MY PLAYGIRL WIFE 04

Author : Enny_xie

Title : MY PLAYGIRL WIFE

Cast : Bae Suzy, Shin Wonho, Kim Myungsoo, Ok Taecyeon, Lee Junho, Choi Minho, Nam Woohyun dan Key

Lenght : [Series] 2,395 words

Rating : [NC-17] + STRAIGHT

A.N : ^^ sekuel dari “cause my husband is cassanova” GAK SUKA , JANGAN BACA – KLO UDAH BACA , JANGAN LUPA UNTUK RCL [Read,Like & Comen]

| Prolog | Previous

^^

-^^

Sudah beberapa hari sejak janjian mereka berlalu, kini kedua orang tsb bertemu kembali didepan gerbang sekolah. Suzy sedang menjemput Wonho, sedangkan Woohyun baru keluar dari kelasnya. Suzy langsung keluar dari mobilnya dan mendatangi namja ini, yeoja ini terlihat sedikit kesal. Woohyun yg baru menyadari kedatangannya itu terlihat terkejut

“datang menjemput Wonho, No-ona?” ucapnya seperti disengaja

Tanpa menjawabnya, Suzy sudah meneriakinya duluan “gara-gara kamu aku tidak bisa tidur dengan nyenyak belakangan ini!” ucapnya, Woohyun jadi penasaran ‘apakah karna memikirkanku? (haha)’
“gara-gara nonton drama BIG aku jadi sering telat tidur, ckck kamu juga sih~ ngapain juga nyuruh aku nonton segala!!” sambungnya, Woohyun terlihat kecewa
‘ternyata bukan karna memikirkanku (haha)’

“so.. apakah noona sudah mengerti akan maksudku waktu itu?” tanyanya kemudian, Suzy terdiam

Setelah lama membungkam, akhirnya Suzy buka mulut juga “kita perlu bicara empat mata (emang Tukul??)” ajaknya

Woohyun hendak mengikuti Suzy untuk masuk kedalam mobilnya dan berbicara, tapi sindiran seseorang dibelakang sana menghentikan langkahnya

“seperti ummamu, kini kamu malah menjadi gigolo” sindir ajuhma yg terlihat cukup elegan itu

Baik itu Woohyun ataupun Suzy, keduanya menatap kearah ajuhma tsb. Suzy sangat familiar dengan wajah ajuhma ini, sedangkan Woohyun terlihat terkejut melihat ajuhma tsb. setelah menyadari kalau yeoja yg ada didepannya ini adalah Suzy, ajuhma tsb langsung mendatanginya dan minta maaf

“mian.. aku tidak tau klo itu kamu, Suzy” ucapnya, akhirnya Suzy mengingatnya juga

“ah! Minho umma??” serunya kemudian, ajuhma tsb menganguk ‘ya’

Setelah bertemu untuk pertama kalinya dipesta ulang tahunnya Minho, ummanya ini telah melacak latar belakang Suzy dan sangat senang ternyata dia adalah anak orang kaya

“itu.. kamu mengenalnya?” tanya umma Minho ini kepada Suzy

“dia-“ Woohyun mengeleng kepalanya dengan maksud ‘berpura-puralah tidak mengenalku’
“seseorang yg aku kenal” jawab Suzy dengan sengaja, umma Minho tentunya tidak bisa memaksanya untuk memperjelas hal tsb

Saat itu juga, Minho yg baru keluar dari kelas itu menemukan ummanya berada diluar sana dan sangat terkejut melihat dia sedang berkumpul dengan Woohyun dan Suzy. Minho-pun langsung menghampirinya

“umma!!” teriak namja ini
“apa yg sedang kamu lakukan disini?”

“tentu saja menjemputmu, kamu lupa?? kita sekeluarga akan makan malam bersama” ucap ummanya ini sengaja melirik tajam kearah Woohyun, mata Woohyun terlihat memerah

Minho juga menatap kearah namja ini, tapi dengan sudut pandangan yg berbeda. Minho merasa bersalah kepada hyung sekaligus chingunya ini. Minho menatap kearah Suzy dengan maksud ‘bantu aku menjaganya, noona’ setelah itu Minho-pun membawa ummanya untuk segera pergi darisana. Setelah kedua orang ini menghilang, Woohyun langsung pamitan kepada Suzy

“biar noona yg mengantarmu?” usul Suzy, tapi Woohyun menolak

“aniya~ sepertinya Wonho sebentar lagi akan keluar, klo gitu-“ Woohyun-pun pergi

Suzy sedang pusing, sebenarnya apa yg harus ia lakukan? mengejar Woohyun ataukah menunggu Wonho?? Bila ia membatalkan janjinya dengan Wonho lagi malam ini, tentunya namja tsb akan marah besar kepadanya (karna ia udah sering melakukannya). Tapi bila ia tidak mengejar Woohyun, hatinya tidak tenang. Suzy tau seharusnya Woohyun sangat sedih dan memerlukan seseorang saat ini. so.. apa yg akan Suzy lakukan??

,,,

Seorang yeoja sedang mengikuti seorang namja, tapi namja tsb tidak menyadarinya. Ketika namja tsb melewati sebuah tempat makan, perutnya tiba-tiba mengeluarkan bunyi kelaparan. Sambil mengelus perutnya lembut, namja tsb berkata ‘jangan sekarang! perasaanku lagi tidak enak’. Yeoja yg berada dibelakangnya ini mulai tertawa melihat gayanya. Sebelum namja tsb berjalan lebih jauh lagi, yeoja ini-pun mendatanginya

“hoi! Gominam!!” teriaknya, namja yg dapat mengenali suaranya ini langsung menoleh

“Suzy noona, kenapa kamu-?”

“aku tidak tahan melihat seorang namja yg lagi kelaparan disini, so.. khaja! Noona akan mentraktirmu hari ini” ucapnya sambil menarik tangan Woohyun, namja tsb melapaskannya

“makan dirumah saja noona, toh- aku ada bahannya” balas namja ini, lalu ia-pun membawa Suzy kerumahnya

Suzy terkejut melihat apartemen miliknya Woohyun ini, yeoja ini masih mengira kalau namja tsb akan membawanya keasrama sekolahnya

“Woohyun a~ kamu- apakah ini apartemenmu? Kok bisa??” herannya juga

“punya ummaku. Setelah umma meninggal, ia-pun memberikannya kepadaku” jelas namja ini, Suzy terlihat asyik menatap setiap picu yg ada diruang tamu

“kamu sangat lucu ketika masih kecil” pujinya, Woohyun tersenyum malu

“hari ini kamu- (ingin makan apa?)” Woohyun tiba-tiba menghentikan ucapannya ketika ia mengingat- lagi-lagi ia memanggil Suzy sebagai ‘kamu’, Suzy hanya tersenyum kearahnya

“bila kamu tidak ingin memanggilku noona, ya sudahlah~ gwencana” ucap yeoja ini, Suzy sama sekali tidak mengekspresikan wajah kekecewaan, yg ada malah tersenyum

“klo gitu- makan nasi goreng aza ya.. Su-zy” Woohyun nampak tersenyum mayun ketika ia mengucapkan nama tsb, melihat tingkah namja ini membuat Suzy ikut tertawa
‘Suzy Suzy Suzy..’ terus berngiang dikepalanya Woohyun

Selesai makan malam, keduanya-pun mulai bercanda tawa diruang tamu. Saat itu Suzy baru menyadari kalau diluar sana sedang hujan deras, yeoja ini terlihat cemas. Ia hendak mengirim pesan kepada seseorang, tapi HP nya malah mati (low bat)

“sepertinya aku mesti pulang sekarang” ucap Suzy pamitan, Woohyun hanya menjawab dengan ‘oh~’ kecewa

Ketika Suzy hendak membuka pintu apartemen tsb, ia baru sadar kalau kuncinya masih berada ditangan Woohyun. Suzy-pun menatap kearah Woohyun dengan maksud menyuruhnya buka pintu, tapi sepertinya Woohyun enggan melakukan hal itu

“apakah- kamu tidak bisa menginap disini malam ini?” tanyanya to the point, Suzy terdiam

Dihari biasa- tidak hujan seperti ini, mungkin Suzy bisa. Tapi karna sekarang lagi hujan deras dan petir segala, Suzy tidak bisa melakukannya. (loh? Wae??) Wonho sangat takut dengan suara petir, biasanya ada Myungsoo sih tidak masalah, tapi sekarang Myungsoo sudah tidak ada lagi. Suzy sangat mencemaskan Wonho, ditambah ia tidak bisa menghubungi namja ini (bila mengunakan HP Woohyun, takutnya hubungan mereka disalahpahamin oleh Wonho)

“miane.. lain kali, pasti! Hehe”

Suzy hendak mengambil kunci yg berada dibelakang tangan Woohyun, Woohyun memang memberikannya, tapi namja ini juga tiba-tiba memeluknya. Woohyun memang tidak mengatakan apapun, tapi sepertinya ia mulai menangis. Suzy jadi tidak tega. Sebenarnya Wonho lebih penting ataukah Woohyun??

“aku- sangat merindukan ummaku, hiks hiks” tangisnya, Suzy menepuk punggungnya pelan

“jangan menangis, noona akan menemanimu sebentar lagi disini” itulah pilihannya, sepertinya Suzy tau klo kejadian tadi siang belum 100% dilupakan oleh Woohyun

Setelah Woohyun agak tenang, Suzy-pun melepaskan pelukannya dan langsung mendorong namja ini masuk kekamar mandi, ia meminta Woohyun untuk segera mencuci wajahnya dan tidur- karna tidur akan membuatmu melupakan segalanya, Woohyun menurutinya. Sebelum Woohyun masuk kedalam kamar mandi, ia sempat menoleh kearah Suzy

“ah! Aku baru ingat. itu… tadi siang, apa yg ingin kamu katakan padaku secara empat mata??” tanyanya tiba-tiba, jujur saja Woohyun hampir melupakannya
Suzy hanya menjawab dengan ‘em…’ panjang, ia terlihat gugup
“apakah- itu maksudnya kamu akan menerima cintaku? Cinta dari seseorang yg lebih muda darimu??” tanyanya serius, Suzy terlihat mematung ditempat
‘begitukah?’ tanyanya pula pada dirinya sendiri (Suzy)

Dimana Woohyun sedang menunggu jawabannya, Suzy malah terlihat diam-diam saja. Yeoja ini kemudian mendatangi Woohyun dan tiba-tiba menciumnya saat itu juga, jujur saja Woohyun sangat terkejut akan hal ini. tapi namanya juga anak remaja 18 tahunan, rasa ingin tau mereka masih sangat besar. Woohyun menarik Suzy untuk ikut masuk kedalam kamar mandi tsb, lalu namja ini-pun mengunci pintu tsb. Dengan lidah yg masih bergulat dengan indahnya didalam mulut, Woohyun mulai membuka baju Suzy dan bajunya sendiri. Namja ini membuka air kran yg ada dishower tub tsb, lalu ia-pun mulai menjatuhkan tubuh Suzy disana. air panas dan dingin yg mengalir disekujur tubuh mereka membuat keduanya makin terangsang, Woohyun mengangkat kedua kaki Suzy tepat diatas pahanya, tapi namja ini belum berani memasukkan barangnya tsb, ia hanya mencoba untuk mencicipi nipple Suzy yg berwarna merah jambu itu. hal tsb membuat Suzy merasa geli sekaligus asyik, godaan Woohyun membuatnya terjerumus terlalu dalam dan tidak bisa bangkit lagi. Suzy-pun berbisik ditelinganya Woohyun dan meminta namja ini untuk segera memasukkan barangnya kedalam V Suzy, tapi Woohyun malah terlihat mematung ditempat, hal ini sangat membuktikan kalau ia masih seorang perjaka

“wae? kamu- tidak ingin melakukannya??” tanya Suzy, Woohyun mengeleng ‘tidak’
‘tentu saja mau!’ itulah maksud dari tatapannya
“so, wae?? apakah- kamu masih seorang perjaka? Kamu- belum pernah melakukannya??” sambungnya kemudian, Woohyun hendak mengangguk ‘ya’ tapi ia malu

Dari pertanyaan Suzy tsb, Woohyun sepertinya mencuirgai satu hal

“apakah kamu- sudah pernah melakukannya?? Nu- (gu?)” Woohyun hendak bertanya seperti itu, tapi Suzy langsung menciumnya
‘oh please.. don’t talk about it!’ itulah maksud dari cium paksa Suzy (hehe)

Karna Woohyun tidak berani melakukannya, akhirnya Suzy-pun mengajarinya. Yeoja ini duduk dikedua paha Woohyun dengan kaki yg mengangkang, lalu yeoja ini-pun memasukkan barangnya Woohyun kedalam V nya dengan tangannya. keduanya-pun mulai terisak kecil dan melakukan sedikit goncangan, barang Woohyun terus keluar masuk dari V-nya Suzy. Dari awal yg tidak bisa, kini menjadi bisa. Woohyun sadar kalau ia melakukannya dengan cepat maka Suzy akan merasa lebih nikmat, karna itu ia mempercepat goncangannya, Dan bener saja Suzy mulai berteriak histeris. Tak seberapa lama ia melakukan hal itu, keduanya-pun mulai mencapai puncaknya dan CRRROOOTTTT (what that??)

“sepertinya aku tidak bisa lagi!!” seru Woohyun

“no-du!” balas Suzy lalu “AAAAKKKKGGGGHHHHHHHHHH!!!!!!” teriaknya kuat sekali, mungkin bila tidak hujan deras, para tetangga apartemen Woohyun ini dapat mendengarnya dengan jelas (haha)

Kedua orang yg baru siap ML ini terlihat lelah, Woohyun bahkan telah tidur dikasur dengan pajamanya. Suzy yg masih sadar itu menatap kearah Woohyun, yeoja ini nampak berpikir dalam

‘apakah- kamu menyukainya Suzy?’ ucapnya pada dirinya sendiri
‘aku tidak tau, tapi- aku beneran sangat senang hari ini’ jawabnya sendiri, lalu mencium bibir Woohyun

Suzy mengenakan pakaiannya kembali, lalu yeoja ini-pun pergi. Disaat Suzy menutup pintu kamarnya itulah, Woohyun mengigau ‘Suzy, saranghae’ ucapnya. Tapi Suzy yg sudah terlanjur keluar itu tidak mendengarnya

Sekitar jam 3 malam, akhirnya Suzy balik juga kerumahnya. Hujan kini telah reda dan berhenti. Suzy mencari Wonho diseluruh bagian rumah, tapi ia tidak menemukan namja tsb. Suzy sangat khawatir, ia takut terjadi sesuatu kepada Wonho, tapi untunglah ia menemukan memo yg ditinggalkan Wonho kepadanya itu. Namja tsb mengatakan kalau ia bermalam ditempat temannya, Suzy menghembuskan nafas lega

^^

Sekitar jam 6 pagi, akhirnya Wonho bangun juga. Ia menatap kearah namja yg masih berbaring dikasurnya ini, tapi tidak ada pergerakan sedikitpun darinya, namja ini masih koma.

“Suzy noona sangat keterlaluan bukan?? aku membencinya!” serunya tiba-tiba
“seharusnya ia tau aku sangat takut dengan petir, tapi ia lebih mementingkan kencannya!” ucap namja ini, soal kencan itu-Wonho juga hanya menebaknya. Soalnya sedari dulu Suzy sudah sering seperti itu
“cepatlah siuman, Myungsoo! Bantu aku memarahinya, hiks hiks” tanpa sadar, bertetesan air mata jatuh kepipinya Wonho

TOK TOK TOK Minho dipanggil untuk menemui umma dan appanya sebelum berangkat kesekolah

“waeyo umma, appa?” tanya namja ini

Ummanya tsb melemparkan beberapa foto kewajahnya “aku tidak menyangka kamu melakukan hal ini dibelakangku, Minho. Aku ini ummamu!!!??” teriaknya, appanya tsb terlihat berusaha menenangkan ummanya

Minho mengambil foto tsb dan melihatnya, namja ini akhirnya sadar apa yg membuat ummanya semarah itu

“mian, umma” ucap Minho

“mulai sekarang kamu dilarang untuk keluar rumah!” teriak ummanya kemudian, lalu dua orang pengawal-pun datang dan mengunci Minho dikamarnya. Bahkan HP namja tsb disita

Setelah bertemu dengan Woohyun siang itu, malamnya umma Minho-pun langsung meminta seseorang untuk melacaknya. Ummanya baru tau klo sebenarnya dari awal mereka itu sudah sekelas, bahkan duduk berdekatan. Umma Minho meminta suaminya untuk segera mengirimkan anak tsb ketempat lain, tapi suaminya menolak. Appanya Minho ini sudah cukup merasa bersalah kepada Woohyun, ia tidak ingin menyakitinya lagi, ditambah- bagaimnapun namja tsb tetaplah darah dagingnya sendiri. Karna penolakan inilah, akhirnya umma Minho terpaksa turun tangan sendiri. Minho yg terkunci itu tidak bisa mengatakan hal ini kepada siapapun

,,,

Sore itu, umma Minho sengaja pergi mencari Woohyun untuk berbicara dengannya

“waeyo? Ada apa mencariku?” tanya namja ini, umma Minho memberikan secarik tiket kepadanya
“apa maksudnya?” tanyanya lagi

“aku harap kamu segara meninggalkan tempat ini dan berjanji tidak akan pernah muncul lagi dihadapan kami sekeluarga” pintanya
“bila kamu beneran menyayangi Minho, maka lakukanlah sesuai perintahku” setelah mengucapkan hal itu, umma Minho ini-pun pergi

Woohyun terlihat sedikit lesu ketika ia baru saja pulang keapartemennya. Namja ini sedih, tapi ia tidak tau harus mengadu kemana. umma Minho memintanya untuk pergi, tapi jujur saja Woohyun sedikit berat untuk melakukan hal itu. bila itu dulu, mungkin ia akan langsung menjawab ‘ya’. Tapi sekarang tidak bisa seperti itu lagi, karna ia tidak ingin jauh dari yeoja yg ia sukai. Namja ini sedang mempertimbangkan keinginan umma Minho ini, tak seberapa lama kemudian ia-pun mengambil sebuah kepurusan. Woohyun mengambil teleponnya dan menghubungi Suzy, namja ini mengajaknya keluar besok

“ken-can??” ulang Suzy, Woohyun mengangguk ‘ya’ ditelepon

Sejak malam itu, Suzy memang terlihat sedikit menghindari Woohyun. Bukannya ia tidak menyukai namja ini, tapi ia tidak tau harus bagaimana menghadapinya

“baiklah” jawabnya kemudian

Setelah menutup telepon, Suzy-pun menghela nafas panjang. Jadi sebenarnya apa yg sedang Suzy pikirkan? apakah ia beneran menyukai Woohyun dan akan pacaran dengannya? So- bagaimana dengan Taecyeon??

^^

Seorang yeoja nampak berlari mendekati seorang namja, namja yg sedang menunggunya ini nampak kesal

“mian! aku sedikit sibuk hari ini” jelasnya, namja yg ada didepannya ini mulai mengambungkan pipinya

“sudahlah~” ucapnya kemudian

Woohyun tiba-tiba mengandeng tangan Suzy dan membawanya berkeliling ditaman yg penuh dengan bungga dan pasangan orang tua ini. kedua orang tsb membuka sepatu mereka dan berjalan diatas rumput, mereka bahkan sempat tiduran disebuah pohon yg agak rindang

“kamu mengetahuinya bukan, klo aku- menyukaimu. Lalu kamu? apakah- kamu juga menyukaiku?” tanya Woohyun yg membuat Suzy tidak bisa bersuara

Karna terus dipelototin oleh Woohyun, akhirnya Suzy mengangguk ‘ya’ juga dengan malunya. Namja tsb tertawa kesenangan

“gomawoyo, Suzy~ hehe” ucapnya sambil tertawa, tapi ntah kenapa matanya malah memerah

Woohyun mulai mendekati Suzy dan ingin menciumnya. Awalnya Suzy sempat memundurkan kepalanya karna malu, soalnya tempat ini adalah taman umum. Tapi atas paksaan Woohyun, yeoja ini-pun akhirnya melakukannya juga

Didalam hati, Woohyun mulai berkata ‘terima kasih telah menyukaiku noona, aku sangat senang mendengarkan hal ini. Tapi- aku sadar, aku bukanlah namja yg cocok untukmu. Seharusnya ada seseorang yg lebih pantas untukmu, tapi namja itu bukanlah aku’

Jadi sebenarnya apa yg ingin Woohyun lakukan?? apa keputusan yg telah ia buat?? Apakah ia akan pergi-seperti keinginan umma Minho, ataukah tinggal disisinya Suzy?? bila penasaran, ditunggu lanjutannya ya.. hehe

TBC

NC nya telah dimulai dari part ini, kemungkinan besar dipart-part selanjutnya juga bakal banyak adegan seperti itu. so- diharapkan buat fans nya Suzy, jangan bersedih ya.. ini hanyalah FF. dan untuk anak dibawah umur, jangan coba-coba!!

14 responses to “MY PLAYGIRL WIFE 04

  1. nc nya di skip aja thor hehehe
    suka ceritanya, tp agak risih pas ada ML nya jadi dilewatin aja pas bacanya..
    ga ada nc nya juga udh bagus kok thor alur ceritanya.. 😉

  2. Waduh..udh mulai ada NC’a..

    Kasian jga Wonho udh kurang diperhatiin Suzy Myungsoo kpan sadar 😦
    Next ^^

  3. gilee itu eommanya minho smpe cari identitas suzy kemana2 (-__-“)
    tuh kan wonho nya jadi salah paham gara2 suzy yg sibuk sendiri. myungsoo-a, ayo cepatlah sadar. tp ga nyangka suzy bneran ngelakuin sama woohyun..uda mulai sukakah? trus taec nya kemanain tuh? hahaha

    • Umma minho ud kelewat syg ank, alhsl jd kek gini deh! Hehe

      Myungsoo tdk akan sadar scpt ini. Keke

      Dr awl Woohyun mmg suka sama Suzy kok! Suzy jg suka sama dia, krn Woohyun itu brondong yg perjaka. Wkwkw
      Sent from BlackBerry® on 3

  4. Kecewa berat baca karakter suzy jadi kayak gini, ayolah masa sampai ML… untuk jalannya cerita chap 1, 2, 3 AKU SUKA BANGET. Tapi aku jadi jijik bayangin karakter suzy yg ini,,, sumpah risih banget baca suzy ML dan nelantarin shin won

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s