LIFE STORY(chapter 5)

 

Title  : LIFE STORY

Author : Choi Hye Byung a.k.a @angeldevil2504

Cast :

  • Bae suzy
  • Im Yoona
  • Park Yuri (OC)

Support Cast :

  • Xi Luhan

Other Cast : Temukan sendiri

Poster By : Enny_xie Eonni(@L_ILuVu) posternya bagus eon gumawo ya eon J

Genre : Romance,angst,sad,life,friendship,school life

Rating : PG 17+

Length : Series

Summary : Bukan hanya mendapatkan ancaman dari Luhan tetapi Suzy juga mendapatkan ancaman dari Yuri Cs. Bagaimanakah kehidupan Suzy setelah mendapatkan ancaman dari Luhan & juga Yuri Cs? #mian author nggak pintar kalau di suruh buat summary

Declaimer : Story and plot is mine. Bila ada kesamaan judul,alur & cerita itu hanyalah suatu kebetulan,terinspirasi dari komik life

Perhatian : Di part ini banyak tindak kekerasan jadi mohon jangan di tiru!!!

Annyeonghaseyo Readersdeul*lambai-lambai tangan bareng oppadeul suju*

Author kembali lagi akhirnya setelah sekian lama menghilang(?) akhirnya author dapat meneruskan FF ini lagi J. Mianhae kalau author updatenya lamaaaaa bangeetttt. Mian  juga kalau chapter 5nya jelek atau ngebosenin. Gumawo buat para Readers yang udah nyempatin baca & comment FFku ini J. Mian ya kalau author nggak bales comment kalian satu persatu.

Daripada banyak bacot lebih baik langsung baca aja tapi setelah baca harus ngasih RCLnya. Bagi Readers yang ngasih Rcl author doa’in biar masuk surga,dibanyakan amalnya & cepat ketemu dengan biasnya masing-masing & walaupun ff ini jelek tapi murni dari otak autor jadi jangan di COPY PASTE!!!

 

Part Sebelumnya^^

*Sesampainya di rumah*

“Aku pulang” Salam Suzy sambil mengganti sepatunya dengan sandal rumah

“Kamu sudah pulang” Ucap Nyonya Bae sambil memakai anting-antingnya “ Gimana Sekolah kamu? Apakah baik-baik saja?” Tanya Nyonya Bae sambil menatap Suzy

“Tidak baik eomma” Ucap Suzy lemas “Aku di sekolah selalu mendapatkan surat ancaman bahkan aku sering sekali di siksa eomma” Lanjut Suzy lagi

“Hah? Disiksa? Jangan banyak membuat alasan” Ucap Nyonya Bae dingin

“Aku tidak membuat alasan eomma, aku benar selalu di siksa oleh teman-temannku bahkan bangkuku saja juga di buang oleh teman-temanku, Eomma” Ucap Suzy sambil memandangi wajah Eommanya

“Sudahlah eomma tidak percaya dengan ucapan kamu” Ucap Nyonya Bae lagi sambil berjalan keluar bersama Minzy “Eomma mau pergi dulu kamu hati-hati dirumah” Lanjut Nyonya Bae sambil berjalan meninggalkan rumahnya

‘Bahkan eommaku saja tidak percaya dengan ucapanku?’ Batin Suzy

“Nee Eomma” Ucap Suzy pelan, akhirnya Suzy pun pergi ke kamarnya untuk berganti pakaiannya

Setelah berganti pakaian dia memutuskan untuk menonton Tv walaupun matanya melihat Televisi tapi pikirannya melayang dimana-mana saat sedang asik menonton Tv – lebih tepatnya melamun tiba-tiba telepon rumahnya berbunyi & dia segera mengangkatnya

“Yeoboseyo” Ucap Suzy

“Apakah kamu masih ingat denganku?”  Ucap seseorang di sebrang sana

Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3 | Chapter 4

Author POV

“Lu…Luhan sunbae” Jawab Suzy gugup

“Wah..wah rupanya kamu masih ingat dengan aku… hahahaha” Ucap luhan sambil tertawa

“Ada…apa kamu menelponku?” Tanya Suzy tanpa basa-basi

“Tidak ada apa-apa, aku hanya ingin memastikan saja apakah kamu masih hidup atau sudah mati, hahahahaha” Ucap luhan lagi

“Apa maksud kamu hah?!” Bentak Suzy dengan suara yang bergetar sambil menahan tangisannya

“Ternyata sekarang kamu sudah mulai berani membentakku, apakah kamu sudah mulai bosan hidup anak tengik? Atau kamu ingin foto kamu yang “itu” tersebar luas sampai ke eomma kamu? Hah?! Silahkan saja kalau kamu mengingkannya. Hahahaha” Ancam Luhan sambil menutup telefonnya

Suzy hanya bisa diam mendengar semua ucapan Luhan kepadanya & dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan dengan fotonya yang masih ada di tangan Luhan

Bayang-bayang tentang kejadian “itu” kembali lagi memenuhi kepalanya.

“Kemarilah anak manis hahaha~”

“Wah! Ternyata ada sesuatu yang sangat bagus untuk di foto”

“Ternyata kamu pintar juga ya membuat karya seni yang sangat bagus, tapi bagaimana ya reaksi orang tua kamu jika seandainya aku beritahu masalah ini pasti dia akan marah besar kepadamu hahaha~”

‘hiks… Apa yang harus aku lakukan?’ Gumam Suzy sambil menenggelamkan kepalanya di antara kedua lututnya

“Ok. Aku akan merahasiakan ini tapi kamu harus menuruti perintahku”

“Nee. Aku akan menuruti perintahmu”

‘foto itu… apa yang harus aku lakukan?’ Gumam Suzy lagi

‘aaaaaaaaaaaaaaaaaaa’ teriak Suzy frustasi sambil mengacak-ngacak rambutnya

XXXXX

Suzy yang baru sampai di sekolah langsung mendapatkan celaan & hinaan dari siswa-siswi SMA Kyunghee bukan hanya dari kelas 1 bahkan juga dari kelas 2 & 3. Ternyata berita mengenai Suzy yang datang ke rumah Luhan sudah menyebar luas di siswa-siswi SMA Kyunghee & itu semakin membuat Suzy dalam posisi tersudut. Ingin rasanya dia berteriak & menjelaskan semuanya tapi apa dayanya dia hanya bisa menahan emosi & tangisannya mendengar semua celaan & hinaan dari siswa-siswi SMA Kyunghee.

“Emangnya siapa dia bisa berbuat seperti itu terhadap Yuri?” Ucap salah seorang siswi yang bertanya kepada temannya sebelahnya

“Iya, kurang baik apa coba Yuri terhadapnya?” Timpal siswi yang lainnya

“Aish dasar orang tidak tahu berterima kasih masih untung Yuri mau berteman sama dia tapi apa balasannya? Dia malah merebut Luhan dari Yuri” Ucap siswi yang tadi

“Nee, apa sich yang membuat seorang Luhan yang terkenal & baik bisa tergila-gila sama orang seperti dia? Hah?” Lanjut siswi yang tadi dengan nada sinis & meremehkan

“Hahahahaha rasakan kamu sekarang Suzy semua orang sudah tidak ada yang akan percaya dengan kata-kata kamu lagi hahahahaha” Ucap seseorang yang berada di balik tembok dengan tersenyum penuh kemenangan

Sedangkan Suzy, dia hanya bisa terus berjalan sambil menundukan kepalanya ketika  melewati semua orang yang ada di sana menuju kelasnya. Sesampainya di depan kelas dia melihat Yoona yang sedang melamun kemudian dia berjalan sangat pelan menuju arah Yoona dia berniat ingin mengejutkan Yoona dari belakang

“Baaa” Ucap Suzy sambil menepuk pundak Yoona

“Eh, Aish kamu ini selalu saja membuat aku terkejut” Ucap Yoona sambil memegangin jantungnya yang sedang berdetak sangat keras

“Bagaimana kalau tiba-tiba saja aku kena penyakit jantung hah?!” Lanjut Yoona dengan berpura-pura marah, dia langsung memalingkan wajahnya kearah jendela

“hehehehehehehe mianhae Yoona” Ucap Suzy sambil tersenyum tapi sayang tidak ada respon apapun dari Yoona

“Yoona, mianhae” Ucap Suzy lagi sambil mengantupkan kedua tangannya di depan tetapi Yoona tidak merespon permintaan maaf Suzy

“Yoona mianhae aku janji tidak akan mengejutkanmu lagi” Ucap Suzy sambil mengeluarkan puppy eyesnya

“Huft! Iya aku maafin kamu, hehehehehehe”

“Jinjja?”

“Nee”

“wah gumayo Yoona hahahahahahaha”

“cheonma. Dasar anak kecil hahahahahaha” Ucap Yoona sambil mengacak-acak rambut Suzy. Tanpa mereka sadari ternyata sedari tadi ada 4 orang yang menatap mereka dengan pandangan sirik

“Dasar kampungan” Ucap Yuri yang di ikuti anggukan oleh 3 temannya

“Yuri”

“Hm”

“Bagaimana hubungan kamu dengan Luhan Sunbae? Apakah sudah membaik?”

“Nee, sekarang hubunganku dengan Luhan Oppa sudah membaik apalagi sekarang Luhan oppa sudah berubah, sekarang dia menjadi orang yang perhatian & sangat sayang sama aku”

“JInnja?” Ucap mereka bertiga secara bersamaan & di jawab anggukan oleh Yuri

“Chukae~Yuri”

Sedang asyiknya mereka mengobrol tiba-tiba kepala sekolah memberikan pengumuman kepada semua siswa-siswinya kelas 1 & 2 untuk bersiap-siap menuju bisnya masing-masing karena sebentar lagi mereka akan berangkat menuju pegunungan

“Kajja Yoona kita masuk kedalam bis” ajak Suzy sambil menarik tangan Yoona menuju bisnya

Sebelum berangkat ke pegunungan Tiffany mengabsen semua murid-muridnya sekaligus membagikan tempat duduk mereka

“Sebelum kita berangkat ke pegunungan saya akan terlebih dahulu mengabsen & membangikan nomor tempat duduk untuk kalian” Ucap Tiffany lagi sambil membuka buku absensi & mulai mengabsen muridnya satu-persatu

“Park Yuri” Absen Tiffany

“Nee saya BU” Ucap Yuri sambil mengangkat tangan kanannya

“hmm YUri, kamu 1 tempat duduk dengan Bae Suzy”

“MWO?!! Sama dia BU?” Ucap Yuri sambil menunjuk Suzy

“Iya. Kenapa? Kamu keberatan sama keputusan Ibu?” Tanya Tiffany

“Anniyo Bu, malahan saya senang bisa 1 tempat duduk dengan Suzy” Ucap Yuri sambil tersenyum licik kearah Suzy

“Owh ya kalian juga 1 kelompok saat mengerjakan tugas di pegunungan nanti bersama Seohyun, Sandara & Jessica” Ucap Tiffany sambil menunjuk mereka bertiga

“Nee Bu” Jawab mereka bersamaan

Akhirnya Tiffany pun meneruskan mengabsen murid-muridnya

‘Tunggu saja Suzy apa yang akan aku lakukan terhadapmu hahahahaha’ Batin Yuri sambil tersenyum

Author POV End

Suzy POV

Apa? Aku 1 tempat duduk dengan Yuri? Apakah aku sedang bermimpi atau jangan-jangan ini kenyataan?

‘Tuhan aku mohon jika ini mimpi tolong bangunkan aku dari mimpi yang mengerikan ini Tuhan, tapi seandainya ini kenyataan tolong lindungilah aku amien’ Batinku sambil berdoa

Tiba-tiba saat aku sedang berdoa ada seseorang yang menepukku dari belakang & dia membisikan sesuatu kepadaku

“Apakah kamu masih ingat dengan semua ancamanku,Suzy?” Tanya seseorang yang tadi menepuk pundakku. Aku mengenal suara ini, suara yang tidak ingin aku dengar lagi, suara yang membuat hidupku hancur & suara yang membuat aku di jauhi oleh teman-temanku

“Nee,Lu…Lu…Luhan Sunbae” Jawabku terbata-bata

“Bagus kalau kamu masih mengingatnya dengan baik jadi aku harap kamu jangan pernah bicara sama siapapun kalau kamu tidak ingin MATI” Ucap Luhan Sunbae dengan nada bicara yang sangat mengerikan

“Ingat itu baik-baik Suzy hahahahahaha~ sampai jumpa lagi di pegunungan hahahahahaha~”Lanjut Luhan sunbae sambil berjalan kearah bisnya

Deg…

Tiba-tiba saja aku seperti tidak mempunyai tenaga untuk berdiri & menompang tubuhku, ingin rasanya aku berlari sejauh mungkin dari kehidupan ini. Tanpa terasa ternyata sedari tadi butiran-butiran krystal itu telah meleleh & turun membasahi pipiku

Suzy POV End

Yoona POV

Akhirnya bis yang kami tumpangi berangkat  juga menuju pegunungan. Tapi selama perjalanan menuju pegunungan aku tidak merasa senang & gembira seperti yang lainnya, yang aku rasakan sekarang hanyalah rasa khawatir & cemas terhadap Suzy. Akupun melihat wajah Suzy yang terlihat seperti orang yang sedang krtakutan & sangat beratakan. Ingin rasanya aku memeluknya, menghiburnya & menghilangkan semua beban yang ada padanya.

“Suzy sebenarnya apa yang terjadi denganmu?” Gumamku

“Apa yang harus aku lakukan untukmu?” Gumamku lagi

Akhirnya tanpa terasa bis yang kami tumpangi sudah sampai di pegunungan setelah menempuh perjalanan ± selama 6 jam(mian author mengarang-____-#hehehehehe), kami semua pun langsung berjalan menuruni bis & kami semua langsung membuat tenda untuk kami bermalam

Setelah kami semua telah selesai membuat tenda, kami semua langsung berkumpul untuk makan malam

Yoona POV END
Author POV

Setelah semua murid-murid membuat tenda & membereskan semua barang-barangnya, mereka semua langsung berkumpul untuk makan malam. Terlihat 4 orang yeoja~ lebih tepatnya 3 orang yeoja karena 1 di antara mereka hanya menundukan kepalanya & 1 orang namja yang sedang asik mengobrol & sesekali tertawa lepas mereka adalah Yuri, Seohyun, Sandara, Jessica, Luhan & 1 yeoja yang dari tadi menunduk dia adalah Suzy

“Luhan Oppa coba makanan bekal yang aku bawa” Ucap Yuri sambil menyodorkan bekalnya

“Nee, dengan senang hati aku akan mencoba memakan masakan yeojachinguku hehehehe” Ucap Luhan sambil mencoba memakan masakan Yuri

“Gimana oppa masakanku? Apakah enak?”

“Wah, ini enak sekali baru pertama kali aku memakan makanan yang sangat enak seperti ini”

“Jinjja oppa?”

“Nee, aku tidak berbohong ini benar-benar masakan yang paling enakkkkk sekali. Bolehkan kalau oppa menghabiskan masakan ini?”

“Tentu saja oppa, silahkan oppa”

“Gumawo”

“Nee cheonma Oppa”

Saat Luhan memakan bekal dari Yuri dia melihat Suzy sambil tersenyum licik

Setelah selesai makan malam sekarang saatnya untuk bersih-bersih & yang mendapatkan tugas mencuci piring kelompok Yuri Cs & Suzy

“Masa kita harus mencuci semua piring kotor ini? Bagaimana kalau nanti kuku aku patah semua? Huaaaaa…Eomma” Tanya Yuri sambil menangis

“Iya nanti kalau tangan kita bau bagaimana?” Ucap Jessica

“haah aku punya ide bagaimana kalau ini semua kita serahkan sama Suzy biar dia saja yang mencuci semua piring kotor ini? Bagaimana setuju?” Bisik Dara kepada temannya & di jawab anggukan kepala oleh mereka semua

“Suzy aku bisa minta tolong sama kamu tidak?” Tanya Dara dengan nada lembut

“Minta tolong apa?”

“Aku minta tolong kamu gantiin tugas aku sebentar soalnya aku mau ke kamar mandi sebentar ya?”

“O, nee silahkan biar aku yang menggantikan tugas kamu”

“Gumawo Suzy”

“Nee Cheonma Dara”

Akhirnya dara pun berpura-pura pergi ke kamar mandi

“Aduh perut sakit banget” Ucap Seohyun

“Peru kamu kenapa Seohyun?” Tanya Jessica

“Molla, tiba-tiba saja perutku jadi sakit banget atau mungkin penyakit maagku kambuh Sica”

“Kalau begitu kamu harus ke songsaenim minta obat maag seo”

“oh nee. Terus yang mengerjakan tugas ini semua siapa?”

“Coba minta tolong sama Suzy siapa tahu dia mau membantu kita”

“oh iya, Suzy bisa minta tolong gantikan tolong tugas aku sama Jessica?” Tanya Seohyun sambil berpura-pura memegangi perutnya

“Nee tentu saja Seohyun, Jessica”

“GUmawo Suzy”

“Nee”

Akhirnya Seohyun & Jessica pun berpura-pura pergi ke tenda para guru

“Suzy air kita buat mencuci piring habis, bagaimana ini?” Tanya Yuri sambil memperlihatkan ember kosong yang sengaja airnya tadi dia buang

“Kalau begitu biar aku saja yang mengambil airnya” Ucap Suzy sambil mengambil ember yang kosong tadi

“Andwe, biar aku yang mengambil airnya kamu di sini saja ne?”

“Nee, gumawo Yur” Ucap Suzy sambil tersenyum

“Cheonma kita kan teman jadi kita harus saling membantu” Ucap Yuri sambil tersenyum~lebih tepatnya tersenyum dengan terpaksa

Akhirnya Yuri pun berpura-pura mengambil air & meninggalkan Suzy seorang diri yang sedang mencuci semua piring kotor yang berjumlah sangat banyak

“hahahaha rasakan kamu, ayo teman-teman sekarang kita mulai bersenang-senang” Ucap Yuri sambil berjalan menuju sebuah semak-semak yang tak jauh dari tenda mereka

“Sekarang kita mau melakukan apa?” Tanya Seohyun

“Hmm bagaimana kalau kita melakukan ini?” Tanya Yuri sambil mengambil petasan yang ada di belakang punggungnya

“Eum, baiklah sekarang kita akan mulai menyalakan petasannya”

“Ok”

Akhirnya Yuri cs mulai menyalakan satu persatu petasan mereka

“Wah bagus ya?”

“Nee”

“Hahahahahaha, ayo kita nyalakan lagi petasannya”

“ok”

*Di lain tempat*

Yoona yang melihat Suzy mencuci piring sendirian dia langsung berjalan menuju kearah Suzy

“Yuri cs kemana?” Tanya Yoona

“Tadi Sandara katanya dia mau ke Toilet, terus Seohyun & Jessica mereka pergi ke tenda guru…”Ucap Suzy yang langsung di potong oleh Yoona

“Ada keperluan apa mereka ke tenda guru?” Tanya Yoona lagi

“Hmm tadi tiba-tiba perutnya Seohyun sakit”

“oh, terus kalau Yuri kemana?”

“Tadi dia katanya mau mengambil air buat mencuci piring”

“o” Bibir Yoona membulat sempurna

“wah, hahahahahaha, ayo nyalakan lagi petasannya” Ucap Yuri, Seohyun, Jessica bersamaan

“Nee, siap-siap ya” Ucap Dara sambil menyalakan petasannya

“ok, ayo kita hitung 1…2…3…”

DOR DOR DOR DOR(malah jadi kayak suara pistol=.=)

“Wah keren” Ucap mereka bersamaan

‘Tunggu suara apa itu? Kok ramai banget?’ Batin Yoona

Kemudian dia mengitip apa yang sebenarnya telah terjadi di bawah semak-semak, saat dia mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi dia langsung bernisiatif menghapiri mereka semua

‘Kurang ajar sekali mereka berani-beraninya menyuruh Suzy mencuci piring sebanyak ini seorang diri, tunggu saja apa yang akan aku lakukan kepada mereka’ Batin Yoona sambil mengepalkan tangannya

Tanpa basa-basi lagi Yoona segera menuruni bukit dengan penuh emosi. Di lihatnya ember yang berisi air penuh di sebelah kanan Yuri & menyiramkannya ke mereka semua

Byur……..

“Apa yang kamu lakukan hah?! Kenapa kamu menyiram kami?”  Tanya Dara bertubi-tubi

“Itu memang pantas buat kalian semua, karena kalian telah berani-beraninya membuat Suzy mencuci piring yang banyak seorang diri” Ucap Yoona panjang lebar

“Itu memang pantas buat seorang penghianat seperti dia” Ucap Dara lagi

“Iya itu memang pantas buat dia” Ucap Seohyun, Yuri & Jessica bersamaan

Plak Plak Plak Plak

“Kenapa kamu menampar kami hah?!”

“Itu juga pantas buat kalian semua yang tidak mempunyai hati & perikemanusiaan”

“Kamu berani-beraninya…” Ucap Yuri sambil mengayunkan tangannya ke udara

“Apa? Mau menampar aku hah? Silakan saja” Ucap Yoona “atau kalian mau aku siram lagi hah?” Ucap Yoona lagi

“Aish” Ucap Dara sambil membawa ember & melangkah pergi kearah dapur

*Sesampainya Didapur*

Bruk…

Karena terlalu kesal dengan Yoona Dara langsung membanting ember yang dia bawa

“Sial, pasti ini semua gara-gara kamu kan?”

“Apa maksud kalian?”

“Huft! Jangan berpura-pura babo, kamu kan yang menyuruh Yoona menyiram kami hah?”

‘Apa Yoona menyiram mereka?’ Batin Suzy

“Buk..Bukan kalian salah paham, aku tidak menyuruh Yoona untuk menyiram kalian” Ucap Suzy Gugup

“Halah jangan munafik deh kamu, dasar penghianat. Lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan sama kamu & Yoona” Ucap Yuri sambil tersenyum

Apa yang selanjutnya akan terjadi sama Suzy & Yoona?

Apakah mereka mampu menghadapi semua cobaan?

TBC

Gimanakah FFku ini?

Mian…

Kalau ceritanya kependekan, alurnya kecepatan & banyak typo dimana-mana,bahasanya campur aduk atau malah ngebosenin author minta maaf#bungkuk 180°

Mian juga kalau chapter ini Feelnya kurang dapet, ceritanya nggak nyambung, ngebosenin atau jelek author minta maaf sebesar-besarnya

Owh ya author juga butuh cast namja banyak jadi author mohon bantuan readers untuk menentukan siapa saja yang pantas jadi cast namjanya di FF ini? Jadi mohon bantuannya

Sekarang aku butuh RCL dari para Readers agar aku bisa semangat buat meneruskan FF ini. Jika commentnya sedikit mungkin author tidak akan meneruskannya. Saran & kritik juga author terima dengan senang hati untuk membangun(?) FF ku agar lebih baik lagi

Daripada banyak ngomong lebih baik author tunggu RCL dari Para Readers

Gumawo#Bow Bow

22 responses to “LIFE STORY(chapter 5)

  1. idup’a susah ngga namchin yg nolongin temen’a pada gila semua punya sunbae psikopat ckckckckckckkk lengkap penderitaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s