I Believe You Oppa Chapter 4

Author : sparkdey
Cast : kim ryeowook, lee chani, lee hyuk jae, lee donghae, park hyuni, kim jong woon
Genre : romance, happy, sad
Rating : all ages

Annyeonghaseyo, author balik lagi nih dengan kelanjutan FF chapter 4 nya hehe, selamat membaca dan jangan lupa meninggalkan comment ya 🙂 kamsahamnida

Cerita sebelumnya…
To : mybestchani
“Mwo? Apa maksudmu? Aku tidak mengerti sama sekali chani. Semangat? Untuk apa? Tumben sekali kau belum tidur”

SEND…..

Park hyuni pov
Chani benar benar membuatku semakin tidak mengerti. Pikiranku menjadi kacau gara gara chani. Huft akhirnya aku memutuskan untuk menutup laptopku dan melanjutkannya besok lagi. Aku menuju kamar mandi lalu menggosok gigi dan mencuci muka dan beranjak tidur.

Drrtt drrtt drrtt hp aku bergetar, aku membukanya.

From : mybestchani
“Sudah, pokoknya tunggu saja besok hihi, aku tidur dulu ya”

Ah biarkan saja palingan dia ingin bercerita saja. Lalu aku mematikan hp ku dan tidur.

Pukul 06.12 aku terbangun karena alarm yang memang sudah aku pasang sebelumnya. Aku mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi. 20 menit aku habiskan untuk mandi dan berdandan. Aku turun ke ruang makan dan bertemu dengan oppaku dan orang tua ku.

“Pagi hyuni, bagaimana malam mu itu?” Tanya oppa ku. “Bagaimana apanya oppa? Aku seperti biasa menyicil tugas skripsi ku” jawabku. “Baiklah, sekarang kau makan dulu” kata appaku. “Ne appa” aku mengambil nasi goreng yang ada di meja makan dan memakannya. “Kau kuliah jam berapa hyun?” Tanya eomma. “Jam 8 eomma” jawabku.

“Kau berangkat bersamaku saja ya?” Tawar oppaku. “Kau kan harus kerja oppa” aku menjawabnya. “Gwenchana, aku ingin sekali kali mengantar dongsaengku” “ne ne baiklah, kalau begitu kau harus berdandan yang trendy ya oppa” ledekku. PLETAK! Leeteuk oppa melempar sumpit kepadaku. “Aw appo oppa, tega sekali kau” kataku meringis. “Makanya jangan meledekku, memangnya aku tidak trendy apa?!” “Ne ne, kau sudah trendy oppa”

Aku berangkat kuliah dengan di antarkan oppaku, leeteuk oppa. Naik mobil miliknya yang dia beli hasil kerja kerasnya sendiri. Sepanjang jalan aku ngambek sama dia karna sudah melempari aku dengan sumpit. Kini sudah sampai di kampus, aku turun dari mobil oppaku. “Gomawo oppa” aku langsung pergi begitu saja.

Sepanjang jalan menuju kelasku, ada terasa yang berbeda dari kampusku ini, mengapa banyak sekali balon berwarna biru di sini. Aku sangat suka sekali dengan balon apalagi yang berwarna biru. Aku masuk ke ruang kelas dan menemukan sebuah coklat sudah ada di mejaku, dan anehnya kelasku sangat sepi sekali. Aneh, sangat sanget aneh.

“Park Hyuni” panggil seseorang di belakangku. Aku menoleh dan aku kaget ketika membalikkan badanku, di belakang banyak sekali teman sekelasku dan di depanku kini donghae oppa! Aku deg degan, keringat dingin bingung mau gimana lagi. “Would you to be my girl?” Kata donghae oppa. “Mwo?! Aku tidak salah dengar kan oppa?” Jawabku. Apakah ini maksud dari sms chani yang semalam?

“Aku serius hyun. Would you to be my girl for now and forever?” Kata donghae oppa meyakinkanku. Aduh aku bingung harus menjawab apa. Aku sangat sangat menyukai donghae oppa. “Jinjja?” Kataku. “Ne” jawabnya. “Terima saja hyuni!” Kata salah satu temen sekelasku. “Jika kau memang benar benar menerimaku terima boneka ini dariku, jika tidak kau boleh mengembalikan coklat yang ada di mejamu itu kepadaku” lanjut donghae oppa.

‘Mengapa dia tau semuanya? Semua barang dan makanan yang aku suka? Pasti ini ulah chani deh’ batinku. “Apa jawabanmu? Aku menunggumu hyun” kata donghae oppa. Aku mengambil boneka yang ada di tangan donghae oppa. “Ne, I would to be yours” jawabku. “Saranghae hyuni” katanya sambil memelukku dan di sambut dengan tepuk tangan dari teman temanku. “Nado oppa” jawabku.

Lee chani pov
Aku sudah membantu donghae oppa menyiapkan segalanya dan aku juga yang membelikan boneka kucing untuk hyuni. Dan aku yakin sekarang mereka sudah menjadi sepasang kekasih, namun kapan untukku dan wookie oppa ya?

“Chani! Lee chani!” Aku merasa ada yang memanggilku, tetapi aku tak hiraukan, mungkin hanya perasaanku saja. Tiba tiba ada yang menepuk pundakku. “Aahh” aku berteriak karena kaget. “Jangan berteriak!” Katanya. Begitu aku menoleh ternyata itu hyuni. “Kau ini…” “Hehe mianhae chani, gomawo atas semuanya, aku sudah tau dari donghae oppa kalau kau membantunya untuk menyiapkan ini semua. Gomawoo” kata hyuni lalu memeluku. “Ne ne ne cheonmayo” jawabku.

Aku berjalan menuju kelasku dan terdapat sebuah tulisan di mejaku. “Ke taman belakang sekarang” tulisannya seperti itu dan aku mengikuti tulisan itu. Aku berjalan menuju taman belakang dan aku tidak melihat siapapun, ketika aku berbalik aku menabrak seseorang. “Ah mianhae, mian aku tidak melihat” kataku sambil membungkuk minta maaf. “Gwenchana” katanya. Aku mendongak dan melihat sosok itu, wookie oppa.

“Sedang apa kau di sini?” Kata wookie oppa. “Ada tulisan di mejaku dan menyuruhku untuk ke sini” jawabku. “Hem sama sepertiku, aku kira kau yang menuliskan itu untukku” jawabnya. “Aniyo wookie oppa” kini aku di tarik oleh wookie oppa menuju tempat favorit wookie oppa, taman belakang kampus yang mempunyai pohon yang rindang.

“Mengapa kau mengajakku ke sini oppa?” Tanyaku. “Aku berjanji pada diriku sendiri untuk membawa seseorang yang aku sayang, yaitu kau chani” katanya. Aku tersentak kaget, menatap heran wookie oppa. “Jinjja?” Kataku. “Ne, jangan memasang tampang seperti itu chani” katanya. “Lalu?” Tanyaku. “Saranghae chani, maukah kau menjadi yeojachingu ku?” Tanyanya dengan muka yang serius.

‘Mwo?! Apakah ini hanya mimpi? Siapa yang menyiapkan semua ini?’ Batinku. “Nado saranghae oppa. Aku mau menjadi yeojachingumu oppa” jawabku. Kini statusku adalah yeojachingu dari kim ryeowook. ‘Aaahh mimpi apa aku semalam? Hari ini merupakan hari bersejarah untukku dan donghae oppa’ batinku.

“Gomawo chani” wookie oppa memelukku. “Cheonma oppa” jawabku.”Kajja kita ke kelas” ajak wookie oppa. “Kajja” tanganku di gandeng oleh wookie oppa. ‘Ah tangannya hangat sekali, membuatku nyaman’ batinku. Kini kita sudah sampai di kelas dan melanjutkan mata pelajaran selanjutnya.

Lee hyuk jae pov
Aku sudah pulang dari kampus. Malas berlama lama di kampus, tidak menyenangkan. Mana mendapatkan tugas dari songsaenim lagi, makin tidak menyenangkan saja. Hari ini aku membawa kabur motor milik donghae, biarkan saja dia membawa mobil selama beberapa hari, aku bosan naik mobil terus.

“Aku pulang” suara dari bawah. “Nugu?” Teriakku dari kamar. “Aku hyung” jawabnya. Oh ternyata si ikan yang baru pulang. “Chani dimana?” Tanyaku. “Aku tidak tau hyung” jawabnya. Aku berdiam diri di kamar, memainkan laptop dan berusaha mencari inspirasi untuk membuat tugas yang di berikan songsaenim tadi.

“Aku pulang oppa!” Teriaknya dari bawah. Aku sudah tau kalau dia adalah chani, siapa lagi suara yang cempreng di rumah ini selain dia? Hanya chani yang suaranya cempreng. Aku turun kebawah, menuju taman belakang, berharap bisa menemukan inspirasi untuk membuat tugas.

“Oppa, aku sekarang punya namjachingu, namanya wookie oppa” kata chani kepada donghae. “Jinjja? Akhirnya kau jadian juga sama dia?” Tanya donghae. “Ne oppa, aku senang sekali” jawabnya. “Ah ne, bagaimana kau? Di terima oleh hyuni kan?” Lanjutnya. “Ne, di terima sama hyuni, sangat senang hari ini” jawab donghae.

“Ya! Kalian menyembunyikan apa dariku huh?” Tanyaku kepada kedua dongsaengku. “Aniyo hyung, kami hanya sedang bersuka cita hari ini” jawab donghae. “ya oppa, kami lagi sangat senang hari ini” jawab chani. “Apa yang membuat kalian senang?” Tanyaku. “Kami jadian dengan orang yang kami sayangi, dan chani membantuku menyiapkan semuanya” jawab donghae.

“Yap itu benar oppa. Dan aku jadian dengan wookie, tetapi aku tidak tau siapa yang membuatku dan membantuku jadian dengannya” jawab chani. “Oh untuk soal itu sih ulahku dan hyuni, sebagai ucapan terimakasih” jawab donghae. “Jinjja? Aaaa gomawo oppa” chani memeluk donghae. “Aish kalian ini, jangan berpelukan di depanku!” Aku meninggalkan mereka berdua di taman belakang sedangkan mereka berdua merasa kebingungan.

Kim ryeowook pov
Hari ini merupakan hari bersejarah untukku. Karena apa? Karena aku sekarang dapat memiliki seorang yeoja yang dari dulu aku suka namun aku baru bisa menyatakannya sekarang. Betul betul sangat bahagia dapat memilikinya, yeoja yang cantik, manis, serta memiliki suara yang merdu.

“Wookie” panggilan untukku. Aku tau siapa yang memanggilku, pastilah itu hyungku. “Ada apa hyung?” Aku menghampiri hyungku, yesung. “Aku ingin bertanya sesuatu padamu” “apa itu hyung?” “Kau tau yeoja ini?” Yesung hyung menunjukkan sebuah foto yeoja padaku. “Mwo?! Kenapa kau menunjukkan foto yeoja ini?!” Aku tersontak kaget.

TO BE CONTINUE…..

4 responses to “I Believe You Oppa Chapter 4

  1. Pingback: Cara Praktis Menemukan Inspirasi | inspirasi.me·

  2. Pingback: Cara Praktis Menemukan Inspirasi | bijak.net·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s