I Believe You Oppa Chapter 1

Author : Sparkdey
Genre : Romance, sad, family
Rating : PG-17
Cast : kim ryeowook, lee chani, lee hyuk jae, lee donghae, park hyuni, kim jong woon

annyeonghaseyo 😀 readers!! author balik lagi nih, kali ini authir ngepostingnya chapter yaa 🙂 mianhae kalau kalian ga suka, tapi aku udah berusaha kok ngebuat ini jadi bagus. jangan lupa ya kalian comment di FF ini 🙂 jika comment itu akan sangat membantuku. ingat ini murni buatan aku, aku bukan plagiat! oke cukup sampai di sini, selamat membaca 🙂

Author pov
Di sebuah universitas musik terkenal di seoul terdapat banyak mahasiswa dan mahasiswi yang sangat berbakat, mereka memiliki talenta untuk menjadi seorang penyanyi, koreografer, atau pemain band dan musik, penari dan masih banyak lagi. Seorang namja memiliki kekuatan suara yang sangat keren dan dapat mencapai beberapa oktaf bersekolah di universitas ini, ya nama dari namja tersebut adalah kim ryeowook. Dia memiliki seorang kaka laki laki bernama kim jong woon yang akrab di panggil yesung.

Selain kedua namja tersebut, universitas ini memiliki 2 namja lagi yang senang sekali menari, mereka adalah lee hyuk jae dan lee donghae. Mereka berdua adalah kaka dan adik, dan mereka masih mempunyai satu lagi adik perempuan bernama lee chani, yang cantik dan manis, dia mempunyai keahlian di bidang vocal tidak seperti kedua kaka laki lakinya yang mempunyai keahlian di bidang menari.

Lee chani mempunyai sahabat bernama park hyuni. Sahabatnya itu mempunyai keahlian menari, mereka bertemu saat di adakan seminar musik di aula kampus mereka, dan semenjak saat itu mereka mulai menjalin persahabatan. Mereka berdua selalu jujur dan tidak pernah mempunyai rahasia yang terlalu besar.

“Chani…apa kau masih memendam rasa terhadap namja itu?” Hyuni menunjuk ke arah wookie yang sedang duduk di bangku taman sambil mendengarkan lagu. “Ah, ne. Tentu saja, dia itu nampak berbeda dari namja manapun” jawabku. “Dan kau hyuni…kau masih menyimpan rasa untuk oppaku? Donghae oppa?” Lanjut chani yang kini membuat kedua pipi hyuni memerah. “Ah, pipimu memerah itu tandanya iya jawabanmu” lanjut chani.

“Apakah dia sekarang sudah punya pacar? Dia kan sangat berkarisma, memiliki wajah yang tampan, jago dance, memiliki abs. Pasti banyak yeoja yang menyukainya kan?” Hyuni menuturkan beberapa pertanyaan dan itu membuat chani pusing untuk menjawabnua. “Kau ini kebiasaan ya..” Chani mencubit kecil lengan sahabatnya itu. “Aaww..appo chani” katanya yang merintih kesakitan. “Ya tentu saja oppaku itu sangat di gilai banyak yeoja. Tapi sepertinya dia hanya tertarik pada satu yeoja dan aku belum tau itu siapa” hyuni yang mendengar itu memurungkan wajahbya. “Sudah sudah” *puk puk* chani menepuk pelan pundak hyuni.

Kim ryeowook pov
Hari ini aku pergi ke kampus bersama hyungku, yesung. Tetapi sepertinya aku akan terlambat karena sekarang sudah pukul 07.12 dan hyungku ini belum bangun juga. Aku dari tadi berusaha membangunkannya tetapi tidak bangun juga. Aish cukup menyebalkan. Perjalanan dari rumahku menuju kampus adalah 30 menit. Sedangkan pukul segini saja hyungku belum bangun, bisa saja aku datang terlambat nanti.

“Hyung ayolah ireona!! Cepat hyung, kajja kita ke kampus!” Teriakku sambil menarik selimut yang menutupi tubuhnya. “Hhhmmmp” kata hyungku dan dia langsung menggeliat lalu melanjutkan tidur kembali. “Hyung ayolah ireona, kajja kita ke kampus” ajakku lagi. Tetapi kali ini tidak ada respon apapun. Sepertinya aku harus memakai cara itu agar dia ingin bangun. “Baiklah jika kau tidak mau bangun hyung”

Hyungku sepertinya kembali terlelap dalam tidurnya. Kini sudah menunjukkan pukul 07.18 dan dia masih belum bangun juga, baiklah aku harus menggunakan trik ini agar dia mau bangun dan berangkat kuliah. Aku mengambil ddangkoma dari aquarium milik hyungku, ini merupakan salah satu trik jitu untuk membuat hyungku terbangun dan berangkat kuliah.

“Hyyuuuunngg!!! Kura kuramu tidak ada hyung! Aku tidak tau kemana?!” Teriakku dari bawah. DUG DAIG DUG DUG DUG hhhh”kau tadi mengatakan apa?” Kata hyungku yang ternyata lari dari kamar lalu turun demi untuk melihat ddangkoma, kura kura kesayangannya. “Mana ddangkoma milikku?” Tanyanya dengan cemas. “Kura kuramu masih ada hyung. Cepat kau mandi ini sudah pukul 07.20, kajja kita ke kampus” kataku dengan tenang lalu kembali menaruh ddangkoma ke aquariumnya. “Aish kau ini…” PLETAAAKK!! “Aww..appo hyung” rintihku sakit karena hyungku menjitak kepalaku.

“Lain kali aku bisa lebih dari ini..jangan permainkan ddangkoma milikku, wookie” serunya dengan ketus. “Mianhae hyung, aku nekat seperti tadi agar kau bangun. Kajja kita ke kampus, kau tak usah mandi saja hyung” jawabku seraya pergi meninggalkan hyungku. “Kau berangkat saja sendiri, kuliahku sore” “hyuuung!! Kau sungguh sungguh menyebalkan!” Aku melempari bantal yang ada di sofa ke muka hyungku. Aku pergi ke kampus sendiri dengan naik bus.

“Biarkan saja, salah sendiri kenapa kau tidak menanyakan aku hari ini kuliah kapan” jawab hyungku dan aku meninggalkannya. ‘Salah apa aku dengan hyungku hingga dia sampai tega seperti itu kepadaku’ batinku. Aku menunggu di halte dan di sana ada yeoja cantik, aku seperti mengenalnya namun aku lupa siapa namanya. Aku duduk di bangku halte sambil menunggu bus berikutnya.

“Hey, wookie oppa. Tumben sekali kau naik bus biasanya kau bersama yesung oppa” sapa yeoja itu yang membuatku menoleh ke arahnya. ‘Ya ampun betapa cantiknya yeoja yang sedang duduk di sebelahku ini’ batinku. “Oppa…gwenchanayo?” Tanya yeoja itu. “Gwenchana. Ani, dia kuliah sore hari ini, jadi aku naik bus” jawabku.

Tak berapa lama, bus berikutnya datang dan aku langsung naik ke bus.”Kajja, bus sudah datang” ajakku kepada yeoja itu. Aku duduk di dekat jendela, itu tempat favoritku memang. “Hem, wookie oppa, boleh aku duduk di sini? Tampaknya tempat duduknya sudah penuh semua” kata yeoja itu. “Ne, silahkan” jawabku. Aku memalingkan kepalaku menuju arah jalanan. 20 menit kini sudah sampai di kampusku dan ternyata yeoja itu satu kampus denganku, pantas saja dia mengenalku.

“Ah, ya. Aku belum tahu siapa namamu” kataku sambil menggaruk kepalaku. “Aku Lee Chani” jawab yeoja itu. “Oke, bangapta lee chani. Apakah kau adik dari lee hyuk jae dan lee donghae?” Tanyaku. “Ne, oppa. Aku dongsaeng mereka” jawabnya sambil tersenyum. ‘Oh senyumnya indah sekali’ “oke, kajja kita masuk. Kau fakultas apa di sini? Aku fakultas seni suara” kataku. “Ne, aku sudah tau oppa. Aku juga sama sepertimu. Bahkan kita satu kelas” jawabnya.

‘Mwo?! Dia satu kelas denganku, tapi mengapa aku baru tahu sekarang?’ Batinku. “Kajja, sebentar lagi dosen kita akan masuk” ajakku. Dan dia hanya mengangguk dan mengeluarkan senyuman indahnya itu lagi. Kini sudah berada di dalam kelas kami. “Kau duduk dimana chani?” Tanyaku. “Aku duduk di situ” dia menunjuk ke arah dekat jendela pojok, dan itulah tempat duduknya. “Oh pantas saja aku tidak pernah melihatmu, aku duduk di sini” aku menunjuk ke bagian belakang barisan paling belakang. Dosen telah masuk dan perbincangan kami terhenti.

Lee chani pov
Hari ini aku berangkat sendiri karena kedua oppaku masih tidur, mentang mentang mereka berdua dapet jadwal kuliah siang dan sore, mereka juga tidak mau mengantarkanku. Kalu eunhyuk oppa bangun malah sibuk dengan laptopnya, entah apa yang di liatnya. Kalau donghae oppa bangun sibuk kasih makan anjing kami. Jadi aku berangkat sendiri naik bus. Saat aku duduk di halte ada seorang namja datang dan duduk di sebelahku, ternyata dia adalah wookie oppa. Aku menyapanya, dia terlihat ganteng saat ini. Ah ani, tidak hanya sekarang tapi selamanya.

Kami naik bus berdua, duduk berdampingan, yaa walaupun sepanjang perjalanan wookie oppa tidak mengeluarkan suara sama sekali. Tapi aku sangat senang saat ini. Kami berjalan menuju kelas kami, aku tidak menyangka dia akan menanyakan namaku dan menunjukkan tempat duduknya. Dunia serasa milik berdua ketika aku bersamanya. Aaaa pelajaranku kini mulai tidak masuk ke otak gara gara kejadian tadi pagi.

Mata pelajaran pertama telah usai, kini aku berlari menuju kelas hyuni. Begitu aku sampai sana tidak ada siapapun. Ah iya aku baru ingat, dia kan sekelas dengan donghae oppa otomatis dia jadwal kuliahnya sore. Yah aku tidak bisa berbagi cerita dengannya. Aku berjalan menuju kantin sendirian. Mengambil nampan serta nasi dan kimchi lalu sumpit. Mencari tempat kosong, dan hanya terdapat 2 bangku kosong kini. Dengan cepat aku menyambar meja itu.

Dan ternyata aku kalah cepat. Tempat itu kini telah di tempati oleh 2 namja yang entah dari fakultas apa. Mencari meja kosong ternyata tidak ada. Ku putuskan untuk berdiam sejenak. Sampai ada yang memanggilku. “Chani!!” Aku mencari arah sumber suara. “Sini!” Kini sosok itu melambaikan tangannya, dan aku menghampirinya. ‘Ah itu kan wookie oppa’ batinku. Aku deg degan, gemeteran. Dan aku berusaha untuk rileks.

“Ada apa oppa?” Tanyaku. Oh iya aku belum menjelaskaan kenapa aku memanggilnya dengan sebutan ‘oppa’ itu karena dia seumuran dengan donghae oppa, aku mengikuti program loncat kelas. “Mari kita makan bersama. Aku melihatmu kalau kau tidak dapat tempat untuk makan” ajaknya. ‘Mimpi apa aku semalam sampai bisa di ajak makan bareng oleh wookie oppa?’ Batinku. “Ah, gomawo wookie oppa”

“Cheonma chani, sudah cepat makan” katanya. Aku seperti bermimpi saja berdua makan bersama wookie oppa, orang yang aku suka selama ini. Ah andai saja ada hyuni di sini, pasti dia sudah sangat jealous karena dia tidak bisa begini bersama donghae oppa hihi. Aku senyum senyum sendiri. “Chani? Waeyo?” Tanya wookie oppa. “Ah aniyo oppa” kataku.

Lee Hyuk Jae pov
Hari ini aku mendapat kuliah siang hari, rasanya sangat sangat malas sekali untuk berangkat kuliah, ingin rasanya aku membolos untuk hari ini, tapi tidak mungkin. Aku bangun dan melirik jam di samping tempat tidurku, pukul 10.12 ah lama juga aku tidur.

“Chani…lee chani!!” Panggilku kepada dongsaeng kesayanganku itu. Tapi tak kunjung mendapat jawaban dari sosok itu. “Aish kemana bocah satu ini? Aku lapar~” kataku sambil mengelus perutku. Aku berjalan menuju dapur dan ternyata sudah terdapat banyak makanan. Aku yakin pasti yang memasaknya chani.

“Loh?hyung?kau sudah bangun?” Tanya sosok itu, donghae, dongsaengku yang mirip ikan itu. “Ya, aku sangat lapar, ini chani yang membuatnya untuk kita?” Tanyaku. “Aniyo, ini semua aku yang membuatkannya hyung” kata donghae. ‘Tumben ikan masak ikan’ batinku.

Aku melahap semua makan yang ada di meja bersama donghae. Sepertinya semalam aku tidak makan, pantas saja aku sekarang rakus. “Gomawo donghae atas ikan nya” kataku dan aku meninggalkan donghae di meja makan. Aku bergegas mengambil handuk dan pakaian ku. 15 menit aku selesai lalu aku langsung berangkat ke kampus tanpa pamit ke donghae.

Lee donghae pov
Hari ini kita semua mendapat jadwal kuliah yang berbeda, dongsaengku pagi hari dan hyungku siang hari, sedangkan aku sore hari. Karena chani sudah berangkat, jadi aku yang memasak sarapan serta makan siang untukku serta hyungku. Yang tersisa hanyalah 2 ekor ikan, terpaksa aku memasaknya.

Setelah selesai makan, aku bergegas mencuci piring dan memberi makan anjingku. Setelah itu aku membereskan rumah. Tak terasa sekarang sudah pukul 14.37 artinya aku harus mandi dan bergegas berangkat ke kampus. Pelajaran di mulai pukul 15.10.

“Aku pulaangg!!” Teriak seseorang dari bawah. “Nugu?” Teriakku dari atas. “Aku oppa” jawabnya. Oh ternyata dia chani, dongsaeng kesayanganku. Dongsaeng yang manja tetapi ngangenin. “Kau makan dulu sana! Aku sudah buatkan makanan untukmu” tambahku. “Ne oppa” teriaknya.

Pukul 14.47 aku berangkat ke kampus naik mobilku, ya ternyata motorku di pakai oleh hyungku. Di jalan aku melihat seorang yeoja sedang duduk di halte sendirian, aku seperti mengenalnya. ‘Itu kan hyuni, sahabat adikku’ batinku. Aku bergegas menghampirinya.

“Hey, mau bareng?” Tawarku. “Ha?” Dia menjawab dengan muka bingung. “Gwenchana, kau kan sahabat adikku. Kajja, kita kan satu fakultas, jika kau terus di sini, kau akan terlambat nanti” aku menarik tangannya dan dia hanya menurut saja.

Jantungku berdegup kencang ketika bersama yeoja ini. Yeoja yang bernama Park Hyuni. Wajahnya cantik seperti memancarkan cahaya. ‘Omo, yeoja ini cantik sekali ternyata, mengapa aku baru menyadarinya’ batinku. “Oppa? Gwenchanayo?” Tanyanya. “Ah gwenchana gwenchana” jawabku gugup.

Kini kami sudah sampai di kampus dan ternyata aku menyadari ada hal ganjal dari tadi. Kita seperti di ikuti oleh sesuatu. Dari tadi dia memperhatikan gerak gerik kita. Siapakah sosok itu? Aku tidak mengetahuinya.

“Ya! Cepat kau menyingkir!” Kata namja tersebut dengan kasar kepada yeoja yang bernama hyuni.
“Kau?!”…..

TO BE CONTINUE…

nah readers, FF nya sampai di sini dulu yaa 😀 ingat jangan lupa untuk comment, bagus atau engganya FF ini tetep comment yaa 🙂 kamsahamnida readers. waiting for chapter 2 nya yaa 😀

2 responses to “I Believe You Oppa Chapter 1

  1. Ngakak pas ddangkoma di ambil dari akuarium sama wookie, kereenn (y) di tunggu ya lanjutan ceritannya 😉 ;;)

  2. Haha, FF nya bikin aku ngakak sama senyum2 sendiri! Nanti si Wookie bareng si Chani terus si Donghae bareng Hyuni? Aku sama Kibum oppa!!! *gadayangnanya*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s