One Year Later : Chapter 3 :

One Year Later

Main Cast : SHINee Onew as Lee Jinki,SHINee Jonghyun as Kim Jonghyun,SNSD Jessica as Jung Jessica.

Other Cast : SHINee Minho,SHINee Taemin,F(x) Krystal.

Genre : Romance,Life.

Rate : PG 15+

Length : Series Fic

Summary : Will you be mine,my girl? -Lee Jinki-

Chapter sebelumnya :

 https://ffindo.wordpress.com/2012/09/03/one-year-later-chapter-1-2/

https://ffindo.wordpress.com/2012/09/04/one-year-later-chapter-2-2/

“Sica,ayo cepat. Kita kan harus ke butik tepat waktu,”ujar Eomma. Jam baru menunjukkan pukul 10 pagi,Jessica diajak Eommanya ke Han Sang Baek,salah satu designer terkenal di Korea.

45 menit kemudian mereka sampai disana.  Jonghyun ternyata sudah sampai disana. “Anyeonghaseyo,Ajhumma,”Jonghyun membungkukan badannya.

Eomma tersenyum menatap Jonghyun.

“Ayo kalian pilih baju sesuai selera kalian saja,”

Jessica melihat lihat gaun yang terpajang indah di manekin,gaun gaunnya tampak simpel namun elegan. Andai saja fitting baju ini untuk pertunangannya dengan Onew,Sica akan memilih gaun dengan sepenuh hati. Seperti tidak sekarang pikirannya melayang kemana mana.

“Apa kamu sudah ada pilihan? tanya Jonghyun. Jessica menggeleng.

“Kau?tanyanya balik.

“Aku sudah punya,”satu stel jas berwarna silver diacungkan Jonghyun.

Suasana hening.

“Bagaimana kalau ini? Jonghyun menunjuk sebuah gaun berwarna merah muda.

Ada taburan payet dimana mana,tampak cantik dan elegan. Jessica mengerenyitkan alis dan mengambilnya dari tangan Jonghyun. Tak sampai 5 menit mereka akhirnya selesai fitting masing masing.

“Kau cantik !!! Puji Jonghyun sambil tersenyum.

Jessica tersenyum kecil. Senyum pertama Jessica untuk Jonghyun.

Bookstore…

Jae In memilih menenangkan pikirannya di toko buku,membaca novel bisa mengusir pikiran kalutnya saat ini. Gadis itu tampak asyik memilih milih novel yang berjejer rapi di rak,memilih novel baginya sama saja seperti memilih baju. Butuh waktu lama.

“Bruukk !!! tiba tiba terdengar suara buku berjatuhan. Jae In meliriknya,seorang namja tengah sibuk membereskan buku yang berserakan di lantai. Jae In menghampirinya.

“Kau butuh bantuan? tanyanya.

Namja itu mendongak,rambutnya pirang,wajahnya begitu baby face. Sepertinya ia lebih muda daripada Jae In.

“Juseyo,”ujarnya.

Jae In ikut membereskan buku dan kembali menyusunnya di rak.

“Kamsahamnida,”ujar namja tersebut.

“chon maneyo,”Jae In tersenyum simpul.

“Na-nun Taemin imnida. Irum I-mwo shimnika? Namja tersebut mengulurkan tangannya.

“Na-nun Jae In imnida,”Jae In membalas uluran tangan Taemin. Suasana hening sejenak.

“Kau sedang mencari buku atau novel? tanya Jae In.

“Hhhmm…aku sedang mencari novel tapi fantasy. Bisakah kau membantuku? tanya Taemin balik. “Umm…aku sarankan kau membeli ini !!! Jae In mengangkat sebuah novel dengan cover istana berwarna hitam.

“Ceritanya bagus dan tidak setengah setengah,”ujar Jae In.

Taemin menelitinya dengan saksama,ia pikir menarik juga buku ini.

“Apakah kau mau kutraktir es krim?

“Waeyo? Jae In tampak kaget dengan tawaran Taemin. Taemin tersenyum lebar.

“Tentu saja,kau sudah membantuku membereskan buku dan memberikanku novel yang bagus,”

“Baiklah,”Jae In akhirnya menyetujui. Mereka berjalan beriringan keluar toko buku.

Kediaman Keluarga Jung…

“Oppa,kau akan kembali lagi kan? tanya Krystal via telepon.

Sejak beberapa waktu lalu komunikasinya dengan Minho kembali intens,sulit memang awalnya namun lama lama sikap Minho kembali membaik.

“Kembali? akan kupikirkan lagi,”

“Ayolah,Oppa. Hubungan Sica dan Onew sudah tak bisa diperjuangkan lagi,apakah aku harus menerima nasib yang sama dengan Sica? rajuk Krystal.

“Orangtuamu pasti tidak akan setuju,mereka tidak akan berubah pikirannya. Aku tidak mau kecewa lagi,”ujar Minho.

“Kalau kau memang takut orangtuaku,temui aku sekali saja. Aku rindu sekali padamu Oppa,”

Suasana hening sejenak,Minho menghembuskan nafas panjang.

“Kapan pertunangan Sica dan Jonghyun?

“Kurang dari seminggu lagi Oppa,nanti kukabari lagi,”ujar Krystal. Ia tersenyum.

“Oke kutunggu kabar darimu,”

“Saranghae,Oppa,”Klik. Krystal menutup teleponnya. Diseberang sana Minho ikut tersenyum.

***

Jam sudah menunjukkan pukul 19.30,Jae In baru saja menjejakkan kakinya di Apartemennya. Hari ini ia tidak menyangka akan bertemu dengan seorang namja di toko buku. Tiba tiba ponselnya berbunyi. Jonghyun Oppa…Calling.

“Halo,”sapa Jae In.

“Halo,kau kemana saja? Sepertinya kau menghilang,”ujar Jonghyun di seberang sana.

“Mianhae,Oppa. Kupikir kau sedang sibuk dengan persiapan pertunanganmu. Jadi aku tidak menganggumu,”

“Aa…ya. Pertunanganku memang hampir siap,nanti kau datang ya,”

“Pasti,Oppa,”dengan tanpa beban Jae In berkata seperti itu. Tak ada rasa sakit hati seperti kemarin.

“Ya,sudah. Nanti kukabari lagi soal harinya,bye,”Jonghyun memutus telepon.

Jae In baru tersadar atas reaksinya tadi,kenapa ia tak merasa sakit hati sama sekali? Apa ini ada hubungannya dengan Taemin? Namja yang ditemuinya tadi? Tapi apakah secepat itu aku jatuh cinta padanya? batin Jae In.

Apartemen Onew…

“Sepertinya kau bahagia sekali,”ujar Onew saat melihat Taemin di ruang TV.

Taemin tersenyum. Ia menarik Hyungnya duduk disampingnya.

“Tadi aku bertemu dengan seorang Yeoja,”cerita Taemin.

“Jinjja? Dimana? tanya Onew penasaran.

“Di toko buku. Dia membantuku membereskan buku yang tak sengaja kuberantakan dan memberiku resensi buku bagus,”

“Lalu? Alis Onew menaik.

“Ya,dia baik sekali. Dia tak cantik tapi manis. Aku mentraktirnya untuk makan es krim,”

“Aa..kau manis sekali. Tak menyangka aku mendengar ceritamu,siapa nama Yeoja itu?

“Jae In,”pandangan mata Taemin menerawang.

“Kau menyukainya? tanya Onew langsung.

“Hhhmm…Ne,Majayo,”Taemin tersenyum.

3 Hari Kemudian…

“Sekarang dia sudah berada di Menara Seoul,”suara bariton seorang namja menyapa pendengaran Minho.

“Kamsahamnida,pastikan dia berada disana. Aku sudah di bandara. Sepuluh menit lagi aku akan sampai disana,”

Klik. Telepon diputus. Minho bergegas keluar dari kedatangan luar negeri. Ia menyetop taksi dan melesat menuju menara Seoul.

-Krystal POV-

Aku bingung sekali,tiba tiba seorang namja menjemputku dari tempat kerja. Aku baru saja akan makan siang,kini perutku lapar sekali. Namun aku sudah diberi pesan agar tak kemana mana,katanya seseorang akan menemuiku. Aku sudah mulai kesal menunggu,mana orang yang akan menemuiku???

“Bolehkah aku ke minimarket disana? Aku ingin membeli makanan,”

“Tidak boleh,sebentar lagi dia akan sampai disini,”jawabnya tegas.

Aku mengentakkan kaki dengan kesal dan kembali ke posisi semula. Mana sih? batinku kesal. Seorang namja berjalan kearahku,dia memakai mantel berwarna hitam dan syal. Sepatu bot menghiasi kakinya,dia tersenyum kearahku dan melambaikan tangannya. Hah? Siapa dia? batinku. Sosoknya semakin mendekat dan mendekatiku. Ya,tuhan Minho !!! Aku terpaku di tempat,rasanya kakiku beku.

“Apa kabar,Krystal? dia tersenyum. Salah satu pesonanya yang membuat aku jatuh suka padanya.

Aku membalas senyumannya. Namun aku masih diam.

“Kenapa? Kau masih tidak percaya aku menemuimu? Minho tersenyum nakal.

“Oppa !!! Aku memeluknya erat.

Ia membelai rambut panjangku dengan sayang.

“Kau tidak berubah ya,tetap cantik,”

“Haha,kau ini bisa saja. Tapi satu yang perlu kau tahu,”

“Apa? Minho melepas dekapannya.

“Saranghae,Oppa,”Aku tersenyum lagi.

“San chaekaro kapshida,”Minho menarikku menjauh dari menara Seoul.

Hari itu kuhabiskan seharian bersama Minho,belum pernah aku sebahagia ini semenjak kepergiannya ke Jepang.

“Hei,apakah kau sudah selesai membaca novelnya? ujar Jae In.

“Sudah. Ceritanya bagus sekali,terima kasih ya referensinya,”

“Sama sama,aku tahu rasanya kecewa bila kau membeli novel yang kurang seru,”

“Mianhae,aku mau tanya. Usiamu diatasku ya? tanya Taemin.

Suasana hening,Jae In bingung menjawabnya.

“Mian,tak seharusnya aku bertanya soal itu,”

“Gwaenchana,iya usiaku diatasmu. Kau kuliah? tanya Jae In balik.

“Anniya,aku masih SMA,”jawab Taemin.

Glek !!! Jae In tersedak. Ia sedang dekat dengan anak SMA !!!

“Aku SMA tingkat akhir,kau? suara Taemin membuyarkan lamunan Jae In.

“Aku sudah bekerja. Aku tak kuliah,”Jawab Jae In.

Pembicaraan cukup panjang terjadi di udara,kedekatan itu terjalin dengan pelan dan pasti.

Kediaman Keluarga Jung…

“Eonni,aku mau bercerita,”Krystal masuk ke kamar Jessica.

“Cerita apa? Sepertinya kau bahagia sekali,”

“Minho Oppa,dia sudah kembali,”

“Apa??? Dia kembali? Bagaimana ceritanya?

“Ya,sejak beberapa waktu lalu aku berkomunikasi dengannya. Memang awalnya sulit tapi lama lama dia cair juga dan aku membujuknya untuk pulang sebentar saja dan dia mau,”cerita Krystal.

“Kau yakin dengan keputusanmu?

“Memang kenapa Eonni?

“Kau tidak akan kecewa lagi jika Minho kembali pulang ke Jepang dan jarang menemuimu?

“Semoga aku tidak kecewa,aku hanya ingin menemuinya kali ini,”

“Kau sudah benar benar melepaskan Onew Oppa,Eonni? Kau mulai menyayangi Jonghyun Oppa? sambung Krystal.

Tatapan mata Sica menerawang.

“Melihat sikap Onew seperti itu aku tidak bisa berbuat banyak. Aku sudah pasrah,mungkin Tuhan punya cara berpikir lain. Dia berpikir Jonghyun yang terbaik untukku,”

Krystal memeluk kakak perempuannya tersebut.

“Sabar ya Eonni,siapapun namja yang memilikimu dia adalah namja yang paling beruntung,”

Sica menangis dalam pelukan adiknya.

***

“Kau mau kemana?tanya Appa pada Sica.

“Aku akan makan malam dengan Jonghyun,”

“Bagus,Appa senang melihat kau sekarang,”

Tttiinn !!! Klakson mobil terdengar nyaring.

“Dia sudah datang Appa,aku pergi dulu,”Sica berpamitan.

Mobil VW Beetle berwarna putih terparkir manis disitu. Jonghyun membukakan pintunya untuk Jessica,gadis itu masuk. Sesuatu yang jarang dialaminya saat bersama Onew,Onew lebih sering mengajaknya ke festival atau taman hiburan. Itupun menggunakan bis,namun Jessica tetap menikmatinya.

“Sica kau melamun? Suara Jonghyun membuyarkan lamunan Jessica.

“Mianhae,Oppa,”

“Wae? Kau memanggilku Oppa? Jonghyun terkejut.

“Mungkin sudah saatnya aku belajar menyayangimu,” Jonghyun tersenyum dan membelai rambut panjang Jessica dengan sayang.

Resto Jepang…

Suasana resto ini begitu kental,hiasan bunga sakura dan arsitekturnya membuat pengunjung merasa ada di negeri matahari terbit tersebut. Sica dan Jonghyun duduk diatas Tatami. Tak sampai lima menit mereka sudah memesan sesuatu.

“Appa dan Eommaku sudah melirik beberapa organizer untuk acara kita,”ujar Jonghyun.

“Hhhmmm…,”Jessica menggumam.

“Mereka berharap kita yang memilihnya sendiri,”

“Oppa…,”

“Wae? Ada apa?

“Apakah kau tidak pernah sakit hati dengan perlakuanku padamu sebelumnya?

“Bukan salahmu bereaksi seperti itu. Itu wajar adanya,akupun akan bersikap sama. Yang terpenting adalah kau sekarang,”

“Kau tahu Oppa jika kau datang di waktu yang tepat mungkin aku akan cepat menyayangimu,”

“Sudahlah,kau jangan menyesalinya,”Jonghyun memeluk Jessica erat.

Pesanan mereka datang,saat Jonghyun hendak menikmati hidangannya cowok itu terbatuk. Uhuk !!! Ia melihat telapak tangannya,ya ampun darah !!!

“Sica,aku ke toilet sebentar,”Jonghyun segera menghilang.

Ia mencuci tangannya dan menatap bayangan dirinya di kaca. Penyakitnya kambuh lagi. Ya sejak SMA dia mengidap Sirosis dan kini stadium akhir. Kepalanya terasa berat dan Jonghyun pun pingsan.

***

“Ya,ampun Oppa kemana? Dia lama sekali di toiletnya,”batin Jessica.

“Nuna,”suara seorang namja mengalihkan perhatian Sica.

Gadis itu menoleh ternyata Taemin.

“Hai,Taemin-Ah,”Sica tersenyum.

Ia melihat seorang Yeoja tengah digandeng Taemin.

“Nuna sedang bersama siapa?

“Mmm…Jonghyun,”

“Ooo..dia kemana?oh ya,kenalkan ini temanku,Jae In,”

Sica dan Jae In saling berjabat tangan.

“Dia kemana? tanya Taemin lagi.

“Tadi dia ke toilet tapi sampai sekarang belum kembali juga,aku khawatir,”

“Ya,sudah. Aku akan mengecek,Jae In kau tunggu disini ya,”

Tak sampai semenit…

“Nuna !!! Terdengar suara keras Taemin.

Sica dan Jae In langsung menghampiri sumber suara.

“Ya tuhan. Oppa !!! Dua gadis menjerit.

Mereka menghambur ke arah Jonghyun dan akhirnya Jonghyun dibawa ke rumah sakit.

Rumah Sakit…

“Kau kenal Jonghyun? tanya Sica saat menunggu di lobby rumah sakit.

“Ya,dia sunbaeku saat SMA.”

“Kau juga sedang dekat ya dengan Taemin?

“Ya,memang kenapa?

“Sebenarnya dia…,”akhirnya Sica menceritakan semua kejadian yang terjalin antara mereka.

Jae In mendengarkannya dengan sabar.

“Kukira kau belum punya siapa siapa saat kau berhubungan dengan Oppaku,”

“Aku baru bisa menyayanginya sekarang,”

“Dengarkan aku jangan pernah menyakitinya,”

Tak lama dokter keluar dari ruangannya.

“Kau siapanya Jonghyun? tanya Dokter.

“Dia tunangannya dok,”jawab Jae In.

“Penyakit Jonghyun kambuh,mungkin karena kelelahan dan banyak pikiran,”

“Penyakit? Dia sakit apa dok? Sica terkejut.

“Dia mengidap sirosis. Pengerasan hati. Penyakitnya akan kambuh jika dia kelelahan dan kedinginan. Jangan biarkan dia mengalami hal yang sama,dia sudah sampai stadium akhir. Harapan hidupnya tipis,”

“Kau tahu soal penyakitnya? tanya Sica pada Jae In.

“Ya aku tahu. Dari Appa dan Eommanya,tapi mereka berpesan agar aku tak memperlakukannya seperti orang sakit. Oppa tak suka itu,”cerita Jae In.

“Jadi jangan kau perlakukan dia seperti orang sakit,anggaplah dia sehat,”ujar Jae In lagi.

“Pasien ingin bertemu dengan yeoja bernama Jessica,”Suster yang baru keluar dari ruang perawatan berucap.

“Masuklah,aku akan pulang dengan Taemin,”Jae In meninggalkan Jessica di rumah sakit.

Dua Hari Kemudian…

Jonghyun sudah pulang ke rumah,Jessica juga sudah kembali setelah ia mengantarkan Jonghyun.

“Krystal kemana Eomma? tanya Sica

Suasana rumahnya tampak sepi.

“Sejak pagi dia sudah pergi entah kemana. Ada apa sebenarnya dengan Jonghyun,Sica?

“Dia sakit Eomma,stadium akhir,”

Air muka Eomma tampak berubah.

“Lalu? Alis Eomma terangkat.

“Dia tidak mau diperlakukan sebagai orang sakit,dia tak suka itu. Appa dan Eomma jangan menyinggungnya ya,”

Sementara Taemin dan Jae In masih dalam perjalanan pulang.

“Ternyata dunia sempit ya. Kau adalah teman dekat dari namja yang ada hubungannya dengan Nuna dan Hyungku,”

“Aku juga tak sangka,kau ada hubungan dengan Yeoja yang selama ini kucemburui,”

“Wae? Cemburu? Kenapa? Taemin tampak heran.

“Aku sempat menyukai Oppa sejak SMA. Aku sesak mendengar dia akan bertunangan dengan Jessica,”

Taemin diam,Nuna yang ditaksirnya ternyata menyimpan perasaan pada Jonghyun.

“Sekarang masih? tanyanya takut takut.

“Hhmm..tidak,”jawab Jae In mantap.

“Lalu sekarang kau sedang suka siapa?

“Kau,”jawab Jae In pelan.

“Jinjja? Aku ? Eottkhae dwaengoya? Taemin tampak tak percaya.

“Molla,sejak kita bertemu di toko buku aku sudah tertarik padamu secara tak sadar aku melupakan perasaanku pada Jonghyun yang sudah tumbuh sejak lama,”

Suasana hening sejenak,mereka terjebak di lampu merah.

“Boleh kuajak kau ke pantai?

Jae In mengangguk,tak sampai 15 menit mereka sampai disana. Angin membelai lembut tubuh mereka.

“Aku juga tak menyangka,seorang Nuna bisa mempesonaku. Jujur saja aku jarang menyukai seorang yeoja tapi ternyata pertemuan itu membuatku penasaran padamu,”

Pipi Jae In memerah,ia bingung harus bereaksi apa. Taemin meraih kedua tangan Jae In dan menatapnya,kini namja itu tampak berbeda. Ia tak terlihat lebih muda daripada Jae In. Taemin memeluknya erat,Jae In yakin Tuhan mempersiapkan rencana indah dengan hadirnya Taemin dalam kehidupannya.

Dongdaemun…

Krystal dan Minho sedang berwisata kuliner. Di Jepang,Minho selalu sibuk dengan pekerjaannya ia tak punya waktu banyak untuk refreshing.

“Oppa..,”suara Krystal memecah kekhusyukan Minho menikmati Tteuboki.

“Wae? Ada apa?

“Aku ikut kau ke Jepang ya,”celetuk Krystal.

Uhuk !!! Minho tersedak.

“Babo gatha !!! Kau gila ya? Aku bisa dibunuh orangtuamu,”Minho menoyor kepala Krystal.

“Aku lelah. Aku ingin bersamamu terus,”Krystal cemberut.

“Aku juga sama. Tapi bukan begini caranya,orangtuamu pasti tambah antipati padaku jika aku membawamu ke Jepang tanpa izin mereka,”jelas Minho.

“Oppa,kau pernah punya Yeoja lain disana?

“Kenapa kau tanya itu?

“Tak apa,aku ingin tahu saja,”

Minho menggeleng.

“Aku tak pernah punya,melupakannmu saja sudah sulit apalagi mencari yeoja baru. Kau?

“Banyak namja yang lebih menarik darimu tapi tak buatku nyaman,”

Suasana hening sejenak.

“Kapan kau akan kembali ke Jepang?

“Mungkin akhir minggu ini,aku hanya minta cuti seminggu,”

Krystal menatap Minho lekat.

“Kau tak ingin aku pergi? Sama akupun tak ingin pergi meninggalkanmu,”

Menara Seoul…

“Oppa,gwaenchana? tanya Jae In saat ia bertemu Jonghyun di salah satu kedai makanan.

“Ne,aku baik baik saja. Tak terasa sebentar lagi aku dan Jessica akan bertunangan,”

Jae In tersenyum,ia menepuk punggung tangan Jonghyun pelan.

“Aku senang. Akhirnya Oppaku menemukan calon pendampingnya,aku yakin kau akan bahagia dengannya,”

Jonghyun balas tersenyum.

“Aku heran kenapa dia tiba tiba berubah sikap padaku,”

“Tentu saja karena kau baik dan perhatian. Yeoja mana yang tidak luluh dengan sikap seperti itu? Yah,meskipun dia dibayangi Onew pasti lama lama dia akan melupakannya dan menyayangimu,makannya Oppa terus meyakinkannya saja,”nasihat Jae In.

“Lalu? Kau bagaimana? Sepertinya kau sedang bahagia sekali,”

“Ne,Oppa. Aku sudah memiliki seseorang sekarang,”

“Jinjja? Kapan kau mulai berhubungan dengannya?

“Baru dua hari Oppa,aku tak menyangka aku akan berhubungan dengannya secepat ini,”

“Siapa dia? Kenalkan padaku,”

“Oppa sudah kenal dia,”

“Ha? Memang dia siapa?

“Taemin,Oppa. Adik Onew,”

“Jinjja? Eottokhae dwaengoya?

“Aku pertama kali bertemu dengannya saat di toko buku. Aku membantunya saat novel yang sedang ia pilih jatuh semua dan aku memberinya referensi buku bagus untuknya. Dia mentraktirku es krim setelahnya dan setelah itu komunikasi kami pun menjadi intens,”cerita Jae In dengan mata berbinar.

“Cerita yang manis sekali,kudoakan kau selalu bahagia dengannya ya,”

“Komawo,Oppa,”

Jonghyun mengacak acak rambut Jae In dengan sayang.

“Dia sudah menunggumu,pergilah sana,”ujar Jonghyun.

Jae In menoleh,benar saja sosok Taemin sudah menunggunya.

“Ppali,”Jonghyun mendorong Jae In.

“Aku pergi dulu Oppa,”Jae In tersenyum.

Ia menghampiri Taemin.

“Kajja,”Taemin menariknya,menjauhi menara Seoul.

Ddddrrrrttt…!!! Ponsel Jonghyun bergetar. 1 new message :

Kau dimana? Wardrobe sudah jadi,Appa dan Eomma menyuruh kita ke Butik sekarang. -Jessica-

Jonghyun tersenyum,ia membalas sms Sica cepat :

Aku di Menara Seoul,sepuluh menit lagi aku akan menjemputmu. 🙂 -Jonghyun- ________________________________________________________________

Naaah segitu dulu ya ceritanya besok dilanjut lagiii :DD komen readers sangat berharga gomawo ^^

12 responses to “One Year Later : Chapter 3 :

  1. ya.. Jjong sakit.. Huhu.. Aku ga tau mau dukung onew-sica ato jjong-sica..
    Taemin-jaein go…go.. Haha
    next ditunggu..

  2. ga nyangka ternyata jjong sakit separah itu. pantesan aja pernikahannya dipercepat *gada hubungan* *reader sotoy* #plak
    eh, minho-krystal msh berhubungan? ga nyangka lho, smoga aja bs trus berlanjut, ga harus terhenti kaya onew-sica. deuh adeuh, tetem uda dpet yeoja ey..hihihi 😀

    • ahahah nggak juga sih,pernikahannya emg udh direncanain tgl segitu. Hhihi Minho-Krystal yah nyambung lagi tp ga pacaran juga (eh? author pusing wkwkwk) Iya akhirnya Jae In nggak galau lagi soalnya ada taemin :p

  3. Pingback: One Year Later : Chapter 4 | FFindo·

  4. Pingback: One Year Later : Chapter 5 : | FFindo·

  5. Pingback: One Year Later : Chapter 6 : | FFindo·

  6. Pingback: One Year Later : Chapter 7-End | FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s