Where is my prince? 02

Author : Enny_xie

Title : Where is my prince?

Cast : Choi Yoohyun, Luhan, Bae Suzy, Byun Baekhyun, Park Haemin, Lee Kwansoo, Kai, Chanyeol, Han Seungra

Lenght : [Series] 2,457 words

Rating : [PG-17] + STRAIGHT

A.N : GAK SUKA , JANGAN BACA – KLO UDAH BACA , JANGAN LUPA UNTUK RCL [Read,Like & Comen]

| Prolog | Previous

^^

-^^

Akhirnya Yoohyun kembali kesekolah lagi setelah pembullyngan terhadap dirinya diberhentikan. Tapi tetap saja yeoja ini tidak bisa merasa senang karna begitu ia masuk kekelas- ia langsung mendengarkan berita menyakitkan ini, Luhan resmi pacaran dengan Suzy- sahabat terbaiknya. Yoohyun berusaha tegar didalam kelas, ia tidak ingin Luhan melihatnya menangis dan kembali menertawakannya. Kai dan Baekhyun yg kebetulan juga satu kelas dengannya itu dapat melihat dengan jelas kesedihan yg sedang ia derita, bagaimana-pun tentunya tidak enak melihat teman kita sendiri malah pacaran dengan namja yg kita sukai. Yoi?? Tidak tau sejak kapan Kai mulai memperhatikan gadis ini, mungkin bisa dikatakan sejak ia mengungkapkan perasaannya kepada Luhan. Kai dapat melihat dengan jelas ketulusan hati yeoja ini

,,,

Kedua saudara tiri Yoohyun terus bercici-caca disamping Yoohyun ketika yeoja ini pulang dari sekolah, Yoohyun tidak ingin mendengarnya karna itu ia langsung masuk kekamar. Kedua kakaknya ber-high-five-an ria setelah berhasil membuat adiknya ini patah hati

“mulai sekarang tidak ada yg membantunya lagi, haha” tawa Kwansoo

“kita dapat dengan bebas mengerjainya, hehe” sambung yg satunya lagi- Haemin

Biasanya ada Suzy yg selalu membantu Yoohyun ketika kedua orang ini ingin mencelakainya, tapi sekarang Suzy dan Yoohyun telah berpisah. Yoohyun menangis semalaman dikamarnya, hati yeoja ini sangat sakit. Ia lempar buku donggeng Cinderella yg ada dikamarnya, mulai saat ini Yoohyun tidak akan percaya dengan yg namanya pangeran yg baik hati lagi

‘tidak ada pangeran seperti itu! tidak ada!!’ teriaknya dalam hati

Dan saat itulah ia sadar akan satu hal

‘bila pangeran bisa berubah menjadi sejahat ini? lalu kenapa- cinderella tidak bisa??’
Yoohyun menganggukkan kepalanya yakin ‘mulai saat ini aku akan melupakan pangeranku Luhan yg baik hati (maksudnya yg ada dimimpinya), aku tidak akan pernah menyukainya lagi!! yg ada hanya benci, BENCCCIII!!!!’

Siapa bilang Cinderella selamanya harus baik hati?? Ckck

^^

Kelas Yoohyun sedang mengikuti kelas olahraga, awalnya siswa pria dan wanita itu dipisah- tapi ntah kenapa tiba-tiba digabung. Saat itu- Yoohyun sedang mengambil boli voli untuk temannya, tanpa sengaja- yeoja tsb bertatap muka dengan Luhan. Bila Yoohyun yg dulu- mungkin yeoja ini akan langsung mengarahkan pandangannya ketempat yg lain, tapi Yoohyun yg sekarang sudah berubah. Yeoja ini sengaja menyimpulkan sebuah senyum sopan kepadanya, lalu ia-pun pergi begitu saja. Luhan nampak keheranan

‘ada apa ini? ia- terlihat berbeda?’ herannya
Lalu Luhan sengaja kembali menatap kearah Yoohyun, ternyata yeoja tsb sama sekali tidak menoleh kearahnya kembali ‘aneh!! Apakah- ia tidak menyukaiku lagi??’ pikirnya juga
‘oh tungggu!! Aku yg sekarang menjadi lebih aneh?! Kenapa aku mesti peduli??’ Luhan-pun berusaha bersikap cuek dan pergi

Setelah murid yeoja memainkan voli mereka, sekarang gantian murid namja yg memainkan basket mereka. Yoohyun sedang duduk sendirian menjaga kotak aqua disana, yeoja ini terlihat menatap kearah Luhan sambil melamun. Baekhyun yg kebetulan sedang memerlukan aqua untuk diminum itu-pun datang menghampirnya, tapi yeoja ini malah mendiamkannya

“apakah aku boleh meminta 2 botol aqua?” pinta Baekhyun, tapi Yoohyun hanya diam. Yeoja ini bahkan mengatakan sesuatu yg tidak ada kaitannya

“cinta itu- memang tidak bisa dipaksakan..” ucapnya seperti itu, alhasil Baekhyun yg berada disampingnya itu tertawa terkekeh-kekehan

Mendengar tawa Baekhyun inilah akhirnya Yoohyun sadar dari lamunannya

“kenapa kamu- ada disini?” herannya juga

“aku ingin mengambil minum” jelasnya, Yoohyun terlihat tersipu malu. Baekhyun berusaha menahan tawanya

Kedua orang ini-pun akhirnya duduk bersama disana

“apa yg sedang kamu lihat sampai melamun seperti itu? apakah- Luhan?” tanya Baekhyun, Yoohyun mengeleng ‘tidak’ tidak jujur (keke)
“jadi.. maksudmu ‘cinta tidak bisa dipaksakan’ itu adalah??..” tanyanya lagi, Yoohyun nampak terkejut

“kamu- apakah ada sesuatu yg kuucapkan tadi??” yeoja ini kembali tersipu malu
‘padahal sudah memutuskan untuk melupakan Luhan.. aish..’ kesal Yoohyun dalam hati, Baekhyun hanya bisa tertawa melihatnya

“sebenarnya menurutku yg kamu katakan itu benar… cinta itu memang tidak bisa dipaksakan. Bila kita memaksanya, yg ada malah kita menjadi lebih menderita. Jadi lebih baik kita membiarkannya mengalir secara alami saja..” ucap namja ini terlihat begitu dewasa, Yoohyun sangat kagum kepadanya

Ketika yeoja ini hendak bertanya ‘apakah kamu pernah mengalami hal yg sama?’, Hp-nya malah tiba-tiba berdering. Dari Haemin, Yoohyun-pun mengangkatnya. Setelah bercici-caca sebentar, yeoja ini-pun kembali menoleh kearah Baekhyun

“aku lupa kalau namamu adalah Baekhyun” ucap yeoja ini, Baekhyun terlihat mengeluarkan ekspresi aneh
‘maksudnya??’
“mian.. aku permisi sebentar” lalu Yoohyun-pun pergi

Yoohyun menuju kesuatu tempat dimana kedua saudara tirinya ini telah menunggunya disana. ketika hendak mengintip apa yg sedang dilakukan Baekhyun, kedua saudara tirinya ini tidak sengaja melihatnya bersama dengan Baekhyun

“anak sialan!” Kwansoo hendak menjambakinya, tapi Haemin langsung menahannya

“wae? apakah karna tidak dapat mengaet Luhan lagi- jadi sekarang kamu berpindah ke-Baekhyun??” ucap Haemin
“kamu seharusnya tau klo kami- (menyukainya)”

“so… lalu-?” balas Yoohyun dengan juteknya, Haemin jadi kesal

Haemin hendak menamparnya, tapi sungguh tidak disangka tangannya itu malah ditahan oleh Yoohyun. Kedua kakak beradik ini nampak terkejut karenanya

“Sudah cukup!! apakah penghinaan, ejekan, sindiran, pemukulan dan penyiksaan terhadapku selama ini tidak cukup untuk kalian?? Sekarang- aku tidak akan menerimanya lagi!” Yoohyun-pun pergi setelah melepaskan tangan Haemin dengan kuat, yeoja ini bahkan hampir terjatuh dibuatnya- untunglah Kwansoo berhasil menahannya

“ada apa dengannya?” heran Kwansoo juga
Haemin menoleh kearah kelasnya Suzy yg nan jauh disana ‘apakah karna sebuah pengkhianatan membuatnya berubah seperti ini??’

,,,

Chanyeol dan Sulli (cameo) terlihat sedang bermesraan diruang pribadinya mereka berempat. kedua orang ini seharusnya berada dikelas olahraga, tapi keduanya memilih kabur untuk menikmati kencan mereka

“apakah tidak masalah kita melakukannya disini? bagaimana bila seseorang masuk dan-“ cemas Sulli

“tenanglah~ tidak ada yg berani melakukan hal itu. apalagi Luhan dkk sedang bermain dilapangan, mereka pastinya tidak akan balik secepat ini. hehe” jelas Chanyeol memastikan kondisi aman

Setelah mendengar penjelasan Chanyeol tsb, Sulli akhirnya rela membiarkan Chanyeol menciumnya. Tapi sebelum bibir namja ini menempel kebibir yeoja tsb, seseorang tiba-tiba mendobrak pintu ruangan mereka. kedua orang ini nampak terkejut dan langsung menoleh kearah sang pendobrak tsb

“PARK CHANYEOL!!!” teriak gadis ini seperti sudah kemasuk-an saja

Setelah melihat dengan jelas siapa gadis tsb, Chanyeol-pun langsung kabur tanpa banyak komentar

“BERHENTI KAMU, PARK CHANYEOL!!! DASAR PLAYBOYYY BUSUK!!” maksudnya brengsek

“Han Seungra, maafkanlah aku!! Lain kali aku tidak berani melakukannya lagi, AKU SUMPAH!!” sumpah serapah namja ini, tapi tentunya sudah tidak mempan lagi

Terjadilah kejar-kejaran antara kedua sejoli ini. Kai, Luhan dan Baekhyun yg baru balik itu hanya bisa bergeleng kecil

“aku heran melihat Seungra, sudah tau klo Chanyeol itu Playboy- tapi tetap saja ngotot ingin bertunangan dengannya. Sekarang- sudah jelas bukan bagaimana sifat tunangannya?? Ckck” ucap Luhan sambil mengusap kopinya

“namanya juga sudah cinta..” balas Baekhyun pula

“bener-bener gadis yg bodo” umpet Luhan kemudian

Setelah puas kejar-kejaran, kini keempat cowok beserta Suzy dan Seungra-pun berkumpul diruang pribadi keempat cowok tsb

“kenapa kamu ada disini-?” ucap Chanyeol yg langsung ditabok oleh Seungra

“bila saja aku tidak datang, kamu tentunya masih senang-senang dengan yeoja itu!” ucapnya kesal
“aku telah memutuskannya, aku akan pindah kesekolah ini” sambungnya kemudian yg mendapatkan penolakan cukup besar dari Chanyeol

“AKU TIDAK SETUJU!! Lagipula- apakah ummamu mengizinkan hal tsb? bukankah ia melarangmu untuk sekolah ditempat yg ada cowoknya” tolak namja ini secara terang-terangan

Seungra memperlihatkan secarik kertas kepada Chanyeol, disana ada tanda tangan ke3 sahabatnya

“mw-mwoya igo??!!” kesal namja ini, lalu mengejar ke3 sahabatnya yg hendak kabur itu
“bagaimana bisa kalian mengkhianatiku seperti ini!!!??” teriaknya

Luhan, Kai dan Baekhyun mengungkap semua sifat keplayboyan Chanyeol kepada umma Seungra- dan tentunya hal tsb bisa terjadi atas paksaan yeoja ini, ke3 namja tsb terpaksa melakukannya demi menyelamatkan nyawa mereka dari gangguan Seungra. Ke3 namja tsb juga berjanji akan menjaga Seungra dengan baik bila putrinya ini pindah kesekolah mereka, gimana Chanyeol tidak marah coba?? Padahal namja ini sudah sengaja menghindarinya. Dimana keempat namja tsb sedang baku hantam disana, Seungra terlihat lebih tertarik kepada pacarnya Luhan tsb- Suzy

“jadi kamulah pacarnya Luhan?? Em.. memang cantik sih! Pantes saja kamu bisa mendapatkannya, tapi- jangan pernah berharap kamu juga dapat menarik namja lainnya- apalagi namja yg sudah bertunangan. Apakah- kamu mengerti apa maksudku?..” ucapnya dengan sengaja, Suzy hanya menatapnya tanpa menjawab

Kini Luhan sedang mengantarkan Suzy pulang kerumahnya. Ketika hendak mencium kening yeoja ini, Suzy terlihat sedikit melamun- Luhan-pun tidak jadi melakukannya

“wae?? apakah- karna masalah Seungra? Apa yg ia katakan padamu?” tanya namja ini, sepertinya ia sudah tau klo Seungra bakal mengatakan yg tidak-tidak kepadanya

Suzy mengeleng ‘tidak’ agar Luhan tidak khawatir

“jangan menyalahkannya, dia hanya sedikit manja” ucap namja ini
“Seungra itu memang sedikit pencemburu. Ani! Memang Saaanggat pencemburu, tapi- sebenarnya dia adalah gadis yg baik. Sejak kecil kami berempat telah berteman dengannya, kami semua telah mengangapnya sebagai adik kami sendiri. Jadi- aku harap kamu juga dapat-“

Suzy mengengam tangan Luhan “arraso~ aku tidak akan berpikir yg tidak-tidak lagi”

Luhan-pun memeluknya “baguslah~” ucap namja ini

^^

Sudah sedaritadi pagi Yoohyun berdiri diluar kantor gurunya ini, tapi tidak ada satupun dari mereka yg ingin mempedulikannya- semua pada sok sibuk. Ketika Yoohyun memutuskan untuk mencari wali kelasnya ini, yeoja tsb tidak sengaja menabrak seorang namja yg baru keluar darisana

“apakah anda baik-baik saja?” tanya namja tsb, Yoohyun mengangguk ‘ya’ tanpa melihat wajahnya. Yeoja tsb terburu-buru ingin mencari gurunya
Ketika ia hendak masuk, namja tsb tiba-tiba menahannya “bukankah kamu Yoohyun, apakah- kamu tidak mengenalku?” ucap namja itu, akhirnya kini Yoohyun menatapnya juga

“Baek-Baekhyun!” kejut Yoohyun

“apa yg kamu lakukan disini?” tanya Baekhyun kemudian

“ohh~ ini. aku- ingin pindah keasraam sekolah, tapi sedaritadi tidak ada satupun yg ingin menghiraukanku” kesal yeoja ini

“klo boleh tau, alasanmu untuk pindah adalah..? karna seingatku, kamu mempunyai rumah sendiri disini” ucap namja ini

“aku ingin menghindari 2 ekor kucing yg ada dirumahku. Lagipula- aku tidak suka melihat tontonan yg selalu terjadi tiap malam diluar rumahku, itu semua membuatku sangat menderita” ucapnya, Baekhyun yg mendengarnya itu nampak kebinggungan
‘apa yg sedang ia katakan?..’
“apakah kamu tau klo rumahku hanya seberangan dengan rumahnya Suzy??” ucapnya kemudian, dan kini Baekhyun-pun mengerti

“ya sudah~ klo gitu- aku saja yg membantumu” Baekhyun-pun mengambil surat izin yg ada ditangan Yoohyun itu, namja ini kembali masuk kekantor guru tsb

Tak seberapa lama setelah itu, Baekhyun-pun keluar dengan surat izin yg telah ditanda tangani oleh wali kelasnya tsb. Yoohyun sangat senang sekali dan hampir saja secara tidak sengaja memeluk namja ini- tapi untunglah ia tidak melakukannya. Untuk membalas budi Baekhyun ini, Yoohyun-pun akhirnya mengajak Baekhyun untuk makan ice cream bersama disebuah toko dekat sekolahnya. Tentunya- Yoohyun yg akan mentraktirnya

“apakah- kamu tidak takut bila pengemarku-“ Baekhyun terlihat cemas akan keselamatan Yoohyun, karna bagaimanapun sebelumnya yeoja ini sudah pernah merasakan tidak enaknya dibullyng

“takut apa?? toh- kita tidak ada hubungan special apapun” jawab yeoja ini secara terang-terangan, dan sepertinya sengaja digedein suaranya (keke)

Baekhyun terlihat kembali tertawa setelah mendengar jawaban Yoohyun ini, ini pertama kalinya ada seorang yeoja yg secara terang-terangan mengatakan kalau ia tidak mempunyai maksud tertentu terhadap Baekhyun. Ketika keduanya sedang asyik-asyiknya menikmati ice cream mereka secara personal (?), seorang yeoja tiba-tiba mendatanginya dan menyiramnya dengan segelas air putih. Baekhyun sangat terkejut melihat hal ini, sedangkan Yoohyun hanya bisa pasrah. Mengikuti yeoja yg menyirami Yoohyun tsb- seorang yeoja terlihat menariknya dari belakang, yeoja tsb adalah Haemin dan yg menyiramnya tadi itu adalah Kwansoo

“aku membencimu, Yoohyun. AKU MEMBENCIMU!!” Kwansoo-pun pergi, Haemin mengejarnya

Baekhyun memberikan beberapa lembar tisu kepada Yoohyun “apakah- kamu mengenal mereka?” tanyanya kemudian, Yoohyun mengangguk ‘ya’

“miane” ucapnya tiba-tiba, Baekhyun tidak mengerti
“jujur saja- sebenarnya aku sengaja mengajakmu untuk makan ice cream bersama karna aku ingin membuat mereka marah” jelasnya
“karna- aku tau mereka berdua menyukaimu” lanjutnya kemudian, Baekhyun hanya bisa meresponnya dengan ‘oh~’ doank!
Didalam hati Yoohyun-pun berpikir ‘inikah yg selalu dilakukan oleh keempat cowok ini? mereka terlihat biasa-biasa saja ketika mengetahui ada seorang gadis yg menyukainya, mereka bertindak seperti- mereka itu memang patut untuk disukai’ ucap yeoja ini panjang lebar didalam hatinya

“jangan menatapku seperti itu? aku tidak seperti yg kamu pikirkan” seru Baekhyun tiba-tiba
“karna kamu telah jujur kepadaku, aku juga ingin jujur satu hal padamu. Sebenarnya.. aku tidak pernah menyukai seseorang. bukannya aku sok-sok-an, tapi- aku beneran tidak tau bagaimana caranya menyukai seseorang. aku sama sekali tidak tau apa itu cinta. karna itu aku selalu berpikir, apakah orang sepertiku patut untuk dicintai??” jelasnya kepada Yoohyun, dan sekali lagi namja ini berhasil membuat Yoohyun terkagum-kagum kepadanya
‘inilah sifat pangeran yg sebenarnya.. tapi Luhan malah-‘ resah yeoja ini

,,,

Setelah mengantarkan Suzy pulang, Luhan-pun kembali kerumahnya. Ajuhma aka pembantunya ini memasukkan beberapa baju yg telah ia cuci kedalam lemari Luhan, tidak sengaja- ajuhma tsb menjatuhkan salah satu baju yg ada. ketika Luhan masuk kekamarnya, namja ini-pun mengutip bajunya itu dan mulai mengingat akan satu hal- baju ini adalah baju yg ia pakai ketika berada didalam goa itu. Luhan mengangkat teleponnya dan mencoba untuk menghubungi Suzy

“miane.. aku- tidak bisa” tolak Suzy, Luhan-pun tidak ingin memaksanya- namja ini akan pergi sendiri keperbukitan

Suzy tidak berani ikut dengannya karna takut kebohongannya ini akan terbongkar bila ia melakukan hal itu, ia takut Luhan akan menanyakan sesuatu yg tidak ia ketahui dari Yoohyun. Disaat yg bersamaan, Yoohyun yg saat ini sedang memperhatikan cuaca diluar rumahnya itu merasa kalau besok adalah hari yg tepat untuk pergi keperbukitan, Yoohyun juga ingin menghubungi Suzy dan mengajaknya bila ia tidak tiba-tiba sadar kalau mereka sudah tidak pernah bicara lagi setelah hari itu. Yoohyun akhirnya memutuskan untuk pergi sendiri, sekalian me-refresh otaknya yg sudah hampir buntu itu

^^

Luhan sedang mencari-cari gua yg pernah ia tempati itu, tapi bagaimanapun ia mencarinya- tetap saja tidak ketemu. Awalnya Luhan berpikir kalau gua tsb telah tertutupi oleh salju atau semacamnya, tapi kenyataannya tidak- namja ini yg sudah lupa dengan letaknya (karna waktu itu ia tersesatnya ditengah malam, jadinya semua sudah gelap. Luhan tidak mengenali jalannya, ia hanya jalan sembarangan). Ketika ia sudah pasrah dan ingin kembali, Hujan malah tiba-tiba turun- namja ini-pun tersesat gara-gara hujan ini. kini yg bisa ia lakukan hanya satu, yaitu berteriak “TTTOOOLLLONNNGGG!!!” (wkwkw)

Kebetulan saat itu seorang gadis berjalan kearahnya, Luhan-pun langsung mendekatinya

“apakah kamu bisa menolongku?” tanya namja ini

Ketika gadis tsb melihat wajah Luhan dengan jelas, ia-pun langsung terdiam ditempat “untuk apa kamu kesini?” ucapnya juga

Luhan-pun kini sadar siapa yeoja ini “lalu untuk apa juga kamu kesini?” serunya juga tidak mau kalah

Setelah keduanya berdiam diri dalam waktu yg lama seperti itu, akhirnya Yoohyun-pun memilih untuk pergi. Luhan menahannya

“mo kemana?” tanyanya seperti anak kecil yg takut ditinggal

“ada sebuah gua yg pernah aku tempati disana, aku akan berteduh dulu untuk sementara. Apakah kamu mo ikut?” ajaknya, Luhan-pun akhirnya terpaksa- hanya bisa mengikutinya

Ketika keduanya sudah masuk kedalam gua ini, mata Luhan nampak membulat dalam seketika

‘kenapa- ia bisa mengetahui gua ini??’ kejutnya

TBC

Apakah Luhan dapat mengenali siapa Yoohyun sebenarnya?? dinantikan next partnya, keke

40 responses to “Where is my prince? 02

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s