalam mulut Baekhyun.

“Jadi.. ini semua karena-ku eh?” Sehun membuka mulut lagi setelah Baekhyun sudah mengemut termometer pemberian Kyungsoo sepertinya Sehun masih tidak terima dengan anggapan Hyung-nya. “Ini semua karena-ku?”

“Bukan maksudku itu Sehunie” Chanyeol menghela nafas panjang. “Aku hanya bilang ini mungkin karena kebiasaan kalian berdua”

“Tapi menurutku bisa saja sih” Kai akhirnya membuka mulut lagi dan mengangguk-angguk setuju. “Kalau menurutku sih mungkin saja ini dari efek mandi kalian kemarin. Kalau tidak salah kalian mandi jam 12 kemarin ya?” Kai mengangkat bahu. “Mungkin saja kan?”

“Tapi kan-”

“Itu hanya menurutku Sehunie. Ah~ sudahlah, aku sedang malas bertengkar denganmu. Lebih baik aku menelpon Hana saja”

“Jam segini?” Kyungsoo bertanya tidak percaya dan sedikit melengking. “Kau ingin menelpon Hana pagi-pagi buta begini? 5 pagi?”

Kai mengangguk. “Yep. Han-Han harus tetap bangun pagi meskipun dia sedang liburan” Bibirnya membentuk lengkungan jahilnya. “Dia tidak boleh menjadi pemalas”

“Ah, sudahlah” Kyungsoo mengeleng tidak mengerti apa yang sedang dipikirkan teman seroomatenya. Mungkin Kai sedang merindukan Hana makanya dia ingin sekali menelponnya. Yah, Kai memang sedikit aneh jika ingin menyampaikan bahwa ia rindu dengan gadisnya, ego Kai sangatlah besar jadi alih- alih bermanja-manjaan, Kai malah selalu menjahili dan menggangu gadisnya.

Kai tertawa renyah sebelum dia keluar dari Kamar BaekYeol.

“Berapa derajat Kyungsoo-ah?” Suho bertanya saat pintu kamar sudah mulai benar-benar tertutup. Kyungsoo sempat melirik sebentar ke arah Baekhyun dan mengangkat tangan kananya.

“Paling tidak 5 menit lagi Hyung” jawab Kyungsoo, tangannya menunjukan isyarat sekitar 5 menit lagi. Suho mengganguk mengerti.

“Kalau demamnya lumayan tinggi. Aku harus menelpon Seunghwan Hyung bahwa Baeki tidak dapat ikut dengan kita ke Yeos-”

“Hem?”

Suho mengangkat alisnya, dia menatap bingung karena Baekhyun memotong ucapannya meskipun hanya terdengar geraman kecil tidak setuju. Tentu saja, Baekhyun tidak bisa berbicara karena dia masih mengemut termometernya.

“Kau mau ikut ke Yeosu?” Baekhyun langsung mengangguk cepat. Suho menatap Baekhyun tidak yakin. “Kau masih sakit Baeki, jangan dipaksakan..”

“Aem eem youm!” Lagi-lagi Baekhyun mengumam cepat dan tidak jelas.

“Jangan Hyung!”  larang Kyungsoo keras dan mendelik ke Baekhyun. Rupanya dia mau mencopot termometer yang ia gunakan.

“Hyung, 5 menit!” Baekhyun merengut marah, dia juga menekuk tangannya. Kyungsoo terkikik geli.

“Aku tetap ingin ikut ke Yeosu” Chanyeol tiba-tiba bergumam pelan, mata bulatnya menatap ke arah Byun Baekhyun.

Sehun berkedip cepat. “Apa Hyung?” Sehun bertanya kaget, dia tidak bisa mempercayai perkataan Hyung-nya yang sepertinya mengartikan perkataan Baekhyun tadi. Sepertinya tadi Baekhyun hanya bergumam ‘Mamema..’ atau ‘Amemmaa..’ atau apalah yang membuat kepala Sehun sakit. Lah ini Hyung-nya? Dapat mengartikan secepat itu?

“Aku tetap ingin ikut ke Yeosu” Chanyeol menjelaskan lagi dengan nada lambat. Dia terkekeh pelan menyadari Sehun menatapnya dengan wajah cengo, tidak mengerti. “Kenapa kau menatapku seperti itu Sehunie?” tanyanya, lalu  terkekeh lagi.

Sehun mengeleng-geleng pelan. “Bukan begitu Hyung. Aku hanya bingung mengapa Hyung..” Kali ini telunjuk Sehun mengarah ke arah Baekhyun, sekaligus membiarkan tatapan maut Baekhyun yang mengarah kepadanya. “Bagaimana Hyung bisa mengerti?”

Chanyeol tertawa pelan. Dia mengusap dagunya pelan, memasang smirk senang. “Aku tahu karena aku punya ikatan batin dengannya lah” Dan detik kemudian setelah Chanyeol memberikan jawabannya, sebuah bantal putih melayang dan tepat mengenai muka Chanyeol. “Ya! Byun Baekhyun! Ish! Kau ini!” Chanyeol melempar kembali bantal putihnya kembali namun tidak terkena  karena jarak mereka berdua sangatlah jauh.

“Heish! Kau ini!” Chanyeol mendesah pelan, kecewa dengan hasil lemparannya sedangkan Baekhyun tersenyum kecil tetapi pandangannya adalah pandangan –kau-tidak-akan-bisa-berhasil-melempar-bantal-kepadaku-Park Chanyeol-.

“Haish!” Chanyeol mendesah lagi seakan mengerti tatapan Baekhyun. “Hah.. harusnya kau berterima kasih padaku Byun Baekhyun aku tidak mengucapkan alasan mengapa kenapa kau mau tetap memaksa ikut ke Yeosu nanti. Soalnya kau mau bertemu dengan Youn- WAAA BABOO!” Tiba-tiba saja Chanyeol sudah menepuk-nepuk mulutnya sendiri, menyadari bahwa dia telah mengucapkan nama-terlarang dan juga sangat-rahasia yang dirahasiakan oleh Baekhyun sendiri dengan bersumpah bahwa dia tidak akan menyebut nama ‘itu’ jika didepan anak EXO lainnya. Tapi sekarang.. dengan otak lemot dan mulutnya yang selalu mencerocos tanpa henti dia tidak sengaja menyebut nama itu.. Park Chanyeol Babo (-__-)

“Ah-ah maksudku..” ucap Chanyeol terbata-bata, apalagi tatapan murka Baekhyun yang langsung kepadanya, membuat bulu kuduknya merinding. “Maksudku begini loh.. dia mau ke Yeosu soalnya ingin bertemu fans-fans kita tercinta. Iya kan Baekhyunie?” Berusaha meyakinkan sekaligus mengklarifikasi perkataanya tadi –meskipun dia tahu bahwa urusan seperti ini anak-anak EXO akan langsung ‘connected’ dan arah pembicaraan tidak dapat diubah- Chanyeol segera melempar senyum tidak bersalahnya kepada semua anggota yang masih di dalam kamar. Namun sepertinya usaha-nya sia-sia karena Kyungsoo sudah tersenyum lebar ke Baekhyun.

“Jadi.. Hyung ingin bertemu dengan Youn- yang ada di galeri foto Hpmu, eh Hyung?” Kyungsoo bertanya dengan santai pada Baekhyun sedangkan orang didepannya tidak langsung menjawab pertanyaan-nya. Raut muka Baekhyun, terkejut, shyok.

Kyungsoo terkekeh senang sebelum dia melanjutkannya kembali. “Wah~ Chukae Hyung. Rupanya kau sudah punya pacar” Kyungsoo kembali tersenyum lebar dan memegang bahu Baekhyun, seakan memberikan ucapan selamat.

“Pa-pa- Pacar?”Baekhyun mengucapkan kata itu dengan pelan sekaligus tidak percaya. Otaknya masih belum sepenuhnya berjalan dan mencerna pertanyaan Kyungsoo. Dia dan gadis itu.. ‘berpacaran?’ (O__O)

“Mwo? Ya!Ya! Kyungsoo-ya! Benarkah itu?” Suho bertanya –sekaligus berteriak- kepada Kyungsoo. Kyungsoo melepas genggamannya di bahu Baekhyun lalu mengangkat kedua bahunya santai. “Aku tidak tahu. Lebih baik langsung bertanya kepada orangnya Hyung”  jawabnya santai, mengerling ke Baekhyun.

“Baekhyun-ah.. WAA! APA-APAAN KALIAN? YA!YA! SAKIT OH SEHUN!”

Chanyeol mengerang keras saat Maknae dan Leader menariknya kasar dan mengarah ke pintu. Rupanya pemikiran mereka berdua adalah ‘Lebih mudah dan lebih baik menginterogasi teman seroomate daripada orang-nya sendiri’

“Hyung, kulihat berapa suhu badanmu” putus Kyungsoo saat  ‘3-cecunguk’ itu sudah benar-benar menghilang di balik pintu. Kyungsoo menarik pelan termometer lalu mengeceknya.

Kyungsoo menghela nafas lega. “Untunglah hanya demam kecil Hyung” jawabnya sambil member senyum kecil. Dia meletakan pelan dan mengangkat nampan bubur yang ia sempat taruh di meja dan meletakannya didepan Hyung-nya.

“Makanlah Hyung. Bubur ini bisa membuatmu lebih baik” bujuk Kyungsoo yang langsung dijawab anggukan pelan dari Baekhyun. Pelan, dia mengangkat sendok disebelahnya dan menyendokkan sesendok sup dan langsung memakannya. Benar kata Kyungsoo, bisa membuat badannya sedikit lebih enak-an.

5 menit kemudian, Kyungsoo mulai duduk resah, dia bosan tidak melakukan apa-apa selain duduk dan melihat Baekhyun makan dengan pelan, dia butuh hiburan. Dan detik kemudian dia nyengir kecil setelah matanya bertemu dengan benda kecil berwarna hitam diatas lemari Baekhyun, ponsel Byun Baekhyun.

“Ya! Kau mau apa?” pekik Baekhyun kepada Kyungsoo yang sudah berjalan ke arah lemarinya, entah kenapa firasat Baekhyun langsung tidak enak. Baekhyun makin terpekik keras saat Kyungsoo, tanpa ijinnya, langsung mengotak-atik ponselnya. “Ya! Kau mau apa dengan ponselku”

“Tenang saja aku membuka galeri fotomu Hyung bukan inboxmu” Kyungsoo menjawab santai, masih mengotak-atik ponsel Baekhyun sebelum dia mendongak dan mengerling pada Baekhyun. “Boleh Hyung?”

“Terserahlah”

Kyungsoo nyengir tidak bersalah. Dia beranggapan bahwa Hyung-nya mengijinkannya untuk mengotak-atik ponselnya. Masih mengotak-atik ponsel Hyung-nya, Kyungsoo berjalan dan kembali duduk dihadapan Baekhyun.

“Manis Hyung” Baekhyun menghentikan sendoknya di udara, menatap bingung ke laki-laki dihadapannya. “Maksudmu?” Baekhyun bertanya tidak mengerti namun Kyungsoo malah tersenyum kecil padanya.

“Maksudku gadis didalam foto ini.. menurutku manis.. Yah meskipun masih lebih manis Nayeon daripada dia” Kyungsoo nyengir dan memperlihatkan foto dari ponsel Baekhyun. Mau tidak mau Baekhyun juga ikut tersenyum kecil melihat foto dari ponselnya. Memang gadis di foto itu.. terlihat manis.

“Siapa namanya Hyung?” Baekhyun berkedip cepat setelah Kyungsoo menarik ‘gambar’ gadis itu dari hadapannya, sekarang Kyungsoo mengangkat kedua alisnya, menunggu. 10 detik kemudian Kyungsoo mengaruk kepalanya kesal karena Baekhyun masih bergeming. Kyungsoo mendesah kesal. “Haish! Sudahlah!” Baekhyun masih bergeming saat Kyungsoo membuang ponselnya sembarang tempat dikasurnya.

“Ah- maafkan aku Hyung..” Tiba-tiba Kyungsoo nyengir bersalah. Yeah, dia lumayan bersalah melempar ponsel Hyung-nya sembarangan. “Aku kira kau-“

“Namanya Hwang Young Hee” Mulut Kyungsoo membentuk ‘O’ bulat saat Baekhyun mengucapkan nama ‘kekasih’nya. Mungkin untuk sekarang.  Ah bukan lebih tepatnya, gadis manis dapat membuat Hyung-nya dapat bersemu merah dihadapannya, yang jarang  sekali ia perlihatkan kepada semua orang. Kyungsoo tersenyum kecil, dia juga merasa gadis bernama Hwang Young Hee itu beruntung disukai oleh seorang bernama Byun Baekhyun.

Baekhyun menunduk dalam kemudian menyendok kembali sendoknya lalu melahapnya pelan. Jujur, dia merasa sangat malu sekarang karena rahasianya yang sangat dalam selama 2 bulan terakhir ini dapat terkuak dan diketahui oleh Anak-anak EXO, tapi disisi lain dia juga lega karena dia tidak usah menyembunyikan rahasia itu lama-lama. Dia bukan tipe orang yang dapat mendedam rahasia dirinya terlalu lama jadi ia selalu menceritakan rahasiannya kepada orang lain dan jika ada masalah mungkin orang yang ia curhati dapat memberikan saran. Mungkin Laki-laki dihadapannya juga dapat begitu.

Kyungsoo memainkan selimut putih Baekhyun dengan diam. Menunggu Baekhyun membuka mulut lagi.

“Kau tidak bertanya lagi?” akhirnya Baekhyun mengucapkan pertanyaan yang dari tadi gatal diucapkan, sedari tadi Kyungsoo terdiam dan menatapnya. Baekhyun kira dia akan mengajukan pertanyaan bertubi-tubi.

“Tidak” Kyungsoo menjawab singkat lalu tersenyum kecil. “Aku tidak akan mengajukan pertanyaan banyak kali ini Hyung. Aku percaya nanti suatu hari Hyung akan memberti tahunya kepada kami”

“Terima kasih” Baekhyun merasa tenang sekarang, persis seperti yang dikatakan laki-laki yang sudah seperti menjadi adiknya. Dia belum berani untuk memberitahu lebih tentang ‘Hwang Young Hee’-nya. Dia masih butuh waktu. Kyungsoo tertawa kecil. Dan entah kenapa Baekhyun tidak bisa menahantawa lebar saat dan entah kenapa Kyungsoo mengelus kantong celana putihnya. Baekhyun tau dia mengelus apa, LG Blue- Kyungsoo yang diberikan oleh kekasihnya Kyungsoo sendiri, Nayeon.

“Kau merindukannya?” Setelah tawanya, Baekhyun bertanya dengan nada jahilnya. Kyungsoo nyengir sebelum menjawab dengan nada tenang. “Mungkin. Aku merindukan gadis iblis itu”

“Aku tahu. Setiap malam dan pagi kau menelponnya. Setiap hari kau melihat fotonya. Setiap hari.. Ya! Sakit!” Kyungsoo memukul bahunya pelan dan menurut Baekhyun itu cukup sakit. Kyungsoo mendecak kesal. “Hyung, itu menjijikan” Ucapan Kyungsoo membuat mau tak mau Baekhyun tertawa. Yah, dia tau bahwa ucapannya memang ‘menjijikan’

Baekhyun mengaruk kepalanya. “Ngomong-ngomong soal Nayeon, kau memberitahu gadis iblis itu kalau kamu ikut dengan acara MBC yang baru itu kan?” Terlihat Kyungsoo mengubah posisi duduknya, resah. Terlihat dari tingkahnya, Kyungsoo belum memberitahu perihal acara MBC yang diikutinya kepada Nayeon.

Baekhyun berdecak kesal kemudian melempar bantal didekatnya ke Kyungsoo.”Ya! Kau ingin menyulut peperangan lagi didorm hah?” Baekhyun tidak habis pikir, mengapa Kyungsoo tidak member tahu perihal acara barunya itu? Sekarang sekelebat bayangan Nayeon melempar piring dan memporak-parikan dormnya di otak Baekhyun.

Alih-alih melempar balik bantal –seperti kebiasaan biasanya- Kyungsoo malah memaikan bantal putih itu. “Ah.. Molla!” jerit Kyungsoo frustasi lalu melempar bantal itu sembarangan.Terlihat dia mengacak rambut hitamnya, rupanya dia beneran terlihat stress.

“Aish, sudahlah jangan dipikirkan” Baekhyun merinding kecil melihat Kyungsoo yang jarang terlihat stress dan tertekan. Dan sekarang Kyungsoo berjalan ke pintu kamarnya lalu melengok ke Baekhyun, dengan tangan.

“Hyung, jika bisa makanlah bubur itu. Kalau tidak mau taruh saja dimeja nanti kuambil. Selamt tidur Hyung”

‘BLAAM’

Baekhyun tersenyum miring kemudian memindahkan bubur yang baru dimakannya separuh. Entah kenapa dia menjadi sangat malas makan. Tangannya bergerak mengambil ponselnya yang tadi di letakkan sembarangan oleh Kyungsoo.

“Babo Hwang Young Hee” gumamnya, melihat foto ‘gadis’ itu di ponselnya lagi.

“Pokoknya kau harus ada disana Youngie! Di antara para fans dan aku harus dapat melihatmu! Kau sudah janji kepadaku!” Baekhyun tidak tau kenapa dia marah-marah sendiri. Pokoknya dia akan marah jika Youngie-nya tidak menghadiri dan melihatnya di Yeosu.

Baekhyun mematikan ponselnya dan meletakannya dibawah bantal. Sekarang paling tidak dia harus beristirahat –meskipun sedikit- untuk mempersiapkan dirinya nanti.

Untuk bertemu Hwang Young Hee ‘babo’nya

Oh dan jangan lupa.. dengan Fans yang sangat mencintai dan mendukungnya hingga sekarang

END

Holaa~ ada yang kangen saya ga? *krik* *nangis* wkwk

Akhirnya dapet publish juga~ meskipun bukan Sooyeon mwahaha. Ide FF ini dapat dari mimpi(.___.) dengan diedit beberapa tempat ditambah dengan Baekhyun sakit akhirnya jadi deh FF ini^^ *elus Bacon*. Jujur, sebenarnya aku sempat hilang feel nulis loh karena ga tau kenapa *nangis dipojokan* tapi setelah baca coment readers jadi semangat lagi mwahaha *labil abis*

Eh, ada yang tau ga diatas ada ‘scene’  yang nyempil dan termasuk kisi-kisi Sooyeon selanjutnya hoho

Advertisements

One response to “Get well soon Byun Baekhyun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s