[Freelance] nappeun !! ne nampyeon

Author : fauziyah chan
Cast : park seul chan, lee donghae, lee sungmin, son eunseo
Genre : romance
Rating : PG-13
Length : oneshoot
POV : semua sudut padang aku ambil dari seul chan
Anyeong ini Ff kedua aku , jadi maklum ya kalau masih rada ga nyambung atau aneh hahha but Happy reading ^^
RCL yaaaaaaaaa =D

Pagi yang sangat cerah berbeda dengan rumah kami. Terawat, tetapi seperti tidak ada orang dirumah ini, ya begitulah rumahku dan donghae oppa.
Terlalu besar untuk kami, sepasang pengantin baru. Tiga kamar tidur, 4 kamar mandi, dapur, ruang tv, perpustakaan, dan kolam renang.
Asal kalian tahu walaupun aku dan donghae oppa sudah menikah, tapi kami berbeda kamar. Dulu donghae oppa adalah seorang playboy, tapi aku tidak tahu dia masih playboy atau tidak sampai sekarang, yang aku tahu donghae oppa tidak suka dengan sebuah ikatan hubungan. tapi dia dipaksa oleh orang tuanya agar menikah denganku, tentu saja donghae oppa tidak bisa menolaknya karena dia takut harta warisannya tidak jatuh kepadanya.
Jadi kami membuat kesepakatan aku ataupun dia tidak boleh jatuh cinta satu sama lain, ya tentu saja aku menyetujuinya karena aku yakin aku tidak akan jatuh cinta kepadanya.
Tapi aku salah besar, beberapa bulan ini aku merasakan perasaan yang berbeda, aku merasa aku sudah mulai jatuh cinta padanya.
Tapi aku harus menyembunyikannya karena itu adalh perjanjian awal kami.
“seul chan-ah, eoddiseo ?!” tanya donghae oppa dengan nada yang sedikit berteriak
“ne, oppa aku di dapur sedang memasak” jawabku kepadanya, aku mendengar suara derap kaki mendekat ke arah dapur
“seul chan-ah jangan menungguku aku akan pulang larut karena ada meeting” jelasnya kepadaku “hmmm, arraseo oppa, tapi oppa akan meeting dimana ??” tanyaku kepadanya
“itu bukan urusanmu, kuncilah rumah selagi aku tidak ada” ucapnya kepadaku
“arraseo oppa, mian aku selalu ingin tahu urusanmu” ucapku sambil menundukan kepala, donghae oppa hanya melirikku sekilas dan berlalu begitu saja
“oppa kau tidak ingin sarapan dulu ??” tanyaku kepada donghae oppa dengan nada suara yang sangat lembut
“dweseo, aku sarapan di kantor saja” jawabnya sambil mengambil jas dan tas yang berada di atas sofa, donghae oppa berbalik kembali melihatku
“hmm, satu lagi jangan beriskap baik padaku, karena sampai kapan pun aku tidak akan bisa bersikap baik kepadamu” ucapnya ketus kepadaku
Kalimat itu sedikit tapi kenapa sangat tepat mengenai hatiku nappeun namja, tapi mengapa aku bisa suka dan jatuh cinta kepda namja seperti dia ini ?? pernyataanku dalam hati, lalu donghae oppa berlalu meninggalkanku di rumah yang super gede ini sendiri
“hmmm, sebenarnya apa salahku kepada donghae oppa, sampai – sampai donghae oppa selalu ketus terhadapku, tch dasar namja so ganteng” ucapku dengan suara lantang
“hmm selesai masak beres-beres rumah super gede ini haaa” dumelku sendiri, aku menuju ruang tv dan mulai membersihkan seisi ruangan ini dari ujung sampai ujung lagi “yaa donghae oppa, chinca dia mau membunuhku secara perlahan, dia membelikanku rumah sebesar ini untuk membunuhku ??” ucapku sambil mengelap keringat yang ada di dahiku dengan punggung tangaku
Sekarang menuju kamar donghae oppa untuk dibersihkan, ketika aku membuka kamarnya yang berada dilantai dua rumah kami ini, kamarnya sangat berantakan baju kotor bertebaran dimana-mana “yaa donghae oppa, chinca jorok sekali, kenapa baju kotornya tidak iya masukan kedalm keranjang pakaian kotor” dumelku sambil mengambil satu persatu pakaianya yang berada di lantai kamarnya.
Ketika sedang mengambil pakaiannya aku melihat sebuah foto, di dalam foto itu ada seorang wanita cantik foto berdua dengan donghae oppa.
“siapa yeoja ini ??” kataku sambil melihat dengan detail foto itu, ketika aku membalikan foto itu, terdapat tulisan ‘eunseo love donghae 10032012’ “hmm ige mwoya ?? bukankah tanggal yang tertera disini sama saat donghae oppa pergi ke mokpo ?? tapi tulisan ini bukan tulisan tangan donghae oppa” pertanyaan demi pertanyaan menggelantung dibenakku
“aku harus menanyakannya kepada donghae oppa, appakah aku harus ke kantornya sekarang sambil membawakan makan siang kepdanya ??” tanyaku kepada diriku sendiri
“aah ide cemerlang” aku segera menaruh pakaian – pakaian kotor itu di tempat keranjang baju kotor yang terdapat di kamar mandi dan langsung membawanya ke tempat mesin cuci yang berada di lantai bawah
Sudah sampai bawah aku langsung menaruh baju kotor dan langsung menyiapkan makanan untuk dibawa ke kantor donghae oppa “selesai, sekarang aku mandi dan siap – siap bertemu dengan ne nampyeon” ucapku gembira karena kan bertemu dengan donghae oppa.
Setelah selesai berisap- siap aku langsung mengunci pintu dan berjalan menuju halte untuk pergi ke kantor donghae oppa
Ketika sampai sana aku melihat kantornya yang begitu besar, dan aku mencari-cari ruangan donghae oppa “aah dimana ruangan donghae oppa ??” tanyaku, tapi sialnya aku malah menabrak orang
BRUUK
“aah cheoseonghamnida” ucapku kepada orang yang kutabrak itu “aah gwenchanayo, mari saya bantu aghassi” ucap laki-laki itu, dia membantuku berdiri
“aah madta, kau ini istri donghaekan ??” tanyanya kepadaku “ne, aku istri donghae oppa, kau ini ??” tanyaku “perkenalkan aku lee sungmin teman donghae” jawabnya sambil mengambil tanganku untuk mengajak bersalaman “ah, panggapsemnida lee sungmin-ssi, cho neun park seul chan imnida” ucapku sambil membungkukkan badanku.
“aah kau pasti mencari ruangan donghae bukan ??” tanyanya “ne, apakah sungmin-ssi tahu dimana ruangannya ??” sungmin menganggukkan kepalanya “ne tentu saja aku tahu, tapi donghae sedang tidak ada di tempat dia sedang meeting diluar” ucapnya kepadaku “aah sekarang sudah siang mari kita makan siang bersama saja aku yakin donghae sedang makan otteyo ??” tanpa berpikir lama aku pun mengangguk memberikan tanda bahwa aku setuju dengan usulnya itu, karena aku juga sudah meresa lapar.
“bagus, ayo kita pergi” ucap sungmin-ssi sambil menggandeng tanganku menuju pintu keluar
kami pun akhirnya sampai di tempat japan food yang tidak terlalu jauh dari kantor donghae oppa, lalu kami mencari tempat duduk yang berada di luar restoran tersebut
“mmmm, japan food hehehe” ucapku kegirangan karena masakan japan adalah favoritku, “waaah sungmin-ssi anda sangat memperhatikanku sekali sampai-sampai tahu kalau aku suka japan food” ocehku sendiri “yaa bahkan kita baru bertemu hari ini bagaimana aku bisa tahu makanan favoritemu” ucapnya sambil membalik-balikkan menu makan
Ketika sungmin-ssi sedang sibuk membalik-balikkan menu makan, aku melihat sekeliling dan ak menangkap wajah seseorang yang sangat aku kenal, itu adalah donghae oppa bukankah itu donghae oppa dengan siapa dia ?? aku seperti mengenal yeoja itu ucapku dalam hati.
“sungmin-ssi aku pergi kesebelah sana sebentar, tolong pesankan apa pun untukku” ucapku kepadanya “ah oke, jangan lama-lama waktuku untuk makan siang tidak terlalu lama” ucapnya aku hanya mengangguk lalu pergi menuju meja donghae oppa, aku melihat mereka sedang mengobrol diselingi tertawa atau pun tersenyum
“oppa, nugu ??” tanyaku sambil menunjuk ke arah yeoja itu, aku melihat wajah donghae oppa yang begitu terkejut ketika aku sudah berada di depannya, sama halnya dengan yeoja yang berda di sebelahnya
“ah seul chan-ah wae ?? kenapa kau ada di sini ??” tanya donghae oppa dengan nada suara yang sedikit gugup “nuguji ??” tanya yeoja di sebelah donghae oppa sambil menebarkan senyumnya itu, “aah igo neun, aa..aa.. hmmm.. ne dongsaeng, lee seul chan” ucapan donghae oppa membuatku sangat shock “mworago oppa ?? dongsaeng ??” tanyaku kepadanya, air mataku sudah siap mengalir tapi aku masih bisa menahannya
“aah dongsaeng ?? anyeonghaseyeo cho neun son eunseo imnida, yeojachingu donghae” ucapnya yang kelewat jujur, membuatku sudah tidak bisa menahan air mataku lagi “mwo ?? yeojachingu ?? tch aku ini istrimu bukan dongsaengmu oppa” jelasku membuat eunseo terkejut “apa maksudmu seul chan-ssi ??” tanya enseo kepadaku “ne aku istri donghae oppa bukan dongsaengnya” ucapku lantang, membuat eunseo menangis “donghae-ah majjayo, dia ini adalah istrimu ??” tanyanya kepada donghae
“aniyo eunseo-ah aku bisa menjelaskannya kepadamu” ucap donghae oppa sambil memeluk eunseo di depan mataku, aku mendengar derap kaki melangkah mendekat kearahku dan donghae oppa, dia menarik lenganku untuk menjauh dari meja donghae oppa, aku masih saja menangis, sungmin oppa membawaku kesebuah taman untuk menenangkan diriku, taman yang indah dan elok tapi aku tidak bisa menikmati keindahannya karena hatiku sedang hancur “kau sebenarnya sudah tahukan lee sungmin-ssi ??” tanyaku kepadanya dengan nada yang sedikit mencurigainya “hmm, maksudmu apa ?? aku tidak mengerti” tanyanya kepadaku sambil melihat ke arahku, “sebenarnya kau sudah tahukan kalau donghae oppa tidak sedang meeting melainkan sedang pergi bersama yeoja itu ?” tanyaku kepadanya, sungmin oppa hanya bisa terdiam tidak menjawab pertanyaan yang aku berikan kepadanya dan tersenyum licik.
“ne aku sudah mengetahuinya seul chan-ssi, aku ini sahabat donghae mana mungkin aku tidak mengetahuinya” ucap sungmin oppa, mengapa sungmin oppa sama seperti donghae oppa mereka menyebalkan !! aku berdiri dari tempat duduk kami dan berlalu menjauh dari sungmin oppa “haa nappeun namjayo” ucapku kesal
“seul chan-ssi, chakaman aku bisa jelaskan semuanya” ucapnya kepadaku yang tidak aku hiraukan, sungmin oppa menarik lenganku agar aku mau berhenti berjalan “wae ?! kau sama saja dengan donghae oppa” bentakku kepada sungmin oppa.
“aku akan menjelaskan semuanya, tapi tidak di tempat ini, bagaimana kalau kita pergi ke busan sambil menjernihkan pikiranmu itu, karena aku ada meeting disana juga” ajak sungmin oppa kepadaku “aku bukan yeoja murahan oppa yang bisa ikut dengan namja manapun”jelasku kepadanya sambil menepiskan lengannya yang masih menggandengku
“arraseo kalau tidak mau tidak usah marah seperti itu” ucap sungmin oppa “mari oppa antar pulang kerumahmu” belum sempat aku menjawab sungmin oppa sudah menggandeng tanganku kembali, dan pergi mendekat ke mobilnya
Selama perjalan kami hanya terdiam karena aku merasa tidak ada topik antara kami, setelah sampai depan rumah aku langsung turun dari mobilnya tanpa mengucapkan terima kasih, aku masuk kedalam rumah tapi sepertinya donghae oppa belum pulang “haa banhkan donghae oppa tidak merasa bersalah kepadaku” ucapku sambil pergi menyalakan lampu rumah, aku duduk di sofa sambil menyalakan tv
Eeung ~ (anggap aja suara mobil #hahaha)
“haa seperti suara mobil, tapi aku harus stay cool, berani-beraninya dia bersikap seperti itu tadi” ucapku, donghae oppa masuk dengan dirangkul oleh seorang yeoja, yeoja itu eunseo ya yeoja itu sungguh tidak tahu malu, apa yang ia perbuat sampai donghae oppa mabuk seperti itu ada apa dengannya ucapku sambil mendekat kearah mereka “donghae mabuk, dimana kamarnya ??” ucap yeoja itu “ah chogi” tunjukku ke kamar donghae, setelah eunseo membaringkan donghae oppa di kamarnya eunseo keluar dan menghampiriku yang sedang duduk – duduk santai sambil menonton tv “bisa kita bicara seul chan-ssi ?” tanyanya kepadaku
“ouh tentu silahkan duduk” ucapku so ramah kepadanya “begini seul chan-ssi, aku sudah mendengar semuanya dari donghae, kalau kau dengan dia menikah karena terpaksa, oleh karena itu aku memintamu, untuk pergi menjauh dari donghae” ucapnya to the point kepadaku haa yeoja ini sudah gila rupanya “apa maksudmu haa !!” bentakku kepadanya aku langsung berdiri karena sudah sangat emosi melawan yeoja tidak tahu malu ini, “aku akan memberimu apa pun yang kau inginkan asalkan kau meninggalkan donghae, otte ??”
PLAAK
Aku menamparnya karena sudah berbicara lancang kepadaku tapi sialnya donghae oppa melihataku sedang menampar yeoja ini “yaaa !! park sel chan, apa yang kau lakukan HAAA !!” bentak donghae oppa kepadaku, donghae oppa menghampiriku dan ..
PLAAK
Donghae oppa menamparku, aku hanya bisa terdiam sambil memegang pipiku “oppa kau menamparku ??” ucapku, air mataku sudah tidak bisa diajak kompromi lagi, mereka membasahi pipiku “aah seul chan-ah o..o..pp..a ti…tidak bermaksud ..” ucapnya gugup tapi aku tidak menghiraukannya aku pergi dari mereka berdua “seul chan-ah kajimaa” teriak donghae oppa yang benar-benar sudah tidak aku hiraukan lagi.
Aku pergi menemui sungmin oppa, aku rasa dia bisa menghiburku
To : sungmin oppa
Oppa bisakah kita bertemu di taman yang tadi ??
Aku menunggu beberapa menit
From : sungmin oppa
Oke, tunggu oppa, oppa akan kesana
“aah terima kasih ya tuhan kau masih mau memberiku orang yang bisa aku percaya” ucapku, tidak begitu lama aku sudah melihat sungmin oppa yang mendekat kearahku
“wae geure ?? seul chan-ah ?? kenapa kau sms oppa malam-malam begini ?? lalu kenapa matamu sembab seperti habis menangis ??” petanyaan sungmin oppa belum bisa aku jawab aku langsung memeluknya dan menangis sejadi-jadinya, “oppa hikks bisakah hikss.. kau bawa aku hiks … pergi ?? donghae oppa hiks.. sungguh jahat kepadaku oppa” jelasku kepadanya sambil menangis “wae ?? dia jahat ??” aku hanya mengangguk lemah “kalau kau ada masalah kau tidak boleh lari dari masalah itu, kau harus menghadapinya seul chan-ah” nasihat sungmin oppa dengan bijaknya
“tapi aku tidak hiks.. mau pulang, aku hiks.. tidak mau bertemu hiks.. dengan donghae hiks.. oppa” kataku, sungmin oppa hanya bisa mengelus rambutku dengan lembut “mari kita ke mobil oppa, oppa antar kau plang kau harus menjadi yeoja yang kuat dan tegar seul chan-ah” sungmin oppa mengangkat wajahku dan mengusap air mataku dengan ibu jarinya
Selama perjalanan aku tertidur karena terlalu banyak menangis, “seul chan-ah ireno” seperti ada yang mengguncang – guncangkan badanku, hmm kenapa sekarang seperti ada yang menggendongku ??? akhirnya aku membuka mataku “hoaam, yaa!! Oppa apa yang kau lakukan ??” tanyaku kepada sungmin oppa “suruh siapa aku bangunkan, tapi kau tidak bangun – bangun, makannya aku gendong kau” sungmin oppa tidak mau menurunkanku dia hanya tersenyum, ketika masuk kedalam rumah, aku melihat donghae oppa bersama eunseo yang masih di rumah kami, sedangkan eunseo sedang tertidur di sofa, donghae oppa terkejut melihatku yang di gendong oleh sungmin oppa, kemudian dia menghampiri kami, sungmin oppa hanya tersenyum tanpa mau menurunkanku “apa yang kau lakukan sungmin-ah ??” tanya donghae oppa dengan intonasi suara seperti orang yang cemburu “kau, seul chan-ah ada apa dengan kakimu, apakah kau tidak bisa berjalan ??” apa-apaan dia bukannya minta maaf karena telah menamparku malah memaki-makiku “ini tidak ada urusannya denganmu, mau aku sakit mau aku lumpuh atau apa pun itu bukan urusanmu !!” ucapku ketus kepadanya
“yaa!! Sejak kapan ka tidak memanggilku oppa ?? dengan semudah itukah sungmin mengubahmu ??” ucapnya lebih ketus lagi, “anni, bukan begitu donghae-ah, dia ..” belum sempat sungmin oppa menjawab aku langsung memotong perkataan sungmin oppa “oppa tidak perlu menjelaskannya masalah kita kepadanya, lebih baik oppa antar aku kemarku saja” kataku kepada sungmin oppa membuat donghae oppa semakin geram dengan sikapku, aku dan sungmin oppa berlalu menuju lantai dua ke kamarku
“yaa !! park seul chan, sejak kapan kau menjadi yeoja murahan memasukkan namja lain ke kamarmu, sedangkan kau tahu suamimu ada di rumah tch” aku langsung meminta turun kepada sungmin oppa apa yang dia katakan ?? yeoja murahan ?? tch aku membalik kembali ke arah donghae oppa
PLAAK
Satu tamparan mendarat di pipi kanan donghae oppa, donghae oppa hanya bisa memegang pipinya dengan tangannya, sungmin oppa menghampiriku bermaksud menenangkan tapi aku menepis tangannya “yaa oppa, aku sudah cukup sabar, atas sikapmu yang dingin terhadapku, aku sudah cukup sabar kau malah membela yeoja lain dari pada aku, tapi kesabaranku ada batasnya hiks.. hiks.. jangan pernah mengatai aku seperti itu hiks.. hiks..” ucapku kepadanya, donghae oppa hanya bisa melihatku dengan tatapan menyesal
“kalau kau sudah tidak hiks.. hiks.. mau ada ikatan diantara hiks.. hiks.. kita sebaiknya kau menceraikan aku, jangan siksa siksa batinku seperti ini oppa” jelasku, donghae oppa mendekat tapi aku melarangnya mendekatiku “mau oppa hiks.. atau aku hiks.. hiks.. yang menceraikannya ??” ucapku kepada donghae oppa membuat donghae oppa tidak bisa berkata apa – apa lagi
“oppa, wae geure ??” yeoja itu menghampiri donghae oppa, sambil menatapku sinis “hmm, kau yeoja yang tidak punya rasa malu ya ?? sudah di tampar oleh donghae, masih saja mau menampakan wajahmu di depan donghae” ucap eunseo kepadaku,
“arraseo eunseo-ssi, aku tidak akan menampakan wajahku kembali di depan donghae oppa, sesuai dengan permintaanmu itu” jawabk kepada eunseo, sungmin oppa ikut geram dengan sikap eunseo, sungmin oppa pun membawa eunseo keluar dari rumah aku dan donghae oppa.
“bagaimana oppa ?? sudah dapat keputusankah ??” donghae oppa hanya terdiam dengan omonganku barusan
“seul chan-ah, begini, mian aku tadi bicara dengan tidak pantas kepadamu tapi ..” belum sempat donghae oppa melanjutkan aku langsung memotong pembicaraannya
“aah kau takut harta warisanmu hilang ?? kalau begitu biar aku yang menceraikanmu oppa, agar kau tidak kehilangan harta warisanmu itu” ucapku lantang membuat donghae oppa tidak bisa berkata apa pun
“kalau begitu sampai berjumpa dipengadilan oppa” jelasku lalu pergi meninggalkan donghae oppa
-seminggu kemudian-
@pengadilan
“Saudari park seul chan-ssi apakah anda sudah yakin, dengan pilihan anda untuk berpisah dari saudara lee donghae-ssi” tanya hakim itu kepadaku “ne saya yakin”
“saudara lee donghae-ssi apakah anda menerima gugatan perceraian dari saudari park seul chan-ssi” tanya hakim itu kepada donghae oppa “aaa…aaa… saya … aa.. saya tidak menerimanya” cap donghae oppa membatku terkejut atas ucapannya
“saya tidak menerimanya karena seul chan-ssi mengandung anak saya, oleh karena itu saya menolaknya” mwo ?? apa yang dia katakan ?? sejak kapan aku hamil ?? sejak kapan kami melakukannya ?? bahkan kami tidak pernah satu kamar
Para jaksa dan hakim berunding “kami memutuskan menolak permintaan perceraian anda saudari park seul chan-ssi, karena anda sedang mengandung” ucap sang hakim “tapi.. tapi.. saya..”
TOK TOK TOK
“yaa!! Donghae-ssi apa yang kau lakukan haa ?? sejak kapan aku hamil ??” tanyaku panjang lebar kepadanya
“bukankah ini bagus, kalau kita tidak bercerai ?? dan kita bisa mewujudkan ucapanku tadi” godanya kepadaku
“mwo ?!”

TBC
Mian … mian .. mian .. ff yang keduanya ga nyambung lagi =)
Tapi chingu harap kalian suka
RCL yaaaa, biar tambah semangat ngebuat freelancenya =D

Advertisements

29 responses to “[Freelance] nappeun !! ne nampyeon

  1. ap”an sich, donghae…..
    dach nyiksa seul chan nggak mau ceraiin, sbenrnya cinta nggak sich ma seul chan….
    eonni cptan ya klanjutannya…

  2. wohhh hae sadis u.u jahad lg *eh* *kebawa emosi ff* tp bgs! daebak! 😀 aaaa mauu lanjutannyaa u.u *celingak celinguk blog* *eh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s